Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
    940 research outputs found

    Upaya Peningkatan Prestasi Pendidikan Jasmani, Olah Raga, Dan Kesehatan (Pjok) Materi Variasi Dan Kombinasi Berbagai Pola Gerak Dominan Dalam Aktivitas Senam Lantai Melalui Metode Direc Learning Pada Siswa Kelas Iv Sdn Bangunsari Pacitan

    No full text
    Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui sejauh Upaya Peningkatan Prestasi Pendidikan Jasmani, Olah raga, dan Kesehatan (PJOK) materi Variasi dan Kombinasi Berbagai Pola Gerak Dominan dalam Aktivitas Senam Lantai Melalui Metode Direc Learning pada siswa Kelas IV SDN Bangunsari Pacitan. Metode Direc Learning baik digunakan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang hal-hal yang berhubungan dengan proses mengajar sesuatu, proses membuat sesuatu, proses mengerjakan atau menggunakannya, komponen-komponen yang membentuk sesuatu, membandingkan suatu cara dengan cara yang lain, dan untuk mengetahui atau melihat kebenaran sesuatu.Kegiatan penelitian ini dilaksanakan pada SDN Bangunsari Kec. Pacitan bulan Januari sampai dengan bulan April 2018 tahun pelajaran 2017/2018. Subyek penelitian adalah siswa-siswa kelas IV-A SDN Bangunsari Kec. Pacitan dengan jumlah siswa sebanyak 32 siswa pada .tahun pelajaran 2017/2018. Dalam rancangan penelitian ini memiliki tujuan utama dari PTK adalah untuk memperbaiki/meningkatkan praktek pembelajaran secara berkesinambungan, sedangkan tujuan penyertaannya adalah menumbuhkan budaya meneliti di kalangan Gurj. PTK terdiri atas empat tahap, yaitu planning (Rencana), action (tindakan), observasi (pengamatan) dan reflection (refleksi).Hasil analisis pada masing-masing siklus dapat diketahui Pada siklus 1 dari jumlah 32 siswa, adapun siswa yang tuntas terdapat 14 siswa atau 43,75% sedangkan siswa yang belum tuntas sebanyak 18 siswa atau 56,25% siklus 2 siswa dari jumlah 32 siswa, adapun siswa yang tuntas sebanyak 28 siswa atau 87,50%, siswa yang belum tuntas sebanyak 4 siswa atau 12,50%. Dengan demikian hasil yang dicapai pada masing-masing siklus terdapat peningkatan 33,80% hal ini berdampak pada keberhasilan siswa dalam pembelajaran Penjaskes materi variasi dan kombinasi berbagai pola gerak dominan dalam aktivitas senam lantai yang dilakukan pada siswa kelas IV SDN Bangunsari Pacita

    JEJAK PENINGGALAN BUDAYA MANUSIA PRASEJARAH DI SITUS GOA LAWA SAMPUNG PONOROGO

    No full text
    Gua Lawa merupakan situs prasejarah yang terletak di Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur. Gua Lawa merupakan gua hunian prasejarah atau “abris sous roche” dan ditemukan sisa-sisa kehidupan prasejarah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik studi pustaka, observasi dan dokumentasi. Uji validitas data menggunakan triangulasi data. Analisis data dengan menggunakan analisis interaktif, yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gua Lawa Sampung Ponorogo sebagai hunian prasejarah terdapat jejak peninggalan manusia prasejarah. Manusia pendukung di Gua Lawa adalah termasuk Ras Australomelanesid dan Ras Mongoloid. Jejak Peninggalan budaya manusia prasejarah yang ditemukan adalah artefak tulang dan artefak batu. Artefak tulang seperti penusuk, lancipan dan spatula. Artefak tulang tersebut merupakan hasil tinggalan budaya yang khas dari Gua Lawa sehingga terkenal dengan istilah “Sampung Bone Culture”. Sedangkan tinggalan artefak batu yang ditemukan adalah alat serpih, mata panah, batu pukul, perkutor dan jejak kerakal, serta kapak penetak

