Universitas Hasanuddin: e-Journals
Not a member yet
10100 research outputs found
Sort by
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN KARYA INSTALASI BAMBU SEBAGAI PENGEMBANGAN POTENSI EKOWISATA PRING LEDOK TINJON
Pring Ledok Tinjon Ecotourism Destination is located south of Prambanan Temple, Sleman, Yogyakarta. The place is strategic right in the location of tourist areas, including Tebing Breksi, Prambanan, Sojwan and Ijo Temple. ecotourism destination has a beautiful place because this located on the banks of the river under a grove of bamboo trees. Pring Ledok Tinjon has been able to process bamboo waste as installation work in the form of regional marker icon products and also swaphoto products which are the current tourist attraction. Community service activity The aim of this community service activity is to enable the manager of the ecotourism destination of Pring Ledok Tinjon to create installation works as area marker as well as swaphoto. The method of implementing this activity includes demonstration, experimentation, socialization, training and mentoring combined with methods of art creation, namely exploration, planning, and creating. Partners are invited to create bamboo-based installation artworks. This activity has succeeded in awareness among managers related to environmental preservation and has succeeded in providing knowledge about installation works and the ability to create installation works as markers of ecotourism destination icons and installation works as swaphoto from local resources, bamboo waste. the results of the activity process in Pring Ledok Tinjon can developed with creative innovation, so that ecotourism destinations in Pring Ledok Tinjon are more beautiful, comfortable and aesthetic, so that more consumers come, then be able to innovate more for ideas related to photography themes that still uphold local cultural values. --- Destinasi Ekowisata Pring Ledok Tinjon berapda di sebelah selatan Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Tempatnya strategis tepat di daerah lokasi kawasan wisata, antara lain wisata Tebing breksi, Candi Prambanan, Candi Sojwan dan Candi Ijo. Destinasi Ekowisata ini memiliki tempat yang asri karena terletak di pinggiran sungai di bawah rimbunan pohon bambu. Pring Ledok Tinjon belum mampu mengolah limbah bambu sebagai karya instalasi berupa produk ikon penanda kawasan dan juga produk spot selfi yang menjadi daya Tarik wisata saat ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan Pengelola destinasi ekowisata pring ledok tinjon dalam menciptakan karya instalasi sebagai penanda kawasan sekaligus sebagai spot selfi. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi metode percontohan, eksperimen, sosialisasi, pelatihan dan pendampingan yang digabungkan dengan metode penciptaan seni yaitu, eksplorasi, perancangan dan perwujudan, mitra diajak untuk berkreasi membuat karya seni instalasi berbahan dasar bambu. Kegiatan ini berhasil memberikan kesadaran kepada pengelola terkait menjaga kelestarian lingkungan dan berhasil memberikan pengetahuan tentang karya instalasi dan kemampuan pengelola wisata untuk menciptakan karya instalasi sebagai penanda kawasan/ikon destinasi ekowisata dan karya instalasi sebagai spot selfi yang berasal dari sumber daya lokal setempat yaitu limbah bambu. Selain itu harapan dalam kegiatan ini, hasil dari proses kegiatan di Pring Ledok Tinjon dapat dikembangkan dengan inovasi secara kreatif, sehingga destinasi ekowisata di Pring ledok tinjon lebih asri, nyaman dan estetis, sehingga konsumen yang datang lebih banyak, kemudian mampu lebih berinovasi lagi untuk ide-ide terkait tema-tema fotografi yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya setempat
PEMBERIAN TES PSIKOLOGI UNTUK MEMBANTU PEMILIHAN JURUSAN BAGI SISWA SMA DI KOTA PALEMBANG
