Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
    940 research outputs found

    Pengaruh Metode Latihan (Drill) Terhadap Kebenaran Gerak Seni Tunggal Ipsi Ekstrakurikuler Mts Tanwirul Qulub Kota Semarang

    No full text
    Pencak silat merupakan bagian integral dari warisan budaya Indonesia yang berperan penting dalam pendidikan jasmani untuk pelestarian budaya dan pembentukan karakter. Namun, penguasaan gerakan seni tunggal IPSI oleh siswa masih relatif rendah, yang disebabkan oleh metode pelatihan yang tidak efektif dan tidak terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode latihan drill dalam meningkatkan akurasi gerakan seni tunggal IPSI di kalangan siswa SMP. Dengan mengadopsi desain kuasi-eksperimental dengan pre-test dan post-test satu kelompok, penelitian ini melibatkan 14 siswa yang berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler pencak silat, yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan tes akurasi gerakan seni tunggal IPSI , yang dilakukan sebelum dan setelah intervensi latihan drill selama tiga minggu. Analisis data menggunakan uji t sampel berpasangan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam akurasi gerakan, dengan skor rata-rata meningkat dari 241,43 menjadi 271,50 (p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa metode drill, melalui pengulangan yang konsisten dan sistematis, secara efektif meningkatkan kualitas keterampilan teknik, koordinasi tubuh, dan memori otot. Kesimpulannya, metode latihan terstruktur merupakan intervensi yang efektif untuk mengoptimalkan pelatihan pencak silat di lingkungan sekolah, dengan implikasi bagi pengembangan pendidikan  jasmani yang lebih komprehensif dan berkelanjutan

    Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Teams Games Tournament Pada Materi Kolonialisme Dan Perlawanan Bangsa Indonesia

    No full text
    Pembelajaran sejarah pada era perkembangan teknologi saat ini menghadapi berbagai tantangan, seperti penerapan pembelajaran yang masih bersifat konvensional, membosankan, mengutamakan hafalan, dan kurang mengaitkan nilai-nilai karakter yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif Teams Games Tournament (TGT) pada materi kolonialisme dan perlawanan bangsa Indonesia, sehingga dapat meminimalisir tantangan-tantangan dalam pembelajaran sejarah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI-4 SMAN 1 Pacitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TGT pada materi Kolonialisme dan Perlawanan Bangsa Indonesia mendapatkan respon positif dari siswa, yang membuat siswa lebih antusias dan termotivasi untuk belajar sejarah dengan cara yang menyenangkan

    Konsep Dasar, Langkah – Langkah Serta Tindak Lanjut Diagnostik Kesulitan Belajar

    No full text
    Kesulitan belajar merupakan salah satu tantangan signifikan dalam dunia pendidikan, yang jika tidak ditangani secara tepat dapat berdampak pada prestasi akademik dan perkembangan psikososial peserta didik. Artikel ini membahas secara mendalam mengenai konsep dasar diagnostik kesulitan belajar, meliputi proses identifikasi, faktor-faktor penyebab, serta langkah-langkah tindak lanjut yang perlu dilakukan setelah diagnosis ditegakkan. Proses diagnostik mencakup penggunaan berbagai metode seperti observasi, wawancara, serta asesmen akademik dan psikologis yang bertujuan memahami kebutuhan dan potensi peserta didik secara menyeluruh. Selain itu, tindak lanjut menjadi bagian penting dalam memastikan intervensi yang diberikan benar-benar efektif dan berdampak positif. Melalui evaluasi berkala, modifikasi strategi pembelajaran, kolaborasi antar pihak terkait, dan dokumentasi sistematis, diharapkan setiap siswa memperoleh kesempatan yang adil untuk berkembang. Artikel ini disusun berdasarkan kajian pustaka dan bertujuan memberikan pemahaman konseptual sekaligus panduan praktis bagi guru, konselor, dan pemangku kepentingan pendidikan lainnya dalam menghadapi siswa dengan kesulitan belajar

    Analisis Penerapan Quizizz pada Materi Kenampakan Alam dan Keberagaman Sosial Budaya di Sekolah Dasar

