Syntax Literate - Jurnal Ilmiah Indonesia
Not a member yet
12667 research outputs found
Sort by
Analisis Keruntuhan dari Kolom Beton Bertulang Jacketing Menggunakan Tulangan dan Tanpa Tulangan dengan Variasi Beban Aksial
Perkuatan kolom beton bertulang melalui metode concrete jacketing merupakan solusi efektif dalam rehabilitasi struktur untuk meningkatkan kapasitas aksial, lentur, dan daktilitas tanpa pembongkaran total. Meskipun telah banyak diteliti, studi komparatif yang secara spesifik menganalisis perbedaan kinerja jacketing dengan tulangan dan tanpa tulangan terhadap hubungan momen–kurvatur serta titik keruntuhan pada variasi beban aksial masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dan membandingkan perilaku keruntuhan kolom beton bertulang yang diperkuat dengan dua tipe jacketing tersebut pada variasi beban aksial 0 kN hingga 2500 kN. Metode yang digunakan adalah pemodelan numerik menggunakan perangkat lunak CSI COL dengan dimensi kolom eksisting 600 × 600 mm dan dimensi jacketing 1000 × 1000 mm. Analisis dilakukan melalui kurva momen–kurvatur untuk mengidentifikasi kondisi beton retak, leleh tulangan pertama, dan beton hancur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jacketing dengan tulangan secara konsisten memberikan kapasitas dan daktilitas yang lebih tinggi dibandingkan tanpa tulangan. Pada beban aksial maksimum 2500 kN, kolom dengan jacketing bertulangan mengalami keruntuhan pada 1463 kN, sedangkan tanpa tulangan hanya mencapai 847 kN. Temuan ini menegaskan bahwa keberadaan tulangan pada jacketing berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kapasitas dan ketahanan deformasi kolom. Implikasi penelitian ini memberikan dasar teknis dalam pemilihan metode perkuatan kolom yang lebih efektif dan aman pada proyek rehabilitasi struktur
Strategi Pembelajaran Pendidikan Seni di Era Teknologi Digital
Penelitian ini membahas tentang telaah strategi pembelajaran dalam lingkup pendidikan seni di era teknologi digital. Tujuan dari artikel ini yaitu untuk memperkenalkan dan menggambarkan strategi pembelajaran pendidikan seni yang dapat membantu guru ataupun pendidik seni dalam memanfaatkan potensi di era teknologi digital. Metode yang digunakan dalam artikel ini menggunakan Systematic Literature Reviews (SLR). Tinjauan pustaka berasal dari sumber-sumber terpercaya yang berkaitan dengan strategi pembelajaran pendidikan seni di era teknologi digital. Hasil tinjauan pustaka menunjukkan bahwa strategi pembelajaran pendidikan seni di era teknologi digital menekankan integrasi media, platform, dan perangkat digital untuk mendukung proses belajar yang lebih interaktif, kreatif, kolaboratif, dan fleksibel. Pemanfaatan teknologi digital terbukti dapat memperluas akses pembelajaran, meningkatkan keterlibatan peserta didik, serta mendukung pengembangan kreativitas dan apresiasi seni. Namun demikian, efektivitas penerapannya sangat bergantung pada kesiapan guru, ketersediaan sarana pendukung, kompetensi digital pendidik, serta kemampuan dalam menyesuaikan strategi pembelajaran dengan tujuan, karakteristik peserta didik, dan konteks pendidikan seni. Dengan demikian, integrasi teknologi digital dalam pendidikan seni perlu dirancang secara pedagogis agar mampu meningkatkan kualitas pembelajaran secara efektif dan relevan dengan tuntutan era digital
The Implementation of Artificial Intelligence (AI) in Hospital Management and Its Impact on Operational Efficiency: A Systematic Review
Digital transformation has encouraged hospitals to adopt intelligent technologies to improve operational efficiency and service quality. Artificial Intelligence (AI) represents a strategic innovation with the potential to support data-driven managerial decision-making, particularly in patient administrative flow and operational resource allocation. This study aims to analyze the application of AI in hospital management, evaluate its impact on operational efficiency, and identify key factors influencing successful implementation, especially within the Indonesian hospital context. This study employs a systematic literature review method guided by the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) framework. Relevant studies were retrieved from reputable scientific databases using predefined inclusion and exclusion criteria. A total of 30 selected articles were analyzed using a thematic synthesis approach to identify patterns of AI implementation and its operational impacts in hospital settings. The findings indicate that AI applications in hospital management are predominantly focused on patient flow management, bed management, service scheduling, and human resource management. The implementation of AI has been shown to improve operational efficiency by reducing patient waiting times, optimizing resource utilization, enhancing healthcare workforce productivity, and controlling operational costs. However, the success of AI adoption is strongly influenced by technological infrastructure readiness, human resource capabilities, organizational support, and ethical as well as data security considerations. Based on these findings, this study proposes a conceptual model for AI-based operational efficiency in hospitals that is relevant to the Indonesian context by integrating the Technology–Organization–Environment (TOE) framework and the Resource-Based View (RBV) perspective
