E-Jurnal UMNAW (Universitas Muslim Nusantara Al Washliya)
Not a member yet
2157 research outputs found
Sort by
PKM Leksem “ALLAH” Tanpa Bergaya Bahasa Personifikasi Kepada Jemaah Solat Mesjid Al Hikmah Kecamatan Medan Tembung
Socialization activities related to the urgency of how to speak well in conveying Islamic material well without hurting feelings or offending other religions is something very basic. The aims of PKM are (1) to increase understanding of how to speak in Islamic da'wah communication, (2) to improve understanding of the concept of Allah as Rabb for participants. The method used in socializing the lexeme "Allah" without personified language to the congregation of the Al Hikmah Mosque. prayers Medan Tembung District is lecture and discussion. Providing lectures and discussions in the implementation of this service is based on the theory of media discourse analysis by paying attention to how it should be: conveying Islamic da'wah orally regarding the lexeme Allah/Rabb, not offending other people in speaking, and speaking management as a strategy so that mosque congregants become more enthusiastic when listening to the preaching. Islam. .The results obtained in this PKM are increased understanding of how to speak in Islamic da'wah communication, (2) improved understanding of the concept of Allah as Rabb by service participants. With the implementation of this PKM, the presentation of rhetoric related to the lexeme Allah as da'wah material is more developed and interesting, and makes it easier for the audience to accept the objectives of the da'wah regarding the concept of the lexeme Allah/Rabb based on the meaning of the words in the Al-Quran Surah Al Ikhlas.Kegiatan sosialisasi yang berkaitan urgensi cara berbicara yang baik dalam penyampaian materi Islam dengan baik tanpa melukai perasaan atau menyinggung agama lain merupakan sesuatu sangat mendasar. Tujuan PKM adalah (1) meningkatkan pemahaman tentang cara berbicara dalam komunikasi dakwah Islam, (2) meremedial pemahaman konsep Allah sebagai Rabb bagi peserta. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam sosialisasi Leksem “Allah” tanpa bergaya bahasa personifikasi kepada Jamaah solat Mesjid Al Hikmah Kecamatan Medan Tembung adalah ceramah dan diskusi. Pemberian ceramah dan diskusi dalam pelaksanaan pengabdian ini didasarkan pada terori analisis wacana media dengan memperhatikan bagaimana seharusnya: menyampaikan dakwah Islam secara lisan mengenai leksem Allah/Rabb, tidak menyinggung orang lain dalam berbicara, dan manajemen berbicara sebagai strategi agar jemaah mesjid semakin antusias ketika mendengarkan syiar Islam. .Hasil yang diperoleh dalam PKM ini adalah meningkatnya pemahaman tentang cara berbicara dalam komunikasi dakwah Islam, (2)terremedialnya pemahaman konsep Allah sebagai Rabb oleh peserta pengabdian. Terlaksananya PKM ini, penyapaian retorika yang berkaitan dengan leksem Allah sebagai materi dakwah lebih berkembang dan menarik, serta memudahkan bagi para audiens menerima tujuan dari dakwah tentang konsep leksem Allah/Rabb berdasarkan makna kata dalam Al Quran Surat Al Ikhla
Peningkatan Manajemen Keuangan Umkm Melalui Pelatihan Dan Pendampingan Penghitungan Harga Pokok Produksi
The challenges faced by MSMEs, especially those related to financial management, often become obstacles in the quest to thrive and compete in an increasingly complex market. In managing a business, it is important to understand the concept of cost of production preparation thoroughly. Cost of goods sold becomes the basis for setting the right selling price and ensuring business sustainability and profitability. This community service activity aims to provide guidance and training on calculating production costs to determine selling prices to MSMEs, namely Wisanggeni Restaurant MSMEs and Cak-Cik Fried Rice MSMEs in Yogyakarta, Bantul Regency, Sedayu District. This activity will be carried out on February 17-19, 2024. The stages of this training activity are: 1) Survey 2) Material delivery stage 3) Training and guidance 4) Results and evaluation. The results of this community service activity are an increase in understanding related to COGS from 30% to 80%, then after training and mentoring it increases to 100%, so it can be concluded that training and mentoring are effective in achieving the desired goals, namely increasing the understanding and skills of MSME actors in calculating and compiling cost of goods produced to set selling prices.
