Syntax Literate - Jurnal Ilmiah Indonesia
Not a member yet
    12667 research outputs found

    Pengetahuan dan Perilaku Ibu Mengenai Pemberian Cairan Rehidrasi Oral Sebagai Penanganan Awal Diare Pada Anak

    Get PDF
    Diarrhea remains one of the leading health problems among children worldwide, particularly in developing countries such as Indonesia. According to WHO and UNICEF data in 2024, diarrhea causes approximately 443,832 deaths annually in children under five years old. Appropriate early management, including the administration of oral rehydration solution (ORS) and zinc supplementation, has been proven to reduce mortality and prevent severe dehydration. One area with a high burden of diarrhea cases is the working area of Teluk Naga Public Health Center, Tangerang Regency. Given the role of mothers as the primary caregivers in families, their knowledge and practices regarding early management of diarrhea are crucial to preventing serious complications. This cross-sectional study aimed to assess mothers’ knowledge and practices related to ORS administration in early diarrhea management in children. A total of 72 respondents with children under 12 years old were selected using purposive non-random sampling. Data were collected using a questionnaire comprising six knowledge questions and five practice questions. The results showed that 48.6% of respondents recognized signs of dehydration, 58.3% knew ORS is the first-line treatment for diarrhea, and 41.7% knew zinc supplementation is required. Additionally, 19.4% kept ORS at home, while 52.8% would provide sugar-salt solution if ORS was unavailable. Mothers’ knowledge and practices regarding ORS use varied widely. Continuous health education and improved access to ORS and zinc are essential to enhance early diarrhea management in children

    Kajian Pengelolaan Air Minum Pamsimas Berkelanjutan dengan Metode Rapfish di Wilayah Kecamatan Banyumanik Kota Semarang

    Get PDF
    Penyediaan air bersih yang berkelanjutan merupakan salah satu tujuan utama dalam pembangunan infrastruktur perkotaan. Pada kota Semarang khusunya pada Kecamatan Banyumanik masih ditemukan beberapa daerah yang belum dilayani oleh air dari PDAM, Untuk salah satu opsi untuk menggantikan peran PDAM diberdayakanlah sistem penyediaan air minum berbasis masyarakat (PAMSIMAS).  Penelitian ini mengkaji sistem penyediaan air minum berbasis masyarakat (PAMSIMAS) di Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang khususnya pada Kelurahan Sumurboto dan Kelurahan Gedawang. Kelompok air tersebut dikaji dengan menggunakan metode Multi Dimensional Scaling dibantu dengan Software Rapfish untuk mengevaluasi keberlanjutan dari berbagai aspek, yaitu ekologi, teknologi, sosial, kelembagaan, dan ekonomi. Aspek aspek tersebut dikutip berdasarkan Kepmendagri No. 47 Tahun 1999 tentang Pedoman Penilaian Kinerja PDAM dan Kementerian PU BPPSPAM tahun 2010  tentang Penilaian Kinerja PDAM. Analisis SWOT juga dilakukan untuk mengidentifikasi strategi pengembangan yang diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberlanjutan Kelompok air Sumurboto Mendapatkan skor rata rata sebesar 73,58 dengan kategori cukup berkelanjutan. Kelompok Air Tirta Sumurboto mempunyai keunggulan dalam 3 aspek dimensi yakni dimensi ekologi, teknologi dan kelembagaan serta mempunyai kekurangan pada dimensi sosial dan ekonomi sehingga Kelompok Air TirtaSumurboto mendapatkan skor rata rata sebesar 73,86 dengan kategori cukup berkelanjutan. Kelompok air Gedawang mempunyai keunggulan dalam 2 aspek dimensi yakni dimensi Teknologi dan Sosial dan mempunyai kekurangan pada dimensi Ekonomi, Ekologi dan Kelembagaan. sehingga Kelompok air Gedawang Mendapatkan skor rata rata sebesar 77,92 dengan kategori berkelanjutan.  Strategi yang dilakukan untuk menunjang keberlanjutan sistem penyediaan air bersih berbasis masyarakat yaitu: Pembuatan SOP dan AD/ART, SOP dilaksanakan dengan baik dan digunakan dalam menjalankan operasional pada masing-masing kelompok air, pengurus masing-masing Kelompok Air ikut aktif berperan sesuai tugas masing- masing pengurus, penagihan rekening air dilaksanakan secara rutin dan teratur, karena hasil tagihan tersebut digunakan untuk biaya operasional dan pemeliharaan dan laporan internal dibuat tepat waktu dan rutin

