E-Jurnal UMNAW (Universitas Muslim Nusantara Al Washliya)
Not a member yet
2157 research outputs found
Sort by
PENGARUH MEDIA SOSIAL TWITTER SEBAGAI SARANA UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN POLITIK MASYARAKAT
Penelitian kali ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh media sosial Twitter untuk meningkatkan kesadaran politik masyarakat khususnya pada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Kesadaran politik merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi politik yang sekarang ada disekitarnya, bentuk kesadaran politik tersebut bisa dilakukan baik secara langsung dengan masyarakat lain ataupun melalui media sosial salah satunya yaitu melalui Twitter. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif dan pendekatan penelitiannya yaitu menggunakan karakteristik penelitian deskriptif. Tempat pelaksanaan penelitian ini adalah di lingkungan kampus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan sumber penelitian yaitu mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang menggunakan media sosial Twitter. Dengan menggunakan instrumen penelitian berupa angket yang dibuat melalui google form yang disebarkan melalui media WhatsApp kepada para mahasiswa untuk diisi dan instrumennya berjumlah 84 butir instrumen pernyataan kemudian dilakukan teknik analisis data menggunakan uji normalitas data, uji linearitas data, dan uji hipoteses yang mencakup analisis korelasi produk momen dan analisis regresi sederhana menggunakan media SPSS versi 29. Hasil uji hipotesis produk momen diperoleh nilai r hitung sebesar 0,843 < 0,001. Maka dapat disimpulkan berkorelasi atau berhubugan dengan korelasi sempurna. Dan hasil analisis regresi sederhana diperoleh nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,710, yang mengandung pengertian yaitu pengaruh media sosial Twitter terhadap peningkatan kesadaran politik mahasiswa yaitu sebesar 71%
OPTIMALISASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI ADMINISTRASI DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM
Optimalisasi Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMDIK) memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan efisiensi administrasi dan kualitas pendidikan di lembaga pendidikan Islam. SIMDIK berfungsi sebagai sistem informasi yang terintegrasi, yang menyederhanakan pengelolaan data, meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta memfasilitasi komunikasi antara berbagai pemangku kepentingan, seperti pihak sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk mengeksplorasi bagaimana SIMDIK dapat mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh lembaga pendidikan Islam, baik dalam hal administrasi maupun pembelajaran.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIMDIK dapat meningkatkan akurasi pengolahan data dan efisiensi administratif dengan mengurangi penggunaan metode manual. Selain itu, sistem ini memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan berbasis data yang lebih akurat. Dalam konteks pembelajaran, SIMDIK mendukung penerapan strategi pembelajaran berbasis data, yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan memperkuat keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak. Namun, implementasi SIMDIK juga dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti terbatasnya infrastruktur teknologi, kurangnya kompetensi pengguna dalam mengoperasikan sistem, serta adanya resistensi terhadap perubahan, baik dari pihak internal lembaga pendidikan maupun dari masyarakat.
Untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut, lembaga pendidikan Islam perlu meningkatkan infrastruktur teknologi informasi, memberikan pelatihan berkelanjutan bagi para pendidik dan staf administrasi, serta menciptakan budaya organisasi yang terbuka terhadap inovasi. Dengan implementasi yang tepat, SIMDIK dapat menjadi alat yang strategis dalam meningkatkan efisiensi operasional, meningkatkan transparansi, dan memperkuat daya saing lembaga pendidikan Islam, serta menciptakan lembaga pendidikan yang lebih profesional dalam menghadapi tantangan era digital
PROFIL KONSUMEN OBAT TRADISIONAL DAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP KETANGGAPAN AKAN ADANYA EFEK SAMPING OBAT TRADISIONAL DI DESA PERTAHANAN KABUPATEN ASAHAN
Obat tradisional merupakan sediaan tradisional atau produk tradisional terdiri dari komponen aktif, bagian tanaman, bahan tanaman tambahan, atau campuran dari bahan hewan dan mineral. Umumnya masyarakat Indonesia lebih mengetahui dan mengenal jamu dibandingkan dengan obat tradisional terstandar dan fitofarmaka. Sebagian masyarakat juga percaya bahwa obat tradisional memiliki efek samping yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan obat konvensional. Tujuan penelitian ini yaitu melihat gambaran profil konsumen, tingkat pengetahuan masyarakat terhadap efek samping penggunaan obat tradisional di wilayah Kabupaten Asahan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner dalam bentuk kertas. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 352 responden. Teknik analisa data pada penelitian ini menggunakan Microsoft Excell. Hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan baik (51%). Persentase responden yang tidak merasakan efek samping sebanyak 76% dan sebanyak 24% responden merasakan efek samping. Efek samping yang banyak dirasakan oleh responden yaitu gangguan sistem pencernaan. Profil konsumen obat tradisional terbanyak di desa pertahanan adalah berjenis kelamin Perempuan (56,9%). usia terbanyak 17-45 tahun. Mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik yaitu 180 responden dengan persentase (51%). Mayoritas konsumen memiliki tingkat pengetahuan yang cukup yaitu dengan jumlah responden 174 dengan persentase (49%)
Teacher Experiences in Teaching Reading Comprehension: A Qualitative Study in English Classes at UPT SMP Negeri 10 Medan
This study aims to analyze teachers' experiences in teaching reading comprehension in English classes at UPT SMP Negeri 10 Medan. This research employs a qualitative approach using interviews, observations, and a Likert-scale-based questionnaire to explore various aspects of reading comprehension instruction. The main focus of this study includes the strategies used by teachers, the effectiveness of learning media, student engagement in interactive activities, and the challenges faced in understanding reading texts. The findings indicate that teachers employ various strategies such as skimming and scanning, group discussions, and role-playing to enhance students' reading comprehension. The use of learning media such as videos, images, and mind mapping has been proven to help students better understand texts. Group discussions are also an effective method for improving reading skills, particularly in fostering a deeper understanding of texts. However, this study also reveals several challenges, including limited vocabulary, low reading interest, and difficulties in comprehending complex text structures. The implications of this study highlight the importance of utilizing diverse and innovative teaching methods to cater to students' needs. Additionally, vocabulary enrichment and the selection of reading materials relevant to students' lives can enhance their motivation and comprehension of English texts
Factors Affecting Medical Students’ Performance in Reading Text
Medical students must be able to read English texts in order to have a broader understanding. However, there are a number of obstacles that medical students face when reading English texts, preventing them from achieving the goal of reading—to expand one's knowledge. The purpose of this study was to find out what influences medical medical students ability to read English texts. In this study, questionnaires were used for quantitative research. Syntax, vocabulary, word meaning, sociocultural knowledge, nervousness, and time pressure are among the factors that influence medical students ability to read English texts, according to the findings of this study. To improve medical medical students ability to read English texts, the findings of this study suggested that specific aspects must be focused on and taken into consideration
KRITIK MORAL DALAM LANGGAM TRESNA SESIDHEMAN: KAJIAN KONTEKSTUAL
