Portal Jurnal Malahayati (Universitas Malahayati)
Not a member yet
7304 research outputs found
Sort by
Sosialisasi Edukasi Jenis Pelayanan Terapi Komplementer dalam Mengatasi Nyeri Persalinan Kala I
ABSTRAK Persalinan merupakan suatu proses dimana bayi, plasenta dan selaput ketuban keluar dari rahim ibu pada usia yang cukup bulan tanpa disertai penyulit. Dalam melewati persalinan ibu akan merasakan nyeri persalinan. Nyeri persalinan ini dapat menimbulkan kecemasan pada ibu, menyebabkan timbulnya hiperventilasi sehingga membuat kebutuhan oksigen ibu meningkat, kenaikan tekanan darah dan berkurangnya motilitas usus serta vesika urinaria. Keadaan ibu akan mempengaruhi kondisi ibu berupa kelelahan, rasa takut, khawatir dan menimbulkan stress, sehingga diperlukan upaya untuk dapat mengatasi nyeri persalinan yaitu dengan meningkatkan pemahaman ibu tentang cara mengatasi nyeri persalinan kala I dengan pelayanan terapi komplementer. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, dan pemahaman ibu tentang mengatasi rasa nyeri persalinan kala I dengan pelayanan terapi komplementer. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan penyuluhan, demonstrasi dan observasi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2024, dengan melibatkan dosen, mahasiswa dan asisten bidan. Sasaran 13 orang ibu hamil trimester III di PMB Watik Subagyo. Hasil yang diperoleh adalah rata-rata nilai pre test dari 13 responden sebesar 75 dengan kategori pengetahuan cukup, sedangkan rata-rata nilai post test sebesar 89 dengan kategori pengetahuan baik. Kegiatan pemberian edukasi ini diharapkan dapat dilakukan secara rutin secara berkesinambungan hingga terjadi perubahan perilaku yang lebih baik dan menggunakan media yang lebih inovatif lagi dalam pemberian terapi komplementer sehingga dapat diaplikasikan secara mandiri oleh ibu hamil di rumah. Kata Kunci: Edukasi, Terapi Komplementer, Nyeri Persalinan ABSTRACK Childbirth is the process of expelling the baby, placenta and amniotic membranes from the mother's womb at term without any complications. During the birth process, the mother will feel labor pain. This labor pain can cause anxiety in the mother, causing hyperventilation, thereby increasing the mother's need for oxygen, increasing blood pressure and reducing intestinal and bladder motility. The mother's condition will affect the mother's condition in the form of feelings of fatigue, fear, worry and stress, so efforts are needed to overcome labor pain, namely by increasing the mother's understanding of how to deal with first stage labor pain with complementary therapy services. The aim of this activity is to increase mothers' knowledge and understanding about managing first stage labor pain with complementary therapy services. The method used is by providing counseling, demonstration and observation. This service activity will be carried out in July 2024 involving lecturers, students and midwife assistants. The target is 13 third trimester pregnant women at PMB Watik Subagyo. The results obtained were that the average pre-test score of the 13 respondents was 75 in the sufficient knowledge category, while the average post-test score was 89 in the good knowledge category. It is hoped that this educational activity can be carried out routinely and continuously until there is a change in behavior for the better and using more innovative media in providing complementary therapy so that it can be applied independently by pregnant women at home. Keywords: Education, Complementary Therapy, Labor Pai
PENYULUHAN BAHAYA NARKOLEMA PADA REMAJA SMA NEGERI 1 KECAMATAN SEMAKA KABUPATEN TANGGAMUS LAMPUNG
