Jurnal Online Poltekkes Kemenkes Pontianak
Not a member yet
742 research outputs found
Sort by
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PRILAKU SEKS BEBAS PADA REMAJA DI SMA KOTA PONTIANAK
Latar belakang : Kesehatan reproduksi dan seksualitas di masyarakat masih dianggap tabu untuk dibicarakan. Perilaku seks bebas biasanya terjadi pada remaja karena kondisi emosionalnya masih labil dan rentan terhadap pengaruh apa pun, serta dikhawatirkan belum memiliki keterampilan hidup (life skills) yang memadai, sehingga berisiko memiliki perilaku pacaran yang tidak sehat, seperti melakukan hubungan seks bebas. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap prilaku seks bebas pada remaja di SMA Kota Pontianak.Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian survei (survey research) dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dan jumlah sampel 91 responden. Analisis data menggunakan chi square dengan tingkat kepercayaan 95%.Hasil : dalam penelitian ini didapatkan hasil pengetahuan tidak berpengaruh dengan perilaku seks bebas pada remaja (pÂÂ= 0,061 > 0,05), sikap terhadap perilaku seks pranikah tidak berpengaruh dengan perilaku seks bebas pada remaja (pÂÂ= 0,222 > 0,05), media tidak berpengaruh dengan perilaku seks bebas pada remaja (pÂÂ= 1,000 > 0,05), teman sebaya berpengaruh dengan perilaku seks bebas pada remaja (pÂÂ= 0,005 0,05).Pembahasan : menunjukkan bahwa teman sebaya yang memiliki banyak pengaruh terhadap perilaku seks bebas yang beresiko sebanyak 39 orang (70,9%), dan pengaruh teman sebaya berhubungan dengan perilaku seks bebas pada remaja (pvalue= 0,005 < 0,05). Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan Amalia (2015) yang didapatkan hasil bahwa perilaku teman dekat dapat menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kehamilan tidak diinginkan pada remaja. Menurut Intan (2012), teman dapat mempengaruhi perilaku karena teman merupakan bagian dari komunikasi sosial yang turut serta membentuk perkembangan pribadi seseorang, setelah komunitas keluarga. Menurut Eny (2011), bergaul dengan siapa dan apa yang dilakukan menjadi salah satu pengaruh yang cukup besar bagi kehidupan seks bebas, berkumpul dengan teman-teman seperti apa dan dalam lingkungan pergaulan macam apa akan membawa efek bagi si anak itu sendiri, sehingga memilih teman menjadi salah satu pertimbangan yang harus di pikirkan dengan baik. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan terdapat pengaruh teman sebaya dan tidak ada pengaruh siknifikan dengan pengetahuan, sikap, media dan peran orang tua terhadap perilaku seks bebas pada remaja di SMA Kota Pontianak.Saran : Penelitian ini dapat dijadikan pertimbangan untuk membentuk Peer conselor sebaya yang sebelumnya pernah ada karena pengaruh teman sebaya berpengaruh terhadap prilaku remaja dan penetapan kurikulum pendidikan seksualitas yang komprehensif sehingga remaja dapat lebih memahami ilmu yang dimiliki secara keseluruhan dan tidak setengah-setengah serta bisa mengambil pilihan-pilihan yang bertanggung jawab bagi dirinya sendiri.Â
APPLICATION OF MY HEALTH REPORT BOOK THE HEALTH INFORMATION SERIES WITH A COMBINATION COUNSELING INCREASED THE HEALTH KNOWLEDE OF SCHOOL STUDENTS IN SIBOLGA
Currently, there are still many health and nutrition problems on adolescents in Indonesia. Efforts made by the government to improve adolescent health in schools through the My Health Report Book. Since its launch and distribution to students, until now the application of this book has not been optimal. This study aims to determine the impact of the use of the My Health Report Book Health Information series (RK Book series) combined with counseling to increase student health knowledge. The study design used was quasy experimental with one group pretest-posttest design. There were 82 students who were respondents, consisting of three classes in SMP Negeri 1 Sibolga. Respondents were given an intervention in the form of using the Infokes RK Book Series combined with health education. Counseling was done three times with the distance between the counseling was one week. Pretest and posttest were given one week before and one week after the intervention period. The results of the study prove that respondents consisted of 41.46% of men and 58.54% of women between the ages of 11-14 years. Most respondents (78.04%) had normal nutritional status (BMI/U). There was a significant difference between the level of knowledge and attitudes related to the health of respondents before and after the intervention. The conclusion of this study was the use of Infokes RK Book series combined with health education can improve the health knowledge of school students