Langgam Tresna Sesidheman merupakan salah satu langgam atau lagu Jawa karya dari Ki Sukron Suwanda. Saat ini langgam ini sangat booming, sehingga menarik peneliti untuk meneliti langgam ini. Tujuan utama penelitian ini adalah memahami secara menyeluruh pesan yang terkandung dalam syair langgam Tresna Sesidheman karya Ki Sukron Suwanda. Langgam ini mencerminkan isu moral yang saat ini booming di kalangan masyarakat. Studi ini menggunakan jenis kualitatif dengan deskriptif yang menitikberaatkan pada konteks sosial-budaya yang melatarbelakangi penciptaan langgam. Subjek dalam penelitian ini adalah langgam Tresna Sesidheman karya Ki Sukron Suwanda. Dalam penelitian ini, data diperoleh dengan menerapkan metode simak serta teknik catat. Peneliti berperan sebagai instrument utama dalam penelitian ini dan didukung oleh teks lirik dan dokumentasi berupa audio langgam. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, kemudian data disajikan secara sistematis, dalam penelitian ini menggunakan teknik induktif dengan cara menarik kesimpulan setelah data disajikan. Hasil penelitian melalui teknik simak catat dalam syair langgam Tresna Sesidheman menurut kajian kontekstual dapat menemukan pemahaman dalam makna tersirat langgam Tresna Sesidheman yaitu menceritakan tentang perselingkuhan atau hubungan yang tidak sehat. Hasil analisis menunjukkan bahwa lirik langgam tidak semata sebagai hiburan, tetapi juga berperan sebagai kritik terhadap perilaku moral yang menyimpang
ANALISIS NARATIF TERHADAP CERITA NOVEL ‘PERAHU KERTAS' KARYA DEWI LESTARI
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis struktur naratif dalam novel Perahu Kertas karya Dewi Lestari yang dianggap memiliki cerita menarik dan kaya akan nilai kehidupan. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa unsur naratif seperti alur, tokoh, latar, dan sudut pandang berperan penting dalam membangun makna cerita. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini menggunakan alur maju dengan konflik batin tokoh utama yang kuat, serta latar yang beragam mendukung perkembangan cerita. Tokoh-tokoh dalam novel menggambarkan perjuangan meraih mimpi dan pencarian jati diri. Kesimpulannya, analisis naratif ini memperlihatkan bahwa Perahu Kertas tidak hanya sebagai karya fiksi romantis, tetapi juga sebagai refleksi nilai perjuangan dan harapan yang relevan bagi pembaca masa kini
the
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris anak-anak di Desa Kudadepa yang menghadapi kendala dalam mengakses pembelajaran bahasa Inggris. Kurangnya sarana dan prasarana pendidikan, serta terbatasnya tenaga pengajar menjadi salah satu faktor penghambat. Melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif, program ini berupaya meningkatkan kemampuan berbicara, mendengarkan, membaca, dan menulis bahasa Inggris pada anak Desa Kudadepa selama 5 minggu. Metode yang digunakan meliputi permainan bahasa, Bernyanyi, dan Demonstrasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pada kemampuan berbicara dan pada kemampuan membaca. Selain itu, program ini juga berhasil meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi belajar siswa. Keberhasilan program ini menunjukkan pentingnya akses yang lebih luas terhadap pembelajaran bahasa Inggris berkualitas bagi anak-anak di daerah pedesaan.This community service program aims to improve the English language skills of children in Kudadepa Village, who face challenges in accessing English language learning. The lack of educational facilities and infrastructure, as well as the limited number of teachers, are some of the barriers. Through a fun and interactive learning approach, this program strives to enhance speaking, listening, reading, and writing skills in English among the children of Kudadepa Village over the course of 5 weeks. The methods used include language games, singing, and demonstrations. Evaluation results show improvements in speaking and reading skills. Additionally, the program successfully boosted students' confidence and motivation to learn. The success of this program highlights the importance of broader access to quality English language education for children in rural areas
PENGGUNAAN METODE JARING UNTUK MENGURANGI SERANGAN HAMA BURUNG DI DESA SIDOKEPUNG KECAMATAN BUDURAN KABUPATEN SIDOARJO
