Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
    940 research outputs found

    Teknik Bermain Pada Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Tgt: Meningkatkan Minat Dan Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X Sman Tulakan

    No full text
    Tujuan Penelitian: 1) menentukan langkah-langkah model pembelajaran kooperatif tipe TGTmelalui teknik bermain yang paling efektif untuk meningkatkan minat dan hasil belajar kognitif; 2)meningkatkan minat siswa belajar Fisika; dan 3) meningkatkan hasil siswa belajar dengan teknikbermain pada model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Subjek Penelitian Tindakan Kelas ini yaitu 32siswa kelas X MIPA 1 di SMAN Tulakan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, danangket. Instrumen berupa lembar soal evaluasi, lembar observasi, dan angket. Teknik analisis datamenggunakan analisis deskriptif secara persentase. Indikator keberhasilan penelitian ditandai dengan75% meningkatnya hasil belajar Fisika yang telah memenuhi KKM (6,5) dari jumlah siswa yangmengikuti proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik bermain pada modelpembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan hasil belajar Fisika siswa. Di siklus I, 15 siswa(50%) yang mencapai ketuntasan dan yang belum tuntas 15 siswa (50%). Setelah dilakukan tindakansiklus II, siswa yang mencapai KKM sebanyak 25 (93%) dan belum tuntas 2 siswa (7%). Siklus III,sebanyak 25 siswa (92,6%) mencapai KKM dan 2 siswa (7,4%) belum mencapai KKM. Penurunanterjadi karena jumlah soal pada siklus III lebih sedikit sehingga persentase menjawab salah menjadilebih besar

    Upaya Peningkatan Prestasi Belajar Ipa Melalui Penerapan Metode Resume Kelompok Materi Sistem Ekskresi Pada Manusia Dan Hubungannya Dengan Kesehatan Pada Siswa Kelas Ix-A Smp Negeri 3 Pacitan

    No full text
    Penelitian tindakan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan prestasi belajar IPA melalui metoderesume kelompok dalam materi Sistem Ekskresi Pada Manusia Dan Hubungannya Dengan Kesehatanpada siswa kelas IX-A SMP Negeri 3 PacitanResume biasanya menjelaskan hal-hal yang telah dicapai individu. Resume kelompok merupakancara menarik untuk membantu siswa lebih mengenal satu sama lain atau melakukan semacampembentukan tim yang anggotanya sudah saling mengenal. Aktivitas ini bisa sangat evektif jika resumeitu sangat relevan dengan materi pelajaran yang di ajarkan, sesuai prosedur: 1). Bagilah kelas menjadisejumlah kelompok beranggotakan 3 hingga 6 siswa. 2). Katakan kepada siswa bahwa aktivitas ini akanmenggali bakat mereka dan merupakan pengalaman yang luar biasa. 3). Katakan bahwa satu cara untukmengenali dan membanggakan sumber daya kelas adalah dengan membuat resume kelompok. 4).Berikan kertas koran dan spidol kepada kelompok untuk menunjukkan resume mereka.Waktu kegiatan penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai dengan bulanNopember tahun 2016 pada semester 1 tahun pelajaran 2016/2017. Subjek penelitian yang digunakanadalah siswa-siswi kelas IX-A SMP Negeri 3 Pacitan dengan jumlah 31 siswa.Hasil analisis pada masing-masing siklus dapat diketahui hasil yang semakin baik. Denganpembelajaran IPA yang dilakukan dengan metode resume kelompok, maka pemahaman siswa terhadapmateri semakin meningkat dalam mempelajari sistem ekskresi pada manusia dan hubungannya dengankesehatan yang disampaikan guru (ketuntasan belajar meningkat dari siklus 1 sebesar 41,94%, dan siklus2 menjadi 77,42 % dengan kenaikan 35,48%. Dengan demikian pembelajaran kooperatif model resumekelompok memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar IPA pada siswa yang dilakukanmemperoleh hasil yang positif

    Eksplorasi Bahan Alami untuk Pembuatan Ecoprint dalam Upaya Mendukung Kreatifitas Siswa SD Negeri 1 Sedayu

