Fakultas Sastra, Universitas Ekasakti, Padang (UNES): OJS
Not a member yet
521 research outputs found
Sort by
An Analysis of Code-Mixing Found In Boy William’s “Nebeng Boy”
This research aims to find out the code choices chosen by the participants of YouTube content “Nebeng Boy” and the reasons why the participants choose the different codes. This research was a case study of sociolinguistics which employed a descriptive qualitative method. Nebeng Boy is one of the most popular YouTube content created by Indonesian YouTuber and an ex-Video Jockey from MTV, Boy William. The participants in this YouTube content are divided into two; the Host and the Guests. In collecting the data, the researcher has done a few techniques namely taking notes from observing the conversation, transcribing the dialogues between participants, and classifying the data. The researcher used total sampling technique and took the whole part of dialogue from six videos of “Nebeng Boy”. The results of this research show that the code choices employed by the participants of Nebeng Boy are informal variety from Bahasa Indonesia and English which resembles of high social class or high social status. Each participant has different way in using the codes and also has different reason behind it. The Host of the program uses informal code choices to show solidarity, express emotions, show intimacy, changing topics, and including another person to the conversation. Meanwhile, the factors that the guests use the code choices are the background of the person, the profession, function of the conversation, topics, the situation of conversation, and to include another person
Bentuk Komunikasi Santun Petugas Rumah Sakit Terhadap Pasien di Rumah Sakit Daerah Solok Sumatera Barat: Kajian Pragmatik
The aim of this study is to find out types and maxim of politeness that occurred between health workers and the patient. In conducting this reseacrh, the results obtained with the research method used is a qualitative descriptive method. In collecting the data this research used observational method, this method followed by note taking technique and the analysis method used padan pragmatics method. The result of this research shown that the news sentences occupy the top position, followed by imperative sentences. Question sentences are occurred in the third position that are often used by health workers when communicating with the patinets at Solok Regional Hospital, West Sumatera
Mandoa Sambareh Bulan Rajab Sebagai Tradisi Menyambut Bulan Suci Ramadhan di Padang Pariaman
Tujuan penelitian ini adalah (1) Tradisi Mandoa sambareh di Padang Pariaman dan proses pembuatan sambareh dalam tradisi Mandoa sambareh di Padang Pariaman untuk meningkatkan minat generasi muda dalam menyantap makanan tradisional sambareh. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. metode sastra, yaitu dengan mengumpulkan berbagai bacaan dari sumber-sumber yang ada, kemudian dianalisis dan dipadukan dengan permasalahan yang dipertimbangkan. Bagi sebagian masyarakat setempat, bulan Rajab atau Sambareh juga mempunyai nama lain yaitu “bulan anak”, karena tujuan mereka melaksanakan tradisi ini adalah untuk mendoakan arwah orang yang meninggal seperti orang tua atau anak. Di Padang Pariaman, para pendeta yang mengaji diberi gelar Tuanku, Tuanku adalah orang yang memimpin salat atas nama orang yang mengamalkan tradisi tersebut. Tuanku ini biasanya ada di setiap desa dan diundang ke rumah-rumah penduduk untuk melakukan sambareh mula. Di Sambareh müla terdapat kitab doa khusus yang dibaca pada saat acara müla. Tidak seperti doa-doa kebanyakan karena di dalam buku ini terdapat bacaan khusus untuk berdoa dengan makanan sumbareh. Eksekusi Sambareh müla sendiri biasanya dilakukan pada malam hari, namun ada juga yang sore hari. Biasanya orang yang ingin salat terlebih dahulu menyiapkan sambareh di rumah. Setelah itu warga memanggil Tuanku untuk membacakan doa. Saat tuanku memasuki rumah warga, doa pun dipanjatkan. Sebelum mula tentu ada tujuannya, yang disebut “kaba”. Ka\u27bah sendiri biasanya merupakan ucapan kepada orang yang telah meninggal, kepada ladang kebaikan, untuk memperlancar rezeki seseorang, tentunya doa bulan kanak-kanak ini tidak luput dari doa ka\u27bah ini. Setelah selesai salat, tuan rumah mempersembahkan makanan seperti yang biasa dilakukan bagal, yaitu. nasi dan sambal. Ketika makan selesai, sambaraeh disajikan kepada Tuhan. Sambareh ini disajikan dengan saus cocolan. Setelah Sang Guru makan, Sang Guru mencicipi sambareh tersebut, Setelah itu Sang Guru pulang ke rumah, namun sebelum kembali Sang