Syntax Literate - Jurnal Ilmiah Indonesia
Not a member yet
    12667 research outputs found

    Studi Fenomenologi Tentang Pengalaman Anak dalam Menyaksikan Perselingkuhan Orang Tua

    Full text link
    Perselingkuhan orang tua merupakan bentuk pelanggaran kepercayaan yang meninggalkan dampak emosional dan psikologis mendalam bagi anak yang menyaksikannya. Penelitian ini bertujuan memahami makna pengalaman anak dalam menghadapi perselingkuhan orang tua. Pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi digunakan untuk menggali pengalaman subjektif empat partisipan perempuan berusia 18–21 tahun yang pernah menyaksikan perselingkuhan salah satu atau kedua orang tuanya. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil menunjukkan bahwa anak menyadari perselingkuhan melalui proses bertahap atau penemuan langsung yang memicu reaksi emosional seperti marah, kecewa, dan sedih. Setelah peristiwa tersebut, hubungan dengan orang tua pelaku menjadi berjarak dan dingin, sementara anak cenderung menarik diri dari konflik keluarga serta mencari dukungan emosional di luar rumah. Pengalaman ini menandai hilangnya kelekatan dan kepercayaan terhadap figur orang tua, sekaligus membentuk cara anak menafsirkan relasi dan rasa aman di masa depan

    Anime Merchandise: Faktor-Faktor Penentu Konsumsi Produk Budaya Populer Jepang

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor penentu konsumsi anime merchandise di kalangan penggemar budaya populer Jepang di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis Interpretative Phenomenological Analysis (IPA), penelitian ini menganalisis data dari 18 wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dua sesi focus group discussion (FGD) dengan responden aktif di Jakarta dan Purwokerto. Temuan mengungkap lima faktor dominan: (1) identitas fan dan afiliasi komunitas, (2) nostalgia dan ikatan emosional terhadap karakter, (3) kualitas dan orisinalitas produk, (4) strategi pemasaran visual dan digital, serta (5) nilai simbolik sebagai ekspresi status sosial dan modal budaya. Konsumsi merchandise tidak hanya bersifat transaksional, melainkan menjadi praktik identitas, afeksi, dan pertukaran budaya transnasional. Penelitian ini memperluas Consumer Culture Theory (CCT) dan fan studies dengan konteks Asia Tenggara, sekaligus memberikan implikasi praktis bagi industri kreatif dalam merancang strategi merchandising yang berbasis komunitas, emosional, dan visual

    Penerapan Prinsip Keadilan dalam Pembagian Risiko Kontrak Proyek Oil And Gas

    Full text link
    Oil and gas projects are characterized by high technical complexity, large capital investment, and significant risk exposure, including technical, cost and time, health and safety (HSE), environmental, commercial, and regulatory risks. Contract design in oil and gas projects—particularly EPC/EPCI contracts and Production Sharing Contracts (PSC)—often raises issues of fairness in risk allocation between project owners and contractors. Imbalanced risk allocation practices tend to increase bid prices, trigger claims, and lead to contractual disputes. This article analyzes the application of fairness principles in risk allocation for oil and gas project contracts using a qualitative–normative approach through literature review and doctrinal analysis. The study integrates project risk allocation concepts, theories of fairness in contract law, and international standard practices such as FIDIC 2017 and knock-for-knock clauses. The findings indicate that fairness in risk allocation can be operationalized through criteria of control, capability, risk–reward symmetry, procedural transparency, and systemic impact. This article proposes a Fairness-Oriented Risk Allocation Framework (FORAF) as a conceptual approach to evaluate and design fairer risk allocation in oil and gas contracts. The framework is expected to reduce dispute potential and enhance the sustainability and performance of oil and gas projects, particularly in developing countries such as Indonesia

    Rebuilding Trust on the Tracks: Unveiling the Crisis Strategic Communication Cycle of Brand Equity and Participatory Culture in MRT Jakarta

    Full text link
    This study investigates how participatory digital communication shapes brand equity recovery during institutional crises in public-sector transportation. In the digital era, brand equity arises from both institutional messaging and public participation. Drawing on Keller’s Customer-Based Brand Equity (CBBE) model and Jenkins’ participatory culture theory, it analyzes two 2025 MRT Jakarta disruptions: a public demonstration and QRIS payment failure. Employing a qualitative case study, the research examines social media communication, public responses, user-generated content, and media coverage across trigger, reaction, and recovery phases. Findings show MRT Jakarta’s transparent, empathetic, dialogic digital strategies turned disruptions into trust-building opportunities. Public participation—via reposting, crowdsourcing, humor, and advocacy—stabilized narratives and bolstered credibility. The study demonstrates that public-sector brand equity thrives not on operational perfection but collaborative meaning-making and digital empathy. By framing citizens as co-creators, MRT enhanced resonance and legitimacy. This extends brand equity theory to public digital governance and provides crisis communication insights for participatory media

    Efektivitas Micro-Intervention Mindfulness Untuk Mengurangi Perilaku Belanja Impulsif Online Pada Pekerja Muda Pengguna E-Commerce Aktif

