Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
    940 research outputs found

    PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS KEARIFAN LOKAL KECAMATAN DONOROJO

    No full text
    Hasil penelitian yang dilakukan untuk mengetahui pengembangan LKPD berbasis kearifan lokal dan respon dari peserta didik setelah menggunakan LKPD yang sudah dikembangkan. Kearifan lokal Donorojo yang diambil sebagai bahan LKPD adalah anyaman bambu, wayang beber, upacara adat ceprotan, dan produksi tahu. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan menurut Sugiyono dengan 10 tahapan penelitian tetapi pada penelitian ini hanya sampai pada 6 tahapan yaitu Potensi dan Masalah, Pengumpulan Data, Desain Produk, Validasi Desain, Revisi Desain dan Uji Coba Produk. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu, observasi, wawancara dan kuesioner (angket). Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis kearifan lokal telah diuji kevalidanya berdasarkan peneliti berikut Uji validitas ahli materi diperoleh skor rata-rata keseluruhan 91% dengan kategori “Sangat Valid” sedangkan uji validitas ahli media diperoleh skor rata-rata keseluruhan 90% dengan kategori “Sangat Valid”. Respon Peserta Didik terhadap LKPD berbasis kearifan lokal dengan 18 kategori. Hasil respon peserta didik menunjukkan kategori “Sangat Positif” dengan presentase rata-rata keseluruhan 87%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan LKPD berbasis kearifan lokal dan respon dari peserta didik setelah menggunakan LKPD yang sudah dikembangkan. Kearifan lokal Donorojo yang diambil sebagai bahan LKPD adalah anyaman bambu, wayang beber, upacara adat ceprotan, dan produksi tahu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) menurut Sugiyono dengan 10 tahapan penelitian tetapi pada penelitian ini hanya sampai pada 6 tahapan yaitu Potensi dan Masalah, Pengumpulan Data, Desain Produk, Validasi Desain, Revisi Desain dan Uji Coba Produk. Metode pengumpulan data pada penelitian ini yaitu, observasi, wawancara dan kuesioner (angket). Kesimpulan hasil penelitian pengembangan LKPD berbasis kearifan lokal berdasarkan validasi ahli materi dengan perolehan skor rata-rata dari ketiga validator yaitu 91% dengan kategori “Sangat Valid” sedangkan validasi ahli media dengan perolehan skor rata-rata dari ketiga validator yaitu 90% dengan kategori “Sangat Valid”. Hasil angket respon peserta didik terhadap LKPD berbasis kearifan lokal dari 18 kategori pernyataan menunjukkan kategori “Sangat Positif” dengan presentase rata-rata 87%.               &nbsp

    HUBUNGAN KECEMASAN MATEMATIKA DAN SIKAP MATEMATIS

    No full text
    Kecemasan matematika memengaruhi kemampuan dan sikap seseorang dalam menyelesaikan masalah matematika. Namun hubungan kecemasan matematika dan sikap matematis belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecemasan matematika dengan sikap matematis. Subjek penelitian sebanyak 63 mahasiswa Fakultas EKonomi dan Bisni Islam IAIN Ponorogo. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh nilai korelasi sebesar <![if !vml]><![endif]>. Hal ini menunjukkan kecemasan matematika berkorelasi lemah dengan arah negatif. Artinya semakin positif sikap matematis seseorang akan membantu mengurangi kecemasan matematika seseorang. Berdasarkan hasil tersebut diharapkan pengajar lebih fokus untuk meningkatkan sikap matematis peserta didik untuk mengurangi kecemasan matematika.Kecemasan matematika memengaruhi kemampuan dan sikap seseorang dalam menyelesaikan masalah matematika. Namun hubungan kecemasan matematika dan sikap matematis belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecemasan matematika dengan sikap matematis. Subjek penelitian sebanyak 63 mahasiswa Fakultas EKonomi dan Bisni Islam IAIN Ponorogo. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh nilai korelasi sebesar . Hal ini menunjukkan kecemasan matematika berkorelasi lemah dengan arah negatif. Artinya semakin positif sikap matematis seseorang akan membantu mengurangi kecemasan matematika seseorang. Berdasarkan hasil tersebut diharapkan pengajar lebih fokus untuk meningkatkan sikap matematis peserta didik untuk mengurangi kecemasan matematika

    Analisis Berpikir Komputasional Mata Pelajaran Informatika Siswa Kelas X DPIB SMK Negeri 1 Pacitan Pada Kurikulum Merdeka