    PEMANTAPAN KETAHANAN IDEOLOGI PANCASILA BAGI WARGA NEGARA MUDA MELALUI SEKOLAH POLITIK PANCASILA

    No full text
    Ideologi negara Indonesia adalah Pancasila. Ideologi Pancasila dalam perjalanan sejarahnya mengalami berbagai tantangan dan ancaman. Perguruan tinggi memiliki misi untuk mendukung pemantapan karakter kebangsaan warga negara. Warga negara perlu untuk selalu dimantapkan ideologinya secara berkelanjutan. Warga negara muda tidak hanya berperan sebagai obyek, tapi juga sebagai subyek dalam ketahanan ideologi Pancasila. Salah satu bagian dari warga negara adalah warga negara yang berusia muda. Mereka adalah calon pemimpin masa depan. Ciri warga negara muda yang idealis dan fisik yang kuat dapat menjadi kelebihan. Sifat idealis dapat dimanfaatkan ideologi lain untuk menanamkan ide dan gagasannya. Pemakaian ideologi lain dapat berdampak pada melemahnya ideologi Pancasila. Sementara diluar manusia banyak sekali pemikiran yang bertebaran. Aktivitas warga negara muda di kampus tidak hanya bersifat formal di kelas tapi juga non formal dalam kegiatan kemahasiswaan. Kampus dapat menjadi tempat pembenihan ideologi Pancasila dan pertarungan ideologi. Jurusan Politik dan Kewarganegaraan memiliki padepokan karakter yang didalamnya ada sekolah politik Pancasila. Sekolah politik Pancasila ini perlu dioptimalkan guna memantapkan ketahanan ideologi Pancasila

    Peran Guru dalam Pembinaan Karakter Siswa Sekolah Dasar

    No full text
    The implementation of character education development cannot be separated from the role of the teacher. In accordance with the existing problems, the formulation of this research is how the role of teachers in efforts to develop the character of third grade elementary school students, obstacles, and solutions to overcome them. This type of research was descriptive qualitative. The subject were five elementary school teachers. The time of the research was before the Covid-19 pandemic (SDN Ploso I, 2018) and during the Covid-19 pandemic (SDN 1 Jetiskidul, 2021). Data were collected through interview and documentation techniques. Furthermore, triangulation and data analysis were carried out with the stages of data reduction, then data presentation, verification and drawing conclusions. The first result is that the character of elementary school students is developed through the role of the teacher as a caregiver, role model, and mentor. Second, teachers experience obstacles from student factors, parents, the environment, and the influence of social media. Based on these obstacles, a solution is made in the form of intensive interactive communication with parents, increasing habituation, teacher example, mentoring, and conditioning in learning activities. &nbsp

    Peran Media Sosial Instagram Sebagai Sarana Pemahaman New Normal Pada Mahasiswa Stkip Pgri Pacitan

    No full text
    Abstract: The Covid-19 pandemic is not over now. In this condition, we are entering theNew Normal era, It was a change in behavior to normal activities but with the addition ofimplementing health protocols to prevent the transmission of Covid-19. This research wasconducted, it was not yet known how much the ability of students to apply the New Normalwhen offline activities at campus of STKIP PGRI Pacitan. This study aims to find out howmuch the role of Instagram social media in providing an understanding of new normal atthe STKIP PGRI Pacitan campus and find out how much understanding STKIP PGRIPacitan students to implementing New Normal habits in the campus environment.Thisresearch used mixed methods which combined between quantitative method andqualitative method. This research used 63 STKIP PGRI Pacitan students to take the data.STKIP PGRI Pacitan has 7 study programs, than each program taken 9 students. Themethod of data collection is obtained from observation, documentation, andquestionnaires. Technical analysis of the data used MS. Excel. The results of this studyshowed that respondents are easier to access information about the New Normal by usingInstagram social media and the features contained in it. Students have been able to applythe New Normal and they also mentioned what things should be done. In new normalcondition they can still did manythings as usual, just by using health protocols

    Gambaran Status Gizi Siswa Sekolah Basket Dbl Academy Di Surabaya Selatan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status gizi di sekolahbasket DBL Academy yang berada di Surabaya selatan.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan metodesurvey menggunakan tes dan pengukuran. Subjek dalam penelitian ini adalahseluruh siswa sekolah basket DBL Academy di daerah Surabaya selatan yangberjumlah 89 siswa yang terbagi menjadi tiga stage yaitu 22 siswa untuk stageHoops, 40 siswa untuk stage Rookie, 27 siswa untuk stage Starter. Untuk teknikanalisis data menggunakan analisis deskriptif yang dituangkan dalam bentukpersentase kategori status gizi siswa sekolah basket DBL Academy di daerahSurabaya Selatan.Hasil penelitian ini menunjukkan. siswa dengan status gizi kurus berjumlah1,1%, untuk anak dengan status gizi normal berjumlah 50,6%, anak dengan statusgizi gemuk berjumlah 23,6% dan untuk anak dengan status gizi obesitasberjumlah 24,7%. Sedangkan berdasarkan stage yaitu, pada stage Hoops siswadengan kategori status gizi obesitas sebesar 45,5% sejumlah 10 siswa, untukstatus gizi gemuk yaitu 22,7% sejumlah 5 siswa, untuk status gizi normal 27,3%sejumlah 6 siswa serta status gizi kurus 4,5% sejumlah 1 siswa. Untuk stageRookie diketahui siswa dengan status gizi normal sebesar 62% dengan jumlah 25siswa, untuk status gizi gemuk 17,5% sejumlah 7 siswa dan dengan status giziobesitas 20% sejumlah 8 siswa. Untuk stage Starter diketahui siswa dengan statusgizi normal sebesar 51,9% sejumlah 14 siswa, dan untuk siswa dengan status gizigemuk sebesar 33,3% dengan jumlah 9 siswa serta siswa yang memiliki statusgizi obesitas sebesar 14,8% dengan jumlah 4 sisw

