Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
940 research outputs found
Sort by
Pelatihan Penyusunan RPP Berbasis TPACK menggunakan Model Blended Learning bagi Guru SD
Pembelajaran di abad 21 yang dituntut dalam mengembangkan kemajuan teknologi dan menyesuaikan dengan kondisi saat ini salah satunya TPACK dengan menggunakan blended learning. Masih minimnya pengetahuan mengenai penyususan RPP berbasis TPACK di kalangan guru SD sehingga diperlukan suatu pelatihan mengenai hal ini. Metode yang dilakukan dengan cara ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi yang dilakukan secara daring via google meet. Pelatihan ini diikuti oleh Guru SD di wilayah Desa Prunggahan Kulon. Pelaksanaan pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari, dengan rincian hari pertama pemaparan materi mengeai RPP, TPACK, dan blended learning. Hari kedua penyusunan RPP berbasis TPACK menggunakan blended learning. Hasil dari pelatihan ini adalah dihasilkan RPP berbasis TPACK menggunakan blended learning yang nantinya bisa diterapkan di lembaga sekolah masing – masing, serta mendorong guru untuk mengaplikasikan di kegiatan pembelajaran agar efektif dan efisie
Seni Kethek Ogleng Pacitan dan Seni Kethek Ogleng Wonogiri: Kajian Bandingan
Tujuan utama penelitian ini adalah mendeskripsikan keberadaan seni Kethek Ogleng di Kabupaten Pacitan dan di Kabupaten Wonogiri sehingga seni tersebut dapat dipahami secara komprehensif. Permasalahan utama penelitian ini adalah persamaan dan perbedaan aspek-aspek yang terdapat dalam seni Kethek Ogleng di Kabupaten Pacitan maupun yang ada di Kabupaten Wonogiri. Aspek itu antara lain aspek sejarah, gerakan, tata busana-tata rias, dan fungsi. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Hasil penelitian sebagai berikut; pertama, terdapat keterpengaruhan seni Kethek Ogleng di Wonogiri dengan yang ada di Pacitan. Penyebabnya seni Kethek Ogleng di Pacitan muncul lebih dahulu dibanding dengan yang ada di Wonogiri. Kedua, terdapat perbedaan pembagian gerak dan juga iringan antara seni Kethek Ogleng di Kabupaten Pacitan dengan di Kabupaten Wonogiri. Ketiga, segi tata busana dan tata rias secara garis besar terdapat kesamaan antara seni Kethek Ogleng di Kabupaten Pacitan dengan yang ada di Kabupaten Wonogiri, yakni sama-sama menonjolkan tokoh tari yang merepresentasikan Kethek. Namun dari segi tersebut terdapat perbedaan antara lain terletak pada pemakaian kain poleng dan tata rias wajah. Keempat, terdapat kesamaan antardua seni tersebut terletak pada fungsi. Baik seni Kethek Ogleng di Kabupaten Pacitan maupun di Wonogiri mempunyai fungsi sebagai pertujukan, menghibur, kebanggan masyarakat, dan juga sebagai sarana untuk mendidik generasi penerus
Analisis Nilai Karakter Yang Tertanam Pada Diri Siswa Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Karawitan di Sd Negeri Pakis Baru Ii
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan ekstrakurikulerkarawitan, mengetahui nilai karakter yang tertanam dalam kegiatan ekstrakurikuler karawitan,mengetahui daya dukung kegiatan ekstrakurikuler karawitan, mengetahui faktor penghambatkegiatan ekstrakurikuler karawitan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitiandilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2019/2020. Subjek penelitian ini adalah 14siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler karawitan di SD Negeri II Pakis Baru,kepalasekolah, dan pelatih kegiatan ekstrakurikuler. Pengumpulan data menggunakan teknikobservasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasiteknik dan sumber. Analisis data menggunakan model Miles dan Hubberman yang meliputireduksi data, penyajian data, kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa(1) kegiatan ekstrakurikuler karawitan dilaksanakan secara rutin sebanyak tiga kali dalam satuminggu (2) karakter yang tertanam pada diri siswa melalui kegiatan ekstra kurikuler karawitanadalah: karakter jujur, disiplin, percaya diri, peduli, gigih, toleransi, kreatif, danbertanggungjawab (3) Daya dukung dari siswa: adanya minat, bakat dan semangat, daripelatih: pelatih memiliki keahlian khusus dalam seni, kepala sekolah: memberikan fasilitassarana dan prasarana yang memadai (4)Faktor penghambatnya adalah ketika pelatih sedangada kepentingan lain maka latihan tidak bisa dilaksanakan
Analisis Keaktifan Belajar Siswa Menggunakan Media Quizizz Di Masa Pandemi
