Syntax Literate - Jurnal Ilmiah Indonesia
Not a member yet
    12667 research outputs found

    Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Obesitas pada Siswa-Siswi SMAI Panglima Besar Soedirman 1 Bekasi dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam

    Full text link
    Obesity among adolescents is a growing public health problem that can have long-term impacts on quality of life. This study aimed to identify factors associated with obesity prevention behavior among students of SMAI Panglima Besar Soedirman 1 Bekasi and to review these factors from an Islamic perspective. This study employed a quantitative method with a cross-sectional design. The study population consisted of tenth- and eleventh-grade students, with a total sample of 220 respondents selected using proportionate stratified random sampling. Data were collected through a questionnaire that had been tested for validity and reliability, and were analyzed using the Chi-Square test. The results showed that the majority of respondents demonstrated good obesity prevention behavior (53.2%). Bivariate analysis indicated significant associations between obesity prevention behavior and family history of disease (p = 0.046), knowledge (p = 0.017), attitude (p = 0.021), dietary patterns (p = 0.040), peer support (p = 0.008), school facilities (p = 0.034), and the use of information technology for body weight monitoring (p = 0.011). Social support and the utilization of technology were found to play important roles in encouraging healthy behaviors among adolescents. In conclusion, obesity prevention behavior is influenced by individual, social, environmental, and technological factors. From an Islamic perspective, obesity prevention aligns with the teachings of balance, avoiding excess in eating and drinking, and maintaining health as a trust from Allah SWT

    The Influence of Human Resource Competency and Pharmacy Waiting Time on Patient Loyalty Mediated by Outpatient Satisfaction at RSHC

    Full text link
    Pharmaceutical services play a crucial role in shaping patient experiences and loyalty in healthcare institutions. This study examines the influence of human resource competency and pharmacy waiting time on patient loyalty mediated by outpatient satisfaction at RSHC, a private hospital established in 2021. The research addresses the declining trend in patient revisits, with old patient visits dropping from 762 in September 2024 to 346 in August 2025, despite stable total visit numbers. Using a quantitative approach, data were collected from 100 outpatient respondents who had visited the RSHC executive polyclinic at least twice, utilizing a structured questionnaire measured with a Likert scale. Data analysis employed partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) using SmartPLS version 4 software, including outer model testing (validity and reliability), inner model evaluation (R-square, F-square, Q-square, and model fit), and hypothesis testing. The results revealed that human resource competency and pharmacy waiting time do not directly affect patient loyalty but significantly influence it through patient satisfaction as a mediating variable. Specifically, HR competency (r=0.479, p=0.004) and pharmacy waiting time (r=0.428, p=0.009) positively affect patient satisfaction, which in turn strongly impacts patient loyalty (r=0.913, p=0.000). The indirect effects showed HR competency (r=0.438, p=0.004) and pharmacy waiting time (r=0.391, p=0.013) significantly influence loyalty through satisfaction. These findings emphasize that patient satisfaction serves as a critical bridge connecting service quality dimensions with patient loyalty, suggesting hospitals should focus on enhancing pharmacist competencies and service efficiency to create satisfying patient experiences and foster long-term loyalty

    Efek Mediasi Kepuasan Pelanggan pada Hubungan Kualitas Layanan dan Produk dengan Loyalitas Pelanggan Restoran

    Full text link
    The purpose of the study was to obtain empirical evidence of the indirect influence of customer satisfaction in the relationship between service quality and product quality and restaurant customer loyalty.   The research sample consisted of 160 respondents who were visitors to Hachi-Hachi Bistro Surabaya. Sample extraction is carried out using a non-probability sampling technique with a purposive sampling type where each customer does not have the same probability to become a research sample. The distribution of questionnaires is carried out in 2 ways, namely offline (face-to-face) and online (using google forms). The research hypothesis was tested using a structural equation model (SEM) with AMOS version 23. The results of this study provide empirical evidence that customer satisfaction mediates the relationship between service quality and product quality with customer loyalty. This study also proves that service quality and product quality have a significant positive effect on customer satisfaction, and subsequently customer satisfaction has a significant positive effect on customer loyalty.&nbsp

    Analisis Strategi Komunikasi Interpersonal Dalam Membangun Hubungan Profesional Antara Humas Dan Jurnalis Dalam Konteks Media Relations

