Portal Jurnal Malahayati (Universitas Malahayati)
Not a member yet
    7304 research outputs found

    Hubungan Antara Diabetes Melitus Tipe 2, Kadar High Density Lipoprotein dan Kadar Low Density Lipoprotein dengan Tipe Stroke di Rumah Sakit Umum Daerah Praya

    No full text
    ABSTRACT Stroke is still one of the major health problems, not only in Indonesia but in the world. Stroke is the second leading cause of disability and death in the world. This study aims to analyze the relationship between type 2 diabetes mellitus (DM), high density lipoprotein (HDL) levels, and low density lipoprotein (LDL) levels with stroke type at Praya Regional General Hospital. This study used analytic observational method with cross-sectional design. The population was stroke patients who were hospitalized. The sampling technique was purposive sampling. The sample consisted of 91 respondents who met the inclusion and exclusion criteria. Data analysis was performed using the chi-square test. The results showed there was no significant relationship between type 2 diabetes mellitus and stroke type with a p-value of 0.684 (p-value ≥ 0.05). There is a significant relationship between HDL levels and stroke type with a p-value of 0.005 (p-value < 0.05). There is a significant relationship between LDL levels and non-hemorrhagic stroke type with a p-value of 0.031 (p-value < 0.05). In conclusion, there was no significant association between type 2 diabetes mellitus and stroke type, but there was a significant association between high density lipoprotein and low density lipoprotein levels with stroke type in Praya Regional General Hospital. Keywords: Stroke, Type 2 DM, HDL, LDL  ABSTRAK Stroke masih menjadi salah satu masalah utama kesehatan, bukan hanya di Indonesia namun di dunia. Stroke menjadi penyebab utama kecacatan dan penyebab kematian nomor dua di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara diabtes melitus (DM) tipe 2, kadar high density lipoprotein (HDL), dan kadar low density lipoprotein (LDL) dengan tipa stroke di Rumah Sakit Umum Daerah Praya. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Populasi adalah penderita penyakit stroke yang rawat inap. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Sampel terdiri dari 91 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara diabetes melitus tipe 2 dengan tipe stroke dengan p-value 0,684  (p-value ≥ 0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara kadar HDL dengan tipe stroke dengan p-value 0,005 (p-value < 0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara kadar LDL dengan tipe stroke non hemoragik dengan p-value 0,031 (p-value < 0,05). Kesimpulannya tidak ditemukan hubungan signifikan antara diabetes melitus tipe 2 dengan tipe stroke, tetapi terdapat hubungan signifikan antara kadar high density lipoprotein dan low density lipoprotein dengan dengan tipe stroke di Rumah Sakit Umum Daerah Praya.  Kata Kunci: Stroke, DM Tipe 2, HDL, LD

    Efektifitas Konsumsi Labu Siam terhadap Penurunan Kejadian Konstipasi pada Ibu Hamil di Puskesmas Lebak Gedong

    No full text
    ABSTRACT Cases of constipation found at the Lebak Gedong Health Center, data was obtained as much as 8.9% of all pregnant women in the last month, namely 39 pregnant women complained of difficulty defecating. At the Health Center, only counseling was given about a high-fiber diet and pregnancy exercises had been carried out but were not carried out optimally. So by finding this case the author is interested in knowing the effectiveness of chayote consumption on reducing the incidence of constipation in pregnant women at the Lebak Gedong Health Center in 2024. Objective to determine the effectiveness of chayote consumption on reducing the incidence of constipation in pregnant women at the Lebak Gedong Health Center in 2024. This study uses a Quasy Experimental research design with a pre-test and post-test, namely by using two groups. At the beginning of the examination, an intervention was given for group 1 which was included in the severe constipation category, an intervention was given by giving 100gr/day of chayote and group 2 which was included in the mild constipation category as a control, then a re-examination of the incidence of constipation was carried out after 15 days of intervention (post). There is a significant difference between chayote consumption. And there is a difference in the average difference between the pre-test and post-test of each group. There is an average difference of 5.13 where the Experiment consumption is higher than the average control group. Keywords: Chayote, Constipation, Pregnant Women, Lebak Gedong  ABSTRAK Kasus konstipasi yang terdapat di Puskesmas Lebak Gedong, diperoleh data sebanyak 8,9% dalam keseluruhan ibu hamil dalam sebulan terakhir yaitu 39 orang ibu hamil mengeluh susah buang air besar. Di Puskesmas hanya dilakukan penyuluhan tentang diet tinggi serat dan sudah dilakukan senam hamil namun dilakukan belum maksimal. Sehingga dengan menemukan kasus ini penulis tertarik untuk mengetahui efektivitas konsumsi labu siam terhadap penurunan kejadian konstipasi pada ibu hamil di Puskesmas Lebak Gedong tahun 2024. Tujuan untuk mengetahui efektifitas konsumsi konsumsi labu siam terhadap penurunan kejadian konstipasi pada ibu hamil di Puskesmas Lebak Gedong tahun 2024. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasy Eksperimental dengan pre test and post testyaitu dengan menggunakan dua kelompok. Pada awal  dilakukan pemeriksaan, kemudian diberikan intervensi untuk kelompok 1 dengan pemberian 100gr/hari labu siam dan kelompok 2 yang masuk dalam kategori konstipasi ringan sebagai kontrol, kemudian dilakukan pemeriksaan kembali kejadian konstipasi setelah 15 hari intervensi (post). Ada perbedaan bermakna antara konsumsi labu siam. Dan ada perbedaan dari selisih rata-rata antara pre test dan post tes masing-masing kelompok. Ada selisih rata-rata sebesar 5,13 dimana konsumsi Eksperimen lebih tinggi dibandingkan rata-rata kelompok kontrol.  Kata Kunci: Labu Siam, Konstipasi, Ibu Hamil, Lebak Gedon

