Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
940 research outputs found
Sort by
Pengembangan Buku SKU Pramuka Siaga Berbasis Budaya Lokal untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik SD/MI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) prosedur pengembangan buku SKU Pramuka Siaga Berbasis Budaya Lokal; (2) tingkat kelayakan pengembangan buku SKU Pramuka Siaga Berbasis Budaya Lokal; (3) tingkat pemahaman peserta didik setelah menggunakan media pengembangan buku SKU Pramuka Siaga Berbasis Budaya Lokal. Jenis penelitian ini adalah research and development dengan model pengembangan Borg & Gall yang telah dimodifikasi Sugiyono meliputi: (1) potensi dan masalah; (2) pengumpulan data; (3) desain produk; (4) validasi desain; (5) revisi desain; (6) uji coba produk; (7) revisi produk; (8) uji coba pemakaian; (9) revisi produk. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, angket respon, tes dan dokumentasi. Analisis data meliputi analisis validitas produk dan analisis pemahaman peserta didik setelah menggunakan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penilaian ahli media dengan rata-rata skor 4,71 kategori “Sangat Valid”, penilaian ahli materi dengan rata-rata skor 4,80 kategori “Sangat Valid”, penilaian ahli materi agama dengan rata-rata skor 4,77 kategori “Sangat Valid”, penilaian subjek coba kelompok kecil dengan rata-rata skor 4,29 kategori “Sangat Valid” dan hasil penilaian subjek coba kelompok besar dengan rata-rata skor 4,57 kategori “Sangat Valid”; (2) pemahaman peserta didik meningkat berdasarkan pencapaian ketuntasan belajar peserta didik mencapai nilai ≥ 70 yaitu sebesar 100%
Penerapan Metode Problem Base Learning Berbantuan Internet Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Informatika Siswa Smpn 1 Punung
Berdasarkan pengalaman di lapangan, salah satu sebab kurang maksimalnya hasil belajar siswaadalah karena rendahnya motivasi mereka dalam belajar. Banyak siswa yang tidak terlibat secara aktifdalam proses pembelajaran. Untuk itu dibutuhkan suatu kegiatan yang dilakukan oleh guru sebagaiupaya membangkitkan motivasi, sehingga anak dapat berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran.Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: Sejauhmanakah peningkatan hasil belajarAlgoritma pada siswa Kelas VII A SMP Negeri 1 Punung setelah diterapkannya metode ProblemBase Learning berbantuan internet? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: Untuk mengetahuipeningkatan hasil belajar Algoritma pada siswa Kelas VII A SMP Negeri 1 Punung dengan menggunakanmetode Problem Base Learning berbantuan internet. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan(action research), yang dilaksanakan sebanyak tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaiturancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah Siswa Kelas VIIA SMP Negeri 1 Punung Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2022/2023. Dari hasil analisis didapatkanbahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus 1 sampai siklus 3 yang ditunjukkandengan meningkatnya nilai rata-rata kelas dari 73,8 pada siklus 1, 80,33 pada siklus 2 dan 85,33 padasiklus 3, serta peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus 1(63,33%), siklus 2 (83,33%), dan siklus 3 (93,33%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajarandengan metode pengajaran Problem Base Learning berbantuan internet memiliki dampak positif dalampeningkatan partisipasi dan hasil belajar sisw
Upaya Penerapan Pembelajaran Model Problem Solving Dapat Meningkatkan Prestasi Belajar Kewirausahaan Mengelola Badan Usaha Pada Siswa Kelas Xi Tphp-1 Smk Negeri Bandar Kabupaten Pacitan
