Jurnal Online Poltekkes Kemenkes Pontianak
Not a member yet
    742 research outputs found

    Pendampingan Kader Menggunakan Kartu Aksi Gizi Meningkatkan Pola Asuh Ibu

    Get PDF
    AbstrakLatar Belakang. Masalah gizi masih menjadi pusat perhatian di negara berkembang seperti Indonesia. Pada tahun 2030 tujuan utama Sustainable Development Goals (SDGs) adalah mengakhiri segala masalah malnutrisi. Pola asuh ibu balita berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan balita. Kondisi ini harus menjadi perhatian khusus, mengingat bahwa kecukupan gizi dari asupan makan sangat berkaitan erat dengan status gizi balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendampingan gizi oleh kader menggunakan kartu aksi gizi terhadap peningkatan pola asuh ibu balita. Metode. Desain penelitian pre eksperimental pre and post test only design menggunakan media kartu aksi gizi dengan sampel penelitian ibu balita beerjumlah 84 orang posyandu di wilayah kerja Puskesmas Tahtul Yaman. Data dikumpulkan dengan cara wawancara terhadap ibu balita dengan menggunakan kartu aksi gizi. Uji statistik yang digunakan adalah paired t-test dan regresi logistik ganda. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan pola asuh ibu (b=4,190; p=0,0001). Analisis multivariat menunjukan umur ibu (OR=3,59; p=0.009), dan pendidikan ibu (OR=3.25; p=0,016) berpengaruh terhadap pola asuh ibu. Kesimpulan. Kartu Aksi Gizi meningkatkan pola asuh ibu balita. Umur ibu dan pendidikan ibu merupakan faktor dominan yang berpengaruh terhadap pola asuh ibu balita

    Karakteristik Fisik Lokasi Yang Disukai Kecoa Pada Kapal Di Pelabuhan Dwikora Pontianak

    No full text
    Abstrak. Karakteristik Fisik Lokasi Yang Disukai Kecoa Pada Kapal Di Pelabuhan Dwikora Pontianak. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui karakteristik fisik lokasi yang disukai kecoa yang meliputi suhu, kelembaban, pencahayaan dan penanganan sampah  pada kapal di Pelabuhan Dwikora Pontianak Kalimantan Barat. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan desain deskriptif. Jumlah sampel adalah 67 sampel. Analisis data dengan univariat pada indestifikasi kecoa dan karekteristik lokasi fisik yang disukai kecoak yaitu meliputi suhu, kelembaban, pencahayaan dan penanganan sampah pada kapal di Pelabuhan Dwikora Pontianak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Spesies atau jenis kecoa yang ditemukan pada kapal di Pelabuhan Dwikora Pontianak adalah Blatta orientalis, Periplaneta americana, dan Periplaneta brunnea. Lokasi-lokasi yang disukai kecoa pada kapal di Pelabuhan Dwikora Pontianak adalah dapur, pantry, kamar ABK, kamar penumpang, gudang, dan kamar mandi / WC. Suhu >28oc ditemukan terbanyak pada kapal layar motor (100%). Kelembaban >60%RH terbanyak ditemukan pada kapal layar motor (66.7%). Pencahayaan ≤100 lux terbanyak ditemukan pada kapal layar motor (66.7%), Upaya penanganan sampah dalam kapal di Pelabuhan Dwikora Pontianak adalah Sebagian besar kapal yang diobservasi memiliki tempat sampah yang tidak memenuhi syarat kesehatan dan tidak melakukan pemisahan antara sampah basah dan sampah kering.Abstract. Physical Characteristics of Cockroach Preferredon Ship Dwikora Pontianak Port. This study aims to determine the physical characteristics of the preferred location for cockroaches which include temperature, humidity, lighting and waste on the ship in the port of Dwikora Pontianak in West Kalimantan. This type of research is observational descriptive design. The number of samples is 67 samples. Data were analyzed by univariate at indestifikasi cockroach and the physical location of the preferred characteristics of cockroaches which include temperature, humidity, lighting and waste on the ship in the port of Dwikora Pontianak. The results showed that the species or types of cockroaches were found on the ship at the Port of Pontianak Dwikora is blatta orientalis, Periplaneta americana, and Periplaneta brunnea. Preferred locations cockroach on the ship in the port of Dwikora Pontianak is a kitchen, pantry, room crew, passenger room, warehouse, and a bathroom/WC. Temperature > 28oC are found most on the motor sailing boat (100%). Humidity > 60% RH mostly in the sailing boat motors (66.7%). ≤100 lux illumination mostly in the sailing boat motors (66.7%), waste management efforts in the ship at the Port of Pontianak Dwikora is most aboard were observed to have bins that do not meet health requirements and does not perform the separation between wet waste and dry waste

