E-Jurnal UMNAW (Universitas Muslim Nusantara Al Washliya)
Not a member yet
2157 research outputs found
Sort by
GENERASI Z DAN TANTANGAN VALIDASI INFORMASI: STUDI KUALITATIF PADA MAHASISWA PENDIDIKAN IPS UIN JAKARTA
The rapid growth of digital information flow requires Generation Z students to possess strong information validation skills in academic activities. This study aims to describe the information validation competence of Social Studies Education students at UIN Jakarta as representatives of Generation Z. The research employed a qualitative case study approach supported by simple quantitative data from questionnaires. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving fifth-semester students selected by purposive sampling. Data analysis applied the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, which includes data condensation, display, and conclusion drawing. The findings indicate that students primarily rely on social media and scientific journals as their main sources, showing a high awareness of the importance of information verification. The study concludes that Generation Z’s information validation competence is relatively well-developed but requires further strengthening through digital literacy education. This research contributes to enriching digital literacy studies and advancing higher education strategies based on information literacy.Perkembangan arus informasi digital yang cepat menuntut mahasiswa Generasi Z memiliki kemampuan validasi informasi yang kuat dalam aktivitas akademik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kompetensi validasi informasi mahasiswa Pendidikan IPS UIN Jakarta sebagai representasi Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang didukung data kuantitatif sederhana dari hasil kuesioner. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap mahasiswa semester 5 yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang mencakup kondensasi data, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung menggunakan media sosial dan jurnal ilmiah sebagai sumber utama, dengan kesadaran tinggi terhadap pentingnya verifikasi informasi. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kompetensi validasi informasi Generasi Z sudah berkembang baik namun masih perlu penguatan melalui pembelajaran literasi digital. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian digital literasi dan pengembangan strategi pendidikan tinggi berbasis literasi informasi
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA :TEKS EKSPLANASI SEBAGAI UPAYA PEMBEAJARAN JOYFULL LEARNING
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada materi teks eksplanasi, yang berguna menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan (joyful learning). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksperimental. Subjek penelitian ini adalah siswa pada jenjang pendidikan menengah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap teks eksplanasi serta mendorong partisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Selain itu, strategi ini membuat pembelajaran lebih bermakna dan menyenangkan, meningkatkan motivasi siswa, serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif. Dengan demikian, Project Based Learning terbukti efektif sebagai pendekatan inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia dan mendukung konsep joyful learning.
Kata kunci: Project Based Learning, teks eksplanasi, joyful learning, pembelajaran Bahasa Indonesia.
Abstract
This study aims to apply the Project Based Learning (PjBL) learning model to improve Indonesian language learning, especially in explanatory text material, which is useful for creating a joyful learning experience. The research method used is a quantitative approach with an experimental research design. The subjects of this study were students at the secondary education level. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed descriptively. The results of the study indicate that the application of the Project Based Learning model can improve students' understanding of explanatory texts and encourage active participation in the learning process. In addition, this strategy makes learning more meaningful and enjoyable, increases student motivation, and develops critical and creative thinking skills. Thus, Project Based Learning has proven effective as an innovative approach in improving the quality of Indonesian language learning and supporting the concept of joyful learning.
