Syntax Literate - Jurnal Ilmiah Indonesia
Not a member yet
12667 research outputs found
Sort by
Analysis of the Influence of Marketing Strategy 4.0 on Consumer Satisfaction and Repurchase Intention of RTD Products in the Carbonated Soft Drink Category
This study aims to analyze the impact of the Marketing 4.0 strategy on consumer satisfaction and repurchase intention for Ready-to-Drink (RTD) carbonated soft drinks (CSD). Marketing 4.0, introduced by Kotler, Kartajaya, and Setiawan, integrates digital and traditional marketing through four key elements: Brand Identity, Brand Image, Brand Integrity, and Brand Interaction. The research uses Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with 524 respondents, who are CSD consumers in Indonesia. The results show that Brand Identity, Brand Image, and Brand Integrity have a positive and significant impact on consumer satisfaction, while Brand Interaction has a positive but non-significant impact. For repurchase intention, Brand Image, Brand Integrity, and Brand Interaction have a positive and significant effect, while Brand Identity has a negative but non-significant impact. Cross-tabulation analysis reveals a significant relationship between consumer satisfaction, repurchase intention, and demographic factors such as age, purchase location, and purchase frequency. This study offers practical insights for marketers to develop more effective strategies to enhance consumer loyalty and provides academic contributions regarding the relevance of Marketing 4.0 for low involvement products
The Effect of Vertical Mergers and Acquisitions (M&A) on the Value of Global Energy Sector Companies
This study aims to analyze the impact of vertical mergers and acquisitions (M&A) on firm value in the global energy sector, distinguishing vertical integration into upstream, downstream, and other categories. The background of this research is that, in the energy sector, most companies tend to acquire target firms operating in the same sector. This study adopts a quantitative approach by collecting data from Refinitiv and S&P Capital. The data consists of energy companies engaged in M&A activities during the 2014-2018 period and evaluates their impact on firm value over five years following the transactions. A total of 443 deals were analyzed using the Difference-in-Differences (DID) method. The results indicate that upstream and other vertical integrations have a significant positive impact on firm value, while downstream vertical integration shows a significant negative impact on firm value
Penanggulangan Konten Radikalisme di Dunia Maya oleh Polri
Artikel ini berupaya mengkaji lebih lanjut tentang bagaimana upaya kepolisian Indonesia dalam menanggulangi konten radikalisme yang disebarkan melalui dunia maya. Hal ini menjadi penting karena radikalisme memicu seseorang untuk bersikap keras terhadap perbedaan pandangan, dan hal ini jelas tidak sesuai dengan hakikat keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia. Bahkan, radikalisme merupakan embrio lahirnya terorisme. Keadaan ini menjadi lebih berbahaya ketika upaya radikalisasi dilakukan melalui dunia maya yang dapat diakses seluruh masyarakat termasuk remaja yang mudah terpengaruh. Terkait hal ini, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang di antaranya memiliki peran menjaga keamanan dan ketertiban serta melindung masyarakat turut mengambil peran dalam kontra radikalisasi di ruang siber guna menangkal pengaruh-pengaruh negatif yang melatarbelakangi tindakan intoleran dan radikal. Pengamatan khusus terhadap peran kepolisian terhadap radikalisme melalui media daring ini yang kemudian menjadi pembeda dengan riset sejenis. Dalam pembahasannya, digunakan pendekatan penelitian yang bersifat kualitatif dan metode studi kepustakaan, dengan menyertakan teori kontra radikalisasi melalui internet. Tulisan ini memperoleh temuan bahwa kontra radikalisasi di ruang siber oleh kepolisian adalah patroli siber dan take down konten, pembentukan satuan tugas media sosial, peningkatan peran ormas agama moderat, penguatan literasi keagamaan, serta kerja sama dengan lembaga nasional, internasional, dan platform digital. Selain itu, penindakan hukum sesuai UU ITE dan UU Terorisme
Gereja dan Tanggung Jawab atas Lingkungan: Perspektif Biblika terhadap Pencegahan Ecocide Berdasarkan Kejadian 1 dan 2
Bumi beserta segala tatanannya adalah sebuah Mahakarya Ilahi yang diciptakan dari tidak ada menjadi ada (ex-nihilo). Manusia adalah puncak dari Mahakarya tersebut (Kej. 1:26-31) yang menjadi akhir seluruh proses penciptaan tersebut dengan kesimpulan, “Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik” (Kejadian 1:31a). Allah tidak hanya Pencipta; Dia juga bertanggungjawab memelihara ciptaan-Nya. Manusia yang ditempatkan di Taman Eden diajak bekerjasama untuk memelihara bumi (Kejadian 2:15). Ironisnya, dosa membuat manusia tidak mampu untuk bertanggungjawab atas ciptaan Allah ini. Bumi menjadi rusak dan mengancam kehidupan ekosistem di bumi. Pengrusakan besar-besaran terhadap bumi ini kemudian dikenal dengan nama ecocide (ekosida). Penelitian ini bertujuan untuk menelaah makna tanggung jawab manusia dalam memelihara bumi berdasarkan Kejadian 2:15 dengan pendekatan hermeneutik, khususnya eksegesis terhadap teks asli, untuk menggali pemahaman yang lebih dalam. Kajian ini adalah sebuah penelitian pustaka dengan pendekatan hermenetik secara khusus eksegesa Kejadian 2:15 untuk melihat apa makna dari tanggungjawab tersebut berdasarkan bahasa aslinya, kemudian mencoba menakar apa saja potensi yang sudah ada dalam gereja yang dapat dimaksimalkan dalam melaksanakan cultural mandate yang termaktub dalam narasi Alkitab tersebut. 