The incompatibility of higher education taken with students\u27 interests and the existence of professions that are not in accordance with their educational background are thought to be able to cause conflict within the individual who experiences it. Providing psychological test interventions to high school students who are preparing to enter college is expected to help students choose majors that suit their interests and abilities. Psychological tests were given to 58 high school students in the city of Palembang and surrounding areas without payment. Providing instructions and checking the results of filling out the psychological test is carried out by students of the Psychology study program at FK Sriwijaya University who have taken the Asesmen Dasar I course. It also give opportunity to train as testers. Before the psychological testing, a selection process for testers candidate was conducted by the supervising lecturer, resulting in the selection of 5 testers. The psychological test report regarding the interests and talents of the high school students was prepared by a psychologist who is also a lecturer in the same program to ensure compliance with the applicable psychological ethics code. The evaluation of the was carried out at the reaction and learning levels. At the reaction level, all participants expressed satisfaction and felt assisted by the implementation of the psychological tests. After all psychological test reports were provided to the participants, all reported gaining knowledge regarding the majors they would choose when continuing their education. This forms the evaluation results for the learning level. --- Ketidaksesuaian pendidikan tinggi yang diambil dengan minat siswa dan adanya profesi yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan diduga akan dapat menimbulkan konflik dalam diri individu yang mengalaminya. Pemberian intervensi tes psikologi untuk mengetahui minat dan bakat kepada siswa SMA yang akan bersiap memasuki perguruan tinggi diharapkan dapat membantu siswa memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan kemampuan. Pemberian psikotest diberikan kepada 58 siswa SMA di kota Palembang dan sekitarnya tanpa dikenakan bayaran. Pemberian instruksi dan pemeriksaan hasil pengisian psikotest dilakukan oleh mahasiswa program studi Psikologi FK universitas Sriwijaya yang telah mengambil mata kuliah Asesemen Dasar I sekaligus sebagai sarana praktek menjadi tester. Sebelum psikotest, diadakan seleksi terlebih dahulu untuk calon tester oleh dosen pengabdi dan terpilih 5 orang tester. Untuk laporan psikotest minat dan bakat siswa SMA dibuat oleh psikolog sekaligus dosen dari prodi yang sama agar tetap sesuai dengan kode etik psikologi yang berlaku. Evaluasi kegiatan pengabdian dilakukan pada level reaction dan learning. Dari penilaian yang disebarkan setelah proses pengambilan data psikotest untuk level reaction, seluruh peserta merasa puas dan terbantu dengan pelaksanaan psikotest. Setelah semua laporan psikotest diberikan kepada peserta, semua peserta melaporkan bahwa mereka menjadi memiliki pengetahuan terkait jurusan yang akan dipilih saat melanjutkan pendidikan nanti. Ini merupakan hasil evaluasi untuk level learning
URGENSI PERLINDUNGAN RAHASIA DATA PRIBADI DI ERA DIGITAL DI DESA WONOAGUNG
The digital era brings ease in accessing information, but raises risks to the security of personal data, especially for children as a vulnerable group. Children are the spearhead of the nation\u27s progress. The current condition of technology had both positive, negative impacts. The positive impact makes access easier, saves time, and effective. Negative impacts such as providing access to personal information data from activities on social media or activities on e-commerce accounts. Activities on social media have a positive impact. Many crimes occur because data access is obtained from social-media. This research examines the urgency of protecting the confidentiality of personal data identity through a normative juridical approach, implementing a community service program specifically designed for Family Empowerment and Welfare mothers as the front guard in family life. Implementation methods include interactive counseling, technical training on personal data management, cyber case simulations, and assistance to build early detection capabilities for digital crime-risks. The results of this community service program show a significant increase in participants\u27 understanding and awareness regarding the importance of protecting