Jurnal Online Poltekkes Kemenkes Pontianak
Not a member yet
    742 research outputs found

    PERBANDINGAN DAYA TERIMA MAKANAN SERTA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PADA SISTEM PENYELENGGARAAN MAKANAN SWAKELOLA DAN OUTSOURCING

    Get PDF
    Power of acceptance is the ability of a person to spend the food served according to his needs. To maintain good health and to perform its functions properly, the human body needs nutrients including the energy needs of food. In an effort to improve the health of patients, attention to the improvement of food and nutrition services by the institution to the patient is a matter to note. This study aims to determine the ratio of food acceptance as well as the factors that affect the system of self-managed food and outsourcing. This research is Quantitative research with cross sectional approach. The population of this study were all 3rd grade patients at RSUD Sultan Syarif Mohamad Alqadri Pontianak and RSUD dr Agoesdjam Ketapang which amounted to 100 people. The data collected in the form of primary data and secondary data. The analysis used is Chi-Square and T-Test. The results showed that both hospitals received food in good category under <20% but in Hospital with better self-managed feeding system, rather than the system of feeding oursourcing is dikarnakan on food outsourcing organizing system is not monitored from manufacture to to distribution. It is suggested that Sultan Syarif Mohamad Alqadri Hospital Pontianak to evaluate food remnants for 3 months regularly and thoroughly in all patients, and in ketapang hospital to add cooking powe

    APLIKASI KOMBINASI AIR REBUSAN DAUN SIRIH DAN KAYU SIWAK PADA PENURUNAN INDEKS PLAK GIGI

    Get PDF
    Plak merupakan lapisan spesifik yang tersusun atas 70% mikroorganisme dan 30% matrik, menjadi penyebab karies gigi, gingivitis, dan penyakit periodontium jika bergabung dengan factor lain dalam periode waktu tertentu (Harty, F.J dan Ogston, R., 1995, Sardjono, B., dkk, 2012). Upaya pembuangan dapat dilakukan secara mekanis dan kimiawi. Penggunaan obat kumur adalah salah satu cara pencegahan plak secara kimiawi, dimana obat kumur antiseptik dapat menurunkan jumlah koloni bakteri melalui interaksi dengan protein bakteri (Laksminingsih, 2000). Kombinasi air rebusan kedua tanaman tersebut memiliki konsentrasi daya hambat terkecil yaitu 30% terhadap Streptococcus mutans (Khoiriyah dan Murwaningsih, 2017). Penelitian ini untuk mengetahui efektifitas kombinasi air rebusan daun sirih dan kayu siwak dalam menurunkan indeks plak gigi. Jenis penelitian eksperimen, menggunakan rancangan one group pretest-post test design. Jumlah sampel sebanyak 100 orang dengan usia 16-17 tahun. Hasil penilaian berdasarkan analisis paired T-test antara sebelum dan sesudah berkumur dengan kombinasi air rebusan daun sirih dan kayu siwak diperoleh p value 0,000 (< 0,05), artinya terdapat perbedaan Indeks plak antara sebelum dan sesudah berkumur dengan kombinasi air rebusan daun sirih dan kayu siwak, dengan nilai rerata positif, yaitu 0,8520 ± 0,3971, artinya terjadi kecederungan penurunan indeks plak sesudah berkumur dengan rerata penurunan sebesar 0,8520

    HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PEDAGANG MINUMAN CENDOL DENGAN PENGGUNAAN PEMANIS BUATAN SAKARIN DAN SIKLAMAT KECAMATAN PONTIANAK UTARA