    Full text link
    Setiap individu selalu berkomunikasi tanpa mengenal batasan tempat, baik di rumah, sekolah, pasar, maupun tempat kerja. Tempat kerja menjadi ruang bertemunya individu dari berbagai latar belakang sosial, budaya, dan pendidikan yang menjunjung nilai profesionalitas. Salah satu bidang pekerjaan yang sangat mengandalkan komunikasi interpersonal adalah Hubungan Masyarakat (Humas), khususnya dalam konteks media relations.Penelitian kualitatif ini bertujuan menganalisis strategi praktisi Humas dalam menjalin hubungan profesional dengan jurnalis. Metode yang digunakan adalah wawancara dan observasi terhadap 12 informan, terdiri dari 6 praktisi Humas dan 6 jurnalis. Dengan menggunakan teori Johari Window serta konsep Humas dan media relations, hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan media yang efektif bukanlah relasi yang sepenuhnya terbuka tanpa batas, melainkan hubungan profesional yang menyeimbangkan keterbukaan, selektivitas informasi, dan kesadaran terhadap persepsi pihak lain. Keberhasilan media relations ditentukan oleh kualitas komunikasi interpersonal yang dijalankan secara konsisten, reflektif, dan profesional. Penelitian ini menegaskan pentingnya media relations sebagai relasi profesional jangka panjang yang dilandasi kepercayaan, empati, dan kesadaran komunikasi interpersonal

    Pengaruh Human Resource Information System (Hris) Terhadap Kinerja Sumber Daya Manusia Dengan Efektivitas Kerja Sebagai Variabel Intervening

    Full text link
    Penerapan teknologi informasi dalam manajemen sumber daya manusia menjadi kebutuhan strategis bagi organisasi dalam meningkatkan efektivitas kerja dan kinerja karyawan. Salah satu bentuk penerapan tersebut adalah penggunaan Human Resource Information System (HRIS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh HRIS terhadap kinerja sumber daya manusia (SDM) dengan efektivitas kerja sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap karyawan yang telah menggunakan HRIS dalam aktivitas kerjanya. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa HRIS berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja dan kinerja SDM. Selain itu, efektivitas kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja SDM serta terbukti memediasi pengaruh HRIS terhadap kinerja SDM. Temuan ini mengindikasikan bahwa implementasi HRIS yang efektif mampu meningkatkan kinerja SDM secara optimal melalui peningkatan efektivitas kerja karyawan. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi organisasi untuk mengoptimalkan pemanfaatan HRIS sebagai bagian dari strategi pengelolaan SDM berbasis teknologi informasi

    Efisiensi Cost Infrastruktur Mess Non Staff pada Proyek Pertambangan Melalui Penerapan Metode Tender ADIK dan Quality Control Circle

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan metode Quality Control Circle (QCC) dan metode tender ADIK (Administrasi, Teknis, Harga, dan Kualifikasi) dalam menurunkan biaya pembangunan infrastruktur mess non staff pada perusahaan jasa pertambangan batubara di Indonesia. Permasalahan utama yang dihadapi adalah terjadinya over cost sebesar 111,57% dari rencana biaya pembangunan empat unit mess non staff pada periode tender Oktober 2024 akibat penentuan harga internal yang hanya mengacu pada Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) tunggal dan tender yang berfokus pada harga tanpa evaluasi menyeluruh terhadap aspek administrasi, teknis, dan kualifikasi vendor. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan tahapan QCC delapan langkah, meliputi identifikasi masalah, analisis sebab-akibat, penetapan akar masalah, perumusan solusi, perencanaan perbaikan, implementasi, evaluasi, dan standardisasi. Data diperoleh dari dokumen tender, data biaya aktual, hasil evaluasi vendor, serta catatan internal tim engineering dan infrastruktur pada periode Juli–Oktober 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kombinasi standar penetapan harga internal berbasis AHSP nasional dan daerah, metode tender ADIK, standarisasi desain mess, penambahan tenaga draftman, serta analisis khusus harga material tambahan mampu menurunkan cost pembangunan mess non staff dari 111,57% menjadi 100% terhadap rencana, dengan penghematan sekitar Rp 1,67 miliar serta percepatan durasi tender dari enam minggu menjadi dua minggu. Selain manfaat finansial, perbaikan ini meningkatkan kualitas perencanaan, mengurangi beban kerja individu civil engineer, memperkuat keyakinan perencana, dan membentuk dasar standardisasi infrastruktur pendukung pertambangan yang berkelanjutan.​

