E-Jurnal UMNAW (Universitas Muslim Nusantara Al Washliya)
Not a member yet
2157 research outputs found
Sort by
STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI
Studi ini menyelidiki bagaimana meningkatkan kemampua menulis puisi dengan model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) digunakan di sekolah menengah atas untuk memastikan bahwa itu bekerja dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran menulis puisi berbasis proyek dalam meningkatkan hasil belajar siswa di tingkat sekolah menengah. Dalam penelitian ini, metode kuantitatif deskriptif dilaksanakan melalui dua siklus pembelajaran yang menerapkan metode pembelajaran berbasis proyek, tahap pertama melibatkan perencanaan dan implementasi pembelajaran berbasis proyek pada materi puisi. Hasil dari siklus pertama menunjukkan peningkatan nilai rata-rata siswa dari pre tes ke post tes, meskipun terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan. Pada tahap kedua terlihat jelas peningkatan nilai setelah dilakukannya perubahan pada beberapa aspek seperti manajemen kelompok serta peningkatan partisipasi siswa pada materi puisi dengan memperoleh nilai siswa rata-rata mencapai 87,75, dengan rentang nilai antara 75 hingga 95,5. Metode ini menjadi alternatif efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan strategi untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan di masa depan
Sosialisasi Landskap Linguistik Dalam Meningkatkan Soft Skills Mahasiswa
This article is the result of the hard work of a group of lecturers and students from the English literature study program at Al Washliyah Muslim Nusantara University and Harapan University in Medan. The goal of this community service is to find solutions to improve students' soft skills by introducing them to the linguistic landscape. The study of language use in public spaces is known as linguistic landscape. Signs on the road or notices about rules or prohibitions in specific places or areas become a linguistic landscape study. This service location was chosen based on the findings of an analysis of students at Harapan University, Medan's Faculty of Language and Communication via interview data with one of the lecturers. Based on the interview results, community service was performed at Harapan University in Medan. This activity improves students' soft skills by utilizing counseling and outreach methods regarding the linguistic landscape. The benefit of this counseling is that it helps students understand how the linguistic landscape can influence their attitudes and speech in social interactions, particularly on campus. Location surveys, obtaining permits, preparing materials, and community service training are all stages of activity. It is hoped that by participating in this activity, students at Harapan University's Faculty of Language and Communication in Medan will gain more knowledge and insight.Artikel ini merupakan hasil pengabdian tim dosen dan mahasiswa Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah dari prodi sastra Inggris dan Universitas Harapan Medan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mencari solusi dalam upaya peningkatan soft skills mahasiswa melalui pengenalan lanskap linguistik. Lanskap linguistik merupakan kajian mengenai penggunaan bahasa pada ruang publik. Tanda pada jalan maupun pemberitahuan mengenai aturan atau larangan pada tempat atau area tertentu menjadi kajian pada lanskap linguistik. Pemilihan lokasi pengabdian ini berdasarkan hasil analisis pada mahasiswa Universitas Harapan Medan pada Fakultas Bahasa dan Komunikasi melalui data wawancara terhadap salah satu dosen. Berdasarkan hasil wawancara tersebut dilaksanakan pengabdian kepada masyarakat pada Universitas Harapan Medan. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan dan sosialisasi mengenai lanskap linguistik dalam meningkatkan soft skills mahasiswa. Manfaat penyuluhan ini memberikan pengetahuan kepada mahasiswa dalam memahami bahwa lanskap linguistik mampu menciptakan sebuah sikap dan tintak tutur yang baik dalam interaksi sosial terutama di kampus. Tahapan kegiatan yang dilaksanakan adalah survey lokasi, pengurusan perizinan, penyusunan materi dan pelatihan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan menambah pengetahuan dan wawasan mahasiswa Fakultas Bahasa dan Komunikasi Universitas Harapan Medan
