E-Jurnal UMNAW (Universitas Muslim Nusantara Al Washliya)
Not a member yet
2157 research outputs found
Sort by
KONTRIBUSI BAHASA INDONESIA DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS BUDAYA DI KALANGAN MAHASISWA: ANALISIS PERAN DAN IMPLIKASI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi Bahasa Indonesia dalam pembentukan identitas budaya di kalangan mahasiswa, dengan menyoroti peran, tantangan, dan implikasinya di era globalisasi. Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dihadapkan pada dinamika penggunaan bahasa daerah dan bahasa gaul yang berkembang pesat di lingkungan mahasiswa. Studi ini menggunakan pendekatan fenomenologis dengan melibatkan 98 responden mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi makna, pengalaman, serta persepsi mahasiswa terhadap penggunaan Bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa gaul dalam kehidupan sehari-hari.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia memiliki kontribusi terbesar (30%) dalam membentuk identitas nasional dan memperkuat integrasi antar mahasiswa lintas etnis. Bahasa daerah tetap berperan penting sebagai penjaga akar budaya (25%), meskipun penggunaannya mulai menurun di lingkungan kampus. Bahasa gaul, yang juga menempati porsi signifikan (25%), diakui memperkaya ekspresi, namun berpotensi mengikis identitas budaya asli. Implikasi dari fenomena ini adalah munculnya kesadaran di kalangan mahasiswa akan pentingnya menjaga keseimbangan antara penggunaan Bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa gaul agar identitas budaya tetap lestari.Bahasa Indonesia berfungsi sebagai perekat utama identitas nasional di tengah keberagaman budaya mahasiswa, sementara bahasa daerah dan bahasa gaul memberikan warna tersendiri dalam dinamika kebudayaan kampus. Upaya pelestarian bahasa daerah dan penguatan Bahasa Indonesia perlu didukung oleh institusi pendidikan dan komunitas mahasiswa agar identitas budaya generasi muda tetap terjaga di era modern. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan kebijakan bahasa dan strategi pelestarian budaya di lingkungan pendidikan tinggi.
 
ANALISIS KEMAMPUAN MENULIS CERPEN PADA SISWA KELAS XI DI SUMATERA UTARA
Kemampuan menulis cerpen merupakan salah satu keterampilan penting dalam pembelajaran bahasa Indonesia, namun masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam mengembangkan ide, struktur cerita, dan penggunaan bahasa yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan menulis cerpen pada siswa kelas XI di Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa dari lima sekolah berbeda. Objek penelitian berupa hasil tulisan cerpen siswa yang dikumpulkan melalui teknik dokumentasi. Instrumen penelitian berupa pedoman analisis isi yang digunakan untuk mengevaluasi struktur cerita, kebahasaan, dan kreativitas dalam tulisan siswa. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi pola dan kualitas tulisan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan menulis cerpen siswa masih berkualifikasi cukup, dengan 3 berkualifikasi baik sekali , 8 berkualifikasi baik, dan 14 berkualifikasi cukup. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar guru memberikan lebih banyak latihan menulis kreatif, serta menerapkan metode pembelajaran yang lebih interaktif untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa
PKM Menuju UMKM Ekonomi Kreatif Berbasis Digital Pada Masyarakat Pelaku Usaha Bank Wakaf Mikro ( BWM) Pesantren Mawaridusaalam Desa Tumpatan Kecamatan Batang Kuis Deli Serdang Sumatera Utara
Kegiatan PKM ini dilaksanakan sebagai tugas Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat yang sekaligus merupakan bagian dari tugas pelaksanaan dosen. Kegiatan PKM ini dilaksanakan untuk membantu Umkm Ekonomi Kreatif Berbasis Digital Pada Masyarakat Pelaku Usaha Bank Wakaf Mikro ( Bwm) Pesantren Mawaridusaalam Desa Tumpatan Kecamatan Batang Kuis Deli Serdang Sumatera Utara. tujuan diadakannya PKM ini untuk memberikan penyuluhan kepada pihak staff Lembaga keuangan dan para guru pesantren untuk mengembangkan ekonomi kreatif berbasis digital yang dapat memudahkan pihak sekolah untuk berkembang kearah yang lebih baik lagi. Permasalahan yang sering terjadi dimana para guru kurang memahami cara berwirausaha sehingga belum banyak dari mereka yang mempelajari mendalam mengenai ekonomi kreatif berbasis digital pada Masyarakat di Lembaga keuangan bank wakaf mikro mawaridusaalam. Maka disini staff dan Guru sebagai mitra dan media pembelajaran siswa/i pesantren mawaridusaalam untuk mengajarkan kreativitas siswa sejak dini berbasis digital. Metode pendekatan yang ditawarkan untuk menyelesaikan masalah ini adalah dengan metode ceramah dan metode diskusi kepada staff Lembaga keuangan, para guru dan pihak sekolah. Hasil yang telah dilakukan dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini diantaranya adalah memberikan pemahaman mengenai ekonomi kreatif berbasis digital pada Masyarakat pelaku usaha Bank Wakaf Mikro (BWM).
