Syntax Literate - Jurnal Ilmiah Indonesia
Not a member yet
    12667 research outputs found

    Studi Potensi Anti-Fertilitas Ekstrak Etanolik Akar Kelor (Moringa oleifera, Lam) Melalui Tingkat Ekspresi Caspase-3 Testis Tikus Wistar (Rattus norvegicus) Model Sindrom Metabolik Terinduksi

    Get PDF
    Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari apoptosis sel germinal pada ductus seminiferous dan pengaruh dosis ekstrak etanolik akar kelor terhadap spermatogenesis pada sindrom metabolik. Enzim caspase-3, yang berperan sebagai eksekutor utama apoptosis, digunakan untuk mengukur tingkat apoptosis yang terjadi. Apoptosis sel germinal yang tinggi pada ductus seminiferous menunjukkan peningkatan infertilitas. Penelitian eksperimental laboratorik ini menggunakan 30 tikus Wistar model sindrom metabolik yang diinduksi dengan diet tinggi lemak dan STZ-Na, serta 6 ekor kontrol normal. Kelompok perlakuan menerima ekstrak etanolik akar kelor dengan dosis berbeda (150, 250, dan 350 mg/kgBB/hari). Hasil penelitian menunjukkan penurunan ekspresi caspase-3 pada kelompok dengan dosis 150 mg/kgBB/hari (K3), sedangkan dosis 250 mg/kgBB/hari (K4) dan 350 mg/kgBB/hari (K5) meningkatkan ekspresi caspase-3. Selain itu, terjadi peningkatan kerusakan sel germinal dan penurunan spermatogenesis pada kelompok sindrom metabolik yang diberi ekstrak akar kelor, yang tercermin pada penurunan nilai Johnsen score. Peningkatan caspase-3 dan penurunan skor Johnsen menunjukkan peningkatan apoptosis dan penurunan spermatogenesis, yang berpotensi meningkatkan infertilitas

    Hybrid KNN-LSTM Modeling for Short-Term Feeder Peak Load Forecasting

    Get PDF
    Load forecasting is important in power system planning and management. Accurate forecasting is key in maintaining the balance of energy supply and demand. This research develops a hybrid KNN-LSTM method for load forecasting using historical load and voltage data. KNN is used in finding local patterns and LSTM is used in capturing long-term patterns. The result is that the KNN-LSTM method provides MSE 30289.4952, RSME 174.0387, and MAE 98.9081. These results are better than the KNN and LSTM methods alone. In addition, by adding the voltage feature, the prediction result increases by 50.5%. Keywords: Load forecasting, KNN, LSTM, KNN-LSTM &nbsp

    Pertimbangan Hukum Hakim dalam Putusan Perkara Tindak Pidana Penganiayaan

    Get PDF
    Hakim tidak boleh menjatuhkan pidana tersebut kecuali apabila dengan sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah, sehingga hakim memperoleh keyakinan bahwa suatu tindak pidana benar-benar terjadi dan terdakwalah yang bersalah melakukannya (Pasal 183 KUHAP). Tujuan artikel ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara tindak pidana penganiayaan memenuhi keadilan. Metode Penulisan/Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif. Tipe penelitian bersifat deskriptif analisis. Data dan informasi penunjang kemudian diidentifikasi selanjutnya disistematisasi untuk dilakukan penafsiran dan diberikan argumentasi untuk mendapatkan kesimpulan atas permasalahan. Pertimbangan hukum Hakim dalam memutus perkara tindak pidana penganiayaan dapat memenuhi keadilan didasarkan pada fakta-fakta di persidangan dan pertimbangan hukum Hakim secara yuridis dan non yuridis. Pertimbangan hukum hakim secara yuridis yaitu dakwaan yang telah dibacakan di depan sidang pengadilan, surat tuntutan, alat bukti (berupa keterangan saksi, surat, keterangan ahli, petunjuk, dan keterangan terdakwa), barang bukti dan pertimbangan secara non yuridis yaitu latar belakang perbuatan terdakwa, akibat perbuatan terdakwa, kondisi diri terdakwa, keadaan sosial ekonomi terdakwa