Penyuluhan Literasi Keuangan Untuk Masyarakat Di Desa Blang Mee Timu
Literasi keuangan memegang peranan penting dalam pengembangan usaha para pelaku UMKM. Literasi keuangan juga membantu rumah tangga untuk mengelola keuangan yang baik. Banyak faktor yang mempengaruhi tingkat literasi keuangan seperti sosial budaya, usia, gender dan juga tingkat pendidikan. Salah satu literasi keuangan yang perlu dipahami oleh pelaku usaha adalah fintech lending. Melalui fintech lending proses peminjaman dana menjadi lebih mudah dan cepat. Dengan adanya penyuluhan akan sangat membantu dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat terutama masyarakat yang jauh dari perkotaan. Sebagian besar pelaku UMKM dan masyarakat di Desa Blang Mee Timu masih memiliki tingkat literasi keuangan yang rendah. Sisi positifnya mereka memiliki tingkat antusias yang tinggi mengenai fintech khususnya fintech lending. Dilakukan pelatihan lanjutan yang bersifat pendampingan dan pemberdayaan kepada pelaku UMKM dan masyarakat di Desa Blang Mee Timu. Dapat dibuka akses yang lebih luas kepada civitas akademika lain untuk memberikan penyuluhan agar wawasan dan informasi masyarakat semakin berkembang
Pengembangan Media Maze Matching Board Untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Siswa Kelas IV SDN 104241 Lubuk Pakam
Pendidikan memiliki peranan penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Tujuan pendidikan dapat tercapai apabila proses pembelajaran berhasil dilaksanakan. guru diharapakan mampu menciptakan proses pembelajaran yang menarik, menyenangkan, inovatif dan kretif agar peserta didik menjadi semangat dalam proses pembelajaran. Namun hasil dari observasi awal yang saya lakukan di SDN 104241 Lubuk Pakam peneliti menemukan permasalahan pada proses pembelajaran di kelas IV SD temuan pada observasi diketahui bahwa penggunaan Media pembelajaran pada proses pembelajaran di kelas IV SD belum maksimal, Proses pembelajaran berpusat pada guru sehingga siswa tidak secara akif terlibat dalam proses pembelajaran di kelas. Hal ini berdampak pada rendahnya tingkat kreativitas siswa dalam belajar. Dari temuan observasi peneliti berasumsi dibutuhkan adanya inovasi baru yang harus dilakukan dalam proses pembelajaran, dengan menentukan media pembelajaran Maze Matching Board. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah pengembangan kelayakan Media Pembelajaran Maze Matching Board pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahan Alam dan Sosial (IPAS) untuk meningkatkan Kreativitas siswa Kelas IV SDN 104241 Lubuk Pakam. Metode penelitian ini menggunakan reasearch and development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE Data tingkat kelayakan media Maze Matching Board dapat diukur dari tingkat penguasaan peserta didik terhadap materi yang diajarkan dengan hasil diketahui bahwa presentase hasil tes kreativitas siswa melalui tes formatif dan sumatif Siswa kelas IV SDN 104241 Lubuk Pakam berjumlah 27 siswa. Dari 5 pertanyaan yang terdapat pada angket telaah tingkat kreativitas siswa diterapkan media maze matching board memperoleh skor sebesar 78% dengan kategori “kreatif”. Hasil keseluruhan penilaian yang didapatkan dari angket telaah yaitu sebesar 86,85%. Dari skor tersebut dapat dikatakan bahwa media maze matching board untuk meningkatkan kreativitas siswa yang dikembangkan sudah “sangat layak” digunakan pada proses pembelajaran pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV SDN 104241 Lubuk Pakam.
