Universitas Hasanuddin: e-Journals
Not a member yet
10100 research outputs found
Sort by
Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Melon (Cucumis melo L.) pada Aplikasi Kalium dan Pemangkasan Tunas
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh interaksi antara dosis pupuk kalium dan pemangkasan tunas terhadap hasil tanaman melon (Cucumis melo L.). Penelitian ini dilaksanakan di Exfarm, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan percobaan faktorial 2 faktor berdasarkan rancangan acak kelompok sebagai rancangan lingkungannya. Percobaan ini terdiri dari 2 faktor, faktor pertama yaitu dosis pupuk kalium yang terdiri dari 4 taraf yaitu tanpa pupuk kalium (k0), pupuk kalium 85 kg/ha (k1), pupuk kalium 170 kg/ha (k2) dan pupuk kalium 255 kg/ha (k3). Faktor kedua terdiri dari 3 taraf yaitu tanpa pemangkasan tunas (p0), pemangkasan tunas sampai daun ke 3 (p1) dan pemangkasan tunas sampai daun ke 6 (p2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara perlakuan dosis pupuk kalium 255 kg/ha pemangkasan tunas sampai daun ke 6 memberikan hasil terbaik pada parameter indeks klorofil daun ke 9 dan 11 (44,23 dan 35,97), berat buah (1096, 58 g), lingkar buah (38,6 cm), diameter buah (116,27 mm), tebal daging buah (29,67 mm), bobot buah per plot (17,55 kg) dan hasil produksi per hektar (13 ton/ha). Perlakuan dosis pupuk kalium 255 kg/ha memberikan hasil terbaik pada parameter padatan terlarut (8,94 %brix). Sedangkan dosis pupuk kalium 170 kg/ha memberikan hasil terbaik pada jumlah bakal buah (4,55). Perlakuan pemangkasan tunas pada daun ke 6 memberikan hasil terbaik pada luas daun ke 7 umur 28 HST (159,15 cm), serta luas daun ke 7 dan 11 umur 42 HST (211,08 cm dan 243,4 cm)
Pertumbuhan dan Produksi Dua Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Asal Biji Botani (True Shallot Seed) yang Diaplikasikan Paclobutrazol
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mempelajari varietas dan konsentrasi paclobutrazol yang memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah asal biji botani. Penelitian dilaksanakan pada Agustus sampai dengan November 2021 yang berlokasi di Kebun Percobaan Exfarm, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Makassar. Penelitian disusun dalam bentuk Rancangan Petak Terpisah (RPT). Petak Utama adalah varietas yang terdiri dari dua taraf yaitu varietas maserati dan varietas sanren, sedangkan Anak Petak adalah konsentrasi paclobutrazol yang terdiri dari empat taraf yaitu tanpa pemberian paclobutrazol (kontrol), pemberian paclobutrazol 100 mg/L, pemberian paclobutrazol 200 mg/L, dan pemberian paclobutrazol 300 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara varietas sanren dengan konsentrasi paclobutrazol 100 mg/L yang memberikan hasil terbaik terhadap brangkasan basah per tanaman (26,04 g), brangkasan basah per petak (1379,60 g), brangkasan kering per tanaman (19,23 g), brangkasan kering per petak (932,73 g), produksi umbi per petak (827,73 g), produksi umbi per hektar (3,45 ton). Varietas sanren memberikan pengaruh terbaik pada jumlah umbi (1,81 siung). Konsentrasi paclobutrazol 100 mg/L memberikan pengaruh terbaik pada tinggi tanaman (42,38 cm), jumlah daun (6,19 helai), jumlah umbi (1,78 siung), diameter umbi (24,95 mm)
Validasi dan Analisis Produksi Jagung (Zea mays L.) di Bawah Naungan Kelapa dengan Menggunakan Aplikasi DSSAT
Pemanfaatan lahan di bawah naungan kelapa sangat berpotensi untuk ditanami dengan tanaman sela seperti jagung. Namun, pertumbuhan jagung di bawah naungan kelapa berbeda-beda sehingga memerlukan analisis produksi jagung agar dapat meningkatkan produksi jagung secara efisien. Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk melakukan validasi terhadap model tanaman jagung dan melakukan analisis produksi jagung di bawah naungan tanaman kelapa. Penelitian ini menggunakan aplikasi DSSAT (Decision Support System for Agrotechnology Transfer) pada sistem komputer windows. Penelitian ini menggunakan data yang diperoleh dari hasil penelitian di Balitsereal dan data dari Staklim Sulsel Kab. Maros. Data yang digunakan berupa data manajemen tanam, data tanah, data iklim harian dan data pengukuran tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil validasi model tanam yang diuji menggunakan RMSEn memberikan nilai 2,6% untuk parameter ADAP dan 11% untuk parameter HWAM. Simulasi produksi jagung dibawah naungan kelapa berumur 5, 20 50 tahun dan tanpa naungan kelapa didapatkan berturut-turut 2609, 678, 3795 dan 5430 (kg[dm] ha-1). Kesimpulan penelitian ini adalah hasil validasi model termasuk dalam ketogori sangat baik dan baik. Hasil analisis produksi jagung di bawah naungan kelapa didapatkan penurunan hasil yang siginfikan berdasarkan umur tanaman kelapa
Respon Pertumbuhan Bibit Cengkeh (Syzgium aromaticum L.) Kultivar Zanzibar Terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair dan KNO3
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh pemberian beberapa konsentrasi Pupuk Organik Cair dan dosis KNO3 terhadap pertumbuhan bibit tanaman cengkeh. Penelitian ini dilaksanakan di di Desa Tolitoli, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah. Berada di ketinggian 500-600 mdpl, suhu udara sekitar 22-30°C dengan kelembaban rata-rata 60-80%. Penelitian ini berlangsung mulai dari bulan Januari sampai bulan Mei 2022 dengan menggunakan percobaan Faktorial 2 Faktor (F2F) yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama adalah konsentrasi pupuk organik cair yang terdiri dari empat taraf yaitu 0 ml (Kontrol), 5 ml/tanaman, 10 ml/tanaman, dan 15 ml/tanaman. Faktor kedua adalah dosis KNO3 yang terdiri dari 3 taraf yaitu 0 g (Kontrol), 15 gr, dan 30 gr. Hasil percobaan menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi pupuk organik cair (POC) dan dosis pupuk KNO3 berpengaruh nyata, sedangkan interaksi antara keduanya tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bibit tanaman cengkeh. Konsentrasi pupuk organik cair 15ml/tanaman memberikan hasil terbaik pada parameter pertambahan tinggi tanaman, pertambahan jumlah daun, luas daun, panjang akar, volume akar dan luas bukaan stomata. Dosis pupuk KNO3 15gr/tanaman memberikan hasil terbaik pada parameter pertambahan jumlah daun, luas daun, dan luas bukaan stomata
Perbandingan Kinerja Peta Kendali Exponentially Weighted Moving Average dan Peta Kendali Double Exponentially Weighted Moving Average dalam Pengendalian Kualitas Produksi Butsudan di PT. Maruki International Indonesia
Quality control is an effort in the production process to maintain product quality and minimize the occurrence of defects. One of the quality control tools is a control chart. An exponentially weighted moving average (EWMA) control chart is used to detect small shifts in the process mean. The result of the development of the EWMA control chart is the double exponentially weighted moving average (DEWMA) control chart, which increases the exponential smoothing process, where the control chart is considered more sensitive in detecting small shifts in the process mean. This study aims to obtain a comparison of the performance of the EWMA and DEWMA control charts in controlling the quality of butsudan production at PT. Maruki International Indonesia. The results obtained show that the DEWMA control chart has better performance in detecting small shifts compared to the EWMA control chart based on the smallest ARL value, at λ=0.1 the DEWMA control chart has an ARL value 1.1363 which is smaller than the ARL of EWMA control chart is 1.2268
Program to Improve the Quality of Life for Local Male Cats Through Sterilization
Background: The increase in the feral cat population is a problem that needs to be addressed, as this population growth is feared to increase the risk of zoonoses, or disease transmission from animals to humans. A solution to this population increase is to carry out sterilization measures.
Research Objective: To determine the effect of sterilization on the quality of life of local male cats.