    No full text
    This study was conducted with the aim of analyzing the application of quizizz on natural appearance material and socio-cultural diversity in elementary schools. The method in this study uses a type of qualitative research with descriptive analysis. The implementation subjects in this study were class V homeroom teachers of SD Negeri 1 Ketepung and grade V students of SD Negeri 1 Ketepung. The results in this study include: 1) In doing practice questions students still have difficulties because students tend to be bored with the method; 2) In explaining the material, teachers often use YouTube media and the quizizz application in the learning evaluation process because using quizizz is able to make students better understand and interested in the material of natural appearance and cultural diversity; 3) Teachers experience problems in accessing quizizz because the position of the school tends to be remote and internet access is limited. For this reason, it can be concluded that through quizizz, the material will be conveyed well to students and the level of student understanding is higher than using conventional methods.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis penerapan quizizz pada materi kenampakan alam dan keberagaman sosial budaya di sekolah dasar. Metode dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Untuk subjek pelaksanaan dalam penelitian ini adalah wali kelas V SD Negeri 1 Ketepung dan siswa kelas V SD Negeri 1 Ketepung. Hasil dalam penelitian ini antara lain : 1) Dalam mengerjakan soal latihan siswa masih mengalami kesulitan karena siswa cenderung bosan dengan metodenya; 2) Dalam menjelaskan materi, guru sering menggunakan media youtube dan aplikasi quizizz dalam proses evaluasi belajarnya karena dengan menggunakan quizizz mampu membuat siswa lebih paham dan tertarik pada materi kenampakan alam dan keberagaman budaya; 3) Guru mengalami kendala dalam mengakses quizizz karena posisi sekolah yang cenderung pelosok dan akses internetnya terbatas. Untuk itu, dapat disimpulkan bahwa melalui quizizz, materi akan tersampaikan secara baik kepada siswa dan tingkat pemahaman siswa lebih tinggi daripada menggunakan metode konvensional

    Strategi Guru dalam Menangani Masalah Kesulitan Membaca Siswa Kelas Tinggi di SDN 2 Padi

    No full text
    Abstract This study aims to: 1) Determine the form of reading difficulties in high grade students at SDN 2 Padi; 2) Knowing the teacher\u27s strategy in dealing with the problem of reading difficulties in high grade students at SDN 2 Padi. This study uses qualitative research. The subjects of the study are teachers of grades IV, V, and VI. The data collection method was obtained from observation, interviews, and documentation. The validity of the data in this study uses triangulation techniques. The data analysis techniques in this study are data reduction, data presentation, and data verification. The results of the study showed that there were still 6 students in the upper class who had difficulty reading. The difficulties experienced by students include a lack of recognition of letters such as diphthongs, digraphs and consonants. The factors that cause the problem are internal factors and external factors. Teachers use learning strategies and provide assistance to students and provide additional hours, then teachers also use additional media such as picture books and audio-visual media.  Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui bentuk kesulitan membaca pada siswa kelas tinggi di SDN 2 Padi; 2) Mengetahui strategi guru dalam menangani masalah kesulitan membaca pada siswa kelas tinggi di SDN 2 Padi. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian yaitu Guru kelas IV, V, dan VI. Metode pengumpulan data diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi teknik. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bawah masih terdapat 6 siswa di kelas tinggi yang mengalami kesulitan dalam membaca. Kesulitan yang dialami siswa antara lain kurangnya mengenal huruf seperti huruf diftong, digraph dan konsonan. Faktor yang menjadi penyebab dari masalah tersebut adalah faktor internal dan faktor eksternal. Guru menggunakan strategi pembelajaran dan melakukan pendampingan kepada siswa dan dan memberikan jam tambahan, kemudian guru juga menggunakan media tambahan seperti buku bergambar dan media audio visual