Guru juga menerima sedekah. Menurut kepercayaan masyarakat, sedekah bermanfaat untuk tabungan akhirat dan juga agar doa kita sampai dan diterima oleh Yang Maha Kuasa. Selain sedekah, Tuanku juga diberi sebungkus sambareh untuk dibawa pulang. Begitulah pelaksanaan tradisi sambareh müla yang masih eksis hingga saat ini. Tradisi ini terus berkembang di masyarakat. Karena masyarakat umum mengimani sambareh mula di bulan Rajab, hal ini dikaitkan dengan peristiwa penting bagi umat Islam yang juga terjadi di bulan tersebut. Walaupun bulan Rajab telah digantikan dengan bulan anak-anak atau Sambareh, namun bulan ini merupakan bulan yang dimuliakan, sehingga Padang Pariaman khususnya Padang Pariaman mempunyai tradisi tersendiri di bulan ini. Menurut mereka, Sunnah Nabi bisa kita penuhi dengan makanan, dan makanan tersebut merupakan simbol dalam tradisi. Kalau sekedar bagal, hari-hari biasa juga bisa, namun dengan semaraknya bulan Sambareh, masyarakat pun turut menghormatinya dengan menambahkan sambareh sebagai simbol datangnya bulan Rajab. Generasi muda kita kedepannya diharapkan tetap menjaga tradisi yang ada, karena tradisi seperti müla sambareh mempunyai arti tersendiri bagi masyarakat. Generasi penerus kita hendaknya lebih memperhatikan tradisi karena tradisi bagal merupakan identitas Minangakabau dan Padang Pariaman, khususnya daerah Padang Pariaman. Tradisi ini harus selalu dilestarikan agar tidak punah.Bulan Rajab merupakan bulan ketujuh diantara 12 bulan penanggalan Hijriah. Sering dikatakan bahwa bulan ini adalah bulan kebaikan, “bulan Allah” dan seterusnya. Keutamaan bulan Rajab yang sering disebutkan yaitu puasa 7 hari di bulan Rajab menutup pintu neraka dan puasa 8 hari membuka 8 pintu surga. Di daerah Padang Pariaman, bulan Rajab sering disebut dengan bulan Sambareh. Sambareh adalah makanan yang terbuat dari tepung beras atau disebut juga serabi. Bagi sebagian masyarakat setempat, Bulan Rajab atau Bulan Sambareh juga disebut dengan nama lain “Anak Kanak Bulan” karena tujuan mereka melaksanakan tradisi ini adalah untuk mendoakan mereka. arwah yang telah meninggal seperti orang tua atau anak yang telah meninggal
Pengaruh Iklim Organisasi, Budaya Organisasi, Kepemimpinan Terhadap Motivasi Dosen Akademi Maritim Sapta Samudra Padang
Penelitian ini ditujukan untuk menilai dan mengetahui apakah terdapat Pengaruh Iklim Organiasi Budaya Organiasi dan Kepemimpinan terhadap Kinerja Dosen Akademi Maritim Sapta Samudra Padang. Populasi dan sampelnya adalah seluruh Dosen Akademi Maritim Sapta Samudra Padang yang berjumlah 32 orang. Teknik pengambilan sampel mengikuti metode sensus, dengan demikian jumlah sampel sama dengan jumlah populasi sebesar 32 orang. Hasil penelitian dengan menggunakan analisis regresi linear berganda, menunjukkan terdapat pengaruh positif yang signifikan pengaruh Iklim organiasi, Budaya Organisasi dan Kepemimpinan terhadap Kinerja Dosen Akademi Maritim Sapta Samudra Padang
Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa Dengan Pendekatan Open-Ended pada Materi Ruang Dimensi Tiga Untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas X SMAN 9 Padang
Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kegiatan Siswa dengan pendekatan Open-Ended yang valid dan praktis sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan kreativitas siswa pada materi ruang dimensi tiga. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan 4-D yang terdiri dari 4 tahap yaitu 1) Define (pendefinisian), 2) Design (perancangan), 3) Development (pengembangan) dan 4) Desseminate (penyebaran). Pada penelitian ini hanya dilakukan 3 tahap, yaitu Define (pendefinisian), Design (perancangan),dan Development (pengembangan). Lembar Kegiatan Siswa yang dikembangkan dinyatakan valid dan praktis berdasarkan uji validasi oleh validator dan uji praktikalitas oleh siswa. Hasil uji coba yang dilakukan pada siswa kelas X2 SMAN 9 Padang menunjukkan bahwa LKS dengan pendekatan Open-Ended sudah praktis. Hal ini terlihat pada angket kepraktisan LKS yang diisi oleh siswa dengan persentase kepraktisan 80,80 %. Penggunaan LKS dengan pendekatan Open-Ended dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil tes hasil belajar siswa yang diikuti oleh 31 orang siswa, dengan persentase ketuntasan 87,09%, 28 orang siswa diantaranya dinyatakan tuntas karena memperoleh nilai di atas KKM yaitu 80 dengan persentase . Empat indikator kreativitas siswa yaitu: Fleksibilitas, Originalitas, Elaborasi, dan Fluency. Berdasarkan observasi menunjukkan adanya peningkatan kreativitas siswa dalam menyelesaikan soal dengan persentase 89,32% sehingga siswa sudah dapat dikategorikan sangat kreatif
