Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
    940 research outputs found

    Implementasi Pembelajaran Berbantuan Software Komputer dengan Pendekatan CTL untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Mahasiswa pada Materi Uji Hipotesis Rerata Satu dan Dua Sampel

    Get PDF
    Abstract:This research is a classroom action research (CAR) of 2 cycles qualitative approach. The purpose ofthis research is to improve the students’ achievement and interest in learning statistics. The target tobe achieved is 85% of the students that are complete in the classical study. The data collection usedis tests, questionnaires and the process of learning is by observation. In the first cycle, there is asignificant increase, although not reaching the target, from an average value of 68.8 to be 80 andthere is also an increase of interest from 40% to be 70%. After the improvement of the learningprocess, there is a significant increase in the second cycle, from an average value of 80 to be 95 andthere is also an increase of interest from 70% to be 85%. From the result above, it was concludedthat computer software-assisted learning using CTL approach can improve students’ achievementand learning interest of the fourth semester students of IKIP PGRI Bojonegoro in the academic year2012/2013

    Sistem Manajemen Mutu Pendidikan: Mengenal Manajemen Mutu ISO dalam Pendidikan

    No full text
    Sistem manajemen mutu merupakan sistem peting dalam menjamin produk dari sebuah proses produksi. Produksi dalam konteks pendidikan mencakup keseluruhan proses pendidikan yaitu input, proses dan output pendidikan. Untuk menghasilkan input, proses dan output yang bermutu harus dilakukan dengan system manajemen yang baik, dengan penerapan manajemen yang benar dan baik akan berdampak kepada efisiensi pelaksanaan program dan meningkatnya kualitas dan mutu pendidikan. Mutu pendidikan dalam praktek persekolahan dapat dilihat dari beberapa indikator mutu yang telah ditentukan. Indikator mutu menjadi guideline penilaian dan evaluasi dalam pelaksanaan proses pendidikan. Lembaga pendidikan atau sekolah yang memenuhi indikator-indikator tertentu termasuk dalam katagori sekolah bermutu. Bermutu dalam pengertian meningkatnya efektifitas, efisiensi dan produktivitas lembaga secara terus menerus

    Pendampingan Penyusunan Soal AKM-Like untuk Guru dan Calon Guru Matematika di Kabupaten Pacitan

    No full text
    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menghapus Ujian Nasional (UN) dan menggantinya dengan Asesmen Nasional yang terdiri dari Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar. Adanya AKM sejalan dengan harapan pemerintah untuk meningkatkan literasi dan numerasi siswa usia 15 tahun sehingga dapat meningkatkan pencapaian Indonesia di Programme for International Student Assessment (PISA). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat memfasilitasi kegiatan pengembangan diri guru sehingga dapat memberikan andil dan kontribusi dalam peningkatan kompetensi guru khususnya guru mata pelajaran matematika jenjang SMP di Kabupaten Pacitan

    Upaya Guru Mengatasi Kejenuhan Belajar Siswa Full Day School Di Sdit Nur Hidayah Surakarta

    No full text
    Kejenuhan belajar, sebagaimana kejenuhan pada aktivitas-aktivitas lainnya, pada umumnya disebabkan suatu proses yang berlangsung secara monoton (tidak bervariasi) dan telah berlangsung sejak lama. Adapun faktor-faktor yang menjadi penyebab kejenuhan belajar sebagai berikut: a. Cara atau metode belajar yang tidak bervariasi. b. Belajar hanya di tempat tertentu. c. Suasana belajar yang tidak berubahubah. d. Kurang aktivitas rekreasi atau hiburan. e. Adanya ketegangan mental kuat dan berlarutlarut pada saat belajar. Kejenuhan juga dapat terjadi karena proses belajar peserta didik telah sampai pada batas kemampuan jasmaniahnya, karena bosan (boring) dan kelelahan (fatigue). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang atau perilaku yang diamati. Pada penelitian ini peneliti membuat suatu gambaran kompleks, meneliti kata-kata, laporan terinci dari pandangan responden, dan melakukan studi pada situasi yang alami. Sumber data utama yakni sumber data yang diambil peneliti melalui observasi dan wawancara dengan guru di SDIT Nur Hidayah Surakarta. Kejenuhan yang dialami oleh siswa SDIT Nur Hidayah Surakarta yang menerapkan system full day school ada dua faktor, yang pertama adalah faktor internal yaitu kelelahan dan kebosanan saat mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, kemudian faktor eksternalnya adalah kurangnya kreativitas guru dalam mengajar, kurangnya penghargaan dengan siswa sehingga siswa merasa tidak diperhatikan, tidak adanya ruang gerak yang cukup dan kurangnya hubungan interpersonal antara guru dan siswa. kemudian untuk mengatasi kejenuhan belajar yang dialami oleh para siswa tersebut, para guru di SDIT Nur Hidayah Surakarta melakukan, pertama, diagnosa awal untuk mengetahui latar belakang yang menyebabkan kejenuhan siswa saat kegiatan belajar mengajar kemudian memberikan solusi yang sesuai dengan sebab tersebut, kedua, melakukan pembelajaran yang kreatif sehingga semua kebutuhan yang dibutuhkan siswa dapat terpenuhi, ketiga, membangun hubungan interpersonal antara guru dan siswa, keempat, memberikan asupan gizi yang seimbang pada saat waktu makan bersama di sekolah