    Pengaruh Edukasi Gizi Dengan Metode Bernyanyi Terhadapasupan Sayur Dan Buah Pada Taman Kanak – Kanak Islamiyah Pontianak

    No full text
    Konsumsi sayur dan buah yang cukup merupakan salah satu dari indikator yang terdapat dalam pedoman gizi seimbang. Tahun 2015 penduduk Indonesia yang kurang konsumsi sayur dan buah sebanyak 78,6%, sedangkan pada tahun 2016 sebesar 92,2%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi dengan metode bernyanyi terhadap asupan konsumsi sayur dan buah pada anak taman kanak-kanak (TK). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April tahun 2019. Penelitian ini merupakan pre-eksperimen, pre-post test with one group desaign. Analisis data pada penelitian menggunakan uji Wilcoxon. Responden penelitian anak taman kanak-kanak Islamiyah Pontianak berjumlah 35 orang sesuai dengan total sampel yang dihitung. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini yaitu rata-rata asupan sayur sebelum edukasi 42,98 gram sesudah edukasi 45,24 gram. Menyatakan bahwa ada perbedaan konsumsi sayur sesudah edukasi gizi dengan metode bernyanyi (p=0,03). Rata-rata asupan buah pada anak taman kanak-kanak sebelum edukasi 67,12 gr dan sesudah edukasi 75,7 gr. Menyatakan bahwa ada perbedaan konsumsi buah sesudah edukasi gizi dengan metode bernyanyi (p=0,00). Edukasi gizi dengan metode bernyanyi mampu meningkatkan asupan konsumsi sayur dan buah pada anak taman kanak-kanak

    PERBEDAAN PENGETAHUAN IBU SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN DEMONSTRASI PEMBUATAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) DI DESA BENUANG KECAMATAN TOHO

    Get PDF
    Makanan pendamping ASI (MP-ASI) adalah makanan padat yang mengandung nutrien lengkap yang diberikan kepada bayi mulai usia 6 bulan disamping ASI eksklusif untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal. Untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal dibutuhkan gizi yang seimbang. Pada bayi dan anak, kekurangan gizi akan menimbulkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang apabila tidak diatasi secara dini akan berlanjut hingga dewasa. Pemberian MP-ASI yang tepat diharapkan tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi, namun juga merangsang keterampilan makan pada bayi. Salah satu upaya meningkatkan pengetahuan ibu dengan memberikan demonstrasi pembuatan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI). Menggunakan desain quasy eksprerimental dengan rancangan one group pretest – posttest pada 37 ibu yang memiliki bayi usia 6-24 bulan di Desa Benuang. Pengumpulan Data menggunakan Kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon dengan nilai p=0,000 (p < 0,05) menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna antara pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan demonstrasi pembuatan pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) di Desa Benuang Kecamatan Toh

    EFEKTIFITAS PEMBERIAN MINUMAN KUNYIT ASAM DAN AIR JAHE TERHADAP PENURUNAN DISMENOREA PRIMER PADA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN NURUL JADID KUMPAI KABUPATEN KUBU RAYA

