Jurnal Online Poltekkes Kemenkes Pontianak
Not a member yet
    742 research outputs found

    HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA TERHADAP PERAN KELUARGA DALAM MERAWAT LUKA PASIEN POST OPERASI LAPARATOMI DI POLI BEDAH RSUD Dr.ABDUL AZIZ SINGKAWANG TAHUN 2018

    Get PDF
    ABSTRAK Laparotomi merupakan salah satu prosedur yang paling sering dilakukan dalam 10 tahun terakhir dengan persentase 50% (WHO dalam Sartika, 2013). Laparotomi adalah operasi yang dilakukan untuk membuka perut. Laparotomi dibentuk dari dua kata Yunani, "lapar" dan "buku tebal." Kata "lapar" berarti bagian tubuh yang lunak yang terletak di antara tulang rusuk dan pinggul, sedangkan "buku tebal" berarti memotong (Dictionary of Medicine, 2011). Laparotomi merupakan operasi perut yang sering dilakukan di berbagai negara di dunia. Di Amerika Serikat, lebih dari 250.000 operasi laparotomi dilakukan setiap tahun (Nursalam, 2013). Faridah (2014) menyatakan bahwa, laparotomi merupakan salah satu operasi besar, dengan membuat sayatan pada lapisan dinding perut untuk mendapatkan bagian organ yang mengalami masalah (perdarahan, perforasi, kanker dan obstruksi). Laparotomi dilakukan pada kasus-kasus seperti apendisitis perforasi, hernia inguinalis, kanker lambung, kanker usus besar dan rektum, obstruksi usus, radang usus kronis, kolesistitis dan peritonitis. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden yaitu pasien dan keluarga pasien untuk diisi. Selama pengisian kuesioner, responden didampingi oleh peneliti untuk menjelaskan pertanyaan yang belum jelas. Sampel yang diambil oleh peneliti ini sebanyak 18 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir semua responden memiliki pengetahuan kurang sebesar 82,7% dan sebagian besar responden memiliki peran keluarga kurang dari 67,5% dengan p value = 0,02 (p value < 0,05). Dimana Ho ditolak dan ada hubungan antara pengetahuan dengan peran keluarga dalam perilaku seksual pranikah pada anak jalanan. Kata kunci: Laparotomi, Post Operasi Laparotomi, Prosedur Operas

    HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI LAPARATOMI DI RUANG BEDAH RSUD DR. ABDUL AZIZ SINGKAWANG TAHUN 2022

    Get PDF
    Operasi atau pembedahan adalah suatu penanganan medis secara invansive yang dilakukan untuk mendiagnosa atau mengobati penyakit, injuri, atau deformitas tubuh. Salah satu jenis operasi besar dilakukan adalah laparatomi. Laparatomi merupakan jenis operasi bedah mayor yang dilakukan di daerah abdomen. Pasien dalam menghadapi pembedahan dapat mengalami kecemasan. Hal tersebut dapat terjadi karena takut nyeri dan operasi yang gagal. Komunikasi terapeutik memberikan pengertian antara perawat dan klien dengan tujuan membantu klien memperjelas dan mengurangi beban pikiran serta diharapkan dapat menghilangkan kecemasan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi laparatomi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik correlation dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 30 orang yang diambil secara Non Probability Sampling dengan pendekatan Consecutive Sampling. Hasil uji chi-square didapatkan p value 0,008 < 0,05 (Ha diterima). Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi laparatomi di ruang bedah RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang. Saran hasil penelitian dapat digunakan bagi profesi keperawatan, bagi institusi rumah sakit, bagi responden dan bagi peneliti selanjutnya. Semoga penelitian yang telah dilakukan ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk pemberian pelayanan kesehatan kedepannya. Serta diharapkan lebih meningkatkan lagi komunikasi terapeutik dalam pemberian informasi tentang pra bedah

    HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ANTI HIPERTENSI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS PARIT TIMUR KUBU RAYA

