Universitas Hasanuddin: e-Journals
Not a member yet
10100 research outputs found
Sort by
Forecasting The Number of ASEAN Tourists in Indonesia: The Impact of The COVID-19 Pandemic Using Intervention Analysis
The COVID-19 pandemic has had a significant impact on Indonesia’s tourism sector, particularly on the number of tourist arrivals from ASEAN countries. International travel restrictions led to a drastic decline in visitor numbers. This study aims to forecast the number of ASEAN tourists visiting Indonesia using an intervention analysis based on the Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) model to capture both the pandemic shock and the subsequent recovery phase. The data used are secondary data from Statistics Indonesia (BPS) covering the period January 2017–November 2024, with the training data divided into three phases: the pre-pandemic period (January 2017–January 2020), Intervention I or the pandemic period (February 2020–April 2022), and Intervention II or the recovery period (May 2022–December 2023). Testing data are used to evaluate forecasting performance for the period January 2024–November 2024. The results show that the ARIMA(2,1,0) model with a step-type intervention successfully captures significant changes in the data pattern, yielding a Mean Absolute Percentage Error (MAPE) of 14.91% on the training data—an improvement over both the non-intervention model (MAPE 86.31%) and the first intervention model (MAPE 56.68%). On the testing data, the model achieves even higher accuracy with a MAPE of 8.21%, indicating that the intervention model effectively represents the dynamics of the pandemic impact and the subsequent recovery
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PEMANFAATAN AI UNTUK EFISIENSI PEMBUATAN BAGAN TANDING TURNAMEN PENCAK SILAT DI IPSI CIKARANG SELATAN
Pengabdian ini bertujuan untuk membantu Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Cikarang Selatan menyusun bagan tanding turnamen pencak silat sehingga lebih terorganisir dan terintegrasi dengan sistem pendaftaran online yang sebelumnya dilakukan secara manual sehingga sering menyebabkan keterlambatan, kesalahan penempatan peserta, dan jadwal pertandingan yang tumpang tindih. Selain itu untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada pengurus dan panitia turnamen pencak silat mengenai tata cara penggunaan kecerdasan buatan (artificail intelligence) untuk membuat bagan tanding yang efisien dengan metode pengacakan sederhana menggunakan aplikasi digital berbasis kecerdasan buatan yang dibuat dengan bahasa pemrograman PHP. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan edukasi pada mitra tentang penggunaan aplikasi, kegiatan menunjukkan bahwa sistem ini dapat meningkatkan efisiensi penyusunan bagan secara signifikan dari rata-rata 60 menit menjadi sekitar 15 menit dengan penghematan waku lebih dari 70%. Selain lebih cepat, tumpang tindih jadwal pertandingan dan kesalahan input dapat dihindari sehingga proses penyusunan lebih akurat dan dapat diandalkan. Bagan yang dihasilkan juga lebih teratur, dan siap dipublikasikan. Keunggulan lain dari sistem ini adalah fitur pendaftaran peserta secara online, yang memungkinkan panitia mengolah data langsung tanpa perlu mengetiknya lagi. Pelatihan yang diberikan kepada pengurus IPSI menunjukkan bahwa peserta cepat memahami sistem dan dapat menjalankannya secara mandiri. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil mencapai tujuannya dalam membantu pengurus IPSI menemukan cara yang lebih baik untuk mengelola turnamen. Sistem ini masih dapat dikembangkan untuk memasukkan fitur tambahan seperti cetak hasil bagan secara otomatis, pembaruan jadwal secara real-time, dan integrasi laporan turnamen yang lebih lengkap.
Kata kunci: Pencak silat, IPSI, turnamen, digital, AI, PHP, real-time.
