Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
940 research outputs found
Sort by
Pendampingan Administrator Dalam Mengelola tpaalba.com Untuk Memperbaiki Tampilan Halaman Web
Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan solusi agar halaman web menjadi menarik dari segi tampilan, kegiatan pendampingan pengaturan tampilan halaman web, menentukan tata letak dan pengaturan susunan menu, widget yang dibutuhkan dan plugin yang dipasang. Kegiatan abdimas dilakukan di Mushola Albarokah, Dusun Suruhan Desa Sirnoboyo (63518), Kecamatan/Kabupaten Pacitan. Objek kegiatan adalah santri TPA ALBA yang bertugas mengelola tpaalba.com. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada Bulan Juli-Agustus 2023. Pelaksanaan kegiatan meliputi observasi permasalahan mitra, pelaksanaan kegiatan, wawancara, analisis kegiatan dan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan abdimas adalah 82,1 % takmir menyatakan tampilan dan aspek manfaat dari tpaalba.com lebih baik dibandingkan dengan saat awal pertama diluncurkan
Pelatihan Pidato bagi Karang Taruna Desa Kweni sebagai Salah Satu Alternatif Melatih Keberanian Berbicara
Pada dasarnya, bahasa Indonesia masih menjadi salah satu pelajaran yang menakutkan bagi peserta didik terlebih lagi jika harus berbicara di depan umum, tak terkecuali bagi anggota karang taruna yang berusia remaja. Sebagian beranggapan bahwa kualitas bahasa mereka tidak bagus, mereka malu jika orang lain mentertawakan kekeliruan mereka, dan lain sebagainya. Oleh karena itu diperlukan pembimbingan secara intensif agar menumbuhkan keberanian dan ketrampilan mereka ketika berbicara di depan umum. Mempelajari bahasa Indonesia tidak hanya dalam bentuk materi ataupun ujian dalam bentuk soal tetapi juga dapat diwujudkan dengan memperdalam keterampilan melalui pelatihan dan dalam hal ini adalah pelatihan berpidato dalam bahasa Indonesia atau istilah lain menyebutkan public speaking. Sasaran dalam kegiatan ini adalah anggota karang taruna di Desa Kweni. Metode pelaksanaan kegiatan adalah demonstrasi dan praktik. Hasil dari kegiatan ini berjalan dengan lancar, aman dan tertib. Para anggota karang taruna sangat semangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan ini. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu melatih dan meningkatkan keberanian serta keterampilan anggota karang taruna dalam berbicara di hadapan orang banyak
STUDENTS’ ACADEMIC DISHONESTY IN EXAMINATION PROCESS
This research was conducted to desribe student’s academic dishonesty in examination process. The researcher used a Sequential Explanatory mixed method, a method that combines both quantitative and qualitative methods with descriptive research. Techniques in data collection is questionnaire and interview. The result showed that the popular forms of academic dishonesty among the students were cheating on their friend without his or her knowledge, carrying crib notes, allow their friend to copy answer sheet, collaborate with friends and etcetera. Based on the results of the study it can be concluded that students’ do academic dishonesty in examination process.