    No full text
    Abstrak: Hubungan Pengetahuan dan Sikap Pedagang Minuman Cendol dengan Penggunaan Pemanis Buatan Sakarin dan Siklamat Kecamatan Pontianak Utara. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan tipe penelitian cross sectional dengan melakukan pengujian terhadap hipotesis untuk mengetahui hubungan antara dua variable yaitu variable bebas (pengetahuan dan sikap) dan variable terikat (perilaku penggunaan pemanis buatan Sakarin dan Siklamat). Jumlah sampel yang digunakan adalah 22 sampel. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan pedagang dengan pemanis buatan Sakarin (p value = 0,348, OR = 0,300),ada hubungan antara pengetahuan pedagang dengan pemanis buatan Siklamat (p value = 0,008, OR = 20,000), ada hubungan antara sikap pedagang dengan pemanis buatan Sakarin (p value = 0,011, OR = 21,667) dan tidak ada hubungan antara sikap pedagang dengan pemanis buatan Siklamat (p value = 0,378, OR = 0,333). Abstract: Related Knowledge and Attitude Drinks Cendol Traders with Use of Artificial Sweeteners Cyclamate Saccharin and District North Pontianak. This research was observational analytic with the type of cross-sectional study with a test of hypothesis to determine the relationship between the two variables are independent variables (knowledge and attitude) and the dependent variable (the behavior of the use of artificial sweeteners Saccharin and Cyclamate). The samples used were 22 samples. The results of this study concluded that there was no relationship between knowledge traders with artificial sweeteners saccharin (p value = 0.348, OR = 0.300), there is a relationship between knowledge traders with artificial sweeteners Cyclamates (p value = 0.008, OR = 20,000), there is a relationship between attitudes traders with artificial sweeteners saccharin (p value = 0.011, OR = 21.667) and there is no relationship between attitude Cyclamates traders with artificial sweeteners (p value = 0.378, OR = 0.333)

    FORMULASI SNACK BAR BERBASIS TEPUNG PISANG KEPOK (Musa paradisiaca Linn) DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG DAUN BAYAM (Amaranthus tricolor L.)

    Get PDF
    Pola hidup masyarakat dengan tingginya tingkat kesibukan masyarakat mengharapkan adanya pangan yang praktis seperti Snack bar yang umumnya dikonsumsi sebagai makanan selingan dan dapat dibuat dengan bahan pangan lokal seperti tepung pisang. Buah pisang merupakan produksi buah tertinggi di daerah kabupaten Sambas dibanding kabupaten lainnya. Bayam merupakan salah satu pangan yang kaya akan zat gizi dan dapat diolah menjadi tepung guna menjadi makanan tambahan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, menggunakan uji Friedman yang terdiri dari satu faktor dengan tiga perlakuan penambahan tepung bayam yaitu 5%, 10% dan 15% (F1, F2 dan F3). Uji daya terima dilakukan terhadap 25 orang mahasiswa Poltekkes Kemenkes Pontianak Jurusan Gizi dan analisis zat besi dilakukan di Laboratorium Badan Riset dan Standarisasi Industri Pontianak. Hasil penelitian uji organoleptik terhadap rasa, aroma, warna dan tekstur snack bar yang paling disukai panelis adalah snack bar tepung pisang kepok dengan penambahan tepung bayam 5%. Dari hasil uji organoleptik, dilakukan analisis kandungan zat besi pada produk snack bar terpilih dan didapatkan hasil kandungan zat besi yaitu 8,29 mg/kg.Â

    PENGARUH PEMBERIAN PISANG LAMPUNG (Musa Acuminata) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH SISTOLIK PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI

    Get PDF
    Hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang merupakan yang merupakan penyebab utama kematian seluruh dunia. Hipertensi berkaitan dengan pola makan tinggi natrium dan rendah kalium. Buah pisang lampung merupakan makanan yang tinggi kalium yang mempunyai efek untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan Penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian pisang lampung (Musa Acuminata) terhadap penurunan tekanan darah sistolik pada penderita hipertensi lansia. Metode Penelitian ini quasi eksperimen dengan desain non-equivalent control grup pretest. Terdiri dari kelompok perlakuan dan kontrol, jumlah subjek masing-masing kelompok 15 orang. Kelompok perlakuan mendapat buah pisang lampung sebanyak 150 gr yang mengandung 537 mg kalium selama 7 hari. Asupan natrium, kalium, kalsium dan magnesium selama penelitian diamati dengan menggunakan metode  food recall 1 x 24 jam. Uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk dan analisis statistik menggunakan uji Paired t- test dan Independent t- test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian buah pisang lampung dapat menurunkan tekanan darah sistolik pada kelompok perlakuan (p < 0,05). Kesimpulan pemberian pisang lampung dengan dosis 150 gr dengan kandungan 537 mg setiap hari selama tujuh hari berturut-turut berpengaruh secara bermakna terhadap penurunan tekanan darah sistolik pada hipertensi ringan