    Analisis Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Masalah Bendungan ASI pada Ibu Postpartum di Puskesmas Watu Alo

    No full text
    ABSTRACT Breastfeeding is known as one of the most powerful influences on a child's survival, growth and development. Research states that early initiation in the first hour of the first hour can prevent 22% of infant deaths under 1 month of age in developing countries. The achievement of 6 months of exclusive breastfeeding depends on the successful initiation within the first hour. Exclusive breastfeeding during the first 6 months of life, along with complementary foods and continued breastfeeding from 6 months to 2 years, can reduce infant mortality by at least 20%. This study is a quantitative study with a cross sectional design. Data collection was carried out using questionnaires, structured observations that have been tested. The sample in this study is postpartum mothers who experience problems with breast milk dams. The results of the study found that there was a relationship between breastfeeding behavior and the incidence of breast milk dams in postpartum mothers, the results with p-value = 0.016, there was a relationship between breast care and the incidence of breast milk dams with p-value = 0.001 and there was a relationship between breastfeeding motivation and the incidence of breast milk dams. The incidence of breastfeeding dams is related to breastfeeding behavioral factors, the incidence of breastfeeding dams is related to breast care activities during pregnancy, the incidence of breastfeeding dams is related to the motivation of postpartum mothers with the incidence of breastfeeding dams. Keywords: Breast Milk Dam, Determinants of Factors, Postpartum Mother  ABSTRAK Pemberian ASI dikenal sebagai salah satu yang memberikan pengaruh paling kuat terhadap kelangsungan hidup anak, pertumbuhan dan perkembangan. Penelitian menyatakan bahwa inisiasi dini dalam 1 jam pertama dalam 1 jam pertama dapat mencegah 22% kematian bayi dibawah umur 1 bulan di negara-negara berkembang. Pencapaian 6 bulan ASI eksklusif bergantung pada keberhasilan inisiasi dalam satu jam pertama. ASI ekskusif selama 6 bulan pertama kehidupan, bersamaan dengan makanan pedamping ASI dan meneruskan ASI dari 6 bulan sampai 2 tahun, dapat mengurangi sedikitnya 20% kematian bayi. Studi ini merupakan studi kuantitatif dengan desain cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, observasi terstruktur yang telah diuji cobakan. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu postpartum yang mengalami masalah bendungan ASI. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara Perilaku menyusui dengan kejadian bendungan ASI pada ibu post partum, hasil dengan pvalue = 0,016, ada hubungan hubungan antara perawatan payudara dengan kejadian bendungan ASI hasil dengan p-value = 0,001 dan ada hubungan motivasi menyusui dengan kejadian bendungan ASI.hasil dengan p-value = 0,02. Kejadian bendungan ASI berhubungan dengan factor perilaku menyusui, Kejadian bendungan  ASI berhubungan dengan kegiatan perawatan payudara pada masa kehamilan, Kejadian bendungan ASI berhubungan dengan motivasi ibu post partum dengan kejadian bendungan ASI. Kata Kunci: Bendungan ASI, Determinan Faktor, Ibu Postpartu

