Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
940 research outputs found
Sort by
Penerapan Pola PBMP Melalui Cooperatif Learning Model TGT untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir di Kelas V SDN Kayen I Pacitan
Setiap pendidik seharusnya menyadari pentingnya pemberdayaan berfikir dalam proses pembelajaran. Rendahnya tingkat berfikir peserta didik biasanya disebabkan metode pembelajaran yang digunakan kurang merangsang pemberdayaan berfikir, apalagi metode yang digunakan adalah metode konvensional seperti ceramah.
Pola pembelajaran PBMP sangat sejalan dengan filsafat konstruktivisme. Pada pembelajaran ini tidak ada proses pembelajaran yang berlangsung secara informatif. Karena, penerapan pola PBMP yang menggabungkan strategi pembelajaran kooperatif dengan model TGT mengedepankan peran aktif peserta didik, tidak lagi dari pendidiknya
Pemecahan Masalah Distribusi Frekwensi Mata Kuliah Statistik Melalui Model Two Stay Two Tray di STKIP PGRI Pacitan
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan kelas yang dilaksanakan di STKIP PGRI Pacitan. Subjek penelitiannya adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika tingkat I semester ke 1 (pertama). Tujuannya, untuk memperbaiki proses belajar mengajar (perkuliahan) dan meningkatkan semangat kerja sama dalam pemecahan masalah distribusi frekuensi. Hasil penelitian; 1) terjadi peningkatan keaktifan dalam pelaksanaan proses belajar mengajar pada bahasan Distribusi frekuensi Mata Kuliah Statistik dengan menggunakan pembelajaran model gotong-royong teknis two stay two tray; 2) dalam proses belajar mengajar bahasan Industri dengan menggunakan pembelajaran model gotong-royong; 3) prestasi belajar terjadi peningkatan dengan adanya siklus 1 yang lebih dari 70 ada 23 mahasiswa pada siklus ke 2 menjadi 34 mahasiswa atau dari 51,10 % menjadi 75,60 % atau naik 24,50
Penggunaan Program Netsupport School untuk Meningkatkan Efektifitas Pembelajaran KKPI di SMK Negeri 3 Pacitan
Penelitian ini dilaksanakan dengan latar belakang tingkat keberhasilan belajar KKPI (Ketrampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi) di SMK Negeri 3 Pacitan masih rendah. Dimana akar permasalahannya adalah bahwa Pacitan merupakan kota tertinggal terutama dari segi pendidikan. Hal ini menyebabkan siswa-siswa sekolah menengah di Pacitan juga tertinggal dalam hal penguasaan teknologi masa kini (baca Teknologi Informasi). Pengelolaan kelas menggunakan program bantu NetSupport School diharapkan dapat memberikan perubahan yang berarti dalam pembelajaran KKPI tersebut. Hal ini didasari bahwa NetSupport School merupakan sebuah program kecil yang dapat digunakan untuk mengelola kelas menjadi sedemikian rupa sehingga keadaan kelas dapat dengan mudah dikuasai dan dikendalikan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan program NetSupport School dapat meningkatkan efektifitas pembelajaran siswa. Siswa lebih mandiri atau tidak tergantung sepenuhnya pada kehadiran guru, lebih dapat mengeksplorasi seluruh kemampuannya, dan tidak sibuk bertanya ke teman-temannya yang menyebabkan suasana menjadi gaduh
Pengaruh Orientasi Nilai Budaya, Kompensasi, Pelatihan, Motivasi Kerja Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Guru Sma Se Kota Surakarta
Penelitian ini dilakukan terhadap 200 guru SMA Negeri di Kota Surakarta.Data dijaring melalui angket skala berstruktur. Data yang terkumpul dianalisismelalui analisis SEM dengan menggunakan perangkat AMOS 5.Hasil penelitiandiketahui bahwa 1) terdapat pengaruh positif orientasi nilai budaya terhadapmotivasi kerja yaitu sebesar 20,3%; 2) terdapat pengaruh positif kompensasiterhadap motivasi kerja yaitu sebesar 43,9%; 3) terdapat pengaruh positifpelatihan terhadap motivasi kerja yaitu sebesar 28,1%; 4) terdapat pengaruhpositif orientasi nilai budaya terhadap kepuasan kerja yaitu sebesar 19,3%; 5)terdapat pengaruh positif kompensasi terhadap kepuasan kerja yaitu 29,4%; 6)terdapat pengaruh positif pelatihan terhadap kepuasan kerja yaitu sebesar21,5%; 7) terdapat pengaruh positif motivasi kerja terhadap kepuasan kerjayaitu sebesar 25,4%; 8) terdapat pengaruh positif orientasi nilai budayaterhadap kinerja yaitu sebesar 24,4%; 9) terdapat pengaruh positif kompensasiterhadap kinerja yaitu sebesar 27,1%; 10) terdapat pengaruh positif pelatihanterhadap kinerja yaitu sebesar 20,9%; 11) terdapat pengaruh positif motivasikerja terhadap kinerja yaitu sebesar 26,3% dan 12) terdapat pengaruh positifkepuasan kerja terhadap kinerja yaitu sebesar 20,3%
Pendidikan Karakter
Abstract: Character education becomes the serious notice to be implemented inschools. The phenomenon shows that a lot of society moans about the reduction ofpoliteness, ethic, and students‟ creativity which are caused by weakness of cultureand nation character education. As the first step, the character education must beginearly, that is in the primary level. In the primary level, its portion achieves 60 % if itis compared to the other levels education. The culture and nation characters educationmust be practiced and emphasized not on its theory. The culture and nation characterseducation can be implemented in hidden curriculum. Therefore, it is needed somebooks to the characters education implementation in education institutions, fromprimary schools up to university levels. It is also needed the socialization of granddesign of characters education
