Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
940 research outputs found
Sort by
Tindak Tutur Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas Vii Smp Negeri 2 Pacitan Tahun Pelajaran 2016/2017
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan fungsi tindak tutur Searle yang terjadi dalam proses pembelajaran antara guru dan siswa keldas VII SMP Negeri 2 Pacitan Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitiannya adalah guru Bahasa Indonesia dan murid kelas VII C SMP Negeri 2 Pacitan yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengambilan subjek kelas pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data diperoleh dari observasi, dokumentasi, perekaman, dan wawancara. Metode analisis data digunakan dalam penelitian ini metode padan. Metode padan dalam analisis data yang peneliti pergunakan juga melibatkan teknik dasar. Teknik dasar yang dimaksudkan adalah teknik Pilah Unsur Penentu (PUP). Hasil analisis data diperoleh jenis tindak tutur Searle dalam proses pembelajaran di kelas VII C SMP Negeri 2 Pacitan yaitu lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Fungsi tindak tutur yang tercatat adalah asertif yang, ekspresif, komisif, dan deklaratif
Analisis Pemanfaatan Sumber Belajar Berbasis Lingkungan dalam Pembelajaran Tematik terhadap Pemahaman Siswa Kelas IV Sekolah Dasar
The research aimed to describe: (1) the thematic learning process using environmental-based learning resources; (2) the results obtained from the use of environmental-based learning resources in thematic learning. This research was a qualitative descriptive study. The data collection techniques used were observation, interviews, tests, and documentation. The research location was in SD Negeri 1 Kayen with the subject of class IV students with a total of 13 students. The results of data analysis showed that the thematic learning process for theme 9 sub-theme 1 learning 3 was carried out through three stages, namely; a) in the preliminary stage the researcher conducts orientation in the classroom and continues learning in the yard of the school; b) the core stage of the researcher prepares pictorial media and distributes it to several points in the school environment then students are directed to look for the illustrated media in groups. After that, students return to the meeting point and prepare to present their findings regarding the energy sources found in the school environment; and c) the closing stage, researchers provide tests to measure students\u27 abilities after carrying out the learning process by utilizing environmental-based learning resources. The results of thematic learning in grade IV SD Negeri 1 Kayen students have a better understanding. This can be seen from the test results that exceeded the school\u27s KKM score of 70. The tests carried out obtained an average score of 83.4 with the lowest score of 77.5 and the highest score of 90
Analisis Efektivitas Pembelajaran Daring Berbasis Grup Whatsapp Pada Mata Pelajaran Pemrograman Dasar Di Smkn Kebonagung
Abstract: This study aimed to determine the level of effectiveness of online learning inbasic programming subjects at SMKN Kebonagung with the learning media used wasthe WhatsApp group. The research used descriptive qualitative research methods withqualitative descriptive analysis techniques. The research subjects were 34 students inclass X Multimedia 2 at SMKN Kebonagung. Data collection techniques wereobtained from questionnaires and interviews. The results of data analysis concludedthat the level of effectiveness of online learning using WhatsApp group media in BasicProgramming subjects at SMKN Kebonagung in terms of supporting indicators wasincluded in the ineffective category. Supporting factors in online learning based onWhatsApp groups include effective learning media, availability of learning tools,internet access facilities, supporting learning media, and easy references in onlinelearning systems. The inhibiting factors include the lacks of practicum in learning,limited communication infrastructure, and limited access to learning tools
Analisis Minat Belajar Mahasiswa Menggunakan Media Google Classroom Di Masa Pandemi Covid 19 Pada Mahasiswa Stkip Pgri Pacitan Prodi Pendidikan Informatika Semester 2
Abstract: This study aims to determine student learning interest and understanding inusing Gogle Classroom media in students of STKIP PGRI Pacitan 2nd semester ofInformatics Education Study Program. This research is a qualitative research. Theresearch subjects were 22 students of STKIP PGRI Pacitan in the second semester ofInformatics Education Study Program. Methods of data collection were obtained fromobservations, interviews, and questionnaires.The results of the study concluded that: 1)online learning using Google Classroom media was in great demand by students ofSTKIP PGRI Pacitan 2nd semester of Informatics Education Study Program seen fromthe very high positive response to questionnaire questions regarding student interest inonline learning using Google Classroom media. 2) Students\u27 understanding in the useof Google Classroom media shows a good category seen from a fairly high positiveresponse to questionnaire questions regarding understanding in using GoogleClassroom medi
