Portal Jurnal Malahayati (Universitas Malahayati)
Not a member yet
    7304 research outputs found

    Diagnosis Komunitas dalam Upaya Penurunan Kasus Stunting di Desa Sukaharja, Wilayah Kerja Puskesmas Sindang Jaya

    No full text
    ABSTRACT Stunting is a serious health problem that affects the growth and development of children, especially in areas with limited access to balanced nutrition. This study aims to conduct a community diagnosis to reduce stunting cases in Sukaharja Village, the working area of Sindang Jaya Community Health Centre, Tangerang District, Banten Province. Through a qualitative approach, this study identified locations with increasing cases of stunting and the problems that cause it. Two interventions were conducted: counselling on stunting and prevention efforts using the ‘ABCDE’ method, and training on how to prepare a balanced nutrition menu. The results of the interventions showed an increase in participants' knowledge, with 88.9% having an increase in post-test scores and 97.22% scoring above 70. In addition, 36 demonstration participants successfully performed the practices. These findings emphasise the importance of community-based approaches in increasing community awareness and knowledge on stunting prevention, as well as the need for effective nutrition interventions to support optimal child growth. Keywords: Stunting, Balanced Nutrition, Community Diagnosis   ABSTRAK Stunting ialah sebuah masalah kesehatan serius yang memiliki dampak pada tumbuh dan kembangnya anak, khusunya di daerah dengan akses terbatas terhadap gizi seimbang. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan diagnosis komunitas guna menurunkan kasus stunting di Desa Sukaharja, wilayah kerja Puskesmas Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Melalui pendekatan kualitatif, kegiatan ini mengidentifikasi lokasi dengan peningkatan kasus stunting dan masalah-masalah yang menyebabkannya. Dua intervensi dilakukan: penyuluhan mengenai stunting dan upaya pencegahan dengan metode “ABCDE,” serta pelatihan penyusunan menu gizi seimbang. Hasil intervensi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, di mana 88,9% mengalami kenaikan nilai post-test dan 97,22% memperoleh nilai di atas 70. Selain itu, 36 peserta demonstrasi berhasil melakukan praktik dengan baik. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan berbasis komunitas dalam peningkatan kesadaran serta wawasan masyarakat mengenai pencegahan stunting, serta kebutuhan akan intervensi gizi yang efektif untuk mendukung pertumbuhan anak yang optimal.  Kata Kunci: Stunting, Gizi Seimbang, Diagnosis Komunita

    Persepsi Remaja tentang Pendewasaan Usia Perkawinan di Wilayah Kerja Puskesmas Air Putih Kota Samarinda

