Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
    940 research outputs found

    Kecerdasan Kenabian: Studi Pemikiran Hamdani Bakran Adz-Dzakiey

    No full text
    Konstruksi pemikiran Hamdani Bakran Adz-Dzakiey tentang Kecerdasan Kenabian (Prophetic Intelligence) sesungguhnya merupakan buah keseriusannya dalam menumbuh-kembangkan potensi rohaniah peserta didik. Konstruksi pemikiran Hamdani Bakran terlihat dari rekayasa pembentukan kepribadian islami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan konstruksi pemikiran Hamdani Bakran Adz-Dzakiey terkait dengan Kecerdasan Kenabian (Prophetic Intelligence), serta ingin mengetahui dan menemukan Prophetic Intelligence sebagai sebuah pendekatan alternatif dalam pengembangan pendidikan Islam

    Peningkatan Kemampuan Menulis Kreatif Puisi Melalui Model Pembelajaran Menulis “Puisi-Formula”

    No full text
    Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan. Subjek tindakan adalah siswa di kelas tersebut. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus dua kali tatap muka melalui tahapan refleksi awal, perencanaan, pelaksanaan/pemantauan, dan refleksi/evaluasi. Data penelitian berupa deskripsi hasil observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi proses dan hasil belajar siswa. Masalah yang dirumuskan bagaimanakah peningkatan kemampuan menulis kreatif melalui model pembelajaran menulis “Puisi-Formula”. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan peningkatan proses dan hasil belajar siswa dalam menulis kreatif puisi melalui model pembelajara menulis “Puisi-Formula”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui model pembelajaran menulis puisi-formula kemampuan siswa menulis kreatif puisi meningkat. Model yang digunakan dapat memberikan kemudahan, keterbukaan, dan kebermaknaan siswa dalam belajar menulis kreatif puisi. Model pembelajaran ini dapat diterapkan bagi kelas atau sekolah lain yang setting siswanya sama oleh guru Bahasa Indonesia dan peneliti lain yang ingin melakukan penelitian serupa atau lanjutan. &nbsp

    Peran Tenaga Pendidik untuk Membantu Minat Bakat Siswa di Yayasan Anak Bangsa Foundation Ciputat Timur

    No full text
     Pendidikan karakter di Indonesia sangatlah minim, kurangnya perhatian Pendidikan karakter ini menjadikan Pendidikan di Indonesia kurang baik. Begitulah perlunya Pendidikan karakter harus diperbaiki disetiap Pendidikan formal di Indonesia agar generasi bangsa bisa dapat mencerminkan apa yang harus dilakukan orang berpendidikan dimasyarakat. Pendidikan karakter dan minat bakat siswa sangat penting dalam dunia Pendidikan untuk mengarahkan siswa-siswi agar bisa terarah dan mendalami potensi yang dimilikinya, siswa didik juga perlu perhatian dari guru pengajar untuk mendalami karakter dan emosionalnya agar siswa bisa semakin muda dalam menerima pelajaran dari guru, karena menggunakan metode emosional dalam mengajar sangat diperlukan agar siswa bisa semakin nyaman dan menerima pembelajaran dari guru. Untuk itu guru juga harus memperhatiakan potensi siswa untuk mengarahkan hal minat bakat siwa serta bimbingan karakter siswa dalam bermasyarakat nantinya, karena bimbingan karakter harus dilakukan sejak dini dan di sekolah formal. Setelah para guru menerapakan metode tersebut maka siswa didik juga akan semakin muda menerima dan diarahkan untuk kedepannya yang lebih baik dalam hal belajar dan bermasyarakat

    Konsepsi dan Praksis Belajar dalam Dunia Pendidikan

    No full text
    This article try to explain conception of learning in educational process. It is important to explorethe conception in order to get good understanding of the meaning which is useful for teachers and othereducators, hopefully they could be good teachers, e.g. they can do teaching learning proses well byapplication the right concept of learning. As known, there are many cases in our education system whichdescribes problems on achieving quality of human resources especially low spirit of learning in ourcountry which must be overcome

    Korelasi Kemampuan Mengelola Emosi dengan Perilaku Agresif Siswa SMA Negeri 5 Kota Kupang