Keywords: Cost of Goods Manufactured, Financial Management, MSME.Tantangan yang dihadapi oleh UMKM, terutama terkait dengan manajemen keuangan, sering kali menjadi hambatan dalam upaya untuk berkembang dan bersaing di pasar yang semakin kompleks. Dalam mengelola sebuah bisnis, penting untuk memahami konsep persiapan biaya produksi secara menyeluruh. Harga pokok penjualan menjadi dasar untuk menetapkan harga jual yang tepat dan memastikan keberlanjutan dan profitabilitas bisnis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan bimbingan dan pelatihan perhitungan biaya produksi hingga menetapkan harga jual kepada UMKM yaitu UMKM Warung Makan Wisanggeni dan UMKM Nasi Goreng Cak-Cik di Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Kecamatan Sedayu. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 17-19 Februari 2024. Tahapan kegiatan pelatihan ini adalah: 1) Survei 2) Tahap penyampaian materi 3) Pelatihan dan bimbingan 4) Hasil dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memgalami peningkatan pemahaman terkait HPP dari 30% menjadi 80%, kemudian setelah dilakukan pelatihan dan pendampingan meningkat menjadi 100%, maka dapat disimpulkan bahwa pelatihan dan pendampingan efektif dalam mencapai tujuan yang diinginkan, yaitu meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam menghitung serta menyusun harga pokok produksi untuk menetapkan harga jual.
Kata kunci: Harga Pokok Produksi, Manajemen Keuangan, UMK
Pemanfaatan Botol Bekas Sebagai Media Tanaman Hidroponik Bersama Ibu-Ibu PKK Ampek Nagari
The assistance provided to PKK mothers aims to introduce hydroponic plants to PKK mothers, increase the mothers' insight into hydroponic plants and build a sense of concern for plastic bottle waste. The methods used are the PAR (Participatory Action Research) method and the lecture method for delivering material directly. This assistance has resulted in increasing the enthusiasm of housewives to implement the knowledge gained and building a sense of concern for plastic waste. The material in this assistance is collaboration with hydroponic plant owners in the field to obtain detailed and accurate information.Pendampingan yang dilakukan kepada ibuk PKK bertujuan untuk, memperkenalkan tanaman hidroponik kepada ibu-ibu PKK, menambah wawasan para ibu-ibu terhadap tanaman hidroponik serta membangun rasa kepedulian terhadap limbah botol plastik. Metode yang dilakukan berupa metode PAR (Participatory Action Research) dan metode ceramah untuk penyampaian materi secara lansung. Pendampingan ini memberikan hasil Menumbuhkan semangat ibu-ibu rumah tangga untuk mengimplementasikan ilmu yang didapat dan Membangun rasa kepedulian terhadap limbah plastik. Materi dalam pendampingan ini berkolaborasi dengan pemilik tanaman hidroponik padang agar mendapatkan informasi secara detail dan akurat
Pengaruh Kecanggihan Teknologi Informasi, Kemampuan Pemakai Sistem Informasi Terhadap Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi Pada Bank BRI Lubuk Pakam
Kemampuan pemakai system informasi adalah Efektivitas sistem informasi akuntansi merupakan capaian atau hasil dari aktivitas penting sekelompok elemen sistem yang saling terintegrasi dalam mengumpulkan, mencatat, dan mengolah data menjadi informasi yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pengguna sebagai landasan untuk pengambilan keputusan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Kecanggihan Teknologi Informasi, Kemampuan Pemakai Sistem Informasi Terhadap Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi Padabank BRI Lubuk Pakam Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode pendekatan penelitian deskriptif dan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif, karena adanya variabel- variabel yang akan ditelaah hubungannya serta tujuannya untuk menyajikan gambaran mengenai hubungan antara variabel-variabel yang diteliti. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan KCP. BANK BRI Lubuk Pakam. yang berjumlah 32 Populasi. Kecanggihan Teknologi Informasi dan Kemampuan Pemakai Sistem Informasi berpengaruh pada Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi sebesar 57.1% sedangkan 42,9% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini dan yang tidak diteliti oleh peneliti. Berdasarkan hasil penelitian pengaruh dari setiap variabel secara simultan dapat dilihat bahwa H4 diterima diterima Kecanggihan Teknologi Informasi dan Kemampuan Pemakai Sistem Informasi maka akan berpengaruh pada Efektivitas Sistem Informasi Akuntans
ANALISIS DESKRIPTIF MINAT LATIHAN BERBAHASA INGGRIS SISWA KELAS III SD DI SDS AMIR HAMZAH
This study aimed to look at a descriptive analysis of interest in practicing English in Class III elementary school students at SDS Amir Hamzah. The research method used a qualitative descriptive approach, this approach was directed at background and individuals holistically. The Research was carried out using various learning methods such as the use of fun media. Qualitative research linked the concept of learning English to the cultural background and characteristics of students. The Practical implementation of this method included mastery of technology, pedagogy and knowledge of learning content. The data analysis technique used the technique proposed by Miles and Huberman, namely data reduction, data presentation and verification and drawing conclusions. Checking the validity of the data was used trustworthiness through interviews. The results of this research shown that the implementation of English language training had been carried out well and smoothly in class III elementary school in Amir Hamzah. This could be seen from the development of learning in understanding the concepts of text material based on class III material which was running smoothly. This was increasing because the learning that took place apart from conveying theory also included practical exercises with related material that directly involved students' culture. A thematic integrated approach to learning was an approach that was integrated with students' culture and was linked to English texts so that students can understand what the teacher was saying and learning looked meaningful.