Kata Kunci: Pendidikan, Media Pembelajaran, Maze Matching Boar
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY PADA MATA PELAJARAN PPKN PESERTA DIDIK KELAS V SDN 1 GONDANG TULUNGAGUNG
Konsep Kurikulum Merdeka membawa perubahan signifikan dalam pendidikan Indonesia. Transformasi Kurikulum dan Pemanfaatan Teknologi ini menciptakan paradigma baru dalam pembelajaran, di mana peserta didik diberikan keleluasaan lebih besar untuk mengelola dan mengarahkan pembelajaran sesuai dengan minat dan bakatnya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana proses pengembangan media, tingkat kevalidan dan kelayakan media pembelajaran Augmented Reality pada pelajaran PPKn kelas 5 SD. Peneliti memilih menggunakan model ADDIE karena menawarkan pendekatan yang sederhana namun rinci dan berstruktur sehingga mudah dalam pengembangan produk yang efektif dan efisien. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat diperoleh bahwa pembelajaran di kelas memerlukan penggunaan media dalam proses pembelajarannya. Media simulasi berbasis Augmented Reality yang telah dikembangkan adalah perpaduan antara media cetak dan teknologi yang dijalankan menggunakan smartphone dipadukan dengan gambar dan animasi untuk menampilkan objek simulasi berbasis 3 dimensi untuk memenuhi kebutuhan media dalam membantu peserta didik menerima pelajaran di kelas. Serta validitas dan kelayakan pengembangan media Augmented Reality pada mata pelajaran PPKN, media simulasi berbasis Augmented Reality yang telah dikembangkan menunjukan hasil penilaian ahli media persentase tingkat pencapaian 81%, berada pada kualifikasi sangat valid dan ahli isi/materi persentase tingkat pencapaian 90%, respon siswa diperoleh nilai rata–rata 82% maka media yang dikembangkan termasuk dalam kriteria “sangat baik”.berada pada kualifikasi sangat valid dan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran didalam kelas berdasarkan hasil uji statistik pada proses pembelajaran di sekola
PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA DAN BRAND TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN HANDPHONE REALME
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana factor kualitas produk, harga dan brand dapat mempengaruhi Keputusan pembelian handphone Realme. Metode pengumpulan data yang digunakan dengan menyajikan kuesioner kepada 97 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan teknik analisis datanya menggunakan software model SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kualitas produk, harga dan brand berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk handphone Realme di Bireuen baik secara simultan maupun secara parsial. Dapat dilihat hasil dari koefisien determinasi besar nilai Adjusted R Square yaitu 0.780, hal tersebut dapat diartikan bahwa variabel kualitas produk, harga dan brand dapat memberikan pengaruh terhadap keputusan pembelian sebesar 78% pada Toko Erafone Bireuen sedangkan sisanya atau sebesar 22,00% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini
LANGUAGE STYLE IN THE SONG LYRIC TAKING IT BACK BY MEGHAN TRAINOR
Language used to convey meaning in the form of communication, literature, and also in the creation of a written work. In the language there are language styles that are used to add aesthetics of speech or writing. This also applies to lyric of a song, because the lyrics are a written work. To find out the use of the language styles, the researcher analyzed the lyrics of the song Taking It Back by Meghan Trainor. This research use qualitative research and analysed the data with Gorys Keraf's theory which states that language style consists of two aspects that are language style based on the structure of sentences and language stylebased on meaning. There are nineteen songs that analysed thenseventeen types of language style that identificated in it. Repititionis widely identified in every lyrics.There are three types of Repition in this research that are Epizeuxis, Anaphora,and Epistroph. The researcher found sixteen another language style based on meaning with Denotation and Connotation meaning in each lyrics. There are Irony, Sinism, Sarcasm, Paradox, Antithesis, Hyperboles, Apofasis, Simile, Aliteration, Methapore, Asonantion, Eponym, Satire, Epitet, Personification and Alution
