Jurnal Online Poltekkes Kemenkes Pontianak
Not a member yet
742 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG GIZI DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI WILAYAH KERJA KECAMATAN SELAKAU
Dukungan suami adalah bentuk nyata dari kepedulian dan tanggung jawab suami dalam kehamilan istri. Semakin tinggi dukungan yang diberikan oleh suami maka semakin tinggi pula keinginan ibu hamil menjaga kehamilannya. keterlibatan suami dalam memberikan bantuan atau dukungan baik berupa informasi,saran atau nasehat selama kehamilan akan memberikan pengaruh positif terhadap ibu hamil yang secara tidak langsung akan ikut mencegah terjadinya stunting.Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan dukungan suami terhadap pengetahuan ibu hamil tentang gizi dalam pencegahan stunting tahun 2021. Metode Penelitian: Desain penelitian ini merupakan studi korelasional dengan pendekatan cross sectional. Dalam penelitian ini sampel diambil dengan rumus Slovin.Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian dianalisa menggunakan chi square. Hasil Penelitian: dukungan suami baik terhadap pengetahuan ibu hamil sebanyak 9 orang ( 30 %),dan sebagian responden pengetahuan ibu hamil cukup sebanyak 12 orang ( 40%). Dukungan informasi yang diberikan oleh suami kepada ibu hamil dapat memberikan infromasi yang berguna dan berhubungan dengan masalah yang dialami oleh ibu hamil.Hasil uji chi square diperoleh P value 0,017<0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan dukungan suami terhadap pengetahuan ibu hamil tentang gizi dalam pencegahan stuntin
Edukasi Pedoman Gizi Seimbang (PGS) Melalui Media Sosial dapat Meningkatkan Kadar Hemoglobin dan Pengetahuan pada Remaja Putri
Kekurangan zat gizi mikro masih merupakan masalah di negara berkembang, salah satunya adalah anemia. Kurangnya pengetahuan tentang gizi merupakan faktor yang mempengaruhi keadaan gizi seseorang yang selanjutnya akan mengurangi kemampuan seseorang untuk menerapkan informasi gizi dalam kehidupan sehari-hari. Aplikasi chat WhatsApp merupakan aplikasi mobile terpopuler dengan pengguna terbanyak di Indonesia yaitu sekitar 35,8 juta pengguna yang dapat digunakan sebagai media edukasi mengenai Pedoman Gizi Seimbang (PGS) bagi remaja putri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh WhatsApp sebagai media Komunikasi, Informasi dan Edukasi Pedoman Gizi Seimbang terhadap peningkatan kadar hemoglobin dan pengetahuan pada remaja putri di Kabupaten Kubu Raya. Penelitian menggunakan metode quasi eksperimental study dilakukan di SMA N 1 Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya sebagai kelompok intervensi dan SMA N 1 Sei Kakap Kabupaten Kubu Raya sebagai kelompok kontrol dengan jumlah sampel 23 sampel untuk setiap kelompok yang diambil secara simple random sampling. Paparan yang diberikan kepada kelompok intervensi adalah edukasi Pedoman Gizi Seimbang melalui aplikasi WhatsApp pada smartphone selama satu bulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa Tidak ada perbedaan peningkatan pengetahuan pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol, namun ada perbedaan peningkatan hemoglobin pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI GENGGAM JARI TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN POST OPERASI SECTIO CAESAREA DI RSUD PEMANGKAT
Setiap perempuan menginginkan persalinannya berjalan lancer dan dapat melahirkan bayi dengan sempurna. Persalinan bisa saja berjalan secara normal, namun tidak jarang proses persalinan mengalami hambatan dan harus dilakukan operasi. Hal ini berarti janin dan ibu dalam keadaan gawat darurat dan daoat diselamatkan jika persalinan dilakukan dengan cara operasi sectio caesarea. Pada umumnya post operasi section caesarea mengalami nyeri akibat bedah luka operasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tekhnik relaksasi genggam jari terhadao penurunan intensitas nyeri pada pasien post operasi sectio caesarea di RSUD Pemangkat tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desai penelitian Pra Eksperimental Design Without Control. Tekhnik pengambilan sampel dalam bentuk non probability sampling pada pasien post operasi sectio caesarea dengan jumlah 25 sampel responded, analisis data yang digunakan adalah uji statistic Wilcoxon test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekhnik relaksasi ganggam jari dapat menurunkan skala nyeri pada klen post operasi sectio caesarea menghasilkan P Value sebesar 0,000 dengan nilai signfikan sebesar 0,05. Jadi nilai P<0,05 (Ha diterima). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu pemberian teknik relaksasi genggam jari terbukti dapat menurunkan skala nyeri pada pasien post operasi sectio caesarea di rumah sakit RSUD Pemangka
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERAWAT DALAM KESIAPAN PASIEN PRE OPERASI DIRUANG RAWAT INAP RSUD dr. SOEDARSO PONTIANAK
Pentingnya peran perawat saat kesiapan pasien pre operasi agar proses operasi berjalan lancar serta terhindar dari resiko komplikasi di situasi persiapan pasien pre operasi seperti: pendidikan yang ditempuh oleh perawat, supervisi kepala ruangan yang kurang, beban kerja yang diberikan kepada perawat pelaksana tidak sebanding dengan kompetensi dan jumlah pasien yang ada, ada atau tidaknya Ketersediaan SOP, serta motivasi perawat yang kurang. tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perawat dalam persiapan pasien pre operasi di ruang rawat inap RSUD dr. Soedarso Pontianak Kalimantan Barat Tahun 2022. Penelitian observasional dengan variabel terikat kepatuhan persiapan pasien operasi, variabel bebas pendidikan, beban kerja, SOP, motivasi, supervisi kepala ruangan dengan metode penelitian cross sectional analitik, pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner terhadap purposive sampling, sampel berjumlah 74 responden dengan analisa chi-square. Didapatkan hasil bahwa sebagian besar responden berpendidikan S1 Ners menunjukkan kriteria sangat patuh sebanyak 26 responden (28,1%) pada variabel beban kerja tinggi dengan 34 responden memberikan persiapan pasien pre operasi dengan kategori patuh. Variabel sop yang mendukung 70 responden (94,6%) yang patuh pada persiapan pasien pre operasi, motivasi sedang pada variabel motivasi perawat yang paling dominan 56 responden (75,7%), Berdasarkan hasil uji chi-square diperoleh p-value 0,000 < 0,05 menunjukkan bahwa ada hubungan antara persiapan pasien pre operasi dengan pendidikan, beban kerja perawat, SOP, motivasi dan supervisikepala ruangan. kata kunci: Persiapan pasien operasi, pendidikan, beban kerja, motivasi, SOP, supervise
PENGARUH SENAM KEGEL TERHADAP FREKUENSI BUANG AIR KECIL PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEBAWI KABUPATEN SAMBAS
Latar Belakang: Kehamilan adalah masa dimulainya pertemuan antara sel telur dan sel sperma kemudian berkembang menjadi zigot dan berlanjut menjadi janin. Ibu hamil sering mengalami ketidaknyamanan seperti sering buang air kecil akibat pembesaran rahim dan menekan kandung kemih sehingga cepat penuh, sering buang air kecil dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Senam kegel adalah latihan yang dapat dilakukan oleh ibu hamil untuk mengatasi sering buang air kecil karena dapat memperkuat sfingterani dan otot dasar panggul. Tujuan: Mengetahui pengaruh senam kegel terhadap frekuensi buang air kecil pada ibu hamil trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Sebawi Kabupaten Sambas. Metode Penelitian: Desain penelitian quasy eksperimental dengan rancangan pre and post without control, instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi. Pengambilan sampel dengan total sampling. Hasil Penelitian : Ada pengaruh sebelum dan sesudah diberikan senam kegel terhadap penurunan frekuensi buang air kecil ibu hamil trimester III (p<0.000). Kesimpulan: Senam kegel berpengaruh terhadap frekuensi buang air kecil pada ibu hamil trimester III diwilayah kerja Puskesmas Sebaw