ABSTRACT
This service aims to assist the Indonesian Pencak Silat Association (IPSI) of South Cikarang in compiling a pencak silat tournament bracket so that it is more organized and integrated with the online registration system, which was previously done manually, often causing delays, participant placement errors, and overlapping match schedules. Additionally, it provides socialization and training to the administrators and committee members of the pencak silat tournament on how to use artificial intelligence (AI) to create an efficient match schedule using a simple randomization method with a digital application based on artificial intelligence created with the PHP programming language. The method used was socialization and education of partners on the use of the application. The activity showed that this system can significantly increase the efficiency of charting from an average of 60 minutes to about 15 minutes, with a time saving of more than 70%. In addition to being faster, overlapping match schedules and input errors can be avoided, making the charting process more accurate and reliable. The resulting charts are also more organized and ready for publication. Another advantage of this system is the online participant registration feature, which allows the committee to process data directly without having to retype it. The training provided to IPSI administrators showed that participants quickly understood the system and were able to run it independently. Overall, this activity successfully achieved its goal of helping IPSI administrators find better ways to manage tournaments. This system can still be developed to include additional features such as automatic printing of bracket results, real-time schedule updates, and more comprehensive tournament report integration.
Keywords: Pencak silat, IPSI, tournament, digital, AI, PHP, real-time
EDUKASI DAN DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK USIA PRA SEKOLAH DI TK CILUUK BA MAKASSAR
Growth and development are two interrelated processes with distinct characteristics. Child’s growth and development result from a complex interaction of various internal and external factors. Early detection and stimulation of child growth and development is an early monitoring effort to identifying developmental deviations in child in order to determine appropriate interventions that may influence their growth and development. Child’s growth is quantitative in nature and can be measured using anthropometric indicators, body weight, height, and head circumference. Child’s development is qualitative, reflected through changes in function and abilities in motoric skill, language, emotional, and social domains. Chronic nutritional problems indicate a close association with developmental delays in child. These conditions may be influenced factors from the prenatal period, infancy, early childhood (under five years old), to the preschool period. The method used in this activity is providing materials, conducting anthropometric measurements including height and weight. The results of anthropometric measurements carried out on 42 children at Ciluuk Ba Kindergarten Makassar, there were 7 children who were malnourished, there were 30 children who were well-nourished, there were 3 children who were over-nourished, there was 1 child who was obese, and there was 1 child who was malnourished. --- Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua peristiwa yang saling berhubungan, namun memiliki karakteristik yang berbeda. Tumbuh kembang anak merupakan hasil interaksi kompleks dari berbagai faktor internal dan eksternal. Stimulasi Deteksi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) merupakan upaya pemantauan dini guna mengetahui penyimpangan anak guna menentukan intervensi yang dapat memengaruhi tumbuh kembang anak. Pertumbuhan anak bersifat kualitatif dan dapat diukur menggunakan antropometri meliputi berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala sebagai indikator fisik. Sedangkan, perkembangan bersifat kualitatif melalui perubahan fungsi dan kemampuan motorik, bahasa, emosional, serta sosial. Masalah gizi kronis mengindikasikan erat adanya keterlambatan perkembangan pada anak. Hal ini dipengaruhi dari masa prenatal, masa bayi, masa anak usia di bawah 5 tahun (balita) hingga prasekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengukur pertumbuhan anak prasekolah menggunakan alat antropometri dalam upaya deteksi dini pada anak. Sasaran kegiatan ini adalah anak di TK Ciluuk Ba Makassar. Metode yang digunakan adalah pemberian materi dan pengukuran antropometri meliputi berat badan dan tinggi badan. Hasil pengukuran antropometri pada 42 orang anak TK Ciluuk Ba Makassar menunjukkan variasi sebanyak 30 anak mengalami gizi baik, 7 anak mengalami gizi kurang, 3 anak mengalami gizi lebih, 1 anak mengalami obesitas, dan 1 anak mengalami gizi buruk
