Jurnal Online Poltekkes Kemenkes Pontianak
Not a member yet
    742 research outputs found

    HUBUNGAN PENGETAHUAN, AKTIVITAS FISIK DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN HIPERURISEMIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TELAGA BIRU KOTA PONTIANAK

    No full text
    Increasing life expectancy in Indonesia affects the elderly population in Indonesia is getting higher. The elderly is a group have risk for hyperuricemia,  characterized by a buildup of uric acid that cause joint pain. Based on the data Riskesdas 2013, disease prevalence according to diagnose in Indonesia (24,7%) and in West Borneo (22,3%). It can be affected by physical activity, nutritional status and food selection behavior based on the level of knowledge. This research aimed to determine the correlation of knowledge, physical activity and nutritional status with the incidence of hyperuricemia of Telaga Biru Public Health Center, Pontianak 2016. This research was a cross sectional which sampling technique is accidental sampling with the number of sample 65 samples. The statistical test used is chi square test. The result of this research most of the knowledge level of respondents in less category (58,5%), physical activity in light category (73,8%) and obesity nutritional status (33,8%). The result of analysis with chi square test showed that there was no correlation between knowledge, physical activity and nutrition status with the incidence of hyperuricemia (p >0.05).  Suggest for the next researcher to do reaserch on respondent with heavy physical activity to see its effect on elevated levels of uric acid

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN PADA PEKERJA PENGUPAS KELAPA DI DESA JERUJU BESAR

    No full text
    Abstrak: Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan pada Pekerja Pengupas Kelapa di Desa Jeruju Besar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional untuk melihat adanya hubungan antara variabel bebas (usia pekerja, tekanan panas, masa kerja, lama kerja, status kesehatan, kebiasaan merokok, status gizi pekerja) dengan variabel terikat (kelelahan). Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 40 pekerja dan yang memenuhi syarat sebagai sampel berjumlah 33 pekerja pengupas kelapa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kelelahan pada pekerja pengupas kelapa di Desa Jeruju Besar adalah usia (pValue = 0,025), tekanan panas (pValue = 0,026) dan kebiasaan merokok (pValue = 0,001). Sementara variabel yang tidak berhubungan dengan kelelahan pada pekerja pengupas kelapa di Desa Jeruju Besar adalah masa kerja (pValue = 0,510), lama kerja (pValue = 0,491), status kesehatan (pValue = 0,456) dan status gizi (pValue = 0,764).      Abstract: The Factors Related to Fatigue in Coconut Paring Workers in Jeruju Besar Village. This research is an analytic observational research with cross sectional approach to see the relation between independent variable (age of workers, heat stress, years of working, workhours, health status, smoke habit, nutrition status of the workers) with dependent variable (fatigue). The number of the population in this research is 40 workers and the workers who are qualified as sample are 33 coconut paring workers. The result of the research showed that the related factors to fatigue in coconut paring workers in Jeruju Besar Village are the age of workers (pValue = 0,025), heat stress (pValue = 0,026) and smoke habit (pValue = 0,001). Whereas the unrelated factors to fatigue in coconut paring workers in Jeruju Besar Village are years of working (pValue = 0,510), workhours (pValue = 0,491), health status (pValue = 0,456) and nutrition status of the workers (pValue = 0,764)

    Perbedaan Kadar Besi (Fe) pada Air Sumur Gali Di Dusun Wonodadi RT 07/ RW 10 yang Diberi PAC dengan yang Diberi Tawas