    Full text link
    The rapid growth of e-commerce and instant payment systems has increased the tendency for online impulsive buying, particularly among young workers who are vulnerable to work-related stress and intensive digital promotions. This study aimed to examine the effectiveness of Micro-Intervention Mindfulness in reducing online impulsive buying behavior among young workers who actively use e-commerce platforms. A quantitative approach with a one-group pre-test–post-test design was employed. The participants consisted of six young workers aged 22–30 years who met the criteria of active e-commerce use and showed tendencies toward impulsive buying. The intervention was conducted through four sessions of micro-intervention mindfulness focusing on enhancing awareness and attention toward impulsive urges. Data were collected using the Impulse Buying Tendency Scale and analyzed using the Shapiro–Wilk normality test and paired sample t-test. The results revealed a significant difference between pretest and posttest scores (t = −14.861; p < 0.001), indicating a reduction in impulsive buying behavior after the intervention. These findings suggest that Micro-Intervention Mindfulness is effective in improving self-regulation and promoting more mindful and adaptive consumption behavior among young workers in the digital era

    Perlindungan Hukum Terhadap PT Pegadaian Unit Pelayanan Cabang Katamso Medan atas Penerimaan Barang Jaminan Perhiasan Emas Dengan Perjanjian Kredit Gadai yang Ternyata Berasal dari Barang Hasil Tindak Pidana Pencurian

    Full text link
    Pada Putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor 689/Pid.B/2022/PN Mdn, seorang nasabah telah menggadaikan emas yang merupakan barang hasil tindak pidana pencurian kepada PT Pegadaian Unit Pelayanan Cabang Katamso. Dalam putusan tersebut, objek gadai dikembalikan kepada pemilik sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana formulasi hukum pada pengaturan di PT Pegadaian Unit Pelayanan Cabang Katamso terkait penerimaan barang jaminan perhiasan emas dengan perjanjian kredit gadai yang ternyata berasal dari barang hasil tindak pidana pencurian, perlindungan hukum pada PT Pegadaian Unit Pelayanan Cabang Katamso, serta analisis pertimbangan dan putusan hakim dalam Putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor 689/Pid.B/2022/PN Mdn. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dengan dukungan data empiris. Sifat penelitian ini adalah penelitian preskriptif, dengan data yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tertier yang dikumpulkan melalui studi pustaka dan wawancara. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi hukum pada PT Pegadaian sudah sesuai dengan Teori Tujuan Hukum, yaitu keadilan hukum, kemanfaatan hukum, kepastian hukum, dan perlindungan hukum. Perlindungan hukum yang diterima oleh PT Pegadaian Katamso Medan dibedakan menjadi dua, yaitu perlindungan hukum preventif yang menerapkan prinsip Know Your Customer (KYC) melalui wawancara terhadap calon nasabah. Pertimbangan dan putusan hakim sudah sesuai dengan Teori Pembuktian, di mana hakim memberikan keyakinan atas terpenuhinya unsur pencurian dalam keadaan pemberatan berdasarkan Pasal 363 ayat (1) KUHP

    Evaluasi dan Standarisasi Jalan Poros Overburden Untuk Meningkatkan Capaian Produksi dan Produktivitas Overburden di Pit TAL Utara Barat

    Full text link
    Kinerja produksi overburden (OB) di lokasi PT Antareja Mahada Makmur selama kuartal pertama 2025 tidak memenuhi target, khususnya dalam hal produksi dan produktivitas. Pemeliharaan jalan menyumbang sekitar 35% dari total kehilangan produksi, dengan produktivitas hanya mencapai 96.24% dari rencana sebesar 471.57 BCM/jam (target: 490 BCM/jam). Penyebab utama kinerja yang kurang optimal ini adalah kualitas jalan yang buruk pada rute angkut overburden utama, ditunjukkan oleh nilai rendah dalam indikator kondisi jalan (URCI < 70, CBR < 36%, kecepatan rata-rata 19.10 km/jam). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi jalan dan menetapkan metode standar konstruksi dan pemeliharaan jalan guna meningkatkan produksi dan produktivitas di Pit TAL Utara Barat. Solusi mengintegrasikan enam strategi perbaikan utama: pemetaan material, pengujian laboratorium material terpilih, konstruksi sistem drainase, penggalian spoil untuk pelebaran jalan, penetapan teknik layering dan pemadatan standar, serta pertemuan koordinasi rutin antara tim teknik dan produksi. Implementasi dari Mei hingga Juli 2025 menghasilkan capaian produksi 99.22% dari rencana (dibandingkan 84.18% sebelumnya), peningkatan produktivitas 113.26% (dibandingkan 96.72%), peningkatan kecepatan 18.15% (dari 19.10 menjadi 22.57 km/jam), peningkatan URCI 84.38% (dari 32 menjadi 59), dan peningkatan CBR 35% (dari 20 menjadi 27 pada segmen bermuatan). Manfaat finansial mencapai Rp57.840.540.559,02 setelah mengurangi biaya implementasi. Proses standarisasi menghasilkan tiga standar baru: Standar Parameter Material Jalan, Standar Parameter Layering dan Pemadatan, dan Standar Prosedur Operasional untuk pengujian Dynamic Cone Penetrometer. Pendekatan komprehensif ini berhasil mengatasi masalah kualitas jalan dan memberikan solusi berkelanjutan untuk mempertahankan kinerja jalan angkut yang optimal dalam operasi pertambangan