    Analisis Pengaruh Faktor Internal Rumah Sakit Terhadap Kepatuhan Pengelolaan Klaim Jaminan Kesehatan Nasional Sebagai Rekomendasi Pencegahan Klaim Pending (Studi Di Rsud Dr. Mohammad Zyn Sampang)

    Get PDF
    This study aims to analyze the influence of internal factors within hospitals on the compliance of managing National Health Insurance (JKN) claims at RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang. The factors analyzed include organizational and individual factors that affect JKN claims management. This research uses a quantitative approach with a cross-sectional design, involving 104 employees involved in JKN claims management, selected using Proportionate Stratified Random Sampling. The results show that organizational factors such as regulations, education and training, monitoring and evaluation, as well as sanctions and rewards significantly influence compliance in claims management. Additionally, individual factors such as age, length of service, knowledge, discipline, motivation, and accuracy also affect compliance. Based on these findings, this study recommends improving compliance in JKN claims management by enhancing education and training, as well as implementing more effective sanctions and rewards at RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang

    Calculation and Analysis of Balanced Loads in 20 kV Distribution System (Feeder 8) in Gleno Distribution Transformer

    Get PDF
    This study focuses on the calculation and analysis of balanced loads in the 20 kV distribution system, specifically Feeder 8 in the Gleno Distribution Transformer, East Timor. The research aims to address the issue of load imbalance, which leads to voltage drops and power losses in the distribution network. Data were collected from eight transformers in the Gleno area, and simulations were conducted using ETAP 12.6 to analyze voltage, current, and power losses. The results indicate significant imbalances in load distribution, particularly during peak hours, resulting in neutral currents and energy losses. Recommendations are provided to improve load balancing and enhance the efficiency of the distribution system

    Hubungan Antara Pengetahuan dan Sikap dengan Upaya Pencegahan Penyakit Tuberkulosis pada Masyarakat Kelurahan Mustikajaya Kota Bekasi Tahun 2022

    Get PDF
    Penyakit tuberkulosis merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Pada tahun 2020, Indonesia menjadi negara kedua dengan jumlah kasus tuberkulosis terbanyak di dunia. Kelurahan Mustikajaya Kota Bekasi mencatat kasus tuberkulosis tertinggi selama tiga tahun berturut-turut (2017-2019). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan upaya pencegahan penyakit tuberkulosis pada masyarakat Kelurahan Mustikajaya Kota Bekasi tahun 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 108 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner online. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan memiliki hubungan signifikan dengan upaya pencegahan penyakit tuberkulosis (p value = 0,027; PR = 1,645; 95% CI: 1,142-2,370). Sikap juga memiliki hubungan signifikan dengan upaya pencegahan penyakit tuberkulosis (p value = 0,022; PR = 1,650; 95% CI: 1,100-2,474). Responden dengan pengetahuan baik cenderung melakukan upaya pencegahan 1,645 kali lebih baik dibandingkan responden dengan pengetahuan kurang. Responden dengan sikap positif cenderung melakukan upaya pencegahan 1,650 kali lebih baik dibandingkan responden dengan sikap negatif. Disarankan agar masyarakat meningkatkan kesadaran dalam memperoleh informasi terkait penyakit tuberkulosis melalui edukasi dan promosi kesehatan yang berkelanjutan

    Rancang Bangun Aplikasi Pendukung Media Pembelajaran Advanced Communicative Grammar Skill Berbasis Android Pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris S1 Uny