personal-data. Participants can apply practical steps, setting privacy on digital devices, and preventing misuse of personal data. Positive impacts include the creation of a community that cares more about digital literacy, with PKK and Karangtaruna playing an active role as educational agents in the community. This research makes a real contribution to building a culture of personal data protection, creating a safer digital ecosystem, and protecting children from the risk of information crime in the digital era. --- Era digital membawa kemudahan dalam mengakses informasi, tetapi memunculkan risiko besar terhadap keamanan data pribadi, terutama bagi anak-anak sebagai kelompok rentan. Anak menjadi menjadi ujung tombak kemajuan bangsa. Kondisi sekarang teknologi sangat membawa dampak positif maupun negatif. Dampak postif memudahkan akses, serta menghemat waktu serta efektif efisien. Dampak negatif seperti memberikan akses data informasi pribadi dari kegiatan di media sosial maupun kegiatan di akun jual beli online atau e-commerce. Kegiatan di media sosial memberikan dampak positif dapat bersosialisasi. Banyak kejahatan terjadi karena akses data diperoleh dari akun media sosial. Pengabdian ini mengkaji urgensi perlindungan rahasia identitas data pribadi melalui pendekatan yuridis normatif, mengimplementasikan program pengabdian masyarakat yang dirancang khusus untuk ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai garda terdepan dalam kehidupan keluarga. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif, pelatihan teknis pengelolaan data pribadi, simulasi kasus siber, dan pendampingan berkelanjutan untuk membangun kemampuan deteksi dini terhadap risiko kejahatan digital. Hasil dari program pengabdian masyarakat ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kesadaran peserta mengenai pentingnya perlindungan data pribadi. Peserta mampu menerapkan langkah praktis, pengaturan privasi pada perangkat digital, dan pencegahan penyalahgunaan data pribadi. Dampak positif diantaranya terciptanya komunitas yang lebih peduli terhadap literasi digital, dengan ibu-ibu PKK dan Karang Taruna berperan aktif sebagai agen edukasi di masyarakat. Kegiatan Pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi nyata dalam membangun budaya perlindungan data pribadi, menciptakan ekosistem digital yang lebih aman, dan melindungi anak-anak dari risiko kejahatan informasi di era digital
Prebiotic, Probiotic, and Synbiotic Effect on Performance and Small Intestinal Morphology of Broiler Chicken
The study was conducted to investigate the effect of prebiotic, probiotic, and synbiotic supplementation through drinking water on broiler performance and small intestine morphology. A total of 100 day-old broiler chicks (Ross) were randomly allocated into 4 treatments with 5 replicates, with 5 broilers in each experimental unit for 35 days. The drinking water treatments were P0: Water (Control); P1: Water + Prebiotic (5 g/L); P2: Water + Probiotic (3 g/L); P3: Water + Synbiotic (Probiotic 3 g/L + prebiotic 5 g/L). Commercial feed consisting of the three rearing phases was used during the study, and drinking water was provided ad libitum. Parameters measured were water and feed consumption, body weight gain, feed conversion, performance index, small intestine morphometry, which is measured by the length/weight ratio, and Histo-morphometry of the small intestine of individual segments, duodenum, jejunum, and ileum at the end of the experiment on 3 chicken samples (lightest, medium, heavy) from each treatment. The results showed that prebiotic, probiotic, and synbiotic supplementation through drinking water significantly (P<0.05) affected drinking water and feed consumption, body weight gain, feed conversion, length/weight ratio, and histo-morphology of the small intestine. Overall, it can be concluded that synbiotic supplementation demonstrated a synergistic effect between prebiotics and probiotics, outperforming prebiotic and probiotic supplementation separately in terms of performance, small intestine ratio, and small intestine histomorphology. Synbiotics also significantly showed a trend towards feed use efficiency, as seen in feed conversion.
