e-Journal PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)
e-Journal PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)Not a member yet
1348 research outputs found
Sort by
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL SESUAI ISAK 35
Peran Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) sangat vital dalam membantu usaha pemerintah guna mewujudkan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Di antara kewajiban LKS adalah membuat laporan keuangan tertulis pada akhir tahun sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan dana kepada masyarakat. Pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan pada LKS merupakan upaya PKN STAN agar LKS mampu menyusun laporan keuangan sesuai ISAK 35 sebagai bentuk transparansi publik. Pelatihan dan pendampingan penyusunan Laporan Keuangan dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Mei 2023 secara luring dan daring untuk Yayasan Pundi Rakyat, salah satu LKS teladan tingkat nasional. Saat ini Yayasan Pundi Rakyat belum memiliki kebijakan akuntansi terkait penyusunan laporan keuangan. Selain itu, laporan keuangan yang disusun belum sepenuhnya sesuai dengan ISAK 35. Selama pendampingan, terdapat beberapa kendala seperti data laporan keuangan yayasan yang masih disusun secara manual dan kendala penyesuaian waktu antara pengurus yayasan dan anggota tim pengabdian kepada masyarakat. Namun demikian, pelatihan dan pendampingan berjalan lancar dan memberi manfaat positif bagi Yayasan Pundi Rakyat, dan menghasilkan luaran berupa kebijakan akuntansi dan laporan keuangan yang sesuai dengan ISAK 35
PENDAMPINGAN PENYAMPAIAN SURAT PEMBERITAHUAN (SPT) TAHUNAN PAJAK PENGHASILAN ORANG PRIBADI DAN ASISTENSI PEMENUHAN KEWAJIBAN PERPAJAKAN PASCA PENYAMPAIAN SPT TAHUNAN MELALUI PROGRAM RELAWAN PAJAK TAHUN 2023 DI KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA PONDOK AREN
Kepatuhan wajib pajak dan mekanisme e-filling masih menjadi kendala dalam penyampaian SPT tahunan. Salah satu strategi Inklusi Kesadaran Pajak dalam Pendidikan adalah program relawan pajak. PKN STAN ikut aktif dalam pelaksanaan relawan pajak ini melalui program pengabdian kepada masyarakat (PkM). Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Wajib Pajak (WP) mengenai tata cara pelaporan SPT Tahunan, memberikan pemahaman mengenai penggunaan dan cara melakukan validasi NIK menjadi NPWP serta membantu KPP Pratama Pondok Aren dan Kanwil DJP Banten untuk meningkatkan kepatuhan penyampaian SPT Tahunan maupun SPT Masa untuk PPhOP. Kegiatan PkM ini dilaksanakan melalui metode tatap muka dan online (e-form). Pelaksanaan PkM ini mendapat respon yang bagus dari Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pondok Aren serta mendapatkan feedback dari wajib pajak kantor tersebut. Sebagai tambahan, kegiatan PkM ini berhasil menemukan beberapa masalah yang dapat digunakan sebagai masukan untuk peningkatan pelayanan di kantor Pelayanan Pajak Pratama Pondok Aren
‘PART OF SPEECH’ PUBLIC SPEAKING DALAM MENCIPTAKAN PRESENTASI YANG MENARIK AGAR MENINGKATKAN NILAI JUAL PRODUK
Tujuan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan sosialisasi tentang pemahaman ‘part of speech’ public speaking dalam menciptakan presentasi yang menarik untuk meningkatkan nilai jual produk pada city tour guide DPC HPI Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini difokuskan pada pelatihan bagaimana peserta mampu memberikan dan menyampaikan presentasi produk dengan baik. Metode public speaking dan teknik presentasi yang bagus sangat penting untuk menarik customer agar tertarik menggunakan jasa yang telah ditawarkan. Kegiatan ini ditujukan untuk tour guide DPC HPI Kabupaten Bandung Barat. Pada kenyataannya, masih ada beberapa diantaranya yang minim mempunyai keahlian public speaking dan masih ada beberapa yang ragu menyajikan presentasi dengan baik dan optimal. Oleh karena itu kegiatan ini menjelaskan bagaimana cara menjelaskan, menerjemahkan,memandu, dan menyampaikan informasi yang disampaikan kepada wisatawan dimana menitikberatkan pada teknik presentasi meliputi hal – hal dan tahapan – tahapan yang perlu diperhatikan. Kegiatan ini memberikan pengetahuan kepada seluruh peserta tentang public speaking yang bisa digunakan dalam presentasi yang baik. Untuk itu diperlukan keahlian dalam public speaking untuk mendukung keberlangsungan jasa tour guide terhadap wisatawan agar semua informasi yang disampaikan dapat dipahami dan diterima dengan baik