    Perbedaan Antara Model Problem Based Learning (Pbl) Dengan Model Kooperatif Tipe (Stad) Student Team Achievement Division Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Dengan Langkah Polya

    No full text
    Abstrak— Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui ada tidaknya perbedaankemampuan pemecahan masalah matematika dengan langkah Polya antara siswa yangmendapat model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan siswa yangmendapat model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division(STAD). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan jenis penelitian quasieksperimen. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Miftahul Ulum Surabayayang terdiri dari dua kelas yang berjumlah 43 siswa dan pengambilan sampelmenggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengetahuikemampuan pemecahan masalah matematika siswa adalah dengan menggunakan tesesai yaitu soal cerita yang ada dalam kehidupan nyata siswa. Teknik analisis data yangdigunakan pada penelitian antara lain: (i) Menghitung nilai rata-rata, (ii) Uji normalitasdata, (iii) Uji homogenitas data, (iv) Uji hipotesis yaitu uji t. Dari hasil penelitian inidapat disimpulkan bahwa ada perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematikadengan langkah Polya antara siswa yang mendapat model pembelajaran ProblemBased Learning (PBL) dengan siswa yang mendapat model pembelajaran kooperatiftipe Student Team Achievement Division (STAD) pada siswa SMP Miftahul UlumSurabay

    Upaya Peningkatan Prestasi Belajar PPKn Materi Memahami Nilai-Nilai Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam Kesatuan Pemerintahan, Wilayah, Sosial, dan Budaya Melalui Metode CTL pada Siswa Kelas VI SDN Pucangsewu Pacitan :

    No full text
      Hakikat dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajarPPKn materi memahami nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa dalam kesatuan pemerintahan,wilayah, sosial, dan budaya melalui metode CTL pada siswa kelas VI SDN Pucangsewu Pacitan. Metode CTL ini, memberikan kesempatan yang lebih besar kepada anak untuk mengeksplorbakat yang mereka miliki, serta memilih teman yang mereka anggap baik dan tepat untuk belajarsecara bersama-sama, sehingga mereka dapat dengan mudah menguasai semua pengetahuan yangmereka harapkan dari belajar PPKn. Model Pembelajaran CTL menurut Sanjaya (2006) menyatakanbahwa belajar dalam CTL bukan hanya sekadar duduk, mendengarkan dan mencatat, tetapi belajaradalah proses berpengalaman secara langsung. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VI SDN Pucangsewu Pacitan tahun pelajaran2018/2019. Waktu yang digunakan dalam penelitian ini adalah semester genap yaitu bulan Januarisampai dengan Maret 2019, tahun pelajaran 2018/2019 dengan jumlah subyek penelitian sebanyak 20siswa. Dari data-data tersebut akan dianalisa agar bisa ditafsirkan hasilnya dengan menggunakananalisa Penilaian Acuan Kriteria. Penafsiran penilaian acuan kriteria adalah pemberian skorberdasarkan kemampuan siswa menyelesaikan ulangan harian. Hasil dari masing-masing siklus 1 dengan nilai rata-rata 68,65 sedangkan nilai yang dicapaioleh siswa >75 sebanyak 8 siswa yang tuntas atau 40%, sedangkan 12 siswa belum tuntas atau 60%dari hasil tes awal tersebut, masih banyak kelemahan-kelemahan yaitu siswa yang diberi pembelajarandengan menggunakan metode CTL. kegiatan siklus 2, dari 20 siswa kelas VI SDN PucangsewuPacitan, hasil post tes dengan nilai rata-rata 77,80 sedangkan nilai yang dicapai oleh siswa >75sebanyak 17 siswa yang tuntas atau 85%, sedangkan 3 siswa belum tuntas atau 15%. &nbsp