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui Penerapan Pembelajaran Model Problem Solvıng dapatMeningkatkan Prestasi Belajar Kewirausahaan Mengelola Badan Usaha Pada Sıswa Kelas XI TPHP-1SMK Negeri Bandar Kabupaten Pacitan Pacitan. Berdasarkan observasi pendahuluan, bahwa salah satumata pelajaran yang kaya pemecahan masalah dan menuntut siswa lebih banyak berpikir analitis adalahmata pelajaran Kewirausahaan terutama yang diajarkan pada siswa kelas XI SMK Negeri BandarKabupaten Pacitan.Adapun yang merupakan subyek penelitian adalah siswa kelas XI kompetensi keahlian TeknikPengolahan Hasil Pertanian (TPHP) yang berjumlah 25 siswa. Waktu Penelitian ini dilaksanakan padasemester genap pada bulan Februari sampai dengan April 2018, tahun pelajaran 2017/2018. Dalampenelitian ini, alat yang digunakan untuk mengumpulkan data yang diperlukan dalam penelitian ini,yaitu: (1) tes, (2) wawancara, dan (3) observasi. Hasil Evaluasi dari masing-masing siklus adalahpada masing-masing siklus terdapat adanya peningkatan tingkat keberhasilan terutama yang berkaitandengan mengidentifikasi Masalah, perumusan masalah, menguji hipotesis dan pemecahan masalahdengan keberhasilan yaitu nilai ketuntasan belajar pada siklus I adalah 60%. Kemudian pada siklus IItingkat ketuntasan siswa adalah 80% dan pada kegiatan siklus III sudah mencapai lebih dari 75% yaitu88%. Peningkatan dari masing-masing siklus dapat diasumsikan dengan kenaikan rata–rata mencapailebih dari 14%. Dengan demikian penerapan pembelajaran Model Problem Solvıng dapat meningkatkanprestasi belajar kewirausahaan mengelola badan usaha pada siswa kelas XI TPHP-1 SMK NegeriBandar Kabupaten Pacitan Pacitan
Pelatihan Teknik Dasar Tenis Meja Forehand Topspin pada Pemain Tenis Meja Tingkat Rekreasi di PTM KB Pacitan
Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah membantu pemain tenis meja tingkat rekreasi PTM KB Pacitan dalam mengembangkan teknik dasar tingkat advanced yaitu forehand topspin agar permainan lebih menarik dan memberikan lebih banyak kesenangan sebagai olahraga rekreasi. Tahapan yang dilakukan meliputi : (1) survey lokasi, (2) berkoordinasi dengan pengurus PTM KB Pacitan, (3) menyusun jadwal, dan (4) melaksanakan kegiatan. Metode yang digunakan meliputi : (1) edukasi, (2) demonstrasi, (3) pendampingan praktik, dan (4) evaluasi. Sebenarnya para pemain tenis meja tingkat rekreasi sudah mengenal teknik forehand topspin, namun belum dapat menggunakannya secara efektif
Sosialisasi Permainan Tradisional “Klangenan Dolanan Anak”
Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan baru kepada para siswa di tingkat sekolah dasar tentang keragaman permainan tradisional yang ada di Indonesia. Sosialisasi ini melibatkan 8 Sekolah Dasar yang berada di lingkup kabupaten pacitan. Sasaran utamanya adalah para siswa sekolah dasar yang notabennya kurang mengerti tentang permainan tradisional. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada bulan juni-juli 2023. Pelaksanaan dilakukan dengan memberikan sosialisasi permainan tradisional dengan tema “klangenan dolanan anak”. Hasil yang diperoleh dari kegaitan tersebut adalah seluruh siswa sangat senang bisa mengenal, mengetahui, dan memainkan berbagai macam permainan tradisional. Terkhusus untuk bapak ibu guru, sosialisasi juga dapat menjadi informasi sebagai alternative dalam proses kegaitan belajar mengajar Pendidikan jasmani di lingkungan sekolah dasar
Kahoot! and EFL Learners\u27 Confidence in A Vocabulary Classroom: A Correlative Study
The prevalence of English in recent years cannot be understated and this very sentiment rings true for almost every country worldwide. Among the various tools that are available for teaching, gamification tools of learning such as the application Kahoot! is seeing prominence in usage. Kahoot! promotes engagement and adds a fun factor in learning due to its interactive nature. Kahoot! also encourages competitiveness as it is a quiz-based application. A previous research found mentioned that Kahoot! decreases students’ confidence because of the competitiveness that stems from the quiz aspect of the application. The present study wishes to challenge the statement into test. The participants of this research are 36 first-year EFL students from a private university in Batam, Indonesia. The research conducted a correlational research design, providing quantitative data through the use of questionnaire and observation, which will be triangulated with a qualitative data gathered by the means of a guided interview. Spearman rule was used to analyse the correlation between the students’ ranking confidence and finding the correlation between both cycles. The study found that student’s confidence in learning vocabulary through the use of Kahoot! is initially positive and it grows with the passage of time