    The Role Of Mother Toddler Classes In Stimulating Child Growth And Development

    No full text
    Latar Belakang: Kemampuan orang tua terutama ibu dalam melakukan stimulasi maupun deteksi dini tumbuh kembang anak masih sangat rendah, hal ini sesuai dengan data dari Puskesmas Tanah Habang bahwa kasus gangguan perkembangan menduduki posisi kedua tertinggi di Kabupaten Balangan dengan presentase 2,1%. Pemanfaatan Buku KIA dan Kelas Balita sebagai media informasi stimulasi tumbuh kembang sangat diperlukan oleh Ibu agar memudahkan dalam melakukan intervensi dini adanya gangguan tumbuh kembang pada anak.Tujuan: menganalisis pengaruh kelas ibu balita terhadap pengetahuan ibu dalam stimulasi tumbuh kembang anak usia 0-24 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tanah Habang.Metode: Penelitian eksperimen dengan rancangan Pre Eksperiment One-group pretest-posttest design, pengambilan sampel 20 orang menggunakan purposive sampling, instrumen pengambilan data menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan Wilcoxon Signed Rank Test.Hasil: Hasil penelitian diperoleh pengetahuan sebelum Kelas Ibu Balita dalam kategori baik sebanyak 19 orang (95%), kategori cukup sebanyak 1 orang (5%) dan hasil pengetahuan setelah Kelas Ibu Balita adalah 100% kategori baik (20 orang). Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukkan ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah Kelas Ibu Balita.Simpulan: Pemanfaatan Kelas Ibu Balita memiliki pengaruh terhadap pengetahuan ibu dalam stimulasi tumbuh kembang anak, semakin baik pengetahuan ibu dapat berdampak terhadap perilaku ibu sehingga pemantauan tumbuh kembang anak dapat dilakukan secara optimal.Saran: Informasi melalui kelas balita dapat meningkatkan kesadaran orangtua dalam mendeteksi kelainan tumbuh kembang pada anak Kata Kunci: Kelas Ibu Balita, pengetahuan, stimulasi tumbuh kembang ABSTRACT Background: The ability of parents, especially mothers, to stimulate and detect early child development is still very low, this is in accordance with data from Tanah Habang Health Center that cases of developmental disorders are in the second highest position in Balangan Regency with a percentage of 2.1%. The use of KIA Books and Toddler Classes as a medium for information on growth and development stimulation is very much needed by mothers to make it easier to intervene early in the presence of growth and development disorders in children.Objective: Analyzing the influence of mother-to-toddler classes on mothers' knowledge in stimulating the growth and development of children aged 0-24 months in the working area of the Tanah Habang Health Center.Methods: Experimental research with Preexperiment One-group pretest-posttest design, sampling of 20 people using purposive sampling, data collection instruments using questionnaires, then analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test.Results: The results of the study obtained knowledge before the Mother Toddler Class in the good category of 19 people (95%), sufficient category of 1 person (5%) and the results of knowledge after the Mother Toddler Class were 100% good category (20 people). The results of the Wilcoxon Signed Rank Test obtained a Sig. (2-tailed) value of 0.000 which is smaller than 0.05. This shows that there is a significant difference between before and after the Mother Toddler Class.Conclusion: UtilizationThe Mother and Toddler Class has an influence on mothers' knowledge in stimulating children's growth and development. The better the mother's knowledge, the better the impact on the mother's behavior so that monitoring of children's growth and development can be carried out optimally.Suggestion: Information through toddler classes can increase parents' awareness in detecting growth and development disorders in children Keywords: Mother toddler class, knowledge, growth and development stimulation

    Gambaran Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Dokter Muda Terhadap Kepentingan Vaksin Covid-19 Di Rumah Sakit Jiwa Aceh

    No full text
    Coronavirus disease 2019 (COVID-19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh (SARS-CoV-2).  Kasus pertama yang diketahui teridentifikasi di Wuhan, Tiongkok, pada bulan Desember 2019. Penyakit ini telah menyebar ke seluruh dunia, sehingga menyebabkan pandemi yang berkelanjutan. Secara genetik SARS-CoV-2 yang ditemukan saat ini memiliki kemiripan secara genetik dengan SARS yang ditemukan pada tahun 2020. Mekanisme virulensi Coronavirus berhubungan dengan protein struktural dan protein non struktural. Pada Coronavirus terdapat messenger RNA (mRNA) yang membantu translasi dari replikasi/transkripsi. Terdapat 16 protein non struktural yang dikode oleh ORF. Bagian 1/3 lainnya dari rangkaian RNA virus, yang tidak berperan dalam proses replikasi/transkripsi, berperan dalam mengkode 4 protein struktural, yaitu protein S, protein E, protein M, dan protein N. Jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Kuantitatif yaitu metode yang berguna untuk menggambarkan, menunjukkan atau meringkas data dengan cara yang konstruktif mengacu pada gambaran statistik dalam memahami detail data dengan meringkas dan menemukan pola dari sampel data tertentu. Tingkat pengetahuan Dokter Muda di Rumah Sakit Jiwa Aceh dengan kategori Tinggi berjumlah 9 Orang (31%) dan kategori Cukup 20 Orang (69%), dan kategori Rendah 0 orang (0%). Untuk sikap Dokter Muda dengan sikap positif sebanyak 29 orang (100%). Sebagian persepsi Dokter Muda sudah Sangat Baik terhadap kepentingan vaksin COVID-19