    Pengaruh Aktivitas Belajar dan Pemanfaatan Perpustakaan terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran PKN di SMPN 1 Kebonagung Pacitan

    Get PDF
    Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan sebagai berikut: (1) Untuk mengetahui ada pengaruhyang signifikan aktivitas belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran PKn siswa Kelas VIII SMPNegeri 1 Kebonagung Kabupaten Pacitan (2) Untuk mengetahui ada pengaruh yang signifikanpemanfaatan perpustakaan terhadap prestasi belajar mata pelajaran PKn siswa Kelas VIII SMP Negeri 1Kebonagung Kabupaten Pacitan (3) Untuk mengetahui ada pengaruh yang signifikan aktivitas belajardan pemanfaatan perpustakaan secara bersama-sama terhadap prestasi belajar mata pelajaran PKnsiswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Kebonagung Kabupaten Pacitan. Populasi penelitian ini adalah seluruhKelas VIII SMP Negeri 1 Kebonagung Kabupaten Pacitan tahun pelajaran 2010/2011, yang terdiri dari 7kelas dengan jumlah siswa 233 siswa. Dari populasi yang ada peneliti mengambil keseluruhan siswaKelas VIII F sebagai sampel penelitian yang berjumlah 34 siswa.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah: (1) ada pengaruh yang signifikan aktivitas belajarterhadap prestasi belajar mata pelajaran PKn siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Kebonagung KabupatenPacitan (2) ada pengaruh yang signifikan pemanfaatan perpustakaan terhadap prestasi belajar matapelajaran PKn siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Kebonagung Kabupaten Pacitan (3) ada pengaruh yangsignifikan aktivitas belajar dan pemanfaatan perpustakaan secara bersama-sama terhadap prestasibelajar mata pelajaran PKn siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Kebonagung Kabupaten Pacitan

    Pendidikan Karakter Berbasis Agama

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengkaji gagasan pembaharuan pendidikan yang diajukan olehKyai Haji Ahmad Dahlan serta kiprahnya dalam perjuangan pendidikan pada masa kolonial; (2) mengkajidimensi pendidikan karakter dalam konsep pendidikan Kyai Haji Ahmad Dahlan sebagai dasarmenghadapi situasi pada zamannya; (3) mengkaji lebih lanjut pendidikan karakter berbasis agamamenurut Kyai Haji Ahmad Dahlan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakanpendekatan historis. Penelitian ini menggunakan studi dokumen sebagai metode utama. Studi dokumendilakukan terhadap sumber-sumber primer maupun sekunder. Selain studi dokumen, penelitian ini jugamenggunakan metode wawancara sebagai metode pelengkap. Wawancara dilakukan terhadap beberapapraktisi pendidikan Muhammadiyah dan Taman Siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama: kondisi pendidikan pemerintah kolonial yangdiskriminatif dan kondisi pendidikan Islam yang memprihatinkan, mendorong Kyai Haji Ahmad Dahlanuntuk menyelenggarakan sekolah Muhammadiyah, yang memadukan pengetahuan umum denganpengajaran agama. Hal ini bertujuan untuk memberi keseimbangan antara kecerdasan intelektual dengankecerdasan spiritual siswa. Kedua, pendidikan karakter Kyai Haji Ahmad Dahlan didasarkan pada ajaranIslam, yaitu iman, ilmu, dan amal. Pada prinsipnya, agama bukan sekedar sebagai pengetahuan saja, tetapiharus sampai pada amalan. Kyai Haji Ahmad Dahlan menolak sistem pendidikan pemerintah kolonialBelanda saat itu, yang diskriminatif dan sangat intelektualis. Ketiga, Kyai Haji Ahmad Dahlanmenganggap penting dilaksanakannya pendidikan yang bersifat menyeluruh, dan dikelola dengan prinsipkekeluargaan. Pendidikan karakter berbasis agama dalam pendidikan akhlak menurut Kyai Haji AhmadDahlan mengedepankan konsep kesederhanaan, kedisiplinan, jiwa bebas/merdeka, serta akhlak yangmulia yang ditunjukkan dengan perilaku sesuai tuntunan agama, menjadi tujuan utama dalam konseppendidikannya. Mengenai proses pembelajarannya, K.H. Ahmad Dahlan sangat mementingkan prinsipketeladanan, dialog sebagai usaha penyadaran, serta prinsip amalan dalam keseharian untuk membentukkebiasaan berperilaku yang baik

    93

    full texts

    940

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