Jurnal Vokasi Indonesia
Not a member yet
    142 research outputs found

    EVALUASI LAYANAN RESEP RAWAT JALAN DI INSTALASI FARMASI: WAKTU TUNGGU DAN KENDALA

    Get PDF
    Waktu tunggu pelayanan resep merupakan salah satu indikator standar pelayanan minimal farmasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rerata waktu, cakupan kesesuaian, serta mengetahui kendala terkait dengan layanan resep. Penelitian ini menggunakan metode campuran. Pendekatan kuantitatif dilakukan dengan menggunakan instrumen wooksheet pelayanan resep. Pendekatan kualitatif dilakukan dengan observasi proses selama layanan resep diberikan. Data diambil pada bulan Maret sampai April 2019 di RS swasta tipe B Propinsi Jawa Barat. Jumlah sampel ditentukan berdasarkan rumus Slovin dengan nilai toleransi kesalahan 5%, diperoleh sampel sebanyak 60 resep non-racik dan 60 resep racikan. Penelitian ini menerapkan statistik deskriptif dengan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan rerata waktu layanan resep non-racik adalah 26 menit 58 detik dan 40 menit 14 detik untuk layanan resep racikan. Cakupan kesesuaian waktu layanan berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI sebesar 68% (resep non-racik) dan 92% (resep racikan), sedangkan menurut standar mutu internal rumah sakit sebesar 3% (resep non-racik) dan 15% (resep racikan). Beberapa kendala terjadi saat proses penerimaan resep, pengerjaan resep racikan, penyerahan resep, konfirmasi dokter, dan hari-hari puncak pasien. Penetapan standar mutu internal rumah sakit terkait waktu layanan resep perlu dikaji kembali dan penerapan konsep lean hospital perlu dipertimbangkan.Kata kunci : Farmasi, resep, mut

    Pemanfaatan Strategi Omnichannel Marketing di Perguruan Tinggi

    Get PDF
    Perkembangan teknologi mendorong perubahan perilaku konsumen, termasuk pada interaksi perusahaan. Begitupula yang dihadapi institusi pendidikan, khususnya perguruan tinggi. Pemanfaatan multiple channels semakin meningkat, sehingga menjadi tantangan yang cukup kompleks bagi perguruan tinggi untuk menyediakan journey experience yang mulus, optimal, dan mampu memenuhi kebutuhan khalayaknya. Perkembangan teknologi dan perilaku konsumen ini memaksa perguruan tinggi untuk meningkatkan competitive advantage-nya. Strategi omnichannel merupakan salah satu cara efektif dalam meningkatkan competitive advantage perguruan tinggi saat ini, dan untuk menjangkau calon mahasiswa melalui berbagai platform, dengan pesan yang spesifik dan personal.Dalam penerapannya, strategi omnichannel marketing kerap dikaitkan dengan konsep Integrated Marketing Communication (IMC). Saluran yang digunakan dalam omnichannels merupakan platform yang bersinggungan dengan IMC communication tools. Penelitian dan penerapan omnichannel marketing di dunia bisnis sudah banyak muncul dan berkembang. Namun, penelitian dan penerapan omnichannel marketing di perguruan tinggi masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan omnichannel marketing pada konteks perguruan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan omnichannel marketing, sebagai strategi komunikasi pemasaran, mampu membangun connection dan engagement dengan target khalayak, serta mampu menjadi competitive advantage perguruan tinggi di era digital. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan mengenai pemanfaatan strategi omnichannel marketing di perguruan tinggi.Kata kunci: omnichannel marketing, perguruan tinggi, competitive advantages, engagement, journey experience

    Perhitungan Premi Asuransi Jiwa Dwiguna Dibayarkan pada Akhir Tahun Kematian dengan Menggunakan Package Perangkat Lunak R

    Get PDF
    Asuransi adalah usaha kerja sama antara perusahaan asuransi dan nasabah (pihak tertanggung) dimana perusahaan akan memberikan sejumlah dana kepada nasabah pada waktu tertentu sesuai dengan perjanjian sebagai pengganti premi yang dibayar nasabah. Salah satu jenis asuransi adalah asuransi jiwa, yaitu sebuah janji dari perusahaan asuransi (pihak penanggung) kepada nasabahnya (pihak tertanggung) bahwa apabila nasabah mengalami risiko kematian dalam hidupnya maka perusahaan asuransi akan memberikan santunan (manfaat kematian) dengan jumlah tertentu kepada ahli waris dari nasabah tersebut. Perusahaan asuransi jiwa akan menentukan jumlah premi yang harus dibayarkan oleh pihak tertanggung. Banyak perusahaan asuransi yang menggunakan tabel komutasi dalam melakukan perhitungan premi. Selain itu, beberapa buku juga sudah membahas perhitungan premi dengan membuat fungsi terlebih dahulu pada R. Selain membuat fungsi, telah tersedia sekumpulan package untuk mengefisienkan dalam penyelesaian masalah. Salah satu package R dalam bidang asuransi dan aktuaria adalah lifecontingencies yang digunakan untuk mengelola life table dan tabel aktuaria, menggambarkan demografi, dan melakukan perhitungan di bidang keuangan serta matematika aktuaria. Oleh karena itu, penelitian ini membahas bagaimana menghitung premi tahunan pada asuransi jiwa dwiguna n tahun dengan menggunakan tabel komutasi dan package lifecontingencies. Hasil menunjukkan bahwa keduanya menghasilkan jumlah premi yang sama namun dengan keefektifan dan efisiensi yang berbeda. Penggunaan package R lifecontingencies lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan menggunakan tabel komutasi terutama saat ingin melakukan perhitungan premi untuk beberapa nasabah dengan usia yang bervariasi