KARAKTERISTIK KIMIA TANAH LAHAN SAWAH PESISIR DI KECAMATAN PANTAI CERMIN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI: KARAKTERISTIK KIMIA TANAH LAHAN SAWAH PESISIR DI KECAMATAN PANTAI CERMIN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memberikan informasi tentang karakteristik kimia tanah sawah pesisir di Desa Naga Kisar, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai. Metode yang digunakan adalah metode survei tanah dengan menggunakan unit peta tanah yang ditentukan oleh titik pengamatan dan pengambilan sampel tanah yang ditentukan oleh koordinat melalui GPS (global positioning system) dan analisis laboratorium. Sifat kimia tanah, kandungan nilai pH H2O dari lima titik pengamatan tertinggi di TP 3, yang berkisar antara 5,14 (asam), sedangkan yang terendah di TP 1 berkisar antara 5,04 (asam). Total N tertinggi di TP 4 berkisar antara 0,0893%, sedangkan yang terendah di TP 2 berkisar antara 0,0245%. P (Fosfor) tertinggi berada di TP 4 berkisar antara 0,0368%, sedangkan yang terendah di TP 5 berkisar antara 0,0116%. K-Total (Kalium) tertinggi berada di TP 5 berkisar antara 0,2692%, sedangkan terendah berada di TP 3 berkisar antara 0,1132% (sangat rendah). Ca Total (Kalsium) tertinggi berada di TP 1 berkisar antara 0,0638%, sedangkan terendah berada di TP 4 berkisar antara 0,0279%. KTK Tanah tertinggi di TP 4 berkisar antara 30.5000 me/100g, sedangkan terendah di TP 5 berkisar antara 10.0000 me/100g. Salinitas tertinggi di TP 4 339.0000, sedangkan terendah di TP 5 berkisar antara 128.0000. Penilaian kesuburan tanah di Desa Naga Kisar, Kecamatan Pantai Cermin, di limat titik pengamatan sawah yang telah diteliti tergolong kesuburan tanah rendah. yang disebabkan oleh, adanya faktor pembatas seperti kandungan PH H2o yang rendah
Gambaran Persepsi Pasien Parkinson Terhadap Penyakit yang Dideritanya Di Rsud Dr. M. Ashari Pemalang
Penyakit Parkinson adalah penyakit neuredegeneratif yang ditandai dengan gejala motorik seperti tremor, bradikinesia dan kelainan postur tubuh. Persepsi penyakit merupakan keyakinan dan pandangan pribadi seseorang tentang penyakitnya dan akan mempengaruhi respons emosional pasien dan perubahan perilaku seperti kepatuhan dan keputusan pengobatan. Jumlah penderita penyakit Parkinson pada tahun 2030 di 15 negara di dunia akan mencapai 4 juta orang. Di Indonesia sendiri, terdapat sekitar 200.000 hingga 400.000 kasus penyakit Parkinson pada 2003. Pada pada tahun 2010, peningkatnya mencapai 876.665 orang. Indonesia menempati peringkat ke–12 di dunia dan peringlat ke–5 di Asia Tenggara dengan angka kematian 1.100 pada tahun 2002. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran persepsi pasien Parkinson terhadap penyakit yang dideritanya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif observasional dan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien Parkinson dengan usia lebih dari 17 tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik simple random sampling. Data diambil dengan pengisian kuesioner Brieff Illnes Perception Questionnaire (B-IPQ) yang telah divalidasi. Analisa data menggunakan Teknik univariat yang ditampilkan dalam bentuk tabel. Hasil pengukuran persepsi pasien Parkinson di RSUD Dr. M. Ashari Pemalang dengan menggunakan instrument B-IPQ versi Indonesia mendapatkan nilai rata-rata 47,06 yaitu berada diatas batas tengah. Sehingga penelitian ini pasien mempunyai persepsi negatif terhadap penyakitnya sebesar 65,2%
Formulasi Tablet Hisap Serbuk Buah Rimbang (Solanum Torvum Sw) menggunakan Metode Granulasi Kering dengan Variasi Bahan Pemanis
Buah rimbang (solanum torvum sw) memiliki manfaat sebagai antioksidan, mencegah diabetes, mengatasi masalah pencernaan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah kanker, merawat fungsi jantung, merawat kesehatan kulit, mengatasi peradangan, obat untuk infeksi bakteri, memperlancar peredaran darah, kesehatan mata dan buah rimbang dapat menjadi tabir surya alami. Tablet hisap banyak di kembangkan dalam industri farmasi karena kelebihan yang lebih mudah diterima oleh pasien terutama pada anak-anak, bentuknya yang menarik seperti permen serta praktis dalam penggunannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui serbuk buah rimbang dengan variasi bahan pemanis memiliki sifat granulasi yang baik dan untuk mengetahui sediaan tablet serbuk buah rimbang memenuhi syarat sebagai sediaan tablet hisap.
Metode yang digunakan pada proses pembuatan tablet ini adalah proses pembuatan tablet hisap dengan menggunakan metode granulasi kering yang di dalamnya terdapat uji mutu karakteristik fisik granul dan setelah menjadi tablet dilakukan uji mutu karakteristik fisik sediaan tablet dan selanjutnya dilakukan uji tingkat kesukaan pada para panelis terhadap perbandingan konsentrasi variasi bahan pemanis
Hasil penelitian dari mutu karakteristik fisik granul yaitu uji waktu alir, sudut diam, dan indeks tap mendapatkan hasil yang memenuhi syarat serta mutu sediaan tablet yang meliputi uji keseragaman bobot, kerapuhan, kekerasan, dan waktu hancur juga memenuhi syarat pada tiap formula dan saat dilakukan uji kesukaan. Para panelis menyukai tablet hisap Formula 1 yaitu dengan perbandingan. Manitol : Xylitol (1:1). Kombinasi pemanis yang disukai para panelis adalah komninasi 1:1 yang mana Manitol dan Xylitol memiliki kombinasi rasa yang pas dimulut para panelis