Kata kunci: Ekonomi, Kreatif, Digital, BW
Optimalisasi Penyuluhan, Pemeriksaan, Pengobatan Penderita Hipertensi Sebagai Penyakit Utama Lansia Di Desa Sementara, Kecamatan Pantai Cermin Serdang Bedagai
Hypertension is a disease suffered by one billion people in the world, including 2/3 of Hypertension sufferers who are in developing countries. This hypertension often occurs in adults but is more susceptible to Blood pressure if it is continuously high can cause damage to blood vessels, kidneys, heart, and circulation or even death This community service activity aims to provide education to 25 temporary village residents of Pantai Cermin Serdang Bedagai about prevention, early detection and treatment of Hypertension which is the main disease of the elderly. From the results of this service, the temporary village community who experienced the most mild Hypertension was 48% and consumed a lot of salt and excessive fat as much as 52%, the community experienced Obesity II excess weight by 44%, elderly age by 40%, female gender by 84%, had no history of hypertension in their families by 68%. with the status of elementary school/MI education level of 64%, Pretest score <70 as many as 10 people (40%), pretest score >70 as many as 15 people (60%) then Post test score <70 as many as 1 person (4%) and post test score >70 as many as 24 people (96%). There was an increase in the value of health education knowledge about Hypertension after the counseling was carried ou
Serenova Liquid : Pembuatan Sabun Cuci Piring dengan Ekstrak Serai di Yayasan Al-Kahfi Medan
Sabun cuci piring yang banyak digunakan dan beredar di pasaran tidak sedikit menggunakan zat kimia aktif yang bisa dikatakan tidak ramah terhadap kulit manusia sehingga menyebabkan kulit terasa kering, gatal-gatal dan terkelupas. Namun, ada zat aktif lain yang bisa digunakan dalam pembuatan sabun pencuci secara alami, yaitu ekstrak sereh wangi dari tanaman sereh wangi. Oleh karena itu, penggunaan ekstrak serai wangi dalam pembuatan sabun cuci piring dianggap sangat efektif, tidak hanya untuk memberikan aroma, tetapi juga untuk memberikan efek antibakteri. Sebagaimana peneliti telah melakukan observasi awal ke lokasi yayasan, peneliti mendapatkan bahwa anak-anak berbagi peralatan makan yang sama. Kondisi ini menunjukkan adanya potensi tinggi terhadap penyebaran kuman dan bakteri, terutama melalui peralatan makan yang digunakan bersama tanpa adanya jaminan kebersihan yang optimal. Oleh karena itu keterampilan pemanfaatan ekstrak daun serai untuk pembuatan sabun cuci piring khususnya pada warga di Yayasan Al-Kahfi Medan Amplas akan sangat membantu menghemat biaya pembelian sabun dan meningkatkan keterampilan dalam memanfaatkan bahan alami untuk produk cuci piring
PERSONAL NAMES IN JAVANESE: A NATURAL SEMANTIC METALANGUAGE STUDY
This paper aims to analyse personal names in Javanese in Klambir Lima Village, Hamparan Perak District by using Natural Semantic Metalanguage Theory. It is conducted by applying a qualitative method using the technique of tapping and advanced techniques through observation, interviews and documentation. The data is taken from Javanese community informants in Klambir Lima Village, Hamparan Perak District, Deli Serdang Regency. The data is in the form of information from several informants regarding the Javanese names and the meaning of the names of the Javanese people. From the data being displayed, Natural Semantic Analysis theory, it is found that the meaning of personal names that exist in the Javanese community in Klambir Lima Village, Hamparan Perak District, Deli Serdang Regency is classified into six parts, namely the meaning of parents expectations, meaning of gender marker names, meaning of number sequence names, meaning of day markers/weton names, meaning of wayang character marker names, and meaning of situational/historical markers. The meaning of the name is analyzed by using the semantic primitives and semantic components in MSA theory. The components that make up the meaning of personal names in Javanese are substantive components, relational substantives, appraisers, mental predicates, events, existence, and time components
Peningkatan Kualitas Manajemen Keuangan UMKM Melalui Pelatihan Pencatatan Sederhana Di Desa Banyuresmi, Sukahening, Tasikmalaya