Research Method: This research uses an experimental and descriptive approach, with cats as the research subjects, to examine the effect of sterilization on improving the quality of life of cats. The quality of life parameters for the cats consist of three factors: body health, ability to survive, and stress level. Body health is determined through physical and hematological examinations. The ability to survive is assessed based on the cat\u27s age, while stress levels are measured by observing the cat\u27s stress-related behavior after sterilization.
The results of the study showed that the body health parameters were in normal condition, as indicated by the RBC and WBC profiles being within normal levels. The survival parameters showed that all cats were able to survive, and the stress level parameters indicated that the cats were calmer and less aggressive after sterilization.
Keywords : Cats, Sterilizatio
EDUKASI DAN SKRINING TERKAIT POSTUR TUBUH IDEAL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN GANGGUAN POSTUR DINI BAGI PESERTA DIDIK SMP-IT AR-RAHMAH KOTA MAKASSAR
Maintaining an ideal body posture plays a crucial role in daily life and long-term well-being. Habits related to technology use, work demands, and body positioning during activities can, often unconsciously, lead to posture-related issues. Poor posture can affect muscle function, causing discomfort such as pain, breathing difficulties, aesthetic concerns, and even abnormalities in spinal curvature. Posture-related problems are a significant concern, particularly among young individuals, and can increase the risk of developing other musculoskeletal disorders. Although musculoskeletal pain is believed to be influenced by multiple factors, the school environment is a key contributor, as children spend approximately 30% of their time at school, mostly in a seated position. During the learning process, students often sit with poor posture for extended periods. Additionally, carrying a relatively heavy school bag, especially when worn on only one side, can increase the risk of postural disorders such as scoliosis and forward head posture (FHP). Therefore, to mitigate the effects of improper body posture, early detection and education on the importance of maintaining good posture are essential. The objective of this initiative is to educate students on the significance of maintaining an ideal body posture and to facilitate early detection and prevention of postural disorders. Data collection was conducted by gathering primary data through body posture screening and assessing students’ general knowledge about posture. This was achieved through educational sessions, including direct presentations and hands-on demonstrations during the screening process. --- Menjaga agar postur tubuh tetap ideal memiliki peran krusial dalam kehidupan sehari-hari dan masa mendatang. Kebiasaan dalam menggunakan teknologi, tuntutan tanggung jawab, dan posisi tubuh saat beraktivitas tanpa disadari dapat menyebabkan gangguan pada postur. Postur tubuh yang buruk dapat mempengaruhi kerja otot sehingga menimbulkan ketidaknyamanan seperti nyeri, gangguan pernapasan, estetika, bahkan masalah pada kurva tulang belakang. Masalah postur tubuh menjadi masalah yang cukup besar dan terdapat kecenderungan terjadi pada kelompok usia muda dan dapat meningkatkan risiko terkena gangguan muskuloskeletal lainnya. Meskipun nyeri muskuloskeletal diyakini disebabkan oleh banyak faktor, namun lingkungan sekolah merupakan faktor penting, karena anak-anak menghabiskan sekitar 30% waktunya di sekolah terutama posisi duduk. Selama proses belajar di sekolah, siswa-siswi cenderung duduk dengan postur yang buruk dalam jangka waktu cukup lama. Selain itu, beban tas yang relatif berat terlebih lagi pemakaian tas hanya satu sisi dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan postur seperti skoliosis dan forward head posture (FHP). Maka dari itu, untuk mencegah efek dari postur yang tidak ideal, dibutuhkan deteksi dan edukasi terkait pentingnya menjaga postur tubuh sejak dini. Tujuan dari kegiatan ini yaitu mengedukasi siswa terkait pentingnya menjaga postur tubuh yang ideal, dan deteksi dini/pencegahan terjadinya gangguan postur tubuh pada siswa. Metode pengumpulan data dilakukan dengan pengambilan data primer melalui skrining postur tubuh dan pengetahuan umum mengenai postur diperoleh dengan cara edukasi melalui presentasi secara langsung dan peragaan langsung pada saat skrining berlangsung
PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS ZERO WASTE DI LINGKUP MAHASISWA JURUSAN ANTROPOLOGI FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS HALU OLEO
