E-Jurnal UMNAW (Universitas Muslim Nusantara Al Washliya)
Not a member yet
2157 research outputs found
Sort by
CONCEPTUAL METAPHOR IN THE POETRY COLLECTION LOVE LETTERS FOR THE FUTURE YOU BY ADI K : COGNITIVE SEMANTICS STUDY
This research aims to find out the types of conceptual metaphors and then describe the meanings of these types of conceptual metaphors. This research uses the theory of Conceptual Metaphor from Lakoff and Jhonson (2003) followed by the study of Cognitive Semantics. This research uses qualitative research methods. The data used in this research is a poetry collection book entitled Love Letters for the Future You by Adi K. The results of this study show that there are 3 types of Conceptual Metaphors, namely Structural Metaphors, Orientational Metaphors, and Ontological Metaphors based on the theory of Lakoff and Jhonson (2003). This study found 4 data of Conceptual Metaphor of Structural Metaphor type. In addition, this study found 3 data of Conceptual Metaphor from the type of Orientational Metaphor. And finally, this study found 3 data of Conceptual Metaphor of Ontological Metaphor type
Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Menjadi Makanan Sehat Di Desa Tuntungan II Pancur Batu Sumatera Utara
Kulit pisang merupakan limbah yang sering tidak dimanfaatkan oleh masyarakat atau kelompok industri usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), yang sebenarnya dapat ditingkatkan nilai keekonomiannya dengan dioleh menjadi berbagai produk makanan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memanfaatkan limbah kulit pisang menjadi makanan sehat di Desa Tuntungan II, Pancur Batu Sumatera Utara. Metode yang digunakan dalam kegiatan adalah pelatihan melalui ceramah, diskusi dan praktik pembuatan makanan sehat dari kulit pisang. Evaluasi berupa pretes dan postes dilakukan untuk melihat efektivitas kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan pemahaman masyarakat mitra tentang pengolahan limbah kulit pisang menjadi makanan sehat meningkat yang ditunjukkan dari hasil postes rata-rata pengetahuan peserta sebesar 75% dari sebelum pelatihan dengan rata-rata 52%. Kegiatan ini diketahui berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat mitra dalam memanfaatkan limbah kulit pisang menjadi makanan sehat
Pendampingan Hukum Pada Pelaku UMKM Di Desa Cermee Berdasarkan UU NO 20 TAHUN 2008
Tujuan artikel ini adalah membahas tentang pengabdian pada masyarakat di desa cermee kabupaten bondowoso, kegiatan yang dilakukan melalui pendampingan hukum yang tertuang dalam UU No 20 Tahun 2008 pada pelaku UMKM masyarakat Desa cermee kabupaten bondwoso. Metode yang digunakan tentang pendampingan hukum pada UMKM pada masyarakat desa cermee kabupaten Bondowoso adalah dengan melakukan pendampingan, pendampingan yang dilakukan selama 1 bulan dengan melakukan pendekatan ABC (Asset Based Community Development) dilakukan melalui empat tahap utama: observasi, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat tentang hukum yang tertuang pada UU No 2 Tahun 2008 sebelum diadakannya pengabdian sebesar 33.53%, angka pemahaman meningkat setelah dilakukan pendampingan yang semula pemahaman sebesar 33.53% naik menjadi 57.6%
Penyuluhan Hukum Tentang Perlindungan Konsumen Era Digital Di Kalangan Masyarakat Kelurahan Bakunase Dua
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan hukum tentang perlindungan konsumen di era digital bagi masyarakat Kelurahan Bakunase Dua. Mengingat pesatnya perkembangan teknologi dan banyaknya transaksi digital yang terjadi, banyak konsumen yang belum memahami hak-hak mereka serta risiko yang ada dalam transaksi tersebut. Kegiatan pengabdian ini melibatkan penyuluhan hukum yang menyasar pelaku transaksi digital di kalangan masyarakat setempat. Pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan penyuluhan, untuk mengukur perubahan pemahaman peserta mengenai hak-hak konsumen dan cara melindungi diri dalam transaksi digital. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta tentang hak-hak mereka sebagai konsumen, serta prosedur yang dapat ditempuh untuk melindungi diri dari risiko penipuan dan kerugian digital. Sebelum penyuluhan, hanya sebagian kecil peserta yang memahami perlindungan konsumen digital, namun setelah kegiatan penyuluhan, hampir 90% peserta menyatakan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang cara-cara melindungi diri mereka di dunia digital. Dengan demikian, tujuan pengabdian ini tercapai dengan baik, memberikan dampak positif terhadap kesadaran hukum masyarakat tentang perlindungan konsumen di era digital. Sebagai rekomendasi, kegiatan serupa perlu dikembangkan lebih lanjut dengan memperkenalkan pelatihan praktis dan media digital untuk mencapai lebih banyak masyarakat, mengingat perkembangan teknologi yang semakin pesat
PERILAKU DELIKUENSI DAN RESILIENSINYA DI SMA NEGERI 13 SEMARANG
The purpose of the study was to determine the application of character education applied at SMA Negeri 13 Semarang to overcome deliberative behavior that occurs in students. The method used in this study is purposive qualitative. Researchers took data through interviews with 7 resource persons, besides that researchers also made observations in the school environment of SMA Negeri 13 Semarang. The data obtained is then analyzed in several stages, namey reduction, presentation, and coclusions. The result of this study have found that the application of character education carried out at SMA Negeri 13 Semarang can reduce the deliberative behavior carried out by students. The application of character education must also be supported and strengthened with the support of parents and the surrounding environment.Tujuan penelitian untuk mengetahui penerapan pendidikan karakter yang diterapkan di SMA Negeri 13 Semarang untuk mengatasi perilaku delikuensi yang terjadi pada peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif secara purposive. Peneliti melakukan pengambilan data melalui wawancara kepada 7 narasumber, selain itu peneliti juga melakukan observasi di lingkungan sekolah SMA Negeri 13 Semarang. Data yang diperoleh kemudian di analisis dengan beberapa tahapan yaitu reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini telah menemukan bahwasanya penerapan pendidikan karakter yang dilakukan di SMA Negeri 13 Semarang dapat mengurangi perilaku delikuensi yang dilakukan oleh peserta didik. Penerapan pendidikan karakter juga harus didukung dan diperkuat dengan dukungan orangtua maupun lingkungan sekitar.
