Jurnal Online Poltekkes Kemenkes Pontianak
Not a member yet
742 research outputs found
Sort by
Pendidikan Gizi Melalui Media Audio Kinestik Terhadap Peningkatan Pengetahuan Serta Konsumsi Sayur Dan Buah Pada Anak Sekolah
Salah satu pesan gizi seimbang khususnya untuk anak usia sekolah dasar yaitu dengan mengkonsumsi sayur dan buah sesuai dengan kebutuhan. Penelitian ini merupakan penelitian Quasy-Experiment dengan desain one group pretest and posttest design. Responden penelitian yaitu anak sekolah dasar negeri 2 jungkat yang berjumlah 37 orang sesuai dengan total sampel yang dihitung, analisis data menggunakan uji Wilcoxon Sign test. Pengetahuan menunjukkan bahwa ada pengaruh pendidikan gizi terhadap peningkatan pengetahuan menggunakan media audio kinestetik (lagu dan senam sayur dan buah). Selain itu, untuk hasil konsumsi sayuran menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan terhadap konsumsi sayuran setelah diberikan media audio kinestetik (lagu dan senam sayur dan buah). Sedangkan untuk hasil penelitian konsumsi buah menunjukkan bahwa tidak terdapat prbedaan yang signifikan terhadap konsumsi buah setelah diberikan media audio kinestetik (lagu dan senam sayur dan buah). Pendidikan gizi menggunakan media audio kinestetik (lagu dan senam sayur dan buah) dapat meningkatkan pengetahuan gizi anak sekolah dasar
Analisis Perbedaan Karakteristik Kimia Dan Aktivitas Antioksidan Pada Teh Kombucha Hitam Dari Daun Tayu Dan Teh Komersil
Teh kombucha merupakan jenis minuman tinggi antioksidan dan terbukti efektif dalam mengurangi resiko diabetes melitus. Daun teh tayu berasal dari Pulau Bangka berpotensi dikembangkan menjadi minuman fermentasi teh kombucha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan karakteristik kimia dan aktivitas antioksidan pada teh hitam kombucha dari daun tayu dan teh komersil. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Mei hingga Juli 2021 dengan menerapkan metode ekperimental murni. Tahapan penelitian diawali dari proses pembuatan teh kering hitam dari daun tayu, proses fermentasi minuman teh, dan analisis sampel. Analisis perbedaan data menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan kandungan protein, lemak, dan kadar abu pada teh kombucha hitam komersil lebih tinggi dibandingkan teh kombucha tayu. Namun perbedaan signifikan antar kedua jenis teh kombucha hanya pada kandungan protein (p0.05)
PREDIKTOR BERAT BADAN LAHIR BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GANG SEHAT
Latar Belakang: Kehamilan merupakan masa paling penting dalam kehidupan manusia dan harus dipersiapkan sejak dini agar lahir generasi unggul di masa depan. Sejak di dalam kandungan, janin harus selalu dipantau pertumbuhan dan perkembangannya. Bayi dikatakan sehat jika memiliki berat badan lahir normal. Tujuan: Menganalisis prediktor berat badan lahir bayi di wilayah kerja Puskesmas Gang Sehat Kota Pontianak Tahun 2020. Metode: Studi observasional analitik dengan 200 sampel. Data sekunder terdiri dari paritas, kenaikan berat badan ibu selama hamil, kadar Hb, LILA, BB lahir pada rekam medik atau kohort ibu di wilayah kerja Puskesmas Gang Sehat Januari-Desember 2020. Hasil: Analisis Spearman didapatkan hasil paritas (p-value=0,034), LILA (p-value=0,0012), kenaikan berat badan ibu selama hamil (p-value=0,000), kadar Hb (p-value=0,548). Analisis multivariat menunjukkan kenaikan berat badan ibu selama hamil dan LILA merupakan prediktor dari berat badan lahir bayi. Simpulan: Paritas, LILA dan kenaikan berat badan selama hamil menunjukkan adanya korelasi bermakna. Kadar Hb menunjukkan korelasi tidak bermakna. Kenaikan berat badan selama hamil dan LILA merupakan prediktor berat badan lahir bay
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) REMAJA DENGAN DISMENOREA
Latar belakang: Kejadian dismenorea di Indonesia saat ini belum dapat diketahui secara pasti. Dismenorea primer tanpa adanya patologis pelvis yang dialami oleh sekitar 50% wanita serta mengalami nyeri hebat sehingga menyebabkan ketidakmampuan wanita untuk beraktivitas selama 1 sampai 3 hari setiap bulannya. Faktor resiko dari dismenorea pada remaja sering berhubungan dengan menarche usia dini, riwayat keluarga dengan keluhan dismenore, dan indeks masa tubuh (IMT) yang tidak normal. Wanita dengan IMT kurang dari berat normal dapat menjadi salah satu faktor konstitusi yang dapat disebabkan oleh kurangnya daya tahan tubuh terhadap rasa nyeri sehingga dapat terjadi dismenorea. Tujuan: untuk mengetahui hubungan Indeks Masa Tubuh Massa Tubuh (IMT) Remaja dengan