Keywords: Project Based Learning, explanatory text, joyful learning, Indonesian language learning
Sistem Penerangan Jalan Pintar Otomatis-Manual Berbasis Pengabdian Masyarakat untuk Keselamatan Ketenagalistrikan
The utilization of electrical energy to support human life activities, especially for lighting at night, is a basic need in urban and rural environments. In rural areas there are still many problems with the lack of lighting at night which has an impact on increasing the risk of accidents and crime. This community service aims to improve environmental safety through the implementation of an automatic-manual system for public street lighting that is reliable, efficient, and in accordance with electricity safety principles. This activity was implemented in the access road of Terbah hamlet, Pengasih, Kulon Progo, Yogyakarta on May 17, 2025 by involving residents in all stages of observation, education, system installation and evaluation. The system is designed using light sensor and Magnetic Contactor for automation, panel box, MCB, Switch, Contact Box, Lamp, and accessories. Implementation methods included electrical safety counseling, hands-on system installation, and the use of modules as technical guides. The evaluation results showed an increase in residents' understanding of safe installation as well as the ability to maintain the lighting system independently. This activity makes a real contribution to the provision of simple sustainable electrical infrastructure and increases awareness of the importance of electricity safety in the community.Pemanfaatan energi listrik untuk mendukung aktifitas kehidupan manusia terutama untuk penerangan di malam hari, menjadi suatu kebutuhan pokok di lingkungan perkotaan dan pedesaan. Pada daerah pedesaan masih banyak ditemukan permasalahan minimnya penerangan di malam hari yang berdampak pada meningkatnya risiko kecelakaan dan kriminalitas. Pengabdian masyarakat ini bertujuan dalam meningkatkan keselamatan lingkungan melalui implementasi sistem otomatis-manual untuk penerangan jalan umum yang handal, efisien, dan sesuai prinsip keselamatan ketenagalistrikan (K2). Kegiatan ini diimplementasikan di akses jalan dusun Terbah, Pengasih, Kulon Progo, Yogyakarta pada tanggal 17 Mei 2025 dengan melibatkan warga dalam seluruh tahapan observasi, edukasi, pemasangan sistem dan evaluasi. Sistem dirancang menggunakan sensor cahaya (LDR) dan Magnetic Contactor (MC) untuk otomatisasi, box panel, MCB, Saklar, Kotak Kontak, Lampu, dan aksesoris. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan keselamatan listrik, praktik langsung pemasangan sistem, dan penggunaan modul sebagai panduan teknis. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman warga tentang instalasi yang aman serta kemampuan merawat sistem penerangan secara mandiri. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam penyediaan infrastruktur kelistrikan sederhana yang berkelanjutan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan ketenagalistrikan di lingkungan masyarakat
Optimization of PBB Data Updates Through Collaboration of UNTIDAR Students with BPPKAD in Three Districts of Magelang Regency
The Community Service Program (KKN) represents a collaborative effort between students of Universitas Tidar (UNTIDAR) and the Regional Revenue, Financial Management, and Asset Agency (BPPKAD) of Magelang Regency aimed at enhancing the updating of Land and Builidng Tax (PBB) data. This activity was carried out in three sub district, namely Mungkid sub district, Mertoyudan sub district, and Muntilan sub district, by utilizing the SiPBB Trengginas website. In a direct practice approach, students play an active role in assisting village officials in the process of data mutation, tax object updates, data correction, and cancellation of inappropriate SPPT. The result of this activity show that the collaboration has succeeded in improving the accuracy of PBB data, efficiency in regional tax administration, and public understanding of the importance of data updating. This program not only provides direct benefits to the community and local government, but also provides practical experience for students in applying knowledge to solve problem in the field.Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk kerjasama antara mahasiswa Universitas Tidar (UNTIDAR) dengan Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Magelang yang bertujuan untuk meningkatkan pemutakhiran data Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kegiatan ini dilaksanakan di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Mungkid, Kecamatan Mertoyudan, dan Kecamatan Muntilan, dengan memanfaatkan website SiPBB Trengginas. Dalam pendekatan praktik langsung, mahasiswa berperan aktif mendampingi perangkat desa dalam proses mutasi data, pembaruan objek pajak, perbaikan data, serta pembatalan SPPT yang tidak sesuai. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi tersebut berhasil meningkatkan akurasi data PBB, efisiensi dalam administrasi pajak daerah, serta pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemutakhiran data. Program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan pemerintah daerah, tetapi juga memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan untuk menyelesaikan masalah yang ada di lapangan
