Jurnal Vokasi Indonesia
Not a member yet
142 research outputs found
Sort by
Hubungan Intensitas Perilaku Bermain Game Online Arena of Valor (AOV) Dengan Aktivitas Belajar Siswa/i SMP Insan Kamil Bogor
Kehadiran game online AOV dengan fitur permainan menarik merupakan hiburan yang populer di kalangan masyarakat khususnya pelajar. Namun, game online memiliki dampak positif dan negatif. Semakin tinggi intensitas perilaku bermain game online seseorang bisa mempengaruhi aktivitas belajar di sekolah. Hipotesis dari penelitian ini adalah terdapat hubungan intensitas perilaku bermain game online AOV dengan aktivitas belajar siswa/i SMP Insan Kamil Bogor. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yakni teori kultivasi dan teori prestasi belajar dengan teori S-O-R sebagai teori pendukung. Responden dalam penelitian ini adalah siswa SMP Insan Kamil Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling dengan menggunakan rumus slovin untuk menghitung jumlah sampel. Pengumpulan data penelitian digunakan kuesioner yang disebar kepada 90 responden. Penelitian ini, menggunakan teknis analisis data yakni uji instrumen (validitas, reliabilitas, dan normalitas), analisis regresi sederhana, korelasi pearson, uji koefesien determinasi, uji hipotesis dengan uji-t, dan mean score. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa terdapat hubungan intensitas perilaku bermain game online AOV dengan prestasi belajar siswa berdasarkan uji-t yang menghasilkan kesimpulan hipotesis nol ditolak. Maka dari itu, berdasarkan hasil pengolahan data dapat disimpulkan bahwa terdapat ditemukan besarnya hubungan intensitas perilaku game online AOV dengan aktivitas belajar siswa sebesar 0.486 dan tergolong cukup kuat.Kata kunci : intensitas perilaku bermain, game online, aktivitas belajar sisw
PEMINDAHAN IBU KOTA dan POTENSI KONEKTIVITAS PEMERATAAN EKONOMI
Seiring dengan berkembangnya pemahaman-pemahaman tentang wacana pemindahan ibu kota negara melalui kajian-kajian yang ada. Diantara berbagai potensi positif yang ingin didapatkan dari kebijakan tersebut yakni adanya konektivitas pemerataan ekonomi. Bukan hanya keseimbangan pembangunan wilayah, namun konektivitas lokasi yang akan dijadikan tujuan relokasi akhir ibu kota sedapat mungkin mumpuni dalam menciptakan konektivitas perekonomian berkenaan dengan konsep negara kepulauan. Tidak dipungkiri geliat perekonomian Indonesia selaku negara kepulauan berpusat pada Pulau Jawa, khususnya Ibu Kota Jakarta dengan tingkat perkembangan pusat pertumbuhan sangat tinggi jauh melampaui pulau-pulau besar lainnya seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Pemindahan ibu kota sedapat mungkin agar mengacu pada konektivitas perekonomian sebagai trigger meningkatkan perekonomian pulau-pulau lain di Indonesia. Artikelini menghasilkan pemahamanberkenaan konektivitas perekonomian ibu kota tersebut sebagai pertimbangan pengambilan keputusan bagi pemangku kepentingan
PERANCANGAN MESIN SERUT BAMBU UNTUK BAHAN BAKU KERTAS
Dalam dunia perkembangan industri kertas yang terus meningkat, yang disebabkan oleh bertambahnya konsumen dan tingginya permintaan bahan baku produsen produksi kertas, yaitu kayu sebagai komposisi utama dalam pembuatan sebuah kertas. Meningkatnya penggunaan kertas untuk kebutuhan sehari – hari, akan tetapi dengan meningkatnya produksi kertas secara terus-menerus membuat ketersediaan kayu khususnya dari hutan alam semakin menipis dan harganya semakin mahal. Tujuan Perancang tertarik memilih suatu alat atau mesin penghancur batang bambu yang mendukung untuk digunakan dalam proses pembuat kertas dengan judul tugas akhir yaitu yang diambil “Perancangan Mesin Serut Bambu Untuk Bahan Baku Kertas”. Pada mesin serut bambu terjadi proses penghancuran batang bambu menjadi serpihan kecil, untuk proses pembuatan pembuatan kertas ada berbagai macam tahapan. Perancangan yang diawali menggunakan metode perancangan pahl and beitz. Pahl and Beitz mengusulkan yaitu mengidentifikasi dengan cara wawancara, sehingga menghasilkan desain varisasi terpilih. kemudian dilanjutkan dengan perancangan detail yaitu berupa perhitungan dari setiap komponen dan diakhiri dengan melakukan analisis menggunakan software inventor 2019. Spesifikasi mesin serut bambu dengan standar JIS G 450, menggunakan motor listrik AC 5,3 HP dengan kecepatan putaran 2400 Rpm, kemudian diteruskan menggunakan poros untuk mentransmisi perpindahan daya ke puli dan sabuk belt untuk menghasilkan pergerakan pada tools mata pisau dan juga rangka yang digunakan yaitu besi siku dengan ukuran siku 50x50x5 mm
Village Owned Enterprise Survival Strategy by Raising Brand Awareness of Advertising Through Marketing on Social Media