Narkolema merupakan singkatan dari “Narkoba lewat mata” adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan paparan pornografi yang dapat menyebabkan kecanduan dan memiliki dampak kerusakan otak yang lebih berat dibandingkan dengan narkoba. Pecandu narkolema mengalami kerusakan pada lima area otak yang serupa dengan kerusakan akibat benturan fisik atau penggunaan zat kimia narkoba. Lima area tersebut meliputi Orbito Frontal, Midfrontal, Insula Hippo Campus Temporal, Nucleus Accumbens Patumen, Cingulate, dan Cerebellum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penyuluhan bertujuan untuk memberikan edukasi dalam rangka meningkatkan pengetahuan mengenai ancaman dan bahaya narkolema, serta memberikan tips dan saran untuk mengurangi kasus pemaparan pornografi pada remaja, sehingga dapat menekan angka kejadian narkolema di SMA Negeri 1 Semaka. Penyuluhan ini menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan diskusi kelompok dengan alat bantu proyektor, laptop, pamflet, banner, kamera, alat pengeras suara dan bingkisan. Hasil pre-test dan post-test, terjadi peningkatan cukup besar dalam tingkat pengetahuan siswa, dari rata-rata 85,2% sebelum kegiatan menjadi 93,8% sesudahnya
Penelitian Bibliometrik tentang Pembuangan Air Limbah: Pemetaan Tren dan Faktor-Faktor Kunci yang Mempengaruhi Perilaku
ABSTRACT Wastewater management is one of the most important environmental issues, especially in sectors that generate large amounts of liquid waste, such as restaurants and other public facilities. With the increasing awareness of the importance of environmental sustainability, research on wastewater management continues to grow, focusing on treatment technologies, management policies, as well as the behavior of waste managers themselves. The purpose of this study is to analyze publication trends and bibliometric mapping related to wastewater management, as well as identify factors that influence the behavior of waste managers, particularly in the context of the restaurant and public facilities sector. The method used in this research is a bibliometric approach, using the Publish or Perish application to collect relevant articles from various scientific publications between 2014 and 2024, which were then analyzed with VOSviewer to produce network visualizations, overlays, and densities to map trends, relationships between keywords, and emerging clusters. The results of the analysis show that research related to wastewater management focuses mostly on technical aspects and treatment technologies, but also increasingly pays attention to the influence of waste management behavior and social and cultural factors that influence management decisions. Some of the research gaps found are the need to dig deeper into the influence of social, cultural factors, as well as education policies in influencing waste management. The conclusion of this study is that wastewater management requires a holistic approach, incorporating technology, human behavior, and more effective policies. Further research focusing on the factors that influence the behavior of waste managers will be crucial to formulate more effective and sustainable policies in waste management in the future. Keywords: Wastewater Management, Manager Behavior, Treatment Technology, Environmental Policy, Bibliometric Study ABSTRAK Pengelolaan air limbah merupakan salah satu isu lingkungan yang sangat penting, terutama di sektor-sektor yang menghasilkan limbah cair dalam jumlah besar, seperti restoran dan fasilitas umum lainnya. Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya keberlanjutan lingkungan, penelitian mengenai pengelolaan air limbah terus berkembang, dengan fokus pada teknologi pengolahan, kebijakan pengelolaan, serta perilaku pengelola limbah itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tren publikasi dan pemetaan bibliometrik terkait pengelolaan air limbah, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pengelola limbah, khususnya dalam konteks sektor restoran dan fasilitas umum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan bibliometrik, dengan menggunakan aplikasi Publish or Perish untuk mengumpulkan artikel-artikel relevan dari berbagai publikasi ilmiah antara tahun 2014 hingga 2024, yang kemudian dianalisis dengan VOSviewer untuk menghasilkan visualisasi jaringan, overlay, dan densitas untuk memetakan tren, hubungan antar kata kunci, serta