Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
940 research outputs found
Sort by
Sosialisasi Penanaman Karakter Peduli Sosial di TPA Al-Huda Desa Bandar
Pendidikan harus bisa menjadi solusi dari berbagai permasalahan sosial masyarakat, tujuannya adalah mencetak manusia atau peserta didik yang peduli pada sosial sekitar. Peduli adalah tindakan dasar dalam diri seseorang, sehingga menimbulkan perhatian dan tindakan terhadap permasalahan. Sedangkan sosial adalah memiliki banyak teori salah satunya tentang posisi sosial di masyarakat adalah suatu kelompok yang memiliki kesepakatan bersama sehingga bisa mempengaruhi pribadinya, sehingga dapat disimpulkan bahwa peduli sosial adalah perilaku yang dilakukan sesuai dengan aturan yang sudah disepakati. Pengabdian ini bertujuan untuk menumbuhkan dan memperkuat pendidikan karakter tentang peduli sosial yang ada di TPA Al-Huda. Metode yang digunakan yaitu cara sosialisasi dengan bentuk kegiatannya yaitu ceramah,diskusi dan juga tanya jawab. Kegiatan pengabdian ini berjalan lancar dan disambut antusias oleh santri TPA Al-Huda yang selama proses kegiatan aktif mengikuti baik menjawab maupun bertanya
Peningkatan Mutu SDM Pelaku UMKM Jember melalui Pelatihan Digital Marketing Manajemen Pembiayaan Berbasis Digital
Pelaku UMKM memiliki andil yang besar dalam perkembangan ekonomi suatu daerah. Selain itu UMKM berperan penting dalam pemberdayaan SDM pada suatu daerah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan mutu SDM pelaku UMKM Jember melalui pelatihan digital marketing. Kegiatan ini dilakukan dengan metode PAR (Participatory Action Research) dengan tahapan persiapan, pelatihan dan praktik serta evaluasi. Berdasarkan hasil kegiatan dapat diketahui bahwa 20 peserta dapat diketahui 95% memahami materi 1, 90% mampu memahami materi 2 dan 100% mampu memahami materi 3. Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini mampu memberikan dampak positif bagi peserta.
THE USING FLASHCARDS AS MEDIA TO IMPROVE ENGLISH VOCABULARY MASTERY AT SD NEGERI 2 SAMBONG
This study aims to investigate the use of flashcards as a teaching tool or media to improve English vocabulary acquisition at SD Negeri 2 Sambong. The qualitative description method was used to describe the use of flashcards in the context of English language learning at the school. This research was conducted by collecting data through direct observation, and documentation related to the use of flashcards at SD Negeri 2 Sambong. Flashcards help students in remembering, adding new vocabulary and understanding what they do not know in an interactive and fun way. The interaction between teachers and students was also seen to be more active and engaged during the use of flashcards. However, some constraints were also identified, such as the limited number of human resources who lack the understanding of English vocabulary and also the diversity of students\u27 learning styles. This research provides a deeper understanding of the use of flashcards as a tool to improve the mastery of English vocabulary at SD Negeri 2 Sambong. The results of this study can be a reference for teachers and schools in developing effective learning strategies to improve students\u27 mastery of English vocabulary at SD Negeri 2 Sambon
Analisis Ragam Hias Batik Pring Desa Sidomukti Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan
Batik Pring merupakan batik yang berasal dari Dusun Papringan, Desa Sidomukti,Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Batik Pring memiliki ragam hias utama atauragam hias dasar yang unik karena berasaldari tanaman yang banyak dijumpai didaerah tersebut yaitu “Pring” atau dalam Bahasa Indonesia berarti Bambu. Penelitianini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkanbahwa ragam hias Batik Pring mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Ragamhias pertama yang diciptakan adalah Ragam Hias Pring Sedapur. Seiring berjalannyawaktu ragam hias “pring” kemudian digabungkan dengan kekayaan alam lainnya yangterdapat di sekitar Desa Sidomukti. Sehingga tercipta ragam hias seperti Pring Sulur,Bambu Batu, Pring Bonggolan, Pring Jalak Lawu, Pring Ijen, Pring Sekar Jagad, PringSekar Melati, Pring Mawar, Pring Kipas, Pring Cecek, Pring Kuning, MagetanKumandang, Pring Polos, Bambu Rumput, Pring Gunungan, Pring Naga, Pring BungaKrisan, Pring Burung Bangau, Pring Parang Garuda dan Pring Bunga. Masing-masingragam hias tersebut memiliki makna sesuai dengan kearifan lokal yang terdapat dalamkehidupan sehari-hari masyarakat Desa Sidomukti