Laporan keuangan sederhana digunakan untuk memudahkan para pelaku UMKM dalam mengelola usahanya. Hal ini merupakan strategi yang digunakan sebagai upaya mewujudkan kerapian pengelolaan usaha dengan menerapkan sistem pencatatan keuangan. Informasi keuangan memiliki pengaruh yang begitu penting demi mencapai kesuksesan usaha, bahkan bagi pengusaha kecil dan menengah. Para pelaku usaha banyak yang belum memiliki literasi mengenai pengelolaan keuangan dan banyak pula diantara masyarakat pelaku usaha yang belum cukup memahami pentingnya mengatur modal dan pendapatan dengal baik. Khususnya yang terjadi di Desa Banyuresmi, Kecamatan Sukahening. Pelaku UMKM masih banyak yang belum mengetahui bagaimana sistem pencatatan keuangan sederhana untuk memaksimalkan keuntungan dalam usahanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperkenalkan pemanfaatan pengelolaan keuangan kepada UMKM sehingga dapat mendukung kemajuan UMKM khususnya dalam hal keuangan. Sekaligus sebagai upaya mencerdaskan masyarakat pelaku UMKM di Desa Banyuresmi. Metode pelaksanaan kegiatan KKM ini yaitu dengan mengadakan pelatihan secara langsung dengan mengundang 25 masyarakat pelaku UMKM di Desa Banyuresmi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder yang berasal dari berbagai literatur, seperti jurnal/artikel dan halaman.
Simple financial statements are used to make it easier for MSME actors to manage their businesses. This is a strategy used as an effort to realize neat business management by implementing a financial recording system. Financial information has such an important influence in order to achieve business success, even for small and medium entrepreneurs. Many business actors do not have literacy about financial management and there are also many business actors who do not fully understand the importance of managing capital and income properly. Especially what happened in Banyuresmi Village, Sukahening District. Many MSME actors still do not know how to make a simple financial recording system to maximize profits in their business. The purpose of this study is to introduce the use of financial management to MSMEs so that they can support the progress of MSMEs, especially in terms of finance. At the same time, it is an effort to educate the community of MSME actors in Banyuresmi Village. The method of implementing this KKM activity is by holding training directly by inviting 25 MSME actors in Banyuresmi Village. The research method used in this study is a qualitative method using a descriptive approach by utilizing secondary data from various literature, such as journals/articles and pages.
 
Skematik Perencanaan Desain Ruang Terbuka Publik Di Desa Pengampon
Desa Pengampon di Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, merupakan desa dengan mayoritas penduduk yang bergantung pada sektor pertanian sebagai sumber mata pencaharian utama. Ketergantungan yang tinggi terhadap sektor ini membuat perekonomian desa sangat rentan terhadap perubahan cuaca, fluktuasi harga komoditas, serta keterbatasan lahan akibat alih fungsi lahan. Untuk mengurangi risiko tersebut, dilakukan perencanaan desain skematik 3D Ruang Terbuka Publik (RTP) sebagai solusi alternatif dalam mendorong diversifikasi ekonomi desa. RTP dirancang tidak hanya sebagai ruang interaksi sosial, tetapi juga sebagai pusat kegiatan ekonomi dan kreativitas masyarakat, seperti promosi produk lokal, kegiatan budaya, serta wadah kolaborasi usaha kecil dan menengah (UMKM). Proses perencanaan meliputi survei tapak, observasi kondisi lapangan, Focus Group Discussion (FGD) dengan pemerintah desa, hingga finalisasi desain secara partisipatif. Desain 3D dihasilkan untuk memberikan gambaran visual yang lebih jelas, sehingga masyarakat dan pemangku kepentingan dapat memahami konsep perencanaan secara komprehensif. Diharapkan, RTP yang dirancang dapat berfungsi sebagai katalis pengembangan ekonomi berbasis komunitas yang berkelanjutan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Pengampon secara jangka panjang.Pengampon Village in Kabuh District, Jombang Regency, relies heavily on agriculture as the primary source of income. This dependence makes the local economy highly vulnerable to weather changes, commodity price fluctuations, and land conversion. To mitigate these risks, a 3D schematic design for a Public Open Space (POS) was developed as an alternative solution to promote rural economic diversification. The POS is envisioned not only as a social interaction space but also as a hub for economic and creative activities, such as local product promotion, cultural events, and collaboration among small businesses (SMEs). The planning process included site surveys, field observations, focus group discussions (FGDs) with village authorities, and participatory design finalization. The resulting 3D design provides a clear visual representation to ensure comprehensive understanding among stakeholders. It is expected that the designed POS will serve as a catalyst for sustainable community-based economic development, ultimately improving the welfare of Pengampon Village residents in the long term.