 
DEVELOPMENT OF BLENDED LEARNING ON ENGLISH LEARNING OUTCOMES IN PJKR STUDY PROGRAM: DEVELOPMENT OF BLENDED LEARNING ON ENGLISH LEARNING OUTCOMES IN PJKR STUDY PROGRAM
This study aims to determine the development of blended learning on the results of learning English in PJKR study program. The method used in this research is quasi-experimental or quasi-experimental. The quasi-experimental method is different from the actual experiment. In the quasi-experimental method, it has a control group. The sampling technique used in this research is cluster sample or called group sample. Data collection is the most important part of research. Effective and complete data determine the quality of researchers. In this study the authors used the learning achievement test technique, test, observation and documentation. Based on the results of the research that had been done, the size of the concentration and distribution of the pretest result data for the experimental group were: the largest score was 75 and the smallest score was 36, the mean (mean) was 51.67 , the median is 52, the mode is 40.5 and the standard deviation is 11.91. While the posttest data results, the highest score was 91 and the lowest score was 45, the mean (mean) was 72.8, the median was 76.9, the mode was 77.6 and the standard deviation was 15.58. So, the objectives to be achieved in the learning design have been implemented for that, the blended learning model is able to influence student learning outcomes in English
Islam dan Budaya Jawa di Pacitan Jawa Timur
Masyarakat Jawa khususnya di wilayah Kabupaten Pacitan mayoritas memeluk agama Islam, sampai saat ini masih berpegang teguh pada ajaran para leluhur. Mereka senantiasa menjunjung nilai-nilai serta mengamalkan ajaran Jawa secara turun temurun. Tradisi Jawa ini senantiasa di junjung tinggi oleh masyarakat Pacitan. Salah satu tradisi yang dimaksud adalah adanya keyakinan pada roh-roh nenek moyang, tradisi ziarah, atau ritual lain dengan tujuan untuk memohon kepada Tuhan agar semua hajat bisa dikabulkan. Setelah dikaji dengan teliti ternyata semua itu dilakukan sebagai upaya mereka komunikasi spiritual dengan Tuhan sekaligus sebagai perwujudan doa serta wujud syukur atas nikmat yang telah diperolahnya. Hanya cara yang digunakan disesuaikan dengan ajaran para leluhurnya jaman dahulu yang terwariskan secara turun temurun.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah. Secara umum ada empat tahap yang harus dilalui, pertama pengumpulan sumber (heuristik), kedua verifikasi sumber (kritik), ketiga penafsiran dan memadukan sumber menjadi sebuah cerita atau peristiwa yang runtut dan kronologis atau disebut dengan interpretasi, langkah terakhir adalah penyajian cerita sejarah dalam bentuk tulisan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan tradisi Jawa oleh masyarakat di wilayah Pacitan 1 Dosen dan Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia Pacitan Jawa Timur, Pengurus Masyarakat Sejarawan Indonesia Cabang Jawa Timur, Ketua Masyarakat Indonesia Pacitan, Abdi Dalem Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat2 Dosen dan Ketua Jurusan Adab Universitas Islam Negeri Sayid Ali Rahmatullah Tulungagung dan Abdi Dalem Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.3 Dosen dan Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam NUHA Masyukuriyah Malang dan Abdi Dalem Kasunanan Surakarta Hadiningrat.4 Dosen Pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Pada Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Pacitan2masih sangat kental dan dilestarikan dengan baik. Hal inipun juga tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam, justru sebaliknya dengan ajaran Jawa ini dapat sebagai sarana dalam pengembangan ajaran Islam di Pacitan. Hal inilah yang dilakukan masyarakat Pacitan dalam rangka melestarikan budaya leluhur sekaligus mengembangkan ajaran Islam agar dapat dijunjung tinggi oleh semua masyarakat di Pacita