    Get PDF
    Menstruasi adalah pelepasan dinding rahim (endometrium) yang disertai dengan perdarahan dan terjadi setiap bulannya. Haid terjadi setiap bulan, siklus haid ini bisa menyebabkan timbulnya rasa sakit atau nyeri di daerah perut yang disebut dismenorea dan sering terjadi pada remaja putri. Dismenorea primer biasanya terjadi mulai dari pertama haid/manarche usia 10 – 15 tahun sampai usia 25 tahun yang disebabkan oleh kontraksi uterus, dan tidak terdapat hubungan kelainan ginekologi. Nyeri haid dapat dikurangi secara farmakologi dan non farmakologi. Secara non farmakologi dapat dilakukan dengan relaksasi, olahraga, kompres hangat, senam, distraksi, pemberian minuman kunyit asam dan air jahe. Tujuan peneletian ini untuk menganalisis efektifitas pemberian minuman kunyit asam dan air jahe terhadap penurunan dismenorea primer pada remaja putri. Metode penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan rancangan two grup pretest posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 20 orang. Hasilnya membuktikan bahwa  terdapat perbedaan signifikan antara skala nyeri sebelum dan sesudah pemberian minuman kunyit asam (p = 0,000) dan air jahe (p = 0,000). Kesimpulannya bahwa minuman kunyit asam lebih efektif terhadap penurunan dismnenorea primer dibandingkan air jahe (p = 0,025)

    EFEKTIFITAS PEMBERIAN JUS JAMBU BIJI TERHADAP PERUBAHAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN NURUL JADID KUMPAI KABUPATEN KUBU RAYA

    Get PDF
     Anemia adalah keadaan dimana kadar hemoglobin lebih rendah dari nilai normal. Vitamin C dapat meningkatkan pH didalam lambung sehingga dapat meningkatkan proses penyerapan zat besi hingga 30%. Kandungan vitamin C pada jambu biji sanggup memenuhi kebutuhan harian anak berusia 13 s/d 20 tahun yang mencapai 80 s/d 100 mg per hari, atau kebutuhan vitamin C harian orang dewasa yang mencapai 70 s/d 75 mg per hari. Untuk mengetahui efektifitas pemberian jus jambu biji terhadap perubahan kadar hemoglobin pada remaja putri di Pondok Pesantren Nurul Jadid Kumpai Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperiment dengan pre test and post test nonequivalent control group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, jumlah sampel sebanyak 24 sampel yang terdiri dari 12 kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 12-19 April 2019 di Pondok Pesantren Nurul Jadid Kumpai. Analisis data melalui analisis bivariat dengan uji paired t-test dan independent t-test. Penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kadar hemoglobin sebelum dan sesudah pada kelompok intervensi yaitu 1,1 dan nilai p sebesar 0,000 ( p<0,05) gr/dl dan kelompok kontrol yaitu 0,7 gr/dl dan nilai p sebesar 0,000 ( p<0,05). Pemberian jus jambu biji dan tablet Fe lebih efektif terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri di Pondok Pesantren Nurul Jadid Kumpai

    EFEKTIFITAS PIJAT EFFLEURAGE DAN ACCUPRESURE SP6 TERHADAP DISMENORHEA PRIMER PADA AKSEPTOR KB IUD

    Get PDF
    Latar belakang : Faktor penyebab drop out KB adalah karena adanya efek samping kontrasepsi. Salah satu efek samping yang sering dikeluhkan adalah disminorhea pada tahun pertama pemasangan. Penyelesaian masalah dismenorhea ini seringkali hanya menggunakan obat anti nyeri saat haid, sehingga peneliti ingin mencoba menggunakan alternative lain yang lebih aman, nyaman dan akurat. Yaitu dengan massase effleurage dan Accupresure SP6. Tujuan Penelitian : mengetahui efektifitas Massage Effleurage dan acupressure SP6  terhadap Dismenorhea primer pada Akseptor baru KB IUD Metode Penelitian : Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain Quasi experiment dengan two group pre-test dan post-test. Hasil Penelitian : hasil uji perhitungan Wilcoxon memperoleh Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0.000 (p < 0,05) sehingga Ha diterima dan efektifitas meggunakan uji mann withney dengan hasil Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,004 (p < 0,05) sehingga Ha diterima. Simpulan:  Ada perbedaan skala nyeri antara sebelum dan sesudah diberi massage effleurage dan Accupresure SP6 dan Massage effleurage lebih efektif mengatasi nyeri haid di banding dengan Accupressure SP6