An Analysis of Students’ Difficulties In Listening Comprehension at English Education Department in Faculty of Teacher Training And Education of Universitas Ekasakti
Listening is part of the English language skills component which is quite complex in EFL (English as Foreign Language) learning practices. Difficulties in this skill is experienced by students in the Indonesian context consisting of various ethnicities, languages and cultures. Listening skill would enable people to improve their ability in communication. However, in some cases of EFL classes, college students still find difficulties in learning this skill since it needs more attentions and concentrations in order to comprehend the language materials. This study tries to discover the listening difficulties encountered by English Education Department students of faculty of teacher training and education in Universitas Ekasakti while taking the listening courses. The design of this research was descriptive research with population were the second-year students who have taken the Listening comprehension. They were 17 members . The researcher used total sampling technique to take the sample so all population was sample. The instrument used was listening comprehension test. The results of the study showed that there are four main categories of students’ difficulties in listening, namely: difficulties related to the learning materials (unfamiliar topics, topic that doesn’t exist in students’ cultures, too many unfamiliar words, and the length of the spoken texts); difficulties related to the speakers (unclear pronunciation, varieties of accents, and the speed of speaking); difficulties related to the listeners (inferring the meanings of unknown words, losing concentration, memory, and the length of the questions); and difficulties related to the physical settings (noises around, the online learning media used, and the internet connection)
Analisis Struktur Kepribadian Tokoh Utama Dalam Novel Senja, Hujan, dan Cerita Yang Telah Usai Karya Boy Chandra
Senja, Hujan, dan Cerita yang telah Usai karya Boy Chandra merupakan cerita non fiksi kreatif atau yang lebih dikenal dengan novel. Novel ini menarik untuk dikaji karena merupakan novel yang memuat kisah-kisah pribadi penulis yang dikembangkan dengan unsur imajinatif serta mengunakn gaya bahasa yang menarik. Tema dalam novel ini sangat menark karena berhubungan dengan percintaan dan patah hati. Kepribadian tokoh utama dikemas dalam setiap tindakan dan prilaku tokoh. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan struktur kepribadian tokoh utama berdasarkan analisis teori sigmund Freud.
Jenis penelitian ini merupakan kualitatif deskriptif. Data penelitian berupa kalimat dan parangraf yang memiliki unsur struktur kepribadian. Sumber data adalah novel Senja, Hujan, dan Cerita yang Telah Usai karya Boy Chandra tahun 2015. Instrumen yang digunakan tabel pencatatan data. Hasil temuan menunjukkan bahwa tokoh utmam memilki struktur kepribadian id, ego,dan super ego. Id tokoh utma tergambar dari rasa menyukai terhadap pasangan. Ego tokoh utama tergambar dari kekecewaan tokoh utama,dan super ego tokoh utma tergambar dengan tindakan tokoh utama membawa segala bentuk permasalahan dengan hati nurani yang mempertimbangkan aturan sosial di masyarakat
Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru Non Akademik dalam Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Melalui Supervisi Akademik Kepala Madrasah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Pesisir Selatan
Upaya perwujudan pengembangan silabus menjadi perencanaan pembelajaran yang implementatif memerlukan kemampuan yang komprehensif. Kemampuan itulah yang dapat mengantarkan guru menjadi tenaga yang professional. Guru yang professional harus memiliki 5 (lima) kompetensi yang salah satunya adalah kompetensi penyusunan rencana pembelajaran. Namun dalam kenyataannya masih banyak guru yang belum mampu menyusun rencana pembelajaran sehingga hal ini secara otomatis berimbas pada kualitas out put yang berjudul Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru non Akademik Dalam Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran melalui Supervisi Akademik Kepala Madrasah dapat disimpulkan bahwa : Pada komponen Perumusan indikator tujuan pembelajaran, terlihat peningkatan dari 40 % pada kemampuan awal, menjadi 60% pada siklus 1 dan meningkat menjadi 70% pada akhir kegiatan. Pada Komponen Penentuan bahan dan materi pembelajaran, terdapat peningkatan kemampuan dari 65% menjadi 70% setelah siklus 1 dan lebih menguat menjadi 80%.