MERAIH FINANCIAL FREEDOM MELALUI KEMANDIRIAN PEREMPUAN KEPALA KELUARGA (PEKKA) KOTA PASURUAN
The PEKKA organization is a forum for women who have assumed the role of family head following the loss, abandonment, or divorce from their husbands, aiming to empower these women economically and break the cycle of the sandwich generation. This initiative focuses on improving family financial planning literacy, digital finance (fintech) skills, and understanding the rights and obligations of women as both workers and household leaders, thereby setting the stage for future financial independence. Targeting PEKKA member mothers in Pasuruan City, particularly in the Panggungrejo District, the program was executed as a one-day event divided into two sessions. Pre-event assessments indicated that 75% of the mothers lacked a proper understanding of family financial planning, while 50% were not well-versed in fintech concepts, including its types, uses, and risks. To address these gaps, the training employed a comprehensive approach combining lectures, discussions, and practical exercises. As a result, participants gained a clearer understanding of managing their family finances, evaluating their financial health, and utilizing digital financial tools like e-wallets. Furthermore, the program underscored the potential risks of perpetuating the sandwich generation, thereby equipping these women with essential skills and knowledge to secure a more stable and independent financial future for themselves and their families. ---
Organisasi PEKKA merupakan wadah para perempuan yang telah mengambil alih tugas pria sebagai kepala keluarga. Keberadaan mereka akibat kematian suami, perceraian bahkan karena kepergian suami yang tanpa sebab. Penguatan perekonomian para perempuan ini menjadi cara memutus rantai generasi sandwich yang bisa terjadi karena kegagalan pengelolaan keuangan orang tua. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan literasi terkait perencanaan keuangan keluarga, keuangan digital (fintech) serta hak dan kewajiban perempuan sebagai pekerja dan kepala keluarga. sebagai upaya mewariskan generasi yang meraih financial freedom di masa depan. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah ibu anggota PEKKA kota Pasuruan khusus yang berada di wilayah Kecamatan Panggungrejo. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dalam satu hari yang dibagi dalam 2 sesion acara. Berdasarkan pre test yang dilakukan sebelum kegiatan diperoleh data sebanyak 75% ibu-ibu masih belum memahami secara benar bagaimana merencanakan keuangan keluarga, 50% ibu-ibu masih belum mengenal keuangan digital (fintech) baik dari sisi macam, penggunaannya serta resikonya. Metode yang digunakan terdiri dari 2 tahap yaitu ceramah dan diskusi kemudian dilanjutkan praktik. Hasil dari kegiatan pelatihan ini adalah ibu-ibu peserta pengabdian memahami bagaimana merencanakan keuangan keluarga serta melihat kesehatan keuangannya, penggunaan financial technologi (fintech) seperti e-wallet. Melalui kegiatan ini pula ibu-ibu anggota PEKKA ini memahami bahaya keberadaan generasi sandwich untuk generasi berikutnya
Mapping Indonesia\u27s Maritime Defense Strategy: A Critical Analysis of Enforcement Effectiveness Against Territorial Violations in the North Natuna Sea
This study examines Indonesia’s maritime defense strategy in the North Natuna Sea, focusing on the identification of major threats and the assessment of enforcement effectiveness. A descriptive qualitative method was employed, utilizing interviews, observations, and document analysis, with data analyzed through Miles and Huberman’s model. The findings show that Indonesia applies a layered maritime defense that integrates military power, diplomacy, law enforcement, and community participation. Key threats consist of illegal, unreported, and unregulated (IUU) fishing, grey zone tactics, unauthorized seabed surveys, and transnational smuggling. Joint operations involving the Navy, the Maritime Security Agency (Bakamla), and the Ministry of Marine Affairs and Fisheries were found to reduce violations, with an estimated Rp774.3 billion in potential state losses prevented between January and May 2025. However, the overall effectiveness remains limited due to constrained naval assets, weak interagency coordination, and regional geopolitical pressures. The study underscores the significance of a multi-actor enforcement approach and recommends the establishment of integrated command centers, modernization of AI-based surveillance systems, and the strengthening of defense diplomacy to reinforce Indonesia’s maritime security posture