Village, as the center of economic development, is always interesting to study, because the structure of thevillages in Indonesia generally supports the movement of the urban economy. The aim of this study was toanalyze the role of marketing and self-image in one of the village organs, namely the village-owned enterprises(BUMDES). One way of survival is how BUMDES can increase the brand awareness of the businesses andbusinesses it operates. Descriptive qualitative research is the method used. As one of the public services whoseobligation is to obtain additional revenue through the business sector, BUMDES conducts marketingcommunications to consumers and expands marketing networks by improving self-image through two strategies.Direct strategies or below the line, use indirect prepositions. Respondents' results show that there are steps thatneed to be taken to improve self-image, including trust, type of service and corporate accountability for a directstrategy, while the indirect strategy can be achieved through the creation of social network marketing usingsocial media, websites and other internet tools. Respondents' results show that there are steps that need to betaken to improve self-image, including trust, type of service and corporate accountability for a direct strategy,while the indirect strategy can be achieved through the creation of social network marketing using social media,websites and other internet tools. It is hoped that a good self-image will help to strengthen the BUMDESbusiness cycle and support village programs as the center of the nation's economic progress.Keywords: Self image, advertising, Marketing Strategy, Social medi
ANALISIS KEPUASAN DAN KEBUTUHAN PENGGUNA LULUSAN INSTITUT TEKNOLOGI KALIMANTAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE RATING SCALE
In the world of work, the quality of employees is very concerned about supporting smooth work. Companies definitely choose prospective employees who have the qualities that the company expects. because of this, universities are required to develop soft skills that are balanced with hard skills. In addition to the quality of graduates, universities must also know the needs of companies and adjust to DUDI (world of work and industry). This will have an impact on graduates who will enter the world of work. The better the name of the college, the greater the opportunity for college graduates to join the company.Keywords: Quality of Graduates, Satisfaction, and Company Needs
The Need to Develop Learning Videos to Support Indonesia’s 2013 Curriculum-Based Vocational Office Administration Subjects
Teachers are expected to improve their professionalism by developing learning media that are able to facilitate students in learning according to their own abilities and in improving their competency. This research aims to describe the use of learning videos in teaching Office Administration subjects, especially mail competency and archiving. Direct interviews, observations, and a survey questionnaire provided data on the use of learning videos. The result showed that 1) learning videos are under-utilized as sources in learning the archiving process: textbooks and lectures are the most common forms today, and 2) learning video should be developed to learn about archiving and out basic mail competency. Keywords: learning video, archiving, vocational school, 2013 curriculu
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI NILAI-NILAI BUDAYA MARITIM BERBASIS KEARIFAN LOKAL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN EKONOMI MASYARAKAT KEPULAUAN SERIBU
Kepulauan Seribu merupakan kepulauan yang terkenal dengan wilayah maritimnya. Pembangunan melalui nilai budaya di kepulauan ini perlu dilakukan yaitu dengan pendekatan teknologi. Pendekatan aspek teknologi sebagai pusat informasi dari hasil internalisasi budaya maritim dengan kearifan lokal, produk nilai budaya dapat menghasilkan produk berupa fisik, yang terdiri kesenian, kuliner, seni bangunan (arsitektur) dan non-fisik berupa norma-norma dan nilai-nilai maritim, yang kemudian menjadi sebuah daya tarik informasi baik dari unsur pariwisata maupun implementasi budaya maritim yang bernilai ekonomi. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan teknik pengumpulan melalui wawancara, observasi dan studi dokumen. Hasil penelitian ini bahwa program community development, sebagai faktor penting dalam meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pembentukan kesadaran masyarakat (aware) dengan membentuk pola perilaku dalam penerapan budaya maritim yang berkelanjutan (sustainable), yang dapat mensejahterakan masyarakatnya. Hal ini sejalan dengan penguatan masyarakat Pulau Kelapa, dengan adanya kesadaran yaitu memiliki wilayah maritim, maka akan berkembang semangat mempertahankan wilayah maritim, yang sesuai dengan karakteristik Pulau Kelapa, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, melalui usaha ekonomi kerakyatan dengan hasil produksi laut dan pembangunan aspek sosial, fisik dan budaya, akan tercipta. Namun, diperlukan teknologi budaya maritim yang akan menghasilkan prototype jaringan informasi berbasis masyarakat, sebagai sarana informasi tentang nilai-nilai budaya maritim, sehingga akan memperkuat pulau kelapa sebagai Wisata Bahari yang sesuai dengan kearifan lokal.Kata kunci : Community Development, Budaya Maritim, Kearifan Loka
Pengukuran Kinerja Rantai Pasok Konstruksi Berkelanjutan dengan Pendekatan Model Supply Chain Operations Reference (SCOR) 12.0