    PERAN GURU KELAS DALAM LAYANAN BIMBINGAN KONSELING SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 HADIWARNO

    No full text
    Abstract This research aims to describe: 1) the role of class teachers as implementers of guidance and counseling services in increasing the learning motivation of class IV students at SD Negeri 1 Hadiwarno; 2) implementation of counseling guidance services to increase learning motivation for class IV students at SD Negeri 1 Hadiwarno; 3) supporting and inhibiting factors for the implementation of counseling guidance services in increasing the learning motivation of class IV students at SD Negeri 1 Hadiwarno. This type of research is qualitative descriptive research. Data collection techniques in this research are observation, interviews, and documentation. The research results show: 1) the role of class teachers as implementers of counseling guidance services in increasing student learning motivation includes informers, motivators, mentors, facilitators, mediators and evaluators; 2) guidance and counseling services that have been implemented at SD Negeri 1 Hadiwarno, namely study guidance; 3) The supporting factor for the implementation of counseling guidance services is good cooperation between class teachers and other subject teachers, the inhibiting factor is the lack of knowledge regarding structured counseling guidance services Keywords: Guidance Counseling, Motivation, TeacherPenelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan: 1) peran guru kelas sebagai pelaksana layanan bimbingan konseling dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV SD Negeri 1 Hadiwarno; 2) pelaksanaan layanan bimbingan konseling dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV SD Negeri 1 Hadiwarno; 3) faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan layanan bimbingan konseling dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV SD Negeri 1 Hadiwarno. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: 1) peran guru kelas sebagai pelaksana layanan bimbingan konseling dalam meningkatkan motivasi belajar siswa meliputi informator, motivator, pembimbing, fasilitator, mediator, dan evaluator; 2) layanan bimbingan konseling yang telah terlaksana di SD Negeri 1 Hadiwarno yaitu bimbingan belajar; 3) Faktor pendukung pelaksanaan layanan bimbingan konseling yaitu kerja sama yang baik antara guru kelas dengan guru mata pelajaran lain, faktor penghambatnya yaitu kurangnya pengetahuan mengenai layanan bimbingan konseling yang terstruktu

    Analisis Faktor-Faktor Kesulitan Membaca pada Peserta Didik dan Upaya Penanganannya di SDN Pucangsewu

    No full text
    Students who have difficulty reading, it turns out that not only students in lower grades, but students in higher grades also still have some children who have difficulty reading. The purpose of this study, among others, researchers want to know the factors that influence students\u27 reading difficulties at SDN Pucangsewu and the efforts made by teachers to overcome these problems. The method used in this study is qualitative descriptive research. Qualitative descriptive research is used to understand the subjects studied about the reading difficulties experienced by the subjects. Based on the results of observations and interviews that have been conducted, it was identified that subjects who had difficulty reading were in 3 classes, namely class III as many as 2 children, class IV as many as 2 children, and class VI as many as 1 child. There are several factors that influence reading difficulties in students, including internal factors and external factors of students.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kesulitan membaca serta upaya guru dalam mengatasinya di SDN Pucangsewu. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah lima peserta didik kelas III, IV, dan VI yang mengalami kesulitan membaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan membaca disebabkan oleh faktor internal seperti kurangnya motivasi dan minat belajar, serta faktor eksternal seperti minimnya pendampingan orang tua. Upaya guru meliputi bimbingan membaca sebelum pelajaran, pendampingan khusus saat jam olahraga dan P5, serta pembelajaran privat di luar jam sekolah. Kendala yang dihadapi guru adalah keterbatasan waktu dan kurangnya keterlibatan orang tua. Penelitian ini menekankan pentingnya kerja sama antara guru dan orang tua dalam mengembangkan kemampuan membaca peserta didik

    Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Melalui Media Papan Pintar Materi Aku Cinta Pancasila Kelas I SDN Banjarsari Kulon 02

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk (1) mengetahui proses pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas I SDN Banjarsari Kulon 02 (2) mengetahui hasil belajar siswa kelas I SDN Banjarsari Kulon 02 menggunakan papan pintar pada pembelajaran Pendidikan Pancasila materi simbol Pancasila. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 1 SD Negeri Banjarsari Kulon 02 yang terdiri 18 siswa. Teknik pengumpulan data digunakan adalah observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis dengan cara membandingkan perbedaan dari dua rata-rata nilai, sehingga dilakukan uji t (t-tes) dengan bantuan program SPSS 25 for windows. Namun sebelumnya melakukan Sample Statistics dan Correlations terlebih dahulu. Hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan pancasila materi Aku Cinta Pancasila mengalami peningkatan setelah diterapkannya media papan pintar, yaitu dengan hasil Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengaruh media papan pintar lebih dalam peningkatan hasil belajar siswa SD Negeri Banjarsari Kulon 02.Tujuan penelitian ini untuk (1) Untuk mengetahui proses pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas I SDN Banjarsari Kulon 02 (2) Untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas I SDN Banjarsari Kulon 02 menggunakan papan pintar pada pembelajaran Pendidikan Pancasila materi symbol Pancasila. Penelitian ini menggunakan Penelitan Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 1 SD Negeri Banjarsari Kulon 02 yang terdiri 18 siswa. Teknik pengumpulan data digunakan adalah observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis dengan cara membandingkan perbedaan dari dua rata-rata nilai, sehingga dilakukan uji t (t-tes) dengan bantuan program SPSS 25 for windows. Namun sebelumnya melakukan Sample Stastics dan Correlations terlebih dahulu. Hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan pancasila materi Aku Cinta Pancasila mengalami peningkatan setelah diterapkannya media papan pintar, yaitu dengan hasil Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengaruh media papan pintar lebih dalam peningkatan hasil belajar siswa SD Negeri Banjarsari Kulon 02