    Get PDF
    Abstract: Water is one of the important components in human life. The results of observations by researcher, the Wonodadi Hamlet  RT 07 / RW 10 people using dig well water as clean water source. The dig well water used contains high Fe content, so the people adds PAC and alum (Aluminum Sulfate) before using water to reduce Fe content. The purpose of this research was to analyze the difference of Fe content in dug well water in Wonodadi Hamlet RT 07 / RW 10 which was PAC (Poly Aluminum Chloride) added with alum (Aluminum Sulfate) added. The research design used was quasi experimental research because it did not use the actual research design. The samples were dig well water treated by PAC 100 mg and alum 150 mg adds in every 1000 ml sample. The number of samples in this reserch was determined by replication formula, 16 samples of dig well water were PAC added and 16 samples of dig well water were alum added so that 32 samples were obtained. Samples of dig well water were taken at Wonodadi Hamlet RT 07 / RW 10. Analysis of Fe content in this research using AAS (Atomic Absorbtion Spectrophotometer) method. The average of Fe content in the dig well water added by PAC was 0,9513 ppm. The average of Fe content in dig well water which was added by alum was 1,6735 ppm. Hypothesis in this research is alternative hypothesis (Ha) that there is difference of Fe content on dig well water in Wonodadi Hamlet RT 07 / RW 10 which PAC added with alum added. The result of computerized data processing through Paired T-Test obtained value p = 0,000 (p <0,05). Based on these results, Ha is received means that there is a difference in Fe content dig well water in Wonodadi Hamlet RT 07 / RW 10 which was PAC added with alum added.Abstrak: Air merupakan salah satu komponen penting dalam kehidupan manusia. Hasil observasi yang dilakukan peneliti, masyarakat Dusun Wonodadi RT 07 / RW 10 menggunakan air sumur gali sebagai sumber air bersih. Air sumur gali yang digunakan mengandung kadar Fe tinggi, sehingga masyarakat tersebut menambahkan PAC dan tawas (Aluminium Sulfat) sebelum menggunakan air untuk menurunkan kadar Fe. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa perbedaan kadar Fe pada air sumur gali di Dusun Wonodadi RT 07 / RW 10 yang diberi PAC (Poly Aluminium Chloride) dengan yang diberi tawas (Aluminium Sulfat). Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi eksperimen karena tidak menggunakan rancangan penelitian yang sebenarnya. Sampel penelitian berupa air sumur gali yang diberi perlakuan dengan menambahkan PAC 100 mg dan tawas 150 mg pada setiap 1000 ml sampel. Jumlah sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan rumus replikasi, 16 sampel air sumur gali diberi PAC dan 16 sampel air sumur gali diberi tawas sehingga didapat 32 sampel. Sampel air sumur gali diambil di Dusun Wonodadi RT 07 / RW 10. Analisa penentuan kadar Fe dalam penelitian ini menggunakan metode AAS (Atomic Absorbtion Spectrophotometer). Rata-rata kadar Fe pada air sumur gali yang ditambahkan PAC adalah 0,9513 ppm. Rata-rata kadar Fe pada air sumur gali yang ditambahkan tawas adalah 1,6735 ppm. Hipotesis pada penelitian ini adalah hipotesis alternatif (Ha) yaitu ada perbedaan kadar Fe pada air sumur gali di Dusun Wonodadi RT 07 / RW 10 yang diberi PAC dengan yang diberi tawas. Hasil pengolahan data secara komputerisasi melalui uji Paired T-Test diperoleh nilai p = 0,000 ( p < 0,05). Berdasarkan hasil tersebut, Ha diterima artinya ada perbedaan kadar Fe pada air sumur gali di Dusun Wonodadi RT 07 / RW 10 yang diberi PAC dengan yang diberi tawas

    Perbedaan Nilai Masa Pembekuan Darah (Clotting Time) dengan Menggunakan Tabung Kaca dan Tabung Plastik Metode Lee and White

    Get PDF
    Abstract: The period of blood coagulation is the time needed to measure the duration of blood clots. Laboratory examination generally passes through 3 stages: preanalytic, analytic and post analytic stages. At the preanalytic stage should be considered such as the use of glass tubes and plastic tubes. As well as various technical errors tend to shorten or extend the freezing period. This study aims to determine whether there is any difference in the value of clotting time by using glass and plastic tube of Lee and White method. The research method used is Quasi Experiment Design. The sampling technique uses total sampling. The sample in this study is a D-IV level I B Health Analyst who amounted to 47 people. Based on data analysis using Wilcoxon test, the signifcant value of P = 0.000 (P <0,05) then Ho is rejected and Ha accepted which indicate that there is difference of clotting time between glass tube with plastic tube of Lee and White method.Abstrak: Masa pembekuan darah adalah waktu yang diperlukan untuk mengukur lamanya darah membeku. Pemeriksaan laboratorium pada umumnya melewati 3 tahap yaitu tahap praanalitik, analitik dan pasca analitik. Pada tahap pra analitik harus diperhatikan seperti penggunaan tabung kaca dan tabung plastik. Serta bermacam-macam kesalahan teknik cenderung memperpendek atau memperpanjang masa pembekuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan nilai masa pembekuan darah (clotting time) dengan menggunakan tabung kaca dan tabung plastik metode Lee and White. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa D-IV tingkat I B Analis Kesehatan yang berjumlah 47 orang. Berdasarkan Analisis data menggunakan uji Wilcoxon diperoleh nilai Signifkan P = 0,000 (P< 0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan masa pembekuan darah (clotting time) antara tabung kaca dengan tabung plastik metode Lee and White

    Pengaruh Perilaku Kekerasan Klien Terhadap Stres Perawat Di Ruang Darurat Psikiatri Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalimantan Barat