    Hubungan Riwayat Pemberian Asi Eksklusif Dengan Angka Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Atas Pada Balita Di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati

    No full text
    Infeksi Saluran Pernapasan Atas ialah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh invasi virus dan bakteri yang menimbulkan reaksi inflamasi pada jalur pernapasan, seperti nasofaringitis, faringitis, sinusitis, laringitis, rinitis dan tonsilitis. Salah satu faktor yang mempengaruhi timbulnya ISPA ialah balita yang tidak diberikan ASI eksklusif berisiko lebih besar mengidap ISPA karena efek proteksi ASI mampu mencegah timbulnya gangguan kesehatan di awal kehidupan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hasil pemberian ASI eksklusif dengan frekuensi ISPA pada anak di bawah lima tahun. Desain cross-sectional dipakai dalam studi observasional analitik. Sampel penelitian terdiri dari 74 anak berumur 6-59 bulan dengan menggunkan metode total sampling. Analisis data univariat dan bivariat didapatkan umur balita α = 0,05), tidak ada hubungan antara usia balita dengan kejadian ISPA dan Berdasarkan hasil uji Chi-square (p-value = 0,006 < α = 0,05), terdapat korelasi antara riwayat pemberian ASI dengan insiden ISPA

    Analisis Nilai Dosis Efektif Pada Pemeriksaan MSCT Kepala Non Kontras Di Rumah Sakit Prima Medika Denpasar

    No full text
    Pemeriksaan Multislice Computed Tomography (MSCT) kepala non-kontras digunakan secara luas dalam diagnosis gangguan intrakranial seperti trauma kepala dan stroke. Meskipun memberikan manfaat diagnostik yang signifikan, penggunaan radiasi ionisasi menimbulkan potensi risiko terhadap pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sebaran dosis efektif pada pemeriksaan MSCT kepala non-kontras di Rumah Sakit Prima Medika Denpasar. Data diperoleh dari 30 pasien dengan rentang usia 35-84 tahun. Parameter teknis yang diamati mencakup CTDIvol (Computed Tomography Dose Index Volume) dan DLP (Dose Length Product). Nilai CTDIvol rata-rata sebesar 39,21 mGy, dan nilai DLP rata-rata sebesar 952,52 mGy∙cm. Kedua nilai ini berada di bawah referensi nasional yang ditetapkan oleh BAPETEN, yaitu 60 mGy untuk CTDIvol dan 1275 mGy∙cm untuk DLP. Optimisasi protokol pemindaian, termasuk penggunaan teknik modulasi arus tabung otomatis, diharapkan dapat mengurangi paparan radiasi lebih lanjut tanpa mengorbankan kualitas gambar

    Perbedaan Teknik Homogenisasi Inversi 10 Kali, Teknik Angka Delapan Dan Blood Roller Mixer Terhadap Jumlah Trombosit Pada Alat Hematology Analyzer

    No full text
    Homogenisasi merupakan proses pencampuran secara merata antara darah dengan antikoagulan. Beberapa laboratorium melakukan homogenisasi secara otomatis akan tetapi tidak semua fasilitas kesehatan memiliki alat automatis blood roller mixer sehingga homogenisasi sampel masih dilakukan secara manual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan teknik homogenisasi inversi 10 kali, teknik angka delapan dan blood roller mixer terhadap jumlah trombosit pada alat hematology analyzer. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan sebanyak 30 mahasiswi semester delapan D4 Teknologi Laboratorium Medis Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta dengan teknik pengambilan purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Analisis data menggunakan uji One way anova dan Paired Sample T test. Hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata jumlah trombosit yang dihomogenkan dengan teknik angka delapan lebih besar yaitu sebanyak 350 x 103/mL dibandingkan dengan sampel darah yang dihomogenkan dengan teknik inversi 10 kali yaitu sebanyak 348,87 x 103/mL dan menggunakan blood roller mixer sebanyak 343,03 x 103/mL. Didapatkan nilai p > 0,05 baik dari hasil uji One way anova maupun Paired Sample T Test. Disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan hasil pemeriksaan  jumlah trombosit dari sampel yang dihomogenisasi dengan teknik  inversi 10 kali,  angka delapan dan blood roller mixer