    No full text
    ABSTRACT Marriage is a planned path and prepared to form a prosperous and happy family. However, child marriage is recognized as a detrimental practice. Field facts often ignore the priority of age maturity, maturity, mentality towards marriage. Early marriage is almost in all regions with a trend of first child marriage of girls before 18 years or 15 years. The background factors for early marriage are related to economics, education, parental coercion, customs and also because of pregnancy outside of marriage. Based on that, the researcher wants to raise the focus of the research, namely to explore in depth the perception of adolescents about the maturity of the age of marriage in the Air Putih Health Center work area. The purpose of the study is to explore in depth the perception of adolescents including knowledge related to the Maturation of the Age of Marriage, practice, views, and beliefs of social norms related to early marriage, adolescent behavior towards external motivation to marry early, and adolescent self-efficacy in maintaining attitudes to prevent early marriage in the Air Putih Health Center Work Area, Samarinda City. This type of research uses a qualitative method with a phenomenological approach. The informants of this study were male and female teenagers aged 16-18 years who lived in Samarinda City, whether or not they had received PUP information. The selection of purposive adolescent informants used intensity sampling techniques, accidental through searches with 5 research subjects consisting of 2 male teenagers and 3 female teenagers. The data collection technique used was in-depth interviews. Then the data obtained was analyzed and reduced through a coding system assisted by open code software, followed by categorization of open code output data. The output, adolescents with good economic status, educated parents, strong culture and traditions, is sufficient to realize PUP. Adolescent perceptions need to be strengthened by efforts to raise awareness of the importance of PUP through health education and efforts by community leaders.  Keywords: Motivation, Leadership Style, Nurse’s Behavior, Medical Waste ABSTRAK Pernikahan ialah jalan terencana juga disiapkan guna terbentuknya sebuah keluarga sejahtera juga bahagia. Namun, pernikahan anak diakui selaku praktik merugikan. Fakta lapangan banyak pengabaian keutamaan pematangan usia, kedewasaan, mental menuju pernikahan. Pernikahan usia dini hampir diseluruh wilayah dengan tren perkawinan anak perempuan pertama sebelum 18 tahun ataupun 15 tahun. Adapun faktor latar belakang adanya pernikahan dini terkait ekonomi, pendidikan, paksaan orang tua, adat istiadat juga sebab hamil di luar nikah. Berdasar itu, peneliti ingin mengangkat fokus penelitian yakni menggali secara mendalam persepsi remaja tentang pendewasaan usia perkawinan di wilayah kerja Puskesmas Air Putih. Tujuan penelitian guna penggalian mendalam persepsi remaja diantaranya pengetahuan terkait Pendewasan Usia Perkawinan, pengamalan, pandangan, juga keyakinan norma sosial terkait pernikahan dini, perilaku remaja ke motivasi ekternal untuk menikah dini, serta efikasi diri remaja atas pertahanan sikap pencegahan pernikahan dini di Wilayah Kerja Puskesmas Air Putih Kota Samarinda. Jenis penelitian ini bermetode kualitatif berpendekatan fenomenologi. Informan penelitian ini yakni remaja pria juga wanita 16-18 tahun yang tinggal di Kota Samarinda, baik pernah/belum mendapat informasi PUP. Pemilihan informan remaja purposiveberteknik intensity sampling, accidental lewat pencarian dengan subjek penelitian ini berjumlah 5 orang terdiri dari 2 remaja laki-laki juga 3 remaja Perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam (indepth interviews). Lalu perolehan data dianalisa dan direduksi lewat sistem coding berbantuan software open code, dilanjutkan pengkategorisasian data output open code. Outputnya, remaja berperekonomian baik, orang tua berpendidikan, budaya juga tradisi kuat, cukup guna mewujudkan PUP. Persepsi remaja perlu diperkuat dengan upaya penyadaran pentingnya PUP melalui pendidikan kesehatan juga upaya tokoh masyarakat. Kata Kunci: Pernikahan, Pernikahan Dini, Pendewasaan Pernikahan, Remaja, Persepsi