    Hubungan antara Vibrasi (Getaran) dengan Sensitivitas Pengemudi Truk Crude Palm Oil (Cpo) Di PT. Perkebunan Nusantara XIII Parindu Kabupaten Sanggau

    No full text
    Abstrak. Hubungan antara Vibrasi (Getaran) dengan Sensitivitas Pengemudi Truk Crude Palm Oil (CPO) di PT. Perkebunan Nusantara XIII Parindu Kabupaten Sanggau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara getaran dengan sensitivitas pengemudi Truk CPO di PT. Perkebunan Nusantara XIII Parindu Kab. Sanggau. Jenis penelitian Analitik Observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Dalam penelitian  ini  jumlah sampel 60 orang. Pengujian data dengan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian hubungan antara getaran dengan sensitivitas pengemudi Truk CPO di PT. Perkebunan Nusantara XIII Parindu Kab. Sanggau menunjukan bahwa ada hubungan antara getaran dengan sensitivitas (p = 0,003); ada hubungan antara umur dengan sensitivitas (p = 0,004); ada hubungan antara lama kerja dengan sensitivitas (p = 0,017) dan ada hubungan antara masa kerja dengan sensitivitas (p = 0,000). Disarankan kepada pengemudi untuk selalu merawat mesin kendaraan dan memberikan pelumas pada mesin, memberi bantalan busa pada stir kemudi, mengubah metode kerja untuk sesekali istirahat pendek minimal 2 menit setiap 30 menit), dan menggunakan sarung tangan yang dilengkapi peredam getar (busa). Abstract. Relations Between Vibration (Vibration) with Sensitivity Teamster Crude Palm Oil (CPO ) at PT. Perkebunan Nusantara XIII Parindu Kabupaten Sanggau. This research is aimed to analyze the corelation between  the vibration and the sensitivity of CPO truck driver in PT. Perkebunan Nusantara XIII Parindu Kab. Sanggau. This research is an Observasional Analytic with Cross Sectional approach. The sample of this research are 60 employees.The Data are tested by using Chi-Square statistic test. The results of the research of correlation between vibration and sensitivity of CPO truck drivers in PT. Perkebunan Nusantara XIII Parindu kab. Sanggau show that there is a correlation between vibration and sensitivity (p = 0,003); there is correlation between age and sensitivity (p= 0,004); there is correlation between the worktime and sensitivity (p= 0,017) and there is correlation between work period/phase and sensitivity (p = 0,000). It is better for all drivers to always to take a good care of the condition of vehicles machine, to give lubricant to machine, to give some soft bolster on the steering wheel, to change work method into taking short breaktime at least two minutes in every 30 minutes, and to wear a glove with a device to reduce vibration (soft material). Â

    Analisis Faktor Risiko Lingkungan Fisik terhadap Penyakit ISPA Di Ruangan Kantor PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Pontianak Tahun 2014