Keywords: Broiler Chicken, Natural Growth Promotor, Performance Index, Intestinal Gut Ratio, and Intestinal Histomorphometr
ANALISIS PENGELOLAAN DAN KUALITAS AIR BERSIH BERDASARKAN PARAMETER NITRAT, NITRIT, DAN PH
Latar Belakang: Air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia yang berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat. Air bersih juga menjadi elemen yang mendasar dalam kehidupan sehari-hari karena digunakan dalam berbagai aktivitas domestik, seperti konsumsi, kebersihan pribadi, persiapan makanan, serta pemeliharaan lingkungan. Tujuan: Mengetahui pengelolaan air bersih dan kualitas air bersih berdasarkan parameter nitrat, nitrit, dan pH di wilayah Lempake Hulu, Kota Samarinda. Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, observasi, dan uji laboratorium terhadap sampel air sumur bor. Populasi sebanyak 240 orang dan jumlah sampel sebanyak 150 responden, dengan menggunakan teknik random sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada dalam kategori baik. Namun, sebanyak 95,3% responden belum melakukan penyaringan air sebelum digunakan. Pada hasil uji laboratorium menunjukan bahwa kualitas air masih memenuhi baku mutu Permenkes No.2 Tahun 2023, dengan parameter yang diuji adalah nitrat, nitrit, dan pH. Kesimpulan: Masyarakat di Lempake Hulu telah menjalankan pengelolaan air bersih dengan baik (60,7%), terutama dalam menjaga kebersihan. Pada uji kualitas air bersih dengan sumber sumur bor, di dapatkan hasil bahwa pada parameter nitrat, nitrit dan pH masih memenuhi syarat. Disarankan adanya penguatan edukasi masyarakat serta penerapan filtrasi sederhana, sementara penelitian lanjutan perlu memperluas titik sampel dan memasukkan parameter mikrobiologis untuk menghasilkan data yang lebih representatif dalam analisis kualitas air bersih.Latar Belakang: Air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia yang berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat. Air bersih juga menjadi elemen yang mendasar dalam kehidupan sehari-hari karena digunakan dalam berbagai aktivitas domestik, seperti konsumsi, kebersihan pribadi, persiapan makanan, serta pemeliharaan lingkungan. Tujuan: Mengetahui pengelolaan air bersih dan kualitas air bersih berdasarkan parameter nitrat, nitrit, dan pH di wilayah Lempake Hulu, Kota Samarinda. Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, observasi, dan uji laboratorium terhadap sampel air sumur bor. Populasi sebanyak 240 orang dan jumlah sampel sebanyak 150 responden, dengan menggunakan teknik random sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada dalam kategori baik. Namun, sebanyak 95,3% responden belum melakukan penyaringan air sebelum digunakan. Pada hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa kualitas air masih memenuhi baku mutu Permenkes No.2 Tahun 2023, dengan parameter yang diuji adalah nitrat, nitrit, dan pH. Kesimpulan: Masyarakat di Lempake Hulu telah menjalankan pengelolaan air bersih dengan baik (60,7%), terutama dalam menjaga kebersihan. Pada uji kualitas air bersih dengan sumber sumur bor, di dapatkan hasil bahwa pada parameter nitrat, nitrit dan pH masih memenuhi syarat. Disarankan adanya penguatan edukasi masyarakat serta penerapan filtrasi sederhana, sementara penelitian lanjutan perlu memperluas titik sampel dan memasukkan parameter mikrobiologis untuk menghasilkan data yang lebih representatif dalam analisis kualitas air bersih
KARAKTERISTIK IBU DAN FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 0-23 BULAN
Latar Belakang: Stunting adalah permasalah gizi kronis yang hingga kini masih menjadi tantangan global. Kondisi stunting di Kabupaten Buton Tengah membutuhkan penanganan serius mengingat perannya sebagai bagian dari upaya nasional untuk menurunkan angka stunting secara menyeluruh. Tujuan: Mengetahui karakteristik ibu dan faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 0-23 bulan. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional study. Sampel adalah seluruh ibu balita 0 – 23 bulan yang berada di Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling sebanyak 78 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner. Analisis data univariate dan Bivariat. Hasil: Kejadian stunting pada anak usia 0–23 bulan di Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah memiliki pola yang berbeda bila dilihat dari karakteristik umur, pendidikan ibu dan pekerjaan orang tua. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan, Asi Ekelusif dan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting pada anak usia 0-23 di kecamatan lakudo kabupaten buton tengah dengan nilai p < 0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan pengetahuan, Asi Ekelusif dan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting pada anak usia 0-23 di kecamatan lakudo kabupaten buton tengah. Ini berarti bahwa semakin baik pengetahuan ibu, pemberian Asi Eklusif dan kurangnya riwayat penyakit infeksi kemungkinan kejadian stunting semakin berkurang