    PHENOMENON IN GUNUNGKIDUL: A LITERATURE REVIEW ON ART THERAPY FOR ELDERLY EXPERIENCING LONELINESS

    No full text
    Abstrak Negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, memiliki tingkat bunuh diri yang tinggi dengan banyaknya kasus yang terjadi di sana. Kabupaten Gunung Kidul di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memiliki tingkat kasus bunuh diri tertinggi di Indonesia. Mitos Pulung Gantung menjadi pengaruh utama dari kasus bunuh diri yang terjadi di Gunung Kidul. Kasus bunuh diri ini didominasi oleh lanjut usia yang merasa kesepian serta sulitnya beradaptasi dengan proses penuaan karena perubahan fisiologis yang dialami. Art therapy disebut sebagai metode pengobatan untuk mengurangi kasus bunuh diri yang diakibatkan oleh kesepian yang dirasakan oleh para lansia. Penelitian studi pustaka ini bertujuan untuk mempelajari penggunaan intervensi terapi seni untuk lansia yang mengalami kesepian dan keputuasaan. 10 artikel yang berkaitan dengan art therapy telah ditelaah dan dapat dikatakan bahwa metode ini dapat menurunkan tingkat depresi dan kesepian bagi para lansia. Art therapy juga dapat digunakan untuk mengungkapkan emosi seperti perasaan marah, takut ditolak, cemas, dan rendah diri. Penelitian ini memiliki implikasi bagi para peneliti yang tertarik untuk mengembangkan topik ini, dinas kesehatan setempat, serta pemerintah untuk mencari solusi terbaik bagi para lansia yang mengalami depresi akibat kesepian. Kata Kunci: Art Therapy, Kesepian, Lansia  AbstractDeveloping countries, including Indonesia, have high suicide rates with lots of cases happening there. Gunung Kidul Regency in Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) has the highest suicidal rate in Indonesia. Pulung Gantung becomes the main impact of the suicidal cases in Gunung Kidul. The elderly, who dominate this phenomenon, feel lonely and find it difficult to adapt to the aging process due to the physiological changes experienced. Art therapy is known as the alternative to lower the suicidal rate which is caused by the loneliness the elderly feel. This literature study research aims to learn the use of art therapy for elderly people who experience loneliness and hopelessness. Ten articles about art therapy have been analyzed and it can be stated that this method can lower the depression and loneliness rate. Art therapy can also be used to express some expressions, namely anger, fear of rejection, anxiety, and low self-esteem. This research provides implications for future researchers who are interested in expanding this topic, local health services, and the government to find the preeminent solutions for the depressed and lonely elderly. Keywords: Art Therapy, Elderly, Lonelines

    Faktor Psikososial Pada Industri Kontruksi: SebuahTinjauan Pustaka

    No full text
    ABSTRACT The construction industry has shown phenomenal growth globally in the last few decades, but it is also an industry that is classified as high risk and very prone to accidents. One of the things that influences it is the psychosocial factor. This research aims to review the characteristics of psychosocial and safety factors that influence the construction industry. This study is a literature review on quantitative studies. We used the NCBI-PubMed and Science Direct databases. The criteria consisted of peer-reviewed selection, published in English between 2014 and September 2024, fully accessible (full text). Articles that only displayed abstracts and were not fully accessible were excluded from the review. Many factors explain the relationship between psychosocial factors in construction industry workers. Several factors such as stress, mental disorders, inflexible working hours, workplace violence and the lack of psychosocial risk prevention management are the ones that cause the high number of psychosocial disorders that occur in the construction industry environment. The work environment needs to provide psychosocial support such as well-being programs and stress management training to improve performance and reduce the negative impact of psychosocial factors on workers. Keywords: Psychosocial Factors, Construction Industry, Stress Management  ABSTRAK Industri konstruksi telah menunjukkan pertumbuhan fenomenal secara global dalam beberapa dekade terakhir, namun juga merupakan industri yang diklasifikasikan sebagai resiko tinggi dan sangat rentan akan terjadinya kecelakaan. Salah satu hal yang berpengaruh adalah faktor psikososial. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau karakteristik faktor psikososial dan keselamatan yang berpengaruh di industri kontruksi. Penelitian ini merupakan literature review pada studi kuantitatif. Kami menggunakan database NCBI-PubMed dan Science Direct. Kriteria terdiri dari peer-reviewed selection, dipublikasikan dalam bahasa inggris antara tahun 2014 hingga September 2024, dapat diakses secara penuh (full text). Artikel yang hanya menampilkan abstrak saja dan tidak dapat diakses secara penuh dieksklusi dari review. Banyak faktor yang menjelaskan hubungan faktor psikososial pada pekerja industry konstruksi. Beberapa faktor seperti stress, gangguan mental, jam kerja yang tidak fleksibel, kekerasan tempat kerja dan masih kurangnya manajemen pencegahan risiko psikososial merupakan yang yang menyebabkan masih tingginya angka gangguan psikososial yang terjadi pada lingkungan industry konstruksi. Lingkungan kerja perlu menyediakan dukungan psikososial seperti program kesejahteraan dan pelatihan manajemen stress untuk meningkatkan kinerja serta mengurangi dampak negatif dari faktor psikososial pada pekerja. Kata Kunci: Faktor Psikososial, Industri Kontruksi, Manajemen Stre