Pengembangan Media “Kanca” (Keseimbangan Angka Ceria) Berbasis Local Culture
Creative learning media is very influential on the process and student learning outcomes, one of which is "Kanca" media. "Kanca" media is arithmetic media that can be used in grade 1 students. This study aims to: (1) describe the development of local culture-based "kanca" media (2) find out the response of teachers and students to the development of local culture-based "kanca" media.This study uses the ADDIE research method developed by Dick and Carry which consists of 5 stages, namely analysis, design, development, implementation, evaluation. Kanca was tested in limited trials and field trials in grade I public elementary schools Pojah II and Paberasan I. Product eligibility was based on media experts, material, teacher responses, student responses. The results showed: (1) "kanca" media was developed using the ADDIE development model, the media expert\u27s assessment obtained a 98%, the material expert\u27s assessment obtained a 97.5% of the criteria "Highly Appropriate and Not Revised", (2) the assessment of student responses in the limited trial obtained a 92.5%, the of teacher responses and students in the field trial obtained a 100% and 93,6% of the "Very Good" criteria, local culture-based "Kanca" media can be used as an alternative media for learning mathematics.Media pembelajaran kreatif salah satunya adalah media “Kanca”. Media “Kanca” adalah media berhitung yang dapat digunakan pada siswa kelas 1. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pengembangan media “kanca” berbasis local culture (2) mengetahui respon guru dan siswa terhadap pengembangan media “kanca” berbasis local culture. Penelitian ini menggunakan metode penelitian ADDIE yang dikembangkan oleh Dick and Carry yang terdiri atas 5 tahap yaitu analyze, design, development, implementation, evuation. Kanca diujicobakan dalam uji coba terbatas dan uji coba lapangan kelas I sekolah dasar negeri Pojah II dan Paberasan I. Kelayakan produk didasarkan oleh ahli media, ahli materi, respon guru, respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan: (1) media “kanca” dikembangkan dengan model pengembangan ADDIE, penilaian ahli media memperoleh persentase 98%, penilaian ahli materi memperoleh persentase 97,5% kriteria “Sangat Sesuai dan Tidak Revisi”, (2) penilaian respon siswa pada uji coba terbatas memperoleh persentase 92,5%, penilaian respon guru dan siswa pada uji coba lapangan memperoleh persentase 100% dan 93,6% kriteria “Sangat Baik”, media“ kanca” berbasis local culture dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran matematika
Pengaruh Latihan Small Sided Games 3v3 dan 4v4 Terhadap Peningkatan Vo2max Atlet Futsal Putra di Lamongan
Tujuan penelitian : menguji dan mendiskripsikan pengaruh latihan smallside game 3v3 dan 4v4 terhadap peningkatan VO2MAX pada atlet futsal putra diSMKN 2 Lamongan. Small sided games adalah sebuah cara yang mengarah kepermainan sesungguhnya, namun dibuat dengan tempat kecil, pemain sedikit dandibatasi oleh cone. Sampel penelitian ini yaitu 30 orang, terdiri dari 3 grup : gruppengawasan, grup perlakuan 1 dan perlakuan eksperimen 2. Tiap grup terdiri dari10 sampel. Metode menetukan sampel memakai metode random sampling.Pengujian jawaban sementara yang harus dibuktikan kebenaranya memakai uji T.Efek riset memberitahukan bahwasanya didapati dampak yang relevan yang lebihbesar pada pelatihan small sided games 4v4 untuk kenaikan vo2max sebesar3,64% daripada small sided 3v3 untuk kenaikan vo2max hanya sebesar 2,43
Pengembangan Instrumen Tes Tingkat Literasi Statistik Mahasiswa
