Jurnal Online Poltekkes Kemenkes Pontianak
Not a member yet
742 research outputs found
Sort by
PENGARUH TEHNIK RELAKSASI GENGGAM JARI TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA PASIEN POST OPERASI SECTIO CAESAREA
Sectio Caesarea menjadi sebuah pilihan bagi ibu yang mengalami kesulitan melahirkan sehingga angka kejadian sectio caesarea meningkat. Nyeri yang dirasakan klien merupakan gejala sisa yang diakibatkan oleh sectio caesarea sekitar 60% klien menderita nyeri hebat 25% nyeri sedang dan 15% klien nyeri ringan.Terapi relaksasi genggam jari merupakan teknik relaksasi dengan jari tangan serta aliran energy didalam tubuh.Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi genggam jari terhadap intensitas nyeri pada ibu post sectio caesarea. Metode dalam pencarian sumber data artikel dilakukan melalui database elektronik, yakni Google Scholar, PubMed, dan Proquest seseuai dengan kriteria inklusi dengan kata kunci yang dicari dalam bahasa Indonesia dan bahasa inggris. Artikel dalam penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian eksperiment, pra-exsperiment, pre-experiment dan quasi eksperiment. Hasil literature review dari 10 jurnal yang membahas topik Pengaruh Tehnik Relaksasi Genggam Jari Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea di review bahwa dengan tindakan Tehnik Relaksasi Genggam Jari dapat mengurangi nyeri pada pasien Post Operasi Sectio Caesarea. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa ada Pengaruh Tehnik Relaksasi Genggam jari dapat mengurangi rasa nyeri pada pasien Post Sectio Caesarea
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN LATIHAN MOBILISASI DINI PASIEN POST OPERASI APPENDIKTOMI DI RUANG BEDAH RSUD dr. ABDUL AZIZ SINGKAWANG TAHUN 2020
Operasi usus buntu atau operasi pengangkatan usus buntu adalah operasi perut darurat yang sering dilakukan di berbagai negara di dunia. Latihan mobilisasi pada pasien pasca operasi dapat mempertahankan keadaan homeostasis dan komplikasi yang timbul akibat imobilisasi dapat dikurangi seminimal mungkin. Ketakutan akan mengendur atau robeknya luka pasca operasi menyebabkan informan menjadi malas untuk melakukan mobilisasi dini. Suatu latihan gerak memerlukan motivasi atau rangsangan dorongan serta daya pembangkitan yang dimiliki oleh seseorang agar orang tersebut menunjukkan perilakunya terhadap latihan gerak. Semakin kuat motivasi seseorang maka akan semakin cepat mencapai tujuan dan kepuasan. Mengetahui hubungan motivasi dengan latihan mobilisasi dini pada pasien post operasi apendektomi di Ruang Operasi RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang pada tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain korelasional prediktif. Metode pendekatan menggunakan studi penelitian cross sectional. Analisis data menggunakan uji statistik korelasi chi square. Teknik pengambilan sampel berupa non probability sampling pada pasien post operasi usus buntu dengan jumlah sampel 30 responden. Instrumen yang digunakan adalah angket tahapan motivasi dan observasi latihan mobilisasi. Hasil menggambarkan bahwa di ruang bedah RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang tahun 2020 sebagian dari responden mempunyai motivasi yang kurang yaitu terdapat 15 responden (50%) dan kurang melakukan mobilisasi dini yaitu terdapat 12 responden (40%). Dari penghitungan statistik dengan uji chi square dengan nilai p value 0,020 yang berarti bahwa, nilai tersebut lebih kecil dari nilai signifikansi yaitu 0,05 oleh karena itulah maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan motivasi dengan latihan mobilisasi dini
Edukasi Suportif Berbasis Dukungan Keluarga Terhadap Perilaku Pencegahan Hipertensi Pada Masyarakat Usia Produktif (15-64 Tahun) Dengan Metode Cerdik