Analisis Pengawasan dan Pengendalian Barang Miliknegara di Lingkungan Dewan Ketahanan Nasional
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengawasan dan pengendalian Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan Dewan Ketahanan Nasional serta menyusun strategi peningkatan pengawasan dan pengendalian di lingkungan Dewan Ketahanan Nasional. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengawasan dan pengendalian Barang milik negara melalui pemantauan dan penertiban pada proses pengelolaan barang milik negara penggunaan, pemanfaatan, pemindahtanganan, penatausahaan, pengamanan dan pemeliharaan. Pelaksanaan Pemantauan dan penertiban yang dilakukan dalam pengawasan dan pengendalian barang milik negara masih belum optimal dan masih ditemukan berbagai macam kelemahan seperti sumber daya tidak memiliki kompetensi di bidang pengelolaan barang milik negara, belum memiliki kebijakan turunan berbentuk peraturan internal, infastruktur yang belum memadai. Pada penentuan strategi untuk peningkatan pengawasan dan pengendalian Barang Milik Negara dilakukan dengan analis SWOT yang diperoleh hasil kuadran 3 mengartikan pengawasan dan pengendalian Barang Milik Negara di lingkungan Dewan Ketahanan Nasioanal memiliki kelamahan dalam pelaksanaan tetapi memiliki peluang untuk peningkatan pelaksanaan pengawasan dan pengendalian tersebut. Fokus strategi yang dapat diterapkan pada kondisi tersebut adalah meminimalisir kelemahan dan bisa menangkap peluang dalam mengimplemntasikan pelaksanaan pengawasan dan pengendalian di lingkungan Dewan Ketahanan Nasiona
The Influence of Work-Life Balance and Physical Work Environment on the Performance of State Civil Apparatus Teachers (ASN) of NSF Cimahi Junior High School
Based on the results of the teacher performance evaluation in 2022 and 2023, there has been a decline in teacher performance, suboptimal physical work environment conditions, and extra workloads that often extend beyond working hours. This study aims to analyze the influence of work-life balance and physical work environment on the performance of Civil Servant Teachers (ASN) at SMP NSF Cimahi. The research uses a quantitative approach with a census method, employing a questionnaire as a data collection tool. The research population includes 36 ASN teachers for the independent variable and 1 principal for the dependent variable. The results of the descriptive analysis show that the work-life balance of ASN teachers falls within the balanced criteria, with the sub-variable of balance being the highest value. The physical work environment falls into the good category, with the sub-variable of workplace safety being the highest value. The overall performance of teachers falls within the good criteria, with the highest sub-variable being social competence. The results of multiple linear regression show that work-life balance and physical work environment simultaneously influence the performance of ASN teachers at SMP NSF Cimahi with a high or strong level of impact. This research proves that a good work-life balance and a conducive physical work environment significantly contribute to the improvement of teacher performance at SMP NSF Cimahi. This research provides important contributions in supporting the development of policies to improve work-life balance and physical work environments to enhance teacher performance, which ultimately contributes to the quality of education
Strategic Business Plan for Lantai Bumi Expansion to Jakarta: Achieving Sustainable Growth and Competitive Advantage in The Coffee Industry
This study presents a strategic business plan for Lantai Bumi Coffee’s expansion into Jakarta, aiming to achieve sustainable growth and competitive advantage in the coffee industry. The research investigates the current coffee market dynamics in Indonesia, highlighting the increasing demand for specialty coffee and the proliferation of coffee shops. It identifies key challenges, including employee retention and fierce competition. Utilizing qualitative research methods, including focus group discussions and interviews, the study analyzes consumer preferences and operational strategies. The findings indicate that Lantai Bumi can differentiate itself through high-quality products, a unique café atmosphere, and effective marketing strategies. Financial projections suggest a promising return on investment, supported by a strong customer base and a favorable location in Kemang. This business plan outlines the necessary steps for successful entry into the Jakarta market, emphasizing the importance of innovation and community engagement