This study has the objective of developing a student statistical literacy test. It is hoped that the test instrument can measure students\u27 statistical literacy skills with instruments that are valid in terms of content and constructs. In this study the instrument was developed in three stages, namely introduction, planning and development. For content validity, it was carried out by 5 experts. As for the construct validity using confirmatory analysis, Goodness of Fit and model reliability. The validity results show that each item is measured by 5 aspects of statistical literacy indicators. The RMSEA value is 0.062 which is between 0.05 and 0.08, CFI and GFI is 1.00 which means the statistical literacy model is in the good fit category. Statistical literacy values were obtained from trials on 50 students in the city of Tarakan, North Kalimantan with good construct reliability test results where the construct reliability (CR) value of each latent variable was 0.73 ≥ 0.70 with a Variance extracted (VE) value of 0.58 ≥ 0.5. The conclusion is that the developed statistical literacy instrument meets valid and reliable constructs to measure students\u27 statistical literacy levels.Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan tes literasi statistik mahasiswa. Diharapkan instrumen tes dapat mengukur kemampuan literasi statistik mahasiswa dengan instrumen yang valid pada konten, dan konstruknya. Pada penelitian ini instrumen dikembangkan dengan tiga tahap yaitu pendahuluan, merencanakan, dan pengembangan. Untuk validitas konten/isi dilakukan oleh ahli sebanyak 5 orang. Sedangkan untuk validitas kontsruk menggunakan analisis konfirmatori , Goodness of Fit dan reliabilitas model. Hasil validitas menunjukkan bahwa setiap item terukur oleh 5 aspek indikator literasi statistik. Nilai RMSEA sebesar 0,062 yang antara 0,05 dengan 0,08 , CFI dan GFI adalah 1,00 yang memiliki arti model literasi statistik dalam kategori good fit. Nilai literasi statistik diperoleh dari uji coba pada 50 mahasiswa di kota Tarakan kalimantan Utara dengan hasil uji reabilitas konstruk yang baik dimana nilai Nilai construct reliability (CR) setiap variabel laten sebesar 0,73 ≥ 0,70 dengan nilai Variance extracted (VE) sebesar 0,58 ≥ 0,5. Kesimpulannya bahwa instrumen literasi statistik yang dikembangkan memenuhi valid dan reliabel konstruk untuk mengukur tingkat literasi statistik mahasiswa
Teknik Terobosan untuk Membantu Siswa dalam Mempelajari Grammar
This research aims to determine the students\u27 responses to the groundbreaking grammar teaching techniques after their boredom with conventional teaching methods. The digital learning platform of the British Council Learn English website combined with communicative games used by the researcher. This research is descriptive qualitative. Using purposive sampling, twenty-five students from the second semester in the English Study Program of STKIP PGRI Pacitan became the selected sample. The result of this study showed that 74% of students need breakthrough techniques to assist them in learning Grammar, 68% of students agree that the methods used by researchers make students understand grammar lessons, 80% of students argued that implementing the British Council Learn English website combined with communicative language game is quite effective in improving students\u27 understanding of Grammar.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap teknik pengajaran tata bahasa yang inovatif setelah mereka bosan dengan metode pengajaran konvensional. Platform pembelajaran digital website British Council Learn English yang dikombinasikan dengan permainan komunikatif digunakan oleh peneliti. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Dengan menggunakan purposive sampling, dua puluh lima mahasiswa semester dua Program Studi Bahasa Inggris STKIP PGRI Pacitan menjadi sampel terpilih. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 74% siswa memerlukan teknik terobosan untuk membantu mereka dalam mempelajari Tata Bahasa, 68% siswa setuju bahwa metode yang digunakan peneliti membuat siswa memahami pelajaran tata bahasa, 80% siswa berpendapat bahwa penerapan British Council Belajar Bahasa Inggris website yang dikombinasikan dengan permainan bahasa komunikatif cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman Grammar siswa