Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
940 research outputs found
Sort by
Pandangan Masyarakat Pacitan Pada Fenomena Pernikahan Dini
Pernikahan dini merupakan salah satu masalah dalam kehidupan masyarakat sehinggadiperlukan pemecahannya. Masyarakat yang beranggapan bahwa pernikahan dini bukansuatu masalah maka berdampak pada terus terjadinya pernikahan dini. Remaja yangberupakan salah satu kelompok dalam masyarakat penting juga untuk diketahuipandangannya mengenai pernikahan dini, karena pelaku pernikahan dini adalah remaja. Olehkarena itulah dalam penelitian ini penting untuk mengetahui pandangan remaja danmasyarakat di Pacitan mengenai pernikahan dini.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknikstudi kasus pada suatu pernikahan dini yang terjadi di Pacitan. Penelitian dilakukan denganobservasi dan wawancara mendalam pada pelaku pernikahan dini. Penelitian dilakukan padabulan Januari sampai Mei 2023.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) masyarakat saat berpandangan bahwapernikahan dini merupakan solusi bagi masalah dalam kehidupan remaja di masa sekarang2) remaja berpandangan bahwa pernikahan dini lebih sebagai pilihan hidup dan upaya yanglebih serius untuk masa depa
Pandangan Mahasiswa Pada Fenomena Bunuh Diri
Bunuh diri merupakan salah satu masalah pelik dalam kehidupan modern. Masalah danproblem yang dihadapi manusia seringkali menjadikan seseorang putus asa dan memutuskanuntuk bunuh diri. Mahasiswa merupakan salah satu kelompok yang saat sekarang merasamenghadapi masalah pelik dalam hidupnya, bahkan banyak yang akhirnya memutuskanuntuk bunuh diri. Oleh karena itulah dalam penelitian ini bertujuan untuk; 1) Menganalisispandangan mahasiswa pada perilaku bunuh diri, 2) menganalisis pandangan mahasiswa padapelaku bunuh diri, dan 3) menganalisis perilaku mahasiswa pada fenomena bunuh diri.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif yang dilakukanpada mahasiswa di Jawa Timur secara accidental sampling. Penelitian dilakukan denganmenyebarkan kuesioner secara online dengan program google form. Kuesioner direspon oleh108 orang mahasiswa dari berbagai kota di Jawa Timur.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Banyak mahasiswa yang sudah melihatbahwa bunuh diri adalah suatu realitas yang ada di sekitar hidupnya, 2) Hampir semuamahasiswa masih berpandangan bahwa bunuh diri merupakan tindakan yang tidak sesuaidengan nilai ke-Tuhanan, keimanan, spirtualitas, kemanusiaan, 3) Lebih dari seperempatresponden mahasiswa yang memiliki orang dekat yang telah mencoba atau bahkanmelakukan bunuh diri, 4)Lebih dari sepertiga responden mahasiswa yang pernah berpikiruntuk bunuh diri saat menghadapi masalah yang rumit dan berat dalam hidupnya
Penerapan Model POE Berbantuan Media Realia untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa
This study aims to: 1) to determine the increase in students\u27 creative thinking skills after applying the realia media-assisted POE model to style material; 2) to find out the implementation of the POE learning model assisted by realia media on style material. The research used is quantitative research with the design of One Group Pre Test Post Test. The population in this study were fourth grade students at SDN 09 Semelagi. The research sample was taken by purposive sampling. The analysis of the test for creative thinking ability in the first formulation uses the normalized N-gain equation and for the second formulation uses the calculation of the percentage of model implementation. The results showed that: 1) from the results of the calculation of the average N-gain students\u27 creative thinking ability of 0.6 which is in the medium category, meaning that the realia media-assisted POE learning model can improve students\u27 creative thinking abilities after the application of the media-assisted POE learning model realia on the material style; 2) the average implementation calculation is 88% with very good criteria, meaning that the POE learning model assisted by realia media is implemented very well in style material in class IV SDN 09 Semelagi.Penelitian ini bertujuan untuk:1) untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa setelah diterapkan model POE berbantuan media realia pada materi gaya; 2) untuk mengetahui keterlaksanaan penerapan model pembelajaran POE berbantuan media realia pada materi gaya. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain One Grup Pre Test Post Test. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 09 Semelagi. Sampel penelitian diambil secara purposive sampling. Analisis tes kemampuan berpikir kreatif rumusan pertama menggunakan persamaan N-gain ternormalisasi dan untuk rumusan kedua menggunakan perhitungan persentase keterlaksanaan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) dari hasil perhitungan rata-rata N-gain kemampuan berpikir kreatif siswa sebesar 0,6 yang berada pada kategori sedang, artinya model pembelajaran POE berbantuan media realia dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa setelah diterapkannya model pembelajaran POE berbantuan media realia pada materi gaya; 2) perhitungan rata-rata keterlaksanaan sebesar 88% dengan kriteria sangat baik, artinya model pembelajaran POE berbantuan media realia terlaksana dengan sangat baik pada materi gaya di kelas IV SDN 09 Semelagi