Perencanaan Preventif Maintenance Menggunakan Reliability-Centered Maintenance II untuk Mencegah Kegagalan Peralatan di Pembangkit Listrik Tenaga Uap
Kerugian produksi akibat breakdown peralatan kritis menjadi perhatian utama dalam bisnis pembangkitan tenaga listrik karena dapat menurunkan pendapatan. Pada tahun 2023, Total Loss Production di PLTU ADP yang dikelola oleh PT XYZ mencapai 1.010.432,7 MWh, salah satunya disebabkan oleh breakdown pada coal feeder, sehingga target kinerja Equivalen Availability Factor (EAF) hanya tercapai 81,24% dari target 86,74%. Penyebab utama breakdown adalah strategi pemeliharaan yang belum tepat dan efektif. Penelitian ini bertujuan merencanakan preventif maintenance (PM) untuk coal feeder di PLTU ADP menggunakan metode Reliability-Centered Maintenance II (RCM II) dan menganalisis data kegagalan peralatan guna menentukan interval PM yang optimal. Proses penelitian meliputi pengumpulan data, perhitungan kehandalan peralatan dengan reliability block diagram, dan penentuan interval PM berdasarkan kriteria Reliability Function R(t)<60%. Analisis dilakukan dengan Failure Mode Equipment Analysis (FMEA) dan evaluasi Failure Consequences untuk menghasilkan tindakan pemeliharaan yang tepat. Hasil penelitian merekomendasikan strategi PM dengan tindakan Scheduled discard task atau Scheduled restoration task berdasarkan interval optimal, seperti Feeder Belt Assembly (2738,85 jam), Microprocessor Feeder Electronics (3312,1 jam), dan Cleanout Conveyor(8601,56 jam). Implementasi PM prioritas pada komponen dengan kehandalan <60% (Inlet Outlet Valve, Cleanout Conveyor, Microprocessor Feeder Electronics, dan Protection Device) dapat meningkatkan kehandalan coal feeder dari 11,21% menjadi 74,19%, mencegah kegagalan peralatan, dan mengurangi kerugian produksi
Development of An IoT-Enabled Cigarette Smoke Detector untuk Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Manajemen Lingkungan Secara Berkelanjutan
Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) telah mendorong inovasi dalam berbagai bidang, termasuk kesehatan dan manajemen lingkungan. Paparan asap rokok pasif menjadi masalah kesehatan yang serius, terutama di ruang publik dan area bebas rokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan detektor asap rokok berbasis IoT guna meningkatkan kesadaran kesehatan dan mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik. Metode yang digunakan meliputi perancangan perangkat keras menggunakan sensor asap serta sistem komunikasi nirkabel yang terhubung ke platform digital untuk pemantauan real-time. Sistem ini bekerja dengan mendeteksi keberadaan asap rokok dan secara otomatis mengirimkan peringatan ke pengguna atau pengelola area melalui aplikasi mobile atau dashboard online. Hasil uji coba menunjukkan bahwa detektor ini mampu mengenali asap rokok dengan tingkat akurasi tinggi dan merespons dalam hitungan detik. Implementasi alat ini di berbagai lingkungan, seperti ruang publik, perkantoran, dan area bebas rokok, terbukti efektif dalam meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi kawasan tanpa rokok. Kesimpulannya, detektor asap rokok berbasis IoT berpotensi menjadi solusi inovatif dalam mengurangi paparan asap rokok pasif serta mendorong perubahan perilaku menuju lingkungan yang lebih sehat dan bebas asap rokok
Analisa Pengaruh Self Service Technology Terhadap Kualitas Layanan di Restoran Mc Donald’s Batam Center
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Teknologi Self-Service (SST) terhadap kualitas layanan di McDonald's Batam Center. Penelitian ini memfokuskan pada empat aspek utama, yaitu fungsionalitas, kesenangan, jaminan, dan kenyamanan, serta dampaknya terhadap kepuasan pelanggan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui survei terstruktur dari 150 responden. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen terhadap kepuasan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SST meningkatkan efisiensi, kenyamanan, dan kualitas pengalaman pelanggan, yang secara signifikan berdampak positif pada tingkat kepuasan pelanggan. Temuan ini menegaskan pentingnya adaptasi teknologi dalam meningkatkan kualitas layanan di industri restoran cepat saji