    Get PDF
    ABSTRACTThe back ground : Prevalence of the incidence of hypertension based on measurements of the population aged ≥ 18 years by city/district in West Kalimantan in 2018 found that the prevalence rate in West Kalimantan province was 36.99%, while the prevalence of hypertension in Kubu Raya district was 35.63%. . The medication adherence rate for West Kalimantan province was 8.8% and for Kubu Raya district was 6.46%. The aim of research : to determine the effect of adherence to taking antihypertensive medication on blood pressure in hypertensive patients in the working area of the Parit Timur Health Center, Kubu Raya Regency. Method : This study used the correlation description method, with the total population in this study being all people with hypertension in the working area of the Parit Timur Health Center, Kubu Raya Regency. as many as 28 respondents. Data collection technique using purposive sampling with a sample of 28 respondents. The analysis used Spearman Rank correlation test. Result : The results showed that the majority of respondents who had high medication adherence were 22 respondents with a percentage of 78.6% and respondents who had mild blood pressure were 22 respondents with a percentage of 78.6%. There is a significant relationship between adherence to taking antihypertensive medication and blood pressure in hypertensive patients with a very strong relationship and a positive direction (P-value. = 0.000 <0.05, correlation value = 0.798**). Conclusion : There is a relationship between adherence to taking antihypertensive medication and the results of reducing blood pressure in hypertensive patients. Suggestion : the presence of a small number of respondents who have high blood pressure is a motivation for patients to comply with taking antihypertensive medication.Keywords : Compliance, Taking Medication, Hypertension, Blood Pressure ABSTRAK Pendahuluan : Prevalensi angka kejadian Hipertensi berdasarkan pengukuran pada penduduk umur ≥ 18 tahun menurut kota/kabupaten dikalimantan barat tahun 2018 di dapatkan bahwa angka prevalensi di provinsi Kalimantan barat sebesar 36,99 %, sedangkan untuk prevalensi angka kejadian Hipertensi di Kabupaten Kubu Raya Sebesar 35,63 %. Angka kepatuhan minum obat untuk untuk tingkat provinsi Kalimantan barat sebesar 8,8% dan untuk kabupaten kubu raya sebesar 6,46%. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh kepatuhan minum obat antihipertensi terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja puskesmas parit timur kabupaten kubu raya Metode penelitian : Penelitian ini menggunakan metode deskripsi korelasi, dengan jumlah populasi dalam penelitian ini adalah semua penderita penyakit hipertensi di wilayah kerja puskesmas parit timur kabupaten kubu raya sebanyak 28 responden. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 28 responden. Analisis yang digunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang memiliki kepatuhan minum obat tinggi sebanyak 22 responden dengan persentase 78.6%dan responden yang memiliki tekanan darah kategori ringan sebanyak 22 responden dengan persentase 78.6%. Terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan minum obat antihipertensi dengan tekanan darah pasien hipertensi dengan kekuatan hubungan sangat kuat serta arah hubungan positif (P-value. = 0,000 < 0,05, nilai korelasi = 0,798**). Kesimpulan : Terdapat hubungan antara kepatuhan minum obat antihipertensi terhadap hasil penurunan tekanan darah pasien hipertensi. Saran : masih adanya sebagian kecil responden yang memiliki tekanan darah kategori berat menjadi motivasi bagi pasien untuk patuh dalam minum obat antihipertensi.

    HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP KEPATUHAN DIIT PADA PASIEN APENDISITIS DI POLI BEDAH RSUD dr. ABDUL AZIS SINGKAWANG TAHUN 2019