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kemampuan mengelola emosi siswa, perilaku agresif siswa, dan menemukan hubungan antara kemampuan mengelola emosi dan perilaku agresif siswa di SMA Negeri 5 Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 5 Kota Kupang dengan jumlah populasi 1.296 orang dan sampel 93 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen skala psikologis kemampuan mengelola emosi dan angket perilaku agresif. Data tersebut dikelola menggunakan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) secara umum siswa memiliki kemampuan mengelola emosi dengan kategori tinggi 62 atau 67%, kategori sangat tinggi 27 atau 29% siswa, kategori rendah 4 atau 4% siswa. (2) secara umum siswa memiliki perilaku agresif dengan kategori sangat tinggi 2 atau 2% siswa, kategori tinggi 13 orang atau 14% siswa, kategori rendah 43 atau 46% siswa, kategori sangat rendah 34 atau 38% siswa. Hasil pengujian hipotesis disimpulkan bahwa menunjukkan hubungan positif yang signifikansi antara kemampuan mengelola emosi dan perilaku agresif siswa SMA Negeri 5 Kota

    Pengembangan Video Edukasi “Jejak Jena Joni” Sebagai Media Pembelajaran Keberagaman Budaya Kelas IV Sekolah Dasar

    No full text
    This study aims to: (1) describe the development of Jena Joni\u27s Footsteps Educational Video as a Learning Media for Cultural Diversity for Grade IV Elementary School (2) to determine student responses to the development of Jena Joni\u27s Footsteps Educational Video as a Learning Media for Cultural Diversity for Grade IV Elementary School. The method in this research is the Borg and Gall model development method which has been modified by Sugiono (2014). The results showed that: (1) the development in this study was declared feasible to be used as a learning medium, this was based on the results of the validation of media and material design with a percentage of 95%, 94%, respectively, with the criteria of "Very Eligible". (2) the results of product trials to 8 fourth grade students obtained the percentage value of student responses of 95.7% with the criteria of "Very Good". So it can be concluded that Jena Joni\u27s trail educational video learning media can be declared feasible and suitable to be used as an alternative learning for teachers and students. Keywords: Educational Video, Cultural DiversityPenelitian ini bertujuan ini untuk: (1) mendeskripsikan pengembangan Video Edukasi Jejak Jena Joni  sebagai  Media Pembelajaran Keberagaman Budaya Kelas IV Sekolah Dasar (2) mengetahui respon siswa terhadap pengembangan Video Edukasi Jejak Jena Joni  sebagai  Media Pembelajaran Keberagaman Budaya Kelas IV Sekolah Dasar. Metode dalam penelitian ini adalah metode pengembangan model Borg and Gall yang telah dimodifikasi oleh Sugiono (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengembangan dalam penelitian ini dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran, hal ini berdasarkan hasil dari validasi desain media dan materi dengan persentase berturut-turut sebesar 95%, 94% dengan kriteria “Sangat Layak”. (2) hasil uji coba produk kepada 8 orang siswa kelas IV diperoleh nilai persentase respon siswa sebesar 95,7% dengan kriteria “Sangat Baik”. Maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran video edukasi jejak si Jena Joni dapat dinyatakan layak dan sesuai untuk digunakan sebagai alternatif belajar bagi guru dan siswa. Kata Kunci : Video Edukasi, Keberagaman Buday

    Analisis Kosakata Baru Berbahasa Jawa Pada Percakapan Mahasiswa Dalam Hubungannya Dengan Berbagai Kegiatan Akademik Di Prodi Pendidikan Bahasa Jawa Uns

    No full text
    Bahasa adalah sarana komunikasi antarmanusia. Bahasa terus mengalami perubahan terkait dengan berbagai macam kegiatan manusia yang dipengaruhi oleh kemajuan IPTEK. Perubahan bahasa bertujuan untuk melancarkan berbagai macam kegiatan. Sekelompok manusia dalam suatu komunitas biasanya memiliki kosakata khusus yang telah disepakati bersama untuk memudahkan proses komunikasi. Salah satunya adalah komunitas mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jawa UNS yang memiliki berbagai macam kegiatan akademik seperti kuliah, UKM, mengerjakan tugas dan skripsi, dan lain-lain. Ketika melaksanakan berbagai macam kegiatan tersebut ternyata muncul berbagai kosakata baru yang telah disepakati bersama oleh mereka, di antaranya nugas, nykripsi, peye, nyekre, njogja, nyolo, merpus, mrameks, ngampus, japri, jarkom,krs-an, ngejob, dan sebagainya. Hampir semua kosakata merupakan kelas kata kerja yang menunjukkan aktivitas akademik mahasiswa

    Bahasa Simalungun Dan Bahasa Rejang (Perspektif Linguistik Historis Komparatif)