Rancang Bangun Instalasi Pengolahan Air Limbah Klinik Nada Medika Pal V Pontianak
Abstrak: Rancang Bangun Instalasi Pengolahan Air Limbah Klinik Nada Medika Pal V Pontianak. Penelitian ini bertujuan merancang bangun instalasi pengolahan limbah cair dengan sistem biofilter anaerob-aerob menggunakan media sarang tawon di Klinik Nada Medika Pal V Pontianak. Penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan deskriptif yaitu merancang bangun IPAL Klinik Nada Medika Pal V Pontianak yang sesuai standar pengolahan air limbah. Metode yang digunakan yaitu studi literatur dan pengumpulan data sekunder. Kegiatan Klinik Nada Medika Pal V Pontianak menghasilkan debit air limbah sebesar 0,41 m3/jam sehingga didapat perhitungan dimensi tiap bak pengolahan antara lain: bak penangkap lemak (0,8 m3), bak pengendap awal (1,3 m3), bak anaerob (1,7 m3), bak aerob (1,7 m3), bak pengendap akhir (1,3 m3), bak khlorin (0,08 m3) dengan total volume sebesar 6,88 m3 dan luas lahan yang diperlukan 10,56 m2 serta total biaya yang dibutuhkan Rp 49.246.767,49. Kesimpulan dari hasil penelitian yaitu telah dibangun Instalasi Pengolahan Air Limbah Klinik Nada Medika Pal V Pontianak, sehingga dapat dimanfaatkan dan disarankan untuk dirawat sebaik mungkin.Abstract: The Design of Waste Water Treatment Plant in Nada Medika Clinic Pal V Pontianak.This research was aim to design a waste water treatment plant with anaerobic-aerobic biofilter system by using honeycomb biofilter in Nada Medika Clinic Pal V Pontianak. This research was an observational study with descriptive approach to design waste water treatment plant in Nada Medika Clinic Pal V Pontianak according to the standards of wastewater treatment. The methode used by literature study and secondary data collection. Generally, Nada Medika Clinic produce 0,41 m3/h of waterwaste. So, it can be calculated the amount of containers are needed, which consist of grease trap container (0,8 m3), early sedimentation (1,3 m3), anaerob container (1,7 m3), aerob container (1,7 m3), final sedimentation (1,3 m3) and chlorin container (0,08 m3) with total volume 6,88 m3 and required 10,56 m2 of land and the total cost is Rp 49.246.767,49. The conclusion of the study is the management`s instalation of wastewater treatment in Nada Medika`S Clinic has been already, so it can be used wisely and can be treated as good as possible.Â
Pengaruh Yoga Terhadap Waist Hip Ratio Dalam Mengontrol Terjadinya Obesitas Sentral Pada Wanita
Yoga merupakan salah satu aktivitas fisik yang menggunakan berbagai postur untuk mengembangkan kekuatan fisik, kelenturan dan ketahanan dimana dapat digunakan sebagai latihan berintensitas sedang untuk pasien dengan kapasitas latihan terbatas sehingga lebih mudah bagi orang-orang yang inaktif secara fisik. Tujuan Penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh yoga terhadap waist hip ratio (WHR) pada wanita di Desa Lodadi Kecamatan Ngemplak Kabupaten Sleman Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian pre–eksperimental dengan One Group Pretest - Postest Design. Subyek penelitian diperoleh dengan teknik purposive sampling di Desa Lodadi. Subyek berjumlah 30 orang. Yoga dilakukan sejak November 2018 hingga Januari 2019 setiap 2x seminggu selama 90 menit. WHR diukur dengan menggunakan meter ukur. Setelah itu data akan dianalisis dengan paired sample t-test. Hasil Penelitian menunjukkan dari 30 subyek penelitian 17 peserta termasuk dalam kriteria eksklusi. Hasil analisis statistik paired sample t-test didapatkan p<0,05 yang menunjukkan perbedaan bermakna antara WHR peserta sebelum dan sesudah pelaksanaan yoga. Kesimpulan pada penelitian ini adalah Yoga dapat mempengaruhi waist hip ratio pada wanita di Desa Lodadi Kecamatan Ngemplak Kabupaten Sleman Yogyakarta
Pengaruh Lama Waktu Apung Terhadap Pemeriksaan Jumlah Telur Cacing Soil Transmited Helmint (STH) Pada Metode Flotasi NaCl Jenuh