This study aims to describe students\u27 learning activities using the Quizizz media during a pandemic for fifth graders at SDN Arjowinangun. This research uses descriptive qualitative. The subjects in this study were classroom teachers and students. The object of this research is the active learning of students using Quizizz media during the pandemic of fifth grade students at SDN Arjowinangun. Data collection techniques used in this study include observation, interviews, questionnaires, and documentation with data analysis using descriptive techniques with Miles and Huberman models. The result of this research is that the students\u27 learning activity using Quizizz media in class V SDN Arjowinangun is very good on average. In the aspect of achieving the goal of using Quizizz media, it can be seen that the average score (3.28) is in the good category. Aspects of student learning activity using the Quizizz media show that the average score (3.6) is in the very good category. Aspects of students\u27 attitudes towards the use of Quizizz media, the average score is (3.46) including the very good category, the teaching and learning process uses Quizizz media before starting the activity the teacher prepares lesson plans, learning media, book sources, assessments, and tools to be used such as a laptop or cell phone. Based on the results of the research that has been done, it is found that students are active in teaching and learning activities using Quizizz media
Rancang Bangun Media Pembelajaran Untuk Memahami Teknik Tweening Pada Anmasi 2d Berbasis Macromedia Flash 8 Study Kasus Smk Pgri Ngadirojo
Abstrak. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk merancang dan membangun media pembelajaranberbasis Macromedia Flash 8 pada mata pelajaran Animasi 2D. (2) Untuk membantumemahami teknik tweening dengan menggunakan media pembelajaran animasi berbasisMacromedia Flah 8. (3) Untuk mengetahui seberapa besar dampak yang ditimbulkan siswa dariadanya media di dalam pembelajaran. Metode dalam penelitian ini menggunakan R&D(Research & Development). Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan modelprosedural yang bersifat deskriptif dengan mematuhi langkah-langkah tertentu untukmenghasilkan produk. Data yang diperoleh dalam penelitian dianalisis deskriptif untukmendeskripsikan dan menjelaskan kelayakan media pembelajaran interaktif animasi 2D untukkelas XI Multimedia Sekolah Menengah Kejuruan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkanhasil penilaian dari ahli materi mendapatkan presentase sebesar 84% yang termasuk ke dalamkategori bagus atau sangat setuju dan hasil tanggapan siswa mendapatkan presentase sebesar81% termasuk ke dalam kategori sangat baik, membuktikan tingkat keefektifan mediapembelajaran Animasi 2D
Analisis Brosur Penerimaan Mahasiswa Baru Stkip Pgiri Pacitan Ditinjau Dari Kelengkapan Informasi Dan Penerapan Prinsip-Prinsip Desain Grafis
Abstrak: Kegiatan promosi dilakukan secara konsisten untuk mempertahankan danmeningkatkan eksistensi. STKIP PGRI Pacitan melakukan promosi, salah satunyadengan penyebaran brosur. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apa saja unsurpembangun Brosur Penerimaan Mahasiswa Baru yang informatif dan menarik,merujuk pada cetakan tahun akademik 2020/2021. Penelitian ini dilakukan untukmengetahui apa saja unsur pembangun Brosur Penerimaan Mahasiswa Baru yanginformatif dan menarik, merujuk pada cetakan tahun akademik 2020/2021. Melaluirangkaian penelitian penelitian ex post facto dengan pendekatan naturalistik/kualitatifdan teknik analisis data model Miles dan Huberman, diketahui bahwa unsurpembangun Brosur Penerimaan Mahasiswa Baru yang informatif meliputi: Syarat danketentuan pendaftaran; Alamat dan narahubung; Daftar Program Studi; Visi dan MisiPerguruan Tinggi; Akreditasi Perguruan Tinggi; Judul dan tahun pengedaran brosurserta nama Perguruan Tinggi; Jalur masuk; Jadwal dan sistematika pendaftaran;Prestasi dan/atau kegiatan mahasiswa dan Perguruan Tinggi; Informasi penunjang;Fasilitas yang dimiliki Perguruan Tinggi; Biaya studi; Daftar organisasi mahasiswa;Motto Perguruan Tinggi; dan Julukan Perguruan Tinggi. Sementara itu untuk dapattampil menarik, perancangan sebuah brosur penerimaan mahasiswa baru harusmenerapkan prinsip Sequence (urutan), Emphasis (penekanan), Balance(keseimbangan), dan Unity (kesatuan)
Kegiatan English Memorizing And Understanding Of The Week Sebagai Upaya Meningkatkan Minat Belajar Anak Sekolah Terhadap Bahasa Inggris di Dusun Sinung
Penelitian ini dilakukan untuk membantu anak-anak belajar Bahasa Inggris selama dirumah saja dengan memberikan beberapa kosakata, grammar, dan teks. Melalui rangkaian penelitian studi kasus dan deskriptif kualitatif, diketahui bahwa membangun motivasi dan inovasi belajar siswa sangat penting untuk menghafal dan memahami materi Bahasa Inggris dengan baik. Namun, sejak adanya pandemi Covid -19 ini, aktivitas sekolah sementara waktu diganti menjadi sistem belajar dari rumah saja. Tentunya hal ini menyebabkan sistem pembelajaran anak menjadi tidak efektif. Salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah belajar Bahasa Inggris dengan melibatkan peran orang tua melalui kegiatan English Memorizing and Understanding of The Week. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan, minat anak kembali meningkat dengan diberikannya materi-materi yang mudah dipahami. Sehingga mereka berfikir bahwa belajar Bahasa Inggris tidak sulit