PENGEMBANGAN VIDEO ANIMASI SEBAGAI PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN MAGETAN
Anemia sering dialami oleh ibu hamil dengan kondisi kadar hemoglobin dalam darah < 11 g/dl trimester I dan III, sedangkan trimester II <10,5 g/dl. Salah satu penyebabnya karena defisiensi zat besi. Apabila hal ini diabaikan dapat berakibat pada ibu dan bayi dalam kandungan. Anemia defisiensi zat besi dapat dicegah dengan cara mengonsumsi tablet besi dan konsumsi makanan sumber zat besi. Oleh karena itu perlu adanya media edukasi untuk mencegah terjadinya anemia defisiensi zat besi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hasil uji validasi dan uji daya terima produk kepada ibu hamil di Puskesmas Sukomoro Kabupaten Magetan. Jenis penelitian ini Research and Development (RnD) dengan menggunakan model ADDIE yaitu analyze, design, development, implementation and evaluation. Instrument yang digunakan pada penelitian ini berupa angket analisis masalah, angket analisis kebutuhan, angket ahli materi, angket ahli media dan angket uji daya terima untuk mengetahui tingkat kelayakan dari media video animasi yang telah dibuat. Kesimpulannya adalah validasi ahli materi dan ahli media termasuk dalam kategori sangat baik serta tidak perlu direvisi, uji daya terima dalam kategori sangat layak digunakan dan menghasilkan media video animasi sebagai pengenalan tentang penyakit anemia pada ibu hamil. Kata kunci: anemia, ibu hamil, video animasiÂ
PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PADA PASIEN ANAK PENDERITA NEPHROTIC SYNDROME
Sindrom nefrotik merupakan kelainan ginjal dengan insiden lebih tinggi terjadi pada anak-anak. Studi kasus anak sindrom nefrotik dilakukan pada pasien rawat inap RSD. dr. Soebandi Jember. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan tatalaksana proses asuhan gizi terstandar terhadap pasien anak sindrom nefrotik sesuai kondisi dan kebutuhan nutrisi pasien. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Asuhan gizi pasien sindrom nefrotik dimulai dengan asesmen, diagnosis, intervensi, monitoring dan evaluasi gizi. Pasien diberikan diet rendah natrium, rendah kolesterol, tinggi protein dan pemberian tekstur makanan lunak. Asupan yang diberikan yakni energi 1.620 kkal/hari, protein 36 gram/hari, albumin 60% dari kebutuhan protein, lemak 54 gram/hari dengan kolesterol rendah, natrium dibatasi 1.000 mg/hari. Pemantauan selama tiga hari menunjukkan kecukupan gizi pasien mengalami peningkatan dan dapat mencapai target (80-110% kebutuhan). Perkembangan fisik/klinis pasien yang mengalami peningkatan. Hasil biokimia menunjukkan kadar albumin masih rendah (<3,4 g/dL), walaupun terdapat peningkatan dari sebelumnya. Secara keseluruhan, PAGT (Proses Asuhan Gizi Terstandar) yang dilakukan sudah tercapai sesuai dengan tujuan, sehingga tidak dilakukan assessment ulang
Hubungan Praktik Pemberian Makan dan Hygiene Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan
Pendahuluan: Di antara beberapa penyebab stunting pada balita, salah satunya adalah pola asuh. Pola asuh pada balita antara lain praktik pemberian makan serta praktik kebersihan dan sanitasi lingkungan yang berdampak pada stunting pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kebiasaan makan, kebersihan lingkungan, dan sanitasi dengan prevalensi stunting pada anak usia 24-59 bulan di Kabupaten Sukoharjo. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian analitik cross-sectional. Ukuran sampel adalah 250 individu, dan proses pengambilan sampel adalah multistage random sampling. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data tentang pola makan, kebersihan, dan sanitasi, dan microtoise digunakan untuk mengukur tinggi badan balita untuk memperoleh data tentang stunting. Uji chi-square digunakan untuk menguji hubungan antara pola makan, kebersihan dan sanitasi lingkungan, dan stunting. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 34% balita mengalami stunting. Balita stunting dengan praktik pemberian makan yang kurang sebanyak 26% dan 16% balita stunting dengan praktik hygiene dan sanitasi lingkungan yang kurang. Berdasarkan uji chi-square antara praktik pemberian makan dan kejadian stunting didapatkan (P=0,000) serta antara hygiene dan sanitasi lingkungan dan kejadian stunting didapatkan (P=0,000) Simpulan: Ada hubungan yang cukup besar antara kebiasaan makan, hygiene dan sanitasi lingkungan, dan prevalensi stunting pada anak usia 24-59 bulan di Kabupaten Sukoharjo. Dalam penelitian ini, para ibu balita harus fokus untuk memenuhi kebutuhan gizi anaknya dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk mencegah stunting pada balita
HUBUNGAN INTENSITAS NYERI DENGAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN POST OPERASI LAPARATOMI
Laparatomi merupakan salah satu prosedur pembedahan mayor dengan melakukan penyayatan pada lapisan-lapisan dinding abdomen untuk mendapatkan bagian organ abdomen yang mengalami masalah (hemoragi, porforasi, kanker dan obstruksi). Laparatomi dilakukan pada kasus-kasus seperti apendisitis porforasi, hernia inguinalis, kanker lambung, kanker kolon dan rektum, obstruksi usus, inflamiasi usus kronis, kolestisitis dan peritonitis. Desain penelitian ini adalah penelitian Literatur Riview atau tinjauan pustaka. Metode penelitian yang digunakan yaitu cross sectional dan studi kasus, mulai dari tahun 2011 hingga tahun 2019 yang diakses fulltext dalam format pdf. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang Hubungan Intensitas Nyeri Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Post Operasi Laparatomi pada Tahun 2021. Teknik pengambilan sampel menggunakan Nonprobability Sampling dengan spesifikasi Purposiv Sampling. Sampel yang diambil merupakan bagian sampel yang dari masing-masing jurnal yang di dapat, yaitu ada sebanyak 10 jurnal yang diperoleh dari masing-masing sampelnya. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis anotasi bibliografi (annotated bibliography). Dari hasil penyaringan jurnal dan setelah dianalisa berdasarkan kriteria inklusi yang dibutuhkan penulis, didapatkan hasi 10 jurnal literatur yang relevan atau sesuai dengan topik penelitian
TERAPI MUSIK UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN SELAMA PERSALINAN
Latar Belakang : Proses persalinan pada ibu bersalin mengalami perubahan baik dari fisiologis maupun psikologis. Pada kemajuan persalinan ibu mengalami peningkatan kecemasan selama persalinan yang mempunyai efek negatif terhadap ibu dan janin. Salah satu penyebab kecemasan ibu saat persalinan yaitu rasa nyeri akibat adanya pembukaan servik dan kontraksi uterus. Oleh sebab itu suatu manejmen terapi dalam persalinan salah satunya menggunakan terapi nonfarmakologi salah satunya yaitu terapi musik yang bertujuan untuk meningkatkan rasa aman,tentram dan nyaman pada ibu bersalin. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi musik terhadap kecemasan selama persalinan. Metode : Artikel ini menggunakan metode studi tinjauan pustaka dari jurnal ilmiah dengan tema terapi musik pada persalinan. Jurnal yang ditelaah dalam artikel ini berasal dari DOAJ (Directory of Open Access Journals), PubMed dan Google Scholar. Hasil : Kecemasan yang terjadi selama persalinan diakibatkan kontraksi uterus, dilatasi dan penipisan serviks, serta penurunan janin selama persalinan. Hal ini mengakibatkan naiknya tekanan darah, pernapasan, denyut nadi, diameter pupil, keringat, dan ketegangan pada otot. Terapi musik merupakan salah satu metode yang efektif untuk mengurangi dan menghilangkan rasa sakit dan kecemasan persalinan, meningkatkan parameter ibu, janin dan mengurangi kebutuhan analgesik saat postpartum. Metode ini tidak memiliki efek samping atau kerugian pada pasien dan dapat dilakukan oleh bidan, perawat maupun suami selama persalinan. Kesimpulan : Berdasarkan analisa yang telah dilakukan yaitu pemberian terapi music efektif dapat menurunkan kecemasan saat persalina