    Get PDF
    Di RSJ Provinsi Kalbar kondisi yang sering dialami adalah: jumlah klien yang dirawat tidak sebanding dengan jumlah tenaga perawat yang ada, seringnya klien melakukan perilaku agresif secara verbal atau tindak ke- kerasan dengan sesama klien, perawat yang mengalami kekerasan fisik, pengrusakan sarana rumah sakit oleh klien, seringnya klien meninggalkan rumah sakit tanpa ijin perawat dan adanya ketidaksiapan perawat jika ditempatkan di ruang darurat psikiatrik. Hal ini dapat menimbulkan stres tersendiri bagi perawat jiwa dalam menangani klien dengan perilaku agresif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perilaku kekerasan klien terhadap tingkat stres perawat di ruang RDP RSJ Provinsi Kalbar. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross sectional, pengambilan sampel dengan total sampling yang berjum- lah 24 responden, alat ukur untuk penelitian ini berupa lembar observasi perilaku kekerasan klien POPAS (Per- ceptions Of Prevalence of Aggresion Scale), sedangkan untuk stres perawat menggunakan kuesioner PNOSS (Psychiatric Nursing Occupational Stress Scale). Analisa bivariat yang digunakan adalah uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat kepercayaan 95% atau α =0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh/ hubungan perilaku kekerasan klien terhadap stres perawat, dengan nilai Ï 0,03 < 0,05 dimana perawat yang mengalami stres ringan sebanyak satu orang responden (4,2%), stres sedang sebanyak 21 responden (87,5%) dan stres tinggi dua responden (8,3%). Perilaku kekerasan yang ditemukan adalah kategori sedang 95,8% dan kategori berat 4,2%

    PENGGUNAAN EMOJI FOOD SEBAGAI PREDIKTOR PENENTUAN STATUS GIZI BALITA USIA 3-5 TAHUN DI DESA KUBU KECAMATAN KUBU KABUPATEN KUBU RAYA

    Get PDF
    Nutritional problems are the impact of consumption of nutrients that have not met the body’s needs. Poor intake can cause malnutrition, and vice versa. To find out nutritional intake, a food consumption survey is needed. The current food consumption survey still has some weaknesses when used in describing nutritional status. Researchers make a method called emoji food. Emoji food is a method used to express the perception of eating habits. Emoji food in the form of symbols adapted from emojis in the android smartphone chat application. The purpose of this study was to determine the relationship between the use of Emoji food as a predictor of the determination of nutritional status of children aged 3-5 years in Kubu Village, Kubu District, Kubu Raya Regency. This study entered into the category of observational analytic research with a cross sectional approach where the measurement of the variables was carried out simultaneously from the individual in a single population and the measurement was only carried out at one time or period. From the results of the research BB/TB = Sig. (2-tailed) <5% (0.001 <0.05) which means BB/TB has a relationship with Emoji Food. BB/U value = Sig. (2-tailed) <5% (0.007 <0.05) which means BB/U has a relationship with Emoji Food. IMT/U Sig value. (2-tailed) <5% (0.001 <0.05) which means IMT/U has a relationship with Emoji Food. The conclusion of this study is the relationship of each of the variables of nutritional status, namely between BB/TB, BB/U, and IMT/U with the use of Emoji Food in children aged 3-5 years in Kubu Village, Kubu District, Kubu Raya District. Suggestions from this study Emoji food can be used as an alternative used in assessing and providing an overview of nutritional status

    IDENTIFIKASI ABORTUS IMINENS PADA TRIMESTER PERTAMA KEHAMILAN DENGAN MODALITAS ULTRASONOGRAFI

    No full text
    Abortus imminens adalah salah satu komplikasi yang terjadi pada pada awal kehamilan. Peristiwa ini ditandai dengan adanya perdarahan dari uterus yang dapat disertai kontraksi, hasil konsepsi utuh di dalam uterus, dan ostium uteri tertutup. Waktu terjadinya abortus imminens sebelum usia kehamilan dua puluh minggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kasus abortus immines pada kehamilan trimester pertama dengan menggunakan modalitas ultrasonografi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi pada satu pasien yang dilaksanakan bulan Oktober sampai Desember tahun 2017 di Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru, DKI Jakarta. Instrumen penelitian adalah lembar wawancara dan hasil pemeriksaan ultrasonografi transvaginal yang dinilai sesuai dengan kriteria. Persiapan dilakukan terlebih dahulu sebelum pemeriksaan ultrasonografi. Hasil pemeriksaan transvaginal ultrasonografi menunjukkan gambaran fetal di dalam gestasi namun kantung gestasi terlihat lebih besar, terdapat gambaran uterus dengan ukuran diatas normal, dan ada gambaran yolk sac dengan dinding terlihat irregular. Kesimpulan adalah terdapat gambaran sesuai dengan kriteria abortus imminens

    Penggunaan Kalender Sikat Gigi Dalam Meningkatkan Motivasi Siswa Terhadap Perilaku Menyikat Gigi