Penyakit kecacingan lebih banyak menyerang masyarakat Indonesia karena aktifitas yang lebih banyak berhubungan dengan tanah. Pemeriksaan feses dimaksudkan untuk mendiagnosa tingkat infeksi cacing pada orang yang diperiksa fesesnya. Beberapa metode yang digunakan dalam membantu dignosa tingkat infeksi cacing salah satunya dengan metode Flotasi NaCl jenuh. Metode ini mempunyai prinsip yaitu berat jenis larutan yang digunakan harus lebih besar dibandingkan berat jenis telur cacing. Metode flotasi ini berhubungan erat dengan lama waktu apung yang digunakan. Dengan semakin lama waktu apung yang digunakan, diharapkan dapat berpengaruh terhadap hasil jumlah telur cacing yang ditemukan.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh lama waktu apung terhadap jumlah telur cacing Soil Transmited Helmint (STH) pada metode flotasi NaCl jenuh. Jenis penelitian ini quasy experimental dengan desain penelitian Time Series Design.Metode Penelitian eksperimen, dengan memberi perlakuan terhadap variable bebas kemudian mengukur akibat perlakuan tersebut pada variable terikat.Hasil penelitian ini menunjukkan nilai signifikan 0,006 yang berarti lebih kecil dari 0,05, artinya bahwa lama waktu apung antara 10, 20, 30 dan 40 menit berpengaruh terhadap meningkatnya hasil jumlah telur cacing yang ditemukan.Kesimpulan dari penelitian ini adalah lama waktu apung berpengaruh terhadap jumlah telur cacing Soil Transmited Helmint (STH) pada metode Flotasi NaCl jenuh dengan perbedaan waktu antara 10, 20, 30 dan 40 menit. Kata kunci : Soil Transmited Helmint (STH), metode Flotasi NaCl jenuh, Lama waktu apun
EFEKTIFITAS PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) SEBAGAI DETEKSI DINI PRA-KANKER SERVIKS DI PUSKESMAS SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA TAHUN 2017
Latar Belakang: Kanker serviks merupakan sebuah tumor ganas yang tumbuh di dalam rahim yang dapat terjadi pada wanita usia 35-59 tahun. Pada tahun 2014 sekitar 20.000 perempuan di Kalimantan Barat didiagnosa menderita kanker serviks dan 41 kasus meninggal dunia. Di Puskesmas Sungai Kakap, dari 9.550 WUS hanya 56 (5,3%) yang melakukan tes IVA dan hasil yang positif 1 orang. Tujuan : Untuk mengetahui efektifitas Pemeriksaan IVA sebagai deteksi dini pra kanker serviks di puskesmas sungai kakap tahun 2017. Metode Penelitian: Penelitian ini mengunakan metode penelitian pre-eksperimen dengan desain pretest postest only one group. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh WUS yang sudah melakukan aktivitas seksual aktif (5.297 orang) Hasil: Rerata efektifitas pemeriksaan IVA sebelum perlakuan 10,46 menjadi 15,34, secara korelasi didapatkan nilai p=0,013. Hasil pemeriksaan IVA rerata yang tidak terdeteksi 1,00 dan rerata yang terdeteksi 0,92 didapatkan p=0,004. Selisih antara rerata efektifitas dan pemeriksaan IVA dengan deteksi pra kanker serviks didapatkan nilai p=0,366. Kesimpulan: Ada perbedaan efektifitas pemeriksaan IVA sebelum dan sesudah penyuluhan dalam melakukan pemeriksaan IVA untuk deteksi pra kanker serviks. Pemeriksaan IVA efektif dilakukan untuk deteksi pra kanker. Ada perbedaan efektifitas pemeriksaan IVA sesudah penyuluhan dengan deteksi pra kanker servik
ANALISIS ZAT GIZI DAN DAYA TERIMA COOKIES TEPUNG TALAS PONTIANAK
Anak sekolah umumnya berada dalam masa pertumbuhan yang sangat cepat dan aktif, gizi menjadi bagian penting dalam pertumbuhan dan kecerdasan anak, ini dikarenakan dapat berpengaruh serta menghambat pertumbuhan fisik,mental maupun kemampuan berfikir pada anak. Asupan yang diperlukan oleh tubuh dapat melalui makanan yang dikonsumsi seperti makanan selingan, makanan selingan merupakan makanan yang disukai oleh berbagai kalangan usia, mulai dari anak hingga dewasa. Pemberian makanan selingan umumnya dalam porsi kecil dengan kandungan zat gizi berkisar 10%- 20% dari kebutuhan energi sehari. Salah satu produk yang mudah dibuat dan disukai anak-anak ialah cookies. Penelitian ini bertujuan mengetahui analisis zat gizi serta daya terima cookies. Metode yang digunakan yaitu eksperimen, dengan perlakuan tepung talas pontianak dan tepung pisang kepok pontianak adalah F1 (75% : 25%), F2 (50% : 50%), F3 (25% : 75%). Uji yang dilakukan yaitu uji organoleptik untuk melihat tingkat kesukaan dan uji kimia untuk menganalisa zat gizi. Berdasarkan uji organoleptik, dari 3 perlakuan dilihat dari tingkat kesukaannya paling tertinggi adalah F3 (25% : 75%) dengan kandungan protein (5.535%), lemak (28.214%), karbohidrat (10.635%), kadar abu (1.451%), kadar air (4.470%)
Hubungan Lamanya Paparan Polutan Pada Gas Buangan Kendaraan Bermotor Terhadap Aktivitas Enzim Alanine Aminotransferase (Kajian Literatur)