Pemanfaatan Video Pendek TikTok untuk Strategi Digital Marketing Showroom Jati Subur Mobil
The development of digital technology has transformed traditional marketing methods into more dynamic, content-based strategies, particularly through social media platforms like TikTok. This study aims to analyze how short videos on TikTok are utilized as part of the digital marketing strategy by the car showroom Jati Subur Mobil, using the TikTok account @jatisuburmobil. The method used is descriptive analysis. Data were collected from the showroom's TikTok content and documentation of digital promotional activities. The results show that using short videos with engaging visuals, relevant music, and concise information effectively increases user engagement, expands audience reach, and builds brand awareness for Jati Subur Mobil more effectively than traditional promotional media. TikTok also allows the showroom to directly reach younger market segments by following weekly or monthly trending topics. This study concludes that TikTok is not only an entertainment platform but can also be optimized as a strategic digital marketing tool for local automotive businesses
PENARUH PENERAPAN ASPEK PENGGUNAAN PERANGKAT AJAR PADA KURIKULUM MERDEKA TERHADAP HASIL BELAJAR AKUTANSI SMK AL-WASHLIYAH 3 MEDAN
This study aims to determine the effect of implementing the use of teaching toolswithin the Merdeka Curriculum on the accounting learning outcomes of Grade Xstudents at SMK Al-Washliyah 3 Medan. The research method employed is aquasi-experimental design using the Nonequivalent Control Group Design. Datacollection techniques included questionnaires and learning outcome tests. Theresults of data analysis indicate a significant positive effect of the use of teachingtools on students’ learning outcomes, as shown by the linear regression coefficientof 0.3272 and a t-value of 40.9, which is greater than the t-table value of 1.734.The conclusion is that the use of teaching tools in the Merdeka Curriculumsignificantly improves students’ accounting learning outcomes. The implication ofthis study highlights the importance of using effective teaching aids to enhancethe quality of learning.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan aspek penggunaan perangkat ajar dalam Kurikulum Merdeka terhadap hasil belajar akuntansi siswa kelas X SMK Al-Washliyah 3 Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan tes hasil belajar. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan antara penggunaan perangkat ajar terhadap hasil belajar siswa, yang ditunjukkan oleh nilai koefisien regresi linear sebesar 0,3272 dan nilai t-hitung 40,9 > t-tabel 1,734. Kesimpulannya, penggunaan perangkat ajar dalam Kurikulum Merdeka secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar akuntansi siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya penggunaan alat peraga yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHATANI TEBU DI DESA SEI BULUH KECAMATAN PERBAUNGAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI
Sektor perkebunan memegang peranan penting dalam pembangunan nasional. Berdasarkan harga yang berlaku, subsektor perkebunan mempunyai kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Salah satu sektor perkebunan yang menjadi pusat perhatian adalah tebu. Tebu merupakan komoditas perkebunan nasional yang memiliki potensi pasar yang menjanjikan untuk dikembangkan. Tebu berpotensi sebagai produk perkebunan yang dapat dibudidayakan secara intensif dan berkelanjutan. Namun permasalahan terkait modal dan lahan yang dimiliki sering menjadi faktor penghambat para petani tebu. Sehingga usaha tani tebu kurang diminati masyarakat padahal memiliki keuntungan yang menjanjikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kelayakan Finansial Usaha Tani Tebu Di Desa Sei Buluh Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai. Hasil penelitian menemukan bahwa keuntungan dari hasil usaha tani tebu sangat menjanjikan sebagai investasi jangka panjang dan Menunjukkan bahwa usaha ini berada pada posisi yang menguntungkan
ANALISIS KADAR VITAMIN C HASIL PERASAN BUAH NANAS DAN KERIPIK NANAS DARI BEBERAPA DAERAH SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis
Buah nanas merupakan salah satu buah yang digemari dan dikonsumsi oleh masyarakat. Salah satu kandungan yang terdapat pada buah nanas adalah vitamin C. Vitamin C dapat berperan sebagai antioksidan dan efektif dalam menanggulangi radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh. Akan tetapi, kandungan vitamin C dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti lingkungan tempat tumbuh dan proses pengolahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder, kadar vitamin C pada buah nanas dan keripik nanas. Tahapan penelitian ini meliputi pengolahan sampel, skrining fitokimia, pemeriksaan analisis kualitatif, penentuan kadar vitamin C. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu kadar vitamin C sari nanas A sebesar 25.85000 ± 0.28250, sari nanas B sebesar 33.7500 ± 0.28250, sari nanas C sebesar 21.52500 ± 0.10076, sari nanas D sebesar 21.45000 ± 0.08899, keripik nanas A sebesar 15.11666 ± 0.11785, keripik nanas B sebesar 20.08333 ± 0.12382, keripik nanas C sebesar 12.0000 ± 0 dan keripik nanas D sebesar 11.93333 ± 0.12382