Pengaruh Tipe Kepribadian Dan Kecerdasan Emosional Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X Smk Negeri Bandar Tahun Pelajaran 2018/2019
Abstrak—Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pengaruh tipe kepribadian (extrovertdan introvert) terhadap hasil belajar matematika siswa; 2) Pengaruh kecerdasan emosionalterhadap hasil belajar matematika siswa; 3) Pada masing-masing tipe kepribadian (extrovertdan introvert), manakah kategori kecerdasan emosional yang memberikan hasil belajar lebihbaik, kecerdasan emosional tinggi, sedang atau rendah; 4) pada masing-masing kecerdasanemosional (tinggi, sedang dan rendah), manakah tipe kepribadian yang memberikan hasillebih baik, tipe kepribadian extrovert atau tipe kepribadian introvert. Penelitian ini merupakanpenelitian kausal komparatif (ex-post facto) menggunakan desain penelitian 2 x 3 faktorial.Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMK Negeri Bandar kelas X TKJ, TKR, APHP Adan APHP B berjumlah 86 siswa. Teknik pengumpulan data diperoleh dari tes dan angket.Teknik analisis data yang digunakan adalah ANOVA dua jalan dengan sel tak sama danprasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan homogenitas. Teknik analisismenggunakan bantuan Program SPSS versi 16.0. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa: 1)Tipe kepribadian (extrovert dan introvert) berpengaruh sama terhadap hasil belajarmatematika siswa; 2) Kecerdasan emosional tinggi memberikan hasil belajar matematikayang sama dengan kecerdasan emosional sedang, sedangkan kecerdasan emosional sedanglebih baik daripada kecerdasan emosional rendah dan kecerdasan emosional rendah tidaklebih baik dibandingkan dengan kecerdasan emosional tinggi dan sedang; 3) Pada masingmasing tipe kepribadian (extrovert dan introvert), kecerdasan emosional (tinggi, sedang,rendah) memberikan hasil belajar matematika yang sama; 4) Pada kecerdasan emosional(tinggi, sedang, rendah), tipe kepribadian (extrovert dan introvert) memberikan hasil belajarmatematika yang sama
Kajian Literature: STEM dalam Pembelajaran Sekolah Dasar
Pembelajaran STEM merupakan hal yang baru bagi guru di Sekolah Dasar. STEM merupakan hasil pengintegrasian dari Science, Technology, Engineering, dan Mathematic. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui kesiapan yang akan dihadapi oleh guru Sekolah Dasar jika mengimplementasikan STEM di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review atau tinjauan pustaka meliputi google scholar dan scopus. Kriteria artikel yang dipilih ialah tebit tahun 2016-2021. Didapatkan 15 artikel yang susai dengan kriteria yang diinginkan dan tidak meluas dari topik. Analisis dari 15 artikel menunjukkan bahwa pembelajaran STEM bisa dilakukan di Sekolah Dasar sesuai dengan kurikulum 2103. Di Indonesia STEM sudah menjadi trend di pembelajaran saat ini, namun minimnya pengetehuan dari guru untuk menggunakan dan kurang tahunya manfaat yang didapatkan. STEM merupakan jawaban atas tantangan abad 21 yang diharapkan menguasai kemampuan 4C yaitu critical, creativity, comunication, dan, collaboration. Kurangnya pengetahuan dan banyaknya manfaat yang ada pada pembelajaran STEM di Indonesia khususnya guru Sekolah Dasar, maka diperlukan pelatihan dan bimbingan kepada guru Sekolah Dasar agar bisa mengaplikasikan pembelajaran di Sekolah Dasar. 
Implementasi Model Pembelajaran Think Paire Share Berbantuan Video Pembelajaran untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IV SD No. 6 Darmasaba
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui implementasi model pembelajaran think paire share berbantuan video pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV SD No. 6 Darmasaba. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Secara ringkas, penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yang meliputi empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV SD No. 6 Darmasaba yang berjumlah 22 siwa, terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 7 siswi perempuan. Lokasi penelitian dilaksanakan di SD No. 6 Darmasaba. Data analisis motivasi belajar siswa diperoleh melalui lembar observasi. Adapun hasil penelitian yang diperoleh pada siklus I sebesar 68,33% dan meningkat 15% pada siklus II menjadi 83,33%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran think paire share berbantuan video pembelajaran dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV SD No. 6 Darmasaba