E-Jurnal UMNAW (Universitas Muslim Nusantara Al Washliya)
Not a member yet
    2157 research outputs found

    EDUKASI APOTEK HIDUP SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN LITERASI EKONOMI SISWA UPTD SD NEGERI 05 DESA PEMATANG PANJANG

    Full text link
    Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menjadikan apotek hidup sebagai salah satu obat herbal alternatif yang dapat menjaga kesehatan dan mengatasi keluhan berbagai penyakit di Kalangan siswa UPTD SD Negeri 05 Desa Pematang Panjang. Edukasi ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan apotek hidup sebagai sarana pembelajaran kontekstual dalam upaya meningkatkan kemandirian dan literasi ekonomi siswa UPTD SD Negeri 05 Desa Pematang Panjang. Apotek hidup, yang merupakan kebun tanaman obat di lingkungan sekolah, dijadikan sebagai media pembelajaran terpadu berbasis pengalaman nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Metode pelaksanaan penelitian lapangan yaitu dengan memberikan sosialisasi langsung pembuatan apotek hidup dilingkungan UPTD SD Negeri 05 Desa Pematang Panjang. Melalui kegiatan menanam, merawat, dan memanfaatkan tanaman obat, siswa tidak hanya belajar tentang manfaat tanaman secara ilmiah, tetapi juga dilatih untuk mengelola hasil secara ekonomis, seperti melalui kegiatan wirausaha sederhana. Edukasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran siswa terhadap pentingnya pemanfaatan lingkungan sebagai sumber pembelajaran dan pemberdayaan ekonomi.  Kata kunci: Apotek Hidup, Pembelajaran Kontekstual, Literasi Ekonomi.The purpose of this community service is to make a living pharmacy as an alternative herbal medicine that can maintain health and overcome complaints of various diseases among students of UPTD SD Negeri 05 Pematang Panjang Village. This education aims to examine the use of a living pharmacy as a contextual learning tool in an effort to increase the independence and economic literacy of students of UPTD SD Negeri 05 Pematang Panjang Village. The living pharmacy, which is a medicinal plant garden in the school environment, is used as an integrated learning medium based on real experiences that are relevant to the daily lives of students. The method of implementing the field research is by providing direct socialization of the creation of a living pharmacy in the UPTD SD Negeri 05 Pematang Panjang Village environment. Through the activities of planting, caring for, and utilizing medicinal plants, students not only learn about the benefits of plants scientifically, but are also trained to manage the results economically, such as through simple entrepreneurial activities. This education is expected to be the first step in building student awareness of the importance of utilizing the environment as a source of learning and economic empowerment. Keywords: Living Pharmacy, Contextual Learning, Economic Literacy. &nbsp

    Tantangan Minat Baca di Masyarakat Desa: Implementasi Program Sahabat Buku sebagai Solusi Literasi

    Full text link
    Literacy problems remain a serious challenge in Indonesia, particularly in rural areas such as Sindangraja Village, Jamanis District, Tasikmalaya Regency. Low reading interest, limited access to reading materials, and the lack of shared literacy spaces hinder the development of a strong reading culture. The Community Service Program (KKN) of Universitas Cipasung introduced a solution through the Sahabat Buku (Book Friends) Program and Free Book Stalls as initiatives to foster reading interest and expand literacy access. The methods employed include literacy socialization, group discussions, and the provision of reading materials relevant to community needs. The results indicate increased reading motivation, greater student participation in discussions, and the establishment of shared literacy spaces that engage all levels of society. This program demonstrates that literacy is not merely an individual activity but can be transformed into a joyful, interactive, and educational social experience. Therefore, the Sahabat Buku Program is expected to serve as a foundation for building a sustainable literacy ecosystem in rural communities

    PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH KULIT KAKAO MENJADI KOMPOS SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN DAN BERKELANJUTAN

    Full text link
    Pengabdian kepada Masyarakat dengan skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bekerja sama dengan Kelompok Tani Inovasi di Nagari Sungai Talang, Kecamatan Guguak yang aktif melakukan budidaya kakao. Komoditas kakao adalah salah satu komoditas potensial di daerah ini, pada tahun 2024 luas lahan kakao produktif di Kecamatan Guguak mencapai 362 Ha, merupakan produsen kakao terbesar kedua di Kabupaten Lima Puluh Kota dengan total produksi 165,80 ton/tahun pada tahun 2024. Seiring tingginya produksi, timbul permasalahan limbah pascapanen berupa kulit (73,7%) dan pulp kakao (10,1%) yang menumpuk serta berdampak pada lingkungan. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan pelatihan pengolahan limbah kulit kakao dan pulp menjadi kompos, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pengolahan limbah kulit kakao, serta mengurangi limbah kakao guna mewujudkan pertanian kakao ramah lingkungan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani terkait pengolahan limbah sebesar 85,42% (kategori tinggi) dan penurunan limbah kakao sebesar 90,24%

    Manajemen Pembelajaran Bahasa Inggris Melalui Platform Online Sederhana Pada Pondok Pesantren Riyadus Sholihin