Tradisi Selamatan Kesripahan di Dusun Nglurah Desa Wonodadi Kulon Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan
Kehidupan masyarakat Jawa tidak terlepas dari unsur kebudayaan, adat istiadat, dan tradisi. Dalam penelitian ini berfokus pada salah satu tradisi yang ada di Dusun Nglurah, Desa Wonodadi Kulon, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, yaitu tentang tradisi selamatan kesripahan atau saat ada orang yang meninggal. Realitas di masyarakat wilayah tersebut masih sangat kental akan tradisi selamatan kesripahannya, mulai dari tahapannya yang masih runtut dan juga sarana sesajen (uborampe) yang digunakan juga masih sangat lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja tahapan-tahapan dalam tradisi selamatan kesripahan, dan juga uborampe apa saja yang digunakan masyarakat dalam upacara selamatan kesripahan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis, di mana terdapat empat tahapan yaitu pertama, heuristik adalah proses mencari dan menemukan sumber sebagai bahan kajian dalam penelitian, tahapan kedua yaitu kritik sumber, yaitu proses menguji sumber agar menemukan berbagai macam fakta yang ada, tahapan yang ketiga adalah interpretasi data, yaitu melakukan penafsiran kesejarahan mengenai tradisi selamatan kesripahan, dan tahapan yang keempat yaitu historiografi atau melakukan penulisan setelah ketiga tahapan tersebut telah dilakukan. Hasil dari penelitian ini adalah dapat mengetahui proses, tahapan, serta uborampe yang digunakan dalam tradisi selamatan kesripahan tersebut. Tahapan dari tradisi selamatan kesripahansendiri mulai dari telung dina, pitung dina, matangpuluh dina, nyatus dino, dan nyewu dino. Untuk uborampe yang digunakan juga masih lengkap, ada ingkung, ketan, kolak, kopi, apem, nasi, sayur, dan kareman. Dalam setiap tahapan selamatan tersebut, penggunaan uborampe mengandung unsur simbolisasi yang memiliki makna dan arti tersendiri
Tk ‘Aisyiyah Busthanul Athfal Mojokerto Tahun 1971-1990
Salah satu pengaruh besar organisasi ‘Aisyiyah di Mojokerto adalah di bidang pendidikan.Pendirian TK ‘Aisyiyah Busthanul Athfal berawal dari kurang diprioritaskannya pendidikanusia dini di Mojokerto. Impikasinya, ‘Aisyiyah Mojokerto berinisiatif untuk memprioritaskanpendidikan anak usia dini. Berdasarkan hal tersebut, permasalahan yang dikaji dalampenelitian ini, pertama: bagaimana dinamika sejarah TK ‘Aisyiyah Busthanul Athafal diMojokerto tahun 1971-1990, kedua: apakah metode pelajaran yang digunakan TK ‘AisyiyahBusthanul Athfal pada tahun 1971-1990, dan ketiga: bagaimana kontribusi ‘Aisyiyah padapendidikan anak usia dini di Mojokerto 1971-1990. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuisejarah dan metode pembelajaran TK ‘Aisyiyah; serta kontribusi ‘Aisyiyah dalam pendidikananak usia dini di Mojokerto. Dari hasil penelitian terdapat beberapa temuan, antara lain:‘Aisyiyah Mojokerto mengalami perkembangan yang segnifikan. Dari tahun 1971-1990‘Aisyiyah memiliki berbagai program kegiatan yang dilakukan untuk anak-anak. Diantaranyapendirian TK ‘Aisyiyah Busthanul Athfal berbasis Islam yang memiliki cabang di berbagaidaerah di Mojokerto. Lebih lanjut, ‘Aisyiah juga mendirikan BKIA (Balai Kesejahteraan Ibudan Anak)
Proses Islamisasi Dalam Perniagaan di Indonesia
Sisi kesejarahan Indonesia salah satunya diwarnai dengan aktivitas Islamisasi. Salah satu halyang berkaitan dengan proses Islamisasi adalah munculnya aktivitas perdagangan. Dalampraktiknya, aktivitas perdagangan dilakukan melalui jalur pelayaran, karena pada zamandahulu masyarakat Indonesia tidak bisa lepas dari pelayaran. Pada saat itu, sutera merupakankomoditas utama yang diperdagangkan sehingga muncullah istilah jalur sutera. Indonesiamengalami masa kejayaannya pada sekitar abad XV-XVII. Pada masa itu, Indonesia jugasebagai negara yang terlibat dalam perdagangan internasional. Terkait komoditasperdagangan, ada salah satu jenis komoditas yang menjadi faktor terpenting dalamperdagangan yaitu rempah-rempah.