klaster-klaster yang muncul. Hasil analisis menunjukkan bahwa penelitian terkait pengelolaan air limbah banyak berfokus pada aspek teknis dan teknologi pengolahan, tetapi juga semakin banyak memperhatikan pengaruh perilaku pengelola limbah dan faktor-faktor sosial serta budaya yang mempengaruhi keputusan pengelolaan. Beberapa gap penelitian yang ditemukan adalah kebutuhan untuk menggali lebih dalam mengenai pengaruh faktor sosial, budaya, serta kebijakan pendidikan dalam mempengaruhi pengelolaan limbah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengelolaan air limbah memerlukan pendekatan yang holistik, yang menggabungkan teknologi, perilaku manusia, dan kebijakan yang lebih efektif. Penelitian lebih lanjut yang berfokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pengelola limbah akan sangat penting untuk merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan berkelanjutan dalam pengelolaan limbah di masa depan. Kata Kunci: Pengelolaan Air Limbah, Perilaku Pengelola, Teknologi Pengolahan, Kebijakan Lingkungan, Studi Bibliometri
Rekontruksi Surat Gugatan: Analisis Yuridis dan Praktis
Penelitian ini bertujuan mengkaji tentang teknis pembuatan Surat gugatan yang efektif dan sah secara yuridis. Surat Gugatan dalam hukum perdata menjadi bagian integral dalam sistem hukum perdata, dengan mempertimbangkan aspek, struktur dan konteks hukum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Normatif dengan pendekatan perundang-undangan (Statute Approach) dan pendekatan konsep (Conteptual Approach) Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan teknik pembuatan Surat gugatan yang sesuai dengan ketentuan Perundang-undangan. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah memberikan panduan praktis bagi praktisi hukum dan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan petingnya surat gugatan yang baik dalam memperkuat sistem hukum secara keseluruhan
Efektifitas Konsumsi Labu Siam terhadap Penurunan Kejadian Konstipasi pada Ibu Hamil di Puskesmas Lebak Gedong
ABSTRACT Cases of constipation found at the Lebak Gedong Health Center, data was obtained as much as 8.9% of all pregnant women in the last month, namely 39 pregnant women complained of difficulty defecating. At the Health Center, only counseling was given about a high-fiber diet and pregnancy exercises had been carried out but were not carried out optimally. So by finding this case the author is interested in knowing the effectiveness of chayote consumption on reducing the incidence of constipation in pregnant women at the Lebak Gedong Health Center in 2024. Objective to determine the effectiveness of chayote consumption on reducing the incidence of constipation in pregnant women at the Lebak Gedong Health Center in 2024. This study uses a Quasy Experimental research design with a pre-test and post-test, namely by using two groups. At the beginning of the examination, an intervention was given for group 1 which was included in the severe constipation category, an intervention was given by giving 100gr/day of chayote and group 2 which was included in the mild constipation category as a control, then a re-examination of the incidence of constipation was carried out after 15 days of intervention (post). There is a significant difference between chayote consumption. And there is a difference in the average difference between the pre-test and post-test of each group. There is an average difference of 5.13 where the Experiment consumption is higher than the average control group. Keywords: Chayote, Constipation, Pregnant Women, Lebak Gedong ABSTRAK Kasus konstipasi yang terdapat di Puskesmas Lebak Gedong, diperoleh data sebanyak 8,9% dalam keseluruhan ibu hamil dalam sebulan terakhir yaitu 39 orang ibu hamil mengeluh susah buang air besar. Di Puskesmas hanya dilakukan penyuluhan tentang diet tinggi serat dan sudah dilakukan senam hamil namun dilakukan belum maksimal. Sehingga dengan menemukan kasus ini penulis tertarik untuk mengetahui efektivitas konsumsi labu siam terhadap penurunan kejadian konstipasi pada ibu hamil di Puskesmas Lebak Gedong tahun 2024. Tujuan untuk mengetahui efektifitas konsumsi konsumsi labu siam terhadap penurunan kejadian konstipasi pada ibu hamil di Puskesmas Lebak Gedong tahun 2024. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasy Eksperimental dengan pre test and post testyaitu dengan menggunakan dua kelompok. Pada awal dilakukan pemeriksaan, kemudian diberikan intervensi untuk kelompok 1 dengan pemberian 100gr/hari labu siam dan kelompok 2 yang masuk dalam kategori konstipasi ringan sebagai kontrol, kemudian dilakukan pemeriksaan kembali kejadian konstipasi setelah 15 hari intervensi (post). Ada perbedaan bermakna antara konsumsi labu siam. Dan ada perbedaan dari selisih rata-rata antara pre test dan post tes masing-masing kelompok. Ada selisih rata-rata sebesar 5,13 dimana konsumsi Eksperimen lebih tinggi dibandingkan rata-rata kelompok kontrol. Kata Kunci: Labu Siam, Konstipasi, Ibu Hamil, Lebak Gedon
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Masalah Bendungan ASI pada Ibu Postpartum di Puskesmas Watu Alo
ABSTRACT Breastfeeding is known as one of the most powerful influences on a child's survival, growth and development. Research states that early initiation in the first hour of the first hour can prevent 22% of infant deaths under 1 month of age in developing countries. The achievement of 6 months of exclusive breastfeeding depends on the successful initiation within the first hour. Exclusive breastfeeding during the first 6 months of life, along with complementary foods and continued breastfeeding from 6 months to 2 years, can reduce infant mortality by at least 20%. This study is a quantitative study with a cross sectional design. Data collection was carried out using questionnaires, structured observations that have been tested. The sample in this study is postpartum mothers who experience problems with breast milk dams. The results of the study found that there was a relationship between breastfeeding behavior and the incidence of breast milk dams in postpartum mothers, the results with p-value = 0.016, there was a relationship between breast care and the incidence of breast milk dams with p-value = 0.001 and there was a relationship between breastfeeding motivation and the incidence of breast milk dams. The incidence of breastfeeding dams is related to breastfeeding behavioral factors, the incidence of breastfeeding dams is related to breast care activities during pregnancy, the incidence of breastfeeding dams is related to the motivation of postpartum mothers with the incidence of breastfeeding dams. Keywords: Breast Milk Dam, Determinants of Factors, Postpartum Mother ABSTRAK Pemberian ASI dikenal sebagai salah satu yang memberikan pengaruh paling kuat terhadap kelangsungan hidup anak, pertumbuhan dan perkembangan. Penelitian menyatakan bahwa inisiasi dini dalam 1 jam pertama dalam 1 jam pertama dapat mencegah 22% kematian bayi dibawah umur 1 bulan di negara-negara berkembang. Pencapaian 6 bulan ASI eksklusif bergantung pada keberhasilan inisiasi dalam satu jam pertama. ASI ekskusif selama 6 bulan pertama kehidupan, bersamaan dengan makanan pedamping ASI dan meneruskan ASI dari 6 bulan sampai 2 tahun, dapat mengurangi sedikitnya 20% kematian bayi. Studi ini merupakan studi kuantitatif dengan desain cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, observasi terstruktur yang telah diuji cobakan. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu postpartum yang mengalami masalah bendungan ASI. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara Perilaku menyusui dengan kejadian bendungan ASI pada ibu post partum, hasil dengan pvalue = 0,016, ada hubungan hubungan antara perawatan payudara dengan kejadian bendungan ASI hasil dengan p-value = 0,001 dan ada hubungan motivasi menyusui dengan kejadian bendungan ASI.hasil dengan p-value = 0,02. Kejadian bendungan ASI berhubungan dengan factor perilaku menyusui, Kejadian bendungan ASI berhubungan dengan kegiatan perawatan payudara pada masa kehamilan, Kejadian bendungan ASI berhubungan dengan motivasi ibu post partum dengan kejadian bendungan ASI. Kata Kunci: Bendungan ASI, Determinan Faktor, Ibu Postpartu