    No full text
    Abstrak Pemanfaatan bahan alami dalam kehidupan merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan tersebut dapat dituangkan melalui pembuatan ecoprint. SD Negeri 1 Sedayu merupakan kelompok belajar yang aktif yang berada di Desa Sedayu, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan. Keadaan sekolah yang asri dengan beragam bunga dan dedaunan menjadi faktor pendukung dalam kegiatan ecoprint di sekolah tersebut. Pada kegiatan Kuliah Kerja Nyata ini, murid-murid akan diberikan contoh bagaimana penerapan ecoprint pada totebag dari kain blacu. Pengaplikasian ecoprint pada totebag memiliki nilai seni yang tinggi sehingga berpotensi memiliki nilai jual yang tinggi. Teknik yang digunakan untuk ecoprint yaitu teknik pounding. Dalam penyampaian materinya ada beberpa metode yang digunakan, antara lain metode ceramah, tanya jawab dan diskusi. Adapun saat pelatihan pembuatan ecoprint menggunakan metode praktik dan demonstrasi. Anak-anak yang mengikuti kegiatan ini sangat antusias karena pelatihan ini merupakan sesuatu yang baru yang belum pernah diberikan sebelumnya. Pelatihan ini sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan kreativitas siswa yang diwujudkan dalam hasil karya ecoprint pada totebag.

    Perencanaan Sistem Informasi Pengelolaan Data Digital Siswa Berbasis Web Di Smp Muhammadiyah Boarding School(Mbs)

    No full text
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan pembuatan perangkatlunak sistem pendataan siswa di SMP Muhammadiyah Boarding School (MBS).Penelitian ini fokus pada perencanaan sistem informasi. Metode penelitian inimenggunakan penelitian kualitatif. Perencanaan dilakukan analisis kebutuhansistem yang akan dibuat. Perencanaan ini didasarkan pada hasil analisis sistemyang sudah dilakukan. Tahap perencanaan dibagi menjadi dua yaitu analisiskebutuhan sistem dan perencanaan sistem kerja sistem yang akan dibuat. Analisiskebutuhan sistem berfokus pada analisis kebutuhan fungsional, kebutuhanhardware dan software, analisis kebutuhan data, dan analisis pengguna sistem.Analisis kebutuhan fungsional dimaksudkan untuk merencanakan sejumlahfungsi yang akan disediakan pada sistem. Analisis kebutuhan hardware dansoftware digunakan untuk menentukan spesifikasi minimum yang akandigunakan pada sistem pengelolaan data siswa. Analisis kebutuhan data yaituperencanaan data yang akan dikelola oleh sistem. Analisis pengguna sistembertujuan untuk membedakan pengguna berdasarkan hak aksesnya

    Analisis Kualitas Jaringan Internet Pada Jaringan Local Area Network (Study Kasus : Stkip Pgri Pacitan)

    No full text
    Abstrak: Jaringan komputer pada saat ini merupakan salah satu kunci utamasebagai dasar berlangsungnya sistem koneksi antar perangkat komputer satudengan komputer yang lainya atau biasa disebut sharing, tujuan utama dariterbentuknya sistem komunikasi jaringan komputer itu adalah sebagai mediauntuk bertukar data. Pada permasalahan yang terjadi saat ini kita sebagaipengguna sistem jaringan komputer belum sepenuhnya mengetahui tentangkualitas lalu lintas data yang berada di jaringan Local Area Network padaSTKIP PGRI PACITAN. Dengan adanya itu peneliti akan melukan analisisterhadap kulitas jaringan di STKIP PGRI PACITAN menggunakan QoS(Quality of Service) dengan parameter-parameter pengukuran bandwidth,throughput, delay, dan packet loss

    Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Berbasis Video Pada Pembelajaran 5 Untuk Kelas Ii Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembanganmedia pembelajaran PHBS berbasis video pada pembelajaran ke- 5 untuk kelas IISekolah Dasar.Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan atau researchand development (R&D) yang dimanfaatkan untuk menghasilkan mediapembelajaran yang dikembangkan adalah media pembelajaran PHBS berbasisvideo pada pembelajaran ke-5 untuk kelas II Sekolah Dasar. Subjek penelitian iniadalah guru pendidik jasmani dan peserta didik kelas II Sekolah Dasar sebanyak30 peserta didik. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara dengan gurupendidikan jasmani dan hasil angket yang diberikan kepada peserta didik.Hasil dari wawancara guru pendidikan jasmani dan angket peserta didikmenujukan bahwa dalam pembelajaran PHBS masih bersifat metode ceramah,menggunakan media buku pegangan guru, buku pegangan siswa, dan mediagambar yang dicetak masih bersifat sederhana dan hasil angket yang di berikankepada peserta didik 76,67% menyatakan membutuhkan media pembelajaran.Hasil analisis kebutuhan menujukan bahwa guru dan peserta didik membutuhkanmedia pembelajaran yang bisa mendukung proses belajar–mengajar denganmengunakan media pembelajaran PHBS berbasis video pada pembelajaran ke- 5untuk kelas II Sekolah Dasar

