Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
940 research outputs found
Sort by
Peningkatan Prestasi Belajar Bisnis Daring Dan Pemasaran Melalui Pendekatan Contextual Teaching Learning (Ctl) Dalam Mengelola Administrasi Transaksi Pada Siswa Kelas Xi Smk Negeri 1 Ponorogo
Tujuan dari kegiatan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana Peningkatan Prestasi BelajarBisnis Daring dan Pemasaran Melalui Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) dalammengelola Administrasi Transaksi Pada Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Ponorogo. Pembelajarankontekstual adalah konsep belajar dimana guru menghadirkan dunia nyata dalam kelas dan mendorongsiswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapan dalam kehidupansehari-hari. Menurut teori CTL, pembelajaran terjadi hanya apabila para siswa memproses informasiatau pengetahuan sedemikian rupa sehingga informasi tersebut bermakna bagi mereka dalam kerangkaacuan mereka sendiri.Kegiatan penelitian Lokasi penelitian ini adalah di SMK Negeri 1 Ponorogo. Sedangkan subjek daripenelitian ini adalah siswa kelas XI Pemasaran SMK Negeri 1 Ponorogo dengan jumlah siswa sebanyak36 siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil waktu penelitian dilaksanakan mulai bulanJuli sampai dengan September 2016 tahun pelajaran 2016/2017. Teknik pengumpulan data yangdigunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, catatan lapangan, hasil tes siswa. Adapunteknik data yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik analisis data yangbersifat kuantitatif yaitu One Group Pretest-Posttes Design.Hasil tes tiap siklus hasil tes siklus I ke siklus II adalah 4,62 sedangkan nilai rata-rata hasil tes darisiklus II ke siklus III adalah 6,55. Sedangkan untuk ketuntasan belajar siswa dari siklus I ke siklus IIadalah 16,66 % sedangkan nilai untuk ketuntasan dari siklus II ke siklus III adalah 13,89 %. Dengandemikian pembelajaran pada siswa kelas XI SMK Negeri 1 Ponorogo mata pelajaran Bisnis Daring DanPemasaran melalui Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) dapat ditingkatka
Penerapan Metode Pembelajaran Imajinatif Sebagai Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Pada Siswa Kelas Vi Sdn Ii Cemeng
Bahasa Indonesia erat kaitannya dengan guru bahasa Indonesia, Berhasil atau tidaknyapengajaran bahasa Indonesia memang diantaranya ditentukan oleh faktor guru, di samping faktor-faktorlainnya, seperti faktor murid, metode pembelajaran, kurikulum (termasuk silabus), bahan pengajarandan buku, serta yang tidak kalah pentingnya ialah perpustakaan sekolah dengan disertai pengelolaanyang memadai. Tujuan dari penelitian ini adalah: Mengetahui peningkatan prestasi belajar dan pengaruhmotivasi belajar siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran imajinatif pada siswa Kelas VISemester I SDN Cemeng II tahun ajaran 2017/2018.Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiapputaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaranpenelitian ini adalah siswa Kelas VI Semester I SDN Cemeng II tahun ajaran 2017/2018. Data yangdiperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisdidapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu,siklus I (56%), siklus II (77%), siklus III (89%)
Penerapan Metode Kooperatif Model Tgt (Team Games Tournament) Sebagai Alternatif Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Pada Siswa Kelas V Sdn Gendran 1
Matematika merupakan suatu bahan kajian yang memiliki objek abstrak dan dibangun melaluiproses penalaran deduktif, yaitu kebenaran suatu konsep diperoleh sebagai akibat logis dari kebenaransebelumnya sudah diterima, sehingga keterkaitan antar konsep dalam matematika bersifat sangat kuatdan jelas. Dalam pembelajaran matematika agar mudah dimengerti oleh siswa, proses penalaran deduktifuntuk menguatkan pemahaman yang sudah dimiliki oleh siswa. Tujuan pembelajaran matematika adalahmelatih cara berpikir secara sistematis, logis, kritis, kreatif dan konsisten.Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Bagaimanakah peningkatan prestasi belajar siswadengan diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model TGT? (b) Bagaimanakah pengaruhmetode pembelajaran kooperatif model TGT terhadap motivasi belajar siswa?Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajarsiswa setelah diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model TGT. (b) Ingin mengetahuipengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkan metode pembelajaran kooperatif model TGT.Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiapputaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Datayang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisdidapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu,siklus I (58.33%), siklus II (75%), siklus III (91.67%)