Dismenorea. Metode: penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan Total Sampling dengan jumlah 55 responden. Intrumen penelitian kuantitatif dengan kuesioner. Analisis data kuantitatif menggunakan chi-square. Hasil: didapatkan sebagian besar responden mengalami intensitas nyeri dengan kategori ringan yaitu sebesar 29 (52,7%). sebagian besar responden memiliki indeks massa tubuh yang normal yaitu sebesar 38 (69,1%). Kesimpulan: tidak terdapat hubungan antara IMT dengan kejadian dismenorea pada remaja. Penelitian selanjutnya disarankan mengkombinasikan variabel-variabel lainnya yang dapat dinilai dan berhubungan dengan faktor penyebab terjadinya dismimore dengan responden yang lebih luas agar dapat menilai secara keseluruhan
PENGARUH YOGA TERHADAP NYERI MENSTRUASI PADA REMAJA : STUDI LITERATUR
Latar Belakang: Gangguan menstruasi yang sering terjadi pada remaja adalah nyeri menstruasi atau disminore. Remaja yang mengalami nyeri menstruasi akan merasakan kram pada abdomen bawah dan biasanya disertai gejala tambahan yang mengakibatkan terganggunya aktivitas sehari- hari. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menguranginya adalah memberikan terapi nonfarmakologis yaitu yoga. Studi ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh yoga terhadap nyeri menstruasi pada remaja. Metode: Desain studi dalam penelitian ini adalah literature review. Pencarian literatur dilakukan dengan menggunakan keyword (yoga AND menstrual cramp OR adolescent, teenager). Selanjutnya, dilakukan seleksi terhadap 403.128 artikel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah artikel yang terseleksi sebanyak 13 artikel. Artikel diambil dari data base bereputasi maupun terakreditasi. Artikel diambil dari database PubMed, DOAJ Research Gate, dan Google Schoolar. Penyeleksian diambil dengan memerhatikan PICOS dan selanjutnya dianalisis. Teknik analisis yang digunakan oleh peneliti adalah Compare, Contrast, dan Synthesize. Hasil: Terdapat 14 jurnal yang menyebutkan adanya pengaruh pemberian yoga terhadap penurunan nyeri menstruasi pada remaja. Skala nyeri menstruasi yang paling banyak dialami remaja adalah skala nyeri sedang. Kesimpulan: Pemberian yoga bisa diberikan sebagai terapi nonfarmakologi yang efektif untuk menurunkan nyeri menstruasi terhadap remaja. Hal ini dikarenakan yoga dapat memberikan efek relaksasi, sehingga tubuh dapat memproduksi hormon endorfin yang berguna sebagai obat analgesik alami
ASUPAN ENERGI, PROTEIN DAN KERAGAMAN PANGAN TIDAK BERHUBUNGAN DENGAN STUNTING DI SIMPANG TERITIP BANGKA BARAT
Masalah pangan dan gizi merupakan masalah  kompleks yang saling berkaitan serta disebabkan oleh faktor yang beragam, salah satunya disebabkan oleh faktor konsumsi pangan. Penilaian terhadap pola konsumsi pangan dapat dijadikan sebagai salah satu upaya untuk menggambarkan keadaan pangan dan gizi masyarakat. Pola konsumsi pangan individu dapat mencerminkan kecukupan gizi seseorang. Pada dasarnya semakin beragam konsumsi pangan seseorang semakin besar peluang mencukupi kebutuhan gizinya. Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan rancangan cross sectional. Responden penelitian anak usia 6-23 bulan di Kecamatan Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 3,1% anak mengalami stunting. Tingkat kecukupan energi sebanyak 37,8%. Tingkat kecukupan protein sebanyak 80,4% dan tingkat keragaman 64 %. Tidak terdapat hubungan tingkat asupan energi, protein, dan keragaman pangan dengan stunting
Proses Asuhan Gizi Terstandar pada Chronic Kidney Disease Stage V, Diabetes Melitus II, Anemia dan Pseudoaneurisma
Pasien MRS dengan keluhan perdarahan (pseudoaneurisma) pada bekas operasi AV Shunt (perlakuan pra-hemodialisis) dan didiagnosis CKD stage V dengan hemodialisis, DM tipe II, anemia. Studi kasus dilaksanakan pada pasien rawat inap di RS USU pada bulan November 2021 selama 3 hari intervensi dan monitoring evaluasi. Pengumpulan data menggunakan metode food recall 24 jamx3 hari, wawancara, dan data sekunder. Hasil pengkajian gizi menunjukkan perubahan nilai laboratorium terkait fungsi ginjal dan endokrin serta anemia. Selain itu asupan energi dan zat gizi makro masih rendah (70%). Namun, hari ketiga konsumsi makan pasien menurun hingga <70%. Hal ini dikarenakan pasien menggigil akibat penurunan gula darah sewaktu (GDS) yang drastis dari 161 mg/dL ke 90 mg/dL, sehingga ntuk mengatasi hal ini, kolaborasi dengan tenaga kesehatan diperlukan. Akhir intervensi terdapat perbaikan pada gula darah, kreatinin, Hb, Ht dan kondisi pucat pada pasie