    PROBLEMATIKA PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMK NEGERI 2 PACITAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan memberikan analisis dan informasi fenomena yang terjadi dalam penerapan pembelajaran matematika pada Kurikulum Merdeka Belajar di SMK Negeri 2 Pacitan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode survey deskriptif kualitatif dengan melakukan pengumpulan data melalui google form berupa kuesioner jawaban singkat dan observasi untuk mendapatkan fenomena yang terjadi. Jumlah subjek ada 70 responden yang berasal dari siswa kelas X SMK Negeri 2 Pacitan yang telah mengisi kuesioner melalui google form. Dari data yang diperoleh penerapan pembelajaran matematika pada Kurikulum Merdeka Belajar masih menemui permasalahan contohnya persepsi siswa terhadap matematika yang buruk, media pembelajaran kurang interaktif, pembelajaran monoton, guru gagap IT, fasilitas pendukung pembelajaran kurang. Kesimpulannya penerapan kurikulum Merdeka Belajar perlu adanya peningkatan dalam inovasi dan kekreatifan guru dalam merancang model dan media pembelajaran yang lebih interaktif bagi siswa serta menggunakan metode pembelajaran yang tepat guna mensukseskan penerapan program yang sesuai dengan tujuan Kurikulum Merdeka Belajar.Penelitian ini bertujuan memberikan analisis dan informasi fenomena yang terjadi dalam penerapan pembelajaran matematika pada Kurikulum Merdeka Belajar di SMK Negeri 2 Pacitan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode survey deskriptif kualitatif dengan melakukan pengumpulan data melalui google form berupa kuesioner jawaban singkat dan observasi untuk mendapatkan fenomena yang terjadi. Jumlah subjek ada 70 responden yang berasal dari siswa kelas X SMK Negeri 2 Pacitan yang telah mengisi kuesioner melalui google form. Dari data yang diperoleh penerapan pembelajaran matematika pada Kurikulum Merdeka Belajar masih menemui permasalahan contohnya persepsi siswa terhadap matematika yang buruk, media pembelajaran kurang interaktif, pembelajaran monoton, guru gagap IT, fasilitas pendukung pembelajaran kurang. Kesimpulannya penerapan kurikulum Merdeka Belajar perlu adanya peningkatan dalam inovasi dan kekreatifan guru dalam merancang model dan media pembelajaran yang lebih interaktif bagi siswa serta menggunakan metode pembelajaran yang tepat guna mensukseskan penerapan program yang sesuai dengan tujuan Kurikulum Merdeka Belaja

    Analisis kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi relasi dan fungsi ditinjau dari perbedaan gender kelas VIII SMPN 2 Parengan Kabupaten Tuban

    No full text
    Abstrak—Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi relasi dan fungsi ditinjau dari perbedaan gender kelas VIII SMPN 2 Parengan Kabupaten Tuban. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMPN 2 Parengan Kabupaten Tuban tahun pelajaran 2022/2023, dan subjek penelitian adalah 4 siswa terpilih dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu 2 siswa laki-laki dan 2 siswa perempuan. Pengumpulan data menggunakan tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator 1, kemampuan komunikasi matematis siswa perempuan lebih unggul baik secara lisan maupun tertulis dalam mengekspresikan ide-ide matematika dari pada siswa laki-laki, namun dalam mendemonstrasikan dan menggambarkan bentuk hubungannya, baik siswa laki-laki ataupun perempuan dapat mengkomunikasikan secara visual. Pada indikator 2, kemampuan komunikasi matematis siswa perempuan dan siswa laki-laki sama-sama mampu memahami, menginterpretasikan, dan mengevaluasi baik secara lisan maupun bentuk visual lainnya, namun pada indikator 2 ini, siswa laki-laki cenderung lebih mampu mengkomunikasikan secara lisan. Pada indikator 3, kemampuan komunikasi matematis siswa laki-laki lebih baik dari siswa perempuan dalam menggunakan istilah dan notasi dalam menyajikan ide matematisnya, menggambarkan hubungan, dan model-model situasi. Kata Kunci—Kemampuan Komunikasi Matematis, Gender, Relasi dan Fungs

    Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Numerasi SMA Topik Trigonometri