    Full text link
    English Language Learning Management for Students Using a Simple Online Platform at the Riyadush Sholihin Islamic Boarding School aims to improve students' English skills through the effective use of digital technology. This activity is designed to help students master English with interactive and contextual methods, utilizing simple online platforms such as YouTube and WhatsApp. The YouTube platform is used to present learning videos in the form of Islamic vocabulary, stories of the Prophet in English, and everyday conversations with an Islamic context, also providing alternative channels that can be used for English learning in the classroom to be more varied and interactive. Meanwhile, the WhatsApp group is used as an interactive discussion space, where students can ask questions and practice directly with teachers who can also provide additional materials related to English learning to enrich students' knowledge. The problems faced by this Islamic boarding school are that the use of technology in learning is still lacking, English learning still uses conventional methods, limited access and knowledge of digital learning resources, and a lack of interactive media in language learning. Learning is designed to suit the time and needs of students without disrupting their prayer schedules and religious activities. In addition to implementing a simple platform, this program will also provide the necessary digital references and resources related to the use of interactive media in English learning for students

    Pelatihan Bahasa Visual dalam Media Sosial sebagai Branding Diri Anak-anak Panti Asuhan Dharma Laksana

    Full text link
    This study investigates the effectiveness of visual language training in strengthening self-branding skills among children at the Dharma Laksana Orphanage through social media. The problem addressed in this research is the limited visual literacy and inconsistent digital identity often found in orphanage-based youth, which can hinder their ability to participate in today’s visually driven communication landscape. The training aimed to enhance their visual comprehension, content-production abilities, and confidence in developing a safe and consistent online identity. Using a participatory method, the program combined observation, content analysis, and pre–post assessments to evaluate changes in technical and psychosocial competencies. The results show substantial improvement in participants’ ability to interpret and create visual materials, articulate a personal aesthetic, and engage more confidently with digital platforms. Audience feedback also played a supportive role in reinforcing their emerging digital identities. Overall, the findings indicate that visual language training can serve as an effective empowerment strategy, helping orphanage youth build stronger self-presentation skills and participate more meaningfully in online spaces.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan bahasa visual dalam mendukung pembentukan branding diri anak-anak Panti Asuhan Dharma Laksana melalui media sosial. Pelatihan difokuskan pada peningkatan literasi visual, keterampilan produksi konten, serta kemampuan membangun konsistensi identitas digital yang aman dan terarah. Menggunakan pendekatan partisipatif, penelitian ini melibatkan observasi, analisis konten, dan penilaian pre–post untuk melihat perubahan kemampuan teknis dan psikososial peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca dan memproduksi visual, membangun estetika personal, serta peningkatan rasa percaya diri. Respons audiens juga berperan dalam memperkuat pembentukan identitas digital peserta. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan bahasa visual dapat menjadi strategi efektif dalam pemberdayaan anak di lingkungan panti asuhan.

    Strategi Ketahanan Ekonomi Guru PAUD melalui Kewirausahaan

    Full text link
    The low income of PAUD teachers is currently caused by the provision of teacher salaries which are only funded by the school, because they are only appointed by the principal. The obligations and workload of PAUD teachers which are almost the same as ASN teachers are not commensurate with the income and spirit of dedication carried out with the salary they receive, even what is received is smaller than the salary of a laborer. This condition makes PAUD teachers continue to struggle to get a decent income and hope to achieve good welfare. This study aims to: 1) find out the strategies of PAUD teachers, especially in Bandung Regency, in carrying out their roles as entrepreneurs, 2) find out the activities of PAUD teachers in facing economic resilience through their business paths, and 3) find out the obstacles faced by PAUD teachers when undergoing entrepreneurship, and its impact on PAUD teacher income. This study uses a qualitative approach with a naturalistic qualitative descriptive method. The data sources consist of 7 respondents of PAUD teachers who are entrepreneurs from 3 PAUD institutions that are members of the Small Micro Medium Enterprises (UMKM community) in Bandung Regency. The results of the study show that PAUD teachers who are entrepreneurs have better economic resilience, but there are obstacles found, namely equipment and marketing that are still lacking in support, so it is necessary to develop business strategies through digital marketing and other special strategies so that the business continues to increase.Rendahnya penghasilan guru PAUD saat ini disebabkan oleh pemberian gaji guru yang hanya dibiayai oleh pihak sekolah, karena mereka hanya diangkat oleh kepala sekolah. Kewajiban dan beban kerja guru PAUD yang hampir sama dengan guru ASN tidak sepadan dengan pendapatan dan semangat pengabdian yang dijalankan dengan gaji yang diterimanya, bahkan yang diterima lebih kecil dari gaji buruh. Kondisi ini membuat para guru PAUD terus berjuang agar mendapatkan penghasilan yang layak dan berharap dapat mencapai kesejahteraan yang baik. Penelitian ini bertujuan diantaranya: 1) untuk mengetahui strategi guru PAUD, khususnya di Kabupaten Bandung, dalam menjalankan perannya sebagai wirausaha, 2) mengetahui aktivitas guru PAUD dalam menghadapi ketahanan ekonomi melalui jalan usahanya, dan 3) untuk mengetahui kendala yang dihadapi guru PAUD saat menjalani wirausaha, dan dampaknya terhadap penghasilan guru PAUD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif naturalistik. Sumber datanya terdiri dari 7 orang responden guru PAUD yang berwirausaha dari 3 lembaga PAUD yang tergabung dalam komunitas Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) di Kabupaten Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAUD yang berwirausaha mempunyai ketahanan ekonomi yang lebih baik, namun terdapat kendala yang ditemukan, yaitu  peralatan dan pemasaran yang masih kurang menunjang, sehingga diperlukan pengembangan strategi usaha melalui digital marketing dan strategi khusus lainnya agar usaha semakin meningkat