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis, di mana terdapatempat tahapan yaitu pertama, heuristik adalah proses mencari dan menemukan sumbersebagai bahan kajian dalam penelitian, tahapan kedua yaitu kritik sumber, yaitu prosesmenguji sumber agar menemukan berbagai macam fakta yang ada, tahapan yang ketigaadalah interpretasi data, yaitu melakukan penafsiran kesejarahan mengenai tradisi selamatankesripahan, dan tahapan yang keempat yaitu historiografi atau melakukan penulisan setelahketiga tahapan tersebut telah dilakukan.Terdapat beberapa pokok bahasan yang menjadi bahasan dalam penelitian ini diantaranya terkait dengan proses Islamisasi di Indonesia dan juga bisnis dalam prosesIslamisasi. Dalam kajiannya juga diulas teori tentang proses Islamisasi di Indonesia. Ada tigapendapat yang berbeda yang mewarnai proses Islamisasi yaitu pertama berkaitan dengankapan tepatnya Islam datang, yang kedua adalah apakah ada bukti bahwa Islam datang keIndonesia, dan yang ketiga adalah bagaimana proses Islamisasi itu terjadi. Ada juga beberapateori yang terkait dengan pembawa Islam di Nusantara, yaitu Teori Gujarat, Teori Bengali,Teori Persia, Teori Pesisir Coromandel, dan Teori Arab. Dari uraian tersebut jelaslah bahwaproses Islamisasi di Indonesia berkaitan dengan proses perdagangan atau niaga
Aplikasi Gojek Sebagai Media Peningkatan Interasi Intra dan Antar Masyarakat
Abstrak
Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran aplikasi Gojek sebagai media untuk meningkatkan interaksi intra- dan antar-komunitas. Studi ini menyelidiki manfaat dan dampak aplikasi Gojek terhadap interaksi sosial dan efeknya pada masyarakat secara keseluruhan. Artikel ini membahas bagaimana aplikasi Gojek mempromosikan interaksi sosial dan komunikasi positif di antara penggunanya. Metodologi penelitian meliputi tinjauan pustaka dari penelitian sebelumnya yang terkait dengan topik dan analisis data kualitatif dari respons survei dari pengguna Gojek. Temuan menunjukkan bahwa aplikasi Gojek memberikan kesempatan bagi orang untuk terhubung dan berinteraksi dengan orang lain dalam komunitas mereka, dan juga memfasilitasi interaksi antar-komunitas dengan menyambung kesenjangan antara komunitas yang berbeda. Selain itu, artikel mengidentifikasi beberapa strategi yang dapat diterapkan oleh aplikasi Gojek untuk lebih mempromosikan interaksi sosial positif di antara penggunanya. Secara keseluruhan, studi ini menunjukkan bahwa aplikasi Gojek memiliki dampak yang signifikan pada interaksi sosial dan dapat digunakan sebagai media untuk meningkatkan interaksi intra- dan antar-komunitas.
Analisis Pemahaman Konsep Siswa Kelas IV Menggunakan Media Miniatur
This study aims to determine: (1) learning science class IV using miniature media at SDN 2 Sidomulyo; (2) the understanding of fourth-grade students of SDN 2 Sidomulyo using miniature media in science learning. This type of research is descriptive qualitative research. The subjects of this study were selected by purposive sampling on the fourth-grade student of SDN 2 Sidomulyo. The object of this research is a miniature learning media in the fourth-grade science subject at SDN 2 Sidomulyo. Data collection techniques used are observation, interviews, documentation, and tests. The test is used to analyze student\u27s understanding of science lessons. The validity of the data uses triangulation of sources, then data analysis uses the Miles and Huberman model which includes data reduction, data presentation, conclusions, and verification. The results of the study show that 1) the learning process using miniature media is very helpful for students in accepting the material given because they are actively involved in learning. 2) of 10 students in grade IV SDN 2 Sidomulyo have two levels of understanding, namely high (90%) and medium (10%)