MENDAMPINGI DENGAN SI APIK AGAR LAPORAN KEUANGAN PADA UMKM KECAMATAN PONDOK AREN MENJADI APIK
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu mengamanatkan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menyusun laporan keuangan sesuai standar yang berlaku dalam waktu paling lambat 7 tahun. Hal ini menjadi permasalahan bagi sebagian besar UMKM di Kota Tangerang Selatan yang belum membuat pembukuan yang memadai. Ketiadaan laporan keuangan yang memadai juga menjadi kendala bagi UMKM untuk mendapatkan pinjaman dari lembaga-lembaga pembiayaan. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat PKN STAN berinisiatif melakukan pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan dan PT Pegadaian Syariah. Target luaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terwujudnya laporan keuangan UMKM menggunakan aplikasi berbasis Android dan Web, yaitu aplikasi SI APIK. Metode yang dilakukan adalah dengan cara memberikan pelatihan secara intensif tentang bagaimana mengidentifikasi transaksi, sampai dengan menghasilkan laporan keuangan seperti laporan laba rugi, laporan perubahan modal dan neraca. Setelah sesi pelatihan dilaksanakan, maka dilakukanlah tahapan pendampingan dengan harapan setiap pelaku UMKM mampu untuk menyusun sendiri laporan keuangannya, sehingga memudahkan mereka untuk mendapatkan pembiayaan
ANALYZING THE IMPACT OF THE AUTHORIZED ECONOMIC OPERATOR (AEO) PROGRAM IN INDONESIA
This study investigated the impact of the Authorized Economic Operator (AEO) program on imports in Indonesia using the Difference-in-Differences (DiD) methodology with yearly panel data of imports at the firm level. The independent variable represents whether a firm obtains AEO status. The analysis indicates that implementing the AEO program has had a statistically significant and positive effect on imports in Indonesia. Specifically, the findings suggest that the program contributed to a substantial increase in trade volume, likely increasing total import values by 35% and improving overall trade performance. These results underscore the importance of trade facilitation programs, such as AEO, in boosting economic activity and supporting sustainable trade growth. The positive impact observed highlights the potential benefits of expanding the program to include more firms, thereby amplifying its contribution to Indonesia's trade and economic development
POTENSI DAN DAMPAK EKONOMI DARI EKSTENSIFIKASI CUKAI BAHAN BAKAR MINYAK
Fuel oil (BBM) is a non-renewable fuel whose use has caused various negative impacts on the environment and society. As time goes by, fuel reserves in the world are also decreasing due to continuous extraction from nature. The government needs to implement policies that can control fuel consumption in order to reduce the negative impacts caused by fuel use while maintaining oil reserves available in nature. This research aims to analyze the potential and economic impact of implementing excise tax on fuel in Indonesia. Qualitative analysis was conducted by comparing fuel excise implementation in other countries and evaluating criteria for excisable goods. Quantitative analysis utilized potential analysis, excise instrument effectiveness analysis, and economic impact analysis using the Input-Output method across 185 sectors. The findings indicate that fuel exhibits inelastic characteristics, where a 1% increase in fuel prices results in a 0.04% decrease in demand. The implementation of fuel excise has the potential to increase state revenue by 7.84% to 23.51%. The resulting economic impacts include a reduction in final demand for fuel, an increase in fuel prices, and a reduction in pollutant emissions. Apart from that, the implementation of fuel excise also has an impact on increasing gross value added, worker compensation and business surplus.Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan bahan bakar tidak terbarukan yang penggunaannya telah menimbulkan berbagai dampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat. Seiring berjalannya waktu, cadangan BBM di dunia juga semakin berkurang akibat terus-menerus diambil dari alam. Pemerintah perlu untuk menerapkan kebijakan yang dapat mengendalikan konsumsi BBM demi mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan oleh penggunaan BBM sekaligus menjaga cadangan minyak yang tersedia di alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan dampak ekonomi dari penerapan cukai pada BBM di Indonesia. Analisis kualitatif dilakukan dengan membandingkan penerapan cukai BBM di negara lain dan kriteria objek cukai sedangkan analisis kuantitatif menggunakan metode Input-Output untuk mengukur dampak ekonomi dari penerapan cukai BBM terhadap perekonomian Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan cukai pada BBM memiliki potensi untuk meningkatkan penerimaan negara dan mengurangi konsumsi BBM. Dampak ekonomi yang dihasilkan meliputi penurunan permintaan akhir BBM, peningkatan harga BBM, dan pengurangan emisi polutan. Selain itu, penerapan cukai BBM juga berdampak pada peningkatan nilai tambah bruto, kompensasi tenaga kerja, dan surplus usaha