    Get PDF
    ABSTRACT Appendicitis in general is inflammation due to infection in the appendix or tufts of worms (appendix). The level of one's knowledge has a positive relationship to the compliance of the diit that someone feels. If the knowledge of the concept of appendicitis is expected to influence the patient's actions in managing the disease, knowledge of the concept of disease and compliance is also important for the patient, the more positive the patient's attitude towards managing appendicitis, the better the practice of appendicitis patients in preventing more complications serious. This makes the level of knowledge against adherence to appendicitis diit reduced. The purpose of this study was to determine the relationship of knowledge to adherence of diit in appendicitis patients in the surgical clinic of RSUD dr. Abdul Azis Singkawang in 2019. Correlation research using a cross sectional research design with a sample of 35 respondents with consecutive sampling and measurement methods using a questionnaire measuring instrument. From the results of research with statistical tests using ChiSquare obtained the value of ρ = 0.007 means that it is smaller than the value of ρ = 0.1. This value shows that there is a relationship between knowledge on adherence of diit in appendicitis patients in the poly surgery at RSUD dr. Abdul AzisSingkawang in 2019. The conclusion is that most appendicitis patients have insufficient knowledge of poor compliance with diit. His advice is that it is expected that the leaders and staff at the Poli Surgery Hospital of Dr. Abdul Azis Singkawang, in order to be able to provide better nursing education to patients with appendicitis on diit compliance in order to reduce the lack of patient non-compliance with the right dii, and minimize further complications. Keywords: Knowledge, Compliance with Diit. ABSTRAK Apendisitis secara umum adalah peradangan akibat infeksi pada usus buntu atau umbai cacing (apendiks).Tingkat pengetahuan seseorang memiliki hubungan positif terhadap kepatuhan diit yang dirasakan seseorang. Jika pengetahuan tentang konsep penyakit apendisitis baik diharapkan akan mempengaruhi tindakan pasien dalam mengelola penyakit. Oleh karena itu pengetahuan tentang konsep penyakit dan kepatuhan diit juga penting bagi pasien, semakin positif sikap pasien dalam menghadapi pengelolaan apendisitis, maka semakin baik praktik pasien apendisitis dalam mencegah komplikasi lebih serius. Hal ini membuat tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan diit apendisitis berkurang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan terhadap kepatuhan diit pada pasien apendisitis di poli bedah RSUD dr. Abdul Azis Singkawang tahun 2019. Penelitian ini adalah jenis penelitian asosiatif dengan jenis penelitian Analitik Korelasi menggunakan desain penelitian cross sectional dengan jumlah sampel 35 responden dengan metode consecutive sampling dan pengukuran menggunakan alat ukur kuisioner. Dari hasil penilitian dengan pengujian statistic dengan menggunakan Chi-Square diperoleh nilai ρ=0,007 ini berarti lebih kecil dari nilai ρ=0,1. Nilai ini menunjukkan terdapat hubungan pengetahuan terhadap kepatuhan diit pada pasien apendisitis di poli bedah RSUD dr. Abdul Azis Singkawang tahun 2019. Kesimpulan yaitu sebagian besar pasien apendisitis memiliki pengetahuan kurang dengan kepatuhan diit yang kurang. Sarannya yaitu diharapkan pimpinan maupun staf di Poli Bedah RSUD dr. Abdul AzisSingkawang, supayadapatmemberikanedukasikeperawatan yang lebih baik lagi kepada pasien apendisitis terhadap kepatuhan diit agar dapat mengurangi kurangnya ketidakpatuhan pasien terhadap diit yang tepat, serta meminimalkan komplikasi lebih lanjut. Kata kunci: Pengetahuan, Kepatuhan Dii

    TINGKAT KESEHATAN MAHASISWA BIOLOGI UIN WALISONGO SEMARANG TAHUN 2022

    Get PDF
    Permasalahan kesehatan dapat terjadi akibat pegaruh manajemen aktivitas sehari-hari yang kurang baik, hal ini seperti kegiatan sarapan yang tidak teratur, jam istirahat yang kurang, serta kegiatan fisik yang kurang. Selain itu, kondisi mental yang tidak baik juga mampu menjadi pengaruh permasalah kesehatan pada manusia khususnya mahasiswa. Masalah-masalah kesehatan yang banyak dialami mahasiswa antara lain letih lesu, stress ataupun depresi. Apabila hal ini berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama, maka akan mengganggu proses pendidikan yang menjadi tidak optimal hingga mengancam kegagalan proses pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian  mix method yang mengkombinasikan metode kuantitatif dengan kualitatif. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui profil status kesehatan mahasiswa biologi pada jurusan pendidikan biologi dan biologi murni di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang melalui parameter akibat management aktivitas sehari-hari, akibat kondisi tekanan tugas perkuliahan dan organisasi, dan pengaruh kegiatan refreshing atau berlibur. Subjek penelitian adalah mahasiswa yang menempuh pendidikan S1 jurusan pendidikan biologi dan biologi murni angkatan 2020 dan 2021 di UIN Walisongo Semarang. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 96, 83%  responden memiliki status kesehatan dengan kategori yang tinggi dan 3,17% pada status kesehatan kategori rendah. Kesimpulannya rata-rata status kesehatan mahasiswa biolohi adalah bai