The Role Of Mother Toddler Classes In Stimulating Child Growth And Development
Latar Belakang: Kemampuan orang tua terutama ibu dalam melakukan stimulasi maupun deteksi dini tumbuh kembang anak masih sangat rendah, hal ini sesuai dengan data dari Puskesmas Tanah Habang bahwa kasus gangguan perkembangan menduduki posisi kedua tertinggi di Kabupaten Balangan dengan presentase 2,1%. Pemanfaatan Buku KIA dan Kelas Balita sebagai media informasi stimulasi tumbuh kembang sangat diperlukan oleh Ibu agar memudahkan dalam melakukan intervensi dini adanya gangguan tumbuh kembang pada anak.Tujuan: menganalisis pengaruh kelas ibu balita terhadap pengetahuan ibu dalam stimulasi tumbuh kembang anak usia 0-24 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tanah Habang.Metode: Penelitian eksperimen dengan rancangan Pre Eksperiment One-group pretest-posttest design, pengambilan sampel 20 orang menggunakan purposive sampling, instrumen pengambilan data menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan Wilcoxon Signed Rank Test.Hasil: Hasil penelitian diperoleh pengetahuan sebelum Kelas Ibu Balita dalam kategori baik sebanyak 19 orang (95%), kategori cukup sebanyak 1 orang (5%) dan hasil pengetahuan setelah Kelas Ibu Balita adalah 100% kategori baik (20 orang). Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukkan ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah Kelas Ibu Balita.Simpulan: Pemanfaatan Kelas Ibu Balita memiliki pengaruh terhadap pengetahuan ibu dalam stimulasi tumbuh kembang anak, semakin baik pengetahuan ibu dapat berdampak terhadap perilaku ibu sehingga pemantauan tumbuh kembang anak dapat dilakukan secara optimal.Saran: Informasi melalui kelas balita dapat meningkatkan kesadaran orangtua dalam mendeteksi kelainan tumbuh kembang pada anak Kata Kunci: Kelas Ibu Balita, pengetahuan, stimulasi tumbuh kembang ABSTRACT Background: The ability of parents, especially mothers, to stimulate and detect early child development is still very low, this is in accordance with data from Tanah Habang Health Center that cases of developmental disorders are in the second highest position in Balangan Regency with a percentage of 2.1%. The use of KIA Books and Toddler Classes as a medium for information on growth and development stimulation is very much needed by mothers to make it easier to intervene early in the presence of growth and development disorders in children.Objective: Analyzing the influence of mother-to-toddler classes on mothers' knowledge in stimulating the growth and development of children aged 0-24 months in the working area of the Tanah Habang Health Center.Methods: Experimental research with Preexperiment One-group pretest-posttest design, sampling of 20 people using purposive sampling, data collection instruments using questionnaires, then analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test.Results: The results of the study obtained knowledge before the Mother Toddler Class in the good category of 19 people (95%), sufficient category of 1 person (5%) and the results of knowledge after the Mother Toddler Class were 100% good category (20 people). The results of the Wilcoxon Signed Rank Test obtained a Sig. (2-tailed) value of 0.000 which is smaller than 0.05. This shows that there is a significant difference between before and after the Mother Toddler Class.Conclusion: UtilizationThe Mother and Toddler Class has an influence on mothers' knowledge in stimulating children's growth and development. The better the mother's knowledge, the better the impact on the mother's behavior so that monitoring of children's growth and development can be carried out optimally.Suggestion: Information through toddler classes can increase parents' awareness in detecting growth and development disorders in children Keywords: Mother toddler class, knowledge, growth and development stimulation
