Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
    940 research outputs found

    Pendampingan Penyiapan Tim Perancang dan Pembangunan Sistem Informasi SMK Harapan Kartasura

    No full text
    Menyongsong era industri 4.0 lembaga pendidikan diharapkan mengiringi tahapan menuju era tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk bagaimana melakukan pendampingan penyiapan tim dalam menguasai teori dan praktik perancangan maupun pembangunan sistem informasi yang diperlukan oleh sekolah dalam kegiatan pengelolaan keuangan. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) suatu pendekatan yang mengakomodasi setiap individu yang terlibat dalam kegiatan pelatihan analisis sebagai aset komunitas yang akan dikembangkan. Hasil yang diperoleh adalah dengan tererselenggaranya kegiatan memberikan gambaran pemahaman kepada petugas yang ditunjuk oleh sekolah dalam proses analisis kebutuhan sistem. Pemahaman yang diperoleh dapat diaplikasikan untuk melakukan analisis proses pengembangan sistem bersama dengan prorammer. Secara umum pihak sekolah mendapatkan pengetahuan dan pemahaman bagaimana kedepan sistem ini diaplikasikan dan diarahakn sebagai alat untuk mencapai tujuan organisasi

    Bangsa Implementasi Pancasila Untuk Mencegah Isu Radikalisme Dalam Bingkai Kebhinekaan: Pancasila dan isu Radikalisme dalam bingkai kebhinekaan

    No full text
    The Indonesian nation is a pluralistic nation that has various cultural, linguistic, ethnic, racial, customary and religious diversity. The cultural diversity of the Indonesian nation can trigger conflict and has the potential to give rise to various radical understandings and movements, both in the name of religion, ethnicity, and class. However, in reality the radicalism movement emerged not only due to racial differences, but also global, political, and social disparities in society. The method of writing this article is by using the literature review method. The purpose of this paper is to analyze how the implementation of Pancasila values ​​in an effort to prevent the spread of radicalism and radicalism in Indonesia. At this time the implementation of Pancasila values ​​in people\u27s lives is fading, this is caused by a lack of awareness and understanding of the community about the meaning and significance of Pancasila values. Joint actions or efforts are needed in implementing Pancasila values ​​in the life of society, nation and state in preventing the spread of radicalism and understanding movements in order to maintain the integrity of the Indonesian nation with unity and integrity.  Bangsa Indonesia merupakan bangsa majemuk yang memiliki berbagai keanekaragaman budaya, bahasa, suku, ras, adat dan agama Keragaman budaya bangsa Indonesia dapat memicu konflik serta berpotensi memunculkan beragam pemahaman dan gerakan radikal, baik yang mengatasnamakan agama, suku, dan golongan. Namun, pada kenyatannya gerakan radikalisme muncul tidak hanya diakibatkan oleh perbedaan SARA, tetapi juga terdapat faktor dimensi global, politik, serta kesenjangan sosial yang terjadi di dalam masyarakat. Metode dari penulisan artikel ini dengan menngunakan metode studi pustaka kajiann literature. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menganalisis bagaimana implementasi terhadap  nilai-nilai Pancasila dalam upaya mencegah penyebaran paham serta gerkan radikalisme di Indonsia. Pada saat ini implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat semakin memudar, hal trsebut diakibatkan oleh kurangnya kesadaran serta pemahaman masyarakat tentang makna dan arti dari nilai-nilai pancasila. Diperlukan tindakan atau upaya secara bersama dalam menerapkan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan bermasyarakat , berbangsa, dan bernegara dalam mencegah penyebaran paham serta gerakan radikalisme guna menjaga keutuhan bangsa Indonesia dengan persatuan dan kesatuan. &nbsp

    Pembelajaran di Sekolah Dasar Kecamatan Sumberlawang Melalui Penerapan Teori Kontruktivisme