LESSON LEARNED BERDASARKAN BEST PRACTICE PEMUNGUTAN CUKAI ATAS MINUMAN BERPEMANIS DALAM KEMASAN DI FILIPINA
The imposition of excise tax on sweetened beverages (SSBs) in the Philippines aims to reduce excessive sugar consumption, which contributes to the increasing cases of obesity and non-communicable diseases such as diabetes. This study analyzes the best practices of implementing the excise tax on SSBs in the Philippines, which can serve as a reference for other countries, including Indonesia, using a qualitative method with literature review. The results show that the success of this policy is influenced by strong government commitment, support from various parties, and the simplicity of implementing the excise tax policy. Furthermore, this policy has been able to encourage changes in consumer behavior and product reformulation by the industry. With good collaboration between the government and food regulators, the excise tax is expected to contribute to the long-term improvement of public health. This study recommends that Indonesia adopt a similar excise tax policy, considering local conditions and inter-agency cooperation to ensure the policy's success.Pengenaan cukai atas minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) di Filipina bertujuan untuk menekan konsumsi gula berlebih yang berkontribusi terhadap meningkatnya kasus obesitas dan penyakit tidak menular seperti diabetes. Studi ini menganalisis praktik terbaik (best practice) dari penerapan cukai atas MBDK di Filipina yang dapat dijadikan referensi bagi negara-negara lain, termasuk Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa keberhasilan kebijakan ini dipengaruhi oleh komitmen tinggi dari pemerintah, dukungan dari berbagai pihak, dan kesederhanaan penerapan kebijakan cukai. Selain itu, kebijakan ini mampu mendorong perubahan perilaku konsumsi masyarakat dan reformulasi produk oleh industri. Tantangan dalam implementasi kebijakan ini termasuk perlawanan dari industri minuman dan kekhawatiran dampak sosial-ekonomi bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Dengan adanya kolaborasi yang baik antara pemerintah dan pengawas makanan, cukai ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kesehatan masyarakat dalam jangka panjang. Studi ini merekomendasikan Indonesia untuk mengadopsi kebijakan cukai yang serupa, dengan mempertimbangkan kondisi lokal dan kerjasama antar lembaga terkait untuk memastikan keberhasilan kebijakan
Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Tenggur melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNS 270 Inovasi Digital dan Penguatan Kelembagaan
Abstrak
Kuliah Kerja Nyata (KKN) 270 UNS dilaksanakan di Desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, dengan tujuan utama memberdayakan ekonomi masyarakat melalui inovasi digital dan penguatan kelembagaan. Desa Tenggur memiliki potensi besar dalam sektor UMKM, pertanian, dan peternakan, namun tantangan yang dihadapi meliputi kurangnya penguasaan teknologi digital dan minimnya koordinasi antar lembaga kemasyarakatan. Program KKN ini mengusung berbagai kegiatan, seperti Digitalisasi Pemasaran UMKM, Literasi Keuangan, dan penguatan kelembagaan ekonomi. Inovasi digital di bidang pembayaran, khususnya penggunaan QRIS, disosialisasikan kepada pelaku UMKM bekerja sama dengan Bank Raya Malang. Selain itu, kelembagaan desa diperkuat melalui pelatihan dan pendampingan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kerja sama dan pengelolaan hasil produksi yang lebih efektif. Program ini berhasil memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Tenggur dengan meningkatkan pemahaman akan teknologi digital serta memperkuat kolaborasi antar lembaga. Melalui pendekatan ini, diharapkan ekonomi masyarakat Desa Tenggur dapat terus berkembang secara berkelanjutan di era digital.