    Upaya Peningkatkan Prestasi Belajar Ips Melalui Penerapan Pembelajaran Terstruktur Dengan Pemberian Tugas Materi Perubahan Sosial Budaya Pada Siswa Kelas Ix-A Smp Negeri 1 Tulakan

    No full text
    Pembelajaran IPS merupakan proses yang disengaja yang menyebabkan siswa belajar mengenai ilmu pengetahuan sosial pada suatu lingkungan belajar untuk melakukan kegiatan pada situasi tertentu.Azas adapun pembelajaran terstruktur dengan pemberian tugas yang merupakan azas dari Ilmu Pengetahuan Sosial meliputi makna, tujuan dan hakikat pembelajaran ilmu sosial termasuk didalamnya metode dan penedekatan pembelajaran beserta alat bantu serta penilaian, adapun yang mertupakan tujuan pembelajaran IPS akan mencakup tujuan kognitif, afektif dan psikomotorik.Adapun tempat kegiatan penelitian dilaksanakan pada sekolah SMP Negeri 1 Tulakan Kab. Pacitan. Waktu kegiatan Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan Oktober 2019, semaster I Tahun Pelajaran 2019/2020.Adapun yang merupakan subyek dari kegiatan penelitian ini adalah siswa kelas IX-A SMP Negeri 1 Tulakan Kab. Pacitan, dengan jumlah subyek penelitian adalah sebanyak 31 siswa.Hasil pembelajaran terstrutur dengan pemberian tugas dapat meningkatkan kualiatas pembelajaran IPS materi pengembangan pusat-pusat keunggulan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat yang dilakukan pada siswa kelas IX-A SMP Negeri 1 Tulakan Kab. Pacitan. Hal ini diketahui bahwa siklus I dilakukan belum secara optimal terutama adalah kegiatan yang dilaksanakan dikelas siswa yang tuntas terdapat 13 siswa atau 40%, sedangkan siswa yang belum tuntas 18 siswa atau 60%. Sedangkan kegiatan untuk siklus II secara klasikal hasil tes 31 siswa yang tuntas 27 siswa atau 86,67% dan siswa yang belum tuntas 4 siswa atau 13,13%

    Pola-Pola Fonologis Reduplikasi Bahasa Madura Kajian Lintas Dialek

    No full text
    Secara kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data secara lintas dialek terkait dengan Pola-pola Fonologis Reduplikasi Bahasa Madura. Kombinasi teori morfologi generatif dan fonologi genaratif digunakan untuk menganalisis data tersebut. Hal ini dilakukan untuk mengetahui (1) pola fonologis pengkopian segmen dan alternatif penambahan afiks; (2) arah reduplikasi, yakni posisi bentuk ulang dari bentuk dasarnya, yang sekaligus terkait dengan tipe reduplikasi yang memberlakukan bentuk ulang sebagai prefiks, infiks atau sufiks, serta (3) kaidah-kaidah yang berlaku di dalamny

    BLANGKON SALAH SATU BUDAYA ADAT KAUM PRIA JAWA

    No full text
    Blangkon merupakan salah satu perangkat pakaian adat masyarakat Jawa. Fungsi blangkon ini apabila dikaji dari nilai filosofis budaya Jawa sangat mendalam. Orang Jawa dalam kehidupannya senantiasa diiringi dengan banyak simbol-simbol yang bermakna serta nilai-nilai kepribadian yang sangat tinggi. Secara umum blangkon dalam budaya Jawa ada dua macam, yaitu blangkon pola Surakarta dan blangkon pola Yogjakarta. Keduanya mempunyai nama dan makna yang sama, namun dalam segi bentuk ada beberapa perbedaan. Apabila blangkon solo ini pada bagian belakan tidak terdapat mondol, tetapi kalau blangkon Yogjakarta terdapat mondolan. Inilah secara bentuk serta ciri khas yang membedakan blangkon solo dengan blangkon Yogjakarta. Metode penelitian dalam artikel ini menggunakan metode sejarah. Secara umum ada empat langkah dalam metode penelitian sejarah, yaitu heuristik atau pengumpulan sumber, kritik atau verifikasi sumber, interpretasi atau mengkait-kaitkan sumber supaya menjadi sebuah peristiwa yang kronologis dan terakhir adalah historiografi atau penulisan sejarah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pada hakikatnya blangkon pada budaya priyayi jawa khususnya kaum pria bukan hanya sebagai aksesoris atau penutup kepala saja. Blangkon ini memiliki makna filosofis yang sangat mendalam baik itu dari segi estetiska, etika maupun kepribadian kaum priyayi pria Jawa. Dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa blangkon ini dapat memberikan sebuah simbol kewibawaan pada si pemakainya, dan kewibawaan tersebut akan berpengaruh terhadap segala gerak gerik, tingkah laku yang sesuai dengan etika kehidupan di tengah masyarakat Jawa. Pada sisi lain memakai blangkon merupakan salah satu wujud dalam rangka melestarikan budaya Jawa. Hanya saja kenyataan yang ada dalam kehidupan masyarakat selama ini bahwa pemakian blangkon dinilai aneh, ada unsur spiritual atau dirasa tidak menikuti alur perkembangan jaman. &nbsp