Efektivitas Media Audio Visual Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Literasi Budaya Siswa
Education has a big role in determining the progress or decline of a nation. Education is very necessary for every human being as a means of developing the values that exist within humans such as social, moral, religious and cultural values. Based on the results of observations, it was found that cultural literacy among students in elementary schools is still low. The aim of this research is to see the influence of the effectiveness of local wisdom-based audio visual media on increasing cultural literacy in elementary schools. The research method used in this research is quantitative with a quasi-experimental type. The sampling technique used in this research used saturated sampling, because all members of the population were used as research subjects. The instruments in this research used observation questionnaires and tests. The data analysis technique in this research uses an independent sample t-test with the help of SPSS 25.0 software. The research results show that audio-visual media based on local wisdom is effective in increasing cultural literacy in elementary schools. This is shown based on the results of different tests that there are differences in the understanding of cultural literacy before and after the use of audio-visual media based on local wisdom. So it can be concluded that there has been an increase in students\u27 cultural literacy after using audio-visual media based on local wisdom.Pendidikan memegang peran kunci dalam menentukan kemajuan atau kemunduran suatu bangsa dengan membantu mengembangkan nilai-nilai seperti sosial, moral, agama, dan budaya. Meskipun pentingnya pendidikan diakui, literasi budaya pada siswa sekolah dasar masih rendah. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh media audio visual berbasis kearifan lokal terhadap peningkatan literasi budaya di tingkat tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis quasi eksperimen dengan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian meliputi angket observasi dan tes, dengan analisis data menggunakan independent sample t-test melalui software SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan media audio visual berbasis kearifan lokal efektif meningkatkan literasi budaya di sekolah dasar. Hal ini ditunjukkan berdasarkan hasil uji beda bahwa terdapat perbedaan pemahaman literasi budaya sebelum dan sesudah penggunaan media audio visual berbasis kearifan lokal. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan literasi budaya siswa setelah penggunaan media audio visual berbasis kearifan lokal
ANALISIS INTERAKSI SOSIAL ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) MELALUI EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DI SLB NEGERI PUNUNG
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi sosial Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) melalui ekstrakurikuler pramuka di SLB Negeri Punung ditinjau dari pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus tunggal. Sumber data berasal dari 2 guru pembina pramuka dan 5 siswa, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data menggunakan konsep Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan selanjutnya penarikan kesimpulan/verifikasi. Diperoleh hasil penelitian yang menunjukkan bahwa: 1) kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SLB Negeri Punung sudah terlaksana didukung oleh buku ajar yang sesuai dengan kebutuhan anak berkebutuhan khusus (ABK), 2) kegiatan ekstrakurikuler pramuka dapat mengembangkan interaksi sosial serta kemampuan komunikasi pada anak berkebutuhan khusus, 3) kegiatan ekstrakurikuler pramuka memberikan dampak positif pada perkembangan interaksi sosial anak berkebutuhan khusus (ABK) dengan menunjukkan peningkatan dalam aspek kebersamaan, percaya diri, dan kerjasama
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PENGENALAN TEKNIK DASAR OLAHRAGA PETANQUE UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN PACITAN