 
Strategi Humas Dalam Membangun Citra Positif Lembaga Pendidikan: Kajian Literatur Sebagai Kontribusi Pengabdian Masyarakat
Citra positif lembaga pendidikan merupakan faktor strategis dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat dan daya saing institusi di tengah persaingan global. Artikel ini merupakan bentuk kontribusi pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberikan solusi konseptual terhadap pengelolaan citra lembaga pendidikan melalui peran humas. Kajian ini dilakukan menggunakan metode studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai literatur, jurnal, dan studi kasus yang relevan. Fokus utama pembahasan adalah strategi komunikasi yang dapat diterapkan oleh humas dalam membangun dan mempertahankan citra positif institusi pendidikan di era digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi dua arah, pemanfaatan media sosial, serta perencanaan strategis menjadi kunci keberhasilan humas. Temuan ini diharapkan dapat memberikan panduan teoritis dan praktis bagi para pelaku pendidikan, khususnya dalam konteks penguatan fungsi humas sebagai bagian integral dari manajemen kelembagaan.
 
Optimalisasi Pemberdayaan Santri Melalui Program Eco Pesantren Berbasis Lingkungan, Kewirausahaan, Branding Dan Digitalisasi Di Pondok Pesantren Baitul Hikmah
This community service program was implemented through a Thematic Community Service (KKN-T) activity with an Eco Pesantren approach at Baitul Hikmah Islamic Boarding School, Jember. The program aimed to enhance the capacity of students and administrators through limited-area organic farming training, compost and eco enzyme production, entrepreneurship training focusing on UMKM branding and 7P marketing strategy, public speaking training, digital financial management using Excel, and technology diffusion through eco design-based gate architecture. The implementation methods included training, community education, consultation, and science-technology diffusion. Evaluation was conducted through observation, interviews, and participant documentation. The results showed significant improvements in farming skills, design and marketing capabilities, public communication literacy, and digital financial management. Furthermore, the pondok gate design provided a concrete contribution to strengthening the pesantren's eco-friendly identity. This program demonstrated that the integration of practical and collaborative methods to improve the pesantren’s human resources. Sustainability is recommended through independent follow-up mentoring and ongoing internal monitoring by pesantren administrators.
Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) dengan pendekatan Eco Pesantren di Pondok Pesantren Baitul Hikmah, Jember. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan santri dan pengurus pondok melalui pelatihan pertanian organik di lahan terbatas, pembuatan pupuk dan eco enzyme, pelatihan kewirausahaan berbasis branding UMKM dan strategi pemasaran 7P, pelatihan public speaking, digitalisasi manajemen keuangan menggunakan Excel, serta difusi iptek dalam bentuk desain gate pesantren berbasis eco design. Metode pelaksanaan melibatkan pelatihan, pendidikan masyarakat, konsultasi, dan difusi iptek. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi praktik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan bertani, kemampuan desain dan pemasaran, literasi komunikasi publik, serta pengelolaan keuangan secara digital. Selain itu, desain visual gate pondok memberikan kontribusi nyata dalam penguatan identitas pesantren yang ramah lingkungan. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi metode aplikatif dan kolaboratif mampu meningkatkan kualitas pesantren. Keberlanjutan program sangat disarankan melalui pendampingan mandiri oleh pengurus pesantren dan sistem monitoring lanjutan