Marketing Strategy of Telkom Makassar Education Area Through Social Media Platforms in Influencing Prospective Students' Decision-Making
The development of social media as a digital communication medium has transformed marketing strategies in educational institutions. Schools no longer rely solely on conventional promotion but increasingly utilize social media to build institutional image, enhance visibility, and influence prospective students’ decision-making processes. SMK Telkom Makassar, a technology-based vocational school, uses social media—particularly Instagram—as part of its marketing communication strategy to engage Generation Z audiences. This study aims to analyze the social media strategy implemented by SMK Telkom Makassar and examine its role in influencing prospective students’ decision-making process, from problem recognition to post-decision evaluation. The research employs a qualitative approach, with data collected through social media content observation and interviews with relevant stakeholders. Data analysis focuses on digital communication aspects such as interaction and trendiness, and relates them to the stages of the consumer decision-making process. The findings indicate that SMK Telkom Makassar’s social media strategy plays a significant role in building brand awareness, providing accessible information, and strengthening prospective students’ confidence in choosing the school. The interaction strategy is reflected in two-way communication with audiences, although consistency still needs improvement. Meanwhile, the trendiness strategy is demonstrated through content that follows popular trends among Generation Z, effectively increasing visibility and reinforcing the school’s image as a modern and adaptive institution. Overall, social media functions not only as a promotional tool but also as an integral component of the school’s marketing communication strategy
Analisis Semiotika Lirik dan Visual pada Video Klip Musik “Berisik” Karya Dere
Musik merupakan sarana untuk menyampaikan pesan kepada pendengar. Melalui lirik dan video klip, musisi dapat mengekspresikan berbagai emosi dan fenomena sosial. Unsur visual dalam video klip juga dapat memperkuat makna lagu serta menyampaikan pesan yang tidak tersirat secara langsung dalam lirik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna pada lirik dan visual video klip musik "Berisik" karya Dere. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mendekonstruksi lirik dan visual video klip musik berdasarkan teori semiotika Roland Barthes. Keseluruhan lirik dan visual dalam video klip dianalisis berdasarkan aspek denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lirik dan visual video klip musik "Berisik" mengandung pesan terkait suasana kehidupan yang penuh dengan kebisingan dan distraksi yang disebabkan oleh manusia, baik dalam ucapan, tindakan, maupun sikap. Bentuk pesan yang ingin disampaikan oleh Dere adalah terkait sikap ‘berisik’ manusia terhadap manusia lain dan alam sekitar termasuk flora dan fauna. Video klip “Berisik” merepresentasikan kritik sosial dan ekologis terhadap perilaku manusia. Istilah “berisik” dimaknai bukan hanya sebagai suara bising, tetapi juga sebagai simbol sikap, ucapan, dan tindakan manusia yang merugikan sesama serta lingkungan
Smart Contract Dalam Perspektif Pasal 1320 Kuhperdata: Analisis Keabsahan, Perbandingan Kontraktual, dan Implikasinya Bagi Transaksi Bisnis di Indonesia
Transformasi digital dan perkembangan teknologi blockchain telah memperkenalkan konsep smart contract sebagai bentuk baru perjanjian yang dieksekusi secara otomatis melalui sistem terdesentralisasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah smart contract dapat memenuhi syarat sah perjanjian menurut hukum perdata Indonesia, membandingkan aspek hukum dan teknisnya dengan perjanjian konvensional, serta menilai potensinya sebagai solusi dalam transaksi bisnis di Indonesia, dengan fokus pada regulasi dan perlindungan hukum yang dibutuhkan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif. Sumber bahan hukum terdiri dari peraturan perundang-undangan, doktrin hukum perjanjian, serta pengaturan smart contract di beberapa negara. Analisis dilakukan secara preskriptif untuk merumuskan implikasi normatif bagi sistem hukum Indonesia. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara konseptual, smart contract dapat memenuhi keempat unsur sah perjanjian dalam Pasal 1320 KUHPerdata, yaitu kesepakatan, kecakapan, suatu hal tertentu, dan sebab yang halal. Perbedaannya dengan perjanjian konvensional terletak pada mekanisme teknis dan karakter eksekusi yang bersifat otomatis dan tidak mudah diubah (immutable). Keunggulan ini memberikan efisiensi, transparansi, dan kepastian eksekusi dalam transaksi bisnis. Namun, smart contract juga menimbulkan tantangan terkait pembatalan kontrak, pembuktian identitas, dan perlindungan hukum apabila terjadi cacat kehendak atau kesalahan kode. Secara komparatif, beberapa negara seperti Amerika Serikat (Arizona, Tennessee) dan Singapura telah memberikan pengakuan eksplisit terhadap smart contract, sementara Indonesia masih berada pada tahap pengakuan implisit melalui UU ITE