Tujuan penelitian ialah mengembangkan produk dan mengenalkan tentang teknik dasar olahraga petanque khususnya bagi sekolah dasar di Kabupaten Pacitan melalui modifikasi permainan. Penelitian menggunakan desain pengembangan. Prosedur pengembangan yang digunakan sebagai berikut: (1) Studi pendahuluan. (2) Menyusun perencanaan. (3) Mengembangkan produk awal. (4) Mengembangkan instrumen penelitian. (5) Melakukan uji coba skala kecil dan skala besar. (6) Menyusun produk akhir. Pada uji coba skala kecil dilakukan sebanyak 37 siswa dari SDN Klesem I dan SDN Klesem II, Kelompok besar dilakukan sebanyak 97 siswa dari SDN Pucangsewu, SDN Baleharjo I, SDN Baleharjo II dan SD Alam Pacitan. Intsrumen yang digunakan dalam penelitian ialah melalui teknik observasi, wawancara, koesioner, dokumentasi. Validasi melalui ahli materi dan ahli media. Teknik analisis data yaitu dengan menggunakan skala liket dengan bantuan IBM SPSS 25. Hasil penelitian yang telah dilakukan sebagai berikut: (1) data dari hasil validasi ahli materi ialah rata rata skor diperoleh 4,48 kategori “Sangat valid/Sangat baik”. (2) Menurut ahli media perolehan rata – rata 4,23 dan dinyatakan “Sangat Valid/Sangat baik”. (3) Skala Kecil 4,14 masuk dalam kategori “Valid/ Baik”. (4) Skala besar perolehan rata – rata ialah 4,62 masuk kategori “Sangat valid/Sangat baik”.Tujuan penelitian ialah mengembangkan produk dan mengenalkan tentang teknik dasar olahraga petanque khususnya bagi sekolah dasar di Kabupaten Pacitan melalui modifikasi permainan. Penelitian menggunakan desain pengembangan. Prosedur pengembangan yang digunakan sebagai berikut: (1) Studi pendahuluan. (2) Menyusun perencanaan. (3) Mengembangkan produk awal. (4) Mengembangkan instrumen penelitian. (5) Melakukan uji coba skala kecil dan skala besar. (6) Menyusun produk akhir. Pada uji coba skala kecil dilakukan sebanyak 37 siswa dari SDN Klesem I dan SDN Klesem II, Kelompok besar dilakukan sebanyak 97 siswa dari SDN Pucangsewu, SDN Baleharjo I, SDN Baleharjo II dan SD Alam Pacitan. Intsrumen yang digunakan dalam penelitian ialah melalui teknik observasi, wawancara, koesioner, dokumentasi. Validasi melalui ahli materi dan ahli media. Teknik analisis data yaitu dengan menggunakan skala liket dengan bantuan IBM SPSS 25. Hasil penelitian yang telah dilakukan sebagai berikut: (1) data dari hasil validasi ahli materi ialah rata rata skor diperoleh 4,48 kategori “Sangat valid/Sangat baik”. (2) Menurut ahli media perolehan rata – rata 4,23 dan dinyatakan “Sangat Valid/Sangat baik”. (3) Skala Kecil 4,14 masuk dalam kategori “Valid/ Baik”. (4) Skala besar perolehan rata – rata ialah 4,62 masuk kategori “Sangat valid/Sangat baik”
SURVEI TINGKAT KEMAMPUAN DAYA TAHAN AEROBIK PADA ATLET SEPAK BOLA PERSPA PACITAN U-17 TAHUN 2024
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kebugaran aerobik atlet sepak bola yang tergabung dalam tim Perspa Pacitan U-17. Jenis penelitian ini merupakan penelitian-penelitian deskriptif kuantitatif, yaitu menggambarkan tentang tingkat kebugaran aerobik atlet dengan data sesuai apa adanya. Populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh peserta tim sepak bola PERSPA U-17 putra dengan jumlah 22 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Multistage Fitness Test. Teknik analisis data menggunakan deskripsi kuantitatif dengan rumus persentase. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan deskripsi kuantitatif yang dibantu dengan bantuan program IBM SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Hasil penelitian diketahui tingkat kebugaran aerobik atlet sepak bola anggota pemain tim Perspa Pacitan U-17 adalah: Sangat Buruk 0 (0%), Buruk 6 (27 %), Sedang 13 (59%), Baik 3 (14%), dan Sangat Baik 0 (0%). Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat kebugaran aerobic atlet sepak bola anggota pemain tim Perspa Pacitan U-17 adalah sedang
Metode pengajaran matematika pada anak berkebutuhan khusus tuna grahita dan autis di SLB YKK pacitan
Penelitian ini bertujuan untuk melihat metode mengajar Matematika pada siswa berkebutuhan khusus tuna grahita dan autis di SLB YKK Pacitan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif. Data diambil dengan melakukan wawancara kepada lima guru Matematika di SLB YKK Pacitan. Peneliti menggunakan instrumen panduan wawancara dengan penekanan pada penggalian metode mengajar Matematika bagi siswa berkebutuhan khusus tuna grahita dan autis. Selain itu, peneliti juga melakukan observasi. Setelah data terkumpul, peneliti menganalisis data dengan tahapan membuat coding data/klasifikasi data, menyajikan dan menguraikan data, dan membuat kesimpulan. Penelitian ini dilakukan selama bulan Juni-Juli tahun 2023. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru harus memahami prinsip pengajaran tuna grahita dan autis sebelum mengajar. Prinsip pengajaran pada anak tuna grahita mencakup pengembangan potensi, tidak berbasis kelas, kolaborasi dengan orang tua, modifikasi kurikulum, modifikasi perilaku, dan proses evaluasi belajar yang runtut. Metode pengajaran anak tuna grahita menggunakan benda konkrit, pembelajaran langsung dengan instruksi langsung, pembelajaran kooperatif, dan metode pengulangan. Sedangkan prinsip pengajaran anak autis meliputi efikasi orang tua, membangun konsentrasi, dan memetakan gangguan. Metode yang dipakai guru meliputi metode Lovaas atau ABA, TEACCH, Son-Rise Program, PEC (Picture Exchange Communication), dan terapi sensori integrasi.Penelitian ini bertujuan untuk melihat metode mengajar Matematika pada siswa berkebutuhan khusus tuna grahita dan autis di SLB YKK Pacitan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif. Data diambil dengan melakukan wawancara kepada lima guru Matematika di SLB YKK Pacitan. Peneliti menggunakan instrumen panduan wawancara dengan penekanan pada penggalian metode mengajar Matematika bagi siswa berkebutuhan khusus tuna grahita dan autis. Selain itu, peneliti juga melakukan observasi. Setelah data terkumpul, peneliti menganalisis data dengan tahapan membuat coding data/klasifikasi data, menyajikan dan menguraikan data, dan membuat kesimpulan. Penelitian ini dilakukan selama bulan Juni-Juli tahun 2023. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru harus memahami prinsip pengajaran tuna grahita dan autis sebelum mengajar. Prinsip pengajaran pada anak tuna grahita mencakup pengembangan potensi, tidak berbasis kelas, kolaborasi dengan orang tua, modifikasi kurikulum, modifikasi perilaku, dan proses evaluasi belajar yang runtut. Metode pengajaran anak tuna grahita menggunakan benda konkrit, pembelajaran langsung dengan instruksi langsung, pembelajaran kooperatif, dan metode pengulangan. Sedangkan prinsip pengajaran anak autis meliputi efikasi orang tua, membangun konsentrasi, dan memetakan gangguan. Metode yang dipakai guru meliputi metode Lovaas atau ABA, TEACCH, Son-Rise Program, PEC (Picture Exchange Communication), dan terapi sensori integrasi.
Kata kunci: Autis, Belajar Matematika, Metode Matematika, Tuna Grahit
Analisis Kesalahan Konsep Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Kelas VIII Smpn 1 Sungai Penuh
Tujuan dari dilakukan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan konsep matematis siswa dalam mengerjakan soal tes essay berupa soal cerita dan juga menjadikan sebagai referensi untuk guru matematika agar mengurangi kesalahan konsep matematika dari guru ke siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Dalam penelitian ini sumber data yang digunakan yaitu dari sampel siswa kelas VIII F dan 1 orang guru SMPN 1 Sungai Penuh. Teknik pengumpulan data yaitu dengan melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi. Siswa sudah bisa melakukan penerapan konsep pada soal dengan baik akan tetapi terdapat beberapa siswa yang masih bingung tentang penerapan konsep dan pada soal cerita, siswa sudah mengerti cara memahami soal dan penerapannya ke konsep matematika tetapi sebagian siswa masih ada yang bingung jika diberikan soal cerita karena belum bisa memahami konsep matematika yang terdapat pada soal cerita.Tujuan dari dilakukan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan konsep matematis siswa dalam mengerjakan soal tes essay berupa soal cerita dan juga menjadikan sebagai referensi untuk guru matematika agar mengurangi kesalahan konsep matematika dari guru ke siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Dalam penelitian ini sumber data yang digunakan yaitu dari sampel siswa kelas VIII F dan 1 orang guru SMPN 1 Sungai Penuh. Teknik pengumpulan data yaitu dengan melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi. Siswa sudah bisa melakukan penerapan konsep pada soal dengan baik akan tetapi terdapat beberapa siswa yang masih bingung tentang penerapan konsep dan pada soal cerita, siswa sudah mengerti cara memahami soal dan penerapannya ke konsep matematika tetapi sebagian siswa masih ada yang bingung jika diberikan soal cerita karena belum bisa memahami konsep soal cerita
Edukasi untuk Peningkatan Kesadaran tentang Bahaya Pornografi pada Remaja
Remaja di era digital saat ini menghadapi tantangan baru terkait akses dan dampak pornografi. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran remaja akan bahaya pornografi melalui pendekatan edukasi berbasis multimedia. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Batik 2 Surakarta pada tanggal 30 April 2024. Peserta kegiatan adalah siswa kelas 11 program keahlian Broadcasting dan Perfilman. PkM menggunakan metode penyuluhan dengan memanfaatkan media presentasi PowerPoint (PPT), video, dan poster. Prosedur kegiatan meliputi untuk mengukur pengetahuan awal, dilanjutkan dengan penyampaian materi, dan post-test untuk menilai perubahan pengetahuan setelah intervensi. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan siswa tentang berbagai risiko dan dampak negatif pornografi. Rata-rata skor peserta meningkat sebanyak 9,4 poin, dari 14,3 pada menjadi 23,7 pada post-test setelah kegiatan PkM. Kegiatan ini secara efektif meningkatkan pemahaman peserta dan menunjukkan potensi penerapan yang lebih luas untuk meningkatkan kesadaran remaja akan bahaya pornografi