Judi Online Dalam Pandangan Mahasiswa Jawa Timur
Judi online berdampak pada sendi kehidupan masyarakat, diantaranya adalah kerusakanekonomi, perceraian, kriminalitas dan bahkan beberapa kasus bunuh diri. Mahasiswamerupakan salah satu kelompok masyarakat yang memiliki tingkat pendidikan cukup tinggisehingga penting untuk diketahui pandangannya mengenai judi online. Oleh karena itulahdalam penelitian ini bertujuan untuk; 1) menganalisis pandangan mahasiswa mengenaifenomena judi online, 2) menganalisis pandangan mahasiswa mengenai dampak judi onlinepada kehidupan masyarakat 3) menganalisis pandangan mahasiswa untuk mengatasi masalahjudi onlie.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif yang dilakukanpada mahasiswa di Jawa Timur secara accidental sampling. Penelitian dilakukan denganmenyebarkan kuesioner secara online dengan program google form. Kuesioner direspon oleh82 orang mahasiswa dari berbagai kota di Jawa Timur.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1).Mayoritas mahasiswa tidak berinteraksilangsung dengan judi online melalui orang terdekat, sebagian besar belum lama mendengartentang judi online dan beranggapan judi online sama saja dengan jenis judi lainnya., 2)Mayoritas mahasiswa berpandangan bahwa judi online akan merusak sendi kehidupan karenaberbeda dengan game online, 3)Mayoritas mahasiswa berpandangn bahwa pemerintah harusmenangani masalah judi online dan mayoritas mahasiswa merasa perlu untuk ikut sertamengatasi masalah judi online
ANALISIS KESULITAN MEMBACA PUISI PADA SISWA DI KELAS IV SDN 25 SINGKAWANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mendeskripsikan bagaiman kesulitan membaca puisi pada siswa kelas IV SDN 25 Singkawang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif sedangkan alat pengumpul data yang digunkan adalah tes dan dokumentasi. Subjek penelitian ini dilakukan terhadap 10 siswa kelas IV SDN 25 Singkawang dengan menggunkan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Kesulitan membaca puisi pada siswa kelas IV berdasarkan kriteria nilai siswa diperoleh rata-rata siswa yang mendapat nilai tinggi adalah 0, rata-rata siswa yang mendapat nilai sedang adalah 67, dan rata-rata siswa yang mendapat nilai rendah adalah 39,5 Sehingga jika dijumlahkan keseluruhan nilai rata-rata dari siswa adalah 45 Termasuk dalam kategori rendah. Dari nilai rata-rata hasil tes membaca puisi pada siswa kelas IV SDN 25 Singkawang diketahui kemampuan membaca puisi siswa nya terbilang rendah sehingga dapat dikatakan kesulitan membaca puisi yang dihadapi siswa tergolong tinggi
Peningkatan Minat dan Prestasi Belajar Siswa Kelas 5 SD Negeri 2 Mujing melalui Game-based Learning Model
This research aims to develop and evaluate a game-based learning model as an effort to increase the interest and learning achievement of grade 5 students at SD Negeri 2 Mujing. The research method used is Class Action Research (CAR). This research involves active participation of students in using this learning model. The research results show that the game-based learning model significantly increases students\u27 interest in learning, measured through participatory observation and questionnaires. Apart from that, there was an increase in student learning achievement as measured through initial, formativee and summative knowledge tests. These findings provide a positive contribution to the development of innovative learning strategies at the elementary school level, especially at SD Negeri 2 Mujing.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi model pembelajaran berbasis permainan sebagai upaya untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa kelas V SD Negeri 2 Mujing. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini melibatkan partisipasi aktif siswa dalam menggunakan model pembelajaran ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis permainan secara signifikan meningkatkan minat belajar siswa yang diukur melalui observasi partisipatif dan kuesioner. Selain itu, terjadi peningkatan prestasi belajar siswa yang diukur melalui tes pengetahuan awal, formatif dan sumatif. Temuan ini memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan strategi pembelajaran yang inovatif di tingkat sekolah dasar, khususnya di SD Negeri 2 Mujing