    An ANALISIS FAKTOR STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN ADMINISTRASI PERKANTORAN UNESA MENGGUNAKAN METODE EDUCATIONAL STRESS SCALE FOR ADOLESCENTS: ANALYSIS OF ACADEMIC STRESS FACTORS IN OFFICE ADMINISTRATION EDUCATION STUDY PROGRAM STUDENTS AT UNESA USING THE EDUCATIONAL STRESS SCALE FOR ADOLESCENTS METHOD

    No full text
    This research is based on the phenomenon of stress and depression throughout the world. This quantitative research aims to analyze the factors of academic stress formed using the Educational Stress scale for Adolescents method. This research was conducted using Multivariate analysis techniques using Confirmatory Factor Analysis statistical analysis. The data collection technique was carried out by distributing questionnaires to Office Administration Education students of the 2021-2024 class of UNESA. The software used to process the data for this study was IBM SPSS STATISTICS 22. The results of this study indicate that there are three (3) factors that form academic stress, namely; 1) Despondency with a percentage of Eigenvalues ​​​​variance formed of 47.36%, this factor describes hopelessness, helplessness and loss of enthusiasm due to academic pressure and high self-expectations. 2) Workload with a percentage of Eigenvalues ​​​​variance formed of 8.06%, this indicates that the number of assignments and homework piling up as well as complicated tests/exams. 3) Worry about grades with a percentage of Eigenvalues ​​Variants formed of 7.77%, this shows that students\u27 worries about grades or academic achievement are a specific source of stress.Penelitian ini didasarkan pada fenomena stres maupun depresi dari seluruh dunia. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor stres akademik yang terbentuk menggunakan metode Educational Stress Scale for Adolescents. Penelitian ini dilakukan dengan teknik analisis Multivariate menggunakan analisis statistik Confirmatory Factor Analysys. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara membagikan kuisioner pada mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran angkatan 2021-2024 UNESA. Software yang digunakan untuk mengolah data penelitian ini adalah IBM SPSS STATISTICS 22. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga (3) faktor yang membentuk stres akademik yaitu; 1) Despondency dengan presentase Varians Eigenvalues yang terbentuk sebesar 47.36%, faktor tersebut menggambarkan putus asa, tidak berdaya dan kehilangan semangat akibat tekanan akademik serta ekspektasi diri yang tinggi. 2) Workload dengan presentase Varians Eigenvalues yang terbentuk sebesar 8.06%, hal ini menandakan bahwa banyaknya tugas maupun pekerjaan rumah yang menumpuk serta tes/ujian yang rumit. 3) Worry about grades dengan presentase Varians Eigenvalues yang terbentuk sebesar 7.77%, hal ini memperlihatkan bahwa kekhawatiran mahasiswa terhadap nilai atau pencapaian akademik merupakan sumber stres yang spesifik

    Menjadi Cahaya dalam Rumah Tangga: Peran Strategis Penyuluh Agama dalam Mewujudkan Keluarga Sakinah di Tengah Dinamika Sosial

    No full text
    Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya keluarga sakinah serta peran penyuluh agama dalam pembinaan keluarga. Kegiatan ini membahas konsep keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah serta strategi yang dapat diterapkan untuk mencapainya. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, diskusi kelompok, dan bimbingan langsung kepada masyarakat. Prosedur yang dilakukan meliputi identifikasi kebutuhan masyarakat, penyampaian materi, serta evaluasi terhadap pemahaman peserta. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat semakin menyadari pentingnya peran penyuluh agama dalam membangun keluarga sakinah. Selain itu, terdapat peningkatan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan keagamaan dan upaya untuk menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis. Dengan demikian, pengabdian ini berhasil memberikan kontribusi positif dalam pembentukan keluarga yang sejahtera dan damai

    93

    full texts

    940

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