    Get PDF
    The teaching of English grammar often poses a significant challenge for university students, particularly in developing effective academic communication skills. Conventional grammar instruction, which predominantly relies on printed textbooks, tends to be less interactive and does not sufficiently promote autonomous learning. Therefore, there is a growing need for technological innovations in instructional media that can facilitate a more flexible, engaging, and academically relevant learning process. This study aims to design and develop an Android-based learning application entitled Advanced Communicative Grammar Skills, integrated with the lecturer’s website, to enhance students’ learning effectiveness, flexibility, and engagement in higher education contexts. The research employed the ADDIE development model, encompassing five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The usability testing phase utilized the System Usability Scale (SUS) involving 12 undergraduate students and 2 lecturers from the English Education Study Program, Universitas Negeri Yogyakarta. The results of the usability testing revealed that students rated the application with an average score of 77.17 (Grade B), indicating that it is feasible for use as an interactive learning medium. Meanwhile, the lecturers’ initial evaluation produced an average score of 46.25 (Grade D). After revisions and the integration of additional features based on the lecturers’ recommendations, the satisfaction score increased significantly to 82.5 (Grade A). This finding demonstrates that the subsequent development phase effectively improved both the feasibility and user satisfaction from the lecturers’ perspective.In conclusion, the Advanced Communicative Grammar Skills application has been successfully developed as a viable and effective digital learning medium to support English language instruction in higher education. This innovation addresses the need for a flexible, interactive, and integrated learning platform that bridges students and lecturers in communicative grammar learning. &nbsp

    The Dual Pathways of Job Demands and Resources, and the Role of Work Engagement as a Mediator of Innovative Work Behaviour in Indonesian Startups

    Get PDF
    This study examines the factors that influence Innovative Work Behaviour (IWB) among employees in Indonesian startups with Flexible Work Arrangements (FWA). Job demands (JD), job resources (JR), and work engagement (WE) were examined for their influence on innovative work behaviour (IWB). Data collection techniques included a survey of 258 startup employees undergoing FWA. Data processing techniques utilise SmartPLS 4.0, and sampling techniques were convenience. The results of the study accepted the hypothesis that job demands (JD) have a negative effect on work engagement (WE), while JD is not related to IWB; hence, this hypothesis was rejected. Conversely, JR has been proven to have a positive effect on both WE and IWB, and all related hypotheses are accepted. In addition, WE also has a positive effect on IWB. This study concluded that the innovative behaviour of employees in Indonesian startups, under flexible working arrangements, is influenced by work engagement (WE). Employee work engagement, under flexible working arrangements, also functions as a full mediating factor on the influence of job demands on innovative behaviour, and a partial mediating factor on the influence of job resources on employees’ innovative behaviour. These findings confirm the JD-R theory in explaining employee innovative behaviour, highlighting the importance of managing employee work engagement (WE) to address the challenges of an uncertain organisational environment in Indonesian startups

    Peningkatan Pengetahuan dan Perilaku Hidup Sehat untuk Mengoptimalkan Cakupan Pelayanan Diabetes Melitus di Puskesmas Gembong

    Get PDF
    Diabetes Melitus (DM) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Gembong, di mana terjadi peningkatan kasus dengan komplikasi. Analisis masalah secara sistematis menggunakan metode scoring USG, pendekatan Paradigma Blum, metode Delphi, dan diagram Fishbone mengidentifikasi defisit pengetahuan dan perilaku hidup sehat sebagai akar masalah utama yang berpusat pada gaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi efektivitas intervensi multikomponen dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku sehat terkait DM. Desain studi quasi-eksperimental dengan pendekatan pre-test dan post-test dilakukan terhadap 30 warga di wilayah Puskesmas Gembong. Intervensi terdiri dari tiga kegiatan terintegrasi: (1) penyuluhan edukatif, (2) skrining kadar gula darah, dan (3) demonstrasi senam DM. Data pengetahuan diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi, sedangkan data klinis dan partisipasi dicatat melalui observasi. Proses monitoring mengikuti siklus Plan-Do-Check-Action (PDCA). Intervensi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana 73,33% (n=22) peserta memenuhi kriteria kelulusan pada post-test. Partisipasi dalam kegiatan skrining dan senam mencapai 100% (n=30). Hasil skrining menunjukkan 60% (n=18) peserta memiliki kadar gula darah terkontrol. Intervensi multikomponen yang mengintegrasikan edukasi, skrining, dan aktivitas fisik efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan mendorong partisipasi aktif masyarakat. Program ini menjadi model strategis untuk meningkatkan cakupan pelayanan DM di tingkat layanan primer