Efektivitas Murottal Al-Qur’an, Ceramah Agama dan Spiritual Terhadap Tingkat Kecemasan pada Pasien Jantung Koroner
Menurut statistik dunia, ada 9,4 juta kematian setiap tahun yang disebabkan oleh penyakit kardiovaskuler dan 45% kematian tersebut disebabkan oleh penyakit jantung koroner. Diperkirakan angka tersebut akan meningkat hingga 23,3 juta pada tahun 2030. Dan tidak sedikit pasien yang mengalami penyakit jantung itu merasakan cemas yang cukup berat. Dalam kasus ini apakah pemberian murottal Al-Qur’an, ceramah agama dan spiritual itu berpengaruh dalam mengatasi tingkat kecemasan pada pasien jantung koroner. Studi ini dilakukan dengan menggunakan metode Literature Review dengan desain Quasy experimental design, Case control study, Qualitative research, dan Randomize control trial. Dan beberapa artikel ini diambil dari database bereputasi dan terakreditasi. Selanjutnya, dilakukan seleksi terhadap sembilan artikel menggunakan JBI Critical Appraisal Tools.Mengatakan sebanyak tujuh jurnal murottal Al-Qur’an terhadap tingkat kecemasan pada pasien jantung koroner menunjukkan adanya pengaruh terhadap tingkat kecemasan pasien dengan p-value 0,05. Pemberian terapi murottal Al-Qur’an, ceramah agama dan spiritual berdampak pada tingkat kecemasan yang di alami pasien terutamanya pada pasien dengan penyakit jantung, dalam literatur review ini mengatakan bahwasanya murottal Al-Qur’an lebih berpengaruh di bandingkan dengan pemberian ceramah agama dan spiritual terhadap tingkat kecemasan
Uji Daya Hambat Air Perasan Jeruk Lemon (Citrus Limon) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Salmonella Typhi
Salmonelosis merupakan suatu penyakit yang disebabkan karena adanya infeksi bakteri salmonella. Salmonella masuk ke tubuh melalui jalan oral, biasanya karena mengonsumsi makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi bakteri ini. Mengeliminasi atau mengurangi jumlah patogen, terutama salmonella pada produk daging adalah dengan cara memberikan antimikrobial yang diduga dapat membunuh atau mengurangi bakteri pada daging atau ayam potong. Salah satunya adalah dengan cara “mencuci†daging tersebut dengan asam organik seperti asam sitrat yang banyak terkandung dalam lemon. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh air perasan jeruk lemon dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi menggunakan metode difusi. Desain penelitian ini adalah Eksperimental Semu. Penelitian ini dilakukan dengan membuat konsentrasi air perasan lemon menjadi 65%, 70%, 75%, 80%, 85%, dan 90% kemudian cakram kosong direndam pada air perasan lemon dan diaplikasikan pada media Mueller-Hinton Agar yang sudah diinokulasi dengan bakteri Salmonella typhi. Hasil penelitian dari 6 konsentrasi dengan 4 kali pengulangan didapatkan bahwa pada konsentrasi 65% didapatkan rerata zona hambat sebesar 18.6 mm, 70% sebesar 20.1 mm, 75% sebesar 21.4 mm, 80% sebesar 23.1 mm, 85% sebesar 24.7 mm, 90% sebesar 26.5 mm. Simpulan penelitian ini adanya pengaruh dari perbedaan konsentrasi air perasan lemon 65%, 70%, 75%, 80%, 85%, dan 90% terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi dengan nilai uji ANOVA didapatkan p sebesar 0.0000 atau p < 0.05 (alpha)
Identifikasi Bakteri Mirip Coliform pada Media Cromocoult Coliform Agar (CCA)
Coliform-like bacteria can be found when examining coliforms in fresh water using the CCA media on membrane filter method. Therefore, it is necessary to characterize and identify coliform-like colonies that grow on CCA medium so that is easier to perform colony count analysis. One hundred ml of fresh water samples were filtered using filter membrane paper and then planted in CCA medium. Two different colonies growing on the media (red (A) and pink-purple (B)) were subjected to oxidase test, gram staining and re-cultured in various growth media such as blood agar, nutrient agar, MacConkey, and B. coli agar. Both colony types were also identified with Vitek MS to determine the species. The results of the examination showed that the red colonies (code A) were coliform-like bacteria, while the pink-purple colonies (code B) were coliform bacteria. The characteristics of coliform-like bacteria are that they produce hemolysis on blood agar and do not ferment lactose. Identification with Vitek MS showed that the isolated coliform-like bacteria was Aeromonas hydrophilla. Therefore, it can be concluded that Aeromonas sp. are coliform-like bacteria that grow on CCA, so further verification is needed when counting membrane filter colonies using CCA media