 
ANALISIS KESIAPSIAGAAN WARGA SEKOLAH DALAM MENGHADAPI BENCANA ERUPSI GUNUNG SINABUNG DI SMA NEGERI 1 TIGANDERKET KABUPATEN KARO
This research aims to determine the level of preparedness of the school community in facing the Mount Sinabung eruption disaster at SMA Negeri 1 Tiganderket, Karo Regency, and to find out the school's efforts in preparing for the Mount Sinabung eruption disaster at SMA Negeri 1 Tiganderket. Data collection techniques are questionnaire techniques, observation and documentation. The data analysis technique in this research is preparedness data analysis technique. The results of this research show that (1) the preparedness of the school community in facing the Mount Sinabung eruption disaster at SMA Negeri 1 Tiganderket is included in the "Ready" category with a score of 68.96. (2) The efforts of the SMA Negeri 1 Tiganderket school in preparing for the Mount Sinabung eruption disaster, namely having instructions for disaster evacuation routes in the school, the library having a volcanic eruption disaster evacuation guidebook which can be a guidebook for school residents in carrying out disaster evacuation simulations, and holding simulations. together with school residents in reducing the impact of the Mount Sinabung eruption disaster.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi bencana erupsi Gunung Sinabung di SMA Negeri 1 Tiganderket Kabupaten Karo, dan mengetahui upaya sekolah dalam kesiapsiagaan dalam bencana erupsi Gunung Sinabung di SMA Negeri 1 Tiganderket. Teknik pengumpulan data adalah teknik kuesioner, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kesiapsiagaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi bencana erupsi Gunung Sinabung di SMA Negeri 1 Tiganderket termasuk dalam katagori “Siap” dengan nilai 68,96. (2) Upaya sekolah SMA Negeri 1 Tiganderket dalam kesiapsiagaan bencana erupsi Gunung Sinabung, yaitu memiliki petunjuk jalur evakuasi becana di sekolah, perpustakaan memiliki buku panduan evakuasi bencana erupsi gunung api yang bisa menjadi buku panduan warga sekolah dalam melakuka simulasi evakuasi bencana, dan mengadakan simulasi bersama warga sekolah dalam mengurangi dampak bencana erupsi Gunung Sinabung. 
ANALISIS WACANA KRITIS PEMBERITAAN PROJECT MULTATULI. ORG DALAM MENYUARAKAN KORBAN KEKERASAN SEKSUAL
Along with the increase in cases of sexual violence in Indonesia, this has not escaped the news in bold media. Reporting about sexual violence becomes an issue of how the media takes sides with victims. The focus of this research highlights the meaning of the news 'When Health Services Do Not Support the Rights of Sexual Violence Victims. In this research, researchers will look at how the media Projectmultatuli.org reports cases of sexual violence and media bias. The aim of this research is to find out the meaning of the news by analyzing discourse and looking at the media's bias towards victims of sexual violence. This research uses a qualitative descriptive critical paradigm method, viewed from the Van Dijk model of discourse analysis. Showing the meaning of news, actively both from the side of the news maker and from the side of the reader.Seiring dengan meningkatnya kasus kekerasan seksual di Indonesia, hal ini pun tidak luput dari pemberitaan media yang berani. Pemberitaan kekerasan seksual menjadi persoalan bagaimana media memihak korban. Fokus penelitian ini menyoroti makna berita 'Ketika Pelayanan Kesehatan Tidak Mendukung Hak Korban Kekerasan Seksual. Dalam penelitian ini, peneliti akan melihat bagaimana media Projectmultatuli.org memberitakan kasus kekerasan seksual dan bias media. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna berita dengan menganalisis wacana dan melihat bias media terhadap korban kekerasan seksual. Penelitian ini menggunakan metode paradigma kritis deskriptif kualitatif, dilihat dari analisis wacana model Van Dijk. Menampilkan makna berita, secara aktif baik dari pihak pembuat berita maupun dari pihak pembaca.