    Sustainable Fashion Preference: A Multi-theoretical Approach on Green Buying Behavior

    Get PDF
    The growing global awareness of environmental issues has significantly influenced consumer behavior, particularly in the fashion industry, which contributes substantially to carbon emissions and water pollution. In Indonesia, 92% of consumers express concern about environmental threats, yet sustainable fashion adoption remains limited due to challenges such as price sensitivity, greenwashing, and insufficient consumer education. This study integrates Protection Motivation Theory (PMT), Theory of Planned Behavior (TPB), and Knowledge-Attitude-Behavior Context (KABC) to analyze the drivers of green clothing purchases among Indonesian consumers. Using a quantitative approach, data were collected via online questionnaires from 315 respondents and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM). Findings reveal that environmental concern, green trust, and labeling satisfaction significantly influence green purchasing behavior, while subjective norms, attitudes, and perceived ecological responsibility show no significant impact. Environmental knowledge positively affects green trust and environmental concern, mediating the relationship between knowledge and attitude. Notably, demographic factors like age and gender do not moderate these relationships, suggesting universal environmental awareness across groups. The study highlights the critical role of cognitive factors (e.g., ecological concern) and practical aspects (e.g., labeling clarity) in promoting sustainable consumption. Practical implications include recommendations for businesses to enhance transparency in eco-labeling and for policymakers to design targeted educational campaigns. This research contributes to sustainable fashion literature by validating an integrated theoretical framework in the Indonesian context and offers actionable insights to bridge the attitude-behavior gap in green consumption

    Perbandingan Nilai Penurunan (Settlement) dengan Metode Analitik, Numerik,serta Pengamatan Lapangan pada Proyek PLTGU Semarang

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji efektivitas Prefabricated Vertical Drain (PVD) dalam mempercepat konsolidasi tanah lempung lunak pada proyek PLTGU Semarang, yang terletak di kawasan Pelabuhan Tanjung Mas dengan karakteristik tanah berpasir dan lempung lunak. Latar belakang penelitian didasarkan pada kebutuhan untuk meningkatkan daya dukung tanah melalui percepatan disipasi air pori dengan kombinasi PVD dan preloading. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh variasi spasi PVD (100 cm, 110 cm, 120 cm, 150 cm, dan 200 cm) terhadap waktu konsolidasi 95%, serta membandingkan hasil prediksi penurunan (settlement) dari metode analitik (Terzaghi), numerik (software PLAXIS2D), dan pengamatan lapangan (settlement plate dan piezometer). Metode penelitian mencakup analisis laboratorium, pemodelan numerik, dan pemantauan lapangan untuk mengukur parameter tanah seperti tekanan pori dan penurunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode numerik PLAXIS2D memberikan analisis tekanan pori yang lebih rinci, sementara metode Asaoka menghasilkan nilai penurunan akhir (1,74 m) yang lebih besar daripada data lapangan (1,66 m), mengindikasikan tercapainya konsolidasi 95%. Temuan ini menegaskan pentingnya pemilihan spasi PVD yang optimal untuk efisiensi waktu dan biaya. Implikasi penelitian menyoroti perlunya integrasi antara pemodelan numerik dan validasi empiris untuk meningkatkan akurasi desain geoteknik, serta rekomendasi penggunaan pendekatan terpadu dalam proyek sejenis

    Analisis Perkembangan Stunting di Kabupaten Kotawaringin Barat: Tinjauan terhadap Faktor Penyebab dan Dampaknya