 
POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEPRIBADIAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DI PAUD ANAK BANGSA
This research aims to determine the relationship between parenting patterns and the personality of children aged 5 - 6 years in the Integrated Preschool for Children of the Nation for the 2023/2024 academic year. This research uses a quantitative approach which includes a correlation type, the population of this study is 30 children and the sample is 30 children. Because the population was less than 100, the sample was determined using a total sample of 30 children from the questionnaire and interview instrument data. Data analysis uses hypotheses using instruments and product moment correlation formulas. The results of this research show that the calculated t value is 5,434 > t table (1.701). This can be explained correctly by the r table, there is a very significant relationship between parenting patterns and the personality of early childhood children aged 5-6 years in Integrated PAUD Anak Bangsa, Penanggalan District, Academic Year 2023/2024. So with this it can be concluded that the hypothesis can be accepted
PEMBENTUKAN KREATIVITAS WIRAUSAHA ISLAMI MELALUI PROGRAM EDUPRENEURSHIP DI SMP ISLAM PEKALONGAN
Berwirausaha/edupreneurship merupakan hal yang perlu untuk dilatih sedari dini. Selain itu, mental wirausaha juga perlu untuk terus dikembangkan terutama dengan dibarengi dengan upaya-upaya kreatif. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran bagaimana kreativitas berwirausaha Islami di kalangan siswa dapat dibentuk melalui penerapan program edupreneurship di SMP Islam Pekalongan serta apa saja yang menjadi faktor pendukung dan penghambatnya. Artikel ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan didukung teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil telaah diketahui bahwa program edupreneurship diterapkan melalui pembelajaran business center yaitu mengajarkan kegiatan praktik bisnis yang dilakukan siswa secara langsung. Langkah-langkah pembentukan kreativitas berwirausaha siswa melalui program edupreneurship dilakukan melalui 4 pendekatan, yaitu pribadi kreatif (person), pendorong (press) , proses (process) dan produk (product). Dilihat dari tahapan atau pendekatan yang dilaksanakan pada pembelajaran program edupreneurship menunjukkan bahwa melalui penerapan program edupreneurship para siswa mempunyai ciri-ciri kreativitas berwirausaha Islami yang diteladani dari Rasulullah saw, yaitu siswa berkreativitas dengan jujur, siswa berkreativitas secara adil, berkreativitas tabligh dapat mengkomunikasikan dengan baik, siswa juga berkreativitas secara fathonah, dan siswa berkreativitas dalam strategi pemasaran. Faktor pendukung pembentukan kreativitas berwirausaha siswa melalui program edupreneurship yaitu minat siswa terhadap program edupreneurship, dukungan guru yang memfasilitasi eksplorasi ide, kerja sama yang baik antara siswa, variasi dalam metode pembelajaran, dan dukungan orang tua siswa. Sedangkan, faktor penghambatnya yaitu keterbatasan waktu dan sarana dan prasarana yang kurang memadai
Preferensi Konsumen Terhadap Model Kombinasi Atribut Minuman Kopi Hitam Di Kota Medan
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui preferensi konsumen melalui model kombinasi atribut minuman kopi hitam di kota Medan. Jumlah responden dalam mengkonsumsi kopi hitam di daerah penelitian, adalah 100 responden. Alat analisis selanjutnya yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis conjoin dengan menggunakan bantuan software SPSS. Analisis ini digunakan untuk mengetahui kombinasi atribut minuman kopi hitam yang didapat berjumlah 432 kombinasi, Untuk mengatasi hal tersebut, maka bentuk desain yang digunakan bukan full factor design tetapi fractional fractorial design. Maka dengan desa ini akan didapat sebagian dari seluruh