Keefektifan Manajemen Sekolah Bertaraf Internasional di SMA Negeri Kota Yogyakarta
this study aims to investigate the effectiveness of the management of International Standard State Senior High Schools in Yogyakarta City in termsof the Context, Input, Process, and Product components. This study was an evaluation research study employing the CIPP (Context, Input, Process, Product)evaluation model. This study employed the quantitative descriptive approach. The research subjects comprised 2 principals, 27 teachers, and 250 students ofSMA Negeri 1 dan 3 Yogyakarta. The students were selected by means of the purposive sampling technique. The data were collected through observations,documents, interviews, and questionnaires. The data were analyzed using the SPSS Program Version 16.0. The results of the study are as follows. 1) Theeffectiveness in terms of the Context component is in the moderate category (73.51%), 2) The effectiveness in terms of the Input component is in the highcategory (76.33%), 3) The effectiveness in terms of the Process components is in the moderate category (74.68%), 4) The effectiveness in terms of the Productcomponent is in the high category (88.13%)
Estetika Sutardji dalam Puisi-Puisi Widi Nugrahani: Tinjauan Intertekstual
This study aims to obtain a description of poetic influence from Sutardji Calzoum Bachri toward WidiNugrahani poetry. It includes sound, typography, diction, and theme. It is a qualitative research usingstructural approach. This research uses textual theory as the main method. Intertextual theory assumesthat a literature will have an existence if it gets the meaning, interpretation, and response from thereaders. In the intertextual context , poet or writer is also as a reader, the expert reader. The resultsshowed that Widi Nugrahani poetry consisting of Suratan Tangan, Paraf, Dua Tanda Kemenangan,Sendagu (Sendagurau) has intertextual relationship with Sutardji Calzoum Bachr poetry. From the poeticintertextual relations, it can be revealed that the poetry of Widi Nugrahani strengthen the aestheticsdeveloped by Sutardji Calzoum Bachri
English Fun, Inovasi Belajar Bahasa Inggris Secara Mudah dan Menyenangkan di Masa Pandemi
English fun merupakan salah satu program kegiatan belajar Bahasa Inggris dengan konsep mudah dan menyenangkan. Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak pada Bahasa Inggris serta menumbuhkan semangat belajar Bahasa Inggris melalui belajar yang mudah dan menyenangkan di masa pandemi. Kegiatan ini diikuti oleh 10 orang anak yang terdiri dari siswa SD dan SMP. Kegiatan English fun ini dilaksanakan dengan mengusung konsep permainan, seperti menyusun puzzle, whisper game, who am I, dan match it. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa anak-anak menjadi lebih aktif dan semangat ketika belajar Bahasa Inggris serta pemahaman terhadap Bahasa Inggris pun menjadi lebih meningkat. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kegiatan English fun ini dapat memotivasi anak-anak untuk aktif serta semangat untuk belajar Bahasa Inggris menjadi lebih meningkat. Hal tersebut dapat dilihat dari reaksi anak-anak yang sangat senang dan berharap dapat diadakan kegiatan seperti itu kembali
Kajian Fonologi Bahasa Jawa: Studi Kajian Diakronis di Kabupaten Pacitan
Bahasa Jawa di Kabupaten Pacitan sebagai bagian dari bahasa dalam rumpun Austronesia tentu saja memiliki refleks proto Austronesia. Hal tersebut dibuktikan bahwa berdasarkan hasil analisis diakronis, bahasa Jawa refleks proto tersebut sangat jelas terlihat apalagi dilihat dari kaca mata Linguistik Historis Komparatif. Linguitik Historis Komparataif merupakan cabang lingistik yang berusaha menguak tentang proto bahasa (bahasa induk), hubungan kekerabatan bahasa serta luas penyebarannya. Selain itu, dalam Linguistik Historis Komparatif ini juga dikaji tentang perubahan-perubahan yang terjadi dalam setiap bahasa akibat persinggungan dengan bahasa atau budaya lain
Fundamentalisme Islam; Survei Historis, Doktrinal, Dan Infiltrasinya Di Indonesia
Kajian ini pada intinya menghadirkan sebuah eksplorasi tentangFundamentalisme Islam yang mencoba memotret akar sejarah gerakanfundamentalisme, periodesasi, ajaran, sampai pada fenomemanya di Indonesia.Pada bagian awal akan diberbincangkan seputar perbedaan dalam penggunaanterm fundamentalisme Islam yang ditujukan kepada gerakan kebangkitan Islam.Kemudian lebih jauh akan mendrive beberapa analisa yang berusahamenjembatani berbagai pertanyaan yang muncul dalam iklim akademik sepertibagaimana gerakan fundamentalisme muncul pertama kali dalam Islam.Bagaiman periodesasinya, apa yang menjadi doktrin dari gerakanfundamentalisme. Hasil kajian ini ditemukan bahwa fundamentalisme Islam diIndonesia tidak begitu saja berjalan mulus dalam perjalanannya. Perlawananyang cukup inten dilakukan oleh kalangan intelektual Islam moderat, sebut sajaJaringan Islam Liberal, ormas Nahdatul Ulama, ormas Muhammadiyah dankalangan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemajemukan