Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
    940 research outputs found

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE RECIPROCAL TEACHING TERHADAP TINGKAT KECEMASAN, KEMANDIRIAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA

    No full text
    Abstrak— Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitianekperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Islam ParlaunganSidoarjo. Instrument penelitian ini meliputi, angket dan tes. Uji yang dilakukan merupakan ujiindependen sampel t test, uji regresi linier sederhana dan uji regresi linier berganda. Hasilpenelitian diperoleh a) Tidak ada perbedaan rata – rata tingkat kecemasan yang diberikanModel pembelajaran kooperatif tipe Reciprocal Teaching dengan yang diberikan modelpembelajaran kooperatif tipe STAD. b) Ada perbedaan rata – rata kemandirian belajar yangdiberikan Model pembelajaran kooperatif tipe Reciprocal Teaching dengan yang diberikanmodel pembelajaran kooperatif tipe STAD. c) Ada perbedaan rata – rata Hasil Posttest yangdiberikan Model pembelajaran kooperatif tipe Reciprocal Teaching dengan yang diberikanmodel pembelajaran kooperatif tipe STAD. d) Tidak ada pengaruh yang signifikan antaratingkat kecemasan terhadap hasil belajar. e) Ada pengaruh yang signifikan antara kemandirianbelajar terhadap hasil belajar. f) Tidak ada pengaruh yang signifikan antara tingkat kecemasanterhadap hasil belajar

    Pengembangan Video Animasi Pembelajaran Matematika Berbasis Powtoon

    No full text
    Abstrak - Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengembangkan video animasipembelajaran matematika berbasis Powtoon, (2) mengetahui kelayakan video animasipembelajaran matematika berbasis Powtoon, (3) mengetahui respon siswa terhadapvideo animasi pembelajaran matematika berbasis Powtoon, (4) mengetahui ketercapaiannilai siswa dalam memenuhi KKM. Jenis penelitian ini adalah R&D (Research AndDevelopment). Pelaksanaan penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Kebonagungtahun ajaran 2020/2021. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII E dan VII F SMPNegeri 1 Kebonagung. Instrumen pengumpulan data diperoleh dari instrumen tes danisntrumen angket. Teknik keabsahan data menggunakan uji validitas, konsistensiinternal, dan uji realibilitas. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukan bahwa:(1) video animasi pembelajaran matematika berbasis Powtoon dapat dilihat di Youtubedengan mengakses link berikut ini https://youtu.be/c28MykWASmY danhttps://youtu.be/1XM7qdqo8gQ, (2) produk video animasi pembelajaran matematikaberbasis Powtoon memenuhi kriteria sangat layak digunakan dengan nilai dari ahlimedia sebesar 89,45 %, dan ahli materi 91,43%, (3) respon siswa terhadap produk videoanimasi pembelajaran matematika berbasis Powtoon juga memenuhi kriteria sangat baik.Dari aspek tanggapan siswa diperoleh 88% atau dapat diartikan sangat baik dan reaksisiswa sebesar 86 % atau dapat diartikan sangat baik, (4) siswa dengan nilai mencapaiKKM sebanyak 17 siswa, sedangkan siswa dengan nilai tidak mencapai KKM sebanyak3 siswa

    Upaya Peningkatan Prestasi Serta Kreativitas Siswa dalam Pelajaran Keterampilan melalui Penerapan Pembelajaran Cooperative Learning pada Siswa Kelas VII-A SMP Negeri 2 Pringkuku Pacitan

    No full text
      Adapun yang merupakan tujuan dari kegiatan penelitian ini adalah untuk mengetahuipeningkatan prestasi serta kreativitas siswa dalam pelajaran keterampilan melalui penerapanpembelajaran cooperative learning pada siswa kelas VII-A SMP Negeri 2 Pringkuku Pacitan.Menurut Kelough & Kelough (1999) mendefinisikan cooperative learning sebagai suatu macamstrategi pembelajaran secara kelompok, siswa belajar bersama dan saling membantu dalam membuattugas dengan penekanan pada saling dukung di antara anggota. Kegiatan penelitian dilaksanakan pada sekolah SMPN 2 Pringkuku, Pacitan adapun waktupenelitian dilaksanakan pada semester ganjil adalah bulan Oktober sampai dengan Desember 2018.Tahun pelajaran 2018/2019. Subyek dari penelitian ini adalah siswa kelas VII-A SMP Negeri 2Pringkuku. Hasil analisis dari masing-masing siklus kegiatan pada siklus I dan siklus II di atas dapatdisimpulkan bahwa terdapat peningkatan prestasi serta kreativitas siswa dalam pelajaran keterampilanmelalui penerapan pembelajaran cooperative learning pada siswa kelas VII-A SMP Negeri 2Pringkuku Pacitan, hal ini di tandai dengan peningkatan kreativitas siswa kelas VII di SMPN 2Pringkuku Pacitan dalam pembelajaran proses pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak padapelajaran keterampilan untuk siklus 1 dengan bahan dan alat, uji petik kerja dan finishing diperolehnilai rata-rata 76,00 sedangkan untuk siklus II dengan bahan dan alat, uji petik kerja dan finishingdiperoleh nilai rata-rata 81,58. Dengan demikian pembelajaran keterampilan pada siklus II dapatditingkatkan

    Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (Nht) Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Prestasi Belajar Matematika Barisan Dan Deret Siswa Kelas Xi Mipa-3 Sman 1 Ngadirojo

    No full text
    Observasi awal yang dilakukan menunjukkan adanya permasalahan pembelajaran matematika di SMA N 1 Ngadirojo antara lain masih adanya kecenderungan kegiatan pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher centered) dan rendahnya hasil belajar matematika siswa. Berdasarkan kondisi tersebut perlu adanya peningkatan dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Pembelajaran kooperatif tipe Nambered Heads Together (NHT) merupakan salah satu alternatif yang dapat dilakukan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode Numbered Heads Together (NHT) dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika Barisan dan Deret siswa kelas XI MIPA-3 SMA Negeri 1 Ngadirojo Tahun Pelajaran 2020/2021.Adapun jenis penelitiannya adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTK ini dilaksanakan di Kelas XI MIPA-3 tahun Pelajaran 2020/2021 SMA N 1 Ngadirojo dengan jumlah siswa 36 orang. Pelaksanaan tindakan terbagi menjadi dua siklus. Lembar observasi motivasi digunakan untuk mengetahui motivasi belajar siswa dan tes esai terstruktur digunakan untuk mengukur hasil belajar kognitif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa dari 84,3% pada siklus I menjadi 91% pada siklus II dengan kriteria sangat baik. Sedangkan hasil belajar siswa ketuntasan klasikal meningkat 8% dari 81% menjadi 89%, dan peningkatan rata-rata kelas sebesar 8,89 dari 76,53 menjadi 85,42. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe NHT yang digunakan peneliti, dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Adapun langkahlangkah yang dilakukan oleh peneliti adalah Numbering (Penomoran), Questioning (Pengajuan Pertanyaan, Heads Together (Berpikir Bersama) dan Answering (Menjawab).Saran yang dapat disampaikan berdasarkan hasil penelitian adalah: (1) mengelola waktu dengan cermat agar pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan yang direncanakan terutama pada tahap berpikir bersama dan menjawab. (2) memberikan pemahaman kepada siswa tentang aturan pembelajaran NHT agar dapat melaksanakan tugas sesuai perannya dan sesuai waktu yang direncanakan. (3) membuat alat ukur untuk mengetahui hasil belajar siswa pada masing-masing materi dengan tingkat kesulitan/kompleksitas yang sesuai dengan kemampuan anak. (4) menyiapkan perangkat dan sarana sebagai penunjang dalam kegiatan pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan lebih matang. (5) memberikan perangkat kegiatan kepada siswa dengan mempertimbangkan jenis kegiatan dan jumlah siswa agar keterlibatan siswa dalam kelompok merata

    Pemberdayaan Ekonomi Lapak Kuliner Kampung Wisata Bekelir melalui Media Promosi Tiktok

    No full text
    Pemberdayaan ekonomi adalah kekuatan individu atau kelompok dalam memenuhi kebutuhannya dari produksi dan distribusi barang untuk mencapai kesejahteraan. Atas dasar itulah peneliti melakukan penelitian terhadap Lapak Kuliner Kampung Wisata Bekelir dalam memanfaatkan Tempat Wisata sebagai penunjang ekonomi masyarakat sekitar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif dan dengan data primer dan sekunder. Letak Kampung Bekelir yang strategis, karena dekat dengan Pusat kota Tangerang yang sangat padat. Sehingga kampung ini sangat cocok dijadikan sebagai tempat melepas penat dari kesibukan. Hal ini membuat penduduk kampung bekelir merencanakan untuk membangun tempat usaha seperti membuka tempat kuliner makanan, aneka minuman, dan kegiatan lainnya. Selain itu dengan adanya media Tiktok saat ini dijadikan senjata untuk mereka melakukan promosi Lapak Kuliner Kampung Wisata Bekelir agar bisa terkenal secara luas dimasyarakat luar. Dampak tersebut membuat pendapatan masyarakat sekitar khususnya yang melakukan usaha mengalami peningkatan pendapatan yang cukup bahkan lebih dari memenuhi kebutuhan ekonomi mereka