    Pengaruh Jus Terong Belanda Terhadap Kadar Hemoglobin (HB) Ibu Hamil Trimester III di TPMB Tiurma Sitorus

    No full text
    ABSTRAK Pengaruh usia menarche, penggunaan kontrasepsi hormonal dan faktor psikis pada menopouse dini pada wanita merupakan faktor yang memicu kejadian menopouse dini yang mana pada usia pertama kali menstruasi di tandai dengan mengalami menarche lebih cepat akan memungkinkan kejadian menopouse dini karena memiliki sedikit folikel ovarium yang dapat mempengaruhi cadangan telur. Untuk Mengetahui Pengaruh Jus Terong Belanda Terhadap Kadar Hemoglobin (HB) Ibu Hamil Trimester III Di TPMB Tiurma Sitorus. Pengaruh Jus Terong Belanda Terhadap Kadar Hemoglobin (HB) Ibu Hamil Trimester III Di TPMB Tiurma Sitorus. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat, untuk mengetahui pengaruh jus terong belanda terhadap kadar hemoglobin (HB) ibu hamil trimester III menggunakan uji beda independent sample t tes jika berdistribusi normal dan jika tidak berdistribusi nomrla gunakan  uji mann- whitney. Penilaian kadar hemoglobin dilakukan selama 21 hari pada kelompok intervensi (diberikan jus terong belanda di dapatkan selisih rata- rata kadar hemoglobin sebelum dan sesudah yaitu 1,135. Sedangkan pada kelompok kontrol (tanpa diberikan sayur bayjus terong belanda) di dapatkan selisih rata-rata awal pemeriksaan dan akhir setelah 21 hari yaitu 0,01. Sehingga adanya pengaruh jus terong belanda terhadap peningkatan kadar hemoglobin. jus terong belanda terbukti dapat meningkat kadar hemoglobin, maka di sarankan tenaga kesehatan memberikan edukasi tentang jus terong belanda dapat di konsumsi agar terhindar dari kejadian anemia. Kata Kunci: Jus Terong Belanda, Kadar Hemoglobin, Ibu Hamil  ABSTRACT The influence of the age of menarche, the use of hormonal contraception and psychological factors on early menopause in women are factors that trigger early menopause, where the age of first menstruation is marked by experiencing menarche more quickly, which will allow early menopause to occur because they have fewer ovarian follicles. may affect egg reserves. To determine the effect of Dutch eggplant juice on hemoglobin (HB) levels of pregnant women in the third trimester at TPMB Tiurma Sitorus. Effect of Dutch Eggplant Juice on Hemoglobin (HB) Levels of Pregnant Women in the Third Trimester at TPMB Tiurma Sitorus. Data analysis was carried out univariately and bivariately, to determine the effect of tamarillo juice on hemoglobin (HB) levels of pregnant women in the third trimester using the independent sample t test, if it is normally distributed and if it is not normally distributed, use the Mann-Whitney test.  Hemoglobin levels were assessed for 21 days in the intervention group (given tamarillo juice) and the difference between the average hemoglobin levels before and after was 1.135. Meanwhile, in the control group (without being given tamarillo bayjuice) the difference between the average at the beginning of the examination and the end after 21 days was 0.01. So there is an effect of tamarillo juice on increasing hemoglobin levels. Keywords: Dutch Eggplant Juice, Hemoglobin Levels, Pregnant Wome