The challenge of construction supply chain management is to maintain supply and demand in the supply chain flow and ensure a sustainable supply chain in the framework of lean construction. This challenge must be captured as part of the solution of the development of the rapidly growing construction industry. At present a sustainableSCOR on the Supply Chain Operations Reference (SCOR) version 12.0 has been developed. SustainableSCOR is a concept of a sustainable supply chain performance measurement approach by considering environmental aspects. The aim of this study is to adopt a supply chain performance measurement model in the sustainable construction of SCOR 12.0. The research method adopts standards, categories, and matrices in sustainableSCOR to a constructionally validated definition to academics and practitioners. The discussion of the supply chain continues with the calculation of each matrix. The results showed that all sustainableSCOR categories, namely materials, recycled inputs, recovered inputs, energy, water, emissions, and waste can be adopted to measure sustainable supply chain performance in construction. The adoption of this performance measurement needs to be detailed into one of the construction materials, in this study is steel material
PERSEPSI PENDIDIK VOKASI ATAS ATRIBUT-ATRIBUT EMPLOYABILITY SKILLS YANG DIBUTUHKAN DUNIA KERJA ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Penelitian ini bertujuan untuk menguji persepsi pendidik pada program pendidikan tinggi vokasi tentang tingkat kepentingan atribut employability skills yang dibutuhkan oleh lulusan pendidikan tinggi vokasi dalam memasuki dunia kerja di era revolusi industri 4.0. Penelitian dilakukan dengan metode survei, menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data. Responden dipilih secara purposive sampling dari pendidik pada program studi akuntansi vokasi politeknik negeri dan swasta. Instrumen penelitian disusun berdasarkan model hipotetik employability skills yang meliputi keterampilan generik dan atribut personal. Keterampilan generik terdiri atas 45 item pertanyaan dan atribut pribadi terdiri atas 20 item pertanyaan. Instrumen penelitian disusun dalam bentuk pertanyaan tertutup menggunakan skala Likert lima poin, mulai dari tidak penting hingga sangat penting. Data dianalisis dengan statistik deskriptif, yaitu skor rata-rata, standar deviasi, dan grafik. Rata-rata skor diurutkan dari tinggi ke rendah yang menunjukkan tingkat kepentingan atribut-atribut employability skills menurut persepsi pendidik vokasi. Keterampilan komunikasi, keterampilan mengelola diri, keterampilan kerjasama tim, dan keterampilan belajar adalah kelompok keterampilan generik dengan tingkat kepentingan tinggi menurut persepsi pendidik vokasi. Pendidik vokasi juga menempatkan kejujuran, integritas, etika kerja, akurasi, dan kepribadian sebagai atribut pribadi dengan tingkat kepentingan tinggi yang harus dimiliki oleh lulusan pendidikan tinggi vokasi. Implikasi dari temuan ini adalah kebutuhan untuk merevitalisasi kurikulum pendidikan vokasi, yang tidak hanya berfokus pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan teknis dalam bidang pekerjaan tertentu, tetapi juga memberikan perhatian pada pengembangan atribut-atribut employability skills mahasiswa vokasi
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PROPRIOCEPTIVE NEUROMUSCULAR FACILITATION TERHADAP MUSCLE ENERGY TECHNIQUE PADA MECHANICAL NECK PAIN: A RANDOMIZED CONTROLLED TRIAL
Nyeri leher merupakan suatu permasalahan yang sering terjadi di populasi. Salah satunya adalah mechanical neck pain (MNP). Manifestasi klinis dari MNP meliputi: nyeri, keterbatasan lingkup gerak sendi, spasme otot dan juga disertai kelemahan pada otot deep servikal, serta disabilitas leher yang mengganggu fungsi aktivitas sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan efektivitas penambahan proprioceptive neuromuscular facilitation (PNF) terhadap muscle energy technique (MET) pada kombinasi ultrasound therapy (UST) dan neck stabilization exercise (NSE). Penelitian ini merupakan randomized control trial dengan pre and post-test control group design. Jumlah peserta penelitian pada kedua kelompok sebesar 24 orang. Pada kelompok kontrol (n=12) diberikan intervensi UST, NSE, dan PNF sedangkan pada kelompok perlakuan (n=12) diberikan intervensi UST, NSE, dan MET. Alat ukur dari penelitian ini meliputi: nyeri gerak yang diukur dengan visual analogue scale, lingkup gerak sendi lateral fleksi servikal yang diukur dengan goniometer, serta disabilitas leher yang diukur dengan northwick park neck pain questionnaire versi Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: (1) Kombinasi UST + NSE + MET lebih signifikan menurunkan nyeri pada MNP (p=0,000), (2) Kombinasi UST + NSE + MET lebih signifikan meningkatkan lingkup gerak sendi pada MNP (p=0,000), dan (3) tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol dan perlakuan dalam menurunkan disabilitas leher pada MNP (p=0,409).Kata kunci: mechanical neck pain, muscle energy technique, neck stabilization exercise, proprioceptive neuromuscular facilitation, ultrasound therap