    Meningkatkan Keterampilan Tendangan T Pencak Silat Melalui Pendekatan Media Pecing Siswa PSHT Rayon Mendolo Lor

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan media pecing, dalam pembelajaran tendangan “T” pencak silat Siswa PSHT rayon Mendolo Lor. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yaitu suatu metode untuk menjelaskan tentang sesuatu yang diteliti. Sesuai dengan tujuan penelitian, maka penelitian ini menggunakan jenis penelitian Penelitian Tindakan Kelas. Untuk pemecahan rendahnya pembelajaran tendangan “T” pencak silat PSHT rayon Mendolo Lor dengan menggunakan media Pecing. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut: dari observasi awal rata-rata kemampuan siswa melakukan tendangan “T” pencak silat belum sepenuhnya tekhnik tersebut benar. Oleh karena itu harus adanya fasilitas yang memadai seperti Pecing yang gunanya untuk sasaran pukulan dan tendangan. Setelah dilakukan tindakan latihan materi tendangan T siswa mengalami peningkatan dalam tekhnik dan ketepatan sasaran dalam hal tendangan T. setelah melakukan tendangan dengan tekhnik dan sasaran yang tepat maka meningkat lagi dengan tenaga yang dimiliki oleh siswa akibat tendangan yang dilatih terus menerus. Dengan demikian rata-rata peningkatan  tendangan T dengan media Pecing siswa PSHT Rayon Mendolo Lor bagus

    Peradaban Wayang Kulit dan Islamisasi di Pacitan Jawa Timur

    No full text
    Artikel ini merupakan salah satu hasil penelitian mengenai kebudayaan wayang kulit sertaperanan dan perkembangannya di wilayah Kabupaten Pacitan. Dalam tulisan ini berusaha menyajikannilai-nilai tauhid yang terkandung dalam budaya wayang kulit. Secara historis wayang kulitmerupakan produk kebudayaan masyarakat yang sudah berkembang jauh sebelum Islam datang ataumasuk ke nusantara, khususnya di pulau Jawa. Hanya saja ketika Islam masuk di nusantara, wayangkulit ini dijadikan sebagai sarana dakwah yang dilakukan oleh para sunan Walisongo, khususnyaSunan Kalijaga. Hal ini merupakan suatu kebijaksanaan para wali dalam rangka mengembangkanajaran Islam di tanah Jawa. Karena jauh sebelum Islam masuk di Jawa, budaya masyarakat HiduBudha sudah mengakar pada budaya Jawa yang salah satunya adalah wayang kulit ini. Sehinggamuncul suatu strategi Sunan Kalijaga untuk berdakwah dengan mengkolaborasikan budaya yang sudahada dengan ajaran Islam melalui budaya wayang kulit ini. Metode penelitian dalam artikel ini menggunakan metode sejarah. Secara umum ada empatlangkah dalam metode penelitian sejarah, yaitu heuristik atau pengumpulan sumber, kritik atauverifikasi sumber, interpretasi atau mengkait-kaitkan sumber supaya menjadi sebuah peristiwa yangkronologis dan terakhir adalah historiografi atau penulisan sejarah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, wayamg kulit merupakan budaya asli masyarakatJawa yang sudah lama berkembang. Budaya ini sampai saat ini masih banyak digemari oleh sebagianbesar masyarakat. Hanya saja ketika Islam masuk ke tanah Jawa budaya wayang kulit ini digunakansebagai sarana oleh Kanjeng Sunan Kalijaga untuk berdakwah menyebarkan agama Islam. Denganstrategi semacam ini ternyata berhasil dan Islam mampu berkembang dengan pesat bahkanmengalahkan ajaran sebelumnya yaitu agama Hindu dan Budha. Hanya saja wayang kulit yangdipentaskan dalam berdakwah ini ada sedikit kolaborasi dengan memasukkan ajaran Islam dalamritualnya. Termasuk di wilayah Pacitan merasakan dampak budaya wayang kulit ini sebagai hasilkolaborasi dakwah Islam para Sunan. Dengan wayang kulit ini masyarakat Pacitan juga bisamenggunakan sebagai sarana beribadah dan mendekatkan diri pada Allah SWT. &nbsp