 
ADVERBIA SANGKALAN DAN ADVERBIA PENJUMLAHAN DALAM KUMPULAN CERPEN SENANDUNG KUNANG-KUNANG KARYA WIDIAYATI
Penelitian ini mendeskripsikan tentang adverbia yang ada pada buku kumpulan cerpen Senandung Kunang-Kunang karya Widiayati. Fokus penelitian ini pada dua jenis adverbia, yaitu adverbia sangkalan dan adverbia penjumlahan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data yang diperoleh didapat langsung dari buku kumpulan cerpen Senandung Kunang-Kunang. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis konten. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah adverbia sangkalan sebanyak 31 data, yaitu adverbia sangkalan bukan sebanyak 10 data, adverbia sangkalan tidak sebanyak 18, dan adverbia sangkalan tanpa sebanyak 3 data. Sedangkan adverbia penjumlahan ditemukan sebanyak 22 data, yaitu adverbia penjumlahan banyak sebanyak 4 data, adverbia penjumlahan sedikit sebanyak 1 data, adverbia penjumlahan beberapa sebanyak 13 data, adverbia penjumlahan semua sebanyak 3 data, dan adverbia penjumlahan seluruh sebanyak 1 data. Berdasarkan temuan yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa dalam buku kumpulan cerpen Senandung Kunang-Kunang paling banyak ditemukan adalah adverbia sangkalan dengan jumlah 31 data.
Kata kunci: cerpen, adverbia, kualitatif
 
ANALISIS WACANA KRITIS VIDEO INSTAGRAM OBJEK WISATA KEBUMEN MELALUI PERSPEKTIF FAIRCLOUGH
Penelitian ini menganalisis wacana kritis video promosi Instagram objek wisata Pantai Karang Bolong di Kebumen menggunakan pendekatan Norman Fairclough. Media sosial, khususnya Instagram, memainkan peran penting dalam membentuk citra destinasi wisata melalui kombinasi visual dan narasi yang menarik. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana bahasa dan elemen visual dalam video memengaruhi persepsi audiens, serta mengungkap ideologi, hubungan kekuasaan, dan strategi komunikasi yang digunakan. Metode penelitian kualitatif dengan analisis wacana kritis diterapkan untuk menganalisis teks, praktik diskursif, dan konteks sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana video ini mencerminkan ideologi keberlanjutan, pelestarian budaya, dan pengembangan ekonomi lokal. Hubungan kekuasaan terlihat dalam produksi dan penyebaran narasi oleh pemerintah daerah untuk membangun citra positif destinasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam kajian wacana kritis dan wawasan praktis bagi pengelola wisata untuk meningkatkan efektivitas promosi melalui media sosial.
 
PENGUATAN LITERASI POLITIK GEN Z MENUJU CIVIC SMART MENJELANG PEMILIHAN KEPALA DAERAH (PILKADA) SERENTAK TAHUN 2024 DI KABUPATEN SEMARANG
Pengabdian ini bertujuan memberikan penguatan literasi politik Gen Z menuju civic smart menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 di Kabupaten Semarang. Tingginya antusiasme kaum milenial pada Pemilu 2024 diketahui dari Survei tim Riset dan Analitik Kompas Gramedia Media bersama Litbang Kompas yang menunjukkan 86,7 persen menyatakan bersedia berpartisipasi, 10,7 persen masih menimbang, dan 2,6 persen menolak mengikuti Pemilu. Permasalahan mitra adalah minimnya literasi politik Gen Z, khususnya menghadapi Pilkada tahun 2024. Pengabdian kepada masyarakat ini dimaksudkan memberikan pemahaman: (1) pentingnya kesadaran Gen Z menggunakan hak pilihnya sebagai warga negara yang cerdas (civic smart); (2) pemanfaatan youtube, instagram, facebook, dan media komunikasi seperti whatshap dan line sebagai media literasi politik; (3) mengetahui bahaya hoaks dan black campaign terhadap demokrasi; dan (4) Gen Z sebagai agent of change untuk mewujudkan warga negara terdidik (educated citizen). Metode pelaksanaan dibagi tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi/refleksi. Hasil akhir kegiatan pengabdian menunjukkan sebanyak 89 persen peserta mampu memahami urgensi literasi politik. Kemampuan mengakses media sosial dan memilah berita sebesar 93 persen, dan kesadaran gen Z sebagai agent of change untuk turut berkontribusi mewujudkan warga negara yang terdidik (educated citizen) sebesar 87 persen