Polusi udara merupakan salah satu masalah kesehatan yang penting. Polusi udara dan gas buangan kendaraan bermotor mengandung timbal (Pb), parlicutale mailer (PM), nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SO2). dan karbon monoksida (CO). Emisi dan gas huangan ini dapat masuk dalam tubuh dan akan diakumulasikan pada janingan yang kaya lemak seperti hati. Bila terpapar dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kerusakan hati yang ditandai dengan meningkatnya cnzim Alanine Aminorran.sferase (ALT). Tujuan kajian ini adalah mengkaji hubungan lamanya paparan polutan pada gas buangan kendaraan bet-motor terhadap aktivitas enzim Alanine Aminolransferase. Jenis penelitian yang digunakan adalah kajian literatur. Sumber basis data yang digunakan seperti Google Scholar, Google.co.id. Pubmed, freefullpdf, dan Google Book. Berdasarkan hasil kajian didapatkan dan 16 jurnal, 15 jurnal menyatakan ada hubungan paparan polutan seperti timbal, karbon monoksida. partikulat matter, SO2 dan NO2 terhadap aktivitas enzim Alunine Aminoiransferase (ALT). Paparan gas buangan kendaraan bermotor menyebabkan terjadinya pcningkatan enzim ALT karena polutan yang dihasilkan masuk ke dalam tubuh dan mengikat lipid dan membran hepatosit hati membentuk peroksida lipid dan menginduksi stress oksidatif. Stress oksidatifakan menyerang membran plasma hati yang menycbabkan terjadinya peningkatan aktivitas enzim ALT. Kesimpulan dan hash kajian literatur didapat ada hubungan lamanya paparan polutan pada gas buangan kendaraan bermotor seperti timbal, karbon monoksida, partikulat matter, SO2 dan NO2 terhadap peningkatan enzim Alanine Amino iransferase.      Â
SIKAP REMAJA PUTRI DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN FISIK SAAT PUBERTAS
Perubahan fisik pubertas pada remaja putri dimulai sekitar umur 10-11 tahun. Kematangan seksual dan terjadinya perubahan bentuk tubuh sangat berpengaruh pada kehidupan kejiwaan remaja, sementara itu perhatian remaja sangat besar terhadap penampilan dirinya sehingga mereka merisaukan bentuk tubuhnya yang kurang proporsional tersebut. Apabila mereka belum dipersiapkan sejak dini dan kurang mendapatkan informasi tentang perubahan tersebut maka akan timbul kecemasan dan reaksi negatif lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sumber informasi terhadap sikap remaja putri dalam menghadapi perubahan fisik saat pubertas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 41 responden, dimana pengumpulan data melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur. Data diolah dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan remaja putri (p-value=0,033), sumber informasi (p-value=0,025) terhadap sikap dalam menghadapi perubahan fisik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dan sumber informasi dengan sikap remaja dalam menghadapi perubahan fisik saat pubertas
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA MELALUI WHATSAPP DAN BOOKLET TERHADAP SIKAP AYAH ASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TUAN TUAN KECAMATAN BENUA KAYONG KABUPATEN KETAPANG
Riskesdas 2013 menunjukkan persentasi pemberian ASI eksklusif berdasarkan usia bayi yaitu bayi usia 0 bulan 52,7%, Usia 1 bulan 48,7%, Usia 2 bulan 46%, Usia 3 bulan 42,2%, Usia 4 bulan 41,9%, Usia 5 bulan 36,6%, dan Usia 6 bulan 30,2%. Sementara Provinsi Kalimantan Barat menduduki peringkat 8 terendah cakupan ASI eksklusif (22,9%). Tujuan : Untuk menguji efektifitas penggunaan media pendidikan kesehatan melalui WA dan Booklet terhadap sikap “Ayah ASI†di Wilayah Kerja Puskesmas Tuan-Tuan Kabupaten Ketapang. Metode Penelitian : Penelitian analitik dengan Pra-Eksperiment Design melalui pendekatan Two Group Pretest-Posttest. Hasil : Ada perbedaan sikap Ayah ASI tentang dukungannya terhadap pemberian ASI eksklusif sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan media WA (p=0,000). Ada perbedaan sikap Ayah ASI tentang dukungannya terhadap pemberian ASI eksklusif sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan media Booklet (p=0,000). Namun, tidak ada perbedaan yang bermakna antara efektifitas penggunaan media melalui WA dan Booklet terhadap sikap ayah ASI tentang dukungannya terhadap pemberian ASI eksklusif (p=0,619). Kesimpulan : Meskipun secara statistik tidak signifikan, namun media WA dan Booklet perlu dipertimbangkan penggunaannya dengan mengkombinasikan bersama media lain dalam pendidikan kesehata