    No full text
    Penelitian ini mempunyai tujuan untuk melihat penerapan proses KBM dengan menggunakan teori kontruktivisme pada waktu pembelajaran. Metode yang digunakan menggunakan kualitatif diskriptif pada guru Sekolah Dasar di wilayah Sumberlawang, Sragen. Data didapatkan dari hasil survei yang diberikan secara online melalui pesan WhatsApp. Hasil penelitian menunjukkan penerapan teori kontruktivisme pada pembelajaran tatap muka dilakukan sebanyak lima basis, yaitu penerapan pembelajaran berbasis masalah, penerapan pembelajaran berbasis proyek, penggunaan bahan ajar dan media berbasis digital. Guru melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas dengan menerapkan teori konstruktivis secara masif dan bertahap, mulai dari perencanaan, proses kegiatan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Selain menggunakan media dan model pembelajaran  lima basis pada penelitian ini juga menggunakan teori kontruktivisme. Pada pembelajaran tatap muka terbatas bertujuan untuk membantu siswa menjadi lebih aktif dan guru sebagai moderator menjadi lebih inovatif. Proses pembelajaran yang dilakukan di tingkat Sekolah Dasar hanya maksimal 70%. Pelaksanaan pembelajaran yang berpusat pada siswa menunjukkan hasil 45% sangat baik, 50% bagus, 2,5% bagus, 2,5% tidak baik. Hasil menunjukkan faktor penghambat implementasi yang berpusat pada siswa adalah terbatasnya durasi waktu yang relatif singkat

    Sekolah Politeknik Pancasila: Pemantapan Konservasi Pancasila bagi Masyarakat Lokal di Desa Genting Kabupaten Semarang

    No full text
    Pemantapan nilai-nilai Pancasila dapat dilakukan dalam berbagai lingkungan masyarakat. Pada akhir-akhir ini masyarakat Indonesia mengalami berbagai persoalan dan fenomena sosial yang rentan konflik suku, agama, ras, dan golongan. Literasi media yang terbatas menjadikan masyarakat mudah menerima informasi yang kurang tepat. Untuk itu diperlukan pemantapan nilai-nilai Pancasila bagi masyarakat di desa, agar masyarakat memiliki fondasi nilai-nilai Pancasila yang kuat dalam kehidupan kemasyarakatan. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini yaitu ) memantapkan konservasi Pancasila bagi masyarakat lokal di Desa Genting Kabupaten Semarang, 2) faktor pendukung dan penghambat pemantapan konservasi Pancasila bagi masyarakat lokal di Desa Genting Kabupaten Semarang. Metode pelaksanaan program menggunakan metode sosialisasi dan pelatihan, terdiri atas ceramah, Forum Grup Discussion (FGD), dan pelatihan simulasi sosiodrama nilai-nilai Pancasila. Hasil dan pembahasan program pengabdian kepada masyarakat yaitu program telah dilaksanakan sesuai dengan rencana dan didukung oleh perangkat desa serta masyarakat. Program ini dilaksanakan dengan menggunakan modul sekolah Politik Pancasila yang disusun oleh tim pengabdian kepada masyarakat. Pada tahap awal program diberikan sosialisasi tentang konservasi Pancasila. Kemudian dilanjutkan diskusi dan tanya jawab. Setelah itu dilanjutkan dengan pelatihan simulasi sosiodrama konservasi Pancasila. Peserta program ini adalah perangkat desa dan perwakilan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda Desa Genting dengan beragam latar belakang. Melalui inisiasi Sekolah Politik Pancasila dari perguruan tinggi diharapkan dapat semakin memantapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat. Selain itu, mengenalkan Sekolah Politik Pancasila sebagai media kampanye kewarganegaraan dalam memecahkan persoalan bangsa terkini

