Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
    940 research outputs found

    Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) pada Keterampilan Membaca Siswa Kelas III SDN 1 Jatigunung

    No full text
    This study aims to (1) describe the implementation of the school literacy movement at SDN 1 Jatigunung for the 2019/2020 academic year, (2) determine students\u27 reading skills through the implementation of the school literacy movement at SDN 1 Jatigunung for the 2019/2020 academic year, ( 3) find out the obstacles and solutions in the implementation of the school literacy movement. This research applied qualitative descriptive method. The subjects of this study were 1 school principal, 1 teacher, 33 students, and 2 parents of SDN 1 Jatigunung students. Student and parent subjects were selected by purposive sampling. Data collection techniques include documentation and observation of GLS implementation, and interviews. The results obtained in this study are: 1) The implementation of the school literacy movement at SDN 1 Jatigunung was good. The teacher has implemented 3 stages, namely: habituation, development, and learning; 2) students\u27 reading skills, especially in grade III 70%, were fluent in reading. Through the school literacy movement, teachers have invited their students to always get used to reading. And for students who still have difficulty in reading, the teacher makes slow reading service program; 3) An obstacle in the implementation of the school literacy movement is the lack of supply of book collections in the library so that schools are trying to use BOS to help increase the collection of library books

    Efektifitas Latihan Functional Training Dalam Upaya Meningkatkan Vo2max Member Adi Raga Fitness Center Universitas Pgri Adi Buana Surabaya

    No full text
    Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektivitas latihan functional trainingdalam upaya meningkatkan VO2Max member Adi Raga fitness center UniversitasPGRI Adibuana Surabaya.Metode yang digunakan melalui pendekatan eksperimen dengan desainpenelitian yaitu one groups pretest-posttest design. Subjek dalam penelitian inimencakup seluruh member Adiraga Fitness Center Universitas PGRI Adi BuanaSurabaya. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu MFT (Multistage Fitness Test)untuk mengetahui VO2Max dengan teknik analisisi data menggunakan Uji t.Kesimpulan yang diperoleh dari uji t adalah Fh (F hitung) yaitu -6,99192 dengant Critical two-tail (t-tabel) yaitu 2,04523. Hal tersebut menunjukkan bahwa Ho diterima,artinya latihan functional training efektif dalam upaya meningkatkan VO2Max memberAdi Raga Fitness Center Universitas PGRI Adibuana Surabaya. Berdasarkan hasilanalisis data dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa, latihan functionaltraining efektif dalam meningkatkan VO2Max member Adi Raga Fitness CenterUniversitas PGRI Adi Buana Surabaya

    Filsafat Organisme Alfred North Whitehead dan Implikasinya pada Pendidikan

    No full text
    There are many philosophers in the world gave his/her influences to development ofeducational world, whith difference of their thinking chacteristic. One of who emerged in early 20thcentury is Alfred North Whitehead. His thought viewed that the human are a creature whichindependently regulate her/his self in process of interaction with others in which is no domination. Histhought has directed educational practices both on teaching and learning and on educationalmanagement in order to be run well and goal oriented. The main focus is leaner viewed as individu whomust be developed humanizely

    A Study Of Tragedy and its Moral Values in William Shakespeare’s Macbeth: A Structural Analysis

    No full text
    This research is aimed to find out the structural elements and its moral values on the play. The analysis covers some structural elements which consist of the theme, the character and characterization, the setting, the plot, the point of view, language and symbolism. The play Macbeth is tragedy and full of conflicts and moral values on the story.  And also, it belongs to one of famous plays written by Shakespeare about 1606. The subject of the research is play Macbeth by William Shakespeare and the object of research is the intrinsic elements of the play and the moral values of it. To analyze the structural elements of the play Macbeth, the writer uses the objective approach  that  anatomizes the work of art itself without relating to external factors such as universe, artists, audience. It focuses on the elements of literary work.  The findings of the research show that 1)The theme of the play is a blind ambition. Macbeth is goaded by his more ambitious wife, Lady Macbeth, to be king by evil way. He uses ‘the goal justifies the means’ to obtain it. But it causes the downfall. 2)There are two main characters namely Macbeth and Lady Macbeth and seven minor characters namely King Duncan, Banquo, Three Witches, Macduff, Malcolm, Fleance, Lady Macduff. 3)The setting of time happens in eleventh century ; Meanwhile, the setting of place happens in Scotland and in England, Though, Shakespeare uses the setting of place in beginning of every act. 4)The plot of the play starts from exposition, then it moves to rising action and reaches the climax or turning point. Later, it goes to falling action and the resolution. 5).Shakespeare as author always uses the third person point of view such as He, She, and the name of the character.6)The language that is used is dialog language in the stage and it is old classic English.7)The symbolisms of play which are standing out are blood and darkness. 8)The moral values are divided into positive moral values such as bravery, loyalty, affection, modesty and honesty. and negative moral values such as ambition, atrocity, temptation, vengeance