Hipertensi berbahaya karena sebagian besar penyakit ini tanpa gejala / asimptomatik. Tingginya hipertensi juga dapat menyebabkan berbagai penyakit komplikasi. Oleh karena itu pencegahan hipertensi sangat penting dilakukan dengan harapan perilaku dalam pencegahan hipertensi meningkat salah satunya dengan cara edukasi suportif berbasis dukungan keluarga dimana edukasi suportif ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi, memberikan motivasi dan dukungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi suportif berbasis dukungan keluarga terhadap perilaku pencegahan hipertensi pada masyarakat usia produktif (15-64 tahun) dengan metode cerdik di desa segoropuro kecamatan rejoso kabupaten pasuruan. Desain penelitian berupa quasy experimental dengan rancangan two group pretest and posttest with control group. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah 36 responden yang dibagi dalam dua kelompok yaitu 18 orang kelompok eksperimen dan 18 orang kelompok kontrol. Uji yang digunakan adalah uji paired t-test dan terdapat perbedaan yang signifikan pada perilaku pencegahan hipertensidengan nilai Ï = 0,000. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh edukasi suportif berbasis dukungan keluarga terhadap perilaku pencegahan hipertensi pada masyarakat usia produktif (15-64 Tahun). Saran dari penelitian ini hendaknya keluarga dapat meningkatkan motivasi dan selalu mendukung keluarga lainnya dalam upaya perilaku pencegahan hipertensi
Pemanfaatan Fitoremediasi Dengan Melati Air (Echinodorus palaefolius) Dalam Menurunkan Kadar COD (Chemical Oxygen Demand) Air Linbah Karet Di Siantan Hilir Pontianak
Udara yang tidak bersih dapat membahayakan kehidupan manusia atau hewan. Sisa udara yang dibuang oleh pabrik industri diantaranya adalah air limbah pabrik jika tidak diolah dengan optimal, sehingga dapat menurunkan jumlah oksigen dalam udara dan mengakibatkan nilai COD menjadi tinggi. Oleh karena itu diperlukan pengolahan yang relatif murah yaitu pengolahan dengan fitoremediasi menggunakan tanaman melati air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan fitoremediasi dengan variasi variasi perendaman melati air dalam menurunkan kadar COD pada air limbah karet di Siantan Hilir Kota Pontianak. Desain penelitian pencarian yang digunakan adalah desain penelitian eksperimen.Pengolahan ini dilakukan dengan cara fitoremediasi dengan air limbah karet selama 4 hari, 8 hari, dan 12 hari. Hasil pengujian dengan melati air dapat menurunkan kadar COD mencapai 85,20% dari 660,83 mg/l menjadi 97,75 mg/l. Dengan metode pengukuran COD menggunakan Close Reflux . hasil Berdasarkan penelitian dan pengolahan data secara komputerisasi dengan uji Regresi Linier Sederhana diperoleh nilai p = 0,000 (p<0,05). Sehingga dapat diterima karena adanya pengaruh variasi lama perendaman dengan melati air dalam proses fitoremediasi dalam menurunkan kadar COD pada air limbah karet di Siantan Hilir Pontianak
DAYA TERIMA DAN ANALISIS PROTEIN SERTA ANTIOKSIDAN PADA NUGGET IKAN TOMAN DAN DAUN KEDADAI
Latar Belakang : Stunting pada anak mengakibatkan penurunan sistem imunitas tubuh dan meningkatkan risiko terkena penyakit infeksi. Suplementasi gizi dalam bentuk makanan tambahan dengan formulasi khusus dan difortifikasi dengan vitamin dan mineral yang diberikan kepada balita 6-59 bulan dengan kategori kurus. Nugget ikan toman dengan penambahan daun kedadai merupakan sumber protein yang baik untuk mendukung pertumbuhan tulang, membangun serta mengganti se-sel jaringan yang rusak dan sebagai antioksidan yang dapat menjadi penahan radikal bebas bagi anak stunting.Tujuan penelitan : Mengetahui daya terima dan analisis kandungan protein serta antioksidan pada nugget ikan toman (channa micropeltes) dengan penambahan daun kedadai (ficus variegata (blume)) sebagai makanan tambahan untuk anak stunting.Metode Penelitian : eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan yaitu jenis formula. Formula produk terdiri atas tiga taraf dengan masing-masing tiga kali pengulangan. Penelitian akan dilakukan di Laboratorium Teknologi Pangan Poltekkes Kemenkes Pontianak dan Laboratorium Kimia TPHP Poloteknik Negeri Pontianak. Penentuan daya terima diperoleh dari formulir yang diisi oleh panelis agak terlatih sebanyak 25 orang dan penilaian ini menggunakan skala hedonik. Data dianalisis dengan menggunakan uji friedman. Penetapan kadar protein dilakukan dengan mikrokjeldahl. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode 1,1-difenil-2-pikrilhidrazil (DPPH).Hasil Penelitian : Penilaian secara keseluruhan menunjukan hasil uji daya terima berdasarkan jumlah pangkat menurut warna, aroma, tekstur dan rasa nugget ikan toman dengan penambahan tepung kededai yang secara keseluruhan diproleh hasil tertinggi pada perlakuan 2 dengan jumlah sebesar 222 yang berarti perlakuan ini lebih diterima secara warna, aroma, tekstur dan rasa oleh panelis