    Desain Vaksin Tuberculosis Secara in Silico Untuk Tuberculosis (TBC) Paruparu

    Get PDF
    Tuberculosis (TB) is one of the 10 high mortality diseases and causes the highest number of deaths caused by Mycobacterium bacteria. The BCG vaccine is a vaccine given in an effort to prevent tuberculosis (TB). The BCG vaccine contains a weakened strain of TB bacteria which aims to build immunity and encourage the body to fight TB if infected. However, someone who received the vaccine as a child is still at risk of being infected with TB. So an alternative vaccine is needed for TB. The proteins used were human TLR and ESAT-6 as positive controls. The ESAT -6 protein is a protein excreted by bacteria which plays a role in virulence when in the human body. This research aims to design potential tuberculosis vaccine design candidates in silico. The method used is selection of target epitope sequences using NCBI, Prediction of transmembrane peptide signals using Signal IP 5.0 and TMHMM, prediction of epitope interactions with T cell and B cell receptors using IEDB, analysis of antigenicity and allegenicity, prediction of epitope interactions with T cell and B cell receptors using the molecular docking method, and analysis using PDBsum. The results show that AGJ67874, OBK19877, GLB86787 show that each has the potential to be an alternative vaccine when compared to ESAT-6 as a standard epitope. The closest result is GLB86787

    Penerapan Senam Lansia di Puskesmas Bila Cenge pada Pasien Wanita Usia 60 Tahun dengan Skizofrenia Hebefrenik dalam Meningkatkan Interaksi Sosial: Sebuah Laporan Kasus

    Get PDF
    Pendahuluan: Skizofrenia hebefrenik merupakan salah satu subtipe skizofrenia yang ditandai dengan perilaku tidak teratur, halusinasi, serta penurunan fungsi sosial. Studi kasus ini melaporkan penerapan senam lansia sebagai intervensi non-farmakologis pada Ny. MDW, seorang wanita berusia 60 tahun dengan riwayat trauma berat dan gejala psikotik selama 25 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas terapi kombinasi farmakologis dan psikososial dalam meningkatkan interaksi sosial dan kualitas hidup pasien. Laporan Kasus: Ny. MDW menunjukkan gejala berat seperti halusinasi auditori dan visual, perilaku agresif, serta penurunan kemampuan dalam perawatan diri. Terapi yang diberikan meliputi pemberian obat antipsikotik (Trifluoperazine dan Trihexyphenidyl) serta kegiatan senam lansia secara rutin di Puskesmas Bila Cenge. Setelah enam bulan, pasien menunjukkan kemajuan signifikan berupa peningkatan kemampuan komunikasi verbal, partisipasi dalam aktivitas kelompok, serta penurunan gejala psikotik. Skor Global Assessment of Functioning (GAF) meningkat, menandakan adanya perbaikan dalam fungsi sosial dan psikologis. Diskusi: Intervensi senam lansia terbukti efektif dalam meningkatkan interaksi sosial dan stabilitas emosional pasien. Aktivitas fisik yang terstruktur tidak hanya berkontribusi terhadap kesehatan fisik (seperti penurunan kadar kolesterol), tetapi juga mendukung pemulihan mental melalui lingkungan sosial yang positif. Kombinasi terapi farmakologis dan psikososial memberikan hasil optimal, terutama pada pasien lansia dengan riwayat trauma kompleks. Tantangan awal seperti ketidaknyamanan pasien dalam situasi sosial dapat diatasi melalui pendampingan intensif. Kesimpulan: Kasus ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik dalam penanganan skizofrenia hebefrenik, khususnya pada populasi lansia. Senam lansia sebagai terapi tambahan terbukti dapat meningkatkan fungsi sosial dan kualitas hidup pasien. Integrasi antara pengobatan medis dan intervensi berbasis komunitas layak dipertimbangkan dalam protokol perawatan pasien dengan gangguan mental kronis

    5,770

    full texts

    12,667

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Syntax Literate - Jurnal Ilmiah Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