Pengaruh Perhatian Orang Tua Dan Kepercayaan Diri Terhadap Hasil Belajar Matematika
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pengaruh kepercayaan diri terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X TKJ SMK Negeri 1 Pacitan, 2) pengaruh perhatian orang tua terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X TKJ SMK Negeri 1 Pacitan, 3) pengaruh kepercayaan diri dan perhatian orang tua secara bersama-sama terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X TKJ SMK Negeri 1 Pacitan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan expost facto. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas X TKJ SMK Negeri 1 Pacitan yang terdiri dari X TKJ 1, X TKJ 2, dan X TKJ 3. Metode pengumpulan datanya diperoleh dari angket dan dokumentasi. Teknis analisis data menggunakan analisis regresi linear dengan bantuan Program SPSS versi 16.0. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa: 1) pengaruh kepercayaan diri terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X TKJ SMK Negeri 1 Pacitan, diketahui memiliki pengaruh yang positif pada level cukup kuat sebesar 27,7%, 2) pengaruh perhatian orang tua terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X TKJ SMK Negeri 1 Pacitan, diketahui memiliki pengaruh yang positif pada level cukup kuat sebesar 27,9%, 3) pengaruh kepercayaan diri dan perhatian orang tua secara bersama-sama terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X TKJ SMK Negeri 1 Pacitan, diketahui memiliki pengaruh yang positif pada level kuat sebesar 63,2%
Policy Brief Penanganan Stunting di Kota Surabaya: Perspektif Pendidikan dan Kesehatan Masyarakat
This study aims to: (1) describe and analyze the policy of handling 1000 First Day of Life (Hari Pertama Kehidupan/HPK) in Surabaya; (2) describe and analyze the handling of stunting in the education and health sectors; (3) describe and analyze the supporting and inhibiting factors for the stunting management policy in the city of Surabaya. This research type is qualitative descriptive. The object of the research was Kampung KB Putat Jaya and Kampung KB Kali Rungkut. This research was collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The data analysis technique uses the Miles and Huberman version of the analysis flow; data reduction, data presentation, and conclusion. The handling of 1000 HPK in Surabaya was proper and appropriate. Treatment indicators are based on the specific intervention and sensitive intervention forms according to the target of toddlers who experience stunting; in Kampung KB Putat Jaya and Kampung KB Kali Rungkut. At the same time, the treatment is carried out systemically, oriented towards education in the form of socialization and education on stunting management for affected families. Then this was also carried out in the health sector through counseling and assistance to cut the stunting chain. The reduction of the aggregate stunting rate in Kelurahan Putat Jaya by 223% and Kelurahan Kali Rungkut by 276% from 2022 to 2023 is a manifestation of Surabaya\u27s seriousness in suppressing and overcoming stunting cases through various policy programs. From an educational perspective, the handling of stunting in Surabaya is carried out using education and outreach on how to prevent and handle actions in cases of stunting under five at a set target locus. Then, handling stunting from a health perspective through counseling and health facilitation for toddlers and parents with stunting at their locus.Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mendeskripsikan dan menganalisis kebijakan penanganan 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) di Kota Surabaya; (2) mendeskripsikan dan menganalisis penanganan Stunting di bidang pendidikan dan bidang kesehatan; (3) mendeskripsikan dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat kebijakan penanganan stunting di Kota Surabaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Obyek penelitiannya di Kampung KB Putat Jaya dan Kampung KB Kali Rungkut. Metode pengumpulan penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan alur analisis versi Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penanganan 1000 HPK Kota Surabaya sudah tepat, optimal dan sesuai dengan perencanaan. Indikatornya, penanganan didasarkan pada bentuk intrevensi spesifik dan intervensi sensitif sesuai sasaran balita yang mengalami stunting, yakni di Kampung KB Putat Jaya dan Kampung KB Kali Rungkut. Di sisi yang sama, penanganan di lakukan secara sistemik berorientasi pada bidang pendidikan berupa sosialisasi dan edukasi penanganan stunting bagi keluarga terimbas. Kemudian, dilakukan pula pada bidang kesehatan, berupa penyuluhan, dan beragam bantuan untuk memotong mata rantai stunting. Penurunan angka agregat stunting di Kelurahan Putat Jaya sebanyak 223% dan Kelurahan Kali Rungkut sebanyak 276% pada 2022 hingga 2023 merupakan wujud keseriusan Kota Surabaya dalam menekan dan mengatasi kasus stunting melalui berbagai program kebijakan. Penanganan stunting di Kota Surabaya dalam perspektif pendidikan dilakukan dengan cara edukasi dan sosialisasi bagaimana cara pencegahan serta penanganan tindakan pada kasus balita stunting di lokus sasaran yang ditetapkan. Kemudian, penanganan stunting dalam perspektif kesehatan melalui penyuluhan dan fasilitasi kesehatan bagi balita dan orang tua penderita stunting di lokusnya
Strategi Kepala Sekolah dalam Memaksimalkan Supervisi melalui Pendidikan berbasis Budaya
The purpose of this study is to describe culture-based education, implementation strategies for culture-based education, components of culture-based learning, constraints and solutions in the implementation of culture-based education. The method used in research is literature review contains a brief overview of a research topic and is organized chronologically and thematically. The results of this study are: 1) Culture-based education to instill cultural values in a child; 2) Strategies in culture-based education are carried out through culture-based learning, integration of learning themes, learning support activities, school culture; 3) the culture-based learning component consists of substance (material) and competence or fields of science, meaningfulness and learning process, assessment of learning outcomes, and the role of culture; 4) Obstacles in implementing it, namely lack of teaching media, teachers find it difficult to find local culture in the environment around the school, teachers have difficulty in integrating culture with the material to be taught, teachers have not been creative to develop learning media or teaching materials.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pendidikan berbasis budaya, strategi implementasi pendidikan berbasis budaya, komponen pembelajaran berbasis budaya, kendala dan solusi dalam implementasi pendidikan berbasis budaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ialah literature review berisi tentang gambaran singkat dari suatu topik penelitian dan diorganisasikan secara kronologis serta tematik. Hasil dari penelitian ini adalah : 1) Pendidikan berbasis budaya untuk menanamkan nilai budaya dalam diri seorang anak; 2) Strategi dalam pendidikan berbasis budaya dilakukan melalui pembelajaran berbasis budaya, integrasi pada tema pembelajaran, kegiatan pendukung pembelajaran, budaya sekolah; 3) komponen pembelajaran berbasis budaya terdiri dari substansi (materi) dan kompetensi atau bidang ilmu, kebermaknaan dan proses pembelajaran, penilaian hasil belajar, dan peran budaya; 4) Kendala dalam mengimplementasikannnya, yaitu media ajar kurang, guru sulit untuk menemukan budaya lokal yang terdapat pada lingkungan sekitar sekolah, guru kesulitan dalam mengintegrasikan budaya dengan materi yang akan diajarkan, guru belum kreatif untuk mengembangkan media pembelajaran atau bahan ajar