Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
940 research outputs found
Sort by
KEBANGKITAN BUDAYA LOKAL PACITAN DI ERA NEW NORMAL MELALUI GELAR SENI DAN BUDAYA DI GOA GONG DESA BOMO, KECAMATAN PUNUNG PACITAN TAHUN 2021
Tujuan penulisan artikel ini merupakan bentuk peduli penulis terhadap budaya dan tradisi lokalPacitan. Karena sejak terjadinya pandemi yang melanda negeri ini khususnya Indonesia banyaksekali kegiatan-kegiatan ritual budaya yang sempat berhenti dan tidak dilaksanakan secara rutin.Dampak ini juga terjadi pada sebagian besar budaya lokal di Pacitan, sempat tertunda kegiatannyaakibat pandemi covid 19. Hal ini menjadi sebuah keprihatinan kita semua baik kalangan sejarawanmaupun budayawan sehingga harus mampu memunculkan sebuah gagasan untuk mengatasipersoalan tersebut. Suatu yang menjadi keresahan para sejarawan dan budayawan ini sedikitterobati ketika di era new normal ini dapat terlaksana gelar seni dan budaya yang dilaksanakan diGoa Gong Kecamatan Pacitan pada tahun 2021.Luaran hasil penelitian ini diharapkan (1) menjadi artikel ilmiah yang dimuat dalam jurnalyang ber ISSN, (2) Publikasi hasil penelitian melalui seminar nasional yang diikuti oleh berbagaikalangan baik guru, akademisi peguruan tinggi sejarawan maupun budayawan. (3) Menjadi sebuahacuan untuk penyusunan materi pendidikan budaya lokal.Penelitian ini merupakan penelitian historis. Sedangkan metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah metode penelitian sejarah, yang terdiri dari empat langkah yaitu, heuristik, kritik,interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gelar seni dan budaya lokal yangdiselenggarakan di Goa Gong Pacitan pada akhir tahun 2021 merupakan moment sekaligus sebagaisarana awal dalam rangka membangkitkan kembali budaya dan tradisi lokal Pacitan yang sempatterkendala di musim pandemi. Selain itu juga banyak mengandung unsur dan nilai sejarah, budayamaupun pendidikan yang penting untuk dikaji oleh para pemangku kepentingan
Dampak Broken Home terhadap Kemampuan Psikomotorik Siswa SDN 1 Hadiluwih
This study aims to find out 1) The condition of the broken home students in terms of their psychomotor aspects at SDN 1 Hadiluwih, (2) The difference between students who are victims of a broken home in the psychomotor aspects of students affected by a broken home at SDN 1 Hadiluwih, (3) Describe the steps for handling and development of psychomotor aspects of students who are victims of broken homes at SDN 1 Hadiluwih. This research is a qualitative research using a descriptive approach. The data collection instruments used in this study were observation, interviews and documentation. The data collection instrument was used to find out how the impact of students who experienced broken home victims in their families and how the role of parents in improving their psychomotor abilities. The validity of the data used triangulation and continued with data analysis using the Miles and Huberman model. The results showed that: 1) Children with a broken home and children without a broken home did not have a significant difference in their psychomotor aspects, (2) The results of interviews with 3 affected out of 8 students showed that on average children experienced the same activities during the learning process. at home or at school, and receive special attention from teachers and parents for learning and advice, (3) Efforts made by teachers and families to students affected by a broken home are mutual support and complement, so that students do not feel alone in activities related to still in psychomotor abilities
Penggunaan Kahoot! Sebagai Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Pemahaman Dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Komputer Dan Jaringan Dasar Kelas X Tkj 1 Smk Negeri 1 Giritontro
Abstrak: Pendidikan memegang peran penting dalam pembentukan dan pengembanganpotensi siswa. SMK Negeri 1 Giritontro dengan salah satu kompetensi keahlian TeknikKomputer Jaringan (TKJ) sebagai salah satu penyelenggara pendidikan, berperan sebagaipembentuk kesiapan siswa terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Melalui tahapanobservasi yang dilakukan, ditemukan berbagai masalah dalam pembelajaran Komputer danJaringan Dasar Kelas X TKJ 1 sehingga dinilai penting dilakukan suatu penelitian yang akanmengatasi masalah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanaproses penggunaan Media Pembelajaran Kahoot! dalam meningkatkan pemahaman dan hasilbelajar siswa pada mata pelajaran Komputer dan Jaringan Dasar kelas X TKJ 1 SMK Negeri1 Giritontro. Melalui rangkaian Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan secarapartisipastif dan kolaboratif, ditemukan bahwa penggunaan media tersebut dapatmeningkatkan pemahaman. Pada pra siklus persentase pemahaman sebesar 42,86%, siklus Isebesar 67,86% dan pada siklus II persentase pemahaman meningkat menjadi 87,14%. Hasilbelajar siswa juga mengalami peningkatan nilai persentase ketuntasan. Pada pra siklussebesar 35%, siklus I sebesar 65% dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 85%.Kata kunci : Kahoot!, Penelitian Tindakan Kelas, Pemahama