Analysis Of Geomorphology Using the Coastal Vulnerability Index Method on the Coast of Prancak Village, Bangkalan Regency, Indonesia
Coastal areas are highly dynamic environments facing increasing threats from both natural processes and human activities, such as coastal erosion, sea level rise, and land use changes. Prancak Village is one such coastal area vulnerable to geomorphological changes. This study aims to assess coastal vulnerability through geomorphological analysis using the Coastal Vulnerability Index (CVI) method. Data were collected from primary and secondary sources, including satellite imagery, field surveys, digital elevation models (DEMs), and data from relevant agencies. The analyzed parameters comprised coastal morphology, beach slope, shoreline change, wave height, and tidal range. The CVI calculation yielded a value of 6.93, which falls within the 5.8–10.06 range classified as “low vulnerability” (20–40% vulnerability level), indicating that the study site has relatively low susceptibility to the physical factors assessed Although the overall index is low, local physical dynamics still pose risks in certain areas, confirming that geomorphology and coastal ecosystem conditions are more decisive in determining vulnerability than oceanographic parameters such as wave height
Sifat Tanah dan Pola Curah Hujan pada Perkebunan Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) di Mandailing Natal, Sumatera Utara: Soil Properties and Rainfall Regimes in Cinnamon (Cinnamomum burmannii) Plantations in Mandailing Natal, North Sumatra
The sustainable cultivation of Cinnamomum burmannii in tropical regions requires a thorough understanding of soil properties and rainfall patterns, as these factors critically influence nutrient availability, plant growth, and long-term productivity. This study evaluates the soil properties and climatic conditions of Sawahan Village, Mandailing Natal Regency, to assess their suitability for the cultivation of C. burmannii. Soil samples were analyzed for physical and chemical characteristics, including organic carbon, total nitrogen, phosphorus, potassium, pH, exchangeable aluminum, macro- and micronutrients, and soil texture. Rainfall data over 25 years were also examined to understand the water availability and potential influence on soil fertility. The results indicate that the soils possess moderate organic matter and nutrient content, slightly acidic to near-neutral pH, absence of exchangeable aluminum toxicity, and a sandy loam texture conducive to drainage and root growth. The region experiences high and well-distributed rainfall, which supports perennial crop development but may increase nutrient leaching in sandy soils. These findings suggest that Sawahan Village provides favorable conditions for C. burmannii cultivation, provided that sustainable soil management practices, such as organic amendments, balanced fertilization, and erosion control, are implemented. The study highlights the importance of integrating climatic and soil assessments to optimize cinnamon productivity and provides baseline data for future land management and agroforestry planning in tropical regions.Budidaya berkelanjutan Cinnamomum burmannii di wilayah tropis memerlukan pemahaman mendalam mengenai sifat tanah dan pola curah hujan, karena faktor-faktor ini sangat memengaruhi ketersediaan nutrien, pertumbuhan tanaman, dan produktivitas jangka panjang. Penelitian ini mengevaluasi karakteristik tanah dan kondisi iklim di Desa Sawahan, Kabupaten Mandailing Natal, untuk menilai kesesuaiannya dalam budidaya C. burmannii. Sampel tanah dianalisis untuk sifat fisik dan kimia, termasuk karbon organik, nitrogen total, fosfor, kalium, pH, aluminium dapat ditukar, makro dan mikronutrien, serta tekstur tanah. Data curah hujan selama 25 tahun juga dianalisis untuk memahami ketersediaan air dan pengaruhnya terhadap kesuburan tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah memiliki kandungan bahan organik dan nutrien yang moderat, pH sedikit asam hingga netral, tidak terdapat toksisitas aluminium dapat ditukar, serta tekstur berpasir-lom yang mendukung drainase dan pertumbuhan akar. Wilayah ini menerima curah hujan tinggi dan merata, yang mendukung perkembangan tanaman tahunan namun dapat meningkatkan pencucian nutrien pada tanah berpasir. Temuan ini menunjukkan bahwa Desa Sawahan memiliki kondisi yang kondusif untuk budidaya C. burmannii, dengan catatan penerapan praktik pengelolaan tanah yang berkelanjutan, seperti penambahan bahan organik, pemupukan seimbang, dan pengendalian erosi. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi analisis tanah dan iklim untuk meningkatkan produktivitas kayu manis dan menyediakan data dasar untuk perencanaan pengelolaan lahan dan sistem agroforestri di daerah tropis
Analisis ANALISIS PSIKOLOGI SASTRA DALAM LIRIK LAGU “ JIWA YANG BERSEDIH” KARYA GHEA INDRAWARI : TEORI SIGMUND FREUD: Analisis Psikologi sastra dalam lirik lagu
Penelitian ini bertujuan mengkaji lirik lagu “Jiwa yang Bersedih” karya Ghea Indrawari dengan pendekatan psikologi sastra berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud, khususnya konsep Id, Ego, dan Superego. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui kegiatan menyimak dan mencatat lirik secara berulang serta studi pustaka terkait teori psikoanalisis. Penelitian ini berfokus pada identifikasi wujud Id, Ego, dan Superego dalam lirik serta hubungan ketiganya dalam merepresentasikan konflik batin saat menghadapi kesedihan. Hasil analisis menunjukkan adanya dorongan emosional (Id), peran penyesuaian terhadap realitas (Ego), dan tuntutan nilai moral atau sosial (Superego). Ketiganya berinteraksi secara dinamis sehingga menggambarkan pergulatan batin antara pelampiasan emosi, penerimaan kenyataan, dan tekanan untuk tetap terlihat kuat. Dengan demikian, lagu ini menjadi sarana yang relevan untuk memahami dinamika kepribadian menurut Freud dalam konteks pengalaman emosional manusia
Peluang dan Tantangan Pengembangan Pariwisata Bahari di Desa Sawakung Beba Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar
Pariwisata bahari merupakan salah satu sektor potensial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya di wilayah pesisir seperti Desa Sawakung Beba, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar. Desa ini memiliki potensi berupa keindahan alam pesisir dan kekayaan budaya masyarakat yang dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata bahari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan pengembangan wisata bahari serta memperkuat kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam pengelolaannya secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta pendampingan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan terkait. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pengembangan wisata bahari di Desa Sawakung Beba didukung oleh berbagai peluang, antara lain adanya kebijakan pemerintah yang mendukung, program swasembada, ketersediaan lembaga pariwisata, serta dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK). Namun demikian, kegiatan ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, rendahnya penguasaan teknologi informasi, serta masih minimnya partisipasi pemuda dalam pengelolaan wisata. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan wisata bahari yang berbasis pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya guna mewujudkan pengembangan wisata bahari yang berkelanjutan dan berdaya saing
Digitalisasi Profil Desa Kayuloe Barat, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan
Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan kewajiban bagi seluruh sivitas akademika, termasuk mahasiswa, yang salah satu wujudnya adalah pengabdian kepada masyarakat. Kuliah Kerja Nyata (KKN) menjadi instrumen utama dalam realisasi program pengabdian tersebut. Kegiatan KKN gelombang 113 ini dilaksanakan di Desa Kayuloe Barat dalam kurun waktu dua bulan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program meliputi observasi langsung untuk mengidentifikasi potensi dan permasalahan desa. Hasil identifikasi tersebut menjadi dasar bagi perancangan program kerja utama, yaitu pengadaan website profil desa. Pengembangan website ini merupakan solusi nyata untuk menjawab kebutuhan informasi desa. Website desa diharapkan dapat berfungsi sebagai pusat informasi yang mudah diakses oleh masyarakat luas