Efektifitas Penggunaan Google Classroom Sebagai Media Pembelajaran Daring Di Smk Negeri Ngadirojo
Abstract: Sarah Fani Afriani. Effectiveness of Using Google Classroom as An OnlineLearning Medium In Ngadirojo State Vocational School. Thesis.Pacitan: STKIP PGRIPacitan, 2021This study aims to find out: 1) The effectiveness of the google classroom learningprocess, 2) the effectiveness of google classroom applications for online learning inthe pandemic, and 3) obstacles in online learning using google classroom mediaThis research is qualitatively discritive research. The sample in this study was a gradeX student of TKJ SMK Negeri Ngadirojo in the 2021/2022 school year with a total of28 engineering students collecting data obtained from observations and questionnairesusing google forms and data in the analysis by searching for the average percentage ofdata.The results showed that : 1) the effectiveness of the google classroom learning processduring the pandemic is quite effectively used judging by online learning using GoogleClassroom by 75.50%, 2) the effectiveness of google classroom applications for onlinelearning in the pandemic is very effective and very efficient to use in online learningby 79.28%, 3) constraints in online learning using google classroom media related tothe internet network by 92.90
Implementasi Pendidikan Multikultural pada Pembelajaran Pendidikan Moral
Karakter bangsa yang berbasis pada multikultural harus menjadi pondasi dalampembangunan masa depan bangsa dan negara Indonesia. Apabila diperhatikan dari negara-negarayang sudah maju, maka yang menonjol adalah kuatnya karakter yang mereka miliki. Hasilpenelitian ini menemukan bahwa empat pola pembelajaran yang perlu diperhatikan di sekolah,yaitu: penyusunan program, strategi pembelajaran, proses pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran.Dengan keempat pola tersebut, perbedaan antar individu dapat dikembangkan sebagai suatukekuatan kelompok dan peserta didik terbiasa hidup dengan berbagai keragaman budaya, sosial,ekonomi, intelektual dan aspirasi politik
Model Pembelajaran Kelas Imersi: Studi Kasus Implementasi Manajemen di MA Hasyim Asy\u27ari Jepara
Perkembangan masyarakat global dewasa ini telah menciptakan berbagai perubahan, peluang dan tantangan yang kompleks. Dunia pendidikan merupakan satu, diantara sekian varian yang senantiasa mengalami perubahan dan perkembangan itu. Baik dalam hal regulasi kebijakan, manajemen pendidikan, kurikulum, model pembelajaran, maupun materi pembelajaran.
Model pembelajaran kelas imersi adalah salah satu model terkini (up-to-date) di dunia pendidikan. Walau eksistensi dan efektifitasnya masih dipertanyakan oleh banyak pihak. Namun, stigma-stigma negatif tersebut, justru tidak selalu benar adanya. Hal ini dibuktikan MA. Hasyim Asy’ari Jepara yang berhasil mengelola kelas imersi sebagai model pembelajaran unggulan yang transformatif dan kontekstual
Team Assisted Individual (TAI) sebagai Metode Alternatif pada Pembelajaran Kooperatif PKn di SMA
Kegiatan belajar bersama dapat membantu memacu belajar aktif. Kegiatan belajar dan mengajar di kelas memang dapat menstimulasi belajar aktif, namun kemampuan untuk mengajar melalui kegiatan kerjasama kelompok kecil akan memungkinkan untuk menggalakkan kegiatan belajar aktif dengan cara khusus. Apa yang didiskusikan siswa dengan teman-temannya dan apa yang diajarkan siswa kepada teman-temannya memungkinkan mereka untuk memperoleh pemahaman dan penguasaan materi pelajaran.
 
Keefektifan Model Problem Based Learning dalam Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa
Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswamenggunakan model pembelajaran problem based learning. Penelitian ini dilaksanakan pada 25orang siswa kelas VII MTS Muhammadiyah Nawangan tahun akademik 2008/2009. Observasidilakukan untuk mengumpulkan data tentang aktivitas siswa dan guru dalam proses pembelajaran.Sedangkan prestasi siswa diukur dengan menggunakan tes. Hasil analisis data disajikan dalambentuk perhitungan persentase dan rata-rata nilai. Hasilnya menunjukkan bahwa: 1) Aktivitasbelajar siswa pada Siklus I 32 %, Siklus II 60%, Siklus III 100%; 2) Aktivitas mengajar guru jugamenunjukkan adanya peningkatan dari setiap siklus, 3) Prestasi belajar siswa juga mengalamipeningkatan, dari Siklus I 5,96, Siklus II 6,68, dan Siklus III 7,76. Hasil ini menunjukkan bahwapenggunaan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan aktivitas dan prestasibelajar siswa
Analisis Komparatif Vokal Bahasa Arab dan Bahasa Inggris
Abstract:Every language has own structure and unic. Every language is also different between one andothers. This study is compare between English and Arabic vocal. This study to accomodate whowants to know more about English and Arabic.This study use comparative analysis and study ofphonology. English vowel sounds are described according to criteria which are: frontness – backness,closeness – openness, and lip – rounding. and contrast, in Arabic phonetics we describe soundsaccording to criteria which are: fathah, dhammah dan kasrah and long vowal like ma>d, alif, wauand ya