Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
    940 research outputs found

    Implementasi Kebijakan Pemerintah Kota Terhadap Budaya Pdam Kota Surabaya

    No full text
    Penelitian ini dilakukan pada instansi perusahaan daerah air minum Kota Surabaya.Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan dan menganalisis 1). Apakah komunikasiberpengaruh signifikan terhadap budaya perusahaan daerah air minum Kota Saurabaya; 2).Apakah sumber daya berpengaruh signifikan terhadap budaya perusahaan daerah air minumKota Saurabaya; 3) Apakah struktur birokrasi berpengaruh signifikan terhadap budayaperusahaan daerah air minum Kota Surabaya. Hasil penelitian ini menunjukkan temuansebagai berikut: 1). Variabel Komunikasi memiliki pengaruh yang positif dan tidak signifikanterhadap budaya perusahaan pada perusahaan daerah air minum Kota Surabaya; 2).Variabel sumber daya memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap budayaperusahaan pada perusahaan daerah air minum Kota Surabaya; 3). Variabel strukturbirokrasi memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap budaya perusahaan padaperusahaan daerah air minum Kota Surabaya

    Unifikasi Pendidikan Karakter Berbasis Agama Islam dalam Pendidikan Sosial di SMPN 1 Purwokerto

    No full text
    This study aims to describe about some of the following: (1) the material of character educationbased Islam in social studies learning, (2) the pattern of implementation of character education in theSMP-1 Kedung Banteng, (3) unification of the Islamic faith-based character education in social studieslearning and (4) the effect of the implementation of character education based Islamic in social studieslearning. Methods of data collection was done by using interviews, documentation, and interviews.Methods of data analysis done with descriptive qualitative approach. Withdrawal of a conclusion basedon the results of the analysis and discussion with respect to the themes underlying problems or things thatare more substantive. Based on the discussion of the results obtained some conclusions as follows: (1)teaching materials relevant to the Islamic-based character education, and need to be taught to students,at least include a few subjects, namely: (a) the nature of man as a creature of God, (b ) devotion andrespect for parents, (c) respect for others, (d) behave in manners, (e) helping each other with each other,(f) exemplary, (g) of academic honesty and non-academic, (h) responsibility, (i) justice, (j) spirit ofpatriotism, leadership, integrity of the Unitary Republic of Indonesia, and the Pancasila, and (k) thecharacter of a religious nation, (2) the pattern of the implementation of character education in schools beintegrated between intracurricular and extracurricular activities. And the role of principal is veryimportant, (3) of Unification-based implementation of character education based of Islamic religion inthe teaching of Social Science in school SMPN-1 Kedung Banteng showed that all respondents(principals, teachers, staff, and administrators OSIS) states have a positive and highly important, andneed to be incorporated into the curriculum, and (4) Implementation Character Education based Islamicreligion in the learning process in the IPS to the character students of SMP-1 Kedung Banteng has apositive and significant influence

    Kajian Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Pengembangan Sentra Batu Mulia di Kecamatan Donorojo Kabupaten Pacitan

    No full text
    Kecamatan Donorojo Kabupaten Pacitan merupakan salah satu sentra pengembangan batu mulia. Sentra batu mulia merupakan terobosan untuk memberikan pekerjaan baru selain sebagai petani. Hal ini merupakan fenomena yang menarik untuk dikaji lebih lanjut apakah berkembangnya sentra batu mulia berimplikasi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sampel para pengrajin batu mulia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berkembangnya sentra batu mulia dapat memberdayakan perekonomian masyarakat. Namun untuk pengembangan sentra batu mulia lebih lanjut perlu adanya pembinaan guna meningkatkan sumber daya manusia

    Koeksistensi Sanctitas dan Scientia dalam Mengembangkan Pendidikan Biologi

    No full text
    Bioethical issues and the environmental crisis is a challenge in the present study biology andfuture. On the other hand the demands of quality of professional teacher lies in the creation of aform of praxis humanist and religious education. Both of these are the main purposes ofresearch about coexistence sanctitas and scientia as two traditions that continue to be able towalk parallel to realize the form of religious humanist education. Biology Education at theUniversity of Sanata Dharma is taken as the subject of educational phenomenon that seeks todevelop the tradition of scientia through contextual learning biology by studying the dynamicscyrcle of context-experience-reflection-action-evaluation. Through the ability of self-reflectiveinquiry is expected to deepen the faith of students through the construction of a transcendentalconsciousness as a human