    Gambaran Penderita Hipertensi Pada Lanjut Usia Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang

    No full text
    Hipertensi secara signifikan dapat berkontribusi terhadap beban penyakit kardiovaskular, stroke dan gagal ginjal.Seseorang dikatakan menderita hipertensi jika tekanan darah sistolik pada tubuh > 140 mmHg dan tekanan darah diastolik > dengan 90 mmHg. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran penderita hipertensi berdasarkan usia, jenis kelamin, kolesterol total, kadar kolesterol LDL, kadar kolesterol HDL, kadar ureum dan kadar kreatinin. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini melibatkan 36 pasien hipertensi yang bergabung dalam kelompok Prolanis Hipertensi di Puskesmas Kedungmundu Semarang yang dilaksanakan pada bulan Februari 2024. Pengambilan data dilakukan dengan cara mengambil data sekunder yang telah dimiliki puskesmas yaitu berupa data demografi dan data klinis pasien. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Analisis univariat dalam penelitian digunakan untuk memberikan distribusi frekuensi dan pengelolaan data menggunakan aplikasi SPSS versi 25.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penderita hipertensi lebih banyak ditemukan pada usia 60-74 tahun (58,3%) dan lebih banyak berjenis kelamin perempuan (72,2%). Penderita hipertensi memiliki kadar kolesterol total tinggi (41,7%), kadar kolesterol LDL pada abnormal (44,4%) dan kadar kolesterol HDL kategori normal (55,6). Kemudian ditemukan hampir seluruh penderita hipertensi memiliki kadar ureum yang tinggi (94,4%) sementara kadar kreatinin tetap dalam kategori normal (88,9%)

    Pengaruh Edukasi Peningkatan Kesejahteraan Ibu dan Janin melalui Antenatal Care Berkualitas terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil

    No full text
    ABSTRAK Aka kematian Ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Indonesia saat ini masih tinggi. ANC merupakan salah satu upaya untuk percepatan penurunan AKI dan AKB dengan menjamin agar setiap ibu mampu mengakses pelayanan kesehatan yang berkualitas. Pengetahuan dan sikap ibu hamil akan berpengaruh terhadap kepatuhan ibu hamil dalam melakukan ANC. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah  untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang peningkatan kesejahteraan ibu dan janin melalui antenatal care berkualitas. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan metode edukasi tentang peningkatan kesejahteraan ibu dan janin melalui antenatal care berkualitas dengan sasaran ibu hamil sebanyak 15 orang, dilakukan di Desa Pasawahan Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut. Hasil pengabdian pada masyarakat ini menunjukan terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil setelah diberikan edukasi dan terdapat pengaruh edukasi tentang peningkatan kesejahteraan ibu dan janin melalui antenatal care berkualitas.terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil, dengan p-value .  masing-masing 0,001. Diharapkan petugas kesehatan bekerjasama dengan kader kesehatan untuk secara berkala memberikan edukasi pada ibu hamil tentang pentingnya antenatal care (ANC). Kata Kunci: Antenatal Care, Edukasi, Ibu Hamil.  ABSTRACT Maternal mortality (MMR) and infant mortality (IMR) in Indonesia are currently still high. ANC is an effort to accelerate the reduction of MMR and IMR by ensuring every mother can access quality health services. The knowledge and attitudes of pregnant women will influence the compliance of pregnant women in carrying out ANC. This community service aims to increase the knowledge and attitudes of pregnant women regarding improving the welfare of the mother and fetus through quality antenatal care. This community service method uses educational methods about improving the welfare of mothers and fetuses through quality antenatal care targeting 15 pregnant women, carried out in Pasawahan Village, Tarogong Kidul District, Garut Regency. The results of this community service show that there is an increase in the knowledge and attitudes of pregnant women after being given education and there is an influence of education about improving the welfare of the mother and fetus through quality antenatal care on the knowledge and attitudes of pregnant women, with a p-value.  0.001 each. It is hoped that health workers will collaborate with health cadres to periodically educate pregnant women about the importance of antenatal care (ANC). Keywords: Antenatal Care, Education, Pregnant Wome

    1,067

    full texts

    7,304

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Malahayati (Universitas Malahayati)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