    Penerapan Kebijakan Fasilitas Mitra Utama Kepabeanan: Mampukah Menurunkan Cost of Taxation?

    Get PDF
    Kebijakan Mitra Utama (MITA) Kepabeanan ditujukan untuk menurunkan angka dwelling-time, mengurangi biaya logistik, serta untuk mengapresiasi perusahaan yang memiliki kepatuhan pajak yang tinggi. Di sisi lain, dengan segala fasilitas yang diberikan, angka dwelling-time belum menunjukkan penurunan secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan MITA Kepabeanan ditinjau dari perspektif cost of taxation di Pelabuhan Tanjung Priok. Pembahasan dari penelitian ini terfokus pada beban yang ditanggung baik dari sisi pembuat kebijakan maupun perusahaan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan paradigma post-positivist dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan MITA Kepabeanan menjadi lebih efisien jika ditinjau dari aspek administrative cost. Ditinjau dari aspek compliance cost, kebijakan MITA Kepabeanan dianggap dapat menghemat beban perusahaan walaupun masih terdapat hambatan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menemukan bahwa perlu adanya opsi permohonan bagi perusahaan yang ingin menjadi Mitra Utama Kepabeanan agar terdapat transparansi dalam proses penunjukan Mitra Utama. Selain itu, isu kepastian hukum dalam kebijakan ini dapat ditingkatkan dengan penerapan koordinasi secara satu pintu dengan Kementerian/Lembaga terkait mengenai larangan dan pembatasan dalam aktivitas ekspor-impor

    Systematic Review: Studi Komparatif Pengelolaan Linen di Rumah Sakit

    No full text
    Healthcare-Associated Infections (HAIs) merupakan komplikasi penyakit yang sering terjadi dalam pemberian pelayanan kesehatan di dunia. Terdapat satu juta empat ratus ribu infeksi setiap tahun akibat HAIs. Menanggapi tingginya angka kejadian, maka dibutuhkan suatu upaya yang solutif untuk menekan angka kejadian HAIs. Salah satu upaya yang dimaksud adalah dengan melakukan pengelolaan linen secara tepat. Namun, upaya yang diharapkan menjadi kunci dalam menekan angka kejadian HAIs didapati kemajemukan problematika. Berbagai peneliti pendahulu membahas kemajemukan problematika dan didapati kompleksitas berada pada tahap pencucian pengelolaan linen. Padahal sejatinya tahap pencucian memegang peranan penting dalam keberhasilan pengelolaan linen. Penelitian ini bertujuan mengomparasikan lima penelitian pendahulu berdasarkan teoretis pengelolaan linen yang tepat guna memperkaya khazanah pengembangan ilmu pengetahuan, wawasan, serta sebagai referensi informasi dalam menentukan langkah preventif. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis, kemudian menghasilkan kesimpulan teradap lima rumah sakit yang diteliti berdasarkan persyaratan minimum pedoman pengelolaan linen rumah sakit telah memenuhi persyaratan (>55%), Setelah ditelaah secara komprehensif banyak terdapat problematika yang tidak diikut sertakan dalam variabel penelitian. Kemajemukan problematika didapati pada setiap tahap pengelolaan linen, sarana, alat dan bahan pengelolaan linen, kualitas linen serta perilaku petugas pengelolaan linen. Kata kunci : Healthcare Associated Infections, Linen, Rumah Sakit

    KEPATUHAN PETUGAS DALAM MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 DI RS XYZ

    Get PDF
    Kepatuhan dalam menerapan protokol kesehatan COVID-19 merupakan aplikasi keamanan dan keselamatan petugas rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Penyebaran virus COVID-19 yang massif berpotensi menular dari pasien ke seluruh petugas rumah sakit. Kurangnya kedisiplinan penerapan protokol kesehatan COVID-19 di rumah sakit seperti pemakaian masker tidak sesuai standar, tidak menjaga jarak, tidak menerapkan etika batuk dengan tepat, tidak menghindari kerumunan, dan tidak menggunakan APD sesuai standar mengakibatkan petugas rumah sakit sangat rentan dengan risiko penularan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kepatuhan petugas pelayanan pasien dengan petugas back office dalam menerapkan protokol kesehatan COVID-19, menggunakan metode kuantitatif dengan analisis univariat dan metode kualitatif melalui hasil wawancara petugas PPI di RS XYZ. Hasil menunjukkan bahwa kepatuhan petugas pelayanan pasien (79,2%) lebih tinggi dibandingkan petugas back office (77,5%)