Gambaran Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Dokter Muda Terhadap Kepentingan Vaksin Covid-19 Di Rumah Sakit Jiwa Aceh
Coronavirus disease 2019 (COVID-19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh (SARS-CoV-2). Kasus pertama yang diketahui teridentifikasi di Wuhan, Tiongkok, pada bulan Desember 2019. Penyakit ini telah menyebar ke seluruh dunia, sehingga menyebabkan pandemi yang berkelanjutan. Secara genetik SARS-CoV-2 yang ditemukan saat ini memiliki kemiripan secara genetik dengan SARS yang ditemukan pada tahun 2020. Mekanisme virulensi Coronavirus berhubungan dengan protein struktural dan protein non struktural. Pada Coronavirus terdapat messenger RNA (mRNA) yang membantu translasi dari replikasi/transkripsi. Terdapat 16 protein non struktural yang dikode oleh ORF. Bagian 1/3 lainnya dari rangkaian RNA virus, yang tidak berperan dalam proses replikasi/transkripsi, berperan dalam mengkode 4 protein struktural, yaitu protein S, protein E, protein M, dan protein N. Jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Kuantitatif yaitu metode yang berguna untuk menggambarkan, menunjukkan atau meringkas data dengan cara yang konstruktif mengacu pada gambaran statistik dalam memahami detail data dengan meringkas dan menemukan pola dari sampel data tertentu. Tingkat pengetahuan Dokter Muda di Rumah Sakit Jiwa Aceh dengan kategori Tinggi berjumlah 9 Orang (31%) dan kategori Cukup 20 Orang (69%), dan kategori Rendah 0 orang (0%). Untuk sikap Dokter Muda dengan sikap positif sebanyak 29 orang (100%). Sebagian persepsi Dokter Muda sudah Sangat Baik terhadap kepentingan vaksin COVID-19
Hubungan Riwayat Pemberian Asi Eksklusif Dengan Angka Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Atas Pada Balita Di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati
Infeksi Saluran Pernapasan Atas ialah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh invasi virus dan bakteri yang menimbulkan reaksi inflamasi pada jalur pernapasan, seperti nasofaringitis, faringitis, sinusitis, laringitis, rinitis dan tonsilitis. Salah satu faktor yang mempengaruhi timbulnya ISPA ialah balita yang tidak diberikan ASI eksklusif berisiko lebih besar mengidap ISPA karena efek proteksi ASI mampu mencegah timbulnya gangguan kesehatan di awal kehidupan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hasil pemberian ASI eksklusif dengan frekuensi ISPA pada anak di bawah lima tahun. Desain cross-sectional dipakai dalam studi observasional analitik. Sampel penelitian terdiri dari 74 anak berumur 6-59 bulan dengan menggunkan metode total sampling. Analisis data univariat dan bivariat didapatkan umur balita α = 0,05), tidak ada hubungan antara usia balita dengan kejadian ISPA dan Berdasarkan hasil uji Chi-square (p-value = 0,006 < α = 0,05), terdapat korelasi antara riwayat pemberian ASI dengan insiden ISPA
Analisis Nilai Dosis Efektif Pada Pemeriksaan MSCT Kepala Non Kontras Di Rumah Sakit Prima Medika Denpasar
Pemeriksaan Multislice Computed Tomography (MSCT) kepala non-kontras digunakan secara luas dalam diagnosis gangguan intrakranial seperti trauma kepala dan stroke. Meskipun memberikan manfaat diagnostik yang signifikan, penggunaan radiasi ionisasi menimbulkan potensi risiko terhadap pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sebaran dosis efektif pada pemeriksaan MSCT kepala non-kontras di Rumah Sakit Prima Medika Denpasar. Data diperoleh dari 30 pasien dengan rentang usia 35-84 tahun. Parameter teknis yang diamati mencakup CTDIvol (Computed Tomography Dose Index Volume) dan DLP (Dose Length Product). Nilai CTDIvol rata-rata sebesar 39,21 mGy, dan nilai DLP rata-rata sebesar 952,52 mGy∙cm. Kedua nilai ini berada di bawah referensi nasional yang ditetapkan oleh BAPETEN, yaitu 60 mGy untuk CTDIvol dan 1275 mGy∙cm untuk DLP. Optimisasi protokol pemindaian, termasuk penggunaan teknik modulasi arus tabung otomatis, diharapkan dapat mengurangi paparan radiasi lebih lanjut tanpa mengorbankan kualitas gambar