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir komputasional siswa pada materi pengolahan kata (word processor) menggunakan google docs. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Populasi untuk penelitian ini sangat besar pada siswa kelas X Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) SMK Negeri 1 Pacitan. Sampel pada penelitian ini adalah 19 siswa pada kelas X DPIB. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes praktikum di laboratorium komputer, yaitu dengan penugasan pembuatan kop surat, makalah, dan brosur pada aplikasi Google Docs. Tiga penugasan tersebut yang berisi semua indikator kemampuan berpikir komputasional yaitu, abstraction, decomposition, algorithm, dan pengenalan data. Hasil kemampuan berpikir komputasional siswa dapat kategori tinggi berjumlah 35%, kategori sedang berjumlah 40%, dan kategori rendah berjumlah 25%. Dari hasil amatan, dapat dimpulkan bahwa kategori tinggi siswa  telah mencapai semua indikator kekuatan komputasi. Dalam kategori sedang siswa semua indikator kemampuan berpikir  komputasi tercapai. Namun, dalam indeks umum siswa solusi yang cepat tidak ditemukan. sebagai sub-kategori rendah siswa belum mencapai semua indikator berpikir komputasional.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir komputasional siswa pada materi pengolahan kata (word processor) menggunakan google docs. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Populasi untuk penelitian ini sangat besar pada siswa kelas X Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) SMK Negeri 1 Pacitan. Sampel pada penelitian ini adalah 19 siswa pada kelas X DPIB. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes praktikum di laboratorium komputer, yaitu dengan penugasan pembuatan kop surat, makalah, dan brosur pada aplikasi Google Docs. Tiga penugasan tersebut yang berisi semua indikator kemampuan berpikir komputasional yaitu, abstraction, decomposition, algorithm, dan pengenalan data. Hasil kemampuan berpikir komputasional siswa dapat kategori tinggi berjumlah 35%, kategori sedang berjumlah 40%, dan kategori rendah berjumlah 25%. Dari hasil amatan, dapat dimpulkan bahwa kategori tinggi siswa  telah mencapai semua indikator kekuatan komputasi. Dalam kategori sedang siswa semua indikator kemampuan berpikir  komputasi tercapai. Namun, dalam indeks umum siswa solusi yang cepat tidak ditemukan. sebagai sub-kategori rendah siswa belum mencapai semua indikator berpikir komputasional

    PENGARUH KECANDUAN PENGGUNAAN GAWAI TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA

    No full text
    Addiction to the use of gadgets can have an effect on student learning outcomes, even though gadgets themselves have sophistication that can support student learning processes. The purpose of this study was to determine whether there is an effect of gadget use addiction on mathematics learning outcomes. This research is a quantitative research with an ex post facto approach. The population in this study were class X students at SMK Negeri 1 Sudimoro and SMK Negeri Ngadirojo in the 2022/2023 student year. The instruments used in this study were a gadget use addiction questionnaire, a study concentration questionnaire, and documentation of students\u27 midterm test results. The results of the data analysis concluded that devices had an effect of 54.1% on mathematics learning outcomes. Keywords- Gadget, study concentration, and learning outcomesKecanduan penggunaan gawai dapat memberikan efek pada hasil belajar siswa, padahal gawai sendiri memiliki kecanggihan yang mampu mendukung proses belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh kecanduan penggunaan gawai terhadap hasil belajar matematika. Peneltian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 1 Sudimoro dan SMK Negeri Ngadirojo tahun pelajar 2022/2023. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket kecanduan penggunaan gawai, angket konsentrasi belajar, dan dokumentsi hasil ulangan tengah semester siswa. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa gawai berpengaruh sebesar 54,1% terhadap hasil belajar matematika.   Kata Kunci- Gawai, konsentrasi belajar, dan hasil belajabelaja

    HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMK NEGERI 3 PACITAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan representasi matematis dengan hasil belajar matematika siswa kelas X SMK. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 3 Pacitan. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 73 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan representasi matematis. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah  uji normalitas, uji linearitas, dan pengujian hipotesis menggunakan analisis korelasi sederhana dengan bantuan SPSS versi 16.0. Hasil dari analisis data diperoleh nilai pearson correlation sebesar 0,362. Sedangkan, nilai sig. (2-tailed) diperoleh nilai  Kesimpuan penelitian ini adalah kemampuan representasi matematis dengan hasil belajar matematika siswa kelas X SMK Negeri 3 Pacitan memiliki hubungan yang positif pada level rendah