    Bekerja dari Rumah: Analisa Kuantitatif Kinerja Para Pekerja Saat Pandemi COVID-19

    Get PDF
    Pandemi COVID-19 memaksa para pekerja untuk melakukan pekerjaan dari rumah. Hal ini ditujukan untuk menekan laju penyebaran COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara kuantitatif tingkat kinerja para pekerja selama melakukan Work from hom atau semi work from home dimasa pandemi COVID-19 serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif dengan survei daring. Data dianalisa secara deskriptif dan dengan uji asosiasi chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja pekerja saat Pandemi COVID-19 dengan sistem semi atau full bekerja adalah rendah dengan persentase sebesar 51.40% dan 48.60% responden memiliki kinerja yang tinggi. Hasil uji asosiasi chi-square memperlihatkan tidak adanya faktor yang mempengaruhi tingkat kinerja pekerja selama melakukan WFH/semi WFH. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan rujukan awal untuk penelitian selanjutnya dengan tema yang serupa

    REHABILITASI POST NERVE TRANSFER PADA EKSTREMITAS ATAS

    Get PDF
    Cedera saraf tepi sebagian besar terjadi pada ekstremitas atas dengan penyebab tersering karena trauma. Pemulihan fungsional yang diharapkan setelah cedera saraf proksimal, bahkan ketika perbaikan saraf yang cepat dan tepat dilakukan, tetap buruk. Alternatif untuk perbaikan saraf tradisional pada cedera proksimal adalah pemulihan fungsi melalui nerve transfer. Penelitian ini merupakan studi literatur/kajian pustaka dengan sumber data sekunder berupa jurnal ilmiah yang diakses melalui journal database, seperti: PubMed Central (PMC) NCBI dan google scholar. Artikel yang didapat kemudian ditabulasi dan dilakukan proses review sehingga menghasilkan rekomendasi mengenai rehabilitasi pasca nerve transfer pada ekstremitas atas. Berdasarkan kajian yang dilakukan maka direkomendasikan tiga tahapan dalam melakukan rehabilitasi pasca nerve transfer pada ekstremitas atas, yaitu: 1. Fase awal: dilakukan prosedur imobilisasi dan edukasi pada pasien terkait prosedur operasi dan tahapan rehabilitasi yang akan dilalui, 2. Fase pertengahan: melakukan pendekatan re-inervasi jalur saraf dan pembelajaran ulang motorik dengan berbagai macam modalitas atau pendekatan, seperti: induction exercise, cross over training, graded motor imagery, electrical stimulation, surface electromyography, serta aquatic therapy, dan 3. Fase akhir: semua pelatihan pada fase pertengahan tetap dijalankan ditambah dengan pendekatan berupa pelatihan kekuatan dan daya tahan otot yang memperhatikan aspek biomekanik

    Faktor Informasi Online Dalam Pengambilan Keputusan Investor Pada Platform Crowdfunding Berbasis Donasi

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran informasi online terhadap proses pengambilan keputusan investor dalam bentuk crowdfunding berbasis donasi. Kami menggunakan Kitabisa.com sebagai platform crowdfunding berbasis donasi dan mengumpulkan 74 data proyek sumbangan. Penelitian ini menggunakan kombinasi antara model regresi dengan data cross section dan Elaboration likelihood model. Hasil penelitian ini menemukan bahwa beberapa variabel informasi online sangat penting untuk mempengaruhi keputusan investor terhadap Platform yang ada di Indonesia Crowdfunding..Kata kunci : Crowdfunding berbasis donasi; pengambilan keputusan; elaboration likelihoodmodel; informasi online; cross sectio

    Complaints of Asthenopia Symptoms in-office Employees

    Get PDF
    An Eyes health problem that can be experienced by employees is asthenopia. The purpose of this study is to address complaints of Asthenopia symptoms in the employees of one of the offices in Tasikmalaya city in 2020. This research uses a descriptive quantitative research method, a cross-sectional design. In this study, to collect data, the tool used was a questionnaire. Research results found that the most asthenopia symptoms felt by employees of one of the offices in the City of Tasikmalaya were shaded vision when looking at objects, glare when working at a computer, difficulty focusing while working at the computer, and shoulder or shoulder pain when working at a computer. work on the computer. 28 people (70%) out of 40 employees felt this way

    124

    full texts

    142

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Vokasi Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