    Exploration of factors influencing health-risk behaviours among youth aged 15 -24 in Nkomazi Local Municipality, Ehlanzeni District, Mpumalanga Province, South Africa: a qualitative survey

    No full text
    Presentation presented at the Council for Scientific and Industrial Research (CSIR)No description available

    The consequences of global north funding reductions on South African research and science diplomacy for equitable scientific access

    No full text
    Paper presented at an International Workshop: Free Scientific Research Under Threat, 14 OctoberNo description available.N/

    Pelaksanaan Perubahan Sertipikat Analog ke Sertifikat Elektronik di Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman

    Full text link
    Perkembangan teknologi informasi mendorong pemerintah melakukan transformasi digital dalam berbagai sektor pelayanan publik, termasuk administrasi pertanahan melalui penerapan sertipikat tanah elektronik. Sistem sertipikat analog yang berbentuk fisik dinilai memiliki berbagai kelemahan, seperti risiko kehilangan, kerusakan, dan pemalsuan dokumen, sehingga diperlukan inovasi sistem yang lebih aman dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan perubahan sertipikat analog ke sertipikat elektronik di Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi pertimbangan masyarakat dalam melakukan perubahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode yuridis-empiris dengan pendekatan sosiologis untuk mengkaji penerapan aturan hukum dalam masyarakat. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi yang kemudian dianalisis secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perubahan sertipikat analog ke sertipikat elektronik dilaksanakan melalui beberapa tahapan administratif, yaitu pengajuan permohonan, verifikasi dokumen, alih media data, hingga penerbitan sertipikat elektronik dengan rata-rata waktu penyelesaian sekitar 19 hari kerja. Faktor utama yang memengaruhi keputusan masyarakat untuk melakukan perubahan adalah aspek keamanan dokumen, kemudahan akses digital, pengalaman kehilangan dokumen fisik, serta informasi dari sosialisasi yang dilakukan oleh BPN. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi sertipikat elektronik di Kabupaten Sleman berjalan cukup efektif dan memiliki potensi besar dalam meningkatkan kepastian hukum, efisiensi administrasi, serta kualitas pelayanan pertanahan di era digital

    Implikasi Literasi Keuangan dan Media Sosial terhadap Pengaturan Keuangan Pribadi Gen-Z: Pendekatan Teori Mental Budgeting

    Full text link
    Generasi Z saat ini hidup di tengah laju teknologi keuangan yang kian cepat dan pengaruh media sosial yang begitu kuat. Segala sesuatu menjadi serba instan: penggunaan dompet digital, fitur paylater, semuanya bisa diakses lewat ponsel hanya dalam hitungan detik. Namun, di balik segala kemudahan tersebut, terdapat tantangan besar dalam mengelola keuangan. Konten-konten gaya hidup yang berseliweran di media sosial turut membentuk cara mereka mengambil keputusan finansial. Penelitian ini secara khusus menggali lebih dalam, menyoroti bagaimana generasi Z mengelola keuangan pribadi sehari-hari, peran literasi keuangan dalam membentuk strategi mereka, serta bagaimana media sosial memengaruhi perilaku dan keputusan finansial mereka, terutama melalui perspektif mental accounting. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan sudut pandang interpretif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur kepada delapan anggota generasi Z. Selain itu, dilakukan juga observasi non-partisipan dan pengumpulan dokumen sebagai pelengkap agar data yang diperoleh benar-benar kuat. Analisis dilakukan dengan thematic analysis, untuk menemukan pola dan tema utama dari praktik pengelolaan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi Z cenderung memilih strategi pengelolaan keuangan yang fleksibel dan menyesuaikan dengan kondisi. Mereka terbiasa melakukan budgeting, menabung, berinvestasi, dan mengelola utang melalui fitur paylater. Namun, sebagian besar masih dilakukan secara mental, tanpa perencanaan formal yang tertulis. Literasi keuangan membantu mereka membentuk batas dalam mengatur keuangan, meskipun godaan perilaku impulsif dan tekanan gaya hidup masih menjadi tantangan. Media sosial sendiri memiliki dua sisi: di satu sisi menjadi sumber edukasi keuangan, namun di sisi lain kadang justru mendorong perilaku konsumtif

    5,770

    full texts

    12,667

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Syntax Literate - Jurnal Ilmiah Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