    No full text
    Abstrak. Analisis Faktor Risiko Lingkungan Fisik Terhadap Penyakit Ispa di Ruangan Kantor PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Pontianak Tahun 2014. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko lingkungan fisik terhadap penyakit ISPA antara lain kelembaban, suhu, pencahayaan, kepadatan hunian, dan angka kuman di ruangan kantor PT. Pelabuhan Indonesia II (PERSERO) Cabang Pontianak. Jenis penelitian ini adalah observasi analitik dengan metode cross sectional yang melakukan pengujian terhadap hipotesis. Jenis uji yang digunakan adalah chi-square dengan α = 0,05. Populasi ruangan kantor sebanyak 5 ruang dengan jumlah pekerja 498 orang, untuk sampel dalam penelitian ini adalah 5 ruang dan 100 pekerja. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan antara kelembaban dengan kejadian ISPA diperoleh nilai p (0,001), ada hubungan suhu dengan kejadian ISPA diperoleh nilai p (0,001), ada hubungan antara pencahayaan dengan kejadian ISPA diperoleh nilai p (0,034), serta ada hubungan antara kepadatan hunian dengan kejadian ISPA diperoleh nilai p (0,001), dan ada hubungan antara angka kuman dengan kejadian ISPA diperoleh nilai p (0,031).Abstract. Analysis of Physical Environment Risk Factors to the Incidence of Acute Respiratory Infection (ARI) At PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Branch Pontianak 2014. This research purpose to analyze the risk factor of the physical environment to the incidence of ARI including humidity, temperature, exposure, resident density, and number of microbe in office room of PT. Pelabuhan Indonesia II (PERSERO) Pontianak branch.The type of this research is observational analytic with cross sectional method who do testing toward hypothesis. The type of test used is chi-square with α = 0,05. Population of office room as much 5 room with workers number 498 people and for the sample in this research is 5 room and 100 workers.The result of statistic test indicate there is a relationship between humidity with ARI incident retrieved p value (0,001), there is a relationship between temperature with ARI incident retrieved p value (0,001), there is a relationship between exposure with ARI incident retrieved p value (0,034), as well as there is a relationship between resident density with ARI incident retrieved p value (0,001), and there is a relationship between number of microbe with ARI incident retrieved p value (0,031)

    PENGARUH KONSELING GIZI, AKTIFITAS FISIK, DAN ASUPAN MAKANAN TERHADAP PENURUNAN BERAT BADAN REMAJA SMA YANG KEGEMUKAN

    Get PDF
    Hasil RISKESDAS (2013) menunjukkan prevalensi obesitas pada remaja usia 13-15 tahun di Indonesia sebesar 10,8%. Bangka Belitung merupakan salah satu dari 13 provinsi dengan prevalensi obesitas tertinggi yang prevalensinya di atas prevalensi nasional yaitu: 12%. Sebagai upaya untuk mengintervensi remaja obesitas melalui perubahan perilaku dengan tidak memperhatikan kebutuhan makannya dengan melakukan penyuluhan gizi. Penelitian ini merupakan analitik dan eksperimental semu dengan pre-post test control group design. Penentuan sampel menggunakan teknik stratified purposive sampling dan dihitung dengan menggunakan uji beda dua mean dengan 46 sempel dengan 3 kelompok yaitu (P1) eksperimen dengan penyuluhan sebulan sekali (P2) eksperimen dengan penyuluhan dua kali sebulan, dan (P3) kelompok kontrol. Pengumpulan data aktivitas fisik melalui kuesioner IPAQ, asupan makanan dikumpulkan melalui kuesioner FFsQ, serta berat badan dan tinggi badan dikumpulkan menggunakan alat uji antropometri. Hasil uji multivariat menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara penyuluhan, aktivitas fisik, dan asupan makanan dengan penurunan berat badan pada siswa SMA obesitas yang ditunjukkan dengan p-value> 0,05 dengan determinasi. koefisien (R2) = 0,3%, dan Dari ketiga variabel tersebut penyuluhan gizi memiliki pengaruh terbesar terhadap penurunan berat badan (r = 0,56). Penyuluhan gizi, aktivitas fisik, dan asupan makanan tidak berpengaruh terhadap penurunan berat badan siswa SMA yang mengalami obesitas

    605

    full texts

    742

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Poltekkes Kemenkes Pontianak
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