    Get PDF
    Pengetahuan siswa tentang menyikat gigi rata rata termasuk dalam kategori baik. Siswa siswi tahu berapa kali menggosok gigi yang benar, kapan waktu yang tepat untuk menggosok gigi, bagai mana cara menggosok gigi yang benar, namun tidak dilaksanakan setiap hari dirumah,Untuk mengingatkan perlu adanya media atau alat bantu agar siswa melakukan sikat gigi secara rutin sehingga menjadi suatu kebiasaan dan bukan suatu paksaan.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kalender sikat gigi terhadap perilaku menyikat gigi dan kebersihan gigi dan mulut siswa kelas 4 SDS Suster sebanyak 79 siswa yang dibagi menjadi 2 kelompok ,pengambilan sampel dilakukan secara purposive, jenis penelitian ini adalah penelitian  eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan rancangan Non Equivalent Control Group  Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan jumlah siswa yang menyikat gigi dengan kategori baik pada kelompok perlakuan dari 36 % siswa sebelum perlakuan menjadi 87% siswa sesudah perlakuan. Uji Paired T test menunjukan adanya perbedaan perilaku menyikat gigi siswa yang diberi kalender  dengan siswa yang diberi penyuluhan tanpa kalender sikat gigi dengan nilai p =0,00 dan rata rata menyikat gigi sesudah perlakuan 1,8 kali per hari (kategori baik) dan pengaruh terhadap kebersihan gigi dan mulut (OHI.S) dengan nilai p=0,00 dan rata rata OHI.S sesudah perlakuan 0,78 sesudah pemakaian kalender sikat gigi. Simpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini adalah  ada pengaruh kalender sikat gigi terhadap peningkatan frekuensi menyikat gigi  dan kebersihan gigi dan mulut (OHI.S) pada siswa kelas 4 SDS Suster dan disarankan penggunaan kalender sikat gigi sebagai panduan siswa sebelum siswa mampu secara mandiri melakukan tindakan sikat gig

    PENGARUH EDUKASI GIZI MELALUI MEDIA FACEBOOK TERHADAP PENGETAHUAN ANEMIA DAN KONSUMSI PROTEIN, ZAT BESI, DAN VITAMIN C PADA REMAJA PUTRI DESA TEBAS KUALA

    No full text
    Menurut WHO, anemia merupakan suatu kondisi dimana konsentrasi hemoglobin atau jumlah sel darah merah di bawah normal. Sedangkan definisi anemia gizi adalah keadaan dimana kadar hemoglobin, hematokrit, dan jumlah sel darah merah yang lebih rendah dari normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan anemia dan konsumsi protein, zat besi, serta vitamin C sebelum dan sesudah diberikan edukasi gizi melalui media Facebook di Desa Tebas Kuala. Jenis penelitian ini adalah Eksperimental dengan rancangan one group pretest post test design. Analisis yang digunakan adalah uji normalitas Paired T-Test. Populasi penelitian ini adalah remaja putri yang tinggal di wilayah Desa Tebas Kuala dengan sampel kelompok intervensi sebanyak 35 remaja putri. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan anemia, konsumsi protein, konsumsi zat besi, dan konsumsi vitamin C pada sampel mengalami peningkatan. Secara statistik, ada perbedaan bermakna antara pengetahuan anemia, konsumsi protein, konsumsi zat besi, dan konsumsi vitamin C pada remaja putri sebelum dan sesudah intervensi (p=0,000). Simpulan penelitian adalah adanya pengaruh edukasi gizi melalui media Facebook terhadap peningkatan pengetahuan anemia, dan konsumsi protein, konsumsi zat besi, serta konsumsi vitamin C pada remaja putri

    MASS INDEX WITH QUALITY OF LIFE AMONG ADULTS AND ELDERS ASTHMA PATIENTS

    Get PDF
    Asthma ranked at first category of prevalence of chronic infectious diseases, in Indonesia asthma have been the highest cause of death and morbidity. Asthma called as a mild to severe chronic airway disease, which affected to quality of life. This study aimed to identify relationships between body mass index with the quality of life among adult asthma and elder’s people with asthma in Jambi City. Data collection techniques were carried out by total sampling method with a total sample of 69 respondents. The research instrument used Asthma Quality of Life Questionnaires (AQLQ). Data analyzed by Spearman test. The results showed that the majority of respondents were women with normally category in body mass index, and respondents who had a good quality of life. There was a significantly relationship between body mass index with quality of life among asthmatics patients. It is expected that health workers will be provide good counseling about nursing protection management to maintain an ideal body mass index and to improve quality of life for adult asthma patient

    605

    full texts

    742

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Poltekkes Kemenkes Pontianak
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