    Analisis Poskolonial Dalam Puisi “Kesaksian Akhir Abad” Karya Ws Rendra

    No full text
    Sastra memberikan gambaran tentang realitas sosial. Seperti puisi yang berjudul “Kesaksian Akhir Abad” karya WS Rendra memberikan gambaran realitas sosial bahwa Indonesia masih menjadi negara jajahan. Penjajahan di akhir abad ini berbentuk tidak ada kedaulatan masyarakat yang hakiki. Sehingga, pembahasan ini memberikan gambaran bentuk-bentuk poskolonial dalam puisi yang berjudul “Kesaksian Akhir Abad”. Sedangkan, metodologi menggunakan pendekatan kualitatis deskriptif dan metode analisis data menggunakan metode analisis isi (conteny analysis). Dan simpulan penelitian ini adalah rakyat Indonesia masih dijajah secara psikis yang berupa kebijakakebijakan kekuasan di bidang hukum, keamanan, ekonomi, dan birokrasi, serta watak atau sikap yang melekat pada elit politik

    Perubahan Perilaku Akibat Delusi Pada Tokoh Tokoh Dalam Novel Assalamualaikum Beijing Karya Asma Nadia (Kajian Psikologi Sastra)

    No full text
    Peneitian ini bertujuan untuk menghasilkan 1) deskripsi perubahan perilaku akibat delusi pada tokoh-tokoh dalam novel Assalamualaikum Beijing karya Asma Nadia. 2) deskripsi dampak perubahan perilaku akibat delusi pada tokoh-tokoh dalam novel Assalamualaikum Beijing karya Asma Nadia.Objek penelitian ini adalah novel Assalamualaikum Beijing karya Asma Nadia. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah teknik kepustakaan, teknik simak dan catat, serta teknik analisis dan catat. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa: 1) Perubahan perilaku yang terjadi pada tokoh-tokoh akibat delusi meliputi; rasa takut, mudah melamun, melakukan perbuatan memaksa, menyendiri, mengingkari komitmen, tidak peduli, marah-marah, pesimis, mudah sedih, ingin bunuh diri, dan merasa bersalah. 2) Dampak perubahan perilaku tokoh-tokoh yang terjadi menunjukkan begitu berpengaruh terhadap beberapa tokoh seperti Dewa yang mengalami dampak karena perubahan perilaku takut, melamun, memaksa, mengingkari komitmen, tidak peduli dan marah-marah. Tokoh Asma yang mengalami dampak karena perubahan perilaku tidak peduli dan pesimis. Tokoh Anita yang mengalami dampak karena perubahan perilaku marah-marah, mudah sedih dan ingin bunuh diri. Sedangkan tidak begitu berpengaruh dan tidak berdampak pada tokoh Zhongwen yang mengalami perubahan perilaku melamun dan Sekar yang mengalami perubahan perilaku memaksa

    Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Minat Siswa Terhadap Tari Tradisional Mata Pelajaran Seni Budaya dan Prakarya

    No full text
    This study aims to describe: (1) internal factors that can affect students\u27 low interest in traditional dance in arts and crafts subjects at SD Negeri 3 Donorojo (2) external factors that can affect students\u27 low interest in traditional dance in arts and culture subjects and crafts at SD Negeri 3 Donorojo. This type of research is descriptive qualitative research. Collecting data in the form of observations, interviews, questionnaires, and documentation. The validity of the data used triangulation techniques and continued with data analysis using the Miles and Huberman model. The data analysis used includes data reduction, data presentation and conclusion drawing. Interviews were used to collect data given to teachers of arts and culture and crafts. The results showed that: (1) the internal factors that can influence are psychological factors, namely 8 students feel happy to participate in dance learning and 9 students are not happy to participate in dance learning, for 10 students have difficulty in participating in learning and 7 students have no difficulty. (2) external factors that can influence are family factors, namely the lack of parenting and attention to students during the learning process, school factors, namely the teacher\u27s strategy in teaching is less effective and fun and inadequate infrastructure facilities, and community factors, namely different friends. hobbies and can influence students in terms of interests