    Orientasi Humanisme Pendidikan Islam dan Masa Depan Kemanusiaan

    No full text
    Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, termasuk dalam kategoripenelitian kepustakaan (library research). Pengumpulan data didasarkan padadata primer dan data skunder yang dilakukan dengan cara membaca, menelaah,meneliti dan mengumpulkan buku-buku yang berisi teori, pendapat ataupandangan para pakar yang terkait. Analisis data dilakukan denganmenggunakan teknik deskriptif-analitik, metode penalaran dan metodekomparatif. Hasil penelitian menunjukkan: 1) kekerasan (dehumanisasi) dalampendidikan muncul akibat adanya pelanggaran yang disertai dengan hukuman,terutama fisik; 2) kekerasan dalam pendidikan bisa diakibatkan oleh buruknyasistem dan kebijakan pendidikan yang berlaku; 3) kekerasan dalam pendidikandipengaruhi oleh lingkungan masyarakat dan tayangan media; 4) kekerasandibidang pendidikan juga merupakan refleksi dari perkembangan kehidupanmasyarakat yang mengalami pergeseran cepat, sehingga meniscayakan timbulnyasikap instant solution, maupun jalan pintas; 5) tingginya jurang perbedaan latarbelakang sosial-ekonomi, juga menjadi penentu dalam praktik kekerasandibidang pendidikan

    Politik Anggaran Pendidikan: Konsep dan Kebijakan Pembiayaan Pendidikan di Indonesia

    No full text
    Pendidikan mempunyai kedudukan sangat penting dalam pembangunan bangsa. Karenannya pendidikan merupakan human investment yang berarti kesuksesan masa depan bangsa sangat ditentukan oleh investasi saai ini. Pentingnya posisi pendidikan tersebut mensyaratkan pengelolaan pendidikan yang cermat melalui prosedur manajemen yang baik dan didukung dengan pembiayaan yang memadai. Undang-Undang mengamanatkan bawa angaran pendidikan selain biaya kedinasan dialokasikan minimal 20 persen dari APBN dan APBD. Akan tetapi, hingga saat ini amanat undang-undang tersebut belum dapat terpenuhi. Hal ini terkait dengan kemauan, kemampuan, keberanian dan political will pemerintah. Oleh karena itu dibutuhkan kebijakan politik anggaran pendidikan yang rasional, tegas dan konstitusional agar pendanaan pendidikan dapat sesuai dengan amanat undang-undang

    Strategi Pengembangan Pembelajaran Efektif Di Perguruan Tinggi

    No full text
    Abstract: a lecturer quality is one of the keys to be succeed in teaching process. Thephenomenon says that a qualified lecturer will give good impacts to the graduation ofstudents. Effective teaching strategy is the important part in the teaching and learningprocess. To get a qualified teaching, a lecturer must use the effective teaching strategy

    Penerapan Teknik Pembelajaran Fish Bowl Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Menganalisis Respon Bangsa Indonesia terhadap Imperialisme dan Kolonialisme Peserta Didik Kelas XI IPS 3 SMAN I Ponggok