Dalam Komponen Pemilihan Strategi dan metoda pembelajaran, yang didalamnya memuat langkah-langkah pembelajaran dan penentuan alokasi waktu yang digunakan,terlihat adanya peningkatan yang signifikan dari yang semula hanya 40% menjadi 60% pada siklus 1 dan meningkat lagi menjadi 75% setelah siklus 2.Meskipun tidak terlihat adanya peningkatan yang cukup tajam, dalam komponen pemilihan Media dan alat pembelajaran juga terdapat adanya peningkatan dari 60% pada awal kegiatan dan setelah siklus 1, menjadi 80% setelah siklus 2.Peningkatan yang cukup signifikan juga dapat kita lihat pada komponen perencanaan evaluasi pembelajaran. Dari yang semula hanya 40% pada awal kegiatan, menjadi 60% pada akhir siklus 1 dan berhasil mencapai 70% pada akhir siklus 2.Melihat data perolehan hasil penelitian dalam kegiatan penelitian tindakan sekolah ini, dapat disimpulkan bahwa supervisi akademik yang dilakukan oleh Kepala Madrasah terhadap 5 orang guru DI MIN 3 Pesisir Selatan yang tidak memiliki latar belakang pendidikan keguruan tersebut, berhasil meningkatkan kompetensi pedagogik mereka dalam menyusun Perencanaan Pembelajaran
Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Kemandirian Belajar
This research is motivated by the lack of mathematical problem solving skills and self regulated learning class XI science student MAN Kabupaten Solok. To overcome this problem use cooperative learning model NHT. The purpose of this study was to determine the effect of the application of cooperative learning model NHT to mathematical problem-solving ability and self regulated learning of class XI science student learning MAN Kabupaten Solok.
This research is a quasi experiment. The population in this study were all students of class XI Science MAN Kabupaten Solok. The samples in this study were students of class XI IPA 3 MAN Koto Baru Solok as the experimental class and the students of class XI IPA 2 MAN Koto Baru Solok as the control class. Data were obtained from the results of the initial test and final test capabilities in the form of mathematical problem solving questions and a questionnaire to see students self regulated learning. Data analysis was performed using t-test, t \u27and Mann Whitney U test
The results of data analysis indicate that: 1) the ability of problem solving and self regulated learning matetamtis student learning using cooperative learning model NHT higher than students who are learning using conventional learning 2) mathematical problem solving skills and self regulated learning mathematics students who have a high initial ability learning using cooperative learning model NHT higher than students whose learning using conventional learning 3) mathematical problem solving skills and self regulated learning mathematics students who have low initial learning capability using cooperative learning model NHT higher than students who are learning using conventional learning
Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas V Melalui Model Problem Based Learning di SDN 01 Timpeh Tahun Ajaran 2021/2022
Penelitian tindakan kelas dilaksanakan SDN 01 Timpeh dengan tujuan meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas V SDN 01 Timpeh semester I tahun pelajaran 2021/2022 dengan jumlah siswa 17 orang. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan selama dua siklus dengan setiap siklus dua kali pertemuan. Setiap kali pertemuan proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Sebagai instrumrn pengumpulan data adalah lembar kerja siswa, lembar soal ulangan harian dan lembar observasi, dengan langkah-langkah perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi dan refleksi untuk setiap siklus. Akhir siklus diadakan ulangan harian dengan rata-rata mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 65,88 meningkat menjadi 84,64 pada siklus II. Masing-masing individu nilai latihannya setiap pertemuan mengalami peningkatan. Pembelajaran dengan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.Pendidikan Agama Isla