Investigating factors associated with HIV risk perception among South African adolescents and youth aged 15 to 24 years: findings from the 2022 national HIV household based survey
Poster presented at the CSIR Emerging Researchers Symposium, Pretoria, South Africa, 28-29 AugustAbstract not available.N/
Analisis Prediksi Fraud melalui Pengujian Fraud Pentagon Theory dengan Good Corporate Governance sebagai Variabel Moderasi
Laporan keuangan merupakan sumber informasi utama bagi investor dan pemangku kepentingan dalam menilai kinerja perusahaan. Namun, praktik kecurangan laporan keuangan masih sering terjadi dan dapat menimbulkan kerugian besar bagi berbagai pihak. Salah satu pendekatan yang digunakan untuk mendeteksi kecurangan laporan keuangan adalah fraud pentagon theory, yang mencakup lima elemen utama yaitu pressure, opportunity, rationalization, competence, dan arrogance. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh elemen-elemen fraud pentagon terhadap kecurangan laporan keuangan serta menguji peran good corporate governance sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Moderated Regression Analysis (MRA). Populasi penelitian adalah perusahaan subsektor hotel, restoran, dan pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2021 dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 104 sampel observasi. Data diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pressure memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan, sedangkan variabel arrogance, competence, opportunity, dan rationalization tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Selain itu, good corporate governance terbukti memoderasi hubungan antara pressure dan kecurangan laporan keuangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tekanan finansial merupakan faktor utama yang mendorong terjadinya kecurangan laporan keuangan, sehingga penerapan tata kelola perusahaan yang baik menjadi mekanisme penting dalam meminimalkan risiko fraud
Kinerja Pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah
Penelitian ini membahas tentang faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai. Permasalahan yang ditemui saat ini yaitu bagaimana faktor internal dan ekternal mempengaruhi upaya peningkatan kinerja pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Untuk mengetahui dan menganalisis kinerja pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Untuk mengetahui hambatan dalam upaya peningkatan kinerja pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan dalam penilitian ini sebanyak 8 (delapan) orang. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi pegawai merupakan faktor kunci dalam menentukan kinerja seperti insentif finansial dan tuntutan organisasi yang berkaitan dengan kompetensi pegawai masih terbatas. Dengan pengamalan nilai-nilai ASN BerAKHLAK yang sudah cukup baik membawa pegawai utnuk mencapai target kinerja dengan memanfaatkan teknologi informasi yang membantu pekerjaan menjadi lebih cepat dan efektif. Adapun hambatan-hambatan yang dihadapi dalam umpaya peningkatan kinerja pegwai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah yaitu (a) Terbatasnya peluang untuk pengembangan karir; (b) Kurangnya kompetensi pegawai; (c) Objektivitas penilaian kinerja yang masih dipengaruhi faktor subjektif; dan (d) Ketergantungan pada teknologi khususnya akses internet
Do Cash Holdings and Growth Opportunities Drive Firm Investment Decisions?
During 2017–2022, Indonesia suffered a liquidity crunch and financial constraints. The liquidity crunch encountered by organizations hindered their ability to pursue growth and expansion opportunities due to constrained cash flow, elevated debt levels, and the threat of bankruptcy. This study intends to examine the relationship between cash holdings and growth opportunities on investment decisions of non-financial companies in Indonesia, encompassing the periods preceding and during the COVID-19 pandemic.The Generalized Least Squares method was employed as an estimation model on panel data from 280 firms listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2017–2022. The results indicate that cash holdings have a negative effect on firm investment decisions. Growth opportunities exhibit a negative but insignificant effect. These findings imply that organizations tend to adopt a conservative approach when dealing with uncertain business conditions. Organizations prioritize financial flexibility by enhancing liquidity and decreasing current investments to capitalize on future profitable prospects