    EFEKTIVITAS PENERAPAN AKUPRESURE PADA TITIK L14 TERHADAP MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I

    Get PDF
    Mual muntah pada ibu hamil berdasarkan data World Health Organization menyampaikan 14% dari semua ibu hamil mengalami mual muntah. Mual muntah selama kehamilan mempengaruhi lebih dari 80% wanita terhadap quality of life atau aktifitas sehari hari yang sering dilakukan oleh ibu hamil. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh atau tidak dari penggunaan akupresure pada titik L14 terhadap mual muntah pada ibu hamil trimester 1. Penelitian Ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, Pra Eksperimental dengan pendekatan one group pretest – posttest design dengan populasi seluruh ibu hamil TM 1 dengan emesis gravidarum dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 orang. Dari hasil temuan kami diketahui bahwa rata- rata emesis gravidarum ibu hamil TM I sebelum diberi terapi akupresur nilai Mean 10.53, Min 9, Max 13, SD 1.408 dan SE 0.257. Sesudah diberi terapi akupresur nilai Mean 7.30, Min 5, Max 10, SD 1.317, dan SE 0.240. Hasil uji statistik didapatkan nilai p-value = <.001 yang artinya terdapat pengaruh dari penggunaan akupresur titik L14 terhadap mual muntah pada ibu hamil trimester 1

    PENGARUH ANTIBAKTERI SEDIAAN SABUN WAJAH CAIR EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L) TERHADAP Staphylococcus aureus METODE DIFUSI

    No full text
    Facial soap used to clean the face from exposure to dust, pollution, dirt, reduce sebum on the face and eradicate bacteria that can cause acne. Star fruit leaves are efficacious in healing several diseases, such as purulent skin inflammation, boils and medicine for gout. Phytochemical of star fruit leaves contain alkaloid, flavonoid, saponin, tannin and steroid compounds that can inhibit bacterial growth. This study aims to determine the effect of liquid facial soap containing of star fruit leaf extract (Averrhoa bilimbi L) on the growth of Staphylococcus aureus bacteria by diffusion method.This study used a Quasi Experiment research design. The population in this study were wuluh star fruit leaves. The sample used is star fruit leaf extract which is made into liquid facial soap preparations with concentrations of 5%, 10%, 15% and 20%. This antibacterial testing method uses the Kirby-Bauer diffusion method. The results of antibacterial research obtained the average diameter of the inhibition zone at 5% concentration of 10.60 mm, 10% concentration of 11.20 mm, 15% concentration of 12.10 mm, and 20% concentration of 13.23 mm. Based on the diameter of the inhibition zone formed at concentration of 5% is categorized as a moderate response and at concentration of 10%, 15% and 20% is categorized as a strong response.The results of simple linear regression statistical analysis obtained p value = 0.000 < α 0.05 which means Ha is accepted, which means that there is a significant effect on the preparation liquid facial soap ethanol extract of star fruit leaves (Averrhoa bilimbi L) against the growth of Staphylococcus aureus diffusion method

    ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC)