    No full text
    Fish Bowl merupakan cara belajar yang digunakan untuk membuat peserta didik aktif belajar baik disekolah maupun di rumah dengan adanya kartu indeks yang diberikan serta variasi tempat duduk yangdapat menarik minat peserta didik untuk mengikuti proses pembelajaran. Langkah-langkah pembelajaranFish Bowl adalah: (a) guru membentuk beberapa orang peserta diskusi yang dipimpin oleh seorangketua untuk mengambil suatu keputusan, (b) guru mengatur tempat duduk menjadi setengah lingkarandengan dua atau tiga kursi kosong menghadap peserta diskusi, (c) guru meminta kelompok pendengarduduk mengelilingi kelompok diskusi, seolah-olah melihat ikan yang berada pada sebuah mangkuk(Fish Bowl), (d) guru mempersilakan kelompok pendengar yang ingin menyumbangkan pikiran dudukdi kursi kosong selama kelompok diskusi berdiskusi, (e) guru memerintahkan kepada ketua diskusiuntuk mempersilakan peserta yang duduk di bangku kosong berbicara dan meninggalkan kursi setelahselesai bicara.Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah:(1) mendeskripsikan penerapan teknik pembelajaran Fish Bowl pada kompetensi dasar menganalisis respon bangsa Indonesia terhadap imperialisme dankolonialisme dan (2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan menganalisis respon bangsa Indonesiaterhadap imperialisme dan kolonialisme melalui teknik pembelajaran Fish Bowl pada peserta didikkelas XI IPS 3 SMA Negeri I Ponggok. Subyek penelitian ini adalah kelas XI IPS 3 SMA Negeri IPonggok dengan jumlah peserta didik 34. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakankelas yang dilakukan dalam dua siklus. Masing-masing siklus dilakukan dalam 2 kali pertemuan, tiappertemuan dilakukan 4x45 menit terdiri atas tiga tahap kegiatan yaitu tahap pendahuluan, tahap inti,dan tahap penutup.Dari hasil penelitian tentang peningkatan kemampuan menganalisis respon bangsa Indonesia terhadapimperialisme dan kolonialisme melalui teknik pembelajaran Fish Bowl setelah dilakukan penilaiandiperoleh hasil bahwa nilai peserta didik kelas XI IPS 3 SMA Negeri I Ponggok mengalami peningkatan.Pada data awal ditemukan bahwa peserta didik yang tuntas belajar sebanyak 14 (41.18%) dan yangbelum mencapai ketuntasan sebanyak 20 (58.82%). Setelah pelaksanaan tindakan siklus I, diperolehdata sama dengan data awal. Setelah tindakan pembelajaran siklus II didapat data terdapat 32 (94.12%)peserta didik yang mencapai ketuntasan dan 2 (0.59%) peserta didik yang belum mencapai ketuntasan

    Penerapan Model Pembelajaran Searc, Solve, Create, and Share (SSCS) Sebagai Upaya Peningkatan Prestasi Belajar Materi Pokok Transformasi Geometri pada Peserta Didik Kelas XII TKRO 5 SMKN 1 Kademangan