kombinasi produk dipilih yang benar-benar berpengaruh terhadap efek utama dan desa ini dikenal dengan nama orthogonal array. Setelah menggunakan desain orthogonal maka jumlah kombinasi atribut dapat disederhanakan menjadi 16 kombinasi, agar memudahkan bagi konsumen untuk memberikan gambaran preferensinya terhadap minuman kopi hitam.Adapun komposisi dari keenam atribut tersebut adalah penyajian, citarasa, aroma, ampas, harga, seduh. Hasil dari penelitian ini adalah kombinasi atribut paling disukai pilihan responden adalah kombinasi nomor lima (5) yaitu minuman kopi hitam dengan komposisi level atribut penyajian minuman kopi hitam murni dengan gula, bercita rasa nikmat pahit, beraroma tajam dan khas, berampas sedang, dan harganya mahal dengan penyeduhan secara manual. Kombinasi yang paling tidak disukai adalah kombinasi nomor lima belas yaitu minuman kopi hitamdengankomposisi level atributpenyajianminuman kopi hitammurnitanpagula, bercita rasa nikmat pahit,aromanya kurang tajam dan kurang khas, berampas sedang,harganya terjangkau dengan penyeduhan secara manual
PENGELOLAAN MANAJEMEN RESIKO DALAM SEKTOR AGRIBISNIS
Manajemen risiko agribisnis adalah ilmu yang mempelajari bagaimana usaha pertanian (agribisnis) mengelola risiko dalam melakukan kegiatan pertanian. Risiko diartikan sebagai sesuatu yang dapat mengakibatkan kerugian, dan kita harus dapat mengelola risiko tersebut, agar risiko tidak menghalangi usaha. Usaha yang bergerak di bidang pertanian disebut dengan agribisnis, dan kegiatan agribisnis juga menghadapi risiko. Sedangkan cara mengelola risiko di bidang agribisnis disebut manajemen risiko agribisnis. Manajemen risiko agribisnis adalah ilmu yang mempelajari bagaimana usaha agribisnis untuk menerapkan indikator dalam mengidentifikasi permasalahan yang ada dengan melakukan pengelolaan yang komprehensif, sistematik, dan efisien. Manajemen risiko bertujuan untuk mengelola risiko yang ada, agar kegiatan agribisnis bisa bertahan. Risiko yang sering dihadapi dalam agribisnis meliputi risiko produksi, risiko harga atau pasar, risiko keuangan, risiko kelembagaan, dan risiko teknolog
PERAN KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS USAHATANI JAMUR TIRAM (pleurotus astreatus DI KELURAHAN SARI REJO KECAMATAN MEDAN POLONIA KOTA MEDAN
Penelitian ini tentang Peranan Kelompok Tani dalam Peningkatan Produksi Usahatani Jamur tiram Di Kelurahan Sari Rejo kecamatan Medan Polonia Kota Medan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peranan kelompok tani dalam peningkatan produksi usahatani Jamur tiram di Kelurahan Sari Rejo kecamatan Medan Polonia Kota Medan. Pengambilan populasi dalam penelitian ini adalah dilakukan dengan cara sengaja yaitu kelompok tani di Kelurahan Sari Rejo kecamatan Medan Polonia Kota Medan yaitu sebanyak 1 kelompok tani dan semua anggota kelompok tani beranggotakan 28 orang, jadi keseluruhan populasi sebanyak 28 orang. Sementara untuk penentuan sampel dilakukan dengan metode Purposive Sampling (sengaja dipilih) yaitu dipilih 28 orang dalam tiap kelompok tani dengan jumlah keseluruhan 28 orang. Analisis data yang digunakan adalah Deskriptif kuantitatif yaitu tiap variabel yang diukur terdiri dari tiga pilihan jawaban masing- masing bernilai skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok tani berperan dalam peningkatan produksi usahatani jamur tiram di Kelurahan Sari Rejo kecamatan Medan Polonia Kota Medan dengan perolehan nilai rata-rata 2,45. Peran kelompok tani sebagai media belajar 2,45, sebagai media kerjasama 2,63, sebagai unit produksi 2,51 dan sebagai unit bisnis 2,20. Peran kelompok tani sebagai kelas belajar meliputi bidang penyuluhan, pelatihan, konsultasi, dan pemberi informasi. Peran sebagai media kerja sama meliputi kegiatan rapat, sumbang saran, dan penyelenggaraan kegiatan bersama kelompok tani.
kata kunci: Peran, Kelompok tani, jamur tira