    PENYULUHAN GIZI MELALUI MEDIA PUPPET DOLL TERHADAP KONSUMSI SAYUR DAN BUAH PADA SISWA SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Buah dan sayur merupakan bahan pangan utama dalam kehidupan sehari-hari, selain ikan, daging, kacang-kacangan, dan sumber karbohidrat seperti nasi, kentang, roti, dan lain-lain. Prevalensi kurang konsumsi sayur dan buah Daerah Istimewa Yogyakarta (D.I.Y) dalam Riskesdas tahun 2007 sebesar 86% dan pada Riskesdas tahun 2013 sebesar 85%. Mengetahui pengaruh penyuluhan gizi melalui media puppet doll terhadap konsumsi sayur dan buah saat pre-test dan post-test pada siswa Sekolah Dasar Muhammadiyah Condong Catur, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain one group pretest-posttest, dilaksanakan di SD Muhammadiyah Condong Catur, yang berlangsung pada bulan Februari 2017. Sampel pada penelitian ini berjumlah 62 siswa dengan teknik simple random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan uji paired t-test. Hasil rata-rata konsumsi sayur dan buah saat pre-test untuk anak laki-laki 92,28 gram/ hari, sedangkan untuk anak perempuan 92,86 gram/hari. Hasil rata-rata konsumsi sayur dan buah saat post-test untuk anak laki-laki adalah 100,31 gram/hari, sedangkan untuk anak perempuan 99,52 gram/hari. Perbedaan konsumsi sayur dan buah saat pre-test sebesar 92,61 gram/hari ± 25,43 SD, saat post-test sebesar 99,87 gram/hari ± 22,25 SD. Pengaruh penyuluhan gizi melalui media puppet doll terhadap konsumsi sayur dan buah didapat hasil p-value 0,124. Tidak ada perbedaan konsumsi sayur dan buah pada siswa Sekolah Dasar Muhammadiyah, Condong Catur, Yogyakarta, dengan nilai (p>0,05)

    PENGARUH MEDIA KOMIK UNTUK PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DALAM PEMILIHAN JAJANAN SEHAT

    Get PDF
    Jajanan memiliki risiko penyebab terjadinya keracunan pangan. Salah satu usaha untuk mengurangi paparan anak sekolah terhadap makanan jajanan yang tidak sehat dan tidak aman adalah dengan promosi keamanan pangan kepada anak sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi melalui komik sebagai media untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap dalam pemilihan jajanan sehat. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan rancangan penelitian pre-test post-test with control group design. Uji hipotesis menggunakan uji paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil penelitian membuktikan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan sikap pada kelompok eksperiment. Selisih peningkatan pengetahuan pada kelompok eksperiment lebih besar yaitu sebanyak 15,89 dibandingkan dengan kelompok kontrol. Sedangkan Selisih peningkatan nilai sikap pada kelompok eksperiment lebih besar yaitu 16,63 poin. Berdasarkan analisa statistik pada pengetahuan dan sikap didapatkan p value= 0,000<0,05. Kesimpulan penelitian ini yaitu media komik terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap anak tentang pemilihan makanan jajanan sehat

    Pemberian Kalium Buah Pisang Lampung terhadap Densitas Mineral Tulang pada Lansia