    Rancang Bangun Multimedia Pembelajaran Video Bahasa Jawa Untuk Siswa Sd

    No full text
    Abstract: This study aims to design and build Javanese language learning media that canattract interest and facilitate learning for 6th grade students and trial Javanese languagevideo learning media that have been made by researchers in the school environment. Theresearch method used in this research is the research and development method (Research &Development). Methods of collecting data using questionnaires and interviews with thesubjects in this study were 6th grade elementary school students. Processing of thequestionnaire method with a Likers scale. Data analysis technique using Microsoft Excelprogram. Based on the results of this study, multimedia learning videos of Javaneselanguage were created which could attract elementary school students\u27 interest in learning,as indicated by the results of the questionnaire which indicated the category was veryfeasible and could facilitate elementary school students in learning Javanese as indicated bythe average results which indicated the category was very feasible to us

    Pengaruh Edukasi Keluarga Tentang Pencegahan Perawatan Cedera Tersedak Pada Anak Terhadap Pengetahuan Dan Keterampilan Keluarga

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi keluargatentang pencegahan perawatan cedera tersedak pada anak terhadap pengetahuan danketerampilan keluarga.Penelitian ini menggunakan metode penelitian pre-eksperimen, denganrancangan penelitian One Group Pretest-Postest, yaitu rancangan eksperimen dimanatidak terdapat kelompok pembanding (kontrol). Populasi dalam penelitian ini adalahseluruh keluarga inti (ayah dan ibu) di desa condongcatur RT 07 RW 031 KecamatanDepok Kabupaten Sleman yang mempunyai anak umur 6 bulan sampai 4 tahun denganjumlah 20 responden. Sedangkan untuk teknik pengumpulan datanya dengan teknikkuesioner. Teknik analisis data menggunakan perhitungan statistik deskriptif persentasetaraf signifikasi 5% (r1= 0.05).Hasil penelitian diperoleh: 1) pengetahuan keluarga tentang pengaruh edukasikeluarga pencegahan tersedak pada anak sebelum dilakukan edukasi sebanyak 19 orang(95%) mempunyai pengetahuan kurang dan 1 orang (5%) mempunyai pengetahuancukup, sedangkan setelah diberikan edukasi sebanyak 20 orang (100%) dalam kategoribaik. 2) Keterampilan keluarga tentang dilakukan tentang pengaruh edukasi keluargatentang pencegahan tersedak pada anak sebelum edukasi sebagian besar responden tidakterampil sebanyak 12 orang (60%) dan 8 orang (40%) mempunyai keterampilan yangkurang terampil dalam penanganan tersedak. Sedangkan setelah diberikan edukasisebanyak 20 orang (100%) mempunyai keterampilan yang terampil dalam dilakukantentang pengaruh edukasi keluarga tentang pencegahan tersedak pada anak. 3) Hasil ujistatistik dengan menggunakan uji paired t-test didapatkan bahwa untuk pengetahuan danketerampilan sebelum dan sesudah intervensi terdapat pengaruh edukasi tentangdilakukan tentang pengaruh edukasi keluarga tentang pencegahan tersedak pada anakterhadap pengetahuan dan keterampilan keluarga di Desa Condongcatur RT 07 RW 031Kecamatan Depok Kabupaten Sleman

    The Roles a Teacher Has to Play in Teaching English as a Foreign Languge

    No full text
    It is true that teacher’s roles are very important in teaching learning process, especially in teaching learning English. Teaching English is an art which can be divided into two parts: the mastery of the theory and the mastery of the practice. The mastery of the art must be a matter of ultimate concern; there must be nothing more important in the world than art. Teaching English is also an art. English may cover a wide range of topics such as stages of the lesson, classroom management, lesson planning, and other topics. This paper will share a few of ideas of how to be a good teacher who master in the art of teaching English. These responses imply that aside from the teacher’s character and personality, which affect his or her teaching, the teacher’s support with students also plays an important role in the success of learning.&nbsp

    93

    full texts

    940

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