Pengenalan Penerjemahan: Antara Ilmu, Seni dan Keterampilan
Perbedaan struktur gramatikal antara bahasa sumber dan bahasa sasaran seringkali mengakibatkan beberapa perubahan makna selama proses penerjemahan. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan kepada masyarakat ini untuk menyajikan permasalahan serta solusi yang sering di hadapi dalam penerjemahan dan juga teknik-teknik sederhana penerjemahan yang baik dan benar. Dengan adanya pemberian materi ini, diharapkan mahasiswa mampu menerjemahkan suatu teks menggunakan teknik-teknik yang telah disampaikan tanpa bantuan mesin penerjemahan. Kegiatan ini diikuti 173 mahasiswa bahasa inggris STKIP Pacitan dan dilaksanakan melalui platfom Zoom Cloud Meeting. Hasil pelatihan ini bisa dilihat bahwa para peserta mampu menguasai teknik penerjemahan serta menjadi percaya diri jika mendapatkan peluang sebagai penerjemah. Disamping itu, antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan terlihat dari banyaknya peserta. Peserta juga termotivasi dengan materi karena banyaknya pertanyaan-pertanyaan dan juga ide-ide baru yang dapat memberikan pengalaman baru untuk para peserta
Strategi Penjualan Pemula bagi UMKM Masyarakat Desa Kedungadem Kabupaten Bojonegoro melalui Pemanfaatan Media Sosial Online Shop
Perkembangan informasi dan teknologi sangat cepat. Salah satu perkembangan tersebut ditandai dengan keberadaan internet yang menyediakan berbagai layanan. Bentuk layanan yang dihadirkan internet sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Mulai dari akses data, informasi aktual, iklan, komunikasi, dan sebagainya. Selain keuntungan tersebut, keistimewaan lain dari internet adalah kemudahan untuk mengakses atau mengoperasikannya yang dapat dilakukan oleh siapapun baik anak-anak hingga orang dewasa. Disisi lain, hak tesebut dapat menghadirkan produk yang biasa saja bisa menjadi sebuah produk dengan nilai jual besar tanpa batasan ruang lingkup penjualan. Salah satu cara memanfaatkan perkembangan ini dengan membuat setrategi online shop. Berbagai produk bisnis mulai dari bisnis kecil sampai besar khususnya bagi penjual pemula dapat dikenalkan melalui media sosia
THE FILTERS AND BARRIERS OF ENGLISH CLASSROOM LEARNING OF HIGH SCHOOL STUDENTS IN SOUTHERN BANGKA INDONESIA
This research aims to identify the filtering or barriers experienced by students learning English. Mixed-method research using a case study approach with embedded type is employed in designing this study. An integrated questionnaire and interview entitled Filtering Experiences by High School Students were distributed in gaining the data. While the sample of this study was 50 students from two different high schools in Pongok Island, Southern Bangka, Indonesia. The findings of this study indicate that the average value obtained is 3.85 on a given scale of 5. It Indicates that most students do not have filtering in learning English in the classroom. From the interview, it was found that the students were fully aware that English is essential to learn. However, it was also found that the external factor that affected the low motivation of learning was the attitudes and ways of teaching by English teacher
INDONESIAN STUDENTS’ PERSPECTIVES ON ELT IN SHADOW EDUCATION
The demand for shadow education in Indonesia is continuously increasing, raising the doubts on the quality of teaching at schools. Therefore, this study aims at analyzing students’ perceptions particularly on English language teaching in shadow education, as compared to those at schools. This study uses semi-structured individual interviews to obtain rich data on students’ experiences and perceptions. The participants were secondary level students who were well-experienced in English shadow education program. The result of this study showed that students’ perception of shadow teaching covered several aspects such as teaching materials, learning outcome, teaching activities, teachers’ teaching performance and learning media. Practically, the students’ perspective towards shadow education had an average of positive experiences. Furthermore, the implications of present study call for a sense of urgency among policy makers and education authorities to consider curricular and methodological overhauling to enhance English teaching efficiency and students’ learning outcomes in line with students’ needs, preferences and concerns in shadow teaching. 