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROCESS ORIENTED GUIDED INQURY LEARNING (POGIL) TERHADAP MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA DI SMP NEGERI 11 TARAKAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya serta besarnya pengaruh model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) terhadap minat belajar matematika siswa di SMP Negeri 11 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif jenis korelasional dengan mengggunakan pre-eksperimental design bentuk One-Shot Case Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 11 Tarakan. Sampel penelitian ini dipilih dengan teknik Probability Sampling yaitu kelas IX-3 yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan instrumen tes dan instrumen angket. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh model pembelajaran POGIL terhadap minat belajar matematika siswa. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa pengaruh yang diberikan hanya sebesar 34,8%. Dalam artian bahwa model pembelajaran POGIL memberikan pengaruh positif yang tidak signifikan terhadap minat belajar matematika siswaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya serta besarnya pengaruh model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) terhadap minat belajar matematika siswa di SMP Negeri 11 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif jenis korelasional dengan mengggunakan pre-eksperimental design bentuk One-Shot Case Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 11 Tarakan. Sampel penelitian ini dipilih dengan teknik Probability Sampling yaitu kelas IX-3 yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan instrumen tes dan instrumen angket. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh model pembelajaran POGIL terhadap minat belajar matematika siswa. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa pengaruh yang diberikan hanya sebesar 34,8%. Dalam artian bahwa model pembelajaran POGIL memberikan pengaruh positif yang tidak signifikan terhadap minat belajar matematika sisw

    Peran Motivasi Belajar dalam Memediasi Pengaruh Penggunaan E-Learning dan Kemandirian Belajar terhadap Hasil Belajar

    No full text
    This study aims to see the partial effect of the use of e-learning and independent learning on the learning outcomes of introductory economics and business statistics with motivation as a mediator. The type of research used is quantitative with a survey method. Samples were taken using the Slovin formula and obtained as many as 96. The analysis used was path analysis. The research results obtained include; 1) the use of e-learning has a significant effect on motivation because the value of sig. 0.000; 2) learning independence has no significant effect on motivation with sig. 0.645; 3) the use of e-learning has a significant effect on learning outcomes with sig. 0.007; 4) learning independence has a significant effect on learning outcomes with sig. 0.000; 5) motivation has a significant effect on learning outcomes with sig. 0.000; 6) learning motivation can mediate the effect of using e-learning on learning outcomes with a value of Z = 4.89; 7) learning motivation cannot mediate the influence of independent learning on learning outcomes with a value of Z = 0.4572. Further research still needs to be done using other relevant variables.Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh secara parsial penggunaan e-learning dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar pengantar statistik ekonomi dan bisnis dengan motivasi belajar sebagai pemediasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Sampel diambil dengan menggunakan rumus Slovin dan didapatkan sebanyak 96. Analisis yang digunakan adalah analisis jalur. Hasil riset yang diperoleh antara lain: 1) penggunaan e-learning berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar karena nilai sig. sebesar 0,000; 2) kemandirian belajar tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar karena nilai sig. 0,645; 3) penggunaan e-learning berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar karena nilai sig. 0,007; 4) kemandirian belajar berpengaruh siginifikan terhadap hasil belajar karena nilai sig. 0,000; 5) motivasi berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar karena nilai sig. 0,000; 6) motivasi belajar mampu memediasi pengaruh penggunaan e-learning terhadap hasil belajar dengan nilai Z = 4,89; 7) motivasi belajar tidak mampu memediasi pengaruh kemandirian belajar terhadap hasil belajar dengan nilai Z = 0,4572. Riset lanjutan masih perlu dilakukan dengan mengunakan variabel-variabel lain yang relevan

    How do Teachers Enhance Elementary School Students’ Numeracy Through the Integration of Singing and Jarimatika Methods?

    No full text
    This research aims to reveal teachers\u27 efforts to improve the numeracy of lower grade elementary school students using singing and Jarimatika methods. This research is a type of qualitative research with a case study approach. Research data was collected from elementary school teachers and low-grade elementary school students using observation and interviews. The results of the research show that the teacher\u27s efforts to integrate the singing and Jarimatika methods were carried out using the song "Balonku Ada Lima" whose lyrics were replaced with addition and subtraction rules using the Jarimatika method. Jarimatika rules are taught by singing while simulating number symbols to introduce the concept of place value. Improving number operation skills is carried out by combining the concept of scaffolding, peer tutoring, and drill and practice of calculating using Jarimatika. This combination of methods aims to make it easier for students to strengthen their numeracy skills using Jarimatika method

    Pengembangan Lkpd Berbasis Demonstrasi Pada Mata Pelajaran Administrasi Sarana Dan Prasarana Semester Gasal Kelas Xii Apk Di Smk Negeri Tulakan