    PERAN MUHAMMADIYAH DALAM PURIFIKASI TRADISI TUTUP PLAYANG NELAYAN DESA BRONDONG 1965-1983

    No full text
    Penelitian ini mengkaji bagaimana pengaruh gerakan purifikasi oleh Muhammadiyahterhadap tradisi local masyarakat pesisir Desa Brondong. Muhammadiyah merupakangerakan yang membawa pembaharuan agama untuk menegakkan Islam dengan sebenarbenarnya, melalui dua prinsip yakni purifikasi dan modernisasi. Tujuannya adalah pemurnianakidah masyarakat yang dirasa melenceng dari syariat Islam dan modernisasi untukperkembangan masyarakat yang lebih baik.Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah, yakni heuristik, verifikasi,interpretasi, dan historiografi. Sejarah perkembangan Muhammadiyah di Brondong meliputidua periode, yakni perintisan di tahun 1936-1966 dan pemantapan pada tahun 1967-1977.Tradisi Tutup Playang di Brondong memuat unsur-unsur yang bertentangan dengan syariatIslam seperti pemotongan kepala sapi tanpa Basmallah dan acara tayuban yang disertaidengan pesta sex bebas dan minum minuman keras. Oleh karenanya Muhammadiyahberusaha untuk membebaskan masyarakat dari praktek syirik tersebut yakni melaluipurifikasi budaya yang didasari dari gerakan anti TBC (Takhayul, Bid’ah, Churofat). Hasilpurifikasi budaya yakni, bukan menghilangkan tradisi yang ada melainkan dilakukanperubahan dengan menghilangkan unsur-unsur yang bertentangan dengan syariat Islam

    Pengembangan Media Scrapbook untuk Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita FPB Dan Kpk Kelas IV SD

    No full text
    This study is based on the potential and requirements of mathematics learning media in elementary schools for supporting the learning process. The research is purposed to produce a learning media such as Scrapbook to Improve Grade IV Elementary School Students\u27 Ability to Solve Highest Common Factor (HCF) and Lowest Common Multiple (LCM) Story Problems. This research was a kind of Research and Development (R&D) which the procedure used a Borg & Gall development model that is limited to the seventh step. The subject of the research was 7 students of the 4th grade at SDN 1 Karanggede. Techniques for collecting data include questionnaires, written tests, and documentation.  The study\u27s findings are as follows: (1) Media Scrapbook was created using Borg and Gall development procedures to the seventh step; (2) Scrapbook media was declared "Very Valid" by material experts with an average of 4.46 and media experts with an average of 4.37, as well the results of the student response questionnaire assessment of 97.96% with the category of "Very good"; (3) Scrapbook media has been declared effective for improving the ability to solve HCF and LCM story problems, with an average N-Gain score of 0.8 indicating a high category and a percentage of N-Gain score of 82% indicating effectiveness

    Rancang Bangun Video Company Profile Smpn 3 Kebonagung Sebagai Sarana Penunjang Media Informasi Dan Promosi

    No full text
    Abstrak: Tujuan dari penelitian ini untuk merancang dan membangun videocompany profile SMP N 3 Kebonagung yang dapat digunakan untuk menunjangsarana informasi dan promosi serta untuk mengetahui respon masyarakat danminat calon peserta didik baru terhadap video company profile SMP N 3Kebonagung sebagai sarana penunjang informasi dan media promosi. Metodepenelitian yang digunakan di dalam penelitian ini adalah dengan metodepenelitian dan pengembangan (Research & Development). Metode pengumpulandata menggunakan metode kuesioner dan wawancara dengan subjek padapenelitian ini adalah masyarakat yang berada disekitar SMP N 3 Keboanagung.Pengolahan metode kuesioner dengan menggunakan skala Likert. Teknikanalisis data menggunakan bantuan program Microsoft Excel. Hasil penilitianmenyimpulkan bahwa: 1) Tercipta video company profile SMP N 3 Kebonagungyang dapat digunakan untuk menunjang sarana informasi dan promosi gunameningkatkan minat peserta didik baru untuk melanjutkan pendidikan di SMPN3 Kebonagung. 2) Berdasarkan data kuesioner, respon masyarakat terhadapvideo company profile SMPN 3 Kebonagung cukup baik dan juga bermanfaatsebagai media informasi dan promosi serta kualitas media yang dibuat tergolonglayak. Sehingga layak digunakan sebagai media promosi guna menarik minatpeserta didik baru

    93

    full texts

    940

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