    Get PDF
    Sebagai salah satu masalah kesehatan yang berbahaya bagi anak, stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas SDM di Indonesia. Bukan hanya mengganggu pertumbuhan fisik, stunting juga menghambat perkembangan otak pada anak. Anak yang menderita stunting akan memiliki riwayat kesehatan yang buruk disebabkan daya tahan tubuh yang lemah dan hal ini bias saja menurun ke generasi berikutnya jika tidak dilakukan pencegahan sedini mungkin. Kotawaringin Barat sebagai salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah sedang berfokus pada penanganan kasus stunting. Penangan ini melibatkan hubungan kerjasama antara pemerintah daerah dan juga stakeholder yang terkait. Penelitian menggunakan Metode cross sectional dengan sampel penelitian terdiri dari anak usia 0-5 tahun yang dipilih secara acak dari beberapa kecamatan dan puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat. Data dikumpulkan melalui survei, observasi dan pengumpulan data baik melalui buku maupun jurnal nasional dan internasional. Data dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif dan analisis multivariat. Dengan mengetahui faktor penyebab stunting, diharapakan pemerintah daerah dan seluruh pihak yang terlibat dapat membuat program penanganan sebagai tindak lanjut dalam upaya menurunkan prevelensi stunting bahkan jika dimungkinkan menjadikan Kabupaten Kotawaringin Barat menjadi wilayah yang bebas stunting

    Peran Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Memahami dan Mengatasi Ketidaksetaraan Sosial di Kalangan Remaja: Analisis Dampaknya Pada Tiga SMP di Kota Bandung

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam membentuk pemahaman siswa tentang ketidaksetaraan sosial serta tindakan mereka untuk mengatasi masalah ketidaksetaraan sosial. Pendekatan yang digunakan yakni kualitatif dengan metode studi kasus. Penggunaan pendekatan dan metode tersebut agar peneliti dapat mengekspolasi masalah dengan batasan yang jelas dan terperinci serta pengambilan data yang mendalam pada suatu kasus yang diteliti yang berupa peran pendidikan kewarganegaraan dalam memahami dan mengatasi ketidaksetaraan sosial di Sekolah Menengah Pertama Kota Bandung. Hasil penelitian menjelaskan Pendidikan Kewarganegaraan berperan penting dalam memberikan pemahaman kepada siswa mengenai ketidaksetaraan sosial, yang dapat mendorong siswa untuk menerapkan nilai toleransi dalam kehidupan. Setiap siswa memiliki perbedaan tingat pemahaman dan tindakan terkait ketidaksetaraan sosial. Perbedaan dapat tercermin berdasarkan usia, jenis kelamin, dan latar belakang sosial ekonomi. Hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar dan tidak dapat disamaratakan. Keberhasilan dalam mengatasi ketidaksetaraan sosial di sekolah dapat di dukung oleh beberapa pihal seperti dukungan guru, lingkungan sekolah, dan materi pembelajaran. Pendidikan Kewarganegaraan memiliki kontribusi yang signifikan dalam memengaruhi persepsi terhadap ketidaksetaraan karena pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah telah membentuk pemahaman kewarganegaraan siswa. Pendidikan Kewarganegaraan memiliki dampak yang signifikan pada tindakan siswa dalam mengatasi ketidaksetaraan sosial yang ada di lingkungannya. Pendidikan Kewarganegaraan tidak hanya memberikan pengetahuan teoritis saja, namun dapat memberikan pengalaman dan keterampilan praktis yang mendorong  siswa untuk mengatasi ketidaksetaraan sosial dalam kehidupan

    Fenomena Pengangguran Terdidik dan Pengaruhnya Bagi Bonus Demografi di Indonesia: Literature Review

    Get PDF
    Indonesia diperkirakan akan memasuki puncak bonus demografi pada tahun 2030, yang merupakan peluang besar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Namun, fenomena pengangguran terdidik yang masih tinggi menjadi tantangan dalam memaksimalkan potensi bonus demografi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena pengangguran terdidik dan dampaknya terhadap bonus demografi di Indonesia dengan menggunakan metode literature review. Proses pengumpulan data dilakukan melalui pencarian artikel yang relevan dari Google Scholar, dengan kata kunci "pengangguran terdidik", "bonus demografi", dan "pengaruh terhadap ekonomi", dengan rentang waktu artikel dari tahun 2015 hingga 2025. Dari 4.490 artikel yang ditemukan, hanya 9 artikel yang dipilih untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun jumlah penduduk usia produktif besar, pengangguran terdidik yang tinggi menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara pendidikan dan kebutuhan pasar kerja. Oleh karena itu, penguatan pendidikan kewirausahaan dan pemerataan pembangunan menjadi kunci untuk memanfaatkan bonus demografi. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya kebijakan untuk mengurangi pengangguran terdidik dan meningkatkan kualitas SDM agar dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan

    Atypical manifestations of dengue infection: causes and pathogenesis

    Get PDF
    Dengue fever is a disease caused by the infection of dengue virus (DENV). This virus is primarily transmitted by the Aedes aegypti mosquito. Dengue virus is classified into 4 different serotypes, namely DENV-1, DENV-2, DENV-3, and DENV-4. The symptoms experienced by individuals infected with dengue can vary widely, ranging from asymptomatic (no symptoms), flu-like fever, bleeding, and shock to death. Along with the increase in the number of dengue cases worldwide, more atypical or unusual symptoms of the disease have been observed, also referred to as expanded dengue syndrome (EDS). These unusual symptoms involve various human organs such as the heart, kidneys, liver, muscles, lungs, and the nervous system. The exact cause and mechanisms or pathogenesis of these atypical manifestations are still not fully understood. This paper aims to discuss various hypotheses related to the pathogenesis and causes of atypical manifestations of dengue infection. Several possible pathogenesiss of this disease include direct invasion by the dengue virus into cells of tissues/organs, causing damage to the tissue/organ. Additionally, indirect factors are caused by the human immune response to the virus, such as the effects of cytotoxic T cells, antibody-dependent enhancement (ADE), and excessive production of cytokines and chemokines leading to cytokine storm, resulting in vascular leakage and bleeding. Some risk factors that may contribute to severe disease caused by dengue infection include secondary heterologous infection, virulent virus strains, host factors such as genetics, age, gender, comorbidities/co-infections, and epidemiological factors such as living in areas with high dengue endemicity

    Hubungan Beban Kerja Fisik, Iklim Kerja, Konsumsi Air Minum, Usia, dan Masa Kerja Dengan Dehidrasi Pada Karyawan

    Get PDF
    Dehidrasi yang terjadi akibat pekerjaan dan lingkungan panas pada tempat kerja berpotensi untuk mengalami penurunan kemampuan kognitif karena sulit berkonsentrasi, bererisiko infeksi saluran kemih dan terbentuknya batu ginjal, hingga menyebabkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja fisik, iklim kerja, konsumsi air minum, usia, dan masa kerja dengan dehidrasi pada karyawan yang bekerja di PT X Site Konawe Utara. Rancangan penelitian menggunakan cross sectional, dengan sampel penelitian adalah karyawan workhop di PT. X yang berjumlah 52 karyawan. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran terhadap kondisi dehidrasi, beban kerja fisik, iklim kerja, kebiasaaan konsumsi air minum, usia, dan masa kerja. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji chi-square dan multivariat menggunakan uji regresi liner berganda. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan beban kerja fisik (p=0,046), iklim kerja (p=0,023), dan konsumsi air minum (p=0,023) dengan dehidrasi. Sedangkan usia, (p=0,473) dan masa kerja (p=1,000) tidak ada hubungan dengan dehidrasi. Hasil uji multivariat menunjukan beban kerja (p=0,000) dan konsumsi air minum (p=0,000) memiliki hubungan dengan dehidrasi secara bersamaan. Kesimpulan yang didapat beban kerja dan konsumsi air minum merupakan faktor risiko untuk terjadinya dehidrasi. Maka direkomendasikan bagi perusahaan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, menyediakan air minum di tempat yang mudah dijangkau, dan melakukan monitoring suhu secara rutin

    5,770

    full texts

    12,667

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Syntax Literate - Jurnal Ilmiah Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