Perkembangan Ilmu Pengetahuan Pada Masa - Masa Keemasan Dinasti Abbasiyah: Gerakan Penerjemahan, Perpustakaan dan Observatorium
Dinasti Abbaasiyah merupakan dinasti yang berdiri setelah dinasti umayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ilmu pengetahuan pada masa keemasan Dinasti Abbasiyah yang dimulai dari gerakan penerjemahan, perpustakaan dan observatorium. Penelitian inimenggunakan penelitian metode penelitian sejarah oleh Kuntowijoyo yang terdiri dari lima tahap yaitu pemilihan topik, heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini adalah : (1) Ilmu pengetahuan dibedakan menjadi dua yaitu ilmu yang bersumber Al-Quran dan Hadist dan ilmu yang bersumber dari penerjemahan bahasa yunani dan persia; (2) gerakan penerjemahan berlangsung pada masa khalifah al-Manshur sampai dengan Harun al-Rasyid; (3) Perpustakaan dan observatorium digunakan sebagai tempat riset dan pusat kajian ilmiah mengenai ilmu keagamaan, kealaman, sosial kemasyarakatan dan kebudayaan
Analisis Teknik Free Throw Shoot Pada Siswa Sma N 1 Depok Yogyakarta Yang Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler Bolabasket (Sebuah Analisis Biomekanika)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penampilan teknik free throwshoot siswa SMA N 1 Depok Yogyakarta yang mengikuti kegiatan ekstrakurikulerbolabasket.Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa putrayang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bolabasket yang berjumlah 12 orang.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen yangdigunakan dengan menggunakan tes. Untuk menganalisis data yang telahterkumpul, peneliti menggunakan Dartfish. Handicam yang digunakan untukmengambil gambar dihubungkan pada sebuah laptop yang telah diinstal softwareDart trainer.Hasil penelitian menunjukkan masih banyak siswa yang mengikuti kegiatanekstrakurikuler bolabasket di SMA N 1 Depok Yogyakarta menggunakan teknikfree throw shoot yang belum sesuai dengan teknik dalam permainan bolabasket
Peningkatan Prestasi Belajar Matematika Pada Siswa Kelas Xi Aphp Dengan Menggunakan Metode Problem Based Learning Pada Kompetensi Dasar Barisan Dan Dere Di Smk Negeri Kebonagung
Secara umum penelitian ini mempunyai tujuan adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar matematika siswa dengan metode Problem Based Learning pada siswa kelas XI APHP SMK Negeri Kebonagung Kabupaten Pacitan dan sekaligus untuk mengetahui perkembangan kemampuan belajar setelah diterapkannya Problem Based Learning. Salah satu model pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2006 yang dikembangkan sekarang adalah Pembelajaran Berbasis masalah (Problem Based Learning). Pembelajaran ini berfungsi untuk merangsang siswa untuk berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah baik yang dihadapi secara nyata maupun telaah kasus sehingga hasil belajar yang diharapkan dapat tercapai. Pelaksanaan tindakan dilakukan pada semester 1 pada bulan Agustus sampai dengan Oktober 2018 pada tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan di SMK Negeri Kebonagung Kabupaten Pacitan pada siswa kelas XI APHP. Objek penelitian ini adalah siswa kelas XI APHP dengan jumlah 32 siswa. Hasil evaluasi yang dilakukan diperoleh data sekian permasalahan tersebut di atas pada kegiatan pembelajaran siklus 1 masih berkisar 58,38% siswa yang mampu dalam proses belajar mengajar dan hasil evaluasi 59% sedangkan pada siklus 2 Dalam aktivitas kegiatan pembelajaran pada siklus 2 telah diketahui bahwa hasil yang dicapai berkisar 73% hal ini menunjukkan adanya peningkatan, sedangkan kegiatan evaluasi 78% siswa yang tuntas dalam pembelajaran. Dengan demikian pembelajaran matematika dengan kompetensi dasar Barisan dan deret dengan metode Problem Based Learning dapat ditingkatkan