Pengembangan Formulasi Bubur Instan Berbasis Pangan Lokal di Tinjau dari Daya Terima, Sifat Fisikokimia dan Kandungan Gizi
Bubur bayi instan merupakan makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang berbentuk bubuk dan bersifat instan sehingga dalam penyajiannya tidak diperlukan proses pemasakan. Beranekaragam pangan lokal sumber karbohidrat seperti sagu, pisang dan umbi-umbian dapat dimanfaatkan sebagai pangan alternatif yang relatif lebih aman dalam penyediaan energi dalam pembuatan bubur instant. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan formulasi bubur instant berbasis pangan lokal ditinjau dari citarasa, sifat fisikokimia dan kandungan gizi. Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan 3 jenis formula. Cita rasa bubur instant dilakukan dengan uji organoleptiuk dan dianalisis dengan uji friedman. Penetapan kandungan gizi dilakukan dengan analisis proksimat dan kandungan antioksidan dengan metode DPPH. Hasil uji freidman menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang nyata penambahan tepung ubi jalar ungu, tepung pisang dan tepung kacang kedelai terhadap daya terima warna, aroma dan rasa bubur instant. Namun penambahan tepung ubi jalar ungu, tepung pisang dan tepung kacang kedelai memberikan pengaruh yang nyata terhadap daya terima tekstur bubur instant
Efektivitas Sediaan Sabun Wajah Cair Ekstrak Daun Katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.) terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus Metode Difusi
Sweet leaf bush are one of the vegetable plants that are rich in nutrients and secondary metabolites, so they are commonly used as vegetables and as herbal medicines. The results of the phytochemical screening of sweet leaf bush contain tannins, saponins, flavonoids and alkaloids, so that sweet leaf bush can be used as an antibacterial liquid facial soap preparation. This study aims to determine the effectiveness of liquid facial soap preparations of sweet leaf bush extract formula I with a concentration of 5%, formula II with a concentration of 10%, formula III with a concentration of 15% and formula IV with a concentration of 20% in inhibiting the growth of Staphylococcus aureus bacteria using the diffusion method.This research design uses Quasi Experiment. The population in this research is sweet leaf bush. The sample used was sweet leaf bush extract which was used to make antibacterial liquid facial soap preparations with formula I of 5% concentration, formula II with a concentration of 10%, formula III with a concentration of 15% and formula IV with a concentration of 20%. Antibacterial testing method using the Kirby-Bauer diffusion method.The results of the antibacterial study obtained an average diameter of the inhibition zone in formula I of 12,167 mm, formula II of 14,667 mm, formula III of 17,083 mm and formula IV of 18,667 mm. Based on the diameter of the inhibition zone formed in formulas I, II, III and IV it is categorized as a strong inhibition response.The results of the statistical analysis of the One Way Anova test obtained p value = 0.000 < α 0,05, which means that there is a difference between the average concentrations of the sweet leaf bush extract liquid face soap formula in inhibiting the growth of Staphylococcus aureus bacteria using the diffusion method.Sweet leaf bush are one of the vegetable plants that are rich in nutrients and secondary metabolites, so they are commonly used as vegetables and as herbal medicines. The results of the phytochemical screening of sweet leaf bush contain tannins, saponins, flavonoids and alkaloids, so that sweet leaf bush can be used as an antibacterial liquid facial soap preparation. This study aims to determine the effectiveness of liquid facial soap preparations of sweet leaf bush extract formula I with a concentration of 5%, formula II with a concentration of 10%, formula III with a concentration of 15% and formula IV with a concentration of 20% in inhibiting the growth of Staphylococcus aureus bacteria using the diffusion method.This research design uses Quasi Experiment. The population in this research is sweet leaf bush. The sample used was sweet leaf bush extract which was used to make antibacterial liquid facial soap preparations with formula I of 5% concentration, formula II with a concentration of 10%, formula III with a