    Pencegahan Plebitis dengan Assesment Skor Diva dalam Intervensi Bundle Adult

    No full text
    ABSTRACT Peripheral intravenous catheters (PIVC) are the most commonly used invasive medical devices in healthcare with an overall failure rate of 35-50%. The aim of this literature review is to increase awareness that infections caused by PIVC are a relevant problem that can be reduced by changes in practice Research Method: literature review by searching articles on the Scopus, Science Direct, Pubmed, Google Scholar databases between 2019-2024 using the PRISMA method The keywords used are phlebitis and Bundle Adult and Diva Score. Article searches found 10 sources that met the inclusion criteria. Results: Criteria for inclusion in the search. Sources of this literature include: articles that examine the prevention of phlebitis by assessing DIVA scores in interns, articles available in English or Indonesian, articles available in full text form, articles published in 2019-2023, and in the form of research articles/original articles. The research articles reviewed by researchers are briefly explained. The conclusion of this literature review is nursing interventions that can be used in practice to prevent complications of PIVC installation. Keywords: Phlebitis And Bundle Adult and Diva Score ABSTRAK Kateter intravena perifer (PIVC) merupakan perangkat medis invasif yang paling umum digunakan dalam layanan kesehatan dengan tingkat kegagalan keseluruhan 35-50%. Tujuan dari literatur review ini untuk meningkatkan kesadaran bahwa infeksi yang disebabkan oleh PIVC merupakan masalah relevan yang dapat dikurangi dengan perubahan praktik Metode Penelitian: literature review dengan menelusuri artikel pada database Scopus, Scince Direct, Pubmed, Google Scholar antara tahun 2019-2024 dengan metode PRISMA. Kata kunci yang digunakan yaitu plebitis dan Bundle Adult dan Diva Score. Penelusuran artikel didapatkan 10 sumber yang sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil: Kriteria Penyertaan dalam pencarian Sumber literatur ini antara lain: artikel yang mengkaji tentang pencegahan plebitis dengan assesment skor diva dalam internsi, artikel tersedia dalam bahasa Inggris atau Indonesia, artikel tersedia dalam bentuk full text, artikel terbitan tahun 2019-2023, dan dalam bentuk artikel penelitian/artikel asli. Artikel penelitian yang direview peneliti dijelaskan secara singkat Kesimpulan simpulan pada literatur review ini  adalah intervensi keperawatan yang dapat digunakan dalam praktek untuk mencegah komplikasi pemasangan PIVC Kata Kunci: Plebitis and Bundle Adult and Diva Scor

    Efektifitas Pemberian ASI terhadap Penurunan Kadar Bilirubin pada Bayi Baru Lahir di Ruang Perinatologi Rumah Sakit Khusus Bedah Columbia Asia Pulomas

    No full text
    ABSTRACT Globally, in 2022, 2.3 million children will die in the first 20 days of life. Sub-Saharan Africa has the highest neonatal mortality rate at 27/1000 live births, Central and South Asia with 21/1000 live births. The highest neonatal mortality rate in Southeast Asia is in Myanmar at 22.3/1,000 KH, the second is Laos 21.7/1000 KH, while Indonesia is in 5th place at 11.7/1000 KH. One of the causes of infant death is hyperbilirubinemia, which is caused by several factors including gestation period, birth weight, blood type, breast milk intake, prematurity and congenital diseases or disorders. Objective to determine the effectiveness of breastfeeding in reducing bilirubin levels in newborn babiesQuasy experiments use a one group pretest-posttest design, which does not have a control group. The sampling technique uses total sampling. The frequency distribution of bilirubin levels before being given breast milk was mostly grade III bilirubin levels (40.0%) and after being given breast milk every 2 hours the bilirubin levels dropped to grade II (50.0%). There is an effectiveness of breastfeeding in reducing bilirubin levels in newborn babies, because there is a difference in the average value before and after being given breast milk.  Keywords: Breast Milk, Bilirubin, Newborns  ABSTRAK Secara global pada tahun 2022 terdapat 2,3 juta anak meninggal dalam 20 hari pertama kehidupannya. Afrika Sub-Sahara memiliki angka kematian neonatal tertinggi sebesar 27/1000 kelahiran hidup, Asia Tengah dan Selatan dengan 21/1000 kelahiran hidup. Angka kematian neonatal di Asia Tenggara tertinggi berada di negara Myanmar sebesar 22,3/1.000 KH, yang kedua Laos 21,7/1000 KH, sedangkan Indonesia berada di urutan ke-5 sebesar 11,7/1000 KH. Salah satu penyebab kematian bayi adalah hiperbilirubinemia, yang dikarenakan oleh beberapa faktor diantaranya masa gestasi, berat badan lahir, golongan darah, asupan ASI, prematuritas dan penyakit atau gangguan bawaan. Tujuan penelitian mengetahui efektivitas pemberian ASI terhadap penurunan kadar bilirubin pada bayi baru lahir. Quasy eksperimen menggunakan rancangan one grup pretest-postest design, yang tidak memiliki control grup. Teknik pengambilan sampel menggunakan total Sampling. Distribusi frekuensi kadar bilirubin sebelum diberikan ASI sebagian besar kadar bilirubin derajat III (40,0%) dan sesudah diberikan ASI dalam 2 jam sekali kadar bilirubin turun menjadi derajat II (50,0%). Ada efektivitas pemberian ASI terhadap penurunan kadar bilirubin pada bayi baru lahir, karena ada perbedaan nilai rata-rata sebelum dan sesudah diberikan ASI. Kata Kunci: ASI, Bilirubin, BB