Sosialisasi Penerapan Teknik Menyimpan pada Materi Pengurangan Untuk Bilangan 20-100 di Sekolah Dasar
Matematika adalah materi pembelajaran di jenjang pendidikan yang tidak bisa lepas dalam kegiatan kehidupan manusia, baik kegiatan pribadi maupun kegiatan sosial, kegiatan pribadi seperti kebutuahan melihat jam maupun memasak kue. Sementara kegiatan sosial seperti kegiatan transaksi jual beli dimana pembeli dan penjual harus sama-sama memiliki kemampuan dalam perhitungan penjumlahan dan pengurang, operasi bilangan bulat pengurangan sudah diajarkan sejak kelas II di sekolah dasar. Namun selama proses pembelajaran tidak semudah yang dibayangkan, ada saja terjadi hal-hal yang menghambat tujuan pembelajaran tercapai, seperti materi yang sulit dipahami disebabkan penjelasan guru tidak sampai kepada peserta didik. Hal ini menuntut guru untuk dapat menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di kelas, supaya penjelasa guru bisa dipahami oleh siswa maka dibutuhkan teknik untuk mengajarkan materi pengurangan, teknik ini memisahkan 1 angka dari sebuah bilangan yang kemudian disimpan, dan diakhir proses pengurangan bilangan 1 tadi akan dijumlahkan kembali. Dengan adanya sosialisasi teknik menyimpan ini, diharapkan dapat memudahkan siswa mempelajari materi pengurangan.Mathematics is a learning material at the level of education that cannot be separated from human life activities, both personal activities and social activities, personal activities such as the need to see the clock or cook cakes. While social activities such as buying and selling transactions where buyers and sellers must have the same ability in calculating addition and subtraction, integer subtraction operations have been taught since grade II in elementary school. However, during the learning process it is not as easy as imagined, there are things that hinder learning objectives from being achieved, such as material that is difficult to understand because the teacher's explanation does not reach the students. This requires teachers to be able to solve problems in class, so that the teacher's explanation can be understood by students, a technique is needed to teach subtraction material, this technique separates 1 number from a number which is then stored, and at the end of the subtraction process the number 1 will be added back. With the socialization of this storage technique, it is hoped that it will make it easier for students to learn subtraction material
Optimalisasi Keuangan UMKM Batako Simbah Melalui Penerapan Laporan Sederhana Dan Digitalisasi Excel
MSMEs contribute significantly to the growth of the national economy, although many still face challenges in managing their finances in an orderly and structured manner. Batako Simbah MSME is one example of a business actor that has not yet implemented an adequate financial recording system. This activity aims to optimize financial management through training in basic financial reporting and digitalization using Microsoft Excel. The methods used include observation, material presentation, technical training, and intensive mentoring. The results show that business owners have begun to understand the importance of financial recording, are able to prepare income statements, and calculate the cost of goods manufactured independently. The use of Excel for digital financial records has proven to improve the efficiency, accuracy, and accountability of financial information. This activity is expected to be the first step toward more professional financial management practices within MSMEs, with a long-term focus on sustainability.UMKM memiliki kontribusi yang signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, meskipun banyak di antaranya masih mengalami kesulitan dalam hal pengelolaan keuangan yang rapi dan sistematis. UMKM Batako Simbah merupakan contoh pelaku usaha yang belum menerapkan sistem pencatatan keuangan secara optimal. Kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan melalui pelatihan penyusunan laporan sederhana dan digitalisasi dengan memanfaatkan Microsoft Excel. Metode yang diterapkan mencakup observasi lapangan, penyampaian materi, pelatihan teknis, serta pendampingan secara intensif. Hasil dari kegiatan ini memperlihatkan bahwa pelaku usaha mulai menyadari pentingnya pencatatan keuangan, mampu menyusun laporan laba rugi, serta menghitung harga pokok produksi secara mandiri. Penerapan pencatatan digital dengan Excel terbukti meningkatkan efisiensi, akurasi, dan akuntabilitas data keuangan. Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal menuju sistem pengelolaan keuangan UMKM yang lebih profesional dan berorientasi pada keberlanjutan