KERENTANAN DAERAH PESISIR AKIBAT NAIKNYA MUKA AIR LAUT (SEA LEVEL RISE) DI INDONESIA : Coastal and marine environmental disasters
Rising sea levels pose a serious threat to Indonesia, this country has the largest archipelago in the world. This is caused by global warming and melting ice at the poles which will cause a rise in global sea levels of up to 0.26-0.77 meters or more in 2100. This increase has a significant impact on Indonesia\u27s coastal areas, including the decline of coastlines, inundation, sea water intrusion, and other threats. This study aims to identify the coastal areas most vulnerable to sea level rise in Indonesia, as well as the factors that influence it. The results of this research help in developing mitigation and adaptation policies to deal with global climate change. The research method used is a literature study with a descriptive approach, this involves mapping the geophysical and socio-economic vulnerability of coastal areas. Mitigation efforts include developing coastal area spatial planning that takes into account the potential for sea level rise, increasing public awareness, sustainable management of natural resources, development of disaster-resistant infrastructure, and international cooperation. This information is important in protecting Indonesia\u27s coastal ecosystems, economy and society from the impacts of rising sea levels.Kenaikan permukaan air laut menjadi ancaman serius bagi Indonesia, negara ini memiliki kepulauan terbesar di dunia. Ini disebabkan oleh pemanasan global dan es mencair di kutub yang akan menyebabkan kenaikan permukaan air laut global hingga 0,26-0,77 meter atau lebih pada Tahun 2100. Kenaikan ini memiliki dampak signifikan pada wilayah pesisir Indonesia, termasuk kemunduran garis pantai, penggenangan, intrusi air laut, dan ancaman lainnya. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi wilayah-wilayah pesisir yang paling rentan terhadap kenaikan permukaan air laut di Indonesia, serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Hasil penelitian ini membantu dalam pengembangan kebijakan mitigasi dan adaptasi untuk menghadapi perubahan iklim global. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif, ini melibatkan pemetaan kerentanan geofisika dan sosial ekonomi wilayah pesisir. Upaya mitigasi termasuk pengembangan tata ruang wilayah pesisir yang mempertimbangkan potensi kenaikan permukaan air laut, peningkatan kesadaran masyarakat, pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, pengembangan infrastruktur tahan bencana, dan kerjasama internasional. Informasi ini penting dalam melindungi ekosistem pesisir, ekonomi, dan masyarakat Indonesia dari dampak kenaikan permukaan air laut
PENERAPAN SMART PORT SYSTEM BERBASIS IoT UNTUK EFISIENSI MANAJEMEN OPERASIONAL PELABUHAN DI INDONESIA: Rekayasa dan Manajemen Kepelabuhanan dan Trasportasi Laut
Pelabuhan di Indonesia memiliki peran vital dalam menopang sistem logistik nasional dan internasional, terutama karena lebih dari 90% volume perdagangan dunia diangkut melalui laut. Namun, masih banyak pelabuhan Indonesia menghadapi persoalan efisiensi operasional, seperti lamanya waktu tunggu kapal (waiting time), tingginya dwelling time, serta keterbatasan koordinasi antarpemangku kepentingan. Penerapan konsep Smart Port System berbasis Internet of Things (IoT) menjadi solusi inovatif dalam mendukung transformasi digital pelabuhan menuju era Port 4.0. Konsep ini memungkinkan peningkatan produktivitas, transparansi operasional, serta efisiensi energi melalui integrasi sistem digital, analitik data, dan automasi proses.
Penelitian ini merupakan kajian literatur sistematis yang menelaah berbagai publikasi ilmiah internasional dan nasional pada periode 2019–2025 mengenai implementasi Smart Port System. Fokus kajian mencakup identifikasi teknologi utama (sensor, RFID, AGV, TOS), dampak penerapan terhadap indikator kinerja pelabuhan (throughput, dwelling time, moves per crane per hour), serta hambatan implementasi di konteks Indonesia.
Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan sistem pelabuhan pintar dapat meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan: throughput meningkat 15–30%, dwelling time menurun 25–40%, produktivitas crane meningkat 20–35%, serta konsumsi energi turun 15–20%. Namun, efektivitas implementasi sangat dipengaruhi oleh kesiapan infrastruktur digital, investasi, kebijakan regulatif, serta kapasitas sumber daya manusia.
Penelitian ini merekomendasikan strategi bertahap implementasi Smart Port System di Indonesia, dimulai dari digitalisasi layanan administratif, penerapan IoT pada peralatan utama, hingga integrasi data analitik dan keamanan siber. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing pelabuhan nasional dan berkontribusi terhadap penurunan biaya logistik nasional.