This activity aims to transfer knowledge on zero-waste-based waste management, emphasizing the 5R principles (Reduce, Reuse, Recycle, Replace, and Replant). The concept encourages that waste, often deemed useless, does not always have to end up in final disposal sites. The activity is designed to motivate students from the Department of Anthropology, Faculty of Cultural Sciences, Halu Oleo University, to take responsibility for the waste they produce daily. Students living in on-campus boarding houses, if lacking concern and shared responsibility for managing waste in their environment, risk creating unsanitary and unhealthy living conditions. The implementation of this activity utilizes two techniques: counseling and training. Counseling is conducted through lectures, followed by a question-and-answer session between the presenter and participants. Training involves practical activities, starting with demonstrations by the facilitator, and followed by individual and group practice by the participants. The results of this activity show that students were motivated to begin implementing their own waste management and utilization strategies. They were encouraged to create items from waste materials that remain useful and practical. Through this activity, anthropology students gained new knowledge on how to manage organic and inorganic waste wisely. This process enables them to transform waste into items with functional, artistic, and economic value. --- Kegiatan pengabdian ini merupakan upaya transfer pengetahuan pengelolaan sampah berbasis zero waste yang menekankan prinsip 5R (Reduce, Reuse, dan Recycle, Replace dan Replant), dengan demikian sampah yang selama ini dianggap tak berguna tidak harus selalu berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Kegiatan ini bertujuan memotivasi mahasiswa Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo untuk bertanggungjawab atas sampah masing-masing yang dihasilkan sehari-hari. Mahasiswa yang tinggal di kos-kosan lingkungan kampus, bila tidak ada kepedulian dan tanggungjawab bersama terhadap sampah di lingkungannya maka berpotensi menghadirkan suasana kumuh dan tidak sehat. Pengabdian ini terdiri dari dua kegiatan, yakni penyuluhan dan pelatihan. Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah, dilanjutkan dengan tanya jawab antara pemateri dan peserta. Kegiatan pelatihan dilakukan dengan metode praktik, terlebih dahulu memberi contoh, selanjutnya peserta mempraktikan secara perorangan dan kelompok. Hasil dari pengabdian ini telah memotivasi mahasiswa untuk mulai menerapkan pengelolaan dan pemanfaatan sampah masing-masing, sehingga dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Antropologi dapat memperoleh pengetahuan baru bagaimana mengelola sampah organik dan anorganik dengan bijak, serta dapat menjadi sesuatu yang dapat memiliki nilai fungsi, nilai seni, dan nilai ekonomi
PEMBEKALAN APLIKASI SPSS TERHADAP SISWA SMA MUHAMMADIYAH 3 JEMBER
One of the software technologies for processing highly accurate and well-tested statistical data used to process data is the SPSS application. However, so far this application is not very familiar to high school students even though they really need it in data processing activities in the learning process. Therefore, students of the Civil Engineering Study Program at Muhammadiyah Jember University took the initiative to transfer technology to Muhammadiyah 3 Jember High School students in the form of community service. The purpose of this service activity is first so that students of Muhammadiyah 3 Jember High School (SMA) have the expertise to run SPSS to process data. The second objective of this activity is to inform Muhammadiyah 3 Jember High School students about the importance of data processing to support making the right decisions in everyday life. The methods used in this activity are determination of service targets, coordination, field surveys, implementation of training, implementation of discussion activities and evaluation of the success of the service program. The results of analyzing the pre-test and post-test scores show that the ability of Muhammadiyah 3 Jember High School (SMA) has increased very significantly. the average pre-test score of the 5 groups is 50.76 with a standard deviation of 7.054. While the average value of the post test was 76.113 with a standard deviation of 7.054. While the average post test value is 76.113 with a standard deviation value of 10.113. --- Salah satu teknologi perangkat lunak untuk mengolah data statistik yang sangat akurat dan telah teruji dengan baik yang digunakan untuk mengolah data salah satunya adalah aplikasi SPSS. Hanya saja selama ini aplikasi ini tidak terlalu familiar bagi Siswa Sekolah Menengah Atas walaupun mereka sangat membutuhkannya dalam aktivitas mengolah data dalam proses belajar. Oleh karena itu, Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Jember berinisiatif untuk melakukan transfer teknologi kepada siswa SMA Muhammadiyah 3 Jember dalam bentuk pengabdian. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah pertama agar siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah 3 Jember memiliki keahlian untuk menjalankan SPSS untuk mengolah data. Tujuan kedua dari kegiatan ini adalah untuk memberi informasi kepada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah 3 Jember mengenai pentingnya pengolahan data untuk menunjang pembuatan Keputusan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penentuan target pengabdian, koordinasi, survei lapangan, pelaksanaan pelatihan, pelaksanaan kegiatan diskusi serta evaluasi keberhasilan program pengabdian. Hasil analisa nilai pre test dan post test menunjukkan bahwa kemampuan sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah 3 Jember telah meningkat sangat signifikan. nilai rata – rata pre test dari 5 kelompok adalah 50,76 dengan nilai standar deviasi sebesar 7,054. Sedangkan nilai rata – rata post test 76,113 dengan nilai standar deviasi sebesar 10,113
PENDAMPINGAN GIZI PADA ANAK-ANAK DI WILAYAH BERISIKO TUBERKULOSIS PARU DI DESA SUNGAI TABUK KERAMAT SEBAGAI UPAYA MENCAPAI SDGS
Pulmonary tuberculosis is an infectious disease caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis. The number of pulmonary TB cases in Banjar Regency in 2019 was recorded at 11.5% and increased to 15.4% in 2020. Banjar Regency had the second-highest number of TB cases in South Kalimantan in 2020, following Banjarmasin City. According to data from the Central Bureau of Statistics (BPS) of Banjar Regency, pulmonary TB cases in Sungai Tabuk Sub-district increased to 77 cases in 2021, compared to 72 cases in 2020. Additionally, the proportion of TB cases in children (aged 0–14 years) in Banjar Regency in 2022 was 56 (23.80%), with Sungai Tabuk Sub-district accounting for 14% of cases, ranking 3rd among other sub-districts. The nutritional status of children is an important factor to consider, as children with good nutrition can strengthen their immune systems, making them less susceptible to diseases, especially TB. One approach to addressing this issue is through nutrition assistance as a social practice aimed at reducing undernutrition and malnutrition, which can exacerbate the condition of children with tuberculosis. Activities conducted included nutrition counseling, cooking demonstrations, and educational games. Based on the results of this community service, there was a 44% increase in knowledge about nutrition. However, further evaluation of the counseling methods is needed to ensure an even increase in knowledge among all participants. --- Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Jumlah kasus TB Paru di Kabupaten Banjar pada tahun 2019 tercatat sebesar 11,5%, dan meningkat menjadi 15,4% pada tahun 2020. Kabupaten Banjar menduduki posisi kedua kasus TB tertinggi di Kalimantan Selatan setelah Kota Banjarmasin pada tahun 2020. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar, kasus TB paru di Kecamatan Sungai Tabuk pada tahun 2021 naik menjadi 77 kasus, dibandingkan tahun 2020 yang sebesar 72 kasus. Selain itu, proporsi kasus TB pada anak-anak (usia 0-14 tahun) di Kabupaten Banjar pada tahun 2022 sebanyak 56 orang (23,80%), dengan kecamatan yang memiliki jumlah kasus tertinggi salah satunya adalah Sungai Tabuk sebesar 14% dan menduduki posisi ke-3 terbanyak dibandingkan kecamatan lain. Status gizi anak penting untuk diperhatikan, sebab anak yang mempunyai gizi baik dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit terutama penyakit TB. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu melakukan pendekatan berupa pendampingan gizi sebagai praktik sosial untuk menekan angka gizi kurang dan gizi buruk yang dapat memperparah kondisi anak dengan tuberkulosis. Kegiatan yang dilakukan yaitu penyuluhan gizi, demonstrasi memasak, dan permainan edukatif. Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat ini, terjadi peningkatan pengetahuan mengenai gizi sebesar 44%. Adapun kegiatan ini membutuhkan evaluasi lebih lanjut terhadap metode penyuluhan yang digunakan untuk memastikan peningkatan pengetahuan secara merata di antara semua peserta