Pengaruh Metode Pembelajaran Kooperatif Team Accelerated Instruction (Tai) Terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau Dari Motivasi Pada Siswa Sd
Abstrak— Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh metode pembelajaranTeam Accelerated Intruction (TAI) terhadap hasil belajar, (2) perbedaan hasil belajar siswaditinjau dari perbedaan tingkat motivasi belajar siswa, (3) interaksi antara metodepembelajaran kooperatif Team Accelerated Intruction (TAI) dengan motivasi belajar antarterhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalampenelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Gugus Inti di Kecamatan Tulakan tahun pelajaran2017/2018. Sampel dipilih dengan simple ramdom sampling. Dua kelas sampel yaitu 25 siswadi kelompok eksperimen dan 24 siswa di kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukandengan menggunakan dokumentasi, angket, dan tes. Analisis data yang digunakan adalah ujianava. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu: (1) metode pembelajaran TeamAccelerated Intruction (TAI) berpengaruh terhadap hasil belajar siswa, (2) terdapatperbedaan hasil belajar Matematika siswa berdasarkan tingkat motivasi belajar, (3) tidakterdapat interaksi antara metode pembelajaran Team Accelerated Intruction (TAI) denganmotivasi belajar siswa terhadap hasil belajar
Analisis Kesalahan Dalam Menyelesaikan Soal Matriks Pada Siswa Kelas X Smk
Abstrak— Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang apa-apa saja kesalahan siswadalam menyelesaikan soal matriks serta faktor-faktor apa saja yang menyebabkan siswa salahdalam menyelesaikan soal matriks. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitiankualitatif dengan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Subjekpenelitiannya adalah kelas X Pemasaran Alfamart SMK N 2 Pacitan sejumlah 4 siswa.Petimbangan pengambilan subjek berdasarkan hasil analisis kesalahan berdasarkan prosedurNewman. Metode Pengumpulan datanya menggunakan tes, wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitiannya adalah 1) jenis kesalahan sesuai dengan metode newman adalah kesalahanmembaca, kesalahan pemahaman, kesalahan transformasi, kesalahan proses, dan kesalahanmenarik kesimpulan. 2) sedangkan faktor penyebab kesalahan siswa adalah, kesalahan siswadalam membaca soal, siswa salah dalam menuliskan diketahui dalam soal, siswa salah dalammemilih rumus, kurang telitinya siswa dalam melakukan operasi aljabar, sehinggamenyebabkan kesalahan dalam menentukan jawaban akhir
Teori Belajar Humanistik dalam Pembelajaran Matematika SD
This article is a literature review on humanistic learning theory in elementary mathematics learning. The concept of learning that is carried out by humanism is to humanize humans, and emphasizes the process rather than the learning outcomes. Humanistic theory is basically a learning concept that provides an explanation of how to humanize students and actualize all the potential abilities of each student to deal with changes in the surrounding environment. This theory assumes that learning will be meaningless if there is coercion in it. This study discusses: (1) what is humanistic learning theory? (2) What is elementary mathematics learning? (3) How is elementary mathematics learning based on humanistic learning theory?Artikel ini merupakan sebuah kajian literatur tentang teori belajar humanistik dalam pembelajaran matematika SD. Konsep belajar yang diusung humanistik adalah memanusiakan manusia, dan lebih menekankan proses daripada hasil belajar. Teori humanistik pada dasarnya konsep belajar yang memberikan penjelasan tentang bagaimana memanusiakan siswa dan mengaktualisasikan semua kemampuan potensi-potensi setiap peserta didik untuk meghadapi perubahan lingkungan disekitarnya. Teori ini mengasumsikan belajar tidak akan bermakna jika ada paksaan didalamnya. Dalam kajian ini membahas tentang: (1) apa itu teori belajar humanistik? (2) Apa itu pembelajaran matematika SD? (3) Bagaimana pembelajaran matematika berbasis teori belajar humanistik
Implementasi Pendidikan Karakter Di Perguruan Tinggi
Abstrak: ditengah masyarakat yang cenderung primordialistis ini, programpendidikan karakter di perguruan tinggi haruslah memuat usaha untuk membantupara mahasiswa melihat kenyataan secara kritis. Program itu, tentu saja, harusdidukung dengan menciptakan kejujuran dan persaudaraan di lingkunganperguruan tinggi. Pengembangan Karakter di Perguruan Tinggi mencakup pilarTri Dharma Perguruan Tinggi, yakni Pendidikan yang mencakup kegiatanpembelajaran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta pengembanganbudaya pendidikan tinggi yang tercermin dalam kegiatan keseharian dalamberbagai bentuk perilaku keseharian di kelas, laboratorium, lapangan olah raga,studio, dan masyarakat. Pembentukan karakter SDM yang kuat sangat diperlukanuntuk menghadapi tantangan global yang lebih berat
Tradisi Intektual Daulah Abbasiyah: Studi Sejarah Keislaman
Period of Abbasiyah was golden age in Islam. At that time, Moslem has an elevated intellectual tradition. This tradition can be seen from the existence of personal and public libraries, the conducive atmosphere for discussion, high motivation in studying, and need for achievement. The intellectual tradition is not only in Islamic studies, but also in social sciences, natural sciences and humanities.
Bayt al-Hikmah was library that was build by the khalifah Abbasiyah which has a multifunction. It was not merely for reading, but it also functions as publication, translation, observatory, and for discussion. The Bayt al-Hikmah played an significant role in creating intellectual atmosphere. These brought Abbasiyah into golden age.
This article analyses intellectual tradition in Abbasiyah. The objective of the analyses awakens our awareness of intellectual tradition, because it will lead our nation into a better future. Creating such condition requires the involvement of each component of this nation
Pendidikan Kanak-Kanak dan Pendidikan Keluarga; Studi Kritis Pemikiran Ki Hadjar Dewantara
Jenis penelitian ini merupakan kajian kepustakaan (library research)
artinya data penelitian berasal dari sumber-sumber kepustakaan berupa buku-buku, makalah, jurnal, majalah dan sumber lain yang koheren dengan obyek
bahasan. Penelitian ini bersifat deskriptif-analitik, yakni berusahamenggambarkan secara jelas dan sistematis obyek kajian, lalu menganalisisbahasan penelitian. Data yang terkumpul atau tersusun dianalisis, kemudianditarik sebuah kesimpulan. Setidaknya, ada empat temuan penelitian, yaitu: 1)pendidikan di Taman Siswa menerapkan prinsip kemerdekaan dan kebebasan; 2)pendidikan anak yang diterapkan adalah gabungan dan pengembangan dari teoriFrobel dan Montessori; 3) Ki Hadjar Dewantara memberi kebebasan kepada anakdengan berbagai permainan untuk mengembangkan secara psikologi, pedagogidan biologi dengan tidak melupakan alam kodratnya masing-masing; 4)penerapan pendidikan yang terintegrasi antara ketiga alam, yaitu alam keluarga,alam pendidikan, dan alam pemuda akan mewujudkan manusia Indonesia yangutuh
Strategi Sosialisasi Peningkatan Produktivitas Tebu pada Anggota Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia Wilayah Kerja Pabrik Gula Rending Kudus
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan tentang cara peningkatan produktivitas tebu pada anggota DPC APTRI Rendeng Kudus antara yang disampaikan melalui strategi ceramah dan yang disampaikan melalui strategi diskusi, baik yang dilakukan pada petani tebu kelompok subsisten, maupun petani tebu kelompok modern. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) atau yang dikenal Randomized Complete Block Design (RCDB). Pengambilan data dilakukan melalui kuesioner dan tes yang diisi oleh sampel petani yang diambil secara accidental sampling. Data penelitian dianalisis dengan ANOVA dua jalur (Two Way ANOVA).
Penelitian ini menemukan hasil bahwa secara umum strategi diskusi lebih baik dibandingkan strategi ceramah dalam penyampaian pengetahuan tentang cara peningkatan produktivitas tebu pada petani tebu anggota DPC APTRI Wilker. PG Rendeng Kudus, tetapi pada kelompok petani subsisten tidak dapat dibuktikan pengaruh perbedaan dua strategi penyampaian pengetahuan tersebut, sedangkan pada kelompok petani modern penyampaian pengetahuan melalui strategi diskusi menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan melalui strategi ceramah