Kata Kunci: Smart Port, Internet of Things, efisiensi operasional, Pelabuhan, Port 4.0
 
STRATEGI MANAJEMEN RISIKO DALAM PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR MARITIM UNTUK KESELAMATAN DAN PRODUKTIVITAS: Keselamatan pelabuhan, manajemen risiko, pemeliharaan infrastruktur maritim, produktivitas operasional, strategi mitigasi.
Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi manajemen risiko dalam pemeliharaan infrastruktur maritim guna meningkatkan keselamatan dan produktivitas operasional pelabuhan. Evaluasi difokuskan pada peran komponen infrastruktur, mencakup fasilitas, teknologi, dan prosedur operasional, terhadap efektivitas pengelolaan risiko. Pemeliharaan serta perbaikan infrastruktur maritim memiliki peran penting dalam menjamin kelancaran aktivitas pelabuhan sekaligus menjaga standar keselamatan. Namun, proses ini kerap menghadapi tantangan, seperti keterlambatan pekerjaan, kerusakan peralatan, serta faktor lingkungan yang berpotensi menurunkan produktivitas. Penelitian ini menerapkan pendekatan manajemen risiko melalui identifikasi potensi bahaya, analisis tingkat kemungkinan dan dampak, serta perumusan strategi mitigasi berdasarkan standar keselamatan maritim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen risiko yang terstruktur mampu mengurangi potensi kecelakaan kerja, menekan biaya tak terduga, serta meningkatkan keandalan infrastruktur dan efisiensi operasional pelabuhan. Strategi ini menunjukkan efektivitas dalam menyeimbangkan keselamatan dengan produktivitas melalui optimalisasi pengelolaan pemeliharaan infrastruktur. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa manajemen risiko bukan hanya instrumen penting dalam pemeliharaan infrastruktur maritim, melainkan juga pendekatan strategis untuk memastikan keberlanjutan produktivitas pelabuhan. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan pemeliharaan yang adaptif, berorientasi pada keselamatan, serta responsif terhadap dinamika lingkungan operasional maritim
Pengaruh Pemberian Berbagai Dosis Rhizobium terhadap Produktivitas Tanaman Kedelai Edamame (Glycine max (L.) Merill.): Effectiveness of Chicken Manure and Various Doses of Rhizobium on the Productivity of Edamame Soybean Plants (Glycine max (L.) Merill.)
Background. Edamame soybeans are a type of soybean with larger pods than common soybeans and contain a relatively high nutritional value. Nitrogen availability is a key factor in determining the productivity of edamame soybean (Glycine max (L.) Merill.), and the application of Rhizobium is one of the effective methods to enhance biological nitrogen fixation. Objective. This study aimed to evaluate the effect of various Rhizobium doses on the productivity of edamame soybean plants. Method. The experiment was conducted at the experimental field of the Soil Research Institute from August to October 2025 using a one-factor randomized block design (RBD) with four Rhizobium dose levels: no inoculation, 7.5 g/kg seed, 15 g/kg seed, and 22.5 g/kg seed, each replicated three times. Local edamame soybean seeds were incubated with Rhizobium according to the treatment dose prior to planting. Observations included root nodule distribution, nodule size, nodule color, number of leaves, plant height, flowering time, and fresh pod weight per plot. Results. Initial soil analysis indicated acidic conditions (pH 5.0–5.5) with low nutrient content. After treatment, all soil chemical parameters improved, with soil pH increasing to 6.15–6.67, organic C to 1.61–1.90%, total N up to 0.29%, available P₂O₅ up to 16.48 ppm, cation exchange capacity (CEC) up to 23.96 cmol(+)/kg, and increases in Ca, Mg, Na, and K cations. The 22.5 g/kg seed Rhizobium treatment (I3) tended to produce the highest plant growth (33.2 cm height and 27.8 leaves) and the highest soil pH, organic C, and P₂O₅ values, although the differences were not statistically significant for all growth and yield parameters. Conclusion. Analysis of variance showed that the Effect of Various Rhizobium Doses had no significant effect on all treatments. Root nodule distribution and color parameters indicated that nitrogen fixation was not occurring effectively