    Analisis Kinerja Keuangan Sektor Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2019–2023

    Full text link
    This study analyzes the financial performance of 11 banks listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2019–2023. A quantitative approach is applied with secondary data from annual financial reports—collected through www.idx.co.id—and the sample is selected based on purposive sampling. The variables measured are the liquidity ratio (Current Ratio) and solvency (Debt to Equity Ratio). As a result, the average Current Ratio of these banks moved in the range of 1.15–2.01, indicating adequate ability to meet short-term obligations. Meanwhile, the average Debt to Equity Ratio ranged from 0.76–0.89, indicating a relatively healthy bank financing structure. In conclusion, the financial performance of the banking sector during this period was relatively good, although it was weakened, especially during the COVID-19 pandemic. Suggestions are given for bank management to better balance financing sources and internal capital to mitigate liquidity and leverage risks

    ANALISIS PENGARUH COACHING GURU TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP DAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tindakan coaching guru terhadap kemampuan pemahaman konsep dan pemecahan masalah matematika siswa. Penelitian kuantitatif dengan jenis eksperimen ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Medang Deras, dengan sampel sebanyak 239 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan telah tervalidasi dan reliabilitasnya terjamin. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara coaching yang diterima oleh guru terhadap peningkatan kemampuan pemahaman konsep dan pemecahan masalah matematika siswa. Proses coaching memungkinkan guru untuk lebih memahami tantangan yang dihadapi siswa dan mencari solusi efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika. Dengan demikian, coaching guru terbukti menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan matematika di tingkat sekolah menengah, terutama dalam hal pemahaman konsep dan pemecahan masalah matematika siswa

    EKSPLORASI HAMBATAN DALAM IMPLEMENTASI LITERASI DIGITAL DI SEKOLAH DASAR

    Full text link
    Transformasi digital dalam pendidikan menjadi kebutuhan mendesak di era abad ke-21. Literasi digital, sebagai kompetensi utama dalam menghadapi tantangan global, seharusnya sudah terintegrasi secara menyeluruh dalam pembelajaran di sekolah dasar. Namun, implementasi literasi digital di daerah terpencil masih menghadapi banyak hambatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hambatan-hambatan yang menghalangi pelaksanaan literasi digital di SD Negeri 188 Halmahera Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik triangulasi, meliputi wawancara, observasi, dan penyebaran angket kepada siswa kelas IV, guru, kepala sekolah, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur teknologi (seperti perangkat dan koneksi internet), rendahnya kompetensi guru dalam teknologi pendidikan, belum adanya kebijakan sekolah yang mendukung integrasi teknologi, serta minimnya dukungan dari lingkungan sosial dan keluarga. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme tinggi terhadap penggunaan teknologi, namun masih lemah dalam keterampilan berpikir kritis dan etika digital. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik dan kolaboratif dalam mengatasi hambatan literasi digital, termasuk melalui pelatihan guru, penyediaan fasilitas digital, keterlibatan orang tua, dan penyusunan kebijakan sekolah yang mendukung. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah perlunya komitmen kolektif dari seluruh pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Literasi digital tidak cukup hanya disediakan secara teknis, tetapi juga harus dibentuk secara kultural dan struktural sebagai bagian dari pendidikan karakter abad ke-21

    PENGEMBANGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS ETNOMATEMATIKA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA

    Full text link
    To improve students' problem-solving skills, the teaching and learning process must be carried out. This is very important for mathematics teachers because students with low problem-solving skills will find it difficult to process concepts and solve the problems given by the teacher. Based on the researcher's experience such as internships or teaching at schools, the main problem faced To solve this problem, teachers must use innovative and creative learning approaches that help students understand the lessons and apply them in everyday life. Understanding the problem, making a solution plan, implementing the solution plan, and reviewing all the steps that have been taken are all part of the students' ability to solve mathematical problems (Dea Aurelya Nasution et al.,/1023). To solve this problem, the researcher used the Problem Based Learning (PBL) model, one of the learning models recommended by teachers and proven to be effective. From the results of the research and discussion on the development of teaching materials using the Problem Based Learning model based on ethnomathematics for the topic of flat-sided space figures on cubes and cuboids in class IX at SMA Negeri 2 Lubuk Pakam. It can be concluded that the teaching materials for flat-sided space figures on cubes and rectangular prisms based on ethnomathematics that were developed are valid, practical, and effective. &nbsp

    2,043

    full texts

    2,157

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal UMNAW (Universitas Muslim Nusantara Al Washliya)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