concentration of 15% and formula IV with a concentration of 20%. Antibacterial testing method using the Kirby-Bauer diffusion method.The results of the antibacterial study obtained an average diameter of the inhibition zone in formula I of 12,167 mm, formula II of 14,667 mm, formula III of 17,083 mm and formula IV of 18,667 mm. Based on the diameter of the inhibition zone formed in formulas I, II, III and IV it is categorized as a strong inhibition response.The results of the statistical analysis of the One Way Anova test obtained p value = 0.000 < α 0,05, which means that there is a difference between the average concentrations of the sweet leaf bush extract liquid face soap formula in inhibiting the growth of Staphylococcus aureus bacteria using the diffusion method
HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DENGAN TERJADINYA ASFIKSIA NEONATORUM DI RUANG PERINATOLOGI RSUD DR. RUBINI MEMPAWAH
Bayi berat badan lahir rendah (BBLR) adalah berat badan bayi yang kurang dari 1 jam setelah lahir dengan berat kurang dari 2500 gram atau 0,05). Tidak ada hubungan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dengan Terjadinya Asfiksia Neonatorum di Ruang Perinatologi RSUD dr. Rubini mempawah
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI ELEKTIF DI RUANG BEDAH RSUD PEMANGKAT TAHUN 2021
Penelitian ini memberikan perhatian yang cukup serius terhadap dukungan keluarga dengan kecemasan pasien pre operasi elektif, menurut WHO jumlah pasien bedah meningkat setiap tahunnya. Dimana jumlah operasi pada tahun 2018 di RSUD Pemangkat adalah 1,280 orang dan tahun 2019 sejak Januari hingga Oktober berjumlah 993 orang menjalani tindakan pembedahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap kecemasan pasien pre operasi elektif di Ruang Bedah RSUD Pemangkat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Non Probability Sampling yaitu Consecutive Sampling. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 43 responden dari pasien yang akan menjalani operasi elektif. Hasil dari analisa data menggunakan Chi-Square, menghasilkan ρ-value sebesar 0,000 dengan signifikansi sebesar 0,05. Jadi ρ-value < 0,05 (Ha diterima). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara dukungan keluarga terhadap kecemasan pasien pre operasi elektif di Ruang Bedah RSUD Pemangkat.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DIIT TINGGI KALORI TINGGI PROTEIN TERHADAP PENGETAHUAN NUTRISI PENYEMBUHAN LUKA PADA PASIEN POST OPERASI SECTIO CAESAREA DI RUANG KEBIDANAN RSUD PEMANGKAT TAHUN 2021
Operasi sectio caesarea merupakan tindakan melahirkan bayi melalui insisi membuat sayatan di depan uterus dan menimbulkan adanya luka. Pasien yang mengalami persalinan dengan cara operasi caesarea perlu diperhatikan tentang nutrisi untuk menunjang proses penyembuhan. Pengetahuan keluarga kurang, maka perlu pengetahuan keluarga dan informasi tentang pemenuhan makanan tinggi kalori dan tinggi protein untuk mempercepat pemulihan jaringan luka bekas operasi sectio caesarea. Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan diit tinggi kalori tinggi protein terhadap tingkat pengetahuan nutrisi penyembuhan luka pada pasien post sectio caesarea di ruang kebiadanan RSUD Pemangkat Tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan metode quasy eksperiment dengan cara penelitian pre and post test without control group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan 1 kuesioner yang dilakukan sebanyak 2 kali yaitu 1 kali pre dan 1 kali post. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 42 responden dari pasien post operasi. Analisa data menggunakan Wilcoxon. Hasil penelitian ini terdapat ada pengaruh pendidikan kesehatan diit tinggi kalori tinggi protein terhadap pengetahuan nutrisi penyembuhan luka yang menghasilkan P value sebesar 0,00 dengan nilai signifikansi sebesar 0,05. Jadi nilai P<0,05 (Ha diterima). Kesimpulan dalam penelitian ini ada pengaruh pendidikan kesehatan diit tinggi kalori tinggi protein terhadap pengetahuan nutrisi penyembuhan luka post operasi sectio caesarea di ruang kebidanan RSUD Pemangkat Tahun 2020.Bagi profesi keperawatan, bagi institusi rumah sakit, bagi responden, bagi peneliti selanjutnya, semoga penelitian yang telah dilakukan ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk pemberian pelayanan kesehatan kedepannya