    Get PDF
    Background: Based on WHO data (2020), Indonesia's Antenatal Care (ANC) coverage percentage (82%) is still far from the standards set compared to other countries, where pregnancy checks for ANC (K1) coverage are 96.1%, and ANC (K4) coverage is 96.1%. amounting to 74.1%. The target of the strategic plan (Renstra) related to K1 is 100& and K6 coverage of pregnant women is 78%, in general it has not reached the target. The aim: of the research is to determine the analysis of factors influencing Antenatal Care (ANC) visits in the Sambas Port Health Center Working Area, Sibolga City in 2022 Metodh: The design of this research is analytical research using retrospective. The population in the study was all postpartum mothers ≤2 months, namely 216 people in October 2023. The sample used the Slovin formula, namely 68 respondents. The data used uses primary and secondary data. Data analysis using univariate, bivariate and multivariate using binary regression tests. Resulth: The research results were obtained using the chi square test, there was an influence of knowledge with Antenatal Care (ANC) visits (p= 0.017), there was no influence of employment with Antenatal Care (ANC) visits (p= 0.514), there was an influence of the role of health workers with Antenatal visits Care (ANC) (p= 0.001), there is an influence of husband's support with Antenatal Care (ANC) visits (p= 0.004), There is an influence of the attitude of health workers with Antenatal Care (ANC) visits (p= 0.027) and there is no influence of health facilities with Antenatal Care (ANC) visits (p= 0.017). The most dominant factor is the role of health workers with Antenatal Care (ANC) visits (p= 0.002) with an OR value of 6.160 (2.018-18.807). Conclusion:  the is that there is an influence of knowledge, attitude, role of health workers, husband's support, attitude of health workers with Antenatal visits in the Sambas Port Health Center Working Area. It is hoped that health workers at the Sambas Harbor Health Center will improve the quality of KIA services so that they can increase KIA patient satisfaction

    HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS EMBALOH HULU KABUPATEN KAPUAS HULU

    Get PDF
    Background: Hypertension is the condition of a patient's blood pressure which has been measured using a blood pressure meter and obtained results of systolic pressure above 140 mmHg and diastolic pressure above 90 mmHg. Compliance with treatment for hypertensive patients is important because hypertension is a disease that cannot be cured but must always be controlled or controlled so that complications do not occur which can lead to death. Control your health regularly and adhere to taking medication regularly. Purpose: To find out the relationship level of knowledge regarding medication adherence among elderly people with hypertension in the Embaloh Hulu Community Health Center working area, Kapuas Hulu Regency. Methods: This type of research is research analytical observation by using the approach cross sectional, The sample was 38 people. Results: The research results show that there is a relationship level of knowledge regarding adherence to taking medication in elderly people with hypertension with a pvalue = 0.001 (P<0.005), then Ha is accepted. Conclusion: The conclusion of this research is that there is a relationship level of knowledge regarding medication adherence among elderly people with hypertension in the Embaloh Hulu Community Health Center working area, Kapuas Hulu Regency

    Efektivitas Program Sehati Terhadap Perbaikan Status Gizi Balita Program Csr PT Pertamina Patra Niaga IT Makassar

    Get PDF
    Gizi kurang merupakan gangguan kesehatan akibat kekurangan atau ketidak seimbangan zat gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan, berfikir dan semua hal yang berhubungan dengan kehidupan. Upaya yang dilakukan agar kebutuhan balita gizi kurang tercukupi diwilayah ring 1 PT Pertamina Patra Niaga IT Makassar yaitu dengan melaksanakan program SEHATI, pada program ini dilakukan pemberian paket intervensi  pemulihan dan edukasi kepada orang tua balita terkait kesehatan dan gizi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah program SEHATI PT Pertamina Patra Niaga efektif terhadap perubahan status gizi  balita. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pre Eksperimen dengan desain penelitian one group pre dan post-test design. Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah kerja puskesmas Tabaringan ditiga kelurahan yakni di Kelurahan Gusung, Kelurahan Tamalabba, dan Kelurahan Ujung Tanah yang juga merupakan wilayah ring 1 PT Pertamina Patra Niaga IT Makassar. Populasi dalam penelitian ini adalah balita yang bermasalah gizi di wilayah kerja Puskesmas Tabaringan sebanyak 21 orang, Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh Program SEHATI PT Pertamina Patra Niaga IT Makassar terhadap perubahan status gizi balita yang berarti bahwa program SEHATI PT Pertamina Patra Niaga IT Makassar efektif terhadap perbaikan status gizi balita

    605

    full texts

    742

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Poltekkes Kemenkes Pontianak
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