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pengembangan LKPD Berbasis Demonstrasi, menganalisis kelayakan LKPD Berbasis Demonstrasi, dan menganalisis respons peserta didik terhadap LKPD Berbasis Demonstrasi pada mata pelajaran Administrasi Sarana dan Prasarana kelas XII APK di SMK Negeri Tulakan yang telah dikembangkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian R&D. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D yang terdiri dari 4 langkah yaitu define, design, develop dan disseminate. Subjek penelitian berjumlah 20 peserta didik dari kelas XII APK di SMK Negeri Tulakan. LKPD Berbasis Demonstrasi divalidasi oleh 2 ahli materi, 1 ahli bahasa, 1 ahli grafik, serta diujicobakan secara terbatas pada 20 peserta didik. Instrumen pada penelitian ini adalah lembar validasi dari ahli materi, ahli bahasa, ahli grafik, dan angket respons peserta didik yang diadaptasi dari Badan Standar Nasional Pendidikan, sedangkan untuk skala penilaian dari validasi ahli materi, ahli bahasa, dan ahli grafik menggunakan skala likert dan respons peserta didik menggunakan skala guttman. Teknik analisis data penelitian ini adalah analisis validasi ahli materi, ahli bahasa, ahli grafik, dan respons peserta didik. Hasil penelitian menyebutkan bahwa pengembangan LKPD berbasis Demonstrasi ini hanya dilakukan pada tahap define, design dan develop saja, dikarenakan pada tahap ke empat yaitu tahap disseminate memerlukan kegiatan eksperimen. Hasil validasi menunjukkan bahwa tingkat kelayakan dari ahli materi sebesar 96% dengan kriteria “sangat layak”, ahli bahasa sebesar 80% dengan kriteria “layak”, hasil persentase ahli grafik sebesar 89% dengan kriteria “sangat layak”, serta hasil ujicoba yang dilaksanakan oleh siswa menunjukkan hasil sebesar 93.4% dengan kategori sangat baik. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa LKPD Berbasis Demonstrasi layak dipakai ketika pembelajaran di kelas XII APK SMK Negeri Tulaka

    Upaya Penerapan Pembelajaran Melalui Model Siklus Belajar Dalam Meningkatkan Keterampilan Proses Belajar Pada Tema 6 Dengan Pembahasan Panas Dan Perpindahannya Bagi Siswa Kelas V Sdn 1 Mendolo Lor

    No full text
    Adapun yang merupakan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilanproses belajar pada tema 6 dengan pembahasan panas dan perpindahannya bagi siswa kelas V SDN 1Mendolo Lor Kecamatan Punung Kabupaten Pacitan melalui model siklus belajar.Model siklus belajar merupakan salah satu dari tiga macam model pembelajaran kontekstual. Modelsiklus belajar yang diterapkan ini berpedoman dari pendapat Martin (dalam Susanto, 2004) yang terdiridari 4 tahap yaitu tahap, 1). Eksplorasi merupakan tahap pengetahuan awal siswa, 2). Eksplanasimerupakan tahap penjelasan dari tahap eksplorasi, 3). Ekspansi merupakan tahap pemantapan danpengembangan konsep.Lokasi Penelitian yang penulis tunjuk adalah SDN 1 Mendolo Lor Kecamatan Punung KabupatenPacitan. Lokasi ini sengaja penulis jadikan obyek Penelitian karena hal ini berkenaan dengan tempatdimana penulis bekerja sehari-hari bekerja di SDN 1 Mendolo Lor Pacitan. kegiatan dilaksanakan padasemester ganjil pada bulan Agustus s/d Oktober tahun pelajaran 2022/2023. Dengan subyek penelitiansebanyak 20 siswa.Hasil masing-masing siklus ditandai peningkatan keterampilan mengamati dengan kenaikan 15%,menafsirkan dengan kenaikan 25%, meramalkan dengan kenaikan 20%, menggunakan alat dan bahanpercobaan dengan kenaikan 35%, menerapkan konsep dengan kenaikan 40%, merencanakan kegiatandengan kenaikan 30% dan mengkomunikasikan dengan kenaikan 40%.Berkaitan dengan pembelajaran yang dilakukan yaitu penggunaan metode model siklus belajarmenunjukkan bahwa metode tersebut terbukti menunjukkan peningkatan pada keterampilan prosesbelajar pada tema 6 dalam memahami hubungan suhu dan kalor yang dapat membuat pekerjaan lebihmudah dan lebih cepat siswa kelas V di SDN 1 Mendolo Lor Punung Kabupaten Pacita

    93

    full texts

    940

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