    Strategi Penanganan dan Percepatan Penurunan Stunting di Jawa Timur

    No full text
    Tujuan Penelitian adalah untuk; (1) mendeskripsikan dan menganalisis penurunan stunting di Jawa Timur; (2) memberikan rekomendasi bagaimana strategi penurunan stunting di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Pacitan, Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Malang. Metode/Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode atau pendekatan studi kasus (case study). Metode pengumpulan data pada studi kasus ini menggunakan tiga prinsip sebagaimana yang disarankan oleh Yin, yakni: (1) menggunakan multi sumber bukti; (2) menciptakan data dasar studi; (3) memelihara rangkaian bukti. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa percepatan penurunan stunting di Provinsi Jawa Timur secara reflektif dapat dilihat di tiga Kabupaten, yakni; Kabupaten Pacitan, Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Malang telah berjalan secara baik dan sistemik. Ketiga kabupaten tersebut sebagai sempel dari wilayah di Jawa Timur telah melakukan penanganan stunting dengan melaksanakan aksi konvergensi, yakni pendekatan penyampaian intervensi yang dilakukan secara terkoordinir, terintegrasi, dan bersama-sama untuk mencegah stunting. Temuan Penting dalam riset ini adalah terdapat dua intervensi gizi spesifik yang harus dilakukan dalam penanganan kasus stunting; pertama: intervensi spesifik, dan kedua: intervensi gizi sensitive. Intevensi gizi spesifik berprioritas pada: (a) ibu hamil, (b) ibu menyusui, (c) anak-anak 24-59 bulan, (d) remaja dan wanita usia subur. Sementara itu, intervensi gizi sensitive berprioritas pada: (a) peningkatan penyediaan air minum dan sanitasi, (b) peningkatan akses dan kualitas pelayanann gizi serta kesehatan, (c) peningkatan kesadaran, komitmen, dan praktik pengasuhan; (d) gizi ibu dan anak, serta peningkatan akses pangan bergizi. Simpulan penelitian ini adalah aksi konvergensi yang dilakukan secara Tersistem, Sistemik, dan Massif (TSM/) di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Pacitan, Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Malang telah terbukti menekan dan meminimalisir potensi stunting dan bisa dijadikan contoh nyata cara penanganan stunting di wilayah Jawa Timur

    THE PROPHETIC ETHICS IN NABI BARU POETRY COMPILATION BY TRIYANTO TRIWIYANTO

    No full text
    Literature reflects the social ideology and criticizes the community that violates the Islamic ideology andmoral values. One of literature works is prophetic literature that discusses about daily life. Propheticliterature refers to literature that involves in human history. The development of prophetic literature withreligious pattern has many elements, including the human-God relation and inter-human relation.Prophetic literature also deals with reality, such as socio-cultural judgment and criticisms. The propheticliterature has three matters: ma\u27ruf (instructing to do the good things, humanization), nahi mungkar(preventing the evil things, liberation), and tukminu billah (having faith in the God, transcendental). Theresearchers used descriptive-qualitative research with Hermeneutics theory of Hans Georg-Gadamer tointerpret the Nabi Baru poetry compilation written by Triyanto Triwikromo, the definition of prophet, andprophetic or the features of a prophet as the ideal spiritual-individual. As the agent of change, propheticliterature has a motivation to return to the prophetic values and to guide the community in to the rightway. This matter needs three united materials to create unity. This research explains the representations ofhumanism, transcendental, and liberal values. The results showed that Nabi Baru poetry compilation bookby Triyanto Triwikromo contained values, such as humanism, liberal, and transcendental values

    ANALISIS DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PEMBELAJARAN DI MADARASAH ALIYAH NAHDLATUSSUBBAN KABUPATEN PACITAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Analisis Dampak Pandemi Covid-19Terhadap Pembelajaran di Madrsah Aliyah Nahdlatussubban Kabupaten Pacitan. Adapunfokus dalam penelitian ini yaitu, dampak adanya pandemi terhadap pembelajaran, metodepembelajaran, hambatan pada proses pembelajaran, dan solusi dalam menghadapi hambatanselama proses pembelajaran di Madrasah Aliyah Nahdlatussubban. Tujuan dari penelitianini, untuk mengetahui dampak yang terjadi di Madrasah Aliyah Nahdlatussubban selamamelakukan proses pembelajaran.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Teknikpengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil daripenelitian ini menunjukkan bahwa dampak pembelajaran di masa pandemi covid-19 diMadrsah Aliyah Nahdlatussubban merubah metode pembelajaran yang berawal dari tatapmuka menjadi daring, media pembelajaran yang digunakan ialah WhatsApp Group sebagaiperantara selama proses pembelajaran,dan hambatan yang terjadi selam proses pembelajaranseperti sinyal, sarana dan prasarana yang kurang memadai bagi siswa

    93

    full texts

    940

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