Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
    940 research outputs found

    Eksperimentasi Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe JIGSAW dan JIGSAW Termodifikasi ditinjau dari Kreativitas Belajar Siswa SMP Di Kabupaten Nganjuk

    No full text
    The experimentation of mathematics learning by using Cooperative LearningModel of Modification Jigsaw Type And Jigsaw is viewed from the LearningCreativity of Junior Students in Nganjuk Regency. The objectives of Research are(1) to find out the differences of Mathematics Learning Achievement for studentswho use cooperative learning model of modification Jigsaw type, JigsawCooperative Learning and Conventional Learning. (2) to find out the differencesof Mathematics Learning Achievement for the students have the different LearningCreativity Grade.(3) to find out the differences of Mathematics LearningAchievement for the students on application of cooperative learning model ofmodification Jigsaw Type, Jigsaw Cooperative Learning and ConvensionalLearning have a different learning creativity grade.The concluclusion of research are that: (1) The students’ mathemeticslearning result that be taught with Modification Jigsaw Cooperative LearningModel is better than that be taught with Jigsaw Learning, the students’mathematics learning result that be taught with modification jigsaw cooperativelearning model is better than that be taught with conventional learning and thestudents’ mathematics learning result that be taught with jigsaw cooperativelearning model is better than that be taught with conventional learning. (2) Thestudents’ learning result who have a high learning creativity as good as with thestudents have a medium learning creativity, the students’ learning result whohave a high learning creativity is better than the students have a low learningcreativity and the students’ learning result who have a medium learning creativityas good as with the students have a low learning creativity. (3a) On everylearning model, the students with a high learning creativity, the students’mathematics learning result equal the students who have a medium learningcreativity, the students with a high learning creativity, the students’ mathematicslearning result is better than the students with a low learning creativity and thestudents with a medium learning creativity, the students’ learning result equal thestudents who have a low learning creativity. (3b) On every creativity grade,mathematics learning result with modification jigsaw cooperative learning modelis better than jigsaw learning model, mathematics learning result with jigsaw cooperative learning model is better than conventional learning model andmathematics learning result with modification jigsaw cooperative learning modelis better than conventional learning model

    Pembelajaran Matematika Menurut Pandangan Konstruktivisme

    No full text
    Belajar adalah perubahan mendasar tentang perubahan tingkah laku. Pembelajaran matematika mengarah pada satu konsep pembentukan  sikap yang mengarah pada struktur kemampuan logika/ penalaran, kemampuan berfikir logis. Pengetahuan yang ada dalam matematika sangat komplek. Karena darinya, menegasikan penalaran, pendefinisian, dan penentuan suatu problema analitik. Dan pendekatan konstruktivisme dapat dijadikan sebagai media untuk mengurai persoalan yang ada pada pembelajaran matematika

    Tingkat Efektivitas Pemanfaatan Bimbingan Akademik Sebagai Langkah Perbaikan Karakter Mahasiswa

    Get PDF
    Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakanmetode survey. Subyek penelitian adalah para mahasiswa Pendidikan TeknikOtomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo. Teknik penentuan sampelmenggunakan nomogram Harry A. King sehingga diperoleh sampel berjumlah 75mahasiswa. Teknik pengambilan sampel dengan random sampling. Penelitian inibertujuan mendeskripsikan Tingkat Efektivitas Pemanfaatan Bimbingan Akademiksebagai langkah perbaikan karakter mahasiswa Pendidikan Teknik OtomotifUniversitas Muhammadiyah Purworejo. Berdasarkan analisis data, mahasiswayang memanfaatkan bimbingan pribadi kategori tinggi berjumlah 5 mahasiswa(5,8%), kategori sedang berjumlah 38 mahasiswa (44,7%) dan kategori rendahberjumlah 42 mahasiswa (49%). Mahasiswa yang memanfaatkan bimbinganbelajar kategori tinggi berjumlah 7 mahasiswa (8,3%), kategori sedangberjumlah 32 mahasiswa (36,5%) dan kategori rendah berjumlah 47 mahasiswa(55,3%). Mahasiswa yang memanfaatkan bimbingan sosial kategori tinggiberjumlah 10 mahasiswa (11,6%), kategori sedang berjumlah 29 mahasiswa(34,3%) dan kategori rendah berjumlah 46 mahasiswa (54,1%). Mahasiswa yangmemanfaatkan bimbingan karir kategori tinggi berjumlah 5 mahasiswa (5,8%),kategori sedang berjumlah 36 mahasiswa (30,6%) dan kategori rendah berjumlah44 mahasiswa (51,6%). Secara total pemanfaatan bimbingan akademikmahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejoyang memanfaatkan bimbingan dengan kategori tinggi berjumlah 10 mahasiswa(11,7%), kategori sedang berjumlah 30 (35,4%) dan kategori rendah 45mahasiswa (52,9%)

    Nilai dan Pendidikan Nilai

    No full text
    Abstract:There are several definitions about value, most of them define value as a principle, standard, orquality considered worthwhile or desirable. Value differs from moral, although both speak aboutgood and bad, right and wrong, should and shouldn’t. Moral is stronger than value; peopleusually judge others more strongly on morals than values. Value also differs from character.Character is the complex of mental and ethical traits marking and often individualizing a person,group, or nation. So to say, character education is not the same as value education. There arethree stages or periods of value development, i.e. the imprint period, the modeling period, andthe socialization period. The traditional model of values education has placed greater emphasison the content of values instead of on the valuer, the one choosing and acting on the values. Inthe humanistic model, however, there is a shift. The stress is from content- to process-based,values- to valuer-focused and teacher- to student-centred orientation. Socio-culturalenvironment is the great value educator for the children. Recently we need more moralisticmodels performed by public figures

    Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Penerapan Pendidikan Keagamaan yang Berwawasan Lingkungan pada SMK Negeri 1 Donorojo Kabupaten Pacitan

    No full text
    Tujuan kegiatan penelitian tindakan sekolah adalah untuk mengetahui peningkatan pendidikan karaktersiswa melalui penerapan pendidikan keagamaan yang berwawasan lingkungan pada SMK Negeri 1Donorojo Kabupaten Pacitan. Pembelajaran Pendidikan Agama Islam merupakan pembentukan kepribadian pada diri siswa yangtercermin dalam tingkah laku dan pola pikirnya dalam kehidupan sehari-hari, Pendidikan yangberhubungan dengan kepribadian atau akhlak tidak dapat diajarkan hanya dalam bentuk pengetahuansaja, tetapi perlu adanya pembiasaan dalam prilakunya sehari-hariKegiatan penelitian tindakan sekolah dilaksanakan di SMK Negeri 1 Donorojo Pacitan dan waktukegiatan penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2018 semester ganjiltahun pelajaran 2018/2019. Subyek penelitian, adalah siswa kelas XII (TKJ, TBS, TGB, TKR danAkuntansi) SMK Negeri 1 Donorojo dengan jumlah siswa sebanyak 98 siswa.Hasil yang dicapai pada kegiatan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS), siklus 1 hasil prestasi belajar siswa secara akademik/non akademik 37,5%, mempunyai rasa percaya diri yang baik dan kuat dalam pendidikan agama 59,09%, melakukan kedisiplinan dan ketertiban sekolah yang berwawasanlingkungan 68,18%, pelayanan sekolah sekolah bidang akademik, kesiswaan, sarana dan humas78,41% . Sedangkan siklus 2 untuk prestasi belajar secara akademik/non akademik 73,86%, mempunyairasa percaya diri yang baik dan kuat dalam pendidikan agama masih kisaran kurang dari 85,23%,kedisiplinan dan ketertiban sekolah yang berwawasan lingkungan 84,09%, pelayanan sekolah sekolahbidang akademik, kesiswaan, sarana dan humas 86,36%. Kisaran hasil yang dicapai dapat ditingkatkandengan kisaran 20% sampai dengan 25%

    Pemberdayaan Ekonomi Ibu-Ibu PKK Melalui Inovasi Pembuatan Kerajinan Tangan Rajut di Wilayah Kembangan Utara

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan ekonomi Ibu PKK melalui inovasi pembuatan kerajinan tangan rajut  agar dalam pembuatan keterampilan kerajinan tangan rajut yang diharapkan dapat bernilai jual tinggi. Sehingga pendapatan ibu-ibu PKK dapat bertambah dan juga menjadikan ibu-ibu PKK lebih kreatif dan juga memiliki pengetahuan serta pemahaman dalam melakukan pemanfaatan keterampilan. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengamatan dilakukan dengan metode observasi dan wawancara, serta studi literatur dalam menggali data. Pelaksanaan kegiatan pembuatan rajut yang telah terlaksana diantaranya sosialisasi, pelatihan dan desain rajut berupa tas, dompet. Hasil menunjukkan bahwa (1) ibu-ibu PKK sangat semangat ketika diberikan pengetahuan dan pelatihan dalam kerajinan tangan merajut, (2) kegiatan pelatihan merajut ini  berjalan dengan lancar sesuai apa yang direncanakan, (3) Ibu-ibu PKK diberikan tips dan trik dalam memilih dan merawat rajutan

    The Strategies Used to Overcome the Code Mixing Phenomenon of Multilingual Students Daily Interaction in Islamic Girl Boarding School of Al-Mawaddah

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang digunakan untuk mengatasi code- mixing dalam interaksi sehari-hari santri di Pondok Pesantren Al-Mawaddah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dari kuesioner lembar kertas dari 12 manajer bahasa CLI dan LAC yang aktif di Pesantren Al-Mawaddah. Penelitian dilakukan pada bulan November-Desember 2020. Setelah terkumpul, peneliti mengklasifikasikan strategi yang digunakan oleh manajer dan menampilkan datanya. Hasilnya menunjukkan lima strategi yang direncanakan oleh pengelola bahasa: meningkatkan kosakata harian tertulis dan ekspresi khas, menggunakan bahasa relevan yang benar, meningkatkan kosakata bahasa gaul untuk menggantikan fenomena code-mixing, dan memutar film atau kartun asli bahasa Inggris dan mengadakan kompetisi bahasa. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengelola bahasa harus secara signifikan mengubah strategi yang tepat untuk mengatasi masalah code-mixing

    Pemanfaatan Limbah Kain Perca untuk Produk yang Bernilai Ekonomis dan Kreatif di Masa Pandemi

    No full text
    Penyebaran virus covid-19 yang saat ini melanda seluruh dunia dan mengubah semua aspek kehidupan manusia, salah satunya kewirausahan dimana ada perubahan dari segi banyak konsumen atau pengguna jasa. Pemanfaatan limbah kain perca yang dihasilkan dari usaha menjahit menjadi daya tarik sendiri untuk membuat produk yang memiliki nilai ekonomis dan kreatif. Salah satunya adalah dibuat konektor hijab. Dengan banyak macam variasi yaitu versi kancing biasa khusus konektor, kancing hias, kancing jeglok dan perekat. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentas

    Analisis Kesulitan Berkomunikasi Melalui Metode Bercerita Audio Visual Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri I Punung

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan berkomunikasi melalui metodebercerita pada siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri I Punung secara deskriptif. Jenis penelitianini berupa penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek padapenelitian ini yaitu siswa kelas 5 SD Negeri 1 Punung yang berjumlah 5 siswa. Teknikpengumpulan data meliputi observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan datamenggunakan triangulasi teknik dan sumber.Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu: 1)pola komunikasi siswa kelas 5 SD Negeri 1 Punung cukup bagus. Hal tersebut dapat diuraikanbahwasannya siswa menggunakan kalimat yang santun ketika berkomunikasi dengangurunya. 2) Pada saat bercerita siswa menggunakan bahasa Indonesia dengan efisien danjelas. Pengolahan bahasanya pun cukup bagus dari segi kelancaran pengucapannya. 3) Faktorpenyebab siswa kesulitan berkomunikasi yang utama yaitu kurangnya pembiasaanberkomunikasi pada situasi formal. Kurangnya pembiasaan tersebut karena selama ini belumadanya pembelajaran khusus komunikasi yang masuk ke kurikulum. Hal ini menyebabkanmental/kepercayaan diri siswa tidak terasah yang berdampak pada kurangnya keberaniansiswa untuk menyampaikan pendapat di situasi formal

    Tinjauan Kurikulum Darurat (Dalam Kondisi Khusus)

    Get PDF
      Kurikulum sebagai rancangan pendidikan mempunyai kedudukan yang sangat strategis dalam seluruh aspek kegiatan pendidikan. Mengingat pentingnya peranan kurikulum di dalam pendidikan dan dalam perkembangan kehidupan manusia, maka dalam menyusun kurikulum tidak bisa dilakukan tanpa menggunakan landasan yang kokoh dan kuat. Keadaan Pandemi Covid-19 merupakan darurat ketatanegaraan yang memberikan akibat yang besar bagi seluruh negara, termasuk Indonesia. Akibatnya diberbagai bidang kehidupan, termasuk bidang pendidikan. Banyak dari warga negara Indonesia yang merasa hak pendidikannya tidak terpenuhi karena harus menjalani Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Hal ini menjadikan pemerintah memiliki peran penting untuk mengatasi masalah tersebut, yaitu dengan menyusun Kurikulum Darurat. Kurikulum tersebut merupakan kurikulum yang memiliki kesamaan dengan Kurikulum Nasional karena merupakan penyederhanaannya. Kurikulum darurat merupakan suatu langkah untuk dapat beradaptasi dan berproses menuju kondisi negara normal, terutama untuk memenuhi hak pendidikan warga negara Indonesia

    93

    full texts

    940

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