    Get PDF
    Abstract: Effect of Lampung Banana Potassium on Bone Mineral Density in the Elderly. This study aims to determine the effect of banana lampung on bone mineral density in the elderly in the Social Welfare Tresna Werdha and Werdha Graha Kasih Father’s home). This research is a research with experimental design with the separate sample pretest posttest control group design. The research was carried out in the Tresna Werdha Social Institution and the Werdha Graha Kasih Father’s house, from May to July 2017. The sampling technique was taken by random sampling The result of potassium feeding on 150 grams of banana per day for 30 days by increasing BMD T-score of 0.17 while in control group (without banana lampung) BMD T-score decreased by - 0.32. After intervention in both groups showed a difference of BMD T-score of 0.49. Abstrak: Pemberian Kalium Buah Pisang Lampung terhadap Densitas Mineral Tulang pada Lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui pengaruh pemberian buah pisang lampung terhadap bone mineral density pada lansia di wilayah Panti Sosial Tresna Werdha dan panti Werdha Graha Kasih Bapa). Penelitian yang dilakukan ini adalah penelitian dengan desain eksperimen dengan rancangan the separate sample pretest posttest control group design. Penelitian dilaksanakan di wilayah Panti Sosial Tresna Werdha dan panti Werdha Graha Kasih Bapa), mulai bulan Mei s/d Juli 2017. Teknik sampling diambil dengan cara random sampling Hasil pemberian kalium pada buah pisang lampung sebanyak 150 gr setiap hari selama 30 hari dengan dapat meningkatkan BMD T-score sebesar 0,17 sedangkan pada kelompok control (tanpa pemberian buah pisang lampung) BMD T-score menurun sebesar - 0,32. Setelah intervensi pada ke dua kelompok menunjukkan adanya perbedaan BMD T-score sebesar 0,49

    Perbedaan Profil Darah pada Mahasiswa Perokok dengan Bukan Perokok Di Jurusan Analis Kesehatan Pontianak

    Get PDF
    Abstract: Cigarettes are one tobacco product intended to be burned and smoked, the smoke containing nicotine, tar and carbon monoxide. Carbon monoxide has a strong tendency to bind to hemoglobin in red blood cells and increase the viscosity of blood making it easier for blood clots. Cigarettes cause the imbalance of antioxidants in the body characterized by the stimulation of the hematopoietic system, especially the bone marrow in producing and excluding leukocytes in the circulation including the activated neutrophils. The purpose of this research was to determine the difference of blood profles in non smoker students in Pontianak Health Analyst Department. The research was Cross-sectional and sampling technique used was total sampling. The sample in this study were D-IV Health Analysts level 1 to 4 students who were 25 smokers and 25 non-smokers. The blood profles were examined by using the analytical analyzer. The results showed the difference of hemoglobin, hematocrit and red blood cell count with sig 0.05 on 25 respondents smokers and 25 respondents are not smokers.Abstrak: Rokok adalah salah satu produk tembakau yang dimaksudkan untuk dibakar dan dihisap, asapnya mengandung nikotin, tar dan karbon monoksida. Karbon monoksida memiliki kecenderungan yang kuat untuk berikatan dengan hemoglobin dalam sel darah merah dan meningkatkan viskositas darah sehingga mempermudah penggumpalan darah. Rokok menyebabkan ketidakseimbangan antioksidan dalam tubuh ditandai oleh stimulasi dari sistem hematopoietik, khususnya sumsum tulang dalam menghasilkan dan mengeluarkan leukosit pada sirkulasi termasuk neutrofl yang teraktivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan profl darah pada mahasiswa perokok dengan bukan perokok di Jurusan Analis Kesehatan Pontianak. Penelitian ini adalah penelitian Cross-sectional dan teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa D-IV Analis Kesehatan tingkat 1 sampai 4 yang berjumlah 25 orang perokok dan 25 orang bukan perokok. Profl darah responden diperiksa secara otomatis menggunakan alat hematology analyzer. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan kadar hemoglobin, hematokrit dan hitung jumah sel darah merah dengan nilai p0.05 pada 25 responden perokok dan 25 responden bukan perokok

    Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Metanol Daun Sambiloto (Andrographis Paniculata Ness) terhadap Sensitivitas Enterobacteriaceae dengan Metode Difusi

    Get PDF
    Abstract: Sambiloto is plant one of the natural resources that be come important to used as medicine. Sambiloto effcacy had been known since long time ago. Based on it’s pharmacological properties, Sambiloto leaves provide antidiarrheal activity against bacteria that causing diarehea in humans especially Eacherichia coli and Shigella dysentriae bacteria. The main content of Sambiloto leaves are diterpenoid lactones (andrographolide), paniculides, farnesols and flavonoids. The purpose of this research was to study the effect of the methanol extract concentration of Sambiloto leaves toward the sensitivity of Escherichia coli and Shigella dysentriae bacteria by using diffusion method. Research design using quasi experimental research. Sample used were leaf extract of Sambiloto with concentration of 100%, 75%, 50% and 25% with six times repetition. Data was collected and analyzed by using Spearman analysis. Based on the reseach fnding, the measurement of inhibition zone on Escherichia coli bacteria test found that the average value were 14.67 mm at 100% concentration, 13.67 mm at 75% concentration, 12.17 mm at concentration 50% and 10.00 mm at 25% concentration. While Shigella dysentriae bacteria test obtained that average value were 14.33 mm at 100% concentration, 13.33 mm at 75% concentration, 11.17 at concentration 50% and 9.33 mm at 25% concentration. The data were analyzed by Spearman test and the result was (p = 0,000 <0.01). It showed that there was inhibition zone effect of Sambiloto leaves extract on bacterial sensitivity of Escherichia coli and Shigella dysentriae by using diffusion method. It was concluded that the Sambiloto leaves extract is antibacterial.Abstrak: Tanaman Sambiloto merupakan salah satu bahan alam yang semakin banyak peminatnya untuk dijadikan obat. Khasiat Sambiloto sebenarnya sudah dikenal sejak zaman dahulu. Berdasarkan sifat farmakologinya, daun Sambiloto memberikan aktivitas antidiare terhadap bakteri yang menyebabkan diare pada manusia khususnya bakteri Escherichia coli dan Shigella dysentriae. Kandungan utama dari daun Sambiloto adalah diterpenoide lactones (andrographolide), paniculides, farnesols dan flavonoid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh konsentrasi ekstrak metanol daun sambiloto terhadap sensitivitas bakteri Escherichia coli dan Shigella dysentriae dengan metode difusi. Desain Penelitian ini berbentuk penelitian eksperimental semu. Sampel yang digunakan adalah ekstrak daun sambiloto dengan konsentrasi 100%, 75%, 50% dan 25% dengan pengulangan sebanyak enam kali. Data dikumpulkandan dianalisis dengan analisis Spearman. Berdasarkan hasil penelitian pengukuran zona hambat pada uji bakteri Escherichia coli didapatkan nilai rata-rata 14.67 mm pada konsentrasi 100%, nilai rata-rata 13.67 mm pada konsentrasi 75%, nilai rata-rata 12.17 mm pada konsentrasi 50% dan nilai rata-rata 10.00 mm pada konsentrasi 25%. Sedangkan uji bakteri Shigella dysentriae didapatkan nilai rata-rata 14.33 mm pada konsentrasi 100%, nilai rata-rata 13.33 mm pada konsentrasi 75%, nilai rata-rata 11.17 pada konsentrasi 50% dan nilai rata-rata 9.33 mm pada konsentrasi 25%. Data dianalisis dengan uji Spearman didapatkan hasil (p = 0,000 < 0.01), menunjukan bahwa terdapat pengaruh zona hambat ekstrak daun sambiloto terhadap sensitivitas bakteri Escherichia coli dan Shigella dysentriae dengan menggunakan metode difusi. Dapat disimpulkan bahawa ekstrak daun sambiloto bersifat antibakteri

    605

    full texts

    742

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Poltekkes Kemenkes Pontianak
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