    No full text
    Penelitian yang berjudul Bahasa Simalungun dan Bahasa Rejang (Perspektif Linguistik Historis Komparatif) bertujuan u ntuk, 1) mengetahui bentuk kekerabatan kosakata bahasa Simalungun dan bahasa Rejang, 2) mengetahui lama masa pisah antara bahasa Simalungun dan bahasa Rejang.Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini berjumlah 200 kosakata bahasa Simalungun dan bahasa Rejang yang berpijak pada 200 kosakata Morris Swadesh. Sumber data dalam penelitian ini berupa kamus bahasa daerah Simalungun dan bahasa Rejang. Metode penyediaan data dalam penelitian ini menggunakan metode simak, teknik sadap, dan teknik tulis. Metode analisis data dalam penelitian ini berdasarkan pada empat kategori kekerabatan dengan teknik Leksikostatistik dan Glotokronologi. Teknik Leksikostatistik digunakan untuk menentukan persentase hubungan kekerabatan dari bahasa Simalungun dan bahasa Rejang, sedangkan teknik Glotokronologi digunakan untuk menentukan lama waktu pisah. Metode pemaparan hasil analisis data menggunakan metode informal yang disajikan menggunakan perumusan kata-kata.Hasil dari analisis data penelitian yaitu, 1) bentuk kekerabatan kosakata bahasa Simalungun dan bahasa Rejang terdapat 5 pasangan kosakata dasar identik, 49 pasangan kosakata berkorespondensi fonetis, 16 pasangan kosakata berkorespondensi fonemis, dan 11 pasangan kosakata berkerabat berbeda satu fonem. Selain empat kategori tingkat kekerabatan bahasa, ada 119 gloss kosong atau kosakata tanpa kekerabatan. Sehingga persentase tingkat kekerabatan bahasa Simalungun dengan bahasa Rejang yaitu 41% yang masuk kategori keluarga (family), 2) Lama masa pisah antara bahasa Simalungun dan bahasa Rejang yaitu 2113 tahun 168 tahun, artinya di antara (2113 168) tahun dan (2113 168) tahun yang lalu

    THE REPRESENTATION OF MULTIPLE INTELLIGENCES ON ENGLISH TEXTBOOKS IN INDONESIA

    No full text
    Textbook has significant roles in the teaching-learning process. A lot of teaching-learning processes throughout the world are conducted with extensive textbooks usage. It occurs because textbooks hold several roles for teaching-learning activity. On the other hand, a theory named Multiple Intelligence Theory (MI Theory) considers that human is born with a fixed amount of intelligence. By applying MI Theory to the English language teaching, the teaching-learning process is expected to accommodate and stimulate students’ intelligence types well, so the students learning output will increase. The objective of the research was to figure out the representation of Multiple Intelligences in the Junior High School English textbooks in Indonesia published by the Ministry of Education and Culture. This research was a content analysis since it was aimed to investigate Multiple Intelligences implementation in the activities of the textbooks. The instrument of this research was a checklist devised by the researchers based on the theoretical and conceptual framework of MI Theory as well as other checklists had made by previous researchers. A careful analysis of the activities resulted that the textbooks mostly catering to verbal/linguistic, interpersonal, musical, and visual/spatial intelligence. The least dominant intelligences were bodily/kinaesthetic, logical/mathematical, intrapersonal, and naturalist intelligence

    STUDENTS\u27 PERCEPTION AND MOTIVATION TOWARD ENGLISH THROUGH GOOGLE MEET TO THE ELEVENTH GRADE STUDENTS ATSMA PRESTASI PRIMA ACADEMIC YEAR 2020/2021

    No full text
    Along with the development of science, learning English is very important for students to master orlearn. However, with the COVID-19 outbreak, learning activities are carried out at home using theGoogle Meet media. This study aims to determine students\u27 perceptions and motivations towardsEnglish through google meet in class XI students of SMA Prestasi Prima for the academic year2020/2021. This type of research is descriptive qualitative data taken from 30 students of class XIIPA 1. Data collection techniques using observation, questionnaires, and interviews. Then theresearch instrument used field notes, questionnaire sheets, and cellphones, and the Whatsappapplication. Then analyze the data using data reduction data, display the data, and conclude. Theresults of this study are presented descriptively. Then this study found that the perception ofstudentslearning English through Google Meet was quite good. However, students experience obstacles inonline learning, such as difficulties understanding the material, network disturbances, and internetdata packages that run out quickly. While students\u27 motivation to take part in online learning is quitegood, this can be seen from the way studentsthink they are still diligent in doing assignments andrepeating material that has not been understood. However, some students are not enthusiastic aboutlearning English through google meet. This can be seen from the attitude of students who are lazy tostudy because theyhave a lot of assignments and feel bored with the assignments given repeatedl

    93

    full texts

    940

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