    Revitalisasi Islam Nusantara di Era Digital

    No full text
    Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi bagunan Islam Nusantara di eradigital. Lebih dari itu, mencoba menawarkan konsep Islam nusantara ala virtual sebagaibagian dari cultural broker, sekaligus agen perubahan sosial para kiai di dunia maya.Pelbagai tindakan anarkis atas nama agama (Islam) dibelahan dunia belakangan ini menjaditumpuhan dasarnya. Wajah santun Islam yang selama ini ditampilkan, dijaga, dirawat,dan ditumbuhkembangkan oleh salafussholih—wali songo, ulama, kiai kampung, santri,komunitas moderat—menjadi tercoreng oleh ulah sebagian kecil pemeluk Islam radikal.Pewajahan Islam Indonesia yang rahmatan lil’alamin, atau meminjam bahasa Azzumardi Azra sebagai Islam with a smiling face mendadak menjadi sangar, bengis, kejam, danmenakutkan. Padahal, apa yang ditampilkan Islam radikal senyatanya bukanlah gambaranIslam nusantara (Indonesia) itu sendiri. Arena kontestasi Islam radikal yang diekspossedemikian rupa, baik melalui surat kabar, televisi, media sosial, maupun dunia maya—website, blogger, twitter, facebook, whatsAp—pada hakikatnya menjadi kunci eksistensikelompok mereka. Setidaknya ada tiga hal yang ditemukan dalam kajian ini, yakni: (1)konstruksi Islam nusantara sebagai rumah besar Islam (Indonesia) dipraktikkan melaluiakulturasi kebudayaan lokal, dan Islam. Di antaranya, melalui tradisi ziarah kubur, tradisitahlilan, tradisi wiridan, tradisi kenduri (slametan), tradisi barjanji, tradisi PeringatanHari Besar Islam, dan tradisi silaturrahmi; (2) kontestasi wajah baru Islam nusantaradi dunia maya dapat diformat melalui empat model, yakni: (a) Islam Nusantara virtualtanpa identitas, (b) Islam Nusantara virtual berbasis swadaya pesantren, (c) Islam Nusantaravirtual berbasis komunitas, dan (d) Islam Nusantara virtual berbasis NU; (3) reposioningulama masa kini sebagai penggerak Islam nusantara salah satunya ditandai denganadanya ekspos fakto atas aktifitas sang kiai yang maslahah (bermanfaat bagi umat) didunia maya

    Hubungan Antara Kecerdasan Intelektual (IQ) dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas 4 dan 5 di SDN Jombang

    No full text
    Kecerdasan intelektual adalah kecerdasan yang berporos pada kemampuan individu dalam menerima, mengolah, menyimpan, memahami dan berfikir mengenai berbagai fenomena. Faktor yang dapat mempengaruhi prestasi belajar adalah faktor intelegensi yang sangat besar pengaruhnya dalam proses dan kemajuan belajar seseorang, apabila siswa memiliki intelegensi rendah sulit untuk memperoleh hasil belajar yang baik atau sebaliknya. Sesuai dengan studi pendahuluan pada bulan juni 2006 di SDN barong Sawahan I Jombang didapatkan data tidak semua siswa mampu mencapai nilai prestasi potensi yang diharapkan sesuai tingkat intelektualnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan intelektual (IQ) dengan prestasi belajar siswa kelas 4 dan 5 SDN Barong Sawahan I Jombang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir seluruhnya mempunyai nilai kecerdasan intelektual 90-109 (rata-rata) yaitu sebanyak 21 siswa (70%) hal ini dikarenakan jumlah responden yang terlalu kecil dan 20 siswa (66,7 %) mempunyai nilai prestasi belajar baik, yaitu antara 6,1-7,0. Berdasarkan hasil uji sattistik spearman rank didapatkan rho hitung (0,574) lebih besar dari rho tabel (0,364) yang berarti ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan intelektual (IQ) dengan prestasi belajar siswa kelas 4 dan 5 di SDN Barong Sawahan I Jombang