Kata kunci: KKN, pemberdayaan ekonomi, inovasi digital, kelembagaan, UMKM, Desa Tenggur.Kuliah Kerja Nyata (KKN) 270 UNS dilaksanakan di Desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, dengan tujuan utama memberdayakan ekonomi masyarakat melalui inovasi digital dan penguatan kelembagaan. Desa Tenggur memiliki potensi besar dalam sektor UMKM, pertanian, dan peternakan, namun tantangan yang dihadapi meliputi kurangnya penguasaan teknologi digital dan minimnya koordinasi antar lembaga kemasyarakatan. Program KKN ini mengusung berbagai kegiatan, seperti Digitalisasi Pemasaran UMKM, Literasi Keuangan, dan penguatan kelembagaan ekonomi. Inovasi digital di bidang pembayaran, khususnya penggunaan QRIS, disosialisasikan kepada pelaku UMKM bekerja sama dengan Bank Raya Malang. Selain itu, kelembagaan desa diperkuat melalui pelatihan dan pendampingan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kerja sama dan pengelolaan hasil produksi yang lebih efektif. Program ini berhasil memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Tenggur dengan meningkatkan pemahaman akan teknologi digital serta memperkuat kolaborasi antar lembaga. Melalui pendekatan ini, diharapkan ekonomi masyarakat Desa Tenggur dapat terus berkembang secara berkelanjutan di era digital
PELATIHAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DAN PENENTUAN HARGA JUAL RENGGINANG BAGI UMKM DI DESA TAMAN BARU
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Taman Baru dalam menghitung harga pokok produksi dan menentukan harga jual yang tepat untuk produk rengginang. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, dan praktik langsung dalam perhitungan harga pokok produksi serta simulasi penentuan harga jual berdasarkan berbagai faktor seperti biaya produksi dan margin keuntungan,. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa para peserta, yang terdiri dari pelaku UMKM di bidang pengolahan rengginang, mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam menghitung harga pokok produksi dan menentukan harga jual yang optimal. Dengan demikian, diharapkan pelatihan ini dapat membantu UMKM di Desa Taman Baru untuk lebih kompetitif di pasar dan meningkatkan pendapatan mereka.
Kata kunci: Harga Pokok Produksi, Harga Jual, Rengginang, UMKMKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Taman Baru dalam menghitung harga pokok produksi dan menentukan harga jual yang tepat untuk produk rengginang. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, dan praktik langsung dalam perhitungan harga pokok produksi serta simulasi penentuan harga jual berdasarkan berbagai faktor seperti biaya produksi dan margin keuntungan,. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa para peserta, yang terdiri dari pelaku UMKM di bidang pengolahan rengginang, mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam menghitung harga pokok produksi dan menentukan harga jual yang optimal. Dengan demikian, diharapkan pelatihan ini dapat membantu UMKM di Desa Taman Baru untuk lebih kompetitif di pasar dan meningkatkan pendapatan mereka.
Kata kunci: Harga Pokok Produksi, Harga Jual, Rengginang, UMK
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF DI KOTA SERANG
Pengembangan ekonomi kreatif di Kota Serang menghadapi tantangan yang signifikan dalam hal akses terhadap teknologi dan informasi. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menawarkan potensi besar untuk meningkatkan produktivitas, pemasaran, dan inovasi dalam sektor ekonomi kreatif. Artikel pengabdian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran TIK dalam mempercepat pengembangan ekonomi kreatif di Kota Serang, khususnya melalui peningkatan literasi digital, pemanfaatan platform digital, serta kolaborasi antar-pelaku industri kreatif. Melalui metode pengabdian berupa pelatihan, pendampingan, dan monitoring, program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing serta kemandirian pelaku ekonomi kreatif di Kota Serang. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pemanfaatan TIK mampu meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jangkauan pasar, namun masih dibutuhkan penguatan infrastruktur digital dan literasi masyarakat.Pengembangan ekonomi kreatif di Kota Serang menghadapi tantangan yang signifikan dalam hal akses terhadap teknologi dan informasi. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menawarkan potensi besar untuk meningkatkan produktivitas, pemasaran, dan inovasi dalam sektor ekonomi kreatif. Artikel pengabdian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran TIK dalam mempercepat pengembangan ekonomi kreatif di Kota Serang, khususnya melalui peningkatan literasi digital, pemanfaatan platform digital, serta kolaborasi antar-pelaku industri kreatif. Melalui metode pengabdian berupa pelatihan, pendampingan, dan monitoring, program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing serta kemandirian pelaku ekonomi kreatif di Kota Serang. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pemanfaatan TIK mampu meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jangkauan pasar, namun masih dibutuhkan penguatan infrastruktur digital dan literasi masyarakat