    Pengaruh Kompres Daun Kubis terhadap Ibu Nifas dengan Pembengkakan Payudara di Wilayah Kerja Puskesmas Jiput Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten

    No full text
    ABSTRACT This study aims to determine the Effect of Cabbage Leaf Compress on Postpartum Mothers with Breast Swelling in the Jiput Health Center Work Area, Pandeglang Regency, Banten Province in 2024. This study design uses a quasi-experimental method with a two-group pretest and posttest design approach. This study design has two groups, namely the experimental group and the control group. The effectiveness of the treatment is assessed by comparing the posttest value with the pretest. Data analysis using the Wilcoxon and Mann Whitney tests. The sample taken in this study was 36 respondents. The results of the study showed that there was a difference in the test results between the intervention group and the control group on the 5th or last day with the Mann-Whitney test obtained a P value of 0.000 <a (0.05) which states that there is a significant difference between the intervention group and the control group. Giving cold cabbage leaf compresses provides benefits in reducing breast swelling in postpartum mothers, it is hoped that for the research area so that cold cabbage leaf compresses can be applied as an alternative non-pharmacological therapy in postpartum mothers to reduce breast swelling. Keywords: Cabbage Leaves, Breast Swelling, Postpartum  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kompres Daun Kubis Terhadap Ibu Nifas Dengan Pembengkakan Payudara Di Wilayah Kerja Puskesmas Jiput Kabupaten Pandeglang Provinsi BantenTahun 2024. Desain Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan pendekatan two group pretest and posttest design. Desain penelitian ini mempunyai dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Efektivitas perlakuan dinilai dengan cara membandingkan nilai posttest dengan pretest. Analisis  data  menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney.sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 36 responden. Hasil penelitian menunjukan Ada perbedaan pada hasil uji antar kelompok intervensi dan kelompok kontrol pada hari ke- 5 atau terakhir dengan uji Maan-Whitneydidapatkan P value sebesar 0,000 < a ( 0,05 ) yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Pemberian kompres daun kubis dingin memberikan manfaat dalam menurunkan pembengkakan payudara pada ibu nifas, diharapkan untuk lahan penelitian agar kompres daun kubis dingin dapat diaplikasikan sebagai terapi alternatif nonfarmakologis pada ibu nifas untuk mengurangi pembengkakan pada payudara. Kata Kunci: Daun Kubis, Pembengkakan Payudara, Nifa

    Pengaruh Motivasi, dan Disiplin terhadap Kinerja Kader Posyandu di Wilayah Desa Sukaharja Telukjambe Timur Karawang