    Pemberdayaan Sumber Korporal; Pembelajaran Sejarah di SMA/MA Kota Surakarta

    No full text
    This study aims to determine the effectiveness of corporal sources in aneffort to improve the quality of history teaching in senior high schools inAcademic Year 2010/20011 Surakarta. This study uses classroom action researchconducted through two cycles, where each cycle consists of four stages: planning,execution, observation, and refkeksi. This classroom action research aims toimprove the quality of learning history by empowering source of corporal.Subjects were students IPS XI-3 SMA Negeri 6 Surakarta city. Data collectiontechniques and tools used in this study was observational techniques,questionnaires and tests. The results showed that by empowering source ofcorporal to improve the quality of learning history. This is evidenced by the moreactive students in learning and increasing student achievement. In the first cyclestudents\u27 mastery of 70% with an average rating of 68.47, whereas on the secondcycle peningakatan reached 90% with an average rating of 78.05

    Thinking Allout Pair Problem Solving (TAPPS): Suatu Model Pembelajaran Kooperatif

    No full text
    meluangkan lebih banyak waktu dan perhatian untuk mempersiapkan dan menyusun metode yang lebih baik. Yang diperkanalkan dalam metode pembelajaran cooperative learning bukan sekadar kerja kelompok, melainkan pada penstrukturannya. Tujuan dari penelitian ini adalah: untuk mengungkap pengaruh pembelajaran kooperatif model TAPPS  terhadap hasil belajar siswa. Serta ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan materi setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model TAPPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode kooperatif model TAPPS berpengaruh positif terhadap ketuntasan daya serap peserta didik dalam memahami materi pembelajaran

    Analisis Miskonsepsi Mahasiswa STKIP PGRI Pacitan pada Mata Kuliah Teori Bilangan ditinjau dari Gaya Belajar

    No full text
    Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek padapenelitian ini adalah mahasiswa semester dua Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRIPacitan, tahun 2012. Teknik yang digunakan dalam pengambilan subjek adalah purposive sampling.Identifikasi terjadinya miskonsepsi dilakukan dengan menggunakan teknik Certainly of Response Index(CRI) yang dikembangkan oleh Saleem Hasan. Sedangkan identifikasi gaya belajar mahasiswa dilakukandengan menggunakan angket gaya belajar mahasiswa. Analisis data hasil penelitian ini dilakukan denganmenggunakan model Miles dan Huberman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi gaya belajar subyek penelitian adalah 75%mahasiswa mempunyai gaya belajar visual, 19% dengan gaya belajar kinestetik, dan 6% auditorial.Proporsi miskonsepsi didominasi sub pokok bahasan kekongruenan (88%), selanjutnya ciri-ciri habisdibagi (47%), pengkongruenan linier (44%), dan persamaan linier diophantus sebesar 40%. Mahasiswadengan gaya belajar auditorial lebih banyak mengalami miskonsepsi pada materi kekongruenan (80 %),demikian juga pada gaya belajar visual (90%), dan kinestetik (82%). Sedangkan pada materi ciri-cirihabis dibagi, pengkongruenan linier, dan persamaan linier diophantus, berturut-turut untuk gaya belajarauditorial (60%, 60%, 40%), gaya belajar visual (54%, 45%, 43%), dan gaya belajar kinestetik (18%,35%, 29. Miskonsepsi pada mahasiswa dengan semua gaya belajar lebih banyak disebabkan reasoningyang tidak lengkap atau salah dan simplifikasi. Kemampuan pada mahasiswa juga penyebab miskonsepsipada gaya belajar visual dan kinestetik, sedangkan intuisi yang salah menjadi salah satu penyebabmiskonsepsi pada gaya belajar auditorial dan kinestetik

    Panji dalam Lakon ”Kawine Dewi Sekartaji” Wayang Beber Pacitan

    No full text
    Salah satu ragam wayang, yaitu Wayang Beber. Di Indonesia, tidak banyak bisa dijumpai Wayang Beber. Beberapa wayang Beber yang penulis ketahui yaitu wayang Beber dari Cilacap, Wayang Beber dari Surakarta, Wayang Beber dari Wonosari, dan Wayang Beber dari Pacitan tidak semuanya masih dipertunjukkan. Hingga saat ini, wayang Beber yang masih sering dipertunjukkan yaitu Wayang Beber dari Pacitan. Lakon yang dibawakan wayang Beber Pacitan yaitu “Kawine Dewi Sekartaji. Pola Alur cerita dan adanya motif pengembaraan tokoh menunjukkan bahwa wayang beber Pacitan merupakan salah satu kisah Panji

    93

    full texts

    940

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