    No full text
    Upaya peningkatan mutu proses dan hasil pembelajaran matematika saat ini terus digalakkan dalam rangka mencapai tujuan pendidikan khususnya matematika. Namun materi matematika sampaisekarang masih dirasakan sulit oleh sebagian besar peserta didik mulai dari peserta didik tingkatsekolah dasar sampai peserta didik tingkat menengah. Dalam penelitian ini masalah pembelajaran yang akan dipecahkan khusus pada mata pelajaranmatematika menggunakan kurikulum 2013 pada kompetensi dasar yang belum mencapai hasil yangmaksimal dan belum mencapai ketuntasan secara klasikal yaitu menganalisis sifat-sifat transformasigeometri (translasi, refleksi garis, dilatasi dan rotasi) dengan pendekatan koordinat dan menerapkannyadalam menyelesaikan masalah. Untuk memecahkan masalah tersebut peneliti menggunakan modelSSCS dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan penerapan pembelajaran Model Searc, Solve,Create, and Share (SSCS) pada pokok bahasan masalah kontekstual berkaitan dengan transformasisebagai upaya meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XII TKRO 5, (2) mendeskripsikanpeningkatan aktivitas peserta didik kelas XII TKRO 5 SMKN I Kademangan semester 1 tahunpelajaran 2021-2022 selama pembelajaran matematika dengan Model Searc, Solve, Create, and Share(SSCS) pada pokok bahasan masalah kontekstual berkaitan dengan transformasi, dan (3)mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik kelas XII TKRO 5 SMKN I Kademangansemester 1 tahun pelajaran 2021-2022 setelah pembelajaran matematika dengan Model Searc, Solve,Create, and Share (SSCS) pada pokok bahasan masalah kontekstual berkaitan dengan trasformasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas yangdilakukan dalam dua siklus. Data yang diambil dalam penelitian ini berupa hasil observasi dan hasilpembelajaran. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara, tes, angket,dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XII TKRO5 yang berjumlah 29orang. Lokasi penelitian di SMKN I Kademangan. Lokasi penelitian ini merupakan tempat penelitimengajar. Penelitian ini dilakukan selama dua siklus dengan rincian tiap siklus dilakukan 2 kalipertemuan, tiap pertemuan dilakukan 4JP (4x45) menit. Setelah dilakukan tindakan penelitian terjadi peningkatan pada proses dan hasil pembelajaran.Peserta didik lebih aktif melakukan kegiatan pembelajaran dari pada sebelum tindakan. Aspek afektifsiklus I pertemuan 1 rata-rata 2.67, pertemuan 2 rata-rata 2.75. Siklus II pertemuan 1 rata-rata 3.02 danpertemuan 2 rata-rata 3.37. Aspek psikomotorik siklus I pertemuan 1 rata-rata 2.62 pertemuan 2 ratarata 2.75. Siklus II pertemuan 1 rata-rata 3.11 dan pertemuan 2 rata-rata 3.19. Demikian juga hasilpembelajaran. Sebelum tindakan jumlah peserta didik yang tuntas belajar sebanyak 21 (72.41%), padasiklus I pertemuan 1 jumlah peserta didik yang tuntas belajar sebanyak 21 (72.41%), sedangkan siklusI pertemuan 2 jumlah peserta didik yang tuntas belajar sebanyak 22 (75.86%). Setelah pelaksanaanpembelajaran siklus II pertemuan 1 peserta didik yang tuntas belajar sebanyak 25 (86.20%), sedangkanpada siklus II pertemuan 2 peserta didik yang tuntas belajar sebanyak 27 (93.10%)

    Upaya Meningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Kreatif Siswa Pada Pembelajaran Matematika Dengan Strategi React Berbasis Nht Pada Siswa Kelas Xi Tata Busana Smk Negeri 1 Pacitan

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa pada pembelajaran matematika dengan Strategi React Berbasis NHT Pada Siswa Kelas XI Tata Busana SMK Negeri 1 Pacitan. Numbered Head Together ( NHT) atau penomoran berpikir bersama menurut Herdian (2009) mengatakan bahwa model pembelajaran tipe NHT merupakan salah satu tipe pembelajaran kooperatif yang menekankan pada struktur khusus yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa dan memiliki tujuan untuk meningkatkan penguasaan akademik.Tempat Penelitian Penelitian Tindakan Kelas dilakukan pada siswa Kelas XI Tata Busana SMK Negeri 1 Pacitan, Kegiatan penelitian dilakukan pada bulan Agustus sampai dengan Oktober 2017 semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018. Adapun yang merupakan subyek penelitian ini adalah siswa Kelas XI Tata Busana SMK Negeri 1 Pacitan sebanyak 31 siswa pada semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018.Hasil pengamatan yang dilakukan pada siswa masih mengalami kesulitan terutama dalam Siklus 1 memecahkan masalah 38,71% atau 12 siswa, mampu menarik kesimpulan baru 32,25% atau 11 siswa sedangkan siswa dalam mengemukakan pendapat baru 25,81% atau 8 siswa, dengan demikian hasil pembelajaran pada siklus 1 masih perlu adanya perbaikan pada siklus berikutnya. Kemampuan pemecahan masalah dalam siklus 2 bertambah menjadi 38.8%, dan pada siklus 2 menjadi 83.3%. Kemampuan menarik kesimpulan bertambah menjadi 33.3%, dan pada siklus 2 menjadi 77.7%. Kemampuan mengemukakan pendapat bertambah menjadi 25%, dan pada siklus 2 menjadi 55.5%. 3) Kemampuan berpikir kreatif siswa mengalami peningkatan yang signifikan setelah dilakukan tindakan pada siklus 1 dan siklus 2. Kemampuan membuat pertanyaan bertambah menjadi 44.4%, dan pada siklus 2 menjadi 80.5%. Kemampuan menjawab soal dengan cara lain setelah dilakukan tindakan pada siklus 2 bertambah menjadi 55.5%, dan pada siklus 2 menjadi 83.3%

    93

    full texts

    940

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