    No full text
    ABSTRACT The period of child growth in the first 3 years is the golden period, aka the most important, especially for intellectual growth, mental, physical, and also emotional growth and development. Supporting factors for good growth are adequate nutritional intake, maintaining hygiene, and also not forgetting to get immunised. This study was conducted to determine te effect of motivation, dicipline, and performance of posyandu cadres in sukaharja village, East Telukjambe Sub-Distric Karawang Regency in 2024. This research design is quantitative research. Quantitative research in this study is observatinal using a cross-sectional approach that measures independent variables and dependent varables at the same time (Sugiono, 2020). There is asignificant influence between disipline on the performance of posyandu cadres in the sukaharja village area, East Telukjambe District, Karawang Regency n 2024. the results of the odd ratio calculation obtained a result of 5,781 which means that respondents who have good discipline have an effect 5,781 times greater than respondents wth less dicipline. Keywords: Motivation, Posyandu, Discipline, Immunisation  ABSTRAK Periode pertumbuhan anak pada 3 tahun pertamanya adalah periode emas alias yang paling penting terutama untuk pertumbuhan intelektual, mental, fisik, dan juga pertumbuhan dan perkembangan emosional anak. Faktor pendukung pertumbuhan buah hati yang baik adalah asupan gizi yang cukup, menjaga kebersihan, dan juga tak lupa mendapatkan imunisasi. Penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Motivasi, Disiplin, Terhadap Kinerja Kader Posyandu Di Wilayah Desa Sukaharja Kecamatan Telukjambe Timur Kabupaten Karawang Tahun 2024. Desain penelitian ini peneliitan kuantitatif. Penelitian kuantitif study pada penelitian ini bersifat observasiobal menggunakan cara pendekatan potong lintang atau Cross Sectional yang mengukur variabel independen dan variabel dependen pada waktu yang bersamaan (Sugiono, 2020).  pengaruh yang signifikan antara disiplin terhadap kinerja kader posyandu di Wilayah Desa Sukaharja Kecamatan Telukjambe Timur Kabupaten Karawang tahun 2024. Hasil perhitungsn Odd Ratio  didapatkan hasil  5.781  yang artinya  responden yang memiliki disiplin baik berpengaruh  5.781 kali lebih besar di bandingkan dengan responden dengan disiplin kurang. Kata Kunci: Motivasi, Posyandu, Disiplin, Imunisasi

    Analisa Penggunaan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas dengan Metode HOT-Fit di Puskesmas Kecamatan Pademangan

    No full text
    ABSTRACT The enhancement of health information systems quality with the development of information systems at Community Health Centers, which serve as basic service units generating health data. Puskesmas serves as the primary data source for health information systems. The purpose is to examine the relationship the utilization of the Puskesmas management information system and net benefits at Puskesmas in the Pademangan District. This research employs a quantitative study with a cross-sectional approach. The sampling technique used is total sampling. The population in this study were all health workers at community health centers that used SIMPUS. Data were collected by using questionnaires and analyzed by using univariate and bivariate (chi square test) analyses. The results with the highest percentage in the good category are structure, environment, information quality and net benefit of 97.4%. There were correlations of system use, user satisfaction, structure environment, system quality, information quality, and service quality (p-value 0.001) with net benefit at Puskesmas in the Pademangan District.  Keywords: Net Benefit, SIMPUS, Health Center, HOT-Fit  ABSTRAK Peningkatan kualitas sistem informasi kesehatan dimulai dari membangun sistem informasi di Puskesmas, sebagai unit pelayanan dasar menghasilkan data kesehatan. Puskesmas menjadi sumber data primer dari sistem informasi kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui penggunaan sistem informasi manajemen Puskesmas terhadap net benefit di Puskesmas Kecamatan Pademangan. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling dengan teknik total sampling. Populasi penelitian adalah seluruh petugas kesehatan di Puskesmas yang menggunakan SIMPUS. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Analisis data secara univariat dan bivariat (chi-square). Hasil analisis data persentase tertinggi kategori baik yaitu struktur, lingkungan, kualitas informasi, net benefit dengan 97.4%. Adanya hubungan antara penggunaan sistem, kepuasan pengguna, struktur, lingkungan, kualitas sistem, kualitas informasi, dan kualitas layanan (p-value 0.001) dengan net benefit di Puskesmas Kecamatan Pademangan. Kata Kunci: Net Benefit, SIMPUS, Puskesmas, HOT-Fi

    1,067

    full texts

    7,304

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Malahayati (Universitas Malahayati)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