    No full text
    This research aims to describe students\u27 error models in solving the Numeracy AKM test, particularly in the topic of trigonometry. This type of research is qualitative research with 3 high school students as the subjects, who are members of the IPNU IPPNU organization in Jatirejo Village, Jombang Regency. The research was conducted in the odd semester of the 2021/2022 academic year. There are three stages of analysis techniques used in this research: data collection, data reduction, and drawing conclusions. The data collection involved administering the AKM test to 6 subjects, followed by data reduction based on the three characteristics of students in solving the test. The description of the research findings is as follows: 1 student falls into the unverified solution model, 1 student falls into the misused data model, 1 student falls into the technical error model, and 2 students fall into the misinterpreted language model. Therefore, in this research, the dominant student error model is the Misinterpreted Language model, which refers to students\u27 errors in translating the problems into mathematical language.Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan salah satu program penilaian nasional pengganti Ujian Nasional. Fokus AKM adalah untuk mengukur hasil belajar kognitif siswa pada kemampuan literasi membaca dan numerasi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan model kesalahan siswa dalam menyelesaikan tes AKM Numerasi khususnya pada topik trigonometri. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan subjek penelitiannya 3 pelajar SMA yang tergabung dalam organisasi IPNU IPPNU di Desa Jatirejo Kabupaten Jombang. Penelitian ini dilakukan pada semester ganjil tahun pelajan 2021/2022. Terdapat 3 tahap teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, pengumpulan data, reduksi data, dan pengambilan kesimpulan. Pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan memberikan tes AKM kepada 6 subjek, kemudian dilanjutkan dengan mereduksi data tersebut berdasarkan 3 karakteristik siswa dalam menyelesaikan tes yaitu: 1) siswa menyelesaikan soal dengan benar, 2) siswa menyelesaikan soal dengan kurang tepat, dan 3) siswa menyelesaikan dengan strategi yang tepat tetapi kesimpulan yang diberikan kurang tepat. Setelah dilakukan pengelompokan maka diambil satu subjek untuk setiap karakteristik dan dilakukan wawancara guna memverifikasi hasil dari tes yang dilakukan. Deskripsi dari hasil penelitian ini adalah 1 siswa masuk dalam model unverified solution, 1 siswa masuk dalam model misused data, 1 siswa masuk dalam model technical error, dan 2 siswa masuk dalam model misinterpreted language

    Kemampuan Interaksi Sosial dan Proses Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus

    No full text
     Social interaction is a reciprocal relationship that is carried out by more than one individual. While, learning is a change in behavior from experiences. The purpose of this study to determine the characteristics, learning process, and social interaction abilities of students with multiple disabilities and physical disabilities. The research was conducted at SD Negeri 2 Penggung. This research used a case study approach based on qualitative data. The data source used was grade 3 multiple disabled students, disabled students grade 6, teachers of grade 3 and grade 6. Data collection techniques used observation, interview, and documentation techniques. The research findings showed that student with multiple disabilities have low hearing ability and belong to the category of hearing loss. Meanwhile, disabled students have characteristic of the shape of the hands which only have two fingers and clubfoot-shaped feet. The learning process for double and disabled students is the same as other normal students. However, teacher provides special service to students with multiple disabilities. There were difference in the social interaction abilities of students with disabilities and multiple disabilities. Double disabled students were able to interact well, while disabled students tend to be quiet and never interact with their friends.Interaksi sosial merupakan hubungan timbal balik yang dilakukan lebih dari satu individu. Sedangkan belajar merupakan perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik, proses pembelajaran, dan kemampuan interaksi sosial siswa tuna ganda dan tuna daksa. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 2 Penggung. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus berdasarkan data kualitatif. Sumber data sumber data yang digunakan yakni siswa tuna ganda kelas 3, siswa tuna daksa kelas 6, guru kelas 3 dan kelas 6. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa tuna ganda tidak bisa berbicara dengan jelas, berteriak ketika ingin menyampaikan sesuatu, ketika diajak berbicara hanya tersenyum dan mengangguk. Sedangkan pada siswa tuna daksa memiliki karakteristik bentuk tangan yang hanya memiliki dua jari dan kaki berbentuk pengkor. Proses pembelajaran pada siswa tuna ganda dan tuna daksa sama dengan siswa normal lainnya. Hanya saja guru memberikan layanan khusus pada siswa tuna ganda. Kemampuan interaksi sosial siswa tuna daksa dan tuna ganda memiliki perbedaan. Siswa tuna ganda mampu berinteraksi dengan baik sedangkan siswa tuna daksa cenderung pendiam dan tidak pernah berinteraksi dengan temannya

    93

    full texts

    940

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