    Peran Spiritualitas, Pendidikan Spiritual Care, dan Faktor Organisasi Terhadap Kinerja Perawat Melalui Caring: Integrative Literature Review

    Full text link
    Spiritual care merupakan komponen penting dalam pelayanan keperawatan holistik, namun implementasinya dalam praktik klinik masih belum konsisten. Praktik ini dipengaruhi oleh faktor individual perawat, pendidikan, serta konteks organisasi tempat perawat bekerja, dan diwujudkan melalui praktik caring sebagai mekanisme utama yang memengaruhi kinerja perawat. Review ini menggunakan desain integrative literature review terhadap sepuluh studi empiris yang dipublikasikan pada periode 2019–2025 dan diperoleh dari basis data PubMed, Scopus, dan Google Scholar. Spiritualitas perawat memperkuat empati dan sikap caring; pendidikan spiritual care meningkatkan kompetensi caring dan komunikasi terapeutik; sementara faktor organisasi seperti kepemimpinan, budaya kerja, beban kerja, dan dukungan manajerial memengaruhi keberlanjutan praktik spiritual care dalam pelayanan. Caring berperan sebagai mediator yang menjembatani hubungan antara faktor individual, pendidikan, dan organisasi dengan kinerja perawat. Integrasi spiritualitas, pendidikan spiritual care, dan dukungan organisasi diperlukan untuk memperkuat caring dan, melalui caring, meningkatkan kinerja perawat secara berkelanjutan dalam mewujudkan praktik keperawatan holistik yang konsisten dan bermutu

    Strategi Pengelolaan Ekowisata Terumbu Karang di Desa Temukus, Kabupaten Buleleng

    Full text link
    Pengelolaan ekowisata terumbu karang memerlukan strategi yang mampu menyeimbangkan kepentingan konservasi lingkungan dengan pengembangan ekonomi masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan karakteristik dan kondisi terumbu karang berdasarkan zonasi konservasi di Desa Temukus, Kabupaten Buleleng, dan (2) merumuskan strategi pengelolaan ekowisata terumbu karang berbasis konservasi dengan pendekatan analisis SWOT. Penelitian dilakukan di wilayah pesisir Desa Temukus pada tahun 2025 menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi lapangan, survei transek terumbu karang, wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan (pemerintah desa, Pokdarwis, Pokmaswas, pelaku usaha wisata, tokoh adat, akademisi, dan media), kuesioner masyarakat, serta dokumentasi spasial dan visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi terumbu karang di Desa Temukus bervariasi antar zonasi, di mana zona inti relatif lebih terjaga dibandingkan zona pemanfaatan dan zona wisata yang mengalami tekanan akibat aktivitas snorkeling, pencemaran, dan lemahnya penerapan SOP wisata. Analisis SWOT menghasilkan strategi prioritas berupa penguatan zonasi berbasis peta spasial, peningkatan kapasitas kelembagaan lokal, penyusunan SOP wisata bahari ramah lingkungan, serta penguatan kolaborasi stakeholder melalui pendekatan Penta Helix. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi aspek spasial, sosial, dan kelembagaan merupakan kunci dalam mewujudkan pengelolaan ekowisata terumbu karang yang berkelanjutan di wilayah pesisir Bali Utara

    Pengaruh Pelaksanaan Supervisi Kepala Sekolah, Penggunaan Teknologi, dan Budaya Sekolah Terhadap Kinerja Guru SMP N Se-Kecamatan Tanjungpinang Timur

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kinerja guru sebagai ujung tombak peningkatan mutu pendidikan. Fokus penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh pelaksanaan supervisi kepala sekolah, penggunaan teknologi, dan budaya sekolah terhadap kinerja guru SMP Negeri se-Kecamatan Tanjungpinang Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex-post facto. Populasi dalam penelitian berjumlah 168 guru, dengan sampel sebanyak 118 orang yang diambil secara proportional random sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa ketiga variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Secara parsial, budaya sekolah terbukti sebagai variabel dengan pengaruh paling dominan, diikuti oleh penggunaan teknologi, dan kemudian pelaksanaan supervisi kepala sekolah. Implikasi dari penelitian ini menekankan perlunya upaya sistematis dari pihak sekolah untuk memperkuat budaya organisasi yang positif, mendorong integrasi teknologi dalam pembelajaran, dan melaksanakan supervisi akademik yang berkelanjutan guna mengoptimalkan kinerja para pendidik

    5,770

    full texts

    12,667

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Syntax Literate - Jurnal Ilmiah Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