One type of pest that can damage, eat, and disrupt the production process of rice plants is bird pests. Pest attacks on rice plants, both directly and indirectly, can cause a significant decrease in production. One method of pest control that can be applied effectively by farmers is the installation of nets on rice plants. This community service activity was carried out in Sidokepung Village, Buduran District, Sidoarjo Regency with the aim of knowing the application of nets on rice panicles as a protection against bird attacks, as well as evaluating the impacts caused after its application. The implementation method was carried out in a participatory and educational manner through direct demonstrations. The results of the activity showed that technically, net installation was carried out by covering the top of the rice plant using nets to prevent birds from entering, while still allowing sunlight and air circulation to reach the plants. The use of nets was able to suppress bird populations, reduce damage to panicles, and significantly increase yields. Although the initial cost of installation is relatively high, this method has proven effective and worthy of wider development because it is environmentally friendly and supports the efficiency of farmers' work time.Salah satu jenis hama yang dapat merusak, memakan, dan mengganggu proses produksi tanaman padi adalah hama burung. Serangan hama pada tanaman padi sawah, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat menyebabkan penurunan produksi yang cukup signifikan. salah satu metode pengendalian hama yang dapat diterapkan oleh petani secara efektif adalah pemasangan jaring pada tanaman padi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo dengan tujuan untuk mengetahui penerapan penggunaan jaring pada malai padi sebagai upaya perlindungan terhadap serangan burung, serta mengevaluasi dampak yang ditimbulkan setelah penerapannya. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dan edukatif melalui demonstrasi langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa secara teknis, pemasangan jaring dilakukan dengan menutup bagian atas tanaman padi menggunakan jaring untuk mencegah burung masuk, namun tetap memungkinkan sinar matahari dan sirkulasi udara mencapai tanaman dan penggunaan jaring mampu menekan populasi burung, mengurangi kerusakan pada malai, dan meningkatkan hasil panen secara signifikan. Meskipun biaya awal pemasangan relatif tinggi, metode ini terbukti efektif dan layak dikembangkan lebih luas karena bersifat ramah lingkungan dan mendukung efisiensi waktu kerja petani
SOSIALISASI PEMANFAATAN PEKARANGAN DI WILAYAH PESISIR UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN DAN GIZI MASYARAKAT DESA TANJUNG BUNGA, KECAMATAN WAWOLESEA, KABUPATEN KONAWE UTARA
Tanjung Bunga Village, located in Wawolesea District, North Konawe Regency, is one of the coastal villages endowed with abundant natural resources, both terrestrial and marine. Most of its residents work as fishermen and live in houses facing the sea. However, the use of home yards has not yet been optimized as a source of food or for improving family nutrition. Based on the identification results, two main problems were found: the low awareness of the community regarding the importance of yard utilization and the lack of knowledge about proper management techniques. To address these issues, a community service activity was carried out through a socialization program on yard utilization in coastal areas. This activity aimed to enhance the awareness and knowledge of fishing communities about the importance of productive yard management. The results showed an increase in understanding and motivation among participants to utilize their home yards as alternative food sources and as an effort to improve family nutrition. It can be concluded that the socialization program has successfully increased participants’ awareness of the importance of yard utilization to strengthen food security and community nutrition.
Keywords: Coastal area, yard utilization, food securityDesa Tanjung Bunga di Kecamatan Wawolesea, Kabupaten Konawe Utara merupakan salah satu desa pesisir dengan potensi sumber daya alam yang melimpah, baik di darat maupun di laut. Sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai nelayan dan tinggal di rumah-rumah yang berhadapan langsung dengan laut. Namun demikian, pemanfaatan pekarangan rumah belum optimal sebagai sumber pangan maupun peningkatan gizi keluarga. Berdasarkan hasil identifikasi, ditemukan dua permasalahan utama, yaitu rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemanfaatan pekarangan dan kurangnya pengetahuan mengenai teknik pemanfaatan yang tepat. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui sosialisasi pemanfaatan pekarangan di wilayah pesisir. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat nelayan tentang pentingnya pengelolaan pekarangan secara produktif. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan motivasi masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan alternatif serta upaya peningkatan gizi keluarga. Berdasarkan pengabdian yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa sosialisasi ini telah membantu meningkatkan kesadaran peserta tentang pentingnya pemanfaatan pekarangan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan gizi masyarakat.
Kata Kunci: